Anda di halaman 1dari 92

KATA PENGANTAR

Kurikulum 2013 hasil revisi dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi sikap,
pengetahuan dan keterampilan secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam
perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok
sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok
keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.

Modul siswa ini berisi materi pembelajaran Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak
KD 3.25 yaitu memahami teknologi pengembangan aplikasi mobile, KD 4.25 yaitu
mempresentasikan teknologi pengembangan aplikasi mobile, KD 3.28 yaitu
menerapkan pengkodean alur program dalam aplikasi dan KD 4.28 yaitu membuat
kode program dalam aplikasi, membekali peserta didik dengan pengetahuan,
keterapila[n dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasai secara kongkrit dan abstrak,
dan sikap sebagai makhluk yang mensyukuri anugerah alam semesta yang dikaruniakan
kepadanya melalui pemanfaatan yang bertanggung jawab.

Modul ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai
kompetensi yang diharuskan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam
kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber belajar lain yang tersedia
dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan
menyesuaikan daya serp siswa dengan ketersediaan kegiatan buku ini. Guru dapat
memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan
relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Modul ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Untuk itu,
kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan
dan penyempurnaan. Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-
mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam
rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………. i


DAFTAR ISI………………………………………………………………………………… ii
DAFTAR GAMBAR…………………………………………………………………………iii
DAFTAR TABEL …………………………………………………………………………. iv
I. PENDAHULUAN
A. Diskripsi……………………………………………………………………….. ……1
B. Tujuan………………………………………………………………………………..1
C. Peta Konsep KD pada Mata Pelajaran………………………………………….. 2

II. MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN I


A. Kegiatan Pembelajaran………………………………………………………… . 3
B. Refleksi ………………………………………………………………………… 33
C. Tugas ……………………………………………………………………………..34
D. Evaluasi …………………………………………………………………………..34

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………… 36

Profil Penulis…………………………………………………………………………….. 37

Profil Penelaah...........................................................................................................................................38

Profil Editor............................................................................................................................................… 39

Profil Ilustrator.............................................................................................................................................40
DAFTAR GAMBAR
KD 3.25
4.25
BAB I

PENDAHULUAN

A. Diskripsi

Modul Siswa SMK Mata Pelajaran Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak untuk
Kelas XII, KD 3.25 yaitu memahami teknologi pengembangan aplikasi mobile dan KD
4.25 yaitu mempresentasikan teknologi pengembangan aplikasi mobile, menjabarkan
pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang harus dikuasi oleh siswa. Pengetahuan meliputi
fakta, konsep dan prosedur tentang aplikasi mobile dan augmented reality. Ketrampilan
meliputi 1). teknik melakukan identifikasi aplikasi mobile; 2). teknik melakukan identifikasi
augmented reality. Sikap meliputi pembentukan sikap kerja dalam Mengamati,
Menanya/diskusi, Mencoba, Menalar/mengasoaiasi dan mengkomunikasikan dan
pembentukan empat karakter yaitu Religius, Nasionalisme, Gotong Royong, Integritas.

B. Tujuan

a) Melalui kegiatan mengamati, menanya/diskusi (mengenal fakta lapangan dan


membaca serta diskusi) peserta didik dapat menjelaskan pengembangan aplikasi
mobile
b) Melalui melakukan identifikasi, peserta didik dapat membedakan jenis aplikasi
mobile
c) Melalui penalaran/asosiasi, peserta didik dapat menganalisis pengembangan
aplikasi mobile
d) Melalui identifikasi, peserta didik dapat menjelaskan teknologi augmented rality

e) Melalui penalaran/asosiasi, peserta didik dapat menganalisis kebutuhan


pengembangan teknologi augmented rality.
BAB II

MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN 1

A. Kegiatan Belajar

Mengamati

1 Konsep Aplikasi Mobile

Ayo membaca
Dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat, berpengaruh pula
perkembangan perangkat mobile saat ini, sehingga perangkat mobile semakin
memasyarakat. Perkembangan ini sangatlah membantu dalam menyajikan informasi
yang cepat dan efisien dengan pengaksesan internet melalui perangkat mobile
tersebut. Meski perangkat mobile merupakan small device dengan layar penyajian
yang sangat terbatas, tetapi penyajiannya tidak kalah optimalnya layaknya informasi
yang diakses melalui personal computer.

Hampir semua perangkat elektronika digital memiliki sistem operasi. Karena sistem
operasi berperan menjembatani dan mengatur kinerja software aplikasi dengan
hardware perangkat yang bersangkutan. Demikian juga untuk handphone atau ponsel.
Perangkat ini juga memiliki sistem operasi. Bahkah, karena perkembangannya yang
sangat pesat, banyak vendor yang mengembangkan dan membuat sistem operasi
untuk handphone dan ponsel.

Suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab
dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel
tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi
dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur
lainnya. Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam
produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone.

Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content)sangat cepat, perusahaan


pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-
produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian
memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan
fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari.

Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti
keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga
mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi
harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan
aplikasi-aplikasi baru yang canggih.

Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk
men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor ponsel

Dalam Artikel ini anda akan diajak untuk memahami.


1. Apa Yang Dimaksud Dengan Mobile Teknologi
2. Bagaimana Perkembangan Mobile Teknologi
3. Apa Saja Perkembangan Operasi Sistem Mobile
4. Apa Saja Manfaat Dari Perkembangan Mobile Teknologi

Pengertian Mobile Teknologi


Mobile teknologi merupakan suatu perangkat teknologi tang berbasis mobile atau yang
biasa kita sebut dengan Handphone atau (HP), handphone merupakan suatu alat
komunikasi yang tidak asing lagi di dengar di telinga kita, hampir semua orang
sekarang menggunakan handphone sebagai alat komunikasi, bahkan zaman sekarang
sudah ada yang namanya smarthphone, dimana smartphone ini lebih canggih dan lebih
menarik di bandingkan dengan handphone-handphone biasa, teknologi yang
digunakan dalam smarthphone jauh lebih canggih dengan handphone biasa, dimana di
dalam smarthphone ini teknologinya hampir menyamai dengan teknologi yang ada
pada komputer.

Sejarah Perkembangan Mobile Teknologi


Handphone, tentu benda itu sudah tidak asing bagi kita, puluhan tahun yang lalu,
handphone atau lebih dikenal dengan ponsel adalah suatu barang yang sangat
eksklusif, hanya orang yang cukup mapan yang dapat memiliki ponsel itu, adalah suatu
kebanggaan memiliki ponsel, tapi sekarang semua sudah. Ponsel adalah kebutuhan
semi primer, seperti sepatu, tas, dan aksesoris lainnya yang sering digunakan. Tidak
harus mahal, asalkan bisa digunakan dan tidak terlalu kuno.

1. Teknologi OG, O,5G (Zero Generation)


Teknologi 0G adalah teknologi komunikasi yang mengawali terbentuknya generasi
telekomunikasi yang berikutnya. Sebenarnya teknologi ini pada awal ditemukan belum
diberi nama dengan teknologi 0G (Zero Generation). Awal mulanya teknologi ini diberi
nama dengan telepon radio bergerak (mobile telephone radio).
Teknologi ini menggunakan jaringan berbasis gelombang radio (radiotelephone) khusus
yang artinya terpisah dan tertutup dari jaringan lain yang sejenis serta dengan
jangkauan jaringan yang terbatas. Meskipun begitu, jaringan ini mampu terhubung
dengan jaringan telepon sekarang ini.

Pada generasi 0G, sistem telepon bergerak (mobile telephone) dapat dibedakan dari
sistem telepon radio awal (mobile telephone radio). Perbedaannya adalah pada sistem
telepon bergerak untuk melakukan komunikasi harus melalui jasa komersil Public
Switched Telephone Network (PSTN) yang berfungsi sebagai operator untuk
mengarahkan panggilan. Sedangkan pada sistem telepon radio tidak membutuhkan
jaringan tersebut, karena komunikasinya langsung dilakukan antara pengirim dan
penerima panggilan melalui jaringan tertutup. Sistem komunikasi telepon radio awal
biasa diaplikasikan pada jaringan radio polisi atau taksi. Sistem telepon radio ini dikenal
dengan nama dagang WCCs (Wireline Common Carriers, AKA telephone companies),
RCCs (Radio Common Carriers), dan two-way radio dealers.
Sistem telepon bergerak (mobile telephone) tersebut pada umumnya terpasang dalam
mobil atau truk, juga ada pula yang berbentuk seperti tas kantor. Bisanya, komponen
pemancar dan penerima atau transceiver (transmitter-receiver) terpasang dalam bagasi
kendaraan dan dihubungkan dengan “kepala” (dial, display, dan handset) yang berada
dekat tempat duduk pengemudi.

Kelebihan yang dimiliki dari teknologi adalah Bisa melayani komunikasi suara saja dan
merupakan teknologi awal komunikasi bergerak (mobile) yang diimplementasikan dan
dikomersialkan

Kekurangan yang dimiliki oleh teknologi ini antara lain :


Metode transmisinya masih half-duplex meski pada perkembangannya mendukung full-
duplex
Jumlah pelangan terbatas
Jangkauan jaringannya terbatas dan tidak mendukung komunikasi data.

2. Teknologi 1G, 1,5G (First Generaion)

Teknologi 1G adalah teknologi nirkabel generasi pertama berupa telepon seluler


(cellphone, ada pula yang menyebutnya mobile phone). Teknologi ini adalah standar
untuk telepon seluler analog yang diperkenalkan sekitar 1980-an. Alat komunikasi pada
generasi teknologi ini awalnya digunakan untuk kepentingan militer, namun dalam
perkembangannya masyarakat umum yang menggunakan teknologi komunikasi ini.
Teknik komunikasi yang digunakan pada generasi ini adalah Frequency Division
Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan pembagian alokasi frekuensi pada
suatu sel untuk digunakan setiap pelanggan yang ada di sel tersebut, maksudnya untuk
setiap pelanggan saat sedang melakukan pembicaraan akan memiliki frekuensi sendiri
yang berbeda dengan frekuensi pelanggan lain dalam sel yang sama. Prinsip ini sama
dengan cara kerja setiap stasiun radio yang menyiarkan menggunakan frekuensi yang
berbeda antara satu stasiun dengan stasiun yang lainnya).
Kelebihan teknologi ini adalah Melayani komunikasi suara dan data berukuran kecil.
Kekurangan teknologi ini adalah:
Tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar
Kapasitas trafik yang kecil
Penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu
buah kanal frekuensi
Derau intemodulasi (suara tidak jernih)

3. Teknologi 2G (Second Generation)

Teknologi 2G adalah teknologi komunikasi generasi kedua yang muncul karena


tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah
menggunakan teknologi digital, serta mekanisme Time Division Multiple Access
(TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya.

Teknologi standar 2G yang berbasis TDMA salah satunya adalah GSM (Global System
for Mobile Communications). GSM adalah teknologi 2G berbasis TDMA yang
dikembangkan oleh study group yang bernama Groupe Special Mobile (GSM) untuk
mempelajari dan mengembangkan sistem telekomunikasi publik di Eropa. Pada tahun
1989, tugas ini diserahkan kepada European Telecommunication Standards Institute
(ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada pertengahan 1991.

Alasan munculnya GSM karena kebutuhan bersama terhadap satu sistem jaringan
baru yang dapat menjadi standar jaringan yang berlaku dan dapat diterapkan di seluruh
kawasan Eropa. Dalam sistem baru juga harus terdapat kemampuan yang dapat
mengantisipasi mobilitas pengguna serta kemampuan melayani lebih banyak pengguna
untuk menampung penambahan jumlah pengguna baru.

Jaringan GSM merupakan jaringan yang paling banyak digunakan di dunia, pada tahun
1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara, dan akhir tahun 1993 berkembang
menjadi 48 negara dengan 70 operator dan pelanggan berjumlah 1 milyar. Kini GSM di
gunakan di 212 negara dengan jumlah pelanggan mencapai 2 milyar di seluruh dunia.

GSM juga mendukung komunikasi data berkecepatan 14,4 Kbps (hanya cukup untuk
melayani SMS, download gambar, atau ringtone MIDI saja). Sedangkan teknologi
standar 2G yang berbasis CDMA adalah teknologi 2G berbasis CDMA yang beroperasi
pada dua kelas gelombang Band Class 0 (800 MHz) dan Band Class 1 (1900 MHz).
Diperkenalkan oleh Qualcomm pada pertengahan 1990-an dan di dukung oleh AT&T,
Motorola, Lucent, ALPS, GSIC, Prime Co, Samsung, Sony, US West, Sprint, Bell
Atlantic, dan Time Warner.

Tiga keuntungan utama dari jaringan 2G daripada pendahulunya adalah percakapan


telepon dienskripsi secara digital, sistem 2G secara signifikan lebih efisien pada
spektrum yang memperbolehkan tingkat penetrasi lebih besar, dan 2G
memperkenalkan jasa pengiriman-penerimaan data untuk perangkat bergerak dimulai
dengan pesan singkat (SMS).

4. Teknologi 2.5G, 2,75G (Second and A Half Generation)

Penamaan 2.5G digunakan untuk tujuan pemasaran saja. Teknologi yang disebut
dengan 2.5G adalah teknologi komunikasi yang merupakan peningkatan dari teknologi
2G terutama dalam platform dasar GSM yang telah mengalami penyempurnaan,
khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM (TDMA) teknologi 2.5G di
implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN
(Wideband Integrated Dispatch Enhanced Network), sedangkan yang berbasis
CDMAone (CDMA) diimplementasikan dalam CDMA2000-1x Release 0/RTT (1 Times
Radio Transmission Technology) atau IS-2000 (berdasar standar ITU) atau CDMA2000
(berdasar standar 3GPP2).

Provider 2.5G menyediakan beberapa keuntungan 3G (seperti packet-switched) dan


dapat menggunakan sebagian dari infrastruktur 2G yang ada dalam jaringan GSM dan
CDMA. GPRS adalah teknologi 2.5G yang digunakan oleh operator GSM. Beberapa
protokol, seperti EDGE untuk GSM dan CDMA2000-1x RTT untuk CDMA, dapat
dikualifikasikan sebagai jasa 3G (sebab mereka mempunyai tingkat transfer data di
atas 144 Kbps), namun kemudian diistilahkan sebagai jasa 2.5G (atau ada pula yang
menyebutnya sebagai 2.75G yang terdengar lebih canggih) sebab mereka beberapa
kali lebih lambat dibanding jasa 3G “yang sebenarnya”.

GPRS (General Packet Radio Services)

Adalah teknologi 2.5G yang disisipkan (overlay) di atas jaringan GSM untuk menangani
komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain dengan menggunakan handset
GPRS, komunikasi data tetap berlangsung di atas jaringan GSM (dengan GSM masih
menangani komunikasi suara dan transfer data ditangani oleh GPRS).

Pengembangan teknologi GPRS di atas GSM dapat dilakukan secara efektif tanpa
menghilangkan infrastruktur lama, yaitu dengan penambahan beberapa hardware dan
upgrade software baru pada terminal/station dan server GSM. Kecepatan transfer data
GPRS dapat mencapai hingga 160 Kbps. Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan,
yaitu:
Always Online. GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada pengguna pada saat
ingin mengakses data, sehingga dikatakan GPRS selalu online karena transfer data
dikirim berupa paket dan tidak bergantung pada waktu koneksi.
An Upgrade to existing networks (GSM and TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu
menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan di atas infrastruktur yang telah
ada
An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan inti dari mekanisme
pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.

GPRS dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan kemampuannya, yaitu:

a. Kelas A
Dapat dihubungkan ke jaringan GPRS dan GSM (suara dan SMS) pada waktu
besamaan penggunannya, perangkat yang mendukung kelas A masih tersedia sampai
saat ini.

b. Kelas B
Dapat dihubungkan ke jaringan GPRS dan GSM (suara dan SMS) tetapi hanya satu
yang dapat digunakan pada waktu yang sama. Ketika layanan GSM (telepon atau
SMS) digunakan, maka GPRS harus menunggu dan akan otomatis aktif kembali
setelah layanan GSM (telepon atau SMS) diakhiri. Kebanyakan perangkat GPRS
termasuk dalam kelas B.

c. Kelas C
Untuk menghubungkan layanan GPRS atau GSM (suara dan SMS), harus dilakukan
pengantian layanan secara manual antara kedua layanan (hampir sama seperti kelas B
hanya pergantian jaringan yang aktif tidak otomatis).

