Anda di halaman 1dari 14

BAGIAN I

JAM SUDAH MENUNJUKKAN PUKUL SEPULUH


KETIKA SEORANG SUAMI MASIH DUDUK
TERBENGONG DI DEPAN MEJA MAKAN DENGAN
SEGELAS KOPI DI GENGGAMANNYA. MUSIK YANG
DIPUTARNYA LEWAT SEBUAH RADIO USANG TIBA-
Lakon TIBA SAJA BERHENTI KETIKA SANG ISTRI MASUK KE
RUANGAN SEDERHANA ITU.

Dukun ISTRI
Enak ya, istri bangun pagi-pagi langsung sibuk kerja, ngurus
ini itu, suaminya bangun jam segini dengan enaknya duduk
santai minum kopi. Oalah…. Pak.. pak…, mbok sekali kali,

Dukunan
Karya Moliere – adaptasi oleh Puthut Buchori
kerja yang bener, yang menghasilkan duit. Biar bisa untuk beli
beras, untuk makan, untuk hidup sehari hari…

SUAMI
(masih dengan muka mengantuk) Kerja apa sayang? jaman
sekarang itu, cari kerja sulit, yang sarjana saja yang nganggur
banyak, bejibun. Apa lagi aku..SMA pun tak tamat.…

ISTRI
Dasar bapak saja yang keset, pekerjaan itu buanyak pak,
asalkan kita gigih, kita rajin, cari kayu bakar kek, berkebun
kecil-kecilan di kali kek, Bantu-bantu kuli kek, jadi PRT kek,
Jadi TKI kek, jadi apa saja kek.

SUAMI
Kak kek, kak kek, kau kira aku ini kakekmu? Jadi istri kok
senangnya ngganggu kesenangan suami. Sekali-sekali coba lah
dirimu itu jadi istri yang baik dan benar. Jadi istri yang setia
setiap saat. Istri yang dengan senang hati melayani suami…
1 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
kaki untuk tangan, tangan untuk kepala. Bapak kok masik
ISTRI asyik asyik saja duduk di pinggir kali, mancing cethul, santai
Setia setiap saat.. Bapak kira aku ini rexona apa..Kalau bapak santai. Apa itu bukan suami imitasi, suami palsu. Mbok insap
ini jadi suami yang bener bener suami, ya pasti aku mau pak, sadar pak, eling pak. Sebel aku, mangkel aku. Rasanya
melayani, lha bapak, suami hanya suami imitasi, ya sori sori pingin aku kruwes-kruwes raimu pak.
saja kaalu aku tak sudi melayani.
SUAMI
SUAMI Nah inilah dia. Ini.. ini… yang harus dijelaskan sejelas-
He.. mulut kau..berani beraninya bilang aku ini suami imitasi. jelasnya kepada kamu istriku yang cantik. Orang bisa leha leha,
asyik asyik, santai santai, itu adalah anugerah terindah bagi
ISTRI umat manusia, jarang lho ada orang yang bisa seperti itu, hanya
Lha kalau bukan suami imitasi, suami palsu, lantas aku harus satu berbanding seratus ribu. Jadi itu bukan aib, bukan
menyebut suami apa. perbuatan cela. Jangan di hina….

SUAMI ISTRI
Ya aku ini kan suamimu satu-satunya. Harusnya kau itu Oalah pak.. bapak ! kalau kita sudah turah duit, kalau kita
menyebut suamiku yang tampan, suamiku yang baik, suamiku sudah kaya seperti bapak bapak pemimpin kita yang punya
yang bagus…. kekayaan seratus milyard, punya warisan tujuh turunan. Kita
leha leha bolah boleh saja, kita asyik asyikan bisa-bisa saja,
ISTRI kita santai santai sah sah saja. Lha ini, uang sepeserpun gak
Suamiku yang bagus kaya tikus, kecebur kakus, kejepit irus… punya, pekerjaan gak ada. Besok makan apa juga gak pasti, e..
kok masih sempat leha leha. Itu namanya kebangeten.
SUAMI
Bah..mulut kau ya SUAMI
Ya kalau memang besok belom ada yang dimakan, ya puasa
ISTRI dulu…. Itu kan ajaran agama….
Lha bagus apanya, cakep apanya, tampan apanya? Bapak ini
jadi suami betul betul ra urus, kesetnya minta ampun. Pagi- ISTRI
pagi saat orang-orang giat bekerja, bapak enak saja masih leha Puasa kok tiap hari. Puasa bagi orang yang mampu itu memang
leha, apa itu namanya suami ? saat istrinya bekerja ajaran agama, tetapi bagi kita kaum duafa ? puasa itu karena
membanting tulang, kerja mati-matian jadi tukang cuci, kalau keadaan pak, karena memang tidak ada yang di makan.
masih ada waktu cari kayu bakar untuk di jual, sesekali jadi
tukang bersih bersih rumah,kadang-kadang kepala untuk kaki,
2 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
SUAMI SUAMI
Wah itu berarti kita ini orang orang ampuh.. sudah duafa, puasa Udahlah.. rejeki itu Tuhan yang atur…tenang aja. Dan ini aku
lagi. Itu kan bisa untuk contoh baik orang-orang rakus yang lagi menunggu wangsit. Untuk sementara kerjakan aja dulu
suka makan jatah kita… yang bisa kau kerjakan..

