Anda di halaman 1dari 12

LATIHAN SOAL

AKUNTANSI MANAJEMEN LANJUTAN

1. Berikut adalah karakteristik akuntansi manajemen, kecuali:


a. Laporannya tidak untuk pihak ekstern
b. Didasari konsep-konsep akuntansi yang diterima umum
c. Laporannya tidak mempunyai pola khusus
d. Laporannya lebih bebas dan meliputi judgmentsi penyusun
e. Tidak ada jawaban yang benar

2. Perhitungan biaya per unit dimaksudkan untuk


a. Penilaian persediaan
b. Penentuan pendapatan
c. Penetapan harga
d. Semua jawaban benar
e. Jawaban B dan C benar

3. Bagaimana caranya perhitungan suatu biaya per unit?


a. Dengan membagi total biaya yang berkaitan dengan unit yang diproduksi dengan
jumlah unit yang diproduksi
b. Dengan menambahkan semua biaya variabel per unit yang berkaitan dengan unit
yang diproduksi
c. Dengan membagi total biaya tetap dengan jumlah unit yang diproduksi
d. Dengan menambahkan biaya variabel per unit pada total biaya tetap

4. Biaya variabel mempunyai sifat berikut, kecuali:


a. Biaya per unit tidak dipengaruhi kegiatan
b. Biaya total dipengaruhi kegiatan
c. Biaya per unit berubah secara proporsional dengan kegiatan
d. Biaya total berubah secara proporsional dengan kegiatan
e. Tidak ada jawaban yang benar

5. Apakah fokus sistem ABC?


a. Keputusan jangka panjang
b. Keputusan jangka pendek
c. Keputusan membuat atau membeli
d. Keputusan harga khusus
e. Jawaban A dan B benar

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 1


6. Data gaji dan upah dari perusahaan industri pengalengan ikan adalah sebagi berikut :
Gaji kepala bagian akuntansi Rp 750.000,00
Gaji karyawan pabrik Rp 1.250.000,00
Gaji kepala bagian produksi Rp 1.000.000,00
Gaji kepala bagian keuangan Rp 1.350.000,00
Jumlah biaya tenaga kerja langsung adalah….
a. 4.350.000,00
b. 3.000.000,00
c. 2.250.000,00
d. 2.000.000,00
e. 1.250.000,00

7. Manakah dari pernyataan ini yang tidak tepat?
a. Ada hubungan sebab-akibat antara cost driver dengan jumlah biaya
b. Fix cost memiliki cost driver dalam jangka pendek
c. Dalam jangka panjang semua biaya memiliki cost driver
d. Volume produksi merupakan cost driver bagi biaya produksi langsung
e. Tidak ada jawaban yang benar

8. Istilah apa yang digunakan untuk menggambarkan proses penentuan jumlah moneter dari
bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik dalam produksi?
a. Persetujuan biaya
b. Pengukuran biaya
c. Objek biaya
d. Penentuan biaya

9. Perusahaan mebel “A” memproduksi lemari. Biaya yang dikeluarkan adalah sebagai
berikut.
Kayu (papan) Rp 250.000,00
Paku Rp 25.000,00
Plitur Rp 10.000,00
Engsel Rp 5.000,00
Maka jumlah biaya overhead pabrik sebesar……
a. 390.000,00
b. 285.000,00
c. 290.000,00
d. 250.000,00
e. 40.000,00

10. Analisis biaya-volume-profit mengasumsikan semua hal berikut, kecuali…..


a. Semua biaya adalah variabel atau tetap

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 2


b. Unit yang diproduksi sama dengan unit yang dijual
c. Total biaya variabel selalu sama selama rentang waktu tertentu
d. Total biaya tetap selalu sama selama rentang waktu tertentu
e. Semua jawaban benar
11. Manakah dari biaya dibawah ini yang termasuk dalam biaya persediaan jika
menggunakan variable costing?
a. Direct Manufacturing Cost
b. Variable Marketing Cost
c. Fixed Manufacturing Cost
d. A dan B benar
e. A dan C benar

12. Apa saja yang mencakup informasi akuntansi manajemen?


a. tabulasi hasil survei kepuasan pelanggan
b. biaya produksi suatu produk
c. persentase unit yang diproduksi yang rusak
d. semua jawaban benar
e. Jawaban A dan B benar