Kelebihan teknologi ini antara lain adalah :


Layanan lebih banyak seperti komunikasi suara, SMS (Short Message Service; layanan
dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call
waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (untuk SMS,
download gambar, atau ringtone MIDI).
Kapasitas pengguna dapat lebih besar.
Suara yang dihasilkan lebih jernih.
Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga menghemat baterai, handset
dapat dipakai lebih lama, dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Sedangkan kelemahan dari teknologi ini antara lain :


Kecepatan transfer data masih rendah.
Tidak efisien untuk trafik rendah.
Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell
tower).
5. Teknologi 3G( Thirt Generation)

Teknologi 3G adalah teknologi komunikasi generasi ketiga yang menjadi standar


teknologi telepon bergerak (mobile phone), menggantikan 2.5G. Hal ini berdasarkan
ITU (International Telecommunication Union) dengan standar IMT-2000. Jaringan 3G
memungkinkan operator jaringan untuk menawarkan jangkauan yang lebih luas dari
fasilitas tingkat lanjut ketika mencapai kapasitas jaringan yang lebih besar melalui
peningkatan efisiensi penggunaan spektrum. Kemampuannya meliputi komunikasi
suara nirkabel dalam jangkauan area luas (wide-area wireless voice telephony),
panggilan video (video calls), dan jalur data kecepatan tinggi nirkabel (broadband
wireless data), dan semuanya itu berkerja dalam perangkat bergerak (mobile). Fasilitas
tambahan juga meliputi transmisi data HSPA yang mampu untuk mengirim data dengan
kecepatan sampai 14,4 Mbps untuk downlink dan 5,8 Mbps untuk uplink.

ITU mendefinisikan teknologi 3G sebagai :


Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 Kbps pada pengguna yang bergerak
dengan kecepatan 100 km/jam.
Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 Kbps pada pengguna yang berjalan
kaki.
Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada pengguna diam (stasioner).

Pada awalnya tujuan dari pengenalan teknologi 3G ini adalah :


1. Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan.
2. Menambah kemampuan jelajah (roaming).
3. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi.
4. Peningkatan kualitas layanan (QoS atau Quality of Service).
5. Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile internet)
HSPA (High-Speed Packet Access)

Adalah teknologi 3G yang merupakan teknologi dari penyatuan protokol teknologi


mobile sebelumnya, sehingga memperluas dan menambah kemampuan (terutama dari
sisi kecepatan transfer data) dari protokol UMTS yang telah ada sebelumnya. Karena
adanya perbedaan kemapuan (downlink dan uplink) tersebut HSPA dibagi menjadi 2
standar, yaitu:

1. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)


Merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer downlink-
nya (dari jaringan ke handset), dimana HSDPA dapat mencapai kecepatan downlink 7.2
Mbps dan secara teori dapat ditinggkatkan sampai kecepatan 14.4 Mbps dengan
maksimum uplink 384 kbps. HSDPA selain dapat digunakan oleh handphone tetapi
dapat pula digunakan oleh Notebook untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi.

2. HSUPA (High Speed Uplink Packet Access)


Merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer uplink-nya
(dari handset ke jaringan), dimana HSUPA dapat mencapai kecepatan uplink secara
teori sampai kecepatan 5.76 Mbps, tetapi HSUPA ini tidak implentasikan
(dikomersialkan) dan handset-nya tidak dibuat.

6. Teknologi 3.5g , 3,75G (Thirth and a half Generation)

Teknologi 3.5G atau disebut juga Beyond 3G adalah peningkatan dari teknologi 3G,
terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G
(diatas 2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet
dan video sharing. Yang termasuk dalam teknologi ini adalah:

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)


Adalah teknologi 3.5G yang merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA
merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (Wideband CDMA) yang mampu
mentransmisikan data berkecepatan tinggi.

HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase kedua
berkapasitas 11 Mbps dan kapsitas maksimal downlink peak data rate hingga
mencapai 14 Mbps.
Kecepatan jaringan HSDPA di lingkungan perumahan dapat melakukan download data
berkecepatan 3,7 Mbps. Seorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan
100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps. Sementara itu,
pengguna di lingkungan perkantoran yang padat tetap masih dapat menikmati
streaming video meskipun hanya memperoleh 300 Kbps.

Kelebihan HSDPA adalah mengurangi keterlambatan (delay) dan memberikan respon


yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office
atau akses internet kecepatan tinggi, yang dapat disertai pula dengan fasilitas gaming
atau download audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim
tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan, sehingga pasti akan mengurangi
biaya layanan mobile data secara signifikan.

WiBro (Wireless Broadband)


Adalah teknologi 3.5G yang dikembangkan Samsung bersama dengan ETRI
(Electronics and Technology Research Institute) dan telah mendapat sertifikat dari
WiMAX Forum. WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi
Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WiBro mampu mengirim data
dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data itu mampu mengungguli
kecepatan platform HSDPA yang kecepatannya sampai 14 Mbps.

Kelebihan teknologi ini antara lain :


Memiliki kecepatan transfer data cepat (144 Kbps-2 Mbps); 2 Mbps untuk
lokal/indoor/slow-moving access; 384 Kbps untuk wide area access.
Layanan data broadband seperti internet, video conference, video streaming, video on
demand, music on demand, games on demand.
Kualitas suara yang lebih bagus.
Keamanan yang terjamin.

Kekurangan teknologi ini adalah Belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam
melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.

7. Teknologi 4G (Fourth Generation)

Teknologi 4G (juga dikenal sebagai Beyond 3G) adalah istilah dalam teknologi
komunikasi yang digunakan untuk menjelaskan evolusi berikutnya dalam dunia
komunikasi nirkabel. Menurut kelompok kerja 4G (4G working groups), infrastruktur dan
terminal yang digunakan 4G akan mempunyai hampir semua standar yang telah
diterapkan dari 2G sampai 3G. Sistem 4G juga akan bertindak sebagai platform
terbuka di mana inovasi yang baru dapat berkembang. Teknologi 4G akan mampu
untuk menyediakan Internet Protocol (IP) yang komperhensif di mana suara, data dan
streamed multimedia dapat diberikan kepada para pengguna “kapan saja, di mana
saja”, dan pada kecepatan transmisi data yang lebih tinggi dibanding generasi yang
sebelumnya.

Banyak perusahaan sudah mendefinisikan sendiri arti mengenai 4G untuk menyatakan


bahwa mereka telah memiliki 4G, seperti percobaan peluncuran WiMAX, bahkan ada
pula perusahaan lain yang mengatakan sudah membuat sistem prototipe yang disebut
4G. Walaupun mungkin beberapa teknologi yang didemonstrasikan sekarang ini dapat
menjadi bagian dari 4G, sampai standar 4G telah didefinisikan, mustahil untuk
perusahaan apapun sekarang ini dalam menyediakan kepastian solusi nirkabel yang
bisa disebut jaringan seluler 4G yang tepat sesuai dengan standar internasional untuk
4G. Hal-hal seperti itulah yang mengacaukan statemen tentang “keberadaan” layanan
4G sehingga cenderung membingungkan investor dan analis industri nirkabel.
Kelebihan teknologi ini antara lain :
Mendukung service multimedia interaktif, telekonfrensi, wireless intenet.
Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service.
Bit rates lebih besar dari 3G.
Global mobility (skalabilitas untuk jaringan mobile), service portability, low-cost service
(biaya yang murah sampai 100 Mbps).
Sepenuhnya untuk jaringan packet-switched.
Jaringan keamanan data yang kuat.

Perkembangan Sistem Operasi Pada Teknologi Mobile

Sistem operasi Mobile yang dikenal juga dengan platform, perangkat lunak pada
Mobile, sistem operasi genggam adalah sebuah program yang menggerakan suatu
perangkat keras seperti ponsel, smartphone, PDA, komputer tablet, perangkat
informasi dan lain sebagainya. Ada berbagai jenis sistem operasi (OS) yang dijalankan
perangkat keras yang beredar di pasaran. . Beberapa ada yang akrab terdengar oleh
kita seperti iOS, Android OS, BlackBerry OS dan sebagainya. Berikut ini adalah 10
macam sistem operasi (OS) yang dijalankan oleh vendor-vendor dan perusahaan-
perusahaan besar dunia.
Berikut beberapa sistem operasi mobile dari masa ke masa :

1. Java
Sebenarnya OS ini bisa dikatakan bukan operating system sejati. Karena masing-
masing vendor akan menerapkan sistem yang berbeda untuk produknya. Kebanyakan
java ini digunakan untuk capabilitas aplikasi dari pihak ketiga.
misalnya java game atau aplikasi handphone lainnya. Namun tidak semua handset
yang telah mendukung java ini juga akan mampu mendukung aplikasi yang sama,
karena hal ini terkait sistem dan hardware yang bersangkutan. Hal inilah yang
membuat handphone china walaupun telah mendukung java tapi tidak bisa disuntikkan
game java yang umum beredar.
Sistem operasi ini memiliki kelebihan open source serta membutuhkan memory &
prosesor yang relatif kecil. Sedangkan kelemahannya yang paling utama adalah tidak
(belum) support multi tasking (beberapa aplikasi berjalan bersamaan). Sehingga ponsel
tersebut tidak memiliki tombol untuk swit aplicatoin atau gambar

2. Symbian
Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd.
yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Symbian merupakan
perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni
Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion.

Symbian telah mengeluarkan Operating System untuk smartphone terbarunya yaitu


versi 9.3, Symbian menyatakan bahwa versi 9.3 ini akan lebih mempercepat,
mempermurah dan mempermudah para vendor handphone.

Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd.
yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Saat ini Symbian OS
banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi
mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware
ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini
memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API).
API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware
yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API
merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan
prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil
kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya
standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas
aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada bermacam produk mobile .

Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara
multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua
pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU
menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Namun perlu
dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile
dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan
kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun
khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program
suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat
sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan.
Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan
proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa
banyak waktu akan jadi diberi.

Beberapa fitur OS Symbian antara lain :


Secara umum, bahasa pemrograman yang digunakan adalah C++. Namun, bahasa
pemrograman lain, seperti Phyton, VB, OPL, dan Perl, juga dapat digunakan untuk
membuat aplikasi.
OS Symbian berbasis event-driven, CPU di-nonaktifkan ketika aplikasi yang dijalankan
tidak terhubung dengan event apa pun
Aplikasi Symbian, seperti theme dan game merupakan file .sis yang dapat dengan
mudah ditransfer dengan bluetooth.

3. Windows Mobile
Windows Mobile adalah sistem operasi seluler yang ditawarkan oleh Microsoft. Sistem
operasi Windows Mobile dimulai dari
1. Pocket PC 2000
2. Pocket PC 2002
3. Windows Mobile 2003
4. Windows Mobile 5
5. Windows Mobile 6
Versi terbaru yang sedang dikembangkan Microsoft adalah Photon, yang didasarkan
pada Windows Embedded CE 6.0 dan diharapkan dapat mengintegrasikan versi
smartphone dan Pocket PC. Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi (OS)
mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada
smartphone dan perangkat nirkabel lainya.
Versi saat ini disebut 'Windows Mobile 6.5'. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2
Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API.
Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop.
Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile.

kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di
gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar.
Microsoft mengumumkan platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress
di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat Pertama kali dirilis sebagai sistem
operasi Pocket PC 2000, yang menggunakan Windows

4. MXI (Motion eXperience Interface)


MXI (Motion eXperience Interface) adalah sebuah sistem operasi mobile yang univesal.
Pada tahun 2004, perusahaan solusi nirkabel meluncurkan sistem operasi mobile
universal yang menciptakan informasi dan entertained selama dalam perjalanan yang
setara dengan kekuatan PC. MXI OS dapat dijalankan untuk aplikasi mobile seperti
Windows, Linux, Palm dan Java. Dalam peluncuran perdana MXI OS, user dapat
menggunakannya dalam perangkat nirkabel untuk komputasi dan komunikasi (seperti
smartphone). MXI menawarkan kemudahan dalam menggunakan interface dan aplikasi
yang cepat untuk diakses oleh pengguna

5. webOS
webOS adalah sistem operasi mobile untuk beberapa perangkat ponsel, smartphone
dan komputer tablet. webOS berbasis linux kernel yang awalnya yang dikembangkan
oleh Palm, namun kemudian diakuisisi oleh Hewlett-Packard dengan nilai 1,2 milliar
yang kemudian lebih dikenal dengan HP webOS. webOS diperkenalkan tahun 2009.
Beberapa perangkat yang menjalankan webOS diantaranya smartphone HP Veer dan
HP Pree 3. Sementara untuk perangkat komputer tablet adalah HP Touch Pad. Namun
sayangnya perangkat dengan platform webOS kurang laku dipasar bahkan pihak HP
menghentikan pembuatan perangkat keras tersebut. Hingga issu yang beredar bahwa
di tahun 2011 Samsung akan mengakuisisi webOS namun kabar tersebut disangkal
oleh Manajemen Samsung.

6. Bada OS
Bada OS adalah sistem operasi mobile untuk perangkat smartphone dan komputer
tablet. Bada OS dikembangkan oleh salah satu vendor terbesar di dunia, Samsung
Elektronik. Bada OS diperkenalkan pertama kali pada Mobile World Congress tahun
2010 untuk aplikasi di ponsel Samsung Wave S8500 temasuk aplikasi game yang
diciptakan oleh Gameloft. Samsung mengajak developer independent dalam
mengembangkan aplikasi-aplikasinya. Platform Bada di ponsel Samsung Wave S8500
mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Twitter, EA
(perusahaan game untuk ponsel asal Amerika), Blockbuster (Home Entertainmen asal
Amerika), Capcon (perusahaan game untuk ponsel asal Jepang) dan tentu saja
Gameloft (perusahaan game untuk ponsel asal Prancis).

7. Meego
MeeGo adalah sebuah sistem operasi mobile yang berbasis linux dan sebuah proyek
open source alias gratis. MeeGo dikembangkan untuk berbagai perangkat keras seperti
netbook, komputer tablet, nettops (dekstop komputer yang berbentuk lebih kecil), in-
vehicle infotaiment devices (perangkat infotaiment dalam kendaraan), smartTV,
smartphone dan lain sebagainya. MeeGo OS merupakan OS yang terhitung baru dan
diperkenalkan pada Mobile World Congress tahun 2010 dan yang memperkenalkan
adalah Intel dan Nokia.

8. Palm OS
Palm OS diperkenalkan di tahun 1996 yang awalnya dikembangkan untuk perangkat
ponsel PDA (Personal Digital Assistant). Palm OS kemudian dikembangkan dengan
kemudahan touchscreen-nya yang berbasis graphical user interface. Ciri khasnya dari
PDA yang disokong oleh Palm OS adalah interface yang menampilkan shortcut-
shortcut menu. Produk yang menggunakan Palm OS adalah HP Touch Pad, Palm Treo
Smartphone dan sbg.
9. BlackBerry OS
BlackBerry menggunakan BlackBerry OS sebagai sistem operasinya. BlackBerry OS,
dikembangkan oleh Reseach in Motion (RIM), untuk BlackBerry, perusahaan
telekomunikasi asal Kanada ini. Diawal kemunculannya BlackBerry booming dengan
layanan push-email dan sebagai smartphone yang sukses dipasaran. Versi terakhir dari
BlackBerry OS adalah BlackBerry OS 7, salah satu smartphone andalannya BlackBerry
Curve 9380. Indonesia dinilai sebagai pasar terbesar bagi penjualan BlackBerry,
namun sayangnya pihak RIM belum mau berinvestasi di lndonesia dan tetap
membangun pabriknya di Malaysia. Sehingga tidak adanya pabrik blacberry di
indonesia.

10. Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android
menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi
mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google
Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel.
Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance,
konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi,
termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada Juli 2005, Google mengakuisisi Android, Inc, sebuah perusahaan startup yang
berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat. Android’s co-pendiri yang pergi untuk
bekerja di Google termasuk Andy Rubin (co-pendiri Danger, Rich Miner (co-pendiri
Kebakaran liar Communications, Inc , Nick Sears (sekali VP di T-Mobile , dan Chris
White (diketuai desain dan pengembangan antarmuka di webtv. Pada waktu itu, hanya
sedikit yang diketahui tentang fungsi Android, Inc lain dari itu mereka membuat
perangkat lunak untuk ponsel.Hal ini dimulai desas-desus bahwa Google berencana
untuk memasuki pasar telepon seluler, meskipun tidak jelas apa fungsi itu mungkin
tampil di pasar itu.

Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile
didukung oleh kernel Linux yang mereka dipasarkan ke produsen handset dan operator
pada premis memberikan yang fleksibel, sistem upgradeable. Hal ini melaporkan
bahwa Google telah berbaris serangkaian komponen perangkat keras dan perangkat
lunak dan memberi isyarat untuk mitra operator itu terbuka untuk berbagai tingkat
kerjasama pada pihak mereka.Lebih spekulasi bahwa Google akan memasuki pasar
telepon seluler datang pada bulan Desember 2006 .