ISTRI ISTRI
Ash. Sudah… sudah… nggak usah membantah, nggak usah O.. dasar suami tak tau diri.
ngeyel sekarang bapak harus kerja, kerja apa kek…
(Gemas Ingin Meremas-Remas Wajah Suaminya)
SUAMI
Heh..makin hari makin lancang mulut itu ya..sudah berani Heh… andai aku berani… andai aku mampu.
ngatur ngatur suami, berani perintah perintah, kau itu sudah
berbau militerisme terhadap suamimu sendiri. SUAMI (Jadi Marah)
Apa ini? mau ngelawan suami, berani sama suami.
ISTRI
Habisnya bapak tidak mau kerja. Sudah setahun menikah, (Ambil Sebatang Kayu, Dan Memukuli Istrinya)
bapak masih begini-begini saja. Gak mau cari uang. Gak malu
apa pak? Kita butuh beras pak. Kita butuh perabot rumah pak, Ayo mau ngelawan suami ya, mau berani sama suami.
kita butuh sabun, odol, butuh kasur , gelas, piring, dll. Rumah Pemimpin rumah tangga dilawan
tangga kok hanya punya satu kasur tanpa ranjang, hanya punya
dua gelas, satu piring, hingga kalau mau makan harus gantian. ISTRI
Aduh sakit..aduh…ampun….
SUAMI
Memang yang lain kemana ? SUAMI
(Terus Memukuli Istrinya)
ISTRI
Pakai nanya kemana ? sudah di jual untuk beli beras. ayo bilang kapok, tidak ngelawan suami lagi.
Memangnya nasi yang di makan bapak setiap hari itu dari
mana? Ya dari perabotan kita itu pak. Kalau bukan karna takut ISTRI
digorok, radio itupun udah lama mau aku jual. Ayo sekarang Kapok pak.. kapok….
kerja. Jangan hanya moncang mancing saja, kerja yang bener.

3 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori


SUAMI PARJI PRT
Nah begitu, jangan di ulangi lagi ya, awas kalau sekali lagi Excuse me…
ngelawan (SAMBIL PERGI)
ISTRI
Aku ke sungai dulu cari inspirasi. Hi hi hi…. Apa ya jawabnya, oh yes… plis…plis. Untung
sesekali pernah dengar orang ngomong cara landa.
ISTRI
Suami macam apa itu? Berani memukuli istrinya sendiri. PARJI PRT
Disuruh kerja cari nafkah kok gak mau, usaha dikit gak mau. Can you help me ?
Oalah nasib… nasib. Nasib Orang miskin… Nasib… nasib.
Nasibnya kaum wanita. .. duh gusti paringana arta. Aku sudah ISTRI
gak kuat lagi. Oh.. nasib.. nasib… kenapa dirimu hanya bias Oh Pasti yes, yes sekali, Pokoknya, yes lah..
aku ratapi. Andai dulu aku kawinnya sama das Dewo,
pasti…pasti nasibku tidak akan begini. Whe lha da la..hatiku
malah kepincut sama babang Sabam, habisnya dia lebih PARJI PRT
tampan..yowes lah, namanya juga cinta..kudu kuat, kudu sabar. Mmm..it is rain outside. Let me take a shelter here, please

DITENGAH KESEDIHAN ISTRI. DATANG SEORANG ISTRI


WANITA YANG SEDANG MENCARI TEMPAT Ooo..yes, rain..rain.. mmm.. sitting (mempersilahkan tamunya
BERTEDUH. duduk)

