Anda di halaman 1dari 23

Laporan Resume

Kunjungan :1 Nama : Elly nuraeni


Tanggal : 28 Juni 2019 NIM : 21218230

1. Pengkajian
Keluarga Tn. J adalah tipe keluarga inti yang terdiri dari istri dan 2 orang anak. Tn. J
berusia 62 tahun, bekerja sebagai wiraswasta. Ny. S berusia 57 tahun, bekerja sebagai ibu
rumah tangga. Anak dari Tn.S dan Ny. S adalah Sefudin berusia 18 tahun, merupakan putra
pertama, dan Saeful berusia 13 tahun. Keluarga Tn.J mengatakan dirinya menderita Hipertensi
sudah sekitar 5 tahun yang lalu dan akan melakukan kontrol bila keluhan penyakitnya terasa.
Menurut Ny. S riwayat keluarga tidak ada yang menderita penyakit itu seperti yang diderita
oleh dirinya . Pada saat kunjungan Tn. J tidak ada dirumah karena bekerja diluar rumah dan
baru pulang sore hari. Pada saat kunjungan pertama jam 11.40 WIB yang ada hanya Ny. S dan
ke dua anaknya. Jika ada anggota keluarga yang sakit biasanya dibawa berobat ke mantri atau
ke Puskesmas. Jika hal tersebut dirasakan tidak berhasil, maka keluarga membawa anggota
keluarganya yang sakit ke dokter. Menurut keterangan, Ny. S mengatakan bahwa mereka
sangat memperhatikan jika ada anggota keluarga/anaknya sakit.
Dari hasil pemeriksaan fisik terhadap Tn J didapatkan data sebagai berikut : TD = 160/90
mmHg, N = 80 x/mnt, RR = 23 x/mnt, suhu 36,30C. Saat ini Tn J merasakan pusing-pusing,
mata berkunang-kunang, cepat lelah, suka kesemutan dan pegal-pegal pada ekstremitas bawah,
nutrisi baik, kaku kuduk (-)

2. Diagnosa keperawatan
Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.J, Berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga dalam merawat anggota `keluarganya.

3. Tujuan

a. Tujuan Umum
Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.J khususnya dapat teratasi.
b. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J dapat mengenal masalah penyakit
hipertensi dengan menyebutkan pengertian, tanda dan gejala, dan penyebab
serta komplikasinya.
b) Mengetahui cara merawat anggota keluarga yang sakit hipertensi dengan
mengatur makan rendah garam, makanan yang dibatasi dan dihindari.
c) Memodifikasi lingkungan, yaitu dengan memanfaatkan obat tradisional yang
terdapat di lingkungan rumah.
d) Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang terdekat.
4. Implementasi
a. Membina hubungan saling percaya
b. Membuat kontrak waktu dengan keluarga untuk mendiskusikan masalah penyakit
hipertensi.
c. Memberi pendidikan kesehatan dan mendiskusikan masalah penyakit hipertensi dengan
menyebutkan pengertian, gejala dan tanda, dan penyebab hipertensi.
d. Menjelaskan komplikasi dari hipertensi bila tidak terkontrol.
e. Merawat anggota keluarga yang mengalami hipertensi dengan mencontohkan makanan
yang dibatasi, dianjurkan, dan yang dihindari.
f. Memodifikasi lingkungan untuk pasien hipertensi yaitu dengan memanfaatkan obat-
obat tradisional untuk hipertensi yang ada di lingkungan dengan mudah didapat seperti
mentimun, daun salam, alpukat, dll.

5. Evaluasi
S: Keluarga / klien mengatakan hipertensi yaitu darah tinggi yang lebih dari 140 tekanan
darahnya dengan bahasanya sendiri dan mengatakan dengan tersendat-sendat
tanda/gejalanya pusing, mual sesuai yang dia rasakan.
O: Keluarga memperhatikan dan bertanya sesuai yang dirasakan.
A: Intervensi belum teratasi.
P: Pertemuan dilanjutkan minggu ke-2 dengan memaparkan komplikasi dari hipertensi.