Laporan dari BBC dan The Wall Street Journal mencatat bahwa Google ingin
pencariannya dan aplikasi pada ponsel dan sudah bekerja keras untuk memberikan itu.
Cetak dan media online segera melaporkan rumor bahwa Google sedang
mengembangkan handset bermerek Google.Lebih spekulasi diikuti laporan bahwa
Google telah menentukan spesifikasi teknis, ini menunjukkan prototipe untuk produsen
ponsel dan operator jaringan.Pada bulan September 2007, InformationWeek menutupi
sebuah studi Evalueserve melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa
aplikasi paten di bidang telepon seluler.

Akhirnya Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama
Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada
perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi
Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler. Di
dunia terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat
dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang
benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal
sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Fitur-fitue Sisrem Operasi Android adalah :
Layout untuk handset dapat dioperasikan pada berbagai display, VGA, serta grafik 2D
dan grafik 3D dengan library OpenGL ES.
Basis data yang digunakan adalah SQLite.
Web browser yang tersedia adalah WebKit digabung dengan Javascript engìne
Chrome V8.
Dukungan format audio / video antara lain : WebM, MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB, AAC,
MP3, MIDI, Ogg Vorbis, WAV.
Android Market yang memungkinkan user mendownload aplikasi tanpa menggunakan
PC.
Jenis-Jenis OS Android yang dapat saya informasikan didalam aplikasi mobile ada
beberapa yaitu sebagai berikut

1. Android versi 1.1*


Android memang diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini
mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009 silam.
Android versi 1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru memberikan
sentuhan dibeberapa aplikasinya, diantaranya yaitu sistem antar muka bagi pengguna
(user interface) yang lebih baik, jam dan beberapa aplikasi standar lainnya.

2. Android versi 1.5 (Cupcake)*


Hanya perlu waktu kurang dari 2 bulan, yaitu pada bulan Mei 2009 Android kembali
mengalami perubahan versi. Android versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan
Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai Android Cupcake. Perubahan yang terjadi
pada sistem operasi Android Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah
sistem fasilitas mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth,
tampilan keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif.

3. Android versi 1.6 (Donut)*


Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran
perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut
memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, yakni mampu
menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna dapat memilih dan menentukan
file yang akan dihapus,"zoom-in zoom-out" gambar dengan membaca gerakan serta
arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain
sebagainya

4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)*


Masih ditahun yang sama, Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya,
yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan
setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama,
akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai
tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama
yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era kebangkitan
Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang awalnya
dipandang kurang "user friendly".
Pada era ini, Google selaku pihak pengembang utamanya memprakarsai sebuah
kompetisi pengembangan aplikasi Android terbaik yang terbagi menjadi 2 sesi dimana
masing-masing sesi memilih 50 aplikasi terbaik dan pemenangnya mendapatkan
hadiah uang sebesar 25.000 USD.

5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)*


Butuh 5 bulan bagi Google untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair versi
sebelumnya ke versi Froyo Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi
2.2 alias Android Froyo ini dirilis. Sistem operasi dengan julukan Froyo ini melakukan
beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi serta tampilannya. Keinginan
untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas
besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi ini. Aplikasi lainnya yang juga dilakukan
pembaharuan adalah dukungan Adobe 10.1 serta kecepatan kinerjanya yang jauh lebih
baik hingga 5x lebih cepat jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)*


bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis kembali Android
versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. Gingerbread terlihat sangat
berbeda dari sistem operasi sebelumnya dimana tampilan Gingerbread jauh lebih
atraktif dan sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call.
Bukan hanya itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada
kemampuan untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan (games) yang
dijalankan didalamnya.

7. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)*


Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis. Android
Honeycomb merupakan sebuah sistem operasi Android yang tujuannya memang
dikhususkan bagi penggunaan tablet berbasis Android. Halaman pengguna (user
interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat berbeda dengan yang
digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tampilan
layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan hardware
dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada perangkat tersebut.

8. Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)*


Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan
Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Kini, Android Ice Cream Sandwich
merupakan salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh para
pengembang smartphone yang sudah memiliki nama besar seperti Samsung, Sony,
Acer dengan smartphone ICS Acer Liquid Gallant E350 terbarunya serta produsen-
produsen kelas berat lainnya untuk digunakan pada produk-produk terbaru mereka.

Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain
yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video,
sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.

9.Android versi 4.1 (Jelly Bean)*


Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu
gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang
diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung
halaman dengan Acer. Perkembangan awal dari SO ini adalah pada tahun 2012

Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah
peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif,
pencarian data kontak dengan fitur & Voice Search dan lain sebagainya.

nah ada bocoran sedikit dari sumber yang mungkin dapat di percaya, katanya Google
dikabarkan akan menggunakan nama "Key Lime Pie" untukversi Android yang
datangsetelah Android 5.0 Jelly Bean.Padahal, Jelly Bean sendiri baru akan dirilis pada
kuartal II-2012 atau sekitar Juni mendatang.Berdasarkan laporan The Verge,yang
mendapat bocoran darisumber terpercaya, Google berencana menggunakan nama
"Key Lime Pie" untuk versi Android setelah Jelly Bean.

Singkatnya, Android itu akan disingkat dengan inisial "KLP".Key Lime Pie melanjutkan
"tradisi" nama makanan penutup sebagai kode Android. "Kita tunggu aja kehadiran
nya" Itulah beberapa informasi yang bisa saya sajikan buat sobat-sobat semuanya
semoga dapat menyegarkan ingatan sobat kembali yang berkaitan dengan sejarah
Android, jenis dan versi Android Operating System (OS).

10. Android 4.4 KitKat (2013)


Butuh setahun bagi Google untuk menghadirkan KitKat. Versi Android ini memberikan
suasana yang segar dengan pembaruan antarmuka beraksen putih dan biru muda.
Pada KitKat, Google menghadirkan perintah pencarian menggunakan suara atau
disebut "Ok, Google". Fitur ini dirundung puji-pujian dari para pakar teknologi.
Di saat bersamaan, Google juga meluncurkan aplikasi pesan singkat Hangouts untuk
pertama kalinya. Sayangnya, belakangan Hangouts dilabeli sebagai layanan Google
yang gagal karena tak menuai penetrasi yang memuaskan.

11. Android 5.0 Lollipop (2014)


Pembaruan yang mencolok pada Lollipop tampak dari sisi desainnya yang diperhalus
dan disesuaikan dengan zaman. Selain itu, fitur-fitur yang sudah hadir pada Android
sebelumnya ditingkatkan.

Inovasi kurang terasa pada versi ini. Satu-satunya yang lumayan baru adalah
dukungan untuk gambar berformat RAW. Format itu memungkinkan para ilustrator,
fotografer, atau graphic designer menyimpan file dengan ukuran besar agar bisa diedit
tanpa mengurangi kualitas.

12. Android 6.0 Marshmallow (2015)


Menu aplikasi pada Android Marshmallow benar-benar dibuat baru. Desainnya
membuat pengguna merasa naik kelas dari versi sebelumnya karena lebih dinamis.
Selain itu, ada juga fitur memory manager yang memungkinkan pengguna mengecek
penggunaan memori pada tiap aplikasi. Rentan waktu pengecekannya bisa disetel dari
tiga jam yang lalu hingga 24 jam sebelumnya.
Pembaruan kedua ditilik dari pengaturan volume. Pada Marshmallow, pengguna bisa
mengontrol volume yang berbeda-beda pada panggilan, media, dan alarm.
Keamanan juga mendapat peningkatan pada versi ini. Google memungkinkan vendor
menyematkan sensor pemindai sidik jari karena sudah didukung Marshmallow.

13. Android 7.0 Nougat (2016)


Nougat adalah versi Android termutakhir yang baru diperkenalkan pada ajang kumpul
developer Google I/O, pertengahan 2016 ini. Beberapa lama setelahnya, Google
menghadirkan Nougat secara resmi untuk publik.
Pembaruan paling mendasar pada versi Nougat adalah kehadiran Google Assistant
yang menggantikan Google Now. Asisten digital tersebut lebih bisa diandalkan untuk
menjalankan pelbagai fungsi.
Fitur-fitur baru lainnya mencakup layar split-screen saat dipakai multitasking, serta fitur
Doze yang telah dikenalkan di versi Android Marshmallow namun telah ditingkatkan.
Android Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual reality terbaru
Google.

14. Android O
Hingga artikel ini ditulis, Android O belum secara resmi dirilis. Google baru
mengeluarkan versi developer preview untuk dicoba para pengembang yang akan
segera menggunakan versi terbaru Android terbaru ini begitu resmi dirilis.
Semoga artikel ini memberikan manfaat serta pengetahuan baru seputar sistem
operasi Android yang kini sudah sangat populer dikalangan pengguna perangkat
smartphone dan tablet.

Manfaat Teknologi Komunikasi Mobile


Dari penjelasan diatas sangat terlihat jelas bahwa pemanfaatan teknologi mobile /
Telepon genggam sangat berarti bagi kehidupan manusia. Pemanfaatan tersebut
terlihat nyata dalam kehidupan sehari-hari dimana saat hampir setiap manusia
dipenduduk di bumi ini memegang sebuah perangkat mobile untuk berkomunikasi.
Bahkan sejak generasi 0 dari telepon genggam yang dulunya hanya digunakan untuk
melakukan komunikasi jarak jauh kini perkembangan itu telah mencapai generasi IV
yang memulai memperkenalkan teknologi 4G.

Jika dua / 3 tahun lalu kita populer dengan teknologi 3G namun sekarang nampaknya
teknologi 3G sudah bukan hal yang istimewa lagi setelah adanya 4G.

Kini Perangkat telepon Genggam / Mobile telah masuk ke ranah berbagai aspek
kehidupan sehari-hari, kini perangkat seluler bukan hanya untuk berkomunikasi telepon
ataupun sekedar sms namun telah mampu digunakan dalam bidang ekonomi, Sosial,
Hiburan, bahkan ke ranah politik. Setiap orang kini mampu mengontrol bisnisnya
dengan sebuah gadged, setiap orang kini mampu memperoleh informasi dengan cepat
lewat media online yang marak diinternet, setiap orang mampu menghibur dirinya
sendiri dengan memainkan game, memutar musik bahkan menonton film dan semua
itu dilakukan oleh sebuah alat kecil bernama gadged / Mobile Seluler.

Manfaat komunikasi mobile bagi personal yaitu semakin mempermudah kita untuk
berkomunikasi. Tidak hanya melalui pesan singkat atau panggilan saja tetapi juga bisa
mengirimkan data berupa audio dan visual dengan lebih baik. Komunikasi mobile juga
semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi yang cepat berkat
akses internet di tangan. Update informasi terbaru mudah didapat dan diikuti
perkembangannya. 48% pengguna internet mengaksesnya melalui mobile phone
(teknojurnal.com/2011/09/16/). Akses yang mudah dan bisa dimana saja membuat
masyarakat lebih menyukainya.

Dalam dunia bisnis tentunya akan mempermudah para pebisnis untuk memantau
perkembangan bisnisnya baik lokal, nasional, dan internasional. Selain itu, iklan produk
mereka akan mudah disebarluaskan kepada masyarakat melalui jaringan internet
mobile yang pastinya mudah diakses oleh masyarakat.

Jenis-jenis aplikasi mobile


1. Aplikasi Native
Aplikasi ini di buat dan ditanam (install) langsung didalam device/Gadget
kita, baik untuk platform aplikasi mobile android ataupun aplikasi mobile
iOS, aplikasi mobile ini menggunakan bahasa pemrograman yang
selayaknya digunakan untuk membuat aplikasi tersebut. Misalnya, untuk
membuat aplikasi Android menggunakan Java dan SDK milik Android,
aplikasi iOS menggunakan Objective-C dan SDK iOS, demikian juga untuk
aplikasi- aplikasi mobile untuk platform lainnya.
2. Aplikasi web
Aplikasi mobile Dibuat dan dikembangkan dengan menggunakan bahasa
pemrograman berbasis web, aplikasi mobile jenis web ini dijalankan
menggunakan browser yang ada di handphone atau device/Gadget kita,
menggunakan bahasa pemrograman html5, php, ataupun ASP beserta
dengan beberapa komponen pendukungnya, misalkan database, css,
javascript, dll, serta penyimpanan data langsung ke database server.
3. Aplikasi Hybrid
Aplikasi mobile yang dibuat dan ditanam (install) langsung didalam
device, menggunakan bahasa pemrograman website ( HTML5 dan PHP)
yang digabung dengan bahasa pemrograman yang selayaknya digunakan
utuk membuat aplikasi pada device yang dituju. Maksud dari
“menggabung bahasa pemrograman” disini adalah, aplikasi inti dibuat
dengan menggunakan bahasa pemrograman web, sedangkan untuk
beberapa fitur yang tidak bisa dijalankan menggunakan bahasa
pemrograman web, akan ditulis dalam bahasa pemrograman yang sesuai
dengan device tujuan. Jadi intinya hybrid apps itu menggabungkan
aplikasi mobile jenis native dengan aplikasi mobile jenis web dan dibundle
menjadi 1 package dan diinstall di device/Gadget kita atau bisa juga
langsung diunggah ke toko aplikasi mobile sesuai dengan platfornya. Jadi
butuh proses instalasi, beda dengan mobile web yang biasanya tinggal
buka browser dan langsung terhubung atau terbuka aplikasi mobile yang
dibutuhkan.
4. Games
Aplikasi game berbasis mobile yang dikembangkan untuk suatu platform
tertentu baik yang berbasis android ataupun berbasis iOS, jenis aplikasi
game ini bisa berupa aplikasi mobile native, atau dengan menggunakan
pemrograman web dengan basis HTML5 dan PHP, atau bisa juga jenis
aplikasi mobile hybrid.
Nah itu beberapa jenis aplikasi yang sering kita jumpai dalam kehidupan
sehari-hari yang sudah era mobile computing ini, bagi pengguna biasa hal
itu bisa menjadi sebuah pilihan untuk menggunakan aplikasi mobile jenis
apa agar bisa membantu dan menyesuaikan berbagai macam kebutuhan
sehari-hari. Bagi Developer atau pengembang aplikasi mobile hal ini bisa
menjadi acuan ataupun referensi dan sekaligus menjadi sebuah pilihan
akan membuat atau mengembangkan aplikasi mobile jenis apakah
selanjutnya? Hal ini juga tidak terlepas dari riset pengguna, bagaimana
pengguna menggunakan dan berinteraksi dengan dunia mobile di era
mobile computing saat ini.
2 Konsep Teknologi Augmented Reality

Ayo membaca

Di era ini, batas-batas antara dunia digital dan fisik semakin sulit untuk dibedakan.
Teknologi Augmented Reality atau Teknologi AR dengan cepat memasuki fase baru
yang memungkinkan kamu mendapatkan user experience yang kaya akan konteks.
Konteks yang dimaksud adalah konteks yang menggabungkan sensor, komputasi,
Internet of Things, dan Artificial Intelligence. Teknologi AR akan membawa transformasi
yang signifikan ke banyak bidang ekonomi dalam hal produktivitas, daya saing, serta
penyediaan layanan baru dan inovatif untuk klien.
Di artikel ini, Sobat Jagoan akan diajak untuk menelaah lebih lanjut konsep Augmented
Reality. So, without further ado, let’s just jump right in.
Pengertian Augmented Reality
Augmented Reality adalah teknologi yang memperluas dunia fisik kita dengan cara
menambahkan lapisan informasi digital ke dalamnya. Berbeda dengan VR (Virtual
Reality), AR tidak menciptakan seluruh lingkungan buatan untuk menggantikan yang
asli dengan yang virtual.
AR muncul di tampilan langsung dari lingkungan yang ada dan menambahkan suara,
video, dan grafik ke dalamnya.
Jadi, AR adalah kenampakan lingkungan fisik dunia nyata, dibarengi dengan gambar
yang dihasilkan komputer sehingga mengubah persepsi realitas.
Cara Kerja Augmented Reality
AR dapat ditampilkan pada berbagai perangkat seperti kacamata, layar, ponsel, dan
sebagainya. Agar perangkat berfungsi dengan baik, sejumlah data tertentu dalam
bentuk video, gambar, animasi, dan model 3D perlu digunakan.
Sehingga, orang bisa melihat hasilnya dalam cahaya buatan dan alami. AR
menggunakan teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping), sensor, dan
pengukur kedalaman. Misalnya, mengumpulkan data sensor untuk menghitung jarak
dari lokasi sensor ke objek.
Berikut adalah beberapa komponen AR:
Kamera dan Sensor
Kamera dan sensor digunakan untuk mengumpulkan informasi kolaborasi pengguna
dan mengirimkannya untuk diproses. Kamera pada gadget memiliki kemampuan untuk
memeriksa lingkungan dan dengan data tersebut, akan mampu menemukan barang
fisik dan menghasilkan model 3D.
Proyeksi
Komponen ini mengacu pada proyektor yang lebih kecil dari yang biasa ada
pada headset AR, yang mengambil informasi dari sensor dan memproyeksikan konten
yang terkomputerisasi ke permukaan untuk dilihat.
For your information, sebenarnya, pemanfaatan proyeksi di AR belum sepenuhnya
dirancang untuk dapat digunakan dalam barang atau layanan komersial.
Refleksi
Beberapa gadget AR memiliki cermin untuk membantu mata manusia melihat gambar
virtual.
Beberapa darinya memiliki variasi cermin kecil yang ditekuk dan beberapa lagi memiliki
cermin sisi ganda untuk memantulkan cahaya ke kamera dan mata pengguna.
Tujuan dari cara refleksi tersebut adalah untuk memainkan pengaturan gambar yang
tepat.

