Anda di halaman 1dari 18

SEPARATOR SP-01

Tugas : Memisahkan antara fase gas dan fase cair dari Propilen dari Expansion valve-01

Jenis alat : vertikal separator


sketsa permasalahan :

C3H6
C3H8

C3H6
C3H8

Data :
Komposisi bahan masuk
Komponen Mr kmol /jam kg/jam fraksi mol
HCl 36 203.6972222 7333.1 1.0
C2H3CL 62 0.008168085 0.50642129 0.0
C2H4CL2 98 0.006650728 0.65177135 0.0
H2O 18 1.60973E-05 0.00028975 0.0
Total 203.712 7334.258 1.000

Rho cairan
A
ρl = 𝑇 𝐷
𝐵(1+(1−𝐶) )

Dengan hubungan:
ρl : densitas cairan [g/l ]
A , B, C, D : Konstanta
T : suhu operasi [K]
Data konstanta A, B, C, D
Komponen A B C D
HCl 0.44134 0.26957 324.65 0.3187
C2H3CL 0.349 0.2707 432 0.2716
C2H4CL2 0.465 0.2874 561 0.3104
H2O 0.3471 0.274 647 0.28571
Tekanan uap
mengikuti persamaan

𝐵
𝐿𝑜𝑔10 𝑃 = 𝐴 + + 𝐶 𝐿𝑜𝑔10 𝑇 + 𝐷𝑇 + 𝐸𝑇 2
𝑇

Dengan hubungan :
a, b, c,d e : konstanta
T : suhu operasi [ K ]
Puap: Tekanan uap [mmHg ]

Data konstanta
Komponen A B C D E
HCl 43.5455 -1.6279E+03 -1.5214E+01 1.3783E-02 -1.4984E-11
C2H3CL 52.965 -2501.600 -17.914 1.08E-02 -4.53E-14
C2H4CL2 48.423 -3180.300 -15.370 7.29E-03 2.68E-14
H2O 29.861 -3152.200 -7.304 2.42E-09 1.81E-06

Langkah perhitungan
1.Menentukan kondisi operasi

Asumsi :
-Separator bekerja dalam keadaan tunak
-Konstanta kesetimbangan fase mengikuti persamaan Ki = Puapi / ptotal

Kondisi operasi :
Tekanan = 51.9 bar = 39480.24 mmHg
Suhu = 303 K = 30.15 °C
Rasio = 0.0001

Komponen zf Puap Ki=Puap/pt xi yi = Ki x Xi


HCL 1.0 39620.750 1.004 1.000 1.003
C2H3CL 0.00004 3443.052 0.087 0.000 0.000
C2H4CL2 0.00003 100.020 0.003 0.000 0.000
H2O 0.0 21.730 0.001 0.000 0.000
Total 1.000 1.00 1
2.Menentukan komposisi gas dan cair
Diperoleh denga cara membuat neraca massa dan kesetimbangan

Neraca massa total:

Neraca massa total :


kecepatan massa masuk - kecepatan massa keluar = akumulasi
pada keadaan tunak, akumulasi =0

F - L - V = 0 …………………………………………………………..( 1)

Neraca massa komponen

F zf - L xi - V yi = 0 ………………………………………………………( 2)
Kesetimbangan fasa :
yi = Ki xi …………………………………………………………………….(3)

Didefinisikan : Rasio = V/F


Persamaan (1) dibagi dengan F diperoleh :

1 - V/F - L/F = 0 ----------> 1 - Rasio = L /F atau L/F = 1- Rasio

Persamaan (2) dibagi F , dan subtitusi persamaan (3) ke dalam yi diperoleh

zf - L/F xi - V/F Ki xi = 0

zf
xi = ------------------------------
(1 - Rasio ) +Rasio Ki

Pada keadaan setimbang Σxi =1

Untuk Rasio = 0.00010 , V /F = 0.00010


maka V= 0.00010 x 203.712 kmol /jam = 0.02 kmol /jam
L = F- V = 203.712 kmol /jam - 0.02 kmol /jam = 203.7 Kmol/jam
Komposisi Cairan
Komponen xf kmol /jam Mr kg/jam
HCL 1.000 203.677 36 7332.364
C2H3CL 0.000 0.008 62 0.506
C2H4CL2 0.000 0.007 98 0.652
H2O 0.000 0.000 18 0.000
Total 1.000 203.692 7333.523
Komposisi uap
Komponen yi kmol /jam Mr kg/jam
HCl 1.003 0.020 36 0.736
C2H3CL 0.000 0.000 62 0.000
C2H4CL2 0.000 0.000 98 0.000
H2O 0.000 0.000 18 0.000
Total 1.003 0.020 0.736
Langkah perhitungan
1. kecepatan uap
2. Diameter dan tinggi
3. Bahan konstruksi

