Anda di halaman 1dari 5

HANDOUT

Mapel: Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Pengetahuan : 3.2 Memahami regulasi bidang kehumasan
IPK : 3.2.1 menjelaskan regulasi bidang kehumasan
3.2.2 mengemukakan macam-macam regulasi bidang kehumasan
3.2.3 mengemukakan aspek-aspek regulasi kehumasan
Keterampilan : 4.2 Menginterpretasikan regulasi bidang kehumasan
IPK : 4.2.1 Menginterpretasikan regulasi bidang humas

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan regulasi bidang kehumasan
2. Mengemukakan macam-macam regulasi kehumasan
3. Mengemukakan aspek-aspek kehumasan
4. Menginterpretasikan regulasi bidang kehumasan

Materi Pokok
1. Materi Faktual
a. Pengertian regulasi
b. Regulasi bidang kehumasan
2. Materi Konseptual
a. Macam-macam regulasi bidang kehumasan
b. Aspek regulasi bidang kehumasan
3. Materi Prosedural
Regulasi bidang kehumasan pemerintah
4. Materi Metakognitif
Menginterpretasikan regulasi bidang kehumasan pemerintah

Pengalaman Belajar
1. Peserta didik mempelajari pengertian, fungsi, manfaat dan tujuan regulasi bidang
kehumasan
2. Peserta didik mendiskusikan urgensi regulasi bidang kehumasan, pembuat regulasi, aspek
regulasi, dampak regulasi
3. Peserta didik mempelajari regulasi bidang kehumasan
4. Peserta didik mengidentifikasi cakupan regulasi bidang kehumasan
5. Peserta didik menginterpretasikan aspek regulasi bidang kehumasan
URAIAN MATERI

A. Regulasi Bidang Kehumasan

1. Pengertian regulasi

Menurut KBBI regulasi merupakan bentuk pengendalian perilaku manusia atau


masyarakat dengan pembatasan atau aturan. Pada dasarnya regulasi dapat digunakan
atau diterapkan dalam berbagai bentuk termasuk profesi humas.

Regulasi dapat dilakukan dengan berbagai bentuk, msalnya pembatasan hukum


diumumkan oleh otoritas pemerintah, regulasi pengaturan diri oleh suatu industri seperti
melalui asosiasi perdagangan, regulasi sosial (misalnya norma), co regulasi dan pasar.
Seseorang dapat mempertimbangkan regulasi dalam tindakan perilaku misalnya
menjatuhkan sanksi (seperti denda).
Istilah regulasi banyak digunakan dalam berbagai bidang, sehingga definisinya
memang cukup luas. Namun secara umum kata regulasi digunakan untuk menggambarkan
suatu peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.
Teori regulasi adalah peraturan khusus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk
mendukung terjalinnyan hubungan yang serasi, seimbang, sesuai dengan lingkungan,
nilai, norma, budaya masyarakat setempat untuk mewujudkan pembangunan ekonomi
yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungannya.

2. Pengertian regulasi dalam bidang humas

Regulasi humas atau regulasi public relation adalah suatu cara untuk mengendalikan
masyarakat dengan aturan tertentu dalam bidang kehumasan. Regulasi public relation
adalah upaya pembatasan yang dilakukan untuk mengatur humas agar bekerja sesuai
peraturan dan kode etik yang telah ditentukan. Sedangkan perilaku public relation adalah
respon terhadap segala sesuatu yang dilakukan oleh praktisi public relation sebagai
tanggung jawabnya.

3. Fungsi regulasi bidang kehumasan


Fungsi regulasi bidang kehumasan berdasarkan konten regulasi itu sendiri adalah:
a. Sebagai pencegah dan penyelesaian sengketa informasi publik.
b. Sebagai pedoman hubungan komunikasi dan penyampaian informasi lembaga untuk
melindungi praktisi kehumasan dari kesalahan.
c. Sebagai panduan bagi orang-orang yang tergabung dalam suatu badan untuk
menerapkan prinsip prinsip dan etika tata kelola komunikasi publik yang lepas dari
intervensi penguasa.
d. Sebagai standar bagi orang-orang yang tergabung dalam suatu badan untuk
menerapkan asas-asas pelaksanaan komunikasi publik.
e. Sebagai tolak ukur pelaksanaan pelayanan informasi dan dokumentasi.

4. Tujuan regulasi bidang kehumas


Tujuan dibuatnya regulasi atau aturan adalah untuk mengendalikan manusia atau
masyarakat dengan batasan-batasan tertentu. Regulasi diberlakukan pada berbagai
lembaga masyarakat, baik untuk keperluan masyarakat umum maupun untuk bisnis.
Dengan demikian tujuan adanya regulasi bidang kehumasan adalah untuk mengatur dan
mengendalikan anggota kelompok yang tergabung dalam suatu badan atau lembaga
praktisi kehumasan dalam melakukan kegiatan komunikasi publik mewakili kelompok
organisasinya.