Pembimbing Mahasiswa

( ) ( Elly Nuraeni )
Kunjungan :2 Nama : Elly Nuraeni
Tanggal : 30 Juni 2019 NIM : 21218230

1. Pengkajian
Pada pengkajian awal didapat data bahwa Tn J menderita hipertensi dengan data Td =
160/90 mmHg, N = 80 x/mnt, RR = 23 x/mnt, suhu 36,30C. Saat ini Tn. J merasakan pusing-
pusing, mata berkunang-kunang, cepat lelah, suka kesemutan dan pegal-pegal pada ekstremitas
bawah, nutrisi baik, kaku kuduk (-).

2. Diagnosa keperawatan
Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.j, Berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga dalam merawat anggota keluarganya.

3. Tujuan

a. Tujuan Umum
Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.J, dapat teratasi.
b. Tujuan Khusus
Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J dapat mengenal masalah penyakit
hipertensi penyebab dan komplikasinya.

4. Implementasi
a. Menjelaskan kembali kepada keluarga tentang pengertian, tanda dan gejala hipertensi.
b. Menyebutkan penyebab hipertensi.
c. Menjelaskan komplikasi dari hipertensi yang tidak terkontrol.
d. Mereview kembali penjelasan yang telah disampaikan.
e. Menanyakan kepada keluarga Tn.J pengertian dan gejalan hipertensi.
f. Menyatakan kepada keluarga Tn.J tentang perasaan setelah interaksi.

5. Evaluasi
S: Keluarga Tn.J mengatakan pengertian hipertensi adalah darah tinggi yang melebihi
normal dengan tanda dan gejalanya tekanan darah naik, pusing, mual, berat dipundak,
lekas capek dan jemper – jemper ( pegal – pegal )
O: Keluarga tampak serius memperhatikan penjelasan dari mahasiswa.
A: Intervensi teratasi sebagian.
P: Lanjutkan intervensi tuk 2 pada pertemuan selanjutnya.

Pembimbing Mahasiswa

( ) ( Elly Nuraeni)
Kunjungan :3 Nama : Elly Nuraeni
Tanggal : 05 Juni 2019 NPM : 21218230

1. Pengkajian
Sesuai dari evaluasi pertemuan ke-2, Tn J dapat menyebutkan pengertian dari
hipertensi. Tanda dan gejala, dari hipertensi, meskipun belum lengkap. Pada saat interaksi,
keluarga terlihat senang menerima kunjungan dari mahasiswa dan ingin tahu lebih banyak lagi
tentang penyakitnya. Pada pertemuan kali ini akan melanjutkan dengan tuk 2, yaitu cara
perawatan keluarga Tn.J dengan penyakit hipertensi.

2. Diagnosa keperawatan
Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.J, Berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga dalam merawat anggota keluarganya.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J mampu merawat anggota keluarga
yang mengalami hipertensi.
b) Mampu menyebutkan makanan yang dihindari dan makanan yang dianjurkan.

4. Implementasi
a. Mereview kembali tentang penyakit hipertensi yang sudah disampaikan sebelumnya.
b. Menanyakan kembali hasil review yang disampaikan.
c. Menjelaskan kepada keluarga tentang cara merawat anggota keluarga yang sakit
hipertensi dengan cara mengatur pola makan sehari-hari : makanan yang dihindari dan
yang dianjurkan.
d. Menanyakan kembali kepada keluarga yang dapat dikonsumsi dan tidak dikonsumsi
oleh klien.
e. Menanyakan kepada keluarga tentang perasaan setelah interaksi.
5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J mengatakan cukup mengerti dan menyebutkan makanan yang dibatasi
seperti mengurangi garam dan daging kambing.
-Keluarga mengatakan makanan yang dihindari seperti alkohol, rokok, dan minuman
yang bersoda.
-Keluarga mengatakan harus banyak makan sayur dan buah-buahan : bayam, kangkung,
timun, pisang.
O: Keluarga Tn.J dapat menyebutkan bermacam-macam makanan yang boleh dan yang
tidak boleh
A: Masalah cara perawatan di rumah dengan penyakit hipertensi teratasi.
P: Membuat kontrol pertemuan selanjutnya.