PARJI PRT PARJI PRT


Kulo nuwun… any body home…. I want some information. Please talk to me, about… eyang
progo the super star.
ISTRI
Monggo. Ada bodi kok di sini. ISTRI
Oh itu yes. Eyang progo. Yes..yes.. Nyuwun sewu, jan-jane
PARJI PRT panjenengan punika, ngunandika menapa tho?
Permisi…
PARJI PRT
ISTRI Lha nggih nyuwun pangapunten, sejatosipun kawula wonten
Mari…. mriki, bade tanglet “ menapa panjenengan mangertos
4 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
dalemipun eyang progo, dukun ampuh saking sak kilenipun Eyang progo, dukun ampuh, ahli segala macam penyakit,
kali progo?”. penyakit kepala, pundak, lutut, kaki, kepala, pundak, lutut,
kaki, lutut, kaki.
ISTRI
Wah malah jadi seperti main kethoprak, Sulit omongnya, pakai (Otak Liciknya Tiba Tiba Muncul)
bahasa biasa saja.
Oh ada… sudah dekat… ibu sudah dekat, ibu sudah berada
PARJI PRT didekatnya.
Setuja setuju saja. Saya sendiri juga pating pecothot je
ngomongnya. Begini bu… PARJI PRT
Oh jadi Ibu sendiri ?
ISTRI
Asdi Ranjang. (mengukurkan tangannya) (Tiba Tiba Menyembah Nyembah Ibu Dan Menangis)

PARJI PRT Oh bu tolonglah majikan saya bu, beliau sakit parah, hanya
Buas di Ranjang ? kepada ibu dia dapat di sembuhkan, sudah ratusan dokter,
dukun, tabib, mencoba menyembuhkan tetapi gagal total.
ISTRI Majikan saya tidak sembuh sedikitpun, tolonglah lah saya bu,
Ya. Asdi nama suami saya, memang dahulu pekerjaannya tolonglah majikan saya bu, tolonglah keluarga majikan saya
tukang memperbaiki ranjang, orang orang sering menyebut bu…
Asdi Ranjang, jadi orang orang pun suka menyebut saya Bu
Asdi Ranjang. ISTRI
Bukan.. bukan saya… saya bukan eyang progo. Anda salah….
PARJI PRT
Jadi begini Buas Di ranjang…. Saya kemari, sesungguhnya PARJI PRT
akan bertanya. Konon katanya, di desa ini ada seorang dukun Oh ya maap, maaf bu, karang saya kesusu susu cari dukun je.
ampuh yang bisa menyembuhkan apa saja, Dari penyakit Lantas dukunnya yang mana ya bu ?
apendik sampai penyakit gudig, segala macam penyakit dada,
hati, mata,tangan, leher, perut, kepala, pundak, lutut, kaki, ISTRI
kepala, pundak, lutut kaki, lutut, kaki. Konon katanya sih Jangan kuatir. Sampeyan tidak usah nyari, karena dia dukun
namanya eyang progo. ampuh, dia yang akan nyari sampeyan.

ISTRI (Masih Ragu Ragu Menjawab) PARJI PRT (Berdecak Kagum)


5 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
Ck.. Ck… Ck…. Lho Kok ?

ISTRI ISTRI
Sampeyan cukup berdiri di situ, beliau dukun sakti ini akan Inilah unik dan anehnya dukun antik eyang progo sang super
datang dengan sendiri…. star. Beliau ini tidak mau mengaku dukun kalau tidak di pukuli
terlebih dahulu, tidak mau memeriksa kalau tidak di pukuli
PARJI PRT (Berdecak Kagum) dahulu, tidak mau mengeluarkan kepandaiannya kalau tidak di
Ck.. Ck… Ck…. pukuli dahulu. Jadi jangan di sembah-sembah seperti saya tadi,
dia malah tidak mengaku.
ISTRI
Tanpa Sampeyan ceritakan penyakitnya, beliau akan tahu PARJI PRT
dengan sendirinya. Gitu ya

PARJI PRT (Berdecak KaguM) ISTRI


Ck.. Ck… Ck…. Ya begitu lah. Aneh kan?