13. Manakah yang merupakan karakteristik biaya produksi tidak langsung?


a. dapat ditelusuri ke produk yang menciptakan biaya
b. dapat dengan mudah diidentifikasi dengan objek biaya
c. umumnya meliputi biaya material dan biaya tenaga kerja
d. dapat mencakup biaya variabel dan biaya tetap
e. Semua jawaban benar

14. Manakah yang termasuk biaya langsung?


a. biaya pelayanan pelanggan dari perusahaan multiproduk; Produk A adalah objek
biaya
b. biaya pencetakan yang dikeluarkan untuk proses penggajian; proses penggajian
adalah objek biaya
c. gaji seorang supervisor perawatan di sebuah pabrik manufaktur multi-produk; Produk
B adalah objek biaya
d. biaya utilitas kantor administrasi; departemen akuntansi adalah objek biaya
e. Jawaban B dan C benar

15. Ketika 10.000 unit diproduksi, biaya variabel Rp 6 per unit. Berapakah biaya variabel
ketika 20.000 unit yang diproduksi?
a. biaya variabel akan berjumlah Rp 120.000
b. biaya variabel akan berjumlah Rp 60.000

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 3


c. biaya variabel per unit akan meningkat menjadi Rp 12 per unit
d. biaya variabel per unit akan menurun menjadi Rp 3 per unit
e. biaya variabel akan berjumlah Rp 180.000

16. Manakah dibawah ini formula yang tepat untuk harga pokok penjualan pada entitas
manufaktur?
a. Saldo awal persediaan dalam proses + harga pokok produksi – saldo akhir
b. Saldo awal persediaan dalam proses + harga pokok produksi + saldo akhir persediaan
dalam proses
c. Harga pokok produksi- saldo awal barang jadi – saldo akhir barang jadi
d. Harga pokok produksi + saldo awal barang jadi – saldo akhir barang jadi
e. Tidak ada jawaban yang benar

Pertanyaan untuk Soal No. 17 – 22


Celestial Funeral Home menawarkan serangkaian jasa pemakaman. Berdasarkan
pengalaman masa lalu, Celestial menggunakan rumus berikut untuk menguraikan total
biaya overheadnya: Y = $100.000 + $25X, di mana Y = total biaya overhead dan X =
jumlah pemakaman. Biaya overhead dibebankan melalui pembagian total overhead
dengan jumlah pemakaman. Pada pemakaman tertentu, biaya bahan langsung berkisar
dari $750 sampai 45.000 tergantung pada jenis peti mati yang digunakan. Rata-ratanya
adalah $2.000. Rata-rata biaya tenaga kerja langsung adalah $500 per pemakaman.
Selama tahun 2018, Celestial menyelenggarakan 1.000 pemakaman. Rata-rata harga yang
dibebankan untuk setiap pemakaman adalah $3.500. Celestial mengeluarkan beban
penjualan tahunan sebesar $25.000 dan beban administratif sebesar $75.000.

17. Berapakah total biaya overhead yang dikeluarkan oleh Celestial selama tahun tersebut?
a. $ 135.000
b. $ 155.000
c. $ 125.000
d. $ 127.500
e. $ 145.000

Pembahasan:
Y = $ 100.000 + $ 25 (1.000)
Y = $ 100.000 + $ 25.000
Y = $ 125.000

18. Berapakah total biaya overhead tetap selama tahun tersebut?


a. $ 105.000
b. $ 100.000
c. $ 155.000

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 4


d. $ 125.000
e. $ 135.000

19. Berapakah total biaya overhead variabel selama tahun tersebut?


a. $ 35.000
b. $ 25.500
c. $ 25.000
d. $ 33.500
e. $ 27.500

20. Berapakah biaya overhead per pemakaman selama tahun tersebut?


a. $ 155
b. $ 127
c. $ 125
d. $ 135
e. $ 150
Pembahasan:
$ 125.000 / 1.000 = $ 125

21. Berapakah biaya produk unit selama tahun tersebut?


a. $ 2.550
b. $ 2.850
c. $ 2.500
d. $ 2.625
e. $ 3.250

Pembahasan:
Biaya produk unit :
Bahan langsung = $ 2.000
Tenaga kerja langsung = 500
Overhead = 125
= $ 2.625