Pembimbing Mahasiswa

( ) ( Elly Nuraeni)
Kunjungan :4 Nama : Agus Surya
Tanggal : 05 Mei 2017 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Setelah dilakukan implementasi dan evaluasi pada pertemuan sebelumnya, yaitu tuk 3
sebagian besar berhasil dievaluasi. Dalam pertemuan ke-4 ini akan menyelesaikan tugas
keluarga dengan memodifikasi lingkungan, yaitu dengan memanfaatkan obat tradisional yang
mudah didapat di sekitar lingkungan rumah.

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga Tn J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hipertensi.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J mampu memodifikasi lingkungan
dengan memanfaatkan obat-obat tradisional untuk mengobati hipertensi.
b) Keluarga mampu menyebutkan manfaat obat tradisional untuk mengobati
hipertensi.
c) Keluarga mampu mempersiapkan bahan-bahan untuk obat tradisional, seperti daun
salam 10 lembar, air putih 3 gelas, lalu direbus hingga sisa 1 gelas, dan dapat
dihidangkan selagi hangat. Diminum tiap pagi dan sore.

4. Implementasi
a. Menjelaskan kepada keluarga Tn. J tentang cara memodifikasi lingkungan dengan
memanfaatkan obat tradisional untuk hipertensi.
b. Menanyakan kepada keluarga, apakah pernah melakukan cara pengobatan hipertensi
secara tradisional yang telah disebutkan di atas.
c. Mendemonstrasikan cara membuat obat tradisional bersama-sama keluarga.
d. Menanyakan kepada keluarga tentan perasaan setelah meminum obat tradisional dan
menganjurkan untuk membuat obat tradisional yang mudah didapat (selain daun salam).

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan belum pernah membuat obat tradisional
sebelumnya.
-Keluarga Tn.J mengatakan sangat senang dapat mengetahui obat tradisional yang
diajarkan dan ingin mengetahui obat tradisional lainnya.
O: Keluarga dapat mendemonstrasikan sendiri cara membuat ramuan dari daun salam yang
diajarkan mahasiswa.
A: Masalah cara memodifikasi lingkungan teratasi.
P: Memembuat kontak selanjutnya pertemuan ke-5.

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )


Kunjungan :5 Nama : Agus Surya
Tanggal : 10 Mei 2019 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Pada pertemuan sebelumnya dilakukan implementasi dan evaluasi yaitu cara
pembuatan obat tradisional untuk pengobatan hipertensi, dengan media daun salam yang di
rebus dan keluarga berhasil mendemonstrasikannya. Dalam pertemuan kali ini keluarga akan
menyelesaikan tugas keluarga masih dengan memodifikasi lingkungan, yaitu dengan
memanfaatkan obat tradisional yang lain selain dengan daun salam yaitu dengan media daun
seledri..

2. Diagnosa keperawatan
Ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarganya dengan Hipertensi.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J mampu memodifikasi lingkungan
dengan memanfaatkan obat-obat tradisional untuk mengobati hipertensi.
b) Keluarga mampu menyebutkan manfaat obat tradisional untuk mengobati
hipertensi.
b. Tujuan Umum
Keluarga mampu mempersiapkan bahan-bahan untuk obat tradisional, seperti
segenggam daun seledri yang sudah di cuci lalu di blender dengan setengah gelas
air matang,lalu di minum air nya.

4. Implementasi
a. Menjelaskan kepada keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan dengan
memanfaatkan obat tradisional untuk hipertensi.
b. Menanyakan kepada keluarga, apakah pernah melakukan cara pengobatan hipertensi
secara tradisional yang telah disebutkan di atas.
c. Mendemonstrasikan cara membuat obat tradisional bersama-sama keluarga.
d. Menanyakan kepada keluarga tentan perasaan setelah meminum obat tradisional dan
menganjurkan untuk membuat obat tradisional yang mudah didapat (selain daun salam
dan seledri ).

