Anda di halaman 1dari 7

Penatalaksanaan

Klien dilakukan Kraniotomi


pembedahan
kraniotomi Luka insisi pembedahan

Sel melepaskan mediator


nyeri: Prostaglandin sitokinin

Implus kepusat nyeri diotak

somasensori korteks

NYERI

Klien Mengalami Penurunan


Kesadaran
Nama : Dina Auliya
NIM : P1337420919017
Program Studi Profesi Ners
Poltekkes Kemenkes Semarang
Trauma kepala, fraktur depresi tulang tengkorak, hipertensi, mallformasi arteri venosa,
Aneurisma, Distrasia darah, obat, merokok

Pecahnya pembuluh darah TD : 171/75 mmHg


otak (perdaran intrakranial HR: 116x/menit
SPO2 : 98%^

Darah membentuk massa


atau hematoma

i pembedahan
Penekanan pada jaringan otak HASIL MSCT SCAN :
paskan mediator ICH (dikorona radiata, thalamus dan ganglia basil kir
staglandin sitokinin Disertai tanda-tanda peningkatan tekanan intrakrani
Peningkatan tekanan darah
pusat nyeri diotak intra kranial

Gangguan aliran darah


dan oksigen ke otak Gangguan aliran darah dan oksigen keotak

KETIDAKEFEKTIFAN PERFUSI JARINGAN CEREBRAL


INTRACEREBRAL HEMATOMA

Fungsi otak menurun

Kerusakan Neuromotorik Refleks menelan menurun

Kelemahan Otot progresif Anoreksia

Hambatan Mobilitas Fisik Ketidakesimabangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan

NOC :
Status Neurologi : Pusat Kontrol Motorik (0911)
Gerakan bertujuan pada perintah
Refleks tendon dalam
INTERVENSI :
Perawatan Tirah Baring (0740)
Monitor komplikasi dari tirah baring
Posisikan sesuai body alignment yang tepat
Bantu menjaga kebersihan klien
Jaga linen kasur tetap bersih
Gunakan alat ditempat tidur untuk melindungi pasien
Ny. Y
Umur : 49Th
Tanggal Pengkajian : 11 September 2019/ 09.00
Dengan Intracranial Hematoma

a, thalamus dan ganglia basil kiri) disertai IVH


a peningkatan tekanan intrakranial saat ini

ah dan oksigen keotak

PERFUSI JARINGAN CEREBRAL NOC :


Perfusi Jaringan : Cerebral (0406)
1. Penurun Tingkat Kesadaran dari sekala 5 menurun menjadi skala
2. Tekanan Intrakranial dari skala 5 menurun menjadi skala 1
3. Refleks Saraf Terganggu dari skala 5 menurun menjadi skala 1
INTERVENSI :
Monitor Tekanan Intrakanial (TIK) (2590)
1. Monitor status neurologis
2. Sesuaikan kepala tempat tidur untuk mengoptimalkan perfusi se
n Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh 3. Berikan agen farmakologis untuk mempertahankan TIK dalam ja
4. Beritahu dokter untuk peningkatan TIK yang tidak bereaksi sesua
Sumber :
Bulechek, M.G dkk.(2013). Nursing Interventions Classification (NIC), 6th Indonesian edition. Indonesia
Moorhead Sue, dkk. (2013). Nursing Outcomes Classification (NOC), 5th Indonesian edition. Indonesia:
NANDA. (2018). NANDA International nursing diagnoses :definitions and classification 2018-2020. Ed.1
kala 5 menurun menjadi skala 1
enurun menjadi skala 1
5 menurun menjadi skala 1

k mengoptimalkan perfusi seberal


empertahankan TIK dalam jangkauan tertentu
TIK yang tidak bereaksi sesuai peraturan perawatan
), 6th Indonesian edition. Indonesia: Mocomedia.
5th Indonesian edition. Indonesia: Mocomedia.
s and classification 2018-2020. Ed.11. Jakarta : EGC