Anda di halaman 1dari 4

URTIKARIA

Nomor Dokumen : /SOP.UKP/2018


Nomor Revisi : 00

Dinkes
SOP Tanggal Terbit
Halaman
: 06 Januari 2018
: 1 (jika 1 halaman) ”atau” PuskesmasBu
Kab.Siak 1/2 (jika 2 halaman) dst ngaraya

Ditetapkan Kepala dr. Imelda Putri


Puskesmas Bungaraya NIP.197902172006042003

A. Pengertian Reaksi vaskular pada kulit akibat bermacam-macam sebab. Ditandai


oleh edema setempat yang timbul mendadak dan menghilang
perlahan-lahan, berwarna pucat dan kemerahan, meninggi di
permukaan kulit, sekitarnya dapat dikelilingi halo. Dapat disertai
dengan angioedema.
Nama lain: biduran, kaligata, hives, nettle rash.
B. Tujuan Sebagai penerapan langkah-langkah dalam melakukan diagnosa dan
terapi kasus Urtikaria.
C. Kebijakan Dibawah tanggung jawab dan pengawasan dokter
D. Referensi Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
tingkat pertama tahun 2017.

E. Langkah- 1. Anamnesa
Langkah/ Prosedur 1.1 Menanyakan apakah ada keluhan biasanya gatal, rasa
tersengat atau tertusuk.
1.2 Menanyakan apakah gatal sedang-berat di kulit yang
disertai bentol-bentol di daerah wajah, tangan, kaki, atau
hampir di seluruh tubuh.
1.3 Menanyakan apakah ada keluhan sesak napas, nyeri perut,
muntah-muntah, nyeri kepala, dan berdebar-debar (gejala
angioedema).
1.4 Menanyakan apakah ada faktor resiko, Riwayat atopi pada
diri dan keluarga.
1.5 Menanyakan apakah ada Riwayat alergi.
1.6 Menanyakan apakah ada Riwayat trauma fisik pada
aktifitas.
1.7 Menanyakan apakah ada Riwayat gigitan/sengatan
serangga.
1.8 Menanyakan apakah ada Konsumsi obat-obatan (NSAID,
antibiotik tersering penisilin, diuretik, imunisasi, injeksi,
hormon, pencahar, dan sebagainya). Konsumsi makanan
(telur, udang, ikan, kacang,, dsb).
1.9 Menanyakan apakah ada Riwayat infeksi dan infestasi
parasit.
1.10 Menanyakan apakah ada Penyakit autoimun dan kolagen,
Umur rerata adalah 35 tahun.
1.11 Menanyakan apakah ada Riwayat trauma faktor fisik
(panas, dingin, trauma sinar x dan cahaya).
2. Pemeriksaan Klinis
2.1 Ruam atau patch eritema.
2.2 Berbatas tegas.
2.3 Bagian tengah tampak pucat.
2.4 Bentuk papul dengan ukuran bervariasi, mulai dari
papular hingga
plakat.

2.5 Kadang-kadang disertai demografisme berupa edema


linier di kulit yang terkena goresan benda tumpul, timbul
dalam waktu < 30menit.
2.6 Pada lokasi tekanan dapat timbul lesi urtika.
2.7 Tanda lain dapat berupa lesi bekas garukan.
3. Pemeriksaan Penunjang
3.1 Tes darah (eosinofil), urin dan feses rutin (memastikan
adanya fokus infeksi tersembunyi).

3.2 Uji gores (scratch test) untuk melihat dermografisme.

3.3 Tes eliminasi makanan: dengan cara menghentikan semua


makanan yang dicurigai untuk beberapa waktu, lalu
mencobanya kembali satu per satu.

3.4 Tes fisik: dingin (es batu)-panas (air hangat)

4. Diagnosa
4.1 Urtikaria.
5. Diagnosa Banding
5.1 Purpura anafilaktoid (Purpura Henoch-Schonlein).
5.2 Pitiriasis rosea (lesi awal berbentuk eritema).
5.3 Eritema multiforme (lesi urtika, umumnya terdapat
pada ekstremitas bawah).
6. Terapi
6.1 Antihistamin (AH) oral
6.2 Apabila urtikaria karena dingin, diberikan Siproheptadin
(3 x 4 mg) lebih efektif selama 1 minggu terus menerus.
6.3 Antipruritus topikal: cooling antipruritic lotion, seperti
krim menthol 1% atau 2% selama 1 minggu terus
menerus.
6.4 Apabila terjadi angioedema atau urtikaria generalisata,
dapat diberikan Prednison oral 60-80 mg mg per hari
dalam 3 kali pemberian selama 3 hari dan dosis
diturunkan 5-10 mg/hari.
F. Diagram Alir

Anamnesa

Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan penunjang

Diagnosa

Terapi:
- Antihistamin (AH) oral
- Apabila urtikaria karena dingin, diberikan
Siproheptadin (3 x 4 mg) lebih efektif selama
1 minggu terus menerus.
- Antipruritus topikal: cooling antipruritic
lotion, seperti krim menthol 1% atau 2%
selama 1 minggu terus menerus.
- Apabila terjadi angioedema atau urtikaria
generalisata, dapat diberikan Prednison oral
60-80 mg mg per hari dalam 3 kali pemberian
selama 3 hari dan dosis diturunkan 5-10
mg/hari.

Konseling dan edukasi

Semua proses ditulis dalam rekam medis

eng dan Edukasi

G. Unit Terkait 1. Poli umum laki – laki.


2. Poli umum wanita.
3. Poli KIA
H. Dokumen Terkait 1. Rekam Medis
2. Catatan tindakan.

J. RekamanHistorisPerubahan :

No Halaman Yang dirubah Perubahan DiberlakukanTgl.

(halaman ke 2 dan seterusnya tidak memakai heading)