1. kecepatan uap

Dihitung dengan persamaan:

l
vuap  k 1 ( Wallas, S. T., XVIII )
v
k= 0.35 ft /s

Rapat massa fase cair

t = 303.1493 K
Komponen kg/jam ρ [ kg /m3 ] m/ρ
HCl 7332.364 1684.224437 4.354
C2H3CL 0.506 1453.410868 0.000
C2H4CL2 0.652 2009.74039 0.000
H2O 0.000 1630.152401 0.000
Total 7333.523 4.354
7333.523 kg /jam
3
ρl= ------------------------------- = 1684.23 kg /m
3
4.354 m /jam

Komposisi uap
Komponen Mw kg/jam kmol /jam
HCL 36 0.736 0.020
C2H3CL 62 0.000 0.000
C2H4CL2 98 0.000 0.000
H2O 18 0.000 0.000
Total 0.736 0.020
Massa molekul uap
0.736 kg /jam
Mwuap= -------------------------------------
= 36.000096 kg/kmol
0.020 kmol /jam

Rapat massa uap


Mwuap xPt
ρv= ---------------------
Rg x T

36.0001 kg/kmol x 51.9476798 atm


3
ρv= ------------------------------------------------------------
= 74.1998776 kg /m
3
0.0831 m bar /kmol K x 303.149 K

Kecepatan linear
3
1684.2302 kg/m
0.5
vlin= 0.35 ft / s x [ 0.3048 m /ft ] x [ ------------------------- - 1 ]
3
74.199878 kg/m

vlin= 0.496934 m /s

Kecepatan volume uap:


0.736 kg /jam x [ jam / 3600 s ]
3
Qvol = ----------------------------------------------------------------
= 0.00000276 m /s
3
74.1999 kg/ m
3
0.000003 m /s
2
Luas peanampang separator, A= --------------------------------= 5.5E-06 m
0.49693 m / s

2. Menentukan diameter minimum


Diameter separator

Dt = ( 4 A / π )0.5

2
4x 5.54E-06 m
0.5
Dt = [ ---------------------------------------- ]
3.14

Dt = 0.003 m
Dipilih Diameter Dt = 1 m = 39.3701 in

3. Tinggi cairan dalam separator


Waktu tinggal cairan:
Waktu tunggal cairan berkisar antara 5 sampai 10 menit ( Wallas, S.T., halaman XVIII)

theta= 10 menit

Vl = kecepatan volume x waktu tinggal

m3 /jam x [ jam /60 menit ] x [ 3


Vl = 4.354 10 menit] = 0.73 m
3
= 25.6 ft

Luas penampang, A= π Dt 2/ 4 = 3.14 x( 1 m ]2 /4 = 0.79 m2

3
0.725705 m
Tinggi cairan, Hl = -------------- = 0.924 m = 36.378 in
3
0.785398 m
4. Ukuran separator
Tinggi separator
Rasio tinggi / Diameter berkisar antara 3 sampai 5 ( Wallas, S.T., hal XVIII)

Dipilih Rasio =3
3 x Dt
Ht = 3 x 1 m= 3 m
= 118.1102 in
5. Bahan konstruksi
Dipilih : baja karbon
RANGKUMAN Sp utilitas -01
Nama = Separator -01
Fungsi = Tempat memisahkan fase gas dan fase cair expansion vlve
Jenis = Tangki Silinder Vertikal
Bahan = Baja karbon A 285
Dimensi
Tinggi Tangki = 118.1102 in = 3 m
Diameter = 39.37008 in = 1 m
Tinggi Cairan = 36.37779 in = 1 m
3 3
Volume Cairan = 25.62826 ft = 0.726 m

Kondisi Operasi
Suhu (T) = 30.1 °C
Tekanan (P) = 51.9 bar
b  r  BC 2  AB 2
BC  r  icr
Ids
AB   icr
2
m3 /s
, S.T., halaman XVIII)

allas, S.T., hal XVIII)


m