Jenis Teknologi Augmented Reality


Ada beberapa kategori teknologi augmented reality, masing-masing memiliki
perbedaan dan kegunaan dalam pengaplikasiannya sebagai berikut.
Marker-Based Augmented Reality
Marker-based AR menggunakan kamera dan beberapa jenis penanda visual, seperti
kode QR/2D. Teknologi ini akan menghasilkan output hanya ketika marker dirasakan
oleh pembaca.
Aplikasi marker-based menggunakan kamera pada perangkat untuk
membedakan marker dari objek dunia nyata lainnya.
Pola sederhana seperti kode QR digunakan sebagai marker karena dapat dengan
mudah dikenali dan tidak memerlukan banyak effort untuk membaca.
Posisi dan orientasi juga dihitung, di mana beberapa jenis konten atau informasi
kemudian dibebani banyak marker.
Markerless Augmented Reality
Sebagai salah satu aplikasi AR yang diimplementasikan secara luas, markerless
augmented reality menggunakan GPS, kompas digital, pengukur kecepatan, atau
akselerometer yang tertanam dalam perangkat untuk menyediakan data berdasarkan
lokasi kamu.
Kekuatan di balik teknologi markerless augmented reality adalah ketersediaan fitur
pendeteksian lokasi pada smartphone.
Ini paling umum digunakan untuk memetakan arah, menemukan bisnis terdekat, dan
aplikasi seluler berbasis lokasi lainnya.
Projection Based Augmented Reality
Projection based AR bekerja dengan cara memproyeksikan cahaya buatan ke
permukaan riil.
Aplikasi teknologi ini memungkinkan interaksi manusia dengan mengirimkan cahaya ke
permukaan riil dan kemudian merasakan interaksi manusia (sentuhan) dari cahaya
yang diproyeksikan.
Pendeteksian interaksi pengguna dilakukan dengan membedakan antara proyeksi yang
diharapkan dan proyeksi yang diubah.
Aplikasi lain yang menarik dari teknologi ini adalah penggunaan teknologi plasma laser
untuk memproyeksikan hologram interaktif tiga dimensi (3D) di udara.
Superimposition Based Augmented Reality
Superimposition based AR mampu mengganti sebagian atau seluruh tampilan asli dari
suatu objek dengan pandangan yang baru dan ditambah dari objek yang sama.
Pendeteksian objek memainkan peran penting karena aplikasi tidak dapat
menggantikan tampilan asli dengan augmented jika tidak dapat menentukan apa objek
itu.
Contoh yang dihadapi konsumen akan augmented reality berbasis superimposisi dapat
ditemukan dalam katalog furnitur augmented reality IKEA.
Dengan mengunduh aplikasi dan memindai halaman yang dipilih dalam katalog cetak
atau digital mereka, pengguna dapat menempatkan furnitur IKEA virtual di rumah
mereka sendiri dengan bantuan augmented reality.

Penerapan Augmented Reality di Berbagai Bidang


Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan teknologi augmented reality di beberapa
bidang yang telah dilakukan.

Games: Pokemon Go!


Pokemon Go! rupanya masih memiliki penggemar. Tetapi, bagian utama dari daya tarik
permainan ini adalah cara menggabungkan dunia nyata dengan karakter Pokemon
favorit kamu.
Games ini adalah definisi AR yang menyenangkan untuk di-boot. Sebenarnya,
banyak game lain yang telah menyalin konsep yang sama, misalnya Jurassic Park
dan game AR bertema Harry Potter.
Meskipun contoh-contoh ini murni untuk rekreasi, visual yang ditunjukkan akan
membuat kamu seolah-olah masuk dalam dimensi lain.

Pelatihan Medis
AR sekarang digunakan dalam pelatihan medis. Aplikasinya berkisar dari penggunaan
peralatan MRI hingga melakukan operasi yang sangat rumit.
Di Klinik Cleveland, Case Western Reserve University, siswa diajarkan seluk beluk
anatomi menggunakan headset AR.
Teknologi ini memungkinkan mereka mempelajari tubuh manusia tanpa perlu
membedah mayat atau menonton operasi langsung.
Namun, hal ini tidak terbatas pada pelatihan saja. AR juga memiliki aplikasi yang dapat
diterapkan selama operasi tanpa perlu kamera dan probe invasif yang masih
tradisional.

Helm F-35
Helm ini dirancang khusus untuk melapisi fitur AR seperti rekaman real time dari jajaran
kamera eksternal pejuang secara langsung ke bidang pandang pilot.
Sistem ini memungkinkan pilot untuk melihat pemandangan 360 derajat di sekitar
pesawat mereka. Pilot juga dapat memperbesar area yang diamati dan juga di-ping
oleh pesawat jika potensi ancaman terdeteksi.
Teknologi ini juga memberi pilot "penglihatan malam digital", HUD (Head-Up Display)
virtual, informasi sistem senjata, penargetan fungsi sistem, dan memiliki kapasitas
untuk menambahkan fitur baru di masa depan.

TV Broadcast
Dari siaran cuaca hingga acara olahraga, AR menjadi semakin umum di TV kamu. AR
sangat cocok untuk aplikasi semacam ini dan benar-benar menawarkan pelajaran baru
bagi masyarakat umum.
AR dapat digunakan dalam film dokumenter pendidikan, acara olahraga langsung, atau
pelaporan berita langsung lainnya untuk membantu kamu memahami subjek yang lebih
esoteris. Misalnya, liputan berita Pemilihan Umum BBC.

Menanya

Ayo menanya

Setelah anda mengamati fakta lapangan dan membaca referensi tentang aplikasi
mobile dan augmented reality, apakah Anda sudah memahami? Apabila belum coba
diskusikan sama teman, kegiatan mana yang belum jelas, misalnya:

1. Jelaskan jenis-jenis aplikasi mobile, beri contohnya


2. Jelaskan macam-macam sistem operasi aplikasi mobile
3. Jelaskan penggunaan teknologi augmented reality
4. Apabila aplikasi mobile yang telah dikembangkan terjadi bug,
bagaimana prosedur pengembangannya , jelaskan

Catat semua hasil diskusi dengan teman, dan apabila ada hal yang masih ragu
konsultasikan dengan Bapak/Ibu guru

HASIL DISKUSI
No Permasalahan Pemecahan masalah
Mencoba/Eksperimen

Anda diharapkan mampu mengamalkan sikap teliti, cermat, disiplin, peduli


dan bisa bekerjasama dalam melaksanakan identifikasi tanaman hias

Ayo mencoba
Lembar kerja 1
Mengidentifikasi Aplikasi Mobile

Pendahuluan
Berbagai jenis aplikasi mobile yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari
seringkali dianggap sama dalam hal pembuatannya, padahal tiap aplikasi mobile
dirancang berdasarkan jenis teknologi yang dibutuhkan pada aplikasi tersebut.

Tujuan
Siswa mampu melaksanakan identifikasi aplikasi mobile

Alat dan Bahan


1. Handphone
2. Alat tulis
3. Alat dan bahan keselamatan kerja

Keselamatan Kerja
1) Kenakan pakaian praktik
2) Hati-hati sewaktu menggunakan listrik

Langkah kerja :
1) Lakukan do’a bersama sebelum Anda melakukan langkah-Langkah kerja
berikutnya, sesuai ajaran agama yang Anda anut.
2) Siapkan bahan dan alat

3) Peserta didik membaca teks “konsep aplikasi mobile yang ada di modul
peserta didik secara seksama.

4) Peserta didik menuliskan berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan
kelompok teknologi yg digunakan dalam format yang telah disediakan
dalam modul siwa dengan cermat dan teliti.

5) Peserta didik menuliskan hal-hal yang terdapat dalam bacaan kedalam


format yang telah disediakan dalam modul peserta didik dengan cermat
dan teliti.

Contoh Lembar Pengamatan

No Nama Aplikasi Jenis/Kelompok Teknologi Keterangan


Yang digunakan

Lembar kerja 2
Mengidentifikasi Teknologi Augmented Reality

Pendahuluan
Teknologi augmented reality saat ini sedang menjadi primadona dalam dunia jasa
teknologi. Augmented reality ini dititik beratkan pada teknologi yang digunakan dan
media yang digunakan sebagai sarana untuk pembuatan aplikasi teknologi augmented
reality

Tujuan
Siswa mampu melaksanakan identifkasi aplikasi berbasis teknologi augmented reality
Alat dan Bahan
4. Handphone
5. Alat tulis
6. Alat dan bahan keselamatan kerja

Keselamatan Kerja
3) Kenakan pakaian praktik
4) Hati-hati sewaktu menggunakan listrik

Langkah kerja :

1. Lakukan do’a bersama sebelum Anda melakukan langkah-Langkah kerja


berikutnya, sesuai ajaran agama yang Anda anut.

2. Membentuk kelompok dengan anggota per group 3 orang

3. Peserta didik membaca teks “konsep augmented reality” yang ada di modul
peserta didik secara seksama.

4. Peserta didik menuliskan berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan
kelompok teknologi dan media yg digunakan dalam format yang telah
disediakan dalam modul siwa dengan cermat dan teliti.

5. Peserta didik menuliskan hal-hal yang terdapat dalam bacaan kedalam


format yang telah disediakan dalam modul peserta didik dengan cermat dan
teliti.
Contoh Lembar Pengamatan
Media yang
N0 Jenis Nama digunakan Keterangan
Aplikasi Aplikasi (perbandingan
2D 3D
bahan media)

Menalar/Mengasosiasi

Silahkan Anda menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan dari


membaca informasi dan melakukan pengamatan lapang tentang aplikasi mobile
dan augmented reality, hasil diskusi dengan teman dan Bapak/Ibu guru, hasil
mencoba identifikasi jenis aplikasi mobile. Apakah ada hal-hal yang sama atau
berbeda atau perlu pengembangan, semuanya itu perlu Anda catat sebagai
bahan laporan hasil pembelajaran ini.

Mengkomunikasikan

Susun laporan sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan laporan dari hasil mengasosiasi
dan sebarkan ke semua teman-teman anda, melalui presentasi

Anda semua akan kaya pengetahuan dan pengalaman “Selamat”

B. Refleksi
a. Deskripsikan hal-hal yang telah Anda pelajari/temukan selama pembelajaran identifikasi
aplikasi mobile dan augmented reality.
b. Apakah penyajiannya sudah menarik?

c. Apakah yang bisa dikembangkan dalam kegiatan aplikasi mobile dan augmented reality.

C. Tugas

Lakukan pengamatan pada berbagai jenis dan karakteristik aplikasi mobile yang terdapat
pada smartphone rekan sesame siswa, buat pertanyaan-pertanyaan dalam diskusi
kelompok, kumpulkan informasi tentang aplikasi pada smartphone rekan sesama siswa
tersebut. Buat kesimpulan dari apa yang telah Anda amati, diskusikan dan coba, kemudian
presentasikan hasil kesimpulan Anda.

D. Evaluasi

1. Test Formatif

a. Jelaskan jenis-jenis aplikasi mobile, beri contohnya (20%)


b. Jelaskan macam-macam sistem operasi aplikasi mobile (15%)
c. Jelaskan penggunaan teknologi augmented reality (30%)
d. Apabila aplikasi mobile yang telah dikembangkan terjadi bug,
e. bagaimana prosedur pengembangannya , jelaskan (30%)
2. Tes Keterampilan
a. Lakukan identifikasi aplikasi mobile
b. Lakukan identifikasi media teknologi augmented reality
Keterampilan
NO KOMPETENSI/URAIAN KRITERIA YA TIDAK
KEGIATAN
1 Melakukan identifikasi Menunjukkan
Aplikasi mobile
perbedaan Jenis

Aplikasi mobile

2 Melakukan identifikasi
Media penggunaan Membedakan 2D atau 3D
teknologi augmented media teknologi
reality augmented reality

3. Observasi Sikap

Sikap yang diobservasi adalah sikap kerja dalam melakukan kegiatan dan karakter
yang ditunjukkan selama melakukan kegiatan.
Sikap kerja meliputi sikap dalam melakukan kegiatan mengamati, kegiatan
menanya/diskusi, kegiatan mencoba, kegiatan menalar dan kegiatan
mengkomunikasikan
KD 3.28
4.28
BAB I

PENDAHULUAN

A. Diskripsi

Modul Siswa SMK Mata Pelajaran Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak untuk
Kelas XII, KD 3.28 yaitu menerapkan pengkodean alur program dalam aplikasi dan
KD 4.28 yaitu membuat kode program dalam aplikasi, menjabarkan pengetahuan,
ketrampilan dan sikap yang harus dikuasi oleh siswa. Pengetahuan meliputi fakta, konsep
dan prosedur tentang desain dan pengkodean program dalam aplikasi. Ketrampilan
meliputi 1) Prosedur instalasi tools pengembang aplikasi mobile; 2) Kebutuhan perangkat
keras untuk tools pengembang aplikasi mobile; 3) Prosedur pengkodean alur program
dalam aplikasi mobile; 4) Pengkodean alur program dalam aplikasi mobile. Sikap meliputi
pembentukan sikap kerja dalam Mengamati, Menanya/diskusi, Mencoba,
Menalar/mengasoaiasi dan mengkomunikasikan dan pembentukan empat karakter yaitu
Religius, Nasionalisme, Gotong Royong, Integritas.

B. Tujuan

1. Melalui kegiatan mengamati peserta didik dapat mengidentifikasi dan merumuskan


masalah tentang teknik desain aplikasi mobile
2. Melalui kegiatan identifikasi, peserta didik dapat mengumpulkan dan menjelaskan
tentang teknik desain aplikasi mobile
3. Melalui kegiatan idenfitikasi, peserta didik dapat mengolah data tentang teknik
desain aplikasi mobile
4. Melalui kegiatan penalaran/ asosiasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan
tentang teknik desain aplikasi mobile
5. Melalui kegiatan mengamati, peserta didik dapat mengidentifikasi dan merumuskan
masalah tentang pengkodean alur program dalam aplikasi
6. Melalui kegiatan identifikasi, peserta didik dapat mengumpulkan data tentang
pengkodean alur program dalam aplikasi
7. Melalui kegiatan idenfitikasi, peserta didik dapat mengolah data tentang
pengkodean alur program dalam aplikasi
8. Mengkomunikasikan tentang pengkodean alur program dalam aplikasi
BAB II

MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN 1

A. Kegiatan Belajar

Mengamati

1 Konsep Aplikasi Mobile

Ayo membaca
Dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat, berpengaruh pula
perkembangan perangkat mobile saat ini, sehingga perangkat mobile semakin
memasyarakat. Perkembangan ini sangatlah membantu dalam menyajikan informasi
yang cepat dan efisien dengan pengaksesan internet melalui perangkat mobile
tersebut. Meski perangkat mobile merupakan small device dengan layar penyajian
yang sangat terbatas, tetapi penyajiannya tidak kalah optimalnya layaknya informasi
yang diakses melalui personal computer.

Hampir semua perangkat elektronika digital memiliki sistem operasi. Karena sistem
operasi berperan menjembatani dan mengatur kinerja software aplikasi dengan
hardware perangkat yang bersangkutan. Demikian juga untuk handphone atau ponsel.
Perangkat ini juga memiliki sistem operasi. Bahkah, karena perkembangannya yang
sangat pesat, banyak vendor yang mengembangkan dan membuat sistem operasi
untuk handphone dan ponsel.

Suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab
dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel
tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi
dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur
lainnya. Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam
produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone.

Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content)sangat cepat, perusahaan


pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-
produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian
memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan
fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari.

Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti
keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga
mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi
harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan
aplikasi-aplikasi baru yang canggih.

Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk
men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor ponsel

Dalam Artikel ini anda akan diajak untuk memahami.