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J mengatakan belum pernah membuat obat tradisional sebelumnya,dan
ingin mengetahui obat tradisional selain yang sudah di demonstrasikan.
-Keluarga Tn.J mengatakn sangat senang dapat mengetahui obat tradisional yang
diajarkan dan ingin mengetahui obat tradisional lainnya.
O: Keluarga dapat mendemonstrasikan sendiri cara membuat ramuan dari daun seledri
A: Masalah cara memodifikasi lingkungan teratasi.
P: Memembuat kontak selanjutnya pertemuan ke-6.

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )


Kunjungan :6 Nama : Agus Surya
Tanggal : 11 Mei 2019 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Telah dilakukan implementasi dan evaluasi dari pertemuan sebelumnya, yaitu cara
merawat anggota keluarga dengan hipertensi,yaitu cara mendemonstrasikan obat tradisional
menggunakan daun seledri, Kali ini dalam pertemuan ke-6 ini akan menyelesaikan tugas
keluarga dengan memodifikasi lingkungan, yaitu dengan memanfaatkan obat tradisional yang
lain yang mudah didapat di sekitar lingkungan rumah ,yaitu mendemonstrasikan obat
tradisional dengan media mentimun.

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga Tn J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hipertensi.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J mampu memodifikasi lingkungan
dengan memanfaatkan obat-obat tradisional untuk mengobati hipertensi.
b) Keluarga mampu menyebutkan manfaat obat tradisional untuk mengobati
hipertensi.
c) Keluarga mampu mempersiapkan bahan-bahan untuk obat tradisional, seperti
mentimun yang di parut yang di rebus atau di makan mentah.

4.Implementasi
a. Menjelaskan kepada keluarga tentang cara memodifikasi lingkungan dengan
memanfaatkan obat tradisional untuk hipertensi.
b. Menanyakan kepada keluarga, apakah pernah melakukan cara pengobatan hipertensi
secara tradisional yang telah disebutkan di atas.
c. Mendemonstrasikan cara membuat obat tradisional bersama-sama keluarga.
d. Menanyakan kepada keluarga tentan perasaan setelah meminum obat tradisional dan
menganjurkan untuk membuat obat tradisional yang mudah didapat tersebut.

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan belum pernah membuat obat tradisional
sebelumnya.
-Keluarga Tn.J mengatakn sangat senang dapat mengetahui obat tradisional yang
diajarkan dan ingin mengetahui obat tradisional lainnya.
O: Keluarga dapat mendemonstrasikan sendiri cara membuat ramuan dari mentimun
A: Masalah cara memodifikasi lingkungan teratasi.
P: Mmembuat kontak selanjutnya pertemuan ke-7.

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )


Kunjungan :7 Nama : Agus Surya
Tanggal : 12 Mei 2019 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Pada pertemuan sebelumnya telah diimplementasikan tuk 4 untuk menyelesaikan
masalah memodifikasi lingkungan. Dengan memanfaatkan obat tradisional dengan bahan yang
mudah didapat dan murah tidak memerlukan biaya banyak dan keluarga mampu
mempraktikannya di rumah yang diantaranya dengan daun salam, daun seledri dan mentimun.
Dalam pertemuan kali ini, akan menyelesaikan masalah tentang komplikasi yang dapat
ditimbulkan, apabila penyakit hipertensi tidak terkontrol secara teratur.

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga Tn J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hipertensi.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
a) Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J khususnya Ny.S mampu
menyebutkan komplikasi dari hipertensi.
b) Keluarga dapat menjelaskan kembali kenapa komplikasi bisa timbul.

4. Implementasi
a. Menjelaskan komplikasi dari hipertensi.
b. Menjelaskan akibat dari hipertensi yang tidak terkontrol.
c. Meminta keluarga mereview penjelasan yang telah disampaikan
d. Menganjurkan keluarga untuk mengontrol anggota keluarga ke fasilitas kesehatan
terdekat.

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan komplikasi dari hipertensi yaitu stroke,
jantung, dan penyakit ginjal.
O: Ny.S tampak memperhatikan dengan penuh perhatian penjelasan dari mahasiswa.
A: Ny.S mampu memparkan komplikasi dari hipertensi.
P: Intervensi akan dilanjutkan pada pertemuan selanjutnya.

