Anda di halaman 1dari 5

Pertanyaan tentang Antibodi Monoklonal

Kelompok 8

 M. Irhas 15330159

 Nidya Ananda F 16330079

 Fina Adenia H 16330139

 Yani Anggraini 17330028

 Ida Apriyani 17330746

1. (Kelompok 1)
Pertanyaan : Antibodi monoklonal dapat menyembuhkan atau memperpanjang
kanker? Berikan efek samping jangka panjang dan jangka pendek.
Jawab :
Antibodi monoklonal tidak dapat menyembuhkan penyakit kanker. Tetapi antibodi
monoklonal merupakan bagian dari imunoterapi, yakni perawatan yang meningkatkan
pertahanan alami tubuh untuk melawan kanker. Jenis imunoterapi lain dengan tujuan
pengobatan kanker, misalnya vaksin kanker dan terapi gen menggunakan sel T yang telah
dimodifikasi pada bagian reseptornya (chimeric antigen receptor T cell, [CAR] T-cell).
Namun terapi gen menggunakan CAR T-cell saat ini belum tersedia di Indonesia,
sedangkan terapi menggunakan antibodi monoklonal mulai digunakan secara luas di
klinik.
Efek samping jangka pendek : Efek ini biasa nya muncul diawal terapi seperti Pusing,
mual, demam, diare,muntah dan tekanan darah
menurun.
Efek samping jangka panjang : Masih dalam penelitian
2. (Kelompok 2)
Pertanyaan :
1. Cara pembuatan antibodi monoklonal jenis chimeric dan humanized dilakukan diluar
tubuh pasien atau di dalam tubuh pasien?
2. Contoh obat antibodi monoklonal yang berasal dari platform tampilan fag apa?

Jawab:

1. Cara pembuatan antibodi monoklonal jenis chimeric dan humanized dilakukan di luar
tubuh pasien dengan metode hibridoma. Setelah antibodi yang kita ingin telah
didapatkan kemudian baru di berikan ke pada pasien dengan cara di injeksikan ke
tubuh pasien.
2. Contoh obatnya yaitu : Proximol

3. (Kelompok 3)
Pertanyaan : Mekanisme antibodi chimeric dan murine?
Jawab :
 Mekanisme Murine
Dengan merangsang kekebalan tubuh yang tidak diinginkan pada tubuh manusia.
 Mekanisme chimeric
Menggunakan sel – sel imun khusunya sel – sel T yang dimodifiksi untuk
membunuh sel – sel kanker. Protein spesifik yang dapat mengenali dan berikatan
dengan sel – sel kanker diletakan kepada sel – sel T lalu diberikan kepada pasien
sehingga dapat membunuh target yang dituju.

3. (Kelompok 4)
Pertanyaan :Keuntungan dan kekurangan antibodi monoklonal?
Jawab :
 Keuntungan
Sebagai Obat
 Dalam diagnosis dan pengobatan kanker
 Untuk pencegahan penolakan allograft
 Dalam terapi penyakit neoplastik dan hematopoietik
 Untuk mengobati infark miokard
 Dalam pembalikan toksisitas obat
 Kekurangan
 Harganya Mahal
 Ada banyak efek samping
 Sulit untuk mendapatkan antibody yang tepat dan melampiri senyawa
ke dalamnya.
 Sel – sel tubuh bias dirugikan

4. (Kelompok 5)
Pertanyaan : Apa perbedaan dari keempat jenis antibodi monoklonal tersebut?
Jawab :
1. Murine, murni didapat dari tikus dapat menyebabkan human anti mouse antibodies
(HAMA) nama akhirannya “momab” (ibritumomab).
2. Chimeric, gabungan Fc antibody human dan Fb antibody monoklonal tikus nama
akhirannya “ximab” (rituximab).
3. Humanized, hanya sebagian kecil Fab antibody tikus yang digabungkan dengan
antibody human (95-98%) nama akhirannya “zumab” (trastuzumab”.
4. Fully human, keseluruhan antibody human nama akhirannya “mumab” (adalimumab).