1. Apa Yang Dimaksud Dengan Mobile Teknologi
2. Bagaimana Perkembangan Mobile Teknologi
3. Apa Saja Perkembangan Operasi Sistem Mobile
4. Apa Saja Manfaat Dari Perkembangan Mobile Teknologi

Pengertian Mobile Teknologi


Mobile teknologi merupakan suatu perangkat teknologi tang berbasis mobile atau yang
biasa kita sebut dengan Handphone atau (HP), handphone merupakan suatu alat
komunikasi yang tidak asing lagi di dengar di telinga kita, hampir semua orang
sekarang menggunakan handphone sebagai alat komunikasi, bahkan zaman sekarang
sudah ada yang namanya smarthphone, dimana smartphone ini lebih canggih dan lebih
menarik di bandingkan dengan handphone-handphone biasa, teknologi yang
digunakan dalam smarthphone jauh lebih canggih dengan handphone biasa, dimana di
dalam smarthphone ini teknologinya hampir menyamai dengan teknologi yang ada
pada komputer.

Sejarah Perkembangan Mobile Teknologi


Handphone, tentu benda itu sudah tidak asing bagi kita, puluhan tahun yang lalu,
handphone atau lebih dikenal dengan ponsel adalah suatu barang yang sangat
eksklusif, hanya orang yang cukup mapan yang dapat memiliki ponsel itu, adalah suatu
kebanggaan memiliki ponsel, tapi sekarang semua sudah. Ponsel adalah kebutuhan
semi primer, seperti sepatu, tas, dan aksesoris lainnya yang sering digunakan. Tidak
harus mahal, asalkan bisa digunakan dan tidak terlalu kuno.

1. Teknologi OG, O,5G (Zero Generation)


Teknologi 0G adalah teknologi komunikasi yang mengawali terbentuknya generasi
telekomunikasi yang berikutnya. Sebenarnya teknologi ini pada awal ditemukan belum
diberi nama dengan teknologi 0G (Zero Generation). Awal mulanya teknologi ini diberi
nama dengan telepon radio bergerak (mobile telephone radio).
Teknologi ini menggunakan jaringan berbasis gelombang radio (radiotelephone) khusus
yang artinya terpisah dan tertutup dari jaringan lain yang sejenis serta dengan
jangkauan jaringan yang terbatas. Meskipun begitu, jaringan ini mampu terhubung
dengan jaringan telepon sekarang ini.

Pada generasi 0G, sistem telepon bergerak (mobile telephone) dapat dibedakan dari
sistem telepon radio awal (mobile telephone radio). Perbedaannya adalah pada sistem
telepon bergerak untuk melakukan komunikasi harus melalui jasa komersil Public
Switched Telephone Network (PSTN) yang berfungsi sebagai operator untuk
mengarahkan panggilan. Sedangkan pada sistem telepon radio tidak membutuhkan
jaringan tersebut, karena komunikasinya langsung dilakukan antara pengirim dan
penerima panggilan melalui jaringan tertutup. Sistem komunikasi telepon radio awal
biasa diaplikasikan pada jaringan radio polisi atau taksi. Sistem telepon radio ini dikenal
dengan nama dagang WCCs (Wireline Common Carriers, AKA telephone companies),
RCCs (Radio Common Carriers), dan two-way radio dealers.
Sistem telepon bergerak (mobile telephone) tersebut pada umumnya terpasang dalam
mobil atau truk, juga ada pula yang berbentuk seperti tas kantor. Bisanya, komponen
pemancar dan penerima atau transceiver (transmitter-receiver) terpasang dalam bagasi
kendaraan dan dihubungkan dengan “kepala” (dial, display, dan handset) yang berada
dekat tempat duduk pengemudi.

Kelebihan yang dimiliki dari teknologi adalah Bisa melayani komunikasi suara saja dan
merupakan teknologi awal komunikasi bergerak (mobile) yang diimplementasikan dan
dikomersialkan

Kekurangan yang dimiliki oleh teknologi ini antara lain :


Metode transmisinya masih half-duplex meski pada perkembangannya mendukung full-
duplex
Jumlah pelangan terbatas
Jangkauan jaringannya terbatas dan tidak mendukung komunikasi data.

2. Teknologi 1G, 1,5G (First Generaion)

Teknologi 1G adalah teknologi nirkabel generasi pertama berupa telepon seluler


(cellphone, ada pula yang menyebutnya mobile phone). Teknologi ini adalah standar
untuk telepon seluler analog yang diperkenalkan sekitar 1980-an. Alat komunikasi pada
generasi teknologi ini awalnya digunakan untuk kepentingan militer, namun dalam
perkembangannya masyarakat umum yang menggunakan teknologi komunikasi ini.
Teknik komunikasi yang digunakan pada generasi ini adalah Frequency Division
Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan pembagian alokasi frekuensi pada
suatu sel untuk digunakan setiap pelanggan yang ada di sel tersebut, maksudnya untuk
setiap pelanggan saat sedang melakukan pembicaraan akan memiliki frekuensi sendiri
yang berbeda dengan frekuensi pelanggan lain dalam sel yang sama. Prinsip ini sama
dengan cara kerja setiap stasiun radio yang menyiarkan menggunakan frekuensi yang
berbeda antara satu stasiun dengan stasiun yang lainnya).
Kelebihan teknologi ini adalah Melayani komunikasi suara dan data berukuran kecil.
Kekurangan teknologi ini adalah:
Tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar
Kapasitas trafik yang kecil
Penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu
buah kanal frekuensi
Derau intemodulasi (suara tidak jernih)

3. Teknologi 2G (Second Generation)

Teknologi 2G adalah teknologi komunikasi generasi kedua yang muncul karena


tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah
menggunakan teknologi digital, serta mekanisme Time Division Multiple Access
(TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya.

Teknologi standar 2G yang berbasis TDMA salah satunya adalah GSM (Global System
for Mobile Communications). GSM adalah teknologi 2G berbasis TDMA yang
dikembangkan oleh study group yang bernama Groupe Special Mobile (GSM) untuk
mempelajari dan mengembangkan sistem telekomunikasi publik di Eropa. Pada tahun
1989, tugas ini diserahkan kepada European Telecommunication Standards Institute
(ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada pertengahan 1991.

Alasan munculnya GSM karena kebutuhan bersama terhadap satu sistem jaringan
baru yang dapat menjadi standar jaringan yang berlaku dan dapat diterapkan di seluruh
kawasan Eropa. Dalam sistem baru juga harus terdapat kemampuan yang dapat
mengantisipasi mobilitas pengguna serta kemampuan melayani lebih banyak pengguna
untuk menampung penambahan jumlah pengguna baru.

Jaringan GSM merupakan jaringan yang paling banyak digunakan di dunia, pada tahun
1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara, dan akhir tahun 1993 berkembang
menjadi 48 negara dengan 70 operator dan pelanggan berjumlah 1 milyar. Kini GSM di
gunakan di 212 negara dengan jumlah pelanggan mencapai 2 milyar di seluruh dunia.

GSM juga mendukung komunikasi data berkecepatan 14,4 Kbps (hanya cukup untuk
melayani SMS, download gambar, atau ringtone MIDI saja). Sedangkan teknologi
standar 2G yang berbasis CDMA adalah teknologi 2G berbasis CDMA yang beroperasi
pada dua kelas gelombang Band Class 0 (800 MHz) dan Band Class 1 (1900 MHz).
Diperkenalkan oleh Qualcomm pada pertengahan 1990-an dan di dukung oleh AT&T,
Motorola, Lucent, ALPS, GSIC, Prime Co, Samsung, Sony, US West, Sprint, Bell
Atlantic, dan Time Warner.

Tiga keuntungan utama dari jaringan 2G daripada pendahulunya adalah percakapan


telepon dienskripsi secara digital, sistem 2G secara signifikan lebih efisien pada
spektrum yang memperbolehkan tingkat penetrasi lebih besar, dan 2G
memperkenalkan jasa pengiriman-penerimaan data untuk perangkat bergerak dimulai
dengan pesan singkat (SMS).

4. Teknologi 2.5G, 2,75G (Second and A Half Generation)

Penamaan 2.5G digunakan untuk tujuan pemasaran saja. Teknologi yang disebut
dengan 2.5G adalah teknologi komunikasi yang merupakan peningkatan dari teknologi
2G terutama dalam platform dasar GSM yang telah mengalami penyempurnaan,
khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM (TDMA) teknologi 2.5G di
implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN
(Wideband Integrated Dispatch Enhanced Network), sedangkan yang berbasis
CDMAone (CDMA) diimplementasikan dalam CDMA2000-1x Release 0/RTT (1 Times
Radio Transmission Technology) atau IS-2000 (berdasar standar ITU) atau CDMA2000
(berdasar standar 3GPP2).

Provider 2.5G menyediakan beberapa keuntungan 3G (seperti packet-switched) dan


dapat menggunakan sebagian dari infrastruktur 2G yang ada dalam jaringan GSM dan
CDMA. GPRS adalah teknologi 2.5G yang digunakan oleh operator GSM. Beberapa
protokol, seperti EDGE untuk GSM dan CDMA2000-1x RTT untuk CDMA, dapat
dikualifikasikan sebagai jasa 3G (sebab mereka mempunyai tingkat transfer data di
atas 144 Kbps), namun kemudian diistilahkan sebagai jasa 2.5G (atau ada pula yang
menyebutnya sebagai 2.75G yang terdengar lebih canggih) sebab mereka beberapa
kali lebih lambat dibanding jasa 3G “yang sebenarnya”.

GPRS (General Packet Radio Services)

Adalah teknologi 2.5G yang disisipkan (overlay) di atas jaringan GSM untuk menangani
komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain dengan menggunakan handset
GPRS, komunikasi data tetap berlangsung di atas jaringan GSM (dengan GSM masih
menangani komunikasi suara dan transfer data ditangani oleh GPRS).

Pengembangan teknologi GPRS di atas GSM dapat dilakukan secara efektif tanpa
menghilangkan infrastruktur lama, yaitu dengan penambahan beberapa hardware dan
upgrade software baru pada terminal/station dan server GSM. Kecepatan transfer data
GPRS dapat mencapai hingga 160 Kbps. Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan,
yaitu:
Always Online. GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada pengguna pada saat
ingin mengakses data, sehingga dikatakan GPRS selalu online karena transfer data
dikirim berupa paket dan tidak bergantung pada waktu koneksi.
An Upgrade to existing networks (GSM and TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu
menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan di atas infrastruktur yang telah
ada
An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan inti dari mekanisme
pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.

GPRS dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan kemampuannya, yaitu:

a. Kelas A
Dapat dihubungkan ke jaringan GPRS dan GSM (suara dan SMS) pada waktu
besamaan penggunannya, perangkat yang mendukung kelas A masih tersedia sampai
saat ini.

b. Kelas B
Dapat dihubungkan ke jaringan GPRS dan GSM (suara dan SMS) tetapi hanya satu
yang dapat digunakan pada waktu yang sama. Ketika layanan GSM (telepon atau
SMS) digunakan, maka GPRS harus menunggu dan akan otomatis aktif kembali
setelah layanan GSM (telepon atau SMS) diakhiri. Kebanyakan perangkat GPRS
termasuk dalam kelas B.

c. Kelas C
Untuk menghubungkan layanan GPRS atau GSM (suara dan SMS), harus dilakukan
pengantian layanan secara manual antara kedua layanan (hampir sama seperti kelas B
hanya pergantian jaringan yang aktif tidak otomatis).

Kelebihan teknologi ini antara lain adalah :


Layanan lebih banyak seperti komunikasi suara, SMS (Short Message Service; layanan
dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call
waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (untuk SMS,
download gambar, atau ringtone MIDI).
Kapasitas pengguna dapat lebih besar.
Suara yang dihasilkan lebih jernih.
Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga menghemat baterai, handset
dapat dipakai lebih lama, dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Sedangkan kelemahan dari teknologi ini antara lain :


Kecepatan transfer data masih rendah.
Tidak efisien untuk trafik rendah.
Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell
tower).
5. Teknologi 3G( Thirt Generation)

Teknologi 3G adalah teknologi komunikasi generasi ketiga yang menjadi standar


teknologi telepon bergerak (mobile phone), menggantikan 2.5G. Hal ini berdasarkan
ITU (International Telecommunication Union) dengan standar IMT-2000. Jaringan 3G
memungkinkan operator jaringan untuk menawarkan jangkauan yang lebih luas dari
fasilitas tingkat lanjut ketika mencapai kapasitas jaringan yang lebih besar melalui
peningkatan efisiensi penggunaan spektrum. Kemampuannya meliputi komunikasi
suara nirkabel dalam jangkauan area luas (wide-area wireless voice telephony),
panggilan video (video calls), dan jalur data kecepatan tinggi nirkabel (broadband
wireless data), dan semuanya itu berkerja dalam perangkat bergerak (mobile). Fasilitas
tambahan juga meliputi transmisi data HSPA yang mampu untuk mengirim data dengan
kecepatan sampai 14,4 Mbps untuk downlink dan 5,8 Mbps untuk uplink.

ITU mendefinisikan teknologi 3G sebagai :


Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 Kbps pada pengguna yang bergerak
dengan kecepatan 100 km/jam.
Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 Kbps pada pengguna yang berjalan
kaki.
Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada pengguna diam (stasioner).

Pada awalnya tujuan dari pengenalan teknologi 3G ini adalah :


1. Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan.
2. Menambah kemampuan jelajah (roaming).
3. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi.
4. Peningkatan kualitas layanan (QoS atau Quality of Service).
5. Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile internet)
HSPA (High-Speed Packet Access)

Adalah teknologi 3G yang merupakan teknologi dari penyatuan protokol teknologi


mobile sebelumnya, sehingga memperluas dan menambah kemampuan (terutama dari
sisi kecepatan transfer data) dari protokol UMTS yang telah ada sebelumnya. Karena
adanya perbedaan kemapuan (downlink dan uplink) tersebut HSPA dibagi menjadi 2
standar, yaitu:

1. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)


Merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer downlink-
nya (dari jaringan ke handset), dimana HSDPA dapat mencapai kecepatan downlink 7.2
Mbps dan secara teori dapat ditinggkatkan sampai kecepatan 14.4 Mbps dengan
maksimum uplink 384 kbps. HSDPA selain dapat digunakan oleh handphone tetapi
dapat pula digunakan oleh Notebook untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi.

2. HSUPA (High Speed Uplink Packet Access)


Merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer uplink-nya
(dari handset ke jaringan), dimana HSUPA dapat mencapai kecepatan uplink secara
teori sampai kecepatan 5.76 Mbps, tetapi HSUPA ini tidak implentasikan
(dikomersialkan) dan handset-nya tidak dibuat.

6. Teknologi 3.5g , 3,75G (Thirth and a half Generation)

Teknologi 3.5G atau disebut juga Beyond 3G adalah peningkatan dari teknologi 3G,
terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G
(diatas 2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet
dan video sharing. Yang termasuk dalam teknologi ini adalah:

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)


Adalah teknologi 3.5G yang merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA
merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (Wideband CDMA) yang mampu
mentransmisikan data berkecepatan tinggi.

HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase kedua
berkapasitas 11 Mbps dan kapsitas maksimal downlink peak data rate hingga
mencapai 14 Mbps.
Kecepatan jaringan HSDPA di lingkungan perumahan dapat melakukan download data
berkecepatan 3,7 Mbps. Seorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan
100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps. Sementara itu,
pengguna di lingkungan perkantoran yang padat tetap masih dapat menikmati
streaming video meskipun hanya memperoleh 300 Kbps.

Kelebihan HSDPA adalah mengurangi keterlambatan (delay) dan memberikan respon


yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office
atau akses internet kecepatan tinggi, yang dapat disertai pula dengan fasilitas gaming
atau download audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim
tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan, sehingga pasti akan mengurangi
biaya layanan mobile data secara signifikan.

WiBro (Wireless Broadband)


Adalah teknologi 3.5G yang dikembangkan Samsung bersama dengan ETRI
(Electronics and Technology Research Institute) dan telah mendapat sertifikat dari
WiMAX Forum. WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi
Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WiBro mampu mengirim data
dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data itu mampu mengungguli
kecepatan platform HSDPA yang kecepatannya sampai 14 Mbps.

Kelebihan teknologi ini antara lain :


Memiliki kecepatan transfer data cepat (144 Kbps-2 Mbps); 2 Mbps untuk
lokal/indoor/slow-moving access; 384 Kbps untuk wide area access.
Layanan data broadband seperti internet, video conference, video streaming, video on
demand, music on demand, games on demand.
Kualitas suara yang lebih bagus.
Keamanan yang terjamin.

Kekurangan teknologi ini adalah Belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam
melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.

7. Teknologi 4G (Fourth Generation)

Teknologi 4G (juga dikenal sebagai Beyond 3G) adalah istilah dalam teknologi
komunikasi yang digunakan untuk menjelaskan evolusi berikutnya dalam dunia
komunikasi nirkabel. Menurut kelompok kerja 4G (4G working groups), infrastruktur dan
terminal yang digunakan 4G akan mempunyai hampir semua standar yang telah
diterapkan dari 2G sampai 3G. Sistem 4G juga akan bertindak sebagai platform
terbuka di mana inovasi yang baru dapat berkembang. Teknologi 4G akan mampu
untuk menyediakan Internet Protocol (IP) yang komperhensif di mana suara, data dan
streamed multimedia dapat diberikan kepada para pengguna “kapan saja, di mana
saja”, dan pada kecepatan transmisi data yang lebih tinggi dibanding generasi yang
sebelumnya.