22. Berapa laba sebelum pajak untuk Celestial selama tahun tersebut?
a. $ 775.000
b. $ 765.000
c. $ 780.000
d. $ 680.000
e. $ 725.000

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 5


Penjualan $ 3.500.000
Harga pokok penjualan:
Bahan langsung $ 2.000.000
Tenaga kerja langsung 500.000
Overhead 125.000
($ 2.625.000)
Laba Kotor $ 875.000
Dikurangi beban operasi:
Beban penjualan $ 25.000
Beban administratif 75.000
( 100.000)
Laba sebelum pajak $ 775.000

SOAL ESSAY (TEORI)

Kalkulasi Biaya Berdasarkan Aktivitas

1. Apa kelemahan dan kelebihan dari ABC Costing System?


Jawab:
Keunggulan Activity Based Costing
 Suatu pengkajian ABC dapat meyakinkan manajemen bahwa mereka harus
mengambil sejumlah langkah untuk menjadi lebih kompetitif. Sebagai hasilnya
mereka dapat berusaha untuk meningkatkan mutu sambil secara simultan memfokus
mengurangi biaya. Analisis biaya dapat menyoroti bagaimana benar-benar mahalnya
biaya manufacturing, yang pada akhirnya dapat memicu aktivitas untuk
mereorganisasi proses memperbaiki mutu dan mengurangi biaya.
 ABC dapat membantu dalam pengambilan keputusan.
 Manajemen akan berada dalam suatu posisi untuk melakukan penawaran kompetitif
yang lebih wajar.
 Dengan analisis biaya yang diperbaiki, manajemen dapat melakukan analisis yang
lebih akurat mengenai volume yang dilakukan untuk mencari breakevent atas produk
yang bervolume randah.
 Melalui analisis data biaya dan pola konsumsi sumber daya, manajemen dapat mulai
merekayasa kembali proses manufacturing untuk mencapai pola keluaran mutu yang
lebih efisien dan lebih tinggi.

Kelemahan Activity Based Costing


 Alokasi, beberapa biaya yang dialokasikan secara semabarang, karena sulitnya
menemukan aktivitas biaya tersebut. Contoh: pembersihan pabrik dan pengelolaan
proses produksi.
 Mengabaikan biaya, biaya tertentu yang diabaikan dari analisis. Contoh: iklan, riset,
dan sebagainya.
 Pengeluaran dan waktu yang dikonsumsi, disamping memerlukan biaya yang mahal
juga.

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 6


 Berdasarkan kutipan diatas, dapat disimpulkan bahwa ABC memiliki kelemahan
yaitu pengalokasian biaya yang secara sembarangan, pengabaiyan biaya, dan
memerlukan biaya yang mahal dan juga waktu yang cukup lama.

2. Dalam penerapan sistem ABC, manajemen perlu menyadari apakah sistem manajemen
biaya dengan ABC ini memberikan informasi biaya yang benar-benar merupakan biaya
produksi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa manajemen kerap kali dihadapkan pada
kendala-kendala. Menurut Anda, apa sajakah kendala-kendala penerapan Activity Based
Costing (ABC) ?
Jawab:
 Walaupun data aktivitas penting diperoleh, tetapi beberapa biaya masih memerlukan
alokasi biaya yang berdasarkan volume. Misalnya biaya-biaya yang berhubungan
dengan gedung yaitu biaya sewa, asuransi dan paja bangunan.
 ABC memerlukan baiya pengeluaran yang tinggi untuk mengoperasikan sistem ini.
Kebanyakan perusahaan hanya punya sedikit activity center untuk memulainya yang
sama untuk pengelompokan activity center.
 Banyak perusahaan yang belum secara ekstensif terotomatisasi sehingga manajer
merasa belum perlu mangganti sistem akuntansi biaya tradisional untuk
menyesuaikan dengan perubahan lingkungan manufaktur tersebut.
 Pelaksanaan otomatisasi dilaksanakan secara bertahap sehingga para manajer hanya
memusatkan perhatian pada proses produksi.
 Kegiatan operasional secara otomatis dan manual dilakukan bersamaan tetapi
sistem akuntansi biaya tradisional disediakan bagi keduanya.
 Para manajer sering berpendapat bahwa yang utama adalah pelaksanaan produksi,
urutan kertas kerja belakangan.
 Kebutuhan, pelaporan eksternal mendorong akuntansi keuangan dipakai juga untuk
tujaun akuntansi manajemen internal karena pusat pehatian sering diarahkan untuk
mempersiapkan laporan keuangan eksternal, dengan demikian banyak manajer meras
tidak ada waktu untuk mengubah bentuk laporan manajemen biaya dengan bentuk
abru yang lebih relevan.
 Keterbatasan sumber daya unutk melaksankan sistem akuntansi manajemen biaya
yang baru.
 Para manajer sering bertahan untuk tidak berubah karena konflik antar manajer.

