Anda di halaman 1dari 11

PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DAN

PENERIMAAN PASIEN RAWAT INAP


KEPUTUSAN KEPALA
KLINIK ABCD
NOMOR :

TENTANG

PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DAN PENERIMAAN


PASIEN RAWAT INAP

DIREKTUR KLINIK ABCD

Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan


mewujudkan efektivitas pelayanan di klinik, maka perlu
dibuatkan panduan pendaftaran pasien rawat jalan dan
penerimaan pasien rawat inap guna mencegah terjadinya
kekeliruan dalam proses pemberian pelayanan;
2. Bahwa agar pendaftaran dan penerimaan pasien dapat berjalan
dengan baik dan lancar maka diperlukan panduan pelaksanaan;
3. Bahwa untuk pelaksanaan butir 1 (satu) dan 2 (dua) tersebut di
atas perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Klinik.
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan;
2. Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan;
3. …………..

MEMUTUSKAN

Menetapkan : PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DAN


PENERIMAAN PASIEN RAWAT INAP

KESATU : Memberlakukan Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan


Penerimaan Pasien Rawat Inap di KLINIK ABCD sebagaimana
terlampir dalam Surat Keputusan Kepala Klinik ini;

KETIGA : Apabila dikemudian hari terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam


penetapan keputusan ini maka akan diadakan perubahan dan
perbaikan sebagaimana mestinya.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditandatangani.
Ditetapkan di Bogor
pada tanggal .................... 2018

KEPALA KLINIK ABCD,

...........................................
DAFTAR ISI

BAB I DEFINISI ........................................................................................................ 1


BAB II RUANG LINGKUP ......................................................................................... 2
BAB III TATA LAKSANA ........................................................................................... 3
3.1 Proses Penerimaan Pasien Rawat Jalan ............................................... 3
3.2 Proses Penerimaan Pasien Rawat Inap ................................................ 3
3.3 Pengaturan Kamar Rawat Inap .............................................................. 5
BAB IV DOKUMENTASI ........................................................................................... 6
BAB V PENUTUP ..................................................................................................... 7
PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN
DAN PENERIMAAN PASIEN RAWAT INAP
KLINIK ABCD

BAB I
DEFINISI

Pelayanan pendaftaran adalah mencatat dan mendaftar pasien untuk


mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan mencatat hasil
pelayanannya. Penerimaan pasien rawat inap adalah prosedur menerima pasien
baru untuk rawat inap sesuai dengan kondisi pasien dan pelayanan yang ada di
KLINIK. Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu :

1. Meregistrasi pasien untuk memastikan agar catatan pelayanan kesehatan pasien


sekarang, sebelumnya dan berikutnya terangkum di dalam satu catatan medis
pasien yang sama.
2. Memastikan standarisasi pendaftaran pasien rawat jalan dan penerimaan pasien
rawat inap.
3. Memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pasien dan keluarga sesuai
dengan prosedur yang ada dengan tenaga yang professional.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 1
BAB II
RUANG LINGKUP

Pasien dapat mengakses layanan di unit emergency 24 jam / hari, 7 hari /


minggu. Pasien akan ditriage dan dikategorikan untuk penilaian dan perawatan yang
dapat dilakukan pada saat bersamaan. Pasien dapat melakukan akses untuk
mendapatkan pelayanan / perawatan :
1. Rawat jalan
2. One Day Care (ODC)
3. IGD
4. Pendaftaran langsung ke unit rawat inap.
Pasien dapat mengakses pelayanan melalui booking per telpon maupun datang
langsung. Pasien hanya dapat dilayani di KLINIK ABCD hanya apabila terdapat
layanan yang dibutuhkan pasien di KLINIK ABCD. Pasien akan dipindahkan ke
KLINIK lain hanya apa bila di KLINIK ABCD tidak tersedia layanan yang dibutuhkan
oleh pasien.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 2
BAB III
TATA LAKSANA

3.1 Proses Penerimaan Pasien Rawat Jalan


1. Pasien datang di bagian pendaftaran dan diterima oleh petugas front office
2. Petugas menanyakan apakah pasien tersebut merupakan pasien baru
(pasien yang baru pertama kali berkunjung, tidak membawa kartu berobat
atau kartu hilang ) atau pasien lama
3. Jika pasien tersebut adalah pasien baru maka petugas mendaftar pasien
sebagai berikut :
a. Petugas mencetak kartu pasien dan no registrasi pasien
b. Petugas menyerahkan kartu identitas berobat kepada pasien
c. Petugas pendaftaran membawa rekam medis pasien ke rawat jalan
Unit rawat jalan :
a. Petugas di unit rawat jalan memberikan pelayanan kesehatan pada
pasien
b. Apabila pasien perlu dilakukan rujukan ke unit pemeriksaan penunjang
lain, maka petugas mengkonsulkan pasien pada system dan
mengantarkan pasien pada unit yang dituju
c. Apabila pelayanan telah selesai petugas meminta pasien menyelesaikan
administrasi di bagian pembayaran.
4. Jika pasien tersebut adalah pasien lama maka petugas mendaftar pasien
sebagai berikut :
a. Petugas menerima dan meneliti karti identitas berobat pasien
b. Petugas mendaftar pasien sesuai dengan pelayanan yang akan dituju
c. Petugas membuat no register baru dengan no RM lama pasien
d. Petugas mengambil rekam medis pasien kemudian mengantarkan
kepada unit rawat jalan.
Unit rawat jalan :
a. Petugas di unit rawat jalan memberikan pelayanan kesehatan pada
pasien
b. Apabila pasien perlu dilakukan rujukan ke unit pemeriksaan penunjang
lain, maka petugas mengkonsulkan pasien pada system dan
mengantarkan pasien pada unit yang dituju
c. Apabila pelayanan telah selesai petugas meminta pasien menyelesaikan
administrasi di bagian pembayaran