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )


Kunjungan :8 Nama : Agus Surya
Tanggal : 17 Mei 2019 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Pada pertemuan sebelumnya, keluarga menyelesaikan masalah tentang komplikasi
yang dapat ditimbulkan, apabila penyakit hipertensi tidak terkontrol secara teratur
sementara pada pertemuan kali ini akan menjelaskan kemana keluarga akan mencari
bantuan apabila ada anggota keluarga yang sakit.

2. Diagnosa keperawatan
Ketidakmampuan keluarga Tn J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hipertensi.

3. Tujuan

a. Tujuan Khusus
Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J khususnya Ny.S mengerti dan paham
dan akan selalu mengontrol hipertensi ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
b. Tujuan Umum
Keluarga dapat menyebutkan efek samping penyakit hipertensi yang tidak terkontrol,
yaitu penyakit jantung, stroke, dan ginjal.

4. Implementasi
a. Menjelaskan kepada keluarga untuk mengontrol hipertensi Ny.S ke tempat pelayanan
kesehatan terdekat.
b. Menjelaskan hipertensi yang tidak terkontrol akan mengakibatkan jantung, stroke, dan
ginjal.
c. Menjelaskan keuntungan bila mengontrol kesehatan secara teratur.

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J mengatakan akan siap untuk mengontrol hipertensi ke fasilitas kesehatan
terdekat.
O: Keluarga Tn.J tampak mengerti dan percaya penjelasan yang disampaikan dan oleh
mahasiswa.
A: Intervensi tersampaikan dengan baik.
P: Semua informasi dapat disampaikan dengan baik dan lancar.

Pembimbing Mahasiswa

( DR, Leny, S Kep M Kes )


( Agus Surya )

Kunjungan :9 Nama : Agus Surya


Tanggal : 18 Mei 2019 NPM : 21218218
1. Pengkajian
Pada pertemuan sebelumnya, keluarga menyelesaikan masalah tentang kemana
keluarga akan mencari bantuan apabila ada anggota keluarga yang sakit. Pada
pertemuan kali ini adalah memantau perkembangan kesehatan keluarga Tn.J,
khususnya Ny.S. dengan memeriksa kembali TD Tn J apakah ada penurunan atau
sebalik nya.
2. Diagnosa keperawatan

Gangguan perfusi jaringan cebral pada keluarga Tn.J, khususnya Ny.S. Berhubungan
dengan ketidak mampuan keluarga dalam merawat anggota keluarganya.

3. Tujuan

Tujuan Khusus
Setelah pertemuan 1x45 menit, Ada perkembangan kesehatan dari Keluarga Tn J
terutama adanya penurunan TD Ny S
4. Implementasi
a.Menjelaskan kepada keluarga tentang kunjungan kali ini yaitu akaan mengontrol Td Tn.
J,apakah ada penurunan atau tidak.
b.Menanyakan kepada keluarga apakah keluarga benar mendatangi fasilitas kesehatan
terdekat untuk mengontrol Td Tn J
5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan Sudah mendatangi fasilitas kesehatan
terdekat untuk memeriksakan Td Tn J
O: Td Tn J yaitu : 160/90 mmhg
A:Masalah belum teratasi.
P:Mereview kembali intervensi yang sdh di berikan

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )

Kunjungan : 10 Nama : Agus Surya


Tanggal : 19Mei 2019 NPM : 21218218

1. Pengkajian
Hasil evaluasi pada pertemuan sebelumnya belum ada penurunan Td pada Tn J
sehingga pada pertemuan kali inini adalah untuk mereview kembali intervensi yg sudah
di berikan mulai ari pengertian,penyebab dan komflikasi dari hyperensi.

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga dalam merawat anggota keluarganya dengan Hypertensi.

