Anda di halaman 1dari 7

Nama : Andre Bernadus Hasiolan Panjaitan

Nim : 190901041

Prodi : Sosiologi

Mata Kuliah : Pengantar Sosiologi

Dosen Pembimbing : Dr. Harmona Daulay, S.Sos., M.Si


PENGERTIAN

Perilaku yang tidak sesuai Mengapa Perilaku


Menyimpang Perlu Dipelajari ?
dengan nilai dan norma
yang berlaku di masyarakat Untuk mengetahui sifat
Di suatu daerah masyarakat serta
memberikan solusi dari
Ilmu yang Mempelajari penyimpangan tersebut
Perilaku Menyimpang
Relativitas Perilaku
Psikologi,Antropologi,Ilmu Menyimpang
Hukum dan Kriminologi
Tergantung tempat
dimana
Perilaku Menyimpang
Perilaku yang Digolongkan tersebut dilakukan
Sebagai Menyimpang

-Tindakan noncomform(tidak Menjadi Penyimpang


sesuai norma dan nilai yang
Primer : baru dilakukan sekali atau
berlaku di suatu masyarakat)
masih bisa ditoleransi
-Tindakan antisosial atau asosial
Contoh : mencontek,terlambat
-Tindakan Kriminal
Sekunder : sudah jadi kebiasaan
atau tidak bisa ditoleransi
Contoh : membunuh,mencuri
Segala perilaku yang bertolak
belakang dengan norma atau
kebiasaan masyarakat
mayoritas dianggap sebagai
suatu penyimpangan.

Aturan-aturan yang dibuat di suatu


masyarakat bersifat mutlak dan harus di
patuhi oleh setiap anggota masyarakat
yang berada di wilayah itu sehingga bagi
siapapun pelanggar/penyimpang akan
diberi sanksi sosial.

Apabila ada reaksi dari masyarakat atau


agen kontrol sosial dan kemudian mereka
memberi cap atau tanda (labeling) terhadap
si pelaku, maka perilaku itu telah dianggap
menyimpang.

Penyimpangan adalah suatu


Pelanggaran dari suatu norma sosial.
Sosialisasi Tidak
Sempurna
Sub-budaya
Proses pembelajaran nilai
menyimpang dan norma secara tidak utuh.
Contoh : seorang anak yang
Pembelajaran nilai dan
kedua orang tuanya bercerai
norma dari suatu sehingga si anak tidak
kelompok yang nilai dan mendapatkan sosialisasi
norma nya tidak sesuai tentang nilai dan norma
dengan nilai dan norma akibatnya ia berperilaku
ada yang di masyarakat menyimpang di masyarakat
Teori Anomi
Penyimpangan adalah akibat dari adanya ketegangan dalam

t
suatu struktur sosial sehingga ada individu yang mengalami
tekanan dan akhirnya menjadi penyimpang
Teori Sosialisasi
Penyimpangan berasal dari perilaku berasal dari proses belajar nilai dan .
norma yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada di masyarakat
Teori Labeling
Penyimpangan berasal dari pemberian cap/label kepada
individu yang tadi nya ia melakukan penyimpangan primer .

menjadi penyimpangan sekunder

Teori Kontrol
Penyimpangan merupakan hasil dari kekosongan kontrol
sosial atau pengendalian sosial
Teori Konflik
Penyimpangan berasal dari ketidakseimbangan distribusi kekuasaan
antara kelompok pekerja/buruh dengan penguasa/elite
Masyarakat sebagai Pengertian
suatu sistem Semua unsur sosial yang
Masyarakat yang saling berhubungan
tergabung dalam suatu ua antara satu sama lain
komponen-komponen dimana hubungan
yang saling berhubungan . tersebut saling
satu sama lain dan saling mempengaruhi dalam
mempengaruhi kesatuan sosial

Subsistem dan
Komponen-Komponen
Sistem Sosial . Fungsinya
Peran-Peran Sosial yang -Fungsi Adaptasi
ada didalam -Fungsi pencapaian
tujuan
masyarakat
-Fungsi integrasi
-Fungsi untuk
mempertahankan pola
masyarakat
Untuk mencegah terjadinya penyimpangan
sosial serta mengarahkan masyarakat menaati
nilai dan norma yang berlaku di masyarakat

1. Sanksi Fisik
2. Sanksi Psikologik
3. Sanksi Ekonomik

Gosip,Teguran,Sanksi/Hukuman,
Pendidikan,Agama

Polisi,Pengadilan,Sekolah,
Masyarakat,Keluarga,Media
Massa,Mahasiswa

1.Menarik-Tidaknya Kelompok Masyarakat itu bagi Warga


yang Bersangkutan
2.Otonom-Tidaknya Masyarakat itu
3.Beragam-Tidaknya Norma yang Berlaku dalam Kelompok
4.Besar-Tidak dan Bersifat Anomi-Tidaknya Kelompok itu
5.Toleran-Tidaknya Sikap Petugas Kontrol Sosial Terhadap
Pelanggaran yang terjadi.