3.2 Proses Penerimaan Pasien Rawat Inap


Pasien dapat didaftarkan masuk KLINIK oleh dokter spesialis yang memiliki
SIP di KLINIK ABCD. Dokter spesialis akan menjabarkan secara umum kondisi
pasien pada surat pengantar masuk KLINIK. Penerimaan pasien non emergency
atau pasien rujukan ke KLINIK ABCD harus dilakukan verivikasi terlebih dahulu
mengenai kelayakan pasien serta ketersediaan pelayanan pada unit pelayanan
sesuai kebutuhan pasien.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 3
Jenis pendaftaran :
1. Pendaftaran yang direncanakan (elektif)
Merupakan pendaftaran rawat inap dari pasien yang sudah direncanakan
sebagai tindak lanjut untuk mendapatkan pelayan rawat inap. Semua data
akan dikumpulkan sebelum data yang ditentukan.
2. Pendaftaran bagi pasien rawat jalan
Pasien didaftrakan secara langsung dari rawat jalan KLINIK ABCD untuk
mendapatkan pelayanan rawat inap setelah pasien konsultasi dengan dokter
spesialis yang merawat di rawat jalan.
3. Pendaftaran dari unit emergency
Pasien dari IGD yang memelukan pelayanan rawat inap harus mendaftarkan
ke bagian pendaftaran dan mengisi formulir pendaftaran untuk selanjutnya
dicarikan kamar yang tersedia di unit rawat inap
4. Pendaftran pasien observasi
Pasien dapat di observasi IGD maksimal 6 jam sejak pasien masuk KLINIK
yang untuk selanjutnya dokter harus memutuskan apakah pasien masuk
dalam perawatan rawat inap di KLINIK atau pasien dipulangkan. Ketika
pasien diputuskan untuk rawat inap maka pasien harus mengisi formulir yang
ada untuk kemudian diberikan kamar yang tersedia.
5. Pasien rujukan dari KLINIK lain
Ketika permintaan transfer diterima oleh petugas di bagian pendaftaran untuk
selanjutnya di koordinasikan / dikomunikasikan kepada petugas yang
berkompeten apakah pasien tersebut dapat diberikan pelayanan di unit rawat
inap KLINIK ABCD. Apabila dapat diberikan pelayanan maka petugas dapat
melakukan pendataan melalui telepon terlebih dahulu, untuk selanjutnya
dilakukan konfirmasi data saat pasien tiba dan diberikan kamar yang
tersedia.

Proses penerimaan pasien rawat inap :


1. Pasien datang dibagian pendaftaran dan diterima oleh petugas
2. Petugas menerima surat pengantar masuk KLINIK yang berasal dari rawat
jalan, IGD maupun rujukan dari KLINIK lain
3. Petugas mengisi berkas rekam medis dengan melakukan wawancara
dengan pasien dan atau keluarga
4. Petugas mencarikan tempat / kamar yang sesuai dengan keinginan pasien
5. Petugas menanyakan apakah pasien meminta fasilitas yang lain. Jika pasien
meminta fasilitas yang lain maka pasien harus mengisi form persetujuan.
Jika pasien tidak meminta fasilitas lain maka petugas dapat mendaftar sesuai
dengan kelas yang ada.
6. Petugas menanyakan apakah pasien setuju dengan fasilitas yang sesuai
dengan permintaan pasien. Jika pasien setuju, maka pasien diminta untuk
mengisi form persetujuan ( general consent )
7. Petugas pendaftaran menghubungi unit rawat inap untuk memberitahukan
akan ada pasien baru.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 4
8. Petugas memberitahukan pada pasien bahwa tempat sudah siap
9. Petugas mengantarkan pasien ke unit yang dituju
10. Petugas rawat inap menerima pasien dan memberikan pelayanan rawat inap
sesuai dengan SOP yang ada

3.3 Pengaturan Kamar Rawat Inap


Alokasi kamar di unit rawat inap KLINIK ABCD dibedakan berdasarkan :
1. Unit ranap lantai 1
a. Kamar kelas 3
b. Kamar kelas 2a
c. Kamar kelas 2b
d. Ruang ………
Pengalokasian kamar dikendalikan oleh bagian pendaftaran. Pasien
diperbolehkan memilih kelas kamar yang diinginkan terkecuali pasien dengan
kebutuhan ruang isolasi.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 5
BAB IV
DOKUMENTASI

Dokumentasikan semua informasi yang sudah diberikan kepada pasien dan keluarga
pada form informasi dan edukasi.

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 6
BAB V
PENUTUP

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat


Inap ini dibuat dan ditetapkan sebagai panduan bagi seluruh personil di KLINIK
ABCD. Bilamana ada perkembangan dan perbaikan terhadap panduan ini maka
dapat dilakukan koreksi demi kemajuan pelayanan di KLINIK ABCD.

Ditetapkan di Bogor
pada tanggal .................... 2019

KEPALA KLINIK ABCD,

...........................................

Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dan Penerimaan Pasien Rawat Inap 7