3. Activity Based Costing System timbul sebagai akibat dari kebutuhan manajemen akan
informasi akuntansi yang mampu mencerminkan konsumsi sumber daya dalam berbagai
aktivitas untuk menghasilkan produk. Menurut Anda, mengapa manajemen
membutuhkan informasi biaya yang akurat tersebut?
Jawab:
Kebutuhan akan informasi biaya yang akurat tersebut disebabkan oleh hal-hal sebagai
berikut:
 Persaingan global (Global Competition) yang dihadapi perusahaan manufaktur
memaksa manajemen untuk mencari berbagai alternatif pembuatan produk yang
cost effective.

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 7


 Penggunaan teknologi maju dalam pembuatan produk menyebabkan proporsi biaya
overhead pabrik dalam product cost menjadi dominan.
 Untuk dapat memenangkan persaingan dalam kompetisi global, perusahaan
manufaktur harus menerapkan market–driven strategy.
 Market–driven strategy menuntut manajemen untuk inovatif.RT THIS AD
 Pemanfaatan teknologi komputer dalam pengolahan data akuntansi memungkinkan
dilakukannya pengolahan berbagai informasi biaya yang sangat bermanfaat dengan
cukup akurat.

4. “ABC System hanya sesuai digunakan untuk perusahaan manufaktur”. Bagaimana


pendapat Anda mengenai statement tersebut??
Jawab:
Pada perkembangan selanjutnya, ABC system tidak lagi terbatas pemanfaatannya hanya
untuk menghasilkan informasi beban biaya produk yang akurat. ABC sistem pada saat ini
merupakan konsep yang didefinisikan secara luas sebagai sistem informasi untuk
memotivasi individu dalam melakukan improvement terhadap proses yang digunakan
oleh perusahaan untuk menghasilkan produk/jasa bagi customer. ABC sistem
dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahan akuntansi baiaya tradisional yang didesain
khusus untuk perusahaan manufaktur. Semua jenis perusahaan (manufaktur, jasa, dagang)
dan organisasi (sektor publik dan nirlaba) sekarang dapat memanfaatkan ABC system
sebagai sistem akuntansi biaya, baik untuk tujuan pengurangan biaya (cost reduction)
maupun untuk perhitungan secara akurat beban biaya fitur produk/jasa. Jika pada tahap
awal perkembanannya, ABC system hanya difokuskan pada biaya overhead pabrik,
sedangkan pada tahap perkembangan selanjutnya, ABC system diterapkan ke semua
biaya, mulai dari biaya desain, biaya produksi, biaya penjualan, biaya pasca jual, sampai
biaya administrasi dan umum. ABC sistem menggunakan aktivitas sebagai titik pusat
(focal point) untuk mempertanggungjawabkan biaya. Oleh karena aktivitas tidak hanya
dijumpai di perusahaan manufaktur, dan tidak terbatas di tahap produksi, maka ABC
system dapat dimanfaatkan di berbagai jenis organisasi dan mencakup biaya di luar
produksi.

SOAL ESSAY (PROBLEM)

Konsep Dasar Biaya


Pembuatan, Klasifikasi Biaya, dan Laporan Laba Rugi Pop’s Burger Heaven memproduksi dan
menjual humberger ukuran seperempat pound. Setiap burger dijual dengan harga $1,50. Selama
bulan Desember, Pop’s menjual 10.000 burger (jumlah rata-rata yang dijual setiap bulan).
Rerstoran tersebut mempekerjakan juru masak, pelayan, dan seorang penyelia (pemiliknya, John
Peterson). Semua juru masak dan pelayan merupakan karyawan parowaktu. Pop’s
mempertahankan sekelompok karyawan parowaktu sehingga jumlah karyawan yang dijadwalkan
dapat disesuaikan dengan perubahan permintaan. Permintaan bervariasi menurut basis mingguan
dan bulanan.
Seorang petugas kebersihan disewa untuk membersihkan gedung dalam basis mingguan. Gedung
tersebut disewa (lease) dari perusahaan real estat lokal. Gedung tidak dilengkapi dengan fasilitas
tempat duduk. Seluruh pesanan dipenuhi dalam basis drive-through (dibawa pulang).

