Anda di halaman 1dari 2

IKM IKK

Langkah-langkahnya:

1. Menentukan prioritas
Melaluia pengkajian, perawat mampu mengidentifikasi respons komunitas yang aktual atau
potensial yang memerlukan suatu tindakan. Dalam menentukan perencanaan perlu disusun
suatu sistem untuk menentukan diagnosis yang akan diambil tindakan pertama kali. Salah satu
sistem yang bisa digunakan adalah hierarki kebutuhan komunitas.
2. Menentukan kriteria hasil
Penentuan kriteria hasil (outcomes) harus ditujukan untuk komunitas. Kriteria hasil harus
menunjukkan “apa yang akan dilakukan komunitas serta kapan dan sejauh mana tindakan akan
bisa dilaksanakan”. Kriteria hasil harus spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, rasional, dan ada
batas waktu.

Kebutuhan Maslow Kebutuhan Komunitas

Aktualisasi Diri Aktualisasi Komunitas

Harga Diri Kebangaan Komunitas

Kasih Sayang dan Rasa


Pendidikan Partisipasi
Memiliki

Keamanan,
Aman
Perlindungan

Aktivitas yang
Fisiologi Mendukung
Kehidupan

Perbandingan kebutuhan dasar individu dengan komunitas sebagai klien (sumber: Higgs dan
Gustafson, 1995).
3. Menentukan rencana tindakan
Rencana tindakan adalah desain spesifik intervensi untuk membantu komunitas dalam mencapai
kriteria hasil. Rencana tindakan dilaksanakan berdasarkan komponen penyebab dari diagnosis
keperawatan. Oleh sebab itu, rencana mendefinisikan suatu aktivitas yang diperlukan untuk
membatasi faktor-faktor pendukung terhadap suatu permasalahan.
4. Dokumentasi
Rencana tindakan keperawatan ditulis dalam suatu bentuk yang bervariasi guna
mempromosikan perawatan yang meliputi perawatan individu, keluarga, dan komunitas;
perawat yang kontinu (berkesinambungan); komunikasi; dan evaluasi.
Perencanaan asuhan keperawatan pada klien (komunitas) seyogyanya menyertakan tiga prinsip,
yaitu pemberdayaan (empowerment), negosiasi (negotiation), dan kerja sama lintas sektor
(networking).