ISTRI (Tahu Kalau Suaminya Akan Datang)


Pokoknya beliau ini Ck.. Ck… Ck….
Nah… nah… nada nadanya eyang progo sudah mencium bau
PARJI PRT (Berdecak Kagum) sampeyan yang akan minta pertolongan. Sampeyan berdiri saja
Ck.. Ck… Ck…. di situ. Tutup mata, hitung sampai sepuluh, Beliau Pasti Datang

ISTRI (Pergi Meninggalkan Parji Prt)


Tetapi, untuk bertemu dengan beliau ini, ada syaratnya…
Ingat, jangan lupa di pukuli dahulu.
PARJI PRT
Apapun syaratnya akan saya penuhi, bu. Apapun, pokoknya PARJI PRT MENUTUP MATA DAN MENGHITUNG
bereeees. SAMPAI SEPULUH. SUAMI MENGHAMPIRI PARJI.

ISTRI SUAMI
Syaratnya, beliau ini harus dipukuli terlebih dahulu… Bah? Ini orang aneh atau orang kesasar? udah tua begini masih
main petak umpet? tapi kok mainnya di sini ya, apa sudah tidak
PARJI PRT
6 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
ada tempat lain? Apa orang ini orang yang sedang belajar
menghitung dan kesasar di sini? Aneh? Ada ada saja. PARJI PRT
Dukun aja.
PARJI PRT (Tepat Hitungan Ke Sepuluh)
Ya pak Dukun Eyang Progo ! SUAMI
Bukan ! bagudung.. Orang ini kesurupan apa?
SUAMI
Hus ! ngomong apa nya kau ini..Siapa kau? PARJI PRT
Dukun !
PARJI PRT
Nah ! Panjenengan pasti Eyang Progo, dukun ampuh sang SUAMI
super star. Bukan !

SUAMI PARJI PRT


Dukun apa ? Ampuh gimana ? yang kenapa nya kau? Dukun

PARJI PRT SUAMI


Anda pasti dukun, orang pinter ? Bukan…yang gila nya kurasa orang ini

SUAMI PARJI PRT


Bukan, tidak, Bukan Dukun, Tidak Pinter. (Benar juga kata ibu itu, memang harus dipukuli dahulu.)

PARJI PRT (Mengambil Kayu Dan Memukuli Orang Itu)


Pasti Dukun, Sudah pasti pinter.
Kamu pasti dukun, pasti orang sakti, ampuh, pinter…. dll.
SUAMI Dll…
Bukan, sungguh.
SUAMI (Karena Terus Di Pukuli, Akhirnya Menyerah)
PARJI PRT Ya dukun… dukun juga boleh…
Mbok dukun
PARJI PRT
SUAMI Nah begitu, kalau ngaku dari tadi, saya kan tidak harus
Bukan ah. memukuli bapak. Jadi begini bapak dukun…
7 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
Bu Martabat
SUAMI Ayo sini nak, jangan takut, sebentar lagi kamu pasti sembuh.
Tetapi saya bukan dukun… Ayo sini sebentar saja, ayo

PARJI PRT PUTRI (Takut)


Masih menyangkal Kredabeg gup lgu gigu kali hila tara ystgerdfe bdgdtrfvb
nhytrs.!
(Kembali Memukuli)
Bu Martabat
Ngaku tidak ? Ini obat mahal…dijamin kamu akan sembuh..diminum ya
sayang..
SUAMI
Ya ngaku… ngaku… Dukun ! PUTRI
Kredabeg! gup lgu ! gigu kali ! hila ! tara ! ystgerdfe bdgdtrfvb
(Bicara Sendiri) nhytrs.!!!!!

Yah daripada dipukuli, jadi dukun ya tak apalah, iseng-iseng Bu Martabat


berhadiah. Ayolah, jangan melawan dulu sekali ini saja..

(Kepada Parji Prt) PUTRI (Semakin Ketakutan)


Kredabeg gup lgu gigu kali hila tara ystgerdfe bdgdtrfvb
Jadi apa keluhannya. nhytrs.