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 8


Penyelia menjadwalkan pekerjaan, membuka gedung, menghitung kas, membuat iklan, dan
bertanggung jawab untuk menarik dan memberhentikan karyawan. Biaya berikut terjadi selama
bulan Desember:

Daging humberger $ 1.600


Selada 300
Tomat 250
Kismis 300
Bahan lainnya 20
Upah juru masak 2.550
Upah pelayan 2.032
Gaji penyelia 2.000
Utilitas 500
Utilitas 500
Penyusutan
Peralatan masak 200
Mesin kas 50
Iklan 100
Sewa 800
Perlengkapan keberhasilan 50
Upah petugas keberhasilan 120
Satu-satunya biaya campuran adalah untuk utilitas. Komponen tetapnya adalah $50.

DIMINTA:

1. Klasifikasilah biaya operasi Pop’s selama bulan Desember dalam kategori berikut: bahan
langsung, tenaga kerja langsung, overhead, atau penjualan dan administratif.
2. Susunlah laporan laba rugi kalkulasi biaya absorsi untuk bulan Desember.

Penyelesaian:

1. Biaya langsung: Daging humberger, selada, tomat, dan kismis


Tenaga kerja langsung: Upah juru masak
Overhead: utilitas, penyusutan peralatan masak, sewa, upah petugas kebersihan, dan
bahan lain
Penjualan dan administratif: Upah pelayan, gaji penyelia, penyusutan mesin kas, dan
iklan.

Penjelasan terhadap klasifikasi


Juru masak merupakan tenaga kerja langsung karena mereka membuat humberger. “Campuran
lain” merupakan overhead karena biaya dan kenyamanan, meskipun secara teknis merupakan
bahan langsung. Karena tujuan utama dari gedung adalah produksi (memasak humberger),
semua biaya yang berhubungan dengan sewa dan gedung diklasifikasi sebagai biaya produksi tak
langsung. (Satu argumentasi dapat diberikan dengan mengatakan bahwa gedung juga
mendukung fungsi penjualan dan administratif dan, dengan demikian, sebagian dari biaya yang

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 9


berhubungan dengan sewa dan gedung harus diklasifikasi sebagai biaya penjualan dan
administrasi). Pelayan bertanggung jawab untuk mengambil dan memenuhi pesanan dan, karena
itu, diklasifikasi sebagai tenaga penjual. Mesin kas digunakan untuk mendukung fungsi
penjualan. Penyelia bertanggung jawab atas pengawasan bisnis secara keseluruhan dan
mengkoordinasikan fungsi penjualan dan produksi. Jadi, gajinya termasuk biaya administrasi.

2. Perhitungan Laporan Laba Rugi

Penjualan ($1,50 x 10.000) $ 15.000


Harga pokok produksi:
Bahan langsung $ 2.450
Tenaga kerja langsung 2.550
Overhead 1.690
(6.690)
Laba kotor 8.310
Dikurangi beban operasi:
Beban penjualan $ 2.182
Beban adminsitasi 2.000
(4.182)
Laba bersih $ 4.128

Kalkulasi Biaya Berdasarkan Aktivitas

Inca Pottery Company Terkenal dengan lini vas yang berkualitas. Perusahaan itu
mengoperasikan satu dari pabriknya di Lima, Peru. Pabrik tersebut memproduksi 2 macam vas:
desain Indian dan Kontemporer. Maria Vinueza, direktur perusahaan, baru-baru ini memutuskan
untuk mengubah dari sistem kalkulasi biaya berdasarkan-volume ke sistem biaya berdasarkan-
aktivitas. Sebelum membuat perubahan untuk keseluruhan perusahaan, dia ingin menilai
dampaknya terhadap produk di pabrik Lima. Pabrik ini dipilih karena memproduksi hanya 2
macam vas; kebanyakan pabrik lainnya memproduksi paling sedikit selusin.