3. Tujuan

Tujuan Khusus
- Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J khususnya Ny.S bisa mereview kembali
tentang hal hal yg pernah di jelaskan sebelum nya
- Keluarga dapat menyebutkan pengertian,penyebab dan komflikasi hypertensi

4. Implementasi
a. Menanyakan kembali kepada keluarga tentang pengertian,penyebab dan komflikasi
hypertensi
b. Memberi kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang hal yang belum di
mengertiMenjelaskan keuntungan bila mengontrol kesehatan secara teratur.
c. Menjelaskan kembali tentang hal hal yang belum di mengerti oleh keluarga

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan mengerti dan memahami hal hal sudah di
jelaskan tentang hipertensi
O: Keluarga Tn.J tampak mengerti dan percaya penjelasan yang disampaikan dan
memberikan respon positif dengan mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa.
A: Intervensi tersampaikan dengan baik.
P: Semua informasi dapat disampaikan dengan baik dan lancar.
Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )

Kunjungan : 11 Nama : Agus Surya


Tanggal : 24 Mei 2019 NPM : 21218218
1. Pengkajian
Pada pertemuan sebelumnya dilakukan review tentang pengertian,penyebab dan
komflikasi dari hypertensi, untuk pertemuan kali ini adalah mereview tentang cara
perawatan,modifikasi lingkungan dan memanfaat kan fasilitas kesehatan terdekat

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga Tn. J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hypertensi.

3. Tujuan

Tujuan Khusus
Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J khususnya Ny.S mengerti dan paham
tentang perawatan keluarga,modifikasi lingkunganuntuk hypertensi dan pemanfaatan
fasilitas kesehatan terdekat.

4. Implementasi
a Menjelaskankembali kepada kepada keluargatentang perawatan,modifikasi lingkungan
untuk hypertensi dan memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat
b. Menjelaskan kembali tentang membuat obat tradisional untuk menurunkan hypertensi
c. Keuntungan bila mengontrol kesehatan secara teratur.
d, Meminta kepada kelurga untuk mendemonstrasikan kembali cara pembuatan obat
tradisional untuk menurunkan hipertensi

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn.J, khususnya Ny.S mengatakan akan siap untuk mengontrol hipertensi ke
fasilitas kesehatan terdekat.
O: Keluarga Tn.J tampak mengerti dan dapat mendemonstrasikan kembali cara pembuatan
obat tradisional untuk menurunkan hipertensi
. A: Intervensi tersampaikan dengan baik.
P: Semua informasi dapat disampaikan dengan baik dan lancar.
Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) (Agus Surya)

Kunjungan : 12 Nama : Agus Surya


Tanggal : 25 Mei 2019 NPM : 21218218
1. Pengkajian
Pada pertemuan ini adalah pertemuan terminasi dalam praktek askep kepada keluarga
Tn.J, khususnya Ny.S. dan pada pertemuan ini akan kembali memeriksa Td Tn J setelah
keluarga kembali mendatangi fasilitas kesehatan untuk memerikasa Td Tn J

2. Diagnosa keperawatan
Ketidak mampuan keluarga Tn J dalam merawat anggota keluarganya dengan Hypertensi.

3. Tujuan

Tujuan Khusus
- Setelah pertemuan 1x45 menit, keluarga Tn.J khususnya Ny.S mengerti dan paham
dan akan selalu mengontrol hipertensi ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
- Keluarga dapat menyebutkan efek samping penyakit hipertensi yang tidak terkontrol,
yaitu penyakit jantung, stroke, dan ginjal
.
4. Implementasi
- Menjelaskan kepada keluarga untuk mengontrol hipertensi Tn S ke tempat pelayanan
kesehatan terdekat.
- Menjelaskan hipertensi yang tidak terkontrol akan mengakibatkan jantung, stroke, dan
ginjal.
- Menjelaskan keuntungan bila mengontrol kesehatan secara teratur.
- Kembali memeriksa Td Tn J
- Menanyakan kepada keluarga tentang perasaannya setelah interaksi di akhir pertemuan
dengan mahasiswa dan mengakhiri pertemuan.

5. Evaluasi
S: -Keluarga Tn. J, khususnya Ny.S mengatakan akan siap untuk mengontrol hipertensi ke
fasilitas kesehatan terdekat.
O: Keluarga Tn.J tampak mengerti dan percaya penjelasan yang disampaikan dan
memberikan respon positif dengan mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa
Td Tn J 150/80 mmhg.
A: Intervensi tersampaikan dengan baik.
P: Semua informasi dapat disampaikan dengan baik dan lancar.

Pembimbing Mahasiswa

( DR. Leny, S Kep M Kes ) ( Agus Surya )