KEMUDIAN PARJI PRT MENERANGKAN PANJANG Bu Martabat


LEBAR (DENGAN BAHASA ISYARAT). PARJI Hei..diam..diam disitu, jangan bandel.. (menyiapkan jarum
MENINGGALKAN SUAMI SENDIRI, SETELAH suntik dan seolah menakut-nakuti Putri)
MEMPERSIAPKAN SEGALA SESUATU, SUAMI
MENYUSUL PARJI PRT. KE KOTA. PUTRI (Semakin Ketakutan)
Kredabeg! gup lgu ! gigu kali ! hila ! tara ! ystgerdfe bdgdtrfvb
DI RUMAH KELUARGA BU MARTABAT. PUTRI, nhytrs.!!!!!
ANAK SATU SATUNYA SEDANG DIKEJAR-KEJARAN
UNTUK DI SUNTIK. BU MARTABAT

8 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori


Ga ga, gi gi, ga ga, gu gu, Ya kamu itu yang bikin ibumu ini PARJI PRT (Yang Tiba Tiba Datang Dari Luar)
bludreg stress berat. I am coming….Saya datang ndoro putri, saya sudah coming
ndoro.
PUTRI
Kredabeg! gup lgu ! gigu kali ! hila ! tara ! ystgerdfe bdgdtrfvb BU MARTABAT
nhytrs.!!!!! (Mencoba melawan ibunya) Air.. ambilkan aku air… aku sesak napas… air…

Bu Martabat PARJI PRT


Jangan melawan…sini dikasih obat biar cepat sembuh… Kali ini pasti ndoro putri tidak perlu air untuk menghilangkan
sakit sesak napas. Karena saya telah menemukan dukun ampuh
PUTRI sang super star, seperti mimpi ndoro putri.
(Ketakutan lalu tolak-tolakan dengan Bu Martabat)
BU MARTABAT
Bu Martabat Eyang Progo?
Haaaaaa.. (Sesak napas, mengi, mengkis mengkis. )
PARJI PRT
NAPASNYA SESAK Inggih leres, Eyang Progo

PUTRI (Menangis Merasa Disalahkan) PUTRI (Ikut Gembira, Masih Bisu)


Kredabeg! gup lgu ! gigu kali ! hila ! tara ! ystgerdfe Kredabeg! gup lgu ! gigu kali ! hila ! tara ! ystgerdfe bdgdtrfvb
bdgdtrfvb. nhytrs.!!!!!

SEMENTARA ITU, BU MARTABAT SEMAKIN SESAK PARJI PRT


NAPAS, DAN HAMPIR PINGSAN. Dukun ini memang ampuh, tanpa saya cari datang sendiri.
Segala penyakit bisa ditumpas dengan tuntas.. tas… tas…
BU MARTABAT (Seperti Ngomnyang)
Barakadah, wasawyah, karakadah, Barakadah, wasawyah, BU MARTABAT
karakadah, Barakadah, wasawyah, karakadah, air.. air… Sekarang mana orang itu, aku ingin ketemu.

(Teriak Memanggil Parji) SUAMI (Tiba Tiba Muncul Sudah Dengan Pakaian Dan
Peralatan Ala Dukun)
Parji… Air… ! Aloooha ! Perkenalkan nama saya sesungguhnya Adi, Adi
Karta Raja Nagara. Tetapi di dunia ilmu supranatural orang
9 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
sering menyebu dengan “ EYANG PROGO”. Juru sembuh
paling ter masyur. BU MARTABAT
Tetapi yang sakit bukan saya.
SUAMI (Memegang tangan bu Martabat)
oh jadi ini tho yang sakit. Kalau dilihat dari gejalanya, terdiri SUAMI
dari gangguan di sebelah kiri, Wah… ini pasti migran. Aduh, salah ya? Aduh mampus aku

(Memegang Sisi Yang Lain) BU MARTABAT


Yang sakit ini
Tapi tunggu, tunggu, Di sini kok juga mengalami kelainan.
Wah ini lebih parah dari apa yang saya duga, Ini komplikasi (Menunjuk Putri Anaknya)
Migran dan fertigo, atau bahasa ilmiahnya di sebut Vertigren.
Atau dalam bahasa latin di sebut oregano Vertigano. anak saya.

BU MARTABAT SUAMI
Ck.. ck.. ck.. Ampuh bener… Fasih sekali bahasa latinnya. Oh yang sakit ini tho, kebetulan sekali.
Tapi maaf pak super star, bukannya migran dan Vertigo itu,
penyakit kepala ? BU MARTABAT
Kok kebetulan ?
SUAMI
Oh ini pengembangan ilmu pengetahuan, yang pada akhirnya SUAMI
dapat mengikuti perkembangan penyakit, memang dahulu Kebetulan, saya memang suka mengobati perempuan-
migran dan vertigo itu penyakit kepala, tetapi setelah perempun cantik.
mengalami sublimasi saraf otak secara kimiawi, langsung
terjadi interaksi positif antara ion-ion retina mata, yang (Kepada Putri)
langsung di sebar luaskan oleh bakteri anaoda dan katoda
dalam kepala, yang kemudian di alirkan ke tangan. Begitulah. Siapa namamu nak?