5. (Kelompok 6)
Pertanyaan : Contoh obat antibodi monoklonal pada penyakit arthritis?
Jawab :
Contoh obatnya yaitu adalimumab nama dagang nya humira untuk radang sendi.
Mekanisme kerja dari obat tersebut adalah berikatan dengan faktor nekrosis tumor
manusia dengan mengganggu proses inflamasi yang digerakan oleh sitokin.
6. (Kelompok 7)
Pertanyaan : Hewan apa saja yang dapat menghasilkan antibodi monoklonal selain
tikus?
Jawab :
Ada hewan lain selain tikus yaitu kelinci. Tetapi kelinci yang transgenik yaitu kelinci
yang sudah di bebaskan dari berbagai macam hama. Mengapa yang di pakai itu tikus atau
kelinci? Karena kromosom tikus dan kelinci menyerupai kromosom manusia. Selain itu
tikus dan kelinci digunakan sebagai media percobaan karena memiliki sistem
karakteristik biologis yang mirip dengan manusia.

7. (Kelompok 9)
Pertanyaan : Cara kerja antibodi monoklonal untuk menghambat sel kanker?
Jawab:

Antibodi monoklonal terapetik memiliki perbedaan dengan pengobatan kanker umumnya.


Antibodi ini akan spesifik mengenali antigen tertentu yang hanya terdapat di sel kanker,
sehingga hanya membunuh sel kanker. Sementara, obat kemoterapi konvensional dikenal
bersifat tidak spesifik karena dapat membunuh baik sel kanker dan juga sel normal.

Antibodi monoklonal bisa diberikan sebagai agen tunggal atau kombinasi dengan
kemoterapi dan menunjukkan kemanjuran yang lebih tinggi.

Antibodi monoklonal terapetik digunakan untuk terapi kanker tertentu seperti kanker
payudara, kanker kolorektal, kanker kulit, dan keganasan hematologi. Penelusuran
dari data Badan Pengawas Obat dan Makanan, setidaknya ada 6 antibodi monoklonal
yang telah disetujui digunakan di Indonesia untuk pengobatan kanker yaitu rituksimab,
setuksimab, trastuzumab, bevasizumab, pertuzumab, dan denosumab. Dari daftar obat
tersebut, empat obat pertama masuk dalam Formularium Nasional.
8. (Kelompok 10)
Pertanyaan : Pada aplikasi terapeutik pada penyakit autoimun (lupus), termasuk
penggunan mAB apa, dan apa obatnya?
Jawab :
Termasuk penggunaan mab humanized karna pada mab humanized banyak digunakan
dalam terapi berbagai penyakit pada antibodi ini variable hiper dicangkokan pada
variabel kerangka manusia.
Contoh obatnya: daclizumab, omalizumab, dan alemtuzumab.

11. (Kelompok 11)

Pertanyaan : Sebutkan dan jelaskan penyakit apa yang dapat di terapi dengan
antibodi Fully Human?
Jawab:
Terapi kanker. Misal, rituximab mengikat dua molekul CD20, maka akan memicu sinyal
masuk kedalam sel yang akan menginduksi apoptosis. Bila rituximab berikatan silang
dengan antiantibodi, maka sinyal apoptotik diintensifkan. Ikatan silang ini juga bisa
terjadi bila antibodi terikat dengan sel imun lainnya melalui rerseptor Fc-gamma (Fc R).

12. (Kelompok 12)


Pertanyaan : Gangguan metabolisme yang membutuhkan antibodi monoklonal?
Jawab :
Contoh gangguan metabolisme tersebut yaitu diabetes, antibodi monoklonal ini diberikan
pada saat gula darah tinggi. Protein (GPCR) digunakan untuk menghasilkan antibody
monoklonal sebagai pengobatan gangguan metabolisme. Antibodi monoklonal diproduksi
untuk menghambat reseptor glucagon manusia (GCGR).

Anda mungkin juga menyukai