Banyak perusahaan sudah mendefinisikan sendiri arti mengenai 4G untuk menyatakan


bahwa mereka telah memiliki 4G, seperti percobaan peluncuran WiMAX, bahkan ada
pula perusahaan lain yang mengatakan sudah membuat sistem prototipe yang disebut
4G. Walaupun mungkin beberapa teknologi yang didemonstrasikan sekarang ini dapat
menjadi bagian dari 4G, sampai standar 4G telah didefinisikan, mustahil untuk
perusahaan apapun sekarang ini dalam menyediakan kepastian solusi nirkabel yang
bisa disebut jaringan seluler 4G yang tepat sesuai dengan standar internasional untuk
4G. Hal-hal seperti itulah yang mengacaukan statemen tentang “keberadaan” layanan
4G sehingga cenderung membingungkan investor dan analis industri nirkabel.
Kelebihan teknologi ini antara lain :
Mendukung service multimedia interaktif, telekonfrensi, wireless intenet.
Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service.
Bit rates lebih besar dari 3G.
Global mobility (skalabilitas untuk jaringan mobile), service portability, low-cost service
(biaya yang murah sampai 100 Mbps).
Sepenuhnya untuk jaringan packet-switched.
Jaringan keamanan data yang kuat.

Perkembangan Sistem Operasi Pada Teknologi Mobile

Sistem operasi Mobile yang dikenal juga dengan platform, perangkat lunak pada
Mobile, sistem operasi genggam adalah sebuah program yang menggerakan suatu
perangkat keras seperti ponsel, smartphone, PDA, komputer tablet, perangkat
informasi dan lain sebagainya. Ada berbagai jenis sistem operasi (OS) yang dijalankan
perangkat keras yang beredar di pasaran. . Beberapa ada yang akrab terdengar oleh
kita seperti iOS, Android OS, BlackBerry OS dan sebagainya. Berikut ini adalah 10
macam sistem operasi (OS) yang dijalankan oleh vendor-vendor dan perusahaan-
perusahaan besar dunia.
Berikut beberapa sistem operasi mobile dari masa ke masa :

1. Java
Sebenarnya OS ini bisa dikatakan bukan operating system sejati. Karena masing-
masing vendor akan menerapkan sistem yang berbeda untuk produknya. Kebanyakan
java ini digunakan untuk capabilitas aplikasi dari pihak ketiga.
misalnya java game atau aplikasi handphone lainnya. Namun tidak semua handset
yang telah mendukung java ini juga akan mampu mendukung aplikasi yang sama,
karena hal ini terkait sistem dan hardware yang bersangkutan. Hal inilah yang
membuat handphone china walaupun telah mendukung java tapi tidak bisa disuntikkan
game java yang umum beredar.
Sistem operasi ini memiliki kelebihan open source serta membutuhkan memory &
prosesor yang relatif kecil. Sedangkan kelemahannya yang paling utama adalah tidak
(belum) support multi tasking (beberapa aplikasi berjalan bersamaan). Sehingga ponsel
tersebut tidak memiliki tombol untuk swit aplicatoin atau gambar

2. Symbian
Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd.
yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Symbian merupakan
perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni
Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion.

Symbian telah mengeluarkan Operating System untuk smartphone terbarunya yaitu


versi 9.3, Symbian menyatakan bahwa versi 9.3 ini akan lebih mempercepat,
mempermurah dan mempermudah para vendor handphone.

Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd.
yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Saat ini Symbian OS
banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi
mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware
ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini
memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API).
API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware
yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API
merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan
prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil
kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya
standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas
aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada bermacam produk mobile .

Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara
multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua
pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU
menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Namun perlu
dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile
dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan
kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun
khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program
suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat
sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan.
Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan
proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa
banyak waktu akan jadi diberi.

Beberapa fitur OS Symbian antara lain :


Secara umum, bahasa pemrograman yang digunakan adalah C++. Namun, bahasa
pemrograman lain, seperti Phyton, VB, OPL, dan Perl, juga dapat digunakan untuk
membuat aplikasi.
OS Symbian berbasis event-driven, CPU di-nonaktifkan ketika aplikasi yang dijalankan
tidak terhubung dengan event apa pun
Aplikasi Symbian, seperti theme dan game merupakan file .sis yang dapat dengan
mudah ditransfer dengan bluetooth.

3. Windows Mobile
Windows Mobile adalah sistem operasi seluler yang ditawarkan oleh Microsoft. Sistem
operasi Windows Mobile dimulai dari
1. Pocket PC 2000
2. Pocket PC 2002
3. Windows Mobile 2003
4. Windows Mobile 5
5. Windows Mobile 6
Versi terbaru yang sedang dikembangkan Microsoft adalah Photon, yang didasarkan
pada Windows Embedded CE 6.0 dan diharapkan dapat mengintegrasikan versi
smartphone dan Pocket PC. Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi (OS)
mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada
smartphone dan perangkat nirkabel lainya.
Versi saat ini disebut 'Windows Mobile 6.5'. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2
Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API.
Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop.
Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile.

kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di
gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar.
Microsoft mengumumkan platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress
di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat Pertama kali dirilis sebagai sistem
operasi Pocket PC 2000, yang menggunakan Windows

4. MXI (Motion eXperience Interface)


MXI (Motion eXperience Interface) adalah sebuah sistem operasi mobile yang univesal.
Pada tahun 2004, perusahaan solusi nirkabel meluncurkan sistem operasi mobile
universal yang menciptakan informasi dan entertained selama dalam perjalanan yang
setara dengan kekuatan PC. MXI OS dapat dijalankan untuk aplikasi mobile seperti
Windows, Linux, Palm dan Java. Dalam peluncuran perdana MXI OS, user dapat
menggunakannya dalam perangkat nirkabel untuk komputasi dan komunikasi (seperti
smartphone). MXI menawarkan kemudahan dalam menggunakan interface dan aplikasi
yang cepat untuk diakses oleh pengguna

5. webOS
webOS adalah sistem operasi mobile untuk beberapa perangkat ponsel, smartphone
dan komputer tablet. webOS berbasis linux kernel yang awalnya yang dikembangkan
oleh Palm, namun kemudian diakuisisi oleh Hewlett-Packard dengan nilai 1,2 milliar
yang kemudian lebih dikenal dengan HP webOS. webOS diperkenalkan tahun 2009.
Beberapa perangkat yang menjalankan webOS diantaranya smartphone HP Veer dan
HP Pree 3. Sementara untuk perangkat komputer tablet adalah HP Touch Pad. Namun
sayangnya perangkat dengan platform webOS kurang laku dipasar bahkan pihak HP
menghentikan pembuatan perangkat keras tersebut. Hingga issu yang beredar bahwa
di tahun 2011 Samsung akan mengakuisisi webOS namun kabar tersebut disangkal
oleh Manajemen Samsung.

6. Bada OS
Bada OS adalah sistem operasi mobile untuk perangkat smartphone dan komputer
tablet. Bada OS dikembangkan oleh salah satu vendor terbesar di dunia, Samsung
Elektronik. Bada OS diperkenalkan pertama kali pada Mobile World Congress tahun
2010 untuk aplikasi di ponsel Samsung Wave S8500 temasuk aplikasi game yang
diciptakan oleh Gameloft. Samsung mengajak developer independent dalam
mengembangkan aplikasi-aplikasinya. Platform Bada di ponsel Samsung Wave S8500
mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Twitter, EA
(perusahaan game untuk ponsel asal Amerika), Blockbuster (Home Entertainmen asal
Amerika), Capcon (perusahaan game untuk ponsel asal Jepang) dan tentu saja
Gameloft (perusahaan game untuk ponsel asal Prancis).

7. Meego
MeeGo adalah sebuah sistem operasi mobile yang berbasis linux dan sebuah proyek
open source alias gratis. MeeGo dikembangkan untuk berbagai perangkat keras seperti
netbook, komputer tablet, nettops (dekstop komputer yang berbentuk lebih kecil), in-
vehicle infotaiment devices (perangkat infotaiment dalam kendaraan), smartTV,
smartphone dan lain sebagainya. MeeGo OS merupakan OS yang terhitung baru dan
diperkenalkan pada Mobile World Congress tahun 2010 dan yang memperkenalkan
adalah Intel dan Nokia.

8. Palm OS
Palm OS diperkenalkan di tahun 1996 yang awalnya dikembangkan untuk perangkat
ponsel PDA (Personal Digital Assistant). Palm OS kemudian dikembangkan dengan
kemudahan touchscreen-nya yang berbasis graphical user interface. Ciri khasnya dari
PDA yang disokong oleh Palm OS adalah interface yang menampilkan shortcut-
shortcut menu. Produk yang menggunakan Palm OS adalah HP Touch Pad, Palm Treo
Smartphone dan sbg.
9. BlackBerry OS
BlackBerry menggunakan BlackBerry OS sebagai sistem operasinya. BlackBerry OS,
dikembangkan oleh Reseach in Motion (RIM), untuk BlackBerry, perusahaan
telekomunikasi asal Kanada ini. Diawal kemunculannya BlackBerry booming dengan
layanan push-email dan sebagai smartphone yang sukses dipasaran. Versi terakhir dari
BlackBerry OS adalah BlackBerry OS 7, salah satu smartphone andalannya BlackBerry
Curve 9380. Indonesia dinilai sebagai pasar terbesar bagi penjualan BlackBerry,
namun sayangnya pihak RIM belum mau berinvestasi di lndonesia dan tetap
membangun pabriknya di Malaysia. Sehingga tidak adanya pabrik blacberry di
indonesia.

10. Android
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android
menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi
mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google
Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel.
Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance,
konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi,
termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada Juli 2005, Google mengakuisisi Android, Inc, sebuah perusahaan startup yang
berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat. Android’s co-pendiri yang pergi untuk
bekerja di Google termasuk Andy Rubin (co-pendiri Danger, Rich Miner (co-pendiri
Kebakaran liar Communications, Inc , Nick Sears (sekali VP di T-Mobile , dan Chris
White (diketuai desain dan pengembangan antarmuka di webtv. Pada waktu itu, hanya
sedikit yang diketahui tentang fungsi Android, Inc lain dari itu mereka membuat
perangkat lunak untuk ponsel.Hal ini dimulai desas-desus bahwa Google berencana
untuk memasuki pasar telepon seluler, meskipun tidak jelas apa fungsi itu mungkin
tampil di pasar itu.

Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile
didukung oleh kernel Linux yang mereka dipasarkan ke produsen handset dan operator
pada premis memberikan yang fleksibel, sistem upgradeable. Hal ini melaporkan
bahwa Google telah berbaris serangkaian komponen perangkat keras dan perangkat
lunak dan memberi isyarat untuk mitra operator itu terbuka untuk berbagai tingkat
kerjasama pada pihak mereka.Lebih spekulasi bahwa Google akan memasuki pasar
telepon seluler datang pada bulan Desember 2006 .

Laporan dari BBC dan The Wall Street Journal mencatat bahwa Google ingin
pencariannya dan aplikasi pada ponsel dan sudah bekerja keras untuk memberikan itu.
Cetak dan media online segera melaporkan rumor bahwa Google sedang
mengembangkan handset bermerek Google.Lebih spekulasi diikuti laporan bahwa
Google telah menentukan spesifikasi teknis, ini menunjukkan prototipe untuk produsen
ponsel dan operator jaringan.Pada bulan September 2007, InformationWeek menutupi
sebuah studi Evalueserve melaporkan bahwa Google telah mengajukan beberapa
aplikasi paten di bidang telepon seluler.

Akhirnya Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama
Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada
perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi
Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler. Di
dunia terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat
dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang
benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal
sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Fitur-fitue Sisrem Operasi Android adalah :
Layout untuk handset dapat dioperasikan pada berbagai display, VGA, serta grafik 2D
dan grafik 3D dengan library OpenGL ES.
Basis data yang digunakan adalah SQLite.
Web browser yang tersedia adalah WebKit digabung dengan Javascript engìne
Chrome V8.
Dukungan format audio / video antara lain : WebM, MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB, AAC,
MP3, MIDI, Ogg Vorbis, WAV.
Android Market yang memungkinkan user mendownload aplikasi tanpa menggunakan
PC.
Jenis-Jenis OS Android yang dapat saya informasikan didalam aplikasi mobile ada
beberapa yaitu sebagai berikut

1. Android versi 1.1*


Android memang diluncurkan pertama kali pada tahun 2007, namun sistem operasi ini
mulai dirilis dan diterapkan ke berbagai gadget pada tanggal 9 Maret 2009 silam.
Android versi 1.1 merupakan Android awal yang dimana versi ini baru memberikan
sentuhan dibeberapa aplikasinya, diantaranya yaitu sistem antar muka bagi pengguna
(user interface) yang lebih baik, jam dan beberapa aplikasi standar lainnya.

2. Android versi 1.5 (Cupcake)*


Hanya perlu waktu kurang dari 2 bulan, yaitu pada bulan Mei 2009 Android kembali
mengalami perubahan versi. Android versi 1.1 kemudian disempurnakan dengan
Android versi 1.5 atau yang dikenal sebagai Android Cupcake. Perubahan yang terjadi
pada sistem operasi Android Cupcake bisa dibilang cukup banyak. Diantaranya adalah
sistem fasilitas mengunggah video ke Youtube, aplikasi headset nirkabel bluetooth,
tampilan keyboard dilayar, serta tampilan gambar bergerak yang lebih atraktif.

3. Android versi 1.6 (Donut)*


Donut (versi 1.6) diluncurkan dalam tempo kurang dari 4 bulan semenjak peluncuran
perdana Android Cupcake, yaitu pada bulan September 2009. Android versi Donut
memiliki beberapa fitur yang lebih baik dibanding dengan pendahulunya, yakni mampu
menayangkan indikator baterai pada ponsel, pengguna dapat memilih dan menentukan
file yang akan dihapus,"zoom-in zoom-out" gambar dengan membaca gerakan serta
arah gerakan tangan (gesture), penggunaan koneksi CDMA/EVDO, dan lain
sebagainya

4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)*


Masih ditahun yang sama, Android kembali merilis operating sistem versi terbarunya,
yaitu Android versi 2.0/2.1 Eclair. Android Eclair diluncurkan oleh Google 3 bulan
setelah peluncuran Android versi 1.6. Dengan meluncurkan 4 versi ditahun yang sama,
akhirnya begitu banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai
tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama
yang digunakan untuk handset-handset terbaru mereka. Inilah dimana era kebangkitan
Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar yang awalnya
dipandang kurang "user friendly".
Pada era ini, Google selaku pihak pengembang utamanya memprakarsai sebuah
kompetisi pengembangan aplikasi Android terbaik yang terbagi menjadi 2 sesi dimana
masing-masing sesi memilih 50 aplikasi terbaik dan pemenangnya mendapatkan
hadiah uang sebesar 25.000 USD.

5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)*


Butuh 5 bulan bagi Google untuk melakukan regenerasi dari Android Eclair versi
sebelumnya ke versi Froyo Frozen Yoghurt. Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi
2.2 alias Android Froyo ini dirilis. Sistem operasi dengan julukan Froyo ini melakukan
beberapa update dan juga pembenahan seputar aplikasi serta tampilannya. Keinginan
untuk bisa menempatkan sebuah kartu ekspansi berbentuk slot Micro SD berkapasitas
besar sudah bisa diwujudkan oleh OS versi ini. Aplikasi lainnya yang juga dilakukan
pembaharuan adalah dukungan Adobe 10.1 serta kecepatan kinerjanya yang jauh lebih
baik hingga 5x lebih cepat jika dibandingkan dengan versi sebelumnya.

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)*


bulan kemudian Android kembali melakukan gebrakan dengan merilis kembali Android
versi 2.3 atau yang dikenal sebagai Android Gingerbread. Gingerbread terlihat sangat
berbeda dari sistem operasi sebelumnya dimana tampilan Gingerbread jauh lebih
atraktif dan sudah mampu mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call.
Bukan hanya itu saja, Android Gingerbread juga mulai mengkonsentrasikan kepada
kemampuan untuk meningkatkan mutu aplikasi-aplikasi permainan (games) yang
dijalankan didalamnya.

7. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)*


Pada bulan Mei 2011 Android versi 3.0/3.1 atau Android Honeycom dirilis. Android
Honeycomb merupakan sebuah sistem operasi Android yang tujuannya memang
dikhususkan bagi penggunaan tablet berbasis Android. Halaman pengguna (user
interface) yang digunakan pada Android versi ini juga sangat berbeda dengan yang
digunakan pada smartphone Android. Hal tersebut tentu saja disebabkan oleh tampilan
layar yang lebih besar pada tablet serta untuk mendukung penggunaan hardware
dengan spesifikasi yang lebih tinggi yang digunakan pada perangkat tersebut.

8. Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)*


Android ICS atau Ice Cream Sandwich juga dirilis pada tahun yang sama dengan
Honeycomb, yaitu pada bulan Oktober 2011. Kini, Android Ice Cream Sandwich
merupakan salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh para
pengembang smartphone yang sudah memiliki nama besar seperti Samsung, Sony,
Acer dengan smartphone ICS Acer Liquid Gallant E350 terbarunya serta produsen-
produsen kelas berat lainnya untuk digunakan pada produk-produk terbaru mereka.

Begitu banyak fitur-fitur terbaru yang disematkan pada sistem operasi ini, antara lain
yaitu fitur yang memaksimalkan fotografi, grafis dan resolusi gambar, kualitas video,
sistem pengenal wajah dan masih banyak lagi lainnya.

9.Android versi 4.1 (Jelly Bean)*


Android Jelly Bean merupakan versi Android yang terbaru pada saat ini. Salah satu
gadget yang menggunakan sistem operasi Jelly Bean adalah Google Nexus 7 yang
diprakarsai oleh ASUS, vendor asal Taiwan yang juga menjadi teman satu kampung
halaman dengan Acer. Perkembangan awal dari SO ini adalah pada tahun 2012

Fitur terbaru dari sistem operasi Android Jelly Bean ini salah satunya adalah
peningkatan kemampuan on-screen keyboard yang lebih cepat serta lebih responsif,
pencarian data kontak dengan fitur & Voice Search dan lain sebagainya.

nah ada bocoran sedikit dari sumber yang mungkin dapat di percaya, katanya Google
dikabarkan akan menggunakan nama "Key Lime Pie" untukversi Android yang
datangsetelah Android 5.0 Jelly Bean.Padahal, Jelly Bean sendiri baru akan dirilis pada
kuartal II-2012 atau sekitar Juni mendatang.Berdasarkan laporan The Verge,yang
mendapat bocoran darisumber terpercaya, Google berencana menggunakan nama
"Key Lime Pie" untuk versi Android setelah Jelly Bean.

Singkatnya, Android itu akan disingkat dengan inisial "KLP".Key Lime Pie melanjutkan
"tradisi" nama makanan penutup sebagai kode Android. "Kita tunggu aja kehadiran
nya" Itulah beberapa informasi yang bisa saya sajikan buat sobat-sobat semuanya
semoga dapat menyegarkan ingatan sobat kembali yang berkaitan dengan sejarah
Android, jenis dan versi Android Operating System (OS).

10. Android 4.4 KitKat (2013)


Butuh setahun bagi Google untuk menghadirkan KitKat. Versi Android ini memberikan
suasana yang segar dengan pembaruan antarmuka beraksen putih dan biru muda.
Pada KitKat, Google menghadirkan perintah pencarian menggunakan suara atau
disebut "Ok, Google". Fitur ini dirundung puji-pujian dari para pakar teknologi.
Di saat bersamaan, Google juga meluncurkan aplikasi pesan singkat Hangouts untuk
pertama kalinya. Sayangnya, belakangan Hangouts dilabeli sebagai layanan Google
yang gagal karena tak menuai penetrasi yang memuaskan.

11. Android 5.0 Lollipop (2014)


Pembaruan yang mencolok pada Lollipop tampak dari sisi desainnya yang diperhalus
dan disesuaikan dengan zaman. Selain itu, fitur-fitur yang sudah hadir pada Android
sebelumnya ditingkatkan.

Inovasi kurang terasa pada versi ini. Satu-satunya yang lumayan baru adalah
dukungan untuk gambar berformat RAW. Format itu memungkinkan para ilustrator,
fotografer, atau graphic designer menyimpan file dengan ukuran besar agar bisa diedit
tanpa mengurangi kualitas.

12. Android 6.0 Marshmallow (2015)


Menu aplikasi pada Android Marshmallow benar-benar dibuat baru. Desainnya
membuat pengguna merasa naik kelas dari versi sebelumnya karena lebih dinamis.
Selain itu, ada juga fitur memory manager yang memungkinkan pengguna mengecek
penggunaan memori pada tiap aplikasi. Rentan waktu pengecekannya bisa disetel dari
tiga jam yang lalu hingga 24 jam sebelumnya.
Pembaruan kedua ditilik dari pengaturan volume. Pada Marshmallow, pengguna bisa
mengontrol volume yang berbeda-beda pada panggilan, media, dan alarm.
Keamanan juga mendapat peningkatan pada versi ini. Google memungkinkan vendor
menyematkan sensor pemindai sidik jari karena sudah didukung Marshmallow.

13. Android 7.0 Nougat (2016)


Nougat adalah versi Android termutakhir yang baru diperkenalkan pada ajang kumpul
developer Google I/O, pertengahan 2016 ini. Beberapa lama setelahnya, Google
menghadirkan Nougat secara resmi untuk publik.
Pembaruan paling mendasar pada versi Nougat adalah kehadiran Google Assistant
yang menggantikan Google Now. Asisten digital tersebut lebih bisa diandalkan untuk
menjalankan pelbagai fungsi.
Fitur-fitur baru lainnya mencakup layar split-screen saat dipakai multitasking, serta fitur
Doze yang telah dikenalkan di versi Android Marshmallow namun telah ditingkatkan.
Android Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual reality terbaru
Google.

14. Android O
Hingga artikel ini ditulis, Android O belum secara resmi dirilis. Google baru
mengeluarkan versi developer preview untuk dicoba para pengembang yang akan
segera menggunakan versi terbaru Android terbaru ini begitu resmi dirilis.
Semoga artikel ini memberikan manfaat serta pengetahuan baru seputar sistem
operasi Android yang kini sudah sangat populer dikalangan pengguna perangkat
smartphone dan tablet.

Manfaat Teknologi Komunikasi Mobile


Dari penjelasan diatas sangat terlihat jelas bahwa pemanfaatan teknologi mobile /
Telepon genggam sangat berarti bagi kehidupan manusia. Pemanfaatan tersebut
terlihat nyata dalam kehidupan sehari-hari dimana saat hampir setiap manusia
dipenduduk di bumi ini memegang sebuah perangkat mobile untuk berkomunikasi.
Bahkan sejak generasi 0 dari telepon genggam yang dulunya hanya digunakan untuk
melakukan komunikasi jarak jauh kini perkembangan itu telah mencapai generasi IV
yang memulai memperkenalkan teknologi 4G.

Jika dua / 3 tahun lalu kita populer dengan teknologi 3G namun sekarang nampaknya
teknologi 3G sudah bukan hal yang istimewa lagi setelah adanya 4G.

Kini Perangkat telepon Genggam / Mobile telah masuk ke ranah berbagai aspek
kehidupan sehari-hari, kini perangkat seluler bukan hanya untuk berkomunikasi telepon
ataupun sekedar sms namun telah mampu digunakan dalam bidang ekonomi, Sosial,
Hiburan, bahkan ke ranah politik. Setiap orang kini mampu mengontrol bisnisnya
dengan sebuah gadged, setiap orang kini mampu memperoleh informasi dengan cepat
lewat media online yang marak diinternet, setiap orang mampu menghibur dirinya
sendiri dengan memainkan game, memutar musik bahkan menonton film dan semua
itu dilakukan oleh sebuah alat kecil bernama gadged / Mobile Seluler.

Manfaat komunikasi mobile bagi personal yaitu semakin mempermudah kita untuk
berkomunikasi. Tidak hanya melalui pesan singkat atau panggilan saja tetapi juga bisa
mengirimkan data berupa audio dan visual dengan lebih baik. Komunikasi mobile juga
semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi yang cepat berkat
akses internet di tangan. Update informasi terbaru mudah didapat dan diikuti
perkembangannya. 48% pengguna internet mengaksesnya melalui mobile phone
(teknojurnal.com/2011/09/16/). Akses yang mudah dan bisa dimana saja membuat
masyarakat lebih menyukainya.

Dalam dunia bisnis tentunya akan mempermudah para pebisnis untuk memantau
perkembangan bisnisnya baik lokal, nasional, dan internasional. Selain itu, iklan produk
mereka akan mudah disebarluaskan kepada masyarakat melalui jaringan internet
mobile yang pastinya mudah diakses oleh masyarakat.

Jenis-jenis aplikasi mobile


1. Aplikasi Native
Aplikasi ini di buat dan ditanam (install) langsung didalam device/Gadget
kita, baik untuk platform aplikasi mobile android ataupun aplikasi mobile
iOS, aplikasi mobile ini menggunakan bahasa pemrograman yang
selayaknya digunakan untuk membuat aplikasi tersebut. Misalnya, untuk
membuat aplikasi Android menggunakan Java dan SDK milik Android,
aplikasi iOS menggunakan Objective-C dan SDK iOS, demikian juga untuk
aplikasi- aplikasi mobile untuk platform lainnya.
2. Aplikasi web
Aplikasi mobile Dibuat dan dikembangkan dengan menggunakan bahasa
pemrograman berbasis web, aplikasi mobile jenis web ini dijalankan
menggunakan browser yang ada di handphone atau device/Gadget kita,
menggunakan bahasa pemrograman html5, php, ataupun ASP beserta
dengan beberapa komponen pendukungnya, misalkan database, css,
javascript, dll, serta penyimpanan data langsung ke database server.
3. Aplikasi Hybrid
Aplikasi mobile yang dibuat dan ditanam (install) langsung didalam
device, menggunakan bahasa pemrograman website ( HTML5 dan PHP)
yang digabung dengan bahasa pemrograman yang selayaknya digunakan
utuk membuat aplikasi pada device yang dituju. Maksud dari
“menggabung bahasa pemrograman” disini adalah, aplikasi inti dibuat
dengan menggunakan bahasa pemrograman web, sedangkan untuk
beberapa fitur yang tidak bisa dijalankan menggunakan bahasa
pemrograman web, akan ditulis dalam bahasa pemrograman yang sesuai
dengan device tujuan. Jadi intinya hybrid apps itu menggabungkan
aplikasi mobile jenis native dengan aplikasi mobile jenis web dan dibundle
menjadi 1 package dan diinstall di device/Gadget kita atau bisa juga
langsung diunggah ke toko aplikasi mobile sesuai dengan platfornya. Jadi
butuh proses instalasi, beda dengan mobile web yang biasanya tinggal
buka browser dan langsung terhubung atau terbuka aplikasi mobile yang
dibutuhkan.
4. Games
Aplikasi game berbasis mobile yang dikembangkan untuk suatu platform
tertentu baik yang berbasis android ataupun berbasis iOS, jenis aplikasi
game ini bisa berupa aplikasi mobile native, atau dengan menggunakan
pemrograman web dengan basis HTML5 dan PHP, atau bisa juga jenis
aplikasi mobile hybrid.
Nah itu beberapa jenis aplikasi yang sering kita jumpai dalam kehidupan
sehari-hari yang sudah era mobile computing ini, bagi pengguna biasa hal
itu bisa menjadi sebuah pilihan untuk menggunakan aplikasi mobile jenis
apa agar bisa membantu dan menyesuaikan berbagai macam kebutuhan
sehari-hari. Bagi Developer atau pengembang aplikasi mobile hal ini bisa
menjadi acuan ataupun referensi dan sekaligus menjadi sebuah pilihan
akan membuat atau mengembangkan aplikasi mobile jenis apakah
selanjutnya? Hal ini juga tidak terlepas dari riset pengguna, bagaimana
pengguna menggunakan dan berinteraksi dengan dunia mobile di era
mobile computing saat ini.
3 Konsep Teknologi Augmented Reality

Ayo membaca

Di era ini, batas-batas antara dunia digital dan fisik semakin sulit untuk dibedakan.
Teknologi Augmented Reality atau Teknologi AR dengan cepat memasuki fase baru
yang memungkinkan kamu mendapatkan user experience yang kaya akan konteks.
Konteks yang dimaksud adalah konteks yang menggabungkan sensor, komputasi,
Internet of Things, dan Artificial Intelligence. Teknologi AR akan membawa transformasi
yang signifikan ke banyak bidang ekonomi dalam hal produktivitas, daya saing, serta
penyediaan layanan baru dan inovatif untuk klien.
Di artikel ini, Sobat Jagoan akan diajak untuk menelaah lebih lanjut konsep Augmented
Reality. So, without further ado, let’s just jump right in.
Pengertian Augmented Reality
Augmented Reality adalah teknologi yang memperluas dunia fisik kita dengan cara
menambahkan lapisan informasi digital ke dalamnya. Berbeda dengan VR (Virtual
Reality), AR tidak menciptakan seluruh lingkungan buatan untuk menggantikan yang
asli dengan yang virtual.
AR muncul di tampilan langsung dari lingkungan yang ada dan menambahkan suara,
video, dan grafik ke dalamnya.
Jadi, AR adalah kenampakan lingkungan fisik dunia nyata, dibarengi dengan gambar
yang dihasilkan komputer sehingga mengubah persepsi realitas.
Cara Kerja Augmented Reality
AR dapat ditampilkan pada berbagai perangkat seperti kacamata, layar, ponsel, dan
sebagainya. Agar perangkat berfungsi dengan baik, sejumlah data tertentu dalam
bentuk video, gambar, animasi, dan model 3D perlu digunakan.
Sehingga, orang bisa melihat hasilnya dalam cahaya buatan dan alami. AR
menggunakan teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping), sensor, dan
pengukur kedalaman. Misalnya, mengumpulkan data sensor untuk menghitung jarak
dari lokasi sensor ke objek.
Berikut adalah beberapa komponen AR:
Kamera dan Sensor
Kamera dan sensor digunakan untuk mengumpulkan informasi kolaborasi pengguna
dan mengirimkannya untuk diproses. Kamera pada gadget memiliki kemampuan untuk
memeriksa lingkungan dan dengan data tersebut, akan mampu menemukan barang
fisik dan menghasilkan model 3D.
Proyeksi
Komponen ini mengacu pada proyektor yang lebih kecil dari yang biasa ada
pada headset AR, yang mengambil informasi dari sensor dan memproyeksikan konten
yang terkomputerisasi ke permukaan untuk dilihat.
For your information, sebenarnya, pemanfaatan proyeksi di AR belum sepenuhnya
dirancang untuk dapat digunakan dalam barang atau layanan komersial.
Refleksi
Beberapa gadget AR memiliki cermin untuk membantu mata manusia melihat gambar
virtual.
Beberapa darinya memiliki variasi cermin kecil yang ditekuk dan beberapa lagi memiliki
cermin sisi ganda untuk memantulkan cahaya ke kamera dan mata pengguna.
Tujuan dari cara refleksi tersebut adalah untuk memainkan pengaturan gambar yang
tepat.

Jenis Teknologi Augmented Reality


Ada beberapa kategori teknologi augmented reality, masing-masing memiliki
perbedaan dan kegunaan dalam pengaplikasiannya sebagai berikut.
Marker-Based Augmented Reality
Marker-based AR menggunakan kamera dan beberapa jenis penanda visual, seperti
kode QR/2D. Teknologi ini akan menghasilkan output hanya ketika marker dirasakan
oleh pembaca.
Aplikasi marker-based menggunakan kamera pada perangkat untuk
membedakan marker dari objek dunia nyata lainnya.
Pola sederhana seperti kode QR digunakan sebagai marker karena dapat dengan
mudah dikenali dan tidak memerlukan banyak effort untuk membaca.
Posisi dan orientasi juga dihitung, di mana beberapa jenis konten atau informasi
kemudian dibebani banyak marker.
Markerless Augmented Reality
Sebagai salah satu aplikasi AR yang diimplementasikan secara luas, markerless
augmented reality menggunakan GPS, kompas digital, pengukur kecepatan, atau
akselerometer yang tertanam dalam perangkat untuk menyediakan data berdasarkan
lokasi kamu.
Kekuatan di balik teknologi markerless augmented reality adalah ketersediaan fitur
pendeteksian lokasi pada smartphone.
Ini paling umum digunakan untuk memetakan arah, menemukan bisnis terdekat, dan
aplikasi seluler berbasis lokasi lainnya.
Projection Based Augmented Reality
Projection based AR bekerja dengan cara memproyeksikan cahaya buatan ke
permukaan riil.
Aplikasi teknologi ini memungkinkan interaksi manusia dengan mengirimkan cahaya ke
permukaan riil dan kemudian merasakan interaksi manusia (sentuhan) dari cahaya
yang diproyeksikan.
Pendeteksian interaksi pengguna dilakukan dengan membedakan antara proyeksi yang
diharapkan dan proyeksi yang diubah.
Aplikasi lain yang menarik dari teknologi ini adalah penggunaan teknologi plasma laser
untuk memproyeksikan hologram interaktif tiga dimensi (3D) di udara.
Superimposition Based Augmented Reality
Superimposition based AR mampu mengganti sebagian atau seluruh tampilan asli dari
suatu objek dengan pandangan yang baru dan ditambah dari objek yang sama.
Pendeteksian objek memainkan peran penting karena aplikasi tidak dapat
menggantikan tampilan asli dengan augmented jika tidak dapat menentukan apa objek
itu.
Contoh yang dihadapi konsumen akan augmented reality berbasis superimposisi dapat
ditemukan dalam katalog furnitur augmented reality IKEA.
Dengan mengunduh aplikasi dan memindai halaman yang dipilih dalam katalog cetak
atau digital mereka, pengguna dapat menempatkan furnitur IKEA virtual di rumah
mereka sendiri dengan bantuan augmented reality.

