Anda di halaman 1dari 9

SURVEI UNTUK MEMPEROLEH MASUKAN DARI TOKOH

MASYARAKAT, LSM DAN SASARAN PROGRAM

PEDOMAN/PANDUAN

Nomor :
Revisi Ke :
Berlaku Tgl :

PEMERINTAH KABUPATEN PULANG PISAU


PUSKESMAS TANGKAHEN
KECAMATAN BANAMA TINGANG
Alamat : Jl. Ringkai, RT 06, Ds. Tangkahen, Kec. Banama Tingang, Kab. Pulang Pisau
Prov. Kalimantan Tengah, Kode Pos 73563. Email : pkmtangkahen@gmail.com, Telp. 081350747949
PANDUAN
SURVEI UNTUK MEMPEROLEH MASUKAN DARI TOKOH MASYARAKAT LSM
DAN SASARAN PROGRAM
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam melaksanakan sebagai penyelenggara UKM tingkat pertama di wilayah kerjanya,
salah satu wewenang puskesmas sesuai Permenkes No 75 Tahun 2014 pasal 6 adalah
melaksanakan perencanaan berdasarkan analisis masalah kesehatan masyarakat dan kebutuhan
pelayanan yang diberikan. Masalah kesehatan serta kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap
program kegiatan program UKM di identifikasi sebagai salah satu dasar perbuatan perencanaan
program dan kegiatan UKM di puskesmas.
Identifikasi tersebut dilakukan melalui sebagai metode antara lain :
1. Penyebaran kuesioner untuk perbaikan mutu dan kinerja yang di peroleh dari tokoh
masyarakat dan lintas sektor
2. Diskusi dan penyampaian informasi tentang masukan perbaikan mutu dan kinerja
puskesmas tangkahen, pada mini lokakarya lintas sector dan tokoh masyarakat
B. Tujuan
Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada perbaikan, maka
masukan dari tokoh masyarakat dan lintas sektor diharapkan berperan serta dalam upaya
perbaikan mutu dan kinerja. Kegiatan pemberdayaan penggunaan dan masyarakat tidak hanya
terbatas pada kegiatan pemberdayaan pengguna dan masyarakat tidak hanya terbatas pasa
kegiatan pelaksanaan upaya puskesmas, tetapi juga terdapat upaya perbaikan mutu.
1. Tujuan umum
Mengetahui jenis kebutuhan dan harapan tentang program dan kegiatan serta pelayanan
di Puskesmas Tangkahen
2. Tujuan Khusus
Mengetahui jenis pelayanan dan kegiatan program yang dibutuhkan dan diharapkan
mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat dan lintas sektor. Dan mengalih kebutuhan
dan harapan masyarakat secara langsung melalui forum pertemuan dengan masyarakat.
C. Sasaran
Sasaran panduan ini adalah petugas puskesmas sebagai pelaksana pengambilan data
melalui survey memperoleh masukan dari tokoh masyarakat dan lintas sektor
D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kinerja puskesmas meliputi kinerja penilaian pencapaian hasil pelaksanaan
pelayanan kesehatan, manajemen puskesmas dan mutu pelayanan, penilaian terdapat kegiatan
upaya kesehatan wajib puskesmas yang telah ditetapkan ditingkat Kabupaten Pulang Pisau dan
kegiatan upaya kesehatan pengembangan-pengembangan dalam rangka penerapan tiga fungsi
puskesmas yang diselenggarakan melalui pendekatan masyarakat, dengan tetap mengacu pada
kebijakan dan strategi untuk mewujudkan SDGs melanjutkan konsep pembangunan millennium
development goals.
E. Batas Operasional
Survey kepuasan masyarakat menurut Parmenpan adalah pengukuran secara komprehensif
kegiatan tentang tingkat masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat
masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari penyelenggara pelayanan publik. Survey
kepuasan masyarakat di puskesmas diperoleh dari tokoh masyarakat, LSM untuk memperbaiki
mutu pelayanan puskesmas tangkahen.
BAB II
PENGORGANISASIAN DAN JADWAL KEGIATAN
A. Keterangan
Pengorganisasian tenaga yang di butuhkan dalam pelaksanaan survey yaitu
1. Tim perencanaan survei, bertugas untuk :
- Menyusun rencana survey
- Membuat, menyusun dan mengandakan lembar kosong
- Mendistribusikan lembar kosong pada unit-unit layanan dan jaringan serta jejaringan
puskesmas
- Menganalisa data menyusun laporan hasil survey
2. Tim pelaksana survei, Meliputi :
- Petugas pada masing-masing unit layanan yang bertugas untuk memberikan survei
kepada tokoh masyarakat dan lintas sektor
B. Fasilitas dan kelengkapan
Dalam pelaksanaan survei di perlukan kelengkapan sebagai berikut :
1. Lembar kosong
2. Alat tulis
3. Dokumentasi foto jika diperlukan
C. Jadwal kegiatan
Survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat dan lintas sektor yang
dilaksanakan 1 kali dalam setahun.
BAB III
TATA LAKSANA SURVEI
Survey untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat dan lintas sektor terhadap
program dan layanan di puskemas tangkahen yang dilakukan satu tahun sekali dibawah
tanggungan tim survey manajemen mutu puskesmas. Dilakukan penentuan dan pembuatan
instrument kuesioner mengenai harapan tokoh masyarakat dan lintas sektor terhadap
perencanaan, kegiatan program, pengumpulan data kuesioner, analisis dan evaluasi data
kuesioner dan harapan pelanggan, masyarakat terhadap pelayanan dan kegiatan program
puskesmas tangkahen.
Mini Lokakarya lintas sektor sebagai forum untuk menyampaikan masukan dari tokoh
masyarakat dan lintas sektor terhadap program dan kegiatan UKM di puskesmas tangkahen.
Pelaksanaan survei
1. Metode survei
Pendekatan ilmiah yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif observasional
untuk mendapatkan gambaran kepuasaan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas
tangkahen penelitian dilakukan pengamatan pada satu waktu tertentu.
2. Instrument survei
Instrument survei berupa lembar kosong survei masukan masyarakat
LEMBAR SARAN DAN MASUKAN MASYARAKAT
(SASARAN PROGRAM UKM PUSKESMAS TANGKAHEN)