Untuk menilai dampak dari perubahan ini, data berikut telah dikumpulkan (untuk kemudahan,
biaya-biaya dinyatakan dalam dolar bukan dalam mata uang Peru).

Vas Kuantitas Biaya Utama Jam Mesin Perpindahan Persiapan


Bahan
Indian 200.000 $700.000 50.000 700.000 100
Kontemporer 50.000 150.000 12.500 100.000 50
Nilai dolar - $850.000 $250.000* $300.000 $450.000
*Biaya pemeliharaan

Menurut sistem yang ada pada saat ini, biaya pemeliharaan, penanganan bahan, dan persiapan
dibebankan ke vas atas dasar jam mesin.

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 10


Diminta:
1. Hitunglah biaya per unit dari masing-masing vas dengan menggunakan pendekatan
berdasarkan unit yang saat ini digunakan.
2. Hitunglah biaya per unit dari masing-masing vas dengan menggunakan pendekatan
kalkulasi biaya berdasarkan aktivitas (ABC).
3. Asumsikan bahwa Maria memutuskan untuk menetapkan produksi berdasarkan JIT. Dua
sel manufaktur-satu untuk masing-masing vas (Sel-I dan Sel-C). Biaya overhead yang
dapat ditelusuri untuk masing-masing sel adalah sebagai berikut:

Sel PemeliharaanPenanganan Persiapan Total


Bahan
Sel I $210.000 $260.000 $300.000 $770.000
Sel C 40.000 40.000 150.000 230.000
Asumsikan tingkat keluaran yang sama dan biaya utama seperti pada sistem yang ada sekarang.
Hitunglah biaya per unit untuk masing-masing, vas menurut sistem JIT. Apakah biaya ini lebih
akurat dibandingkan biaya berdasarkan aktivitas? Jelaskan.

Penyelesaian:

1. Total overhead adalah $1.000.000. Tarif pabrik menyeluruh adalah $ 16 per jam mesin
($1.000.000/62.500). Overhead yang dibebankan adalah sebagai berikut:
Vas Indian = $ 16 x 50.000 = $ 800.000
Vas Kontemporer = $ 16 x 12.500 = $ 200.000
Biaya per unit untuk kedua produk adalah sebagai berikut:

Vas Indian : $800.000 + $ 700.000 $ 7,50


200.000
Vas Kontemporer : $200.000 + $ 150.000 $ 7,00
50.000

2. Dalam pendekatan berdasarkan aktivitas, rasio konsumsi berbeda untuk ketiga aktivitas
overhead, sehingga kelompok overhead dibentuk untuk masing-masing aktivitas. Tarif
overhead untuk masing-masing kelompok adalah sebagai berikut:
Pemeliharaan : $250.000 $ 4/jam
62.500
Penanganan bahan : $300.000 $ 0,375 per
perpindahan
800.000
Persiapan : $450.000 $3.000 per
persiapan
150

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 11


Overhead dibebankan sebagai berikut:
Vas Indian
$4 x 50.000 $200.000
$0,375 x 700.000 262.500
$3.000 x 100 300.000
762.500

Vas Kontemporer
$4 x 12.500 $ 50.000
$0,375 x 100.000 37.500
$3.000 x 50 150.000
237.500

Biaya per unit yang dihasilkan:


Vas Indian
Biaya utama $700.000
Biaya overhead 762.500
Total biaya 1.462.500
Unit yang diproduksi 200.000
Biaya per unit $7,3125

Vas Kontemporer
Biaya utama $150.000
Biaya overhead 237.500
Total biaya 387.500
Unit yang diproduksi 50.000
Biaya per unit $7,75

3. Dengan sistem produksi JIT, biaya dapat dihitung sebagai berikut:


Vas Indian
Biaya utama $700.000
Biaya overhead 770.000
Total biaya 1.470.000
Unit yang diproduksi 200.000
Biaya per unit $7,35

Vas Kontemporer
Biaya utama $150.000
Biaya overhead 230.000
Total biaya 380.000
Unit yang diproduksi 50.000
Biaya per unit $7,60

Akuntansi Manajemen Lanjutan | Pengembangan Sistem Manajemen Biaya 12