BU MARTABAT PUTRI (Masih Bisu)


Gila Bener, pinter banget ! pukjhyftrg bgcftr mnjghy.

SUAMI SUAMI
Ya begitu itu, kejadian ilmiahnya. Oh, pasti anak ibu mengalami gangguan mulut.
10 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
TANPA BERTANYA LAGI, IBU DAN BAPAK
PUTRI (Masih Bisu) MARTABAT SERTA PARJI PRT MENINGGALKAN
pukjhyftrg bgcftr mnjghy. PUTRI UNTUK DIOBATI.
DAN SETELAH SEPI, DUKUN PALSU ITU MENANGIS
SUAMI MERATAP MEMOHON SANG PUTRI UNTUK SEMBUH,
Oh aku yakin sekali kalau nak ibu ini bisu. KARENA DIA SESUNGGUHNYA TIDAK BISA
MENGOBATI.
PUTRI (Masih Bisu)
pukjhyftrg bgcftr mnjghy. SUAMI
Tolonglah saya nona, plis banget, saya sebenarnya bukan
SUAMI dukun, saya bukan super star, saya hanya bohong bohongan,
Saya paham, paham, saya paham bahasanya. sebab kalau saya tidak mengaku dukun, saya bakal dipukuli,
tolonglah saya nona, tolong, saya sesungguhnya tidak 100%
(Kepada Putri) ajaib, saya sebenarnya minus 100% payah lah boleh. Tolong
nona.
Blekuthuk blekutuk blekuthuk blekuthuk.
PUTRI (Melihat Tingkah Dukun Palsu Itu Meratap Sambil
PUTRI (Masih Bisu) Menangis, Dan Sesekali Kentut, Putri Jadi Tertawa Geli)
pukjhyftrg bgcftr mnjghy. Ih bau, bapak kentut ya?

SUAMI SUAMI
Blekutak blekutik blekithuk ? Saya kalau ketakutan berlebihan, memang suka kentut, bau
lagi….
PUTRI (Masih Bisu)
pukjhyftrg bgcftr mnjghy. PUTRI (Masih Tertawa Geli)
Sudah pak, sudah, jangan menghiba-hiba lagi, saya lihat bapak
SUAMI menangis sambil kentut, bikin perut saya kram karena tertawa.
Yah, aku sudah tahu jalan keluarnya. Sekarang silahkan semua
saja yang tidak berkepentingan, untuk meninggalkan area ini. SUAMI (Sadar, Terheran Melihat Putri Bisa Bicara Normal)
Baru setelah aku panggil, silahkan datang. oh jadi…. Jadi…

PUTRI (Kembali Pura Pura Bisu)


Btrfaredeij nrhyui mbngjtyuygr.
11 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori
SUAMI
SUAMI Baik, baik itu mau neruskan sekolah, tidak seperti saya, tidak
Oh saya tahu.. saya paham.. nona pura-pura ya… nona bohong- pernah sekolah sama sekali. Begini saja. Kita kong kalikong
bohongan ya… sudah jangan acting di depan gurunya acting. saja.

PUTRI PUTRI
Iya je. Saya pura-pura, maaf kalau sudah merepotkan semua Kong kalikong bagaimana ?
orang, termasuk bapak..
SUAMI
SUAMI Saya punya akal, kita perumit keadaan biar semakin genting.
Memangnya ada apa nona, kok pakai acara bisu-bisuan segala Tetapi nona setuju tidak kalau kita kong kalikong.
?
PUTRI
PUTRI Asalkan aku tidak jadi di jodohkan dan aku bias sekolah lagi,
Habisnya saya akan di jodohkan, di jodohkan dengan mas aku setuju.
Turah Wojo. Padahal saya masih ingin melanjutkan sekolah
sampai perguruan tinggi. SUAMI
Oke, siip ! Kita bikin begini saja.
SUAMI
Oh begitu ya ? BERBISIK KEPADA PUTRI TENTANG RENCANANYA.