Penerapan Augmented Reality di Berbagai Bidang


Berikut ini adalah beberapa contoh penerapan teknologi augmented reality di beberapa
bidang yang telah dilakukan.

Games: Pokemon Go!


Pokemon Go! rupanya masih memiliki penggemar. Tetapi, bagian utama dari daya tarik
permainan ini adalah cara menggabungkan dunia nyata dengan karakter Pokemon
favorit kamu.
Games ini adalah definisi AR yang menyenangkan untuk di-boot. Sebenarnya,
banyak game lain yang telah menyalin konsep yang sama, misalnya Jurassic Park
dan game AR bertema Harry Potter.
Meskipun contoh-contoh ini murni untuk rekreasi, visual yang ditunjukkan akan
membuat kamu seolah-olah masuk dalam dimensi lain.

Pelatihan Medis
AR sekarang digunakan dalam pelatihan medis. Aplikasinya berkisar dari penggunaan
peralatan MRI hingga melakukan operasi yang sangat rumit.
Di Klinik Cleveland, Case Western Reserve University, siswa diajarkan seluk beluk
anatomi menggunakan headset AR.
Teknologi ini memungkinkan mereka mempelajari tubuh manusia tanpa perlu
membedah mayat atau menonton operasi langsung.
Namun, hal ini tidak terbatas pada pelatihan saja. AR juga memiliki aplikasi yang dapat
diterapkan selama operasi tanpa perlu kamera dan probe invasif yang masih
tradisional.

Helm F-35
Helm ini dirancang khusus untuk melapisi fitur AR seperti rekaman real time dari jajaran
kamera eksternal pejuang secara langsung ke bidang pandang pilot.
Sistem ini memungkinkan pilot untuk melihat pemandangan 360 derajat di sekitar
pesawat mereka. Pilot juga dapat memperbesar area yang diamati dan juga di-ping
oleh pesawat jika potensi ancaman terdeteksi.
Teknologi ini juga memberi pilot "penglihatan malam digital", HUD (Head-Up Display)
virtual, informasi sistem senjata, penargetan fungsi sistem, dan memiliki kapasitas
untuk menambahkan fitur baru di masa depan.

TV Broadcast
Dari siaran cuaca hingga acara olahraga, AR menjadi semakin umum di TV kamu. AR
sangat cocok untuk aplikasi semacam ini dan benar-benar menawarkan pelajaran baru
bagi masyarakat umum.
AR dapat digunakan dalam film dokumenter pendidikan, acara olahraga langsung, atau
pelaporan berita langsung lainnya untuk membantu kamu memahami subjek yang lebih
esoteris. Misalnya, liputan berita Pemilihan Umum BBC.

Menanya

Ayo menanya

Setelah anda mengamati fakta lapangan dan membaca referensi tentang aplikasi
mobile dan augmented reality, apakah Anda sudah memahami? Apabila belum coba
diskusikan sama teman, kegiatan mana yang belum jelas, misalnya:

5. Jelaskan jenis-jenis aplikasi mobile, beri contohnya


6. Jelaskan macam-macam sistem operasi aplikasi mobile
7. Jelaskan penggunaan teknologi augmented reality
8. Apabila aplikasi mobile yang telah dikembangkan terjadi bug,
bagaimana prosedur pengembangannya , jelaskan

Catat semua hasil diskusi dengan teman, dan apabila ada hal yang masih ragu
konsultasikan dengan Bapak/Ibu guru

HASIL DISKUSI
No Permasalahan Pemecahan masalah
Mencoba/Eksperimen

Anda diharapkan mampu mengamalkan sikap teliti, cermat, disiplin, peduli


dan bisa bekerjasama dalam melaksanakan identifikasi tanaman hias

Ayo mencoba
Lembar kerja 1
Mengidentifikasi Aplikasi Mobile

Pendahuluan
Berbagai jenis aplikasi mobile yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari
seringkali dianggap sama dalam hal pembuatannya, padahal tiap aplikasi mobile
dirancang berdasarkan jenis teknologi yang dibutuhkan pada aplikasi tersebut.

Tujuan
Siswa mampu melaksanakan identifikasi aplikasi mobile

Alat dan Bahan


7. Handphone
8. Alat tulis
9. Alat dan bahan keselamatan kerja

Keselamatan Kerja
5) Kenakan pakaian praktik
6) Hati-hati sewaktu menggunakan listrik

Langkah kerja :
6) Lakukan do’a bersama sebelum Anda melakukan langkah-Langkah kerja
berikutnya, sesuai ajaran agama yang Anda anut.
7) Siapkan bahan dan alat

8) Peserta didik membaca teks “konsep aplikasi mobile yang ada di modul
peserta didik secara seksama.

9) Peserta didik menuliskan berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan
kelompok teknologi yg digunakan dalam format yang telah disediakan
dalam modul siwa dengan cermat dan teliti.

10) Peserta didik menuliskan hal-hal yang terdapat dalam bacaan kedalam
format yang telah disediakan dalam modul peserta didik dengan cermat
dan teliti.

Contoh Lembar Pengamatan

No Nama Aplikasi Jenis/Kelompok Teknologi Keterangan


Yang digunakan

Lembar kerja 2
Mengidentifikasi Teknologi Augmented Reality

Pendahuluan
Teknologi augmented reality saat ini sedang menjadi primadona dalam dunia jasa
teknologi. Augmented reality ini dititik beratkan pada teknologi yang digunakan dan
media yang digunakan sebagai sarana untuk pembuatan aplikasi teknologi augmented
reality

Tujuan
Siswa mampu melaksanakan identifkasi aplikasi berbasis teknologi augmented reality
Alat dan Bahan
10. Handphone
11. Alat tulis
12. Alat dan bahan keselamatan kerja

Keselamatan Kerja
7) Kenakan pakaian praktik
8) Hati-hati sewaktu menggunakan listrik

Langkah kerja :

6. Lakukan do’a bersama sebelum Anda melakukan langkah-Langkah kerja


berikutnya, sesuai ajaran agama yang Anda anut.

7. Membentuk kelompok dengan anggota per group 3 orang

8. Peserta didik membaca teks “konsep augmented reality” yang ada di modul
peserta didik secara seksama.

9. Peserta didik menuliskan berbagai hal yang berhubungan dengan jenis dan
kelompok teknologi dan media yg digunakan dalam format yang telah
disediakan dalam modul siwa dengan cermat dan teliti.

10. Peserta didik menuliskan hal-hal yang terdapat dalam bacaan kedalam
format yang telah disediakan dalam modul peserta didik dengan cermat dan
teliti.
Contoh Lembar Pengamatan
Media yang
N0 Jenis Nama digunakan Keterangan
Aplikasi Aplikasi (perbandingan
2D 3D
bahan media)

Menalar/Mengasosiasi

Silahkan Anda menganalisis dan menyimpulkan hasil pengamatan dari


membaca informasi dan melakukan pengamatan lapang tentang aplikasi mobile
dan augmented reality, hasil diskusi dengan teman dan Bapak/Ibu guru, hasil
mencoba identifikasi jenis aplikasi mobile. Apakah ada hal-hal yang sama atau
berbeda atau perlu pengembangan, semuanya itu perlu Anda catat sebagai
bahan laporan hasil pembelajaran ini.

Mengkomunikasikan

Susun laporan sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan laporan dari hasil mengasosiasi
dan sebarkan ke semua teman-teman anda, melalui presentasi

Anda semua akan kaya pengetahuan dan pengalaman “Selamat”

E. Refleksi
a. Deskripsikan hal-hal yang telah Anda pelajari/temukan selama pembelajaran identifikasi
aplikasi mobile dan augmented reality.
b. Apakah penyajiannya sudah menarik?

c. Apakah yang bisa dikembangkan dalam kegiatan aplikasi mobile dan augmented reality.

F. Tugas

Lakukan pengamatan pada berbagai jenis dan karakteristik aplikasi mobile yang terdapat
pada smartphone rekan sesame siswa, buat pertanyaan-pertanyaan dalam diskusi
kelompok, kumpulkan informasi tentang aplikasi pada smartphone rekan sesama siswa
tersebut. Buat kesimpulan dari apa yang telah Anda amati, diskusikan dan coba, kemudian
presentasikan hasil kesimpulan Anda.

G. Evaluasi

1. Test Formatif

f. Jelaskan jenis-jenis aplikasi mobile, beri contohnya (20%)


g. Jelaskan macam-macam sistem operasi aplikasi mobile (15%)
h. Jelaskan penggunaan teknologi augmented reality (30%)
i. Apabila aplikasi mobile yang telah dikembangkan terjadi bug,
j. bagaimana prosedur pengembangannya , jelaskan (30%)
3. Tes Keterampilan
a. Lakukan identifikasi aplikasi mobile
b. Lakukan identifikasi media teknologi augmented reality
Keterampilan
NO KOMPETENSI/URAIAN KRITERIA YA TIDAK
KEGIATAN
1 Melakukan identifikasi Menunjukkan
Aplikasi mobile
perbedaan Jenis

Aplikasi mobile

2 Melakukan identifikasi
Media penggunaan Membedakan 2D atau 3D
teknologi augmented media teknologi
reality augmented reality

4. Observasi Sikap

Sikap yang diobservasi adalah sikap kerja dalam melakukan kegiatan dan karakter
yang ditunjukkan selama melakukan kegiatan.
Sikap kerja meliputi sikap dalam melakukan kegiatan mengamati, kegiatan
menanya/diskusi, kegiatan mencoba, kegiatan menalar dan kegiatan
mengkomunikasikan
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2008 c. Media Tanam Anggrek.http: //www.emirgarden.com. diakses pada tanggal 19


Nopember 2016
Anonim.2008 h. Budidaya Anggrek. http://www.bbpp-lembang. info. Di akses pada tanggal 19
Oktober 2016.
Agro Media, Redaksi. Anggrek bunga dengan Aneka Pesona Bentuk dan Warna. Jakarta :
AgroMedia Pustaka, 2002.
Anonim. 2008 b. Media Tanam Tanaman Hias. http://www.emirgarden.comAnonym, 2002. Astoeti
dkk, 2002. Tanaman Berbunga Harum, Penebar Swadaya, Jakarta
PROFIL PENULIS

Nama : DR. Ir Widi Agustin,MP


Alamat : Gadung Pemai Valage A 16 Cianjur
Email : widiagustin60@yahoo.co.id
Riwayat Pendidikan No Hp : 085720803514

Riwayat Pendidikan

Sarjana Pertanian (S1) dari Universitas Jenderal Sudirman,


Magister Pertanian (S2) dari Universitas Brawijaaaya,
Doktor (S3) dari Institut Pertanian Bogor

Buku yang pernah ditulis

2. Palm Rajanya Tanaman, diterbitkan oleh Penebar Swadaya


3. Budidaya Tanaman Kentang, diterbitkan oleh Penebar Swadaya
4. Budidaya Tanaman Cabai Keriting diterbitkan oleh Penebar Swadaya
5. Budidaya Tanaman Kacang Tanah diterbitkan oleh Penebar Swadaya
6. Pepaya Tanaman Herbal yang bermanfaat diterbitkan oleh Penebar Swadaya
7. SKKNI Budidaya Tanaman Sayuran
8. SKKNI Budidaya Tanaman Buah-buahan

Bahan Ajar yang pernah ditulis


1. Agribisnis Tanaman Hias
2. Budidaya Tanaman Anggrek
3. Menyiapkan Larutan pengawet untuk tanaman hia
4. Penanganan benih anggrek
5. Pemupukan Tanaman
6. Pembiakan Tanaman Secara Vegetatif
7. Agribisnis Tanaman Cabe Keritng
8. SOP Budidaya Anggrek Dendrobium
9. Agribisnis Tanaman Sayuran daun
10. Perbanyakan Tanaman Secara Kultur Jaringan
11. Penyerbukan Tanaman
12. Perlakuan khusus untuk pembungaan tanaman hias

Penelitian yang pernah dilakukan


1. Adaptasi 50 jenis anggrek Dendrobium
2. Pengembabiakan mikoriza arbuskula
3. Kultur anther tanaman pisang
4. Kultur pucuk tanaman krisan
5. Pengujian viabilitas benih cabai, kacang tanah
6. Pengaruh tiga macam pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi cabai keriting
7. Eksplorasi mikoriza arbuskula pada rhisosfer tanaman cabai
8. Pengaruh FMA pada viabilitas benih cabai
9. Pemecahan dormansi benih berkulit keras
10. Aklimatisasi bibit anggrek

Pekerjaan
Widyaiswara PPPPTK Pertanian dari tahun 1988 sd tahun 2018

PROFIL EDITOR

Profil editor berisi:

a. nama lengkap;
b. gelar akademis (jika ada);
c. riwayat pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi, yang meliputi nama lembaga, fakultas
dan jurusan/program studi/bagian, serta tahun masuk dan tahun kelulusan;
d. buku yang ditulis dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir (khusus Penulis, Editor, Penelaah,
Konsultan, Reviewer, dan Penilai);
e. penelitian yang dilakukan dan/atau dipublikasikan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir (khusus
Penulis, Editor, Penelaah, Konsultan, Reviewer, dan Penilai);
f. pas foto (khusus penulis);
g bidang keahlian;
h. pekerjaan tetap/profesi dan jabatan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir, yang meliputi kurun
waktu pekerjaan/profesi dan institusi/lembaga tempat bekerja;
i. alamat kantor atau alamat rumah;
j. nomor telepon kantor dan/atau telepon genggam;
k. akun facebook;
l. alamat e-mail; dan
m. informasi lain yang ingin dicantumkan

PROFIL PENELAAH

Profil Penelaah berisi:

a. nama lengkap;
b. gelar akademis (jika ada);
c. riwayat pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi, yang meliputi nama lembaga, fakultas dan
jurusan/program studi/bagian, serta tahun masuk dan tahun kelulusan;
d. buku yang ditulis dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir (khusus Penulis, Editor, Penelaah,
Konsultan, Reviewer, dan Penilai);
e. penelitian yang dilakukan dan/atau dipublikasikan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir (khusus
Penulis, Editor, Penelaah, Konsultan, Reviewer, dan Penilai);
f. buku yang pernah ditelaah, direviu, dibuat ilustrasi, dan/atau dinilai dalam kurun waktu 10 (sepuluh)
1. tahun terakhir (khusus Penelaah, Reviewer, Illustrator, dan/atau Penilai);
h. pas foto (khusus penulis);
i. bidang keahlian;
j. pekerjaan tetap/profesi dan jabatan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir, yang meliputi kurun
waktu pekerjaan/profesi dan institusi/lembaga tempat bekerja;
k. alamat kantor atau alamat rumah;
l. nomor telepon kantor dan/atau telepon genggam;
m. akun facebook;
n. alamat e-mail; dan
o. informasi lain yang ingin dicantumkan

PROFIL ILUSTRATOR

Profil Ilustratorr berisi:

a. nama lengkap;
b. gelar akademis (jika ada);
c. riwayat pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi, yang meliputi nama lembaga, fakultas dan
jurusan/program studi/bagian, serta tahun masuk dan tahun kelulusan;
d. buku yang pernah ditelaah, direviu, dibuat ilustrasi, dan/atau dinilai dalam kurun waktu 10
(sepuluh) tahun terakhir (khusus Penelaah, Reviewer, Illustrator, dan/atau Penilai);
e. daftar kegiatan pameran dan/atau pertunjukan seni dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir
(khusus Illustrator);
f. pas foto (khusus penulis);
g. bidang keahlian;
h. pekerjaan tetap/profesi dan jabatan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir, yang meliputi kurun
waktu pekerjaan/profesi dan institusi/lembaga tempat bekerja;
i. alamat kantor atau alamat rumah;
j. nomor telepon kantor dan/atau telepon genggam;
k. akun facebook;
l. alamat e-mail; dan
m. informasi lain yang ingin dicantumkan
n.