B. Macam-macam regulasi bidang kehumasan


1. Regulasi bidang Humas Berdasarkan Lembaga Humas
a. Regulasi Humas Pemerintahan
c. Regulasi humas industri dan bisnis
d. Regulasi humas penegak hukum
e. Regulasi humas profesi
f. Regulasi humas organisasi sukarela
g. Regulasi humas organisasi internasional

2. Regulasi yang dikaitkan dengan peranan humas


a. Regulasi terkait teknik komunikasi
b. Regulasi peran manajer komunikasi

C. Aspek-Aspek Regulasi bidang Kehumasan


1. Regulasi pada Aspek Pelayanan
2. Regulasi pada Aspek Komunikasi
3. Regulasi pada Aspek Kesetiaan/Loyalitas
4. Regulasi pada Aspek Produktifitas
5. Regulasi pada Aspek Etika Moral

D. Regulasi Humas Bidang Pemerintahan

1. Regulasi Pemerintah
Pemerintah merupakan pembuat regulasi dalam bidang hubungan masyarakat
(humas). Beberapa regulasi pemerintah adalah sebagai berikut:

a. Dasar Hukum

1. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.


2. peraturan menteri pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
PER/12/M.PAN/08/TAHUN 2007 tentang Pedoman Hubungan Masyarakat di
Lingkungan Instansi Pemerintah
3. Peraturan pemerintah RI no.61 tahun 2010 tentang pelaksanaan keterbukaan
informasi publik
4. Keputusan Menteri Komunikasl dan Informatika Nomor 371/KEP/M.
KOMINFO/8I2007 tentang Kode Etik Humas Pemerintah.
5. Permen PAN dan RB No. 27 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Audit
Komunikasi di Instansi Pemerintah
6. Permen PAN dan RB No. 28 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Komunikasi
Organisasi di lnstansi Pemerintah.
7. Permen PAN dan RB No. 29 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pengelolaan
Komunikasi Krisis di Instansi Pemerintah.
8. Permen PAN dan RB No. 30 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Tata Kelola
Kehumasan di instansi Pemerintah.
9. Permen PAN dan RB No. 31 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Infrastruktur
Hubungan Masyarakat di lnstansi Pemerintah.
10. Permen PAN dan RB Nomor 55 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Hubungan
Media dI Lingkungan |nstansi Pemerintah.
11. UU no. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik
12. Dan lain lain

b. Dasar pelaksanaan Kehumasan pemerintah dijabarkan dalam bentuk visi dan misi
serta strategi humas pemerintah
c. Asas dan prinsip kehumasan pemerintah adalah sebagai berikut
 Asas umum yang meliputi: terbuka, objektif, jujur, tepat janji, etis, profesional,
akuntabel, integritas
 Prinsip dasar humas pemerintah: berorientasi pada proses pencitraan dan
penciptaan nilai, mendorong pencapaian misi, visi, tujuan serta kepentingan
publik, berpegang pada komitmen, peraturan perundang-undangan, etika, serta
praktik umum yang sehat serta penerapan kepemimpinan dan manajemen yang
baik.

2. Pedoman tata kelola kehumasan Pemerintah


a. Tugas Pokok
1) komunikasi timbal balik dengan publik
2) meningkatkan kelancaran arus informasi dan aksesibilitas
3) meningkatkan koordinasi dan penyebarluasan informasi tentang kebijakan
pemerintah
4) membangun citra dan reputasi positifi
b. Fungsi humas pemerintah:
1) membentuk, meningkatkan, serta memelihara citra positif instansi pemerintah
2) menciptakan iklim hubungan internal eksternal yang kondusif
3) menjadi penghubung antara instansi dan publik
4) melaksanakan fungsi manajemen komunikasi
5) menciptakan komunikasi dua arah, arus komunikasi, publikasi serta pesan
organisasi ke publik atau sebaliknya.
c. Peran humas pemerintah dilakukan pada setiap kementerian yang pada intinya
sebagai komunikator, fasilitator, diseminasi informasi, katalisator, konselor advisor
dan interpretator serta presciber.
3. Kegiatan humas pemerintah
a. Konferensi pers
b. Kunjungan pers
c. Peliputan acara
d. Pemberian keterangan pers
e. Melakukan siaran pers
f. Wawancara pers
g. Paket siaran di media elektronik
h. Publikasi kegiatan humas

Aktivitas Mandiri
Pilihlah salah satu jenis kegiatan humas pemerintah yang ingin Anda ketahui, kemudian
buatlah penjelasan terkait prosedural dilakukannya kegiatan tersebut. Kumpulkan
kepada Bapak/Ibu guru.
4. Pedoman umum infrastruktur humas
a) Tujuan
sebagai panduan bagi organisasi /kelembagaan serta sarana dan prasarana humas
pemerintah agar tercipta transparansi, sinergi kerja, profesionalisme dalam
pengelolaan kehumasan
b) Manfaat
- Mekanisme kerja baku, terukur dan dapat diandalkan
- Peningkatan kapasitas sarana dan prasarana unit kerja humas untuk pelayanan
informasi yang optimal
- Peningkatan kualitas dan kuantitas hubungan antar individu, antar instansi
pemerintah dan dengan pemangku kepentingan
c) Sarana dan Prasarana Humas meliputi berbagai jenis seperti: Pusat media, ruang
wartawan, meja informasi, pojok cendera mata (brand corner), handycam, kamera
digital, televisi, komputer, tape recorder, internet dan lemari arsip.

E. Organisasi Profesi humas


1. Organisasi profesi Humas di Indonesia
a. Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas)
b. Asosiasi Perusahaan Public Relation (Aphumasi)

2. Organisasi Profesi Humas di Luar Negeri


a. Public Relation Society of America
b. Institute Public Relations of British
c. Netherlands Society of Public Relation

3. Organisasi Profesi Humas Internasional (IPRA)