Tanggal :
Tempat :
Kegiatan :
Saran :

( )

Survei dilakukan setiap pelaksanaan kegiatan UKM

- Penentuan Sampel
Besar sampel tiap tahun yang diambil dalam pelaksanaan survei adalah semua Tokoh
Masyarakat dan LSM serta sasaran yang ada dalam suatu kegiatan pelayanan yang
dilaksanakan di desa tersebut.

Pemilihan sampel dilakukan dengan cara :

 Menentukan jumlah sampel


 Membagi jumlah sampel minimal dengan jumlah hari survei untuk menentukan jumlah
sampel yang akan diambil per hari
 Menentukan jumlah sampel per hari yang akan diambil masing-masing unit kerja
berdasarkan proporsi kunjungan masing-masing unit.
 Masing-masing unit memilih pengunjung secara acak sederhana pada 3 kali waktu
pengambilan yaitu pada awal pelayanan, pertengahan pelayanan dan menjelang akhir
pelayanan.
- Lokasi pengambilan data
Pengambilan data responden dilaksanakan ditempat tokoh masyarakat dan lintas sektor
- Teknik pengambilan data
Instrumen pengumpulan data menggunakan Lembar Kosong yang berisi daftar pertanyaan
tentang pelayanan Puskesmas Tangkahen. Lembar kosong didistribusikan ke tokoh
masyarakat dan lintas sektor.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara :
 Responden mengisi sendiri Lembar Kosong yang di terima dan langsung dikumpulkan
kepada petugas dimasing-masing kerja
 Dalam hal responden tidak dapat mengisi sendiri, petugas membantu mengisi dengan
melakukan wawancara (indeph interview) dan responden memiliki jawaban yang sesuai.
- Analisa dan penyajian data
Data yang terkumpul kemudian di entri pada soft ware/ format Excel manual yang sudah
ada kemudian diolah sebagai berikut :
 Data karakteristik responden disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi menggunakan
table atau grafik
 Data pendapat responden terhadap unsur-unsur pelayanan di Puskesmas dilakukan
tabulasi dan skoring kemudian di masukan dalam form yang telah di sediakan melalui
format excel
 Pada hasil akhir nantinya akan disimpulkan masukan dari sasaran untuk memperbaiki
mutu dan kinerja.
BAB IV
LOGISTIK
Logistik kebutuhan survei kepuasaan masyarakat antara lain :
1. Lembar kosong
2. Alat tulis
3. Komputer untuk pengolahan data

BAB V
KESELAMATAN KERJA PETUGAS SURVEI
Dalam pelaksanaan survei untuk mendapatkan kembali masukan dari tokoh masyarakat
dan tugas puskesmas memperhatikan keselamatan kerja meliputi :
Senantiasa mengkomunikasikan maksud dan tujuan survei dan pemilihan responden.
Pengambilan sampel atas persetujuan responden Pengambilan data dilakukan saat petugas tidak
sedang melakukan tindakan atau sedang melakukan tugas yang beresiko terjadi kesalahan.

BAB VI
PENGENDALIAN MUTU
Sasaran mutu pelaksanaan survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat yang
ditetapkan oleh TIM mutu puskesmas dan di pantau di evaluasi hasil survei, pencapaian sasaran
mutu dibahas dalam rapat tinjauan manajemen dan di laporkan kepada kepala puskesmas

BAB VII
PENUTUP
Survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat dan LSM pada akhirnya akan
digunakan sebagai acuan perbaikan pelayanan dan meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas.
REFERENSI

1. Peratutan Menteri Pendayagunaan Apparat Negara Dan Reformasi Birokrasi Indonesia


No 16 Tahun 2014 Tentang Pedoman Survei Kepuasaan Masyarakat Penyelenggara
Pelayanan Publik
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 75 Tahun 2014 Tentang
Kesehatan Masyarakat