PUTRI PUTRI
Nah untuk mengulur-ulur waktu perjodohan, sambil cari akal Setuju.
yang lain, ya saya pura-pura saja bisu.
SUAMI
SUAMI Setelah hitungan ke tiga, kita mulai. Konsentrasi,
O.. o.. o.. Jadi nono pura-pura bisu untuk menghindari
perjodohan, dan ingin sekolah lagi. (Langsung Menyebut)

PUTRI tiga….
Ya begitulah pak, meskipun jaman sekarang biaya sekolah itu
muahalnya minta ampun, tetapi saya tetep ingin sekolah. PUTRI (Menjerit Histeris)

12 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori


SUAMI Sukur.. Gusti Allah Pangeran, terima kasih, anakku bisa bicara
Nyonya, kemari nyonya lagi. Ayo sekarang segera kita panggil kerabat kita, kita adakan
sukuran dan kita langsung rapatkan tentang perjodohan putri
BU MARTABAT dengan Mas Turah Wojo.
Waduh.. waduh… kok lagi lagi begini, lagi lagi begitu. Tobat..
tobat… PUTRI
Perjodohan ?
PARJI PRT
Ndoro.. ndoro nona… ndoro nona putri. Pripun, wonten (Kembali Bisu)
napa?…
bgstreemnfh kjuy kiki kuk hmjouljm.
SUAMI
Wah gawat ini.. semakin gawat, ini bener-bener emerjensi. BU MARTABAT
Ambilkan air putih. Lho Pak ? Kok kembali jadi gagu?

PARJI PRT MENGAMBIL AIR PUTIH. SUAMI


Nah inilah akar permasalahannya. Karena tekanan mental yang
PARJI PRT teramat sangat, fungsi-fungsi organ otak kepala yang ke mulut
Ini airnya pak dukun. jadi terganggu. Terjadilah bisu.

DUKUN GADUNGAN SEGERA MENABURKAN SERBUK PARJI PRT


KE AIR DAN DIBERI JAMPI-JAMPI. Lantas bagaimana cara menyembuhkan secara total pak?

SUAMI SUAMI
Minumlah ini nak, minum. Tenangkan pikirannya, jernihkan hatinya, muluskan cita-
citanya. Akan aku acoba sembuhkan lagi, dan ini untuk
AJAIB, PUTRI SEMBUH DAN BISA BICARA. terakhir kalinya, sebab setelah itu akan afkir, dan bisa
wassalam.
PUTRI
Ajaib !! Aku bisa bicara…. Ho.. ho… aku bisa bicara… KEMBALI MEMBACA MANTRA-MANTRA DAN
MEMBERI RAMUAN. SUASANA SEMAKIN TEGANG.
BU MARTABAT BU MARTABAT TAK KUASA MENAHAN TANGIS

13 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori


AKIBAT KETAKUTANNYA KALAU SAJA TERJADI Ya kalau memang itu kemauanmu.
SESUATU PADA PUTRINYA.
SUAMI
PUTRI (Sembuh) Nah itulah ibu yang baik dan benar, memberi keluasan berpikir
ah.. lega… bagi anaknya, anak itu amanah. Tidak memaksakan kehendak.
Anak kita sesungguhnya bukan anak kita, dia adalah anak
BU MARTABAT jaman yang terus mengalir sesuai jamannya. Kita hanya
Nak… membimbingnya, tidak mencetaknya.

SUAMI ISTRI (Menyusul Suami)


Tunggu sebentar bu, Sebelum melontarkan pertanyaan- Pak..pak…kami kangen (sambil mengelus-elus perutnya)
pertanyaan, mohon kata-katanya di atur terlebih dahulu, dari
pada anaknya nanti invalid. Jangan lupa, Tenangkan PARJI PRT
pikirannya, jernihkan hatinya, muluskan cita-citanya. Jangan Lho Jadi Bapak ini, suaminya ibu ini…
paksakan kehendak.
BU MARTABAT
BU MARTABAT
Baik , baik, aku hanya akan menanyakan keinginannya, Berarti…..

(Kepada Putri) SUAMI


Begitulah, yang penting masalahnya selesai tho?
piye nak, piye, apa sing di pingini?
SELESAI
PUTRI
Sekolah.. sekolah…. *
Ide cerita, diambil dari naskah moliere
BU MARTABAT DOKTER GADUNGAN. Puthut Buchori juli 2004
Iya sekolah.

PUTRI
Putri ingin sekolah dulu yang tinggi, tinggi sekali.

BU MARTABAT
14 | Lakon Dukun-dukunan karya Puthut Buchori