Anda di halaman 1dari 33

Tata Tertib Siswa

A. Umum
Semua siswa SMK 3 Kendal wajib melaksanakan pengamalan antara lain :
1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianutnya.
2. Berbakti kepada orang tua.
3. Menghormati dan menghargai guru, serta karyawan baik di dalam maupun diluar lingkungan
sekolah.
4. Menjaga nama baik sekolah kapan dan dimanapun berada.
5. Taat pada peraturan sekolah.
6. Disiplin dalam segala hal.

B. KEWAJIBAN SISWA DI SEKOLAH


1. Siswa harus datang 5 menit sebelum bel tanda masuk berbunyi.
2. Jam pelajaran dimulai jam 07.00 WIB tepat.
3. Bagi petugas piket wajib datang lebih awal untuk memeriksa dan membersihkan ruangan agar
pelajaran dapat berlangsung dengan lancar.
4. Setiap hari, sebelum masuk Ketua kelas menyiapkan jurnal, absen harian dan kapur serta
menyerahakan kembali kepada guru BK pada saat akan pulang.
5. Setelah tanda bel jam pertama dibunyikan, semua siswa masuk kelas dengan tertib.
6. Sebelum pelajaran jam pertama dimulai, ketua kelas memimpin doa bersama.
7. Siswa yang terlambat boleh masuk kelas dengan seijin Guru Piket/Guru BK/Guru
Kelas/STP2K/KESISWAAN.
8. Selambat-lambatnya setelah 5 menit tanda bel masuk atau tanda ganti pelajaran berbunyi guru
belum hadir, maka ketua kelas segera lapor kepada guru piket.
9. Terlambat lebih dari 10 menit tidak boleh mengikuti pelajaran pada jam yang sedang berlangsung.
10. Saat istirahat, semua siswa berada di luar kelas dan tetap berada di lingkungan sekolah.
11. Pada istirahat ke-II, siswa yang beragama Islam dan tidak sedang berhalangan (bagi putri) wajib
menjalankan sholat dhuhur ditempat yang telah disediakan.
12. Pada akhir pelajaran, ketua kelas memimpin do’a dilanjutkan kebersihan kelas sesuai dengan jadwal
piket yang telah disepakati bersama.
13. Setiap hari Jum’at siswa putra yang beragama Islam Wajib mengikuti Sholat Jum’at disekolah sesuai
yang telah ditentukan dan apabila tempatnya tidak mencukupi maka akan digilir sesuai jadwal.
14. Selama jam-jam sekolah siswa tidak boleh keluar lingkungan sekolah, kecuali dengan seijin guru
piket/BK.
15. Siswa dianjurkan membaca/meminjam buku perpustakaan.
16. Siswa harus memelihara/marawat segala fasilitas/sarana prasarana yang disediakan oleh sekolah.
17. Pakaian dan perlengkapan harus sesusai dengan ketentuan berpakaian SMK 3 Kendal :

a. Hari Senin s.d Selasa atas Putih bawah Abu-Abu, Rabu s.d Kamis seragam Khusus SMK, Jum’at s.d
Sabtu OSIS.
b. Seragam OSIS dilengkapi dengan badge OSIS, Lokasi, Name Tage, Logo Sekolah dan Dasi.
c. Seragam Pramuka dilengkapi dengan : badge ambalan, name tage, Nomor Gudep/ Ambalan.
d. Seragam Pramuka dipakai pada saat latihan Pramuka.
e. Seragam Khusus dilengkapi dengan Lokasi, Name Tage, logo dan dasi.
f. Baju dimasukkan dalam celana/rok.
g. Setiap hari pada saat berangkat sekolah siswa harus memakai sepatu PDH kecuali hari Jumat, boleh
memakai sepatu bukan PDH/ Sepatu Kets. kaos kaki putih. saat olah raga dan praktek berada di Bengkel/
Lab diperkenankan mengenakan sepatu bukan PDH, tetapi tidak boleh terlalu menyolok baik warna
maupun model
h. Memakai sabuk hitam berlogo SMKN 3 Kendal.
i. Pada saat pramuka, Sepatu PDH Hitam, kaos kaki hitam.
j. Saat upacara wajib mengenakan seragam OSIS lengkap sesuai ketentuan dan topi.
k. Panjang celana siswa putra maksimal sampai mata kaki, lebar bawah 20 s.d 22 cm, saku dalam, 2
disamping dan 1 dibelakang dengan tutup (bukan ditempel).
l. Panjang siswa rok putri 5 cm dibawah lutut, 1 lipatan didepan, 1 saku dalam disamping.
m. Bagi siswa putri yang berjilbab, aturan pakaian sesuai ketentuan yang ada.
n. Pakaian Olah Raga harus sesuai petunjuk Guru Olah Raga/Kesiswaan.
o. Seragam Olah raga dipakai pada saat jam olah raga dan pada waktu kegiatan olahraga/ senam.
p. Seragam Praktek harus dilengkapi dengan Name Tage, Logo, Lokasi dan dipakai didalam ruang
praktek pada saat melaksanakan praktek (tidak diperkenankan dipakai dari rumah).
q. Pakaian seragam tidak boleh ditempel asesoris lain selain yang ditentukan oleh sekolah.
18. Siswa harus mengatur rambutnya dengan rapi dan dilarang mengubah dilarang gundul kecuali
alasan medis/kesehatan (dibuktikan dengan surat ket. Dokter).

a. Bagi siswa putra, rambut model rambut harus BROS (model ABRI).
b. Bagi siswa putra, rambut harus diatur dengan rapi, tidak boleh disemir warna selain hitam.
c. Bagi siswa putri, rambut panjang harus diikat, tidak boleh disemir warna selain hitam.
19. Siswa wajib mengikuti kegiatan INTRA KURIKULER dan EKSTRA KURIKULER yang diadakan oleh
sekolah.

a. Siswa kelas satu wajib mengikuti ekstra Pramuka, dan ekstra lainnya yang bersifat pilihan.
b. Siswa kelas dua diwajibkan memilih salah satu ekstra yang diselenggarakan oleh sekolah.
c. Minimal sekali selama menjadi siswa SMK 3 Kendal, wajib mengikuti Prakerin (Praktek Kerja Industri)
yang diadakan sekolah.
d. Minimal sekali selama menjadi siswa SMK 3 Kendal, wajib mengikuti Kunjungan Industri yang
diadakan sekolah yang diatur oleh sekolah.
20. Setiap siswa wajib tuntas semua mata diklat, sesuai dengan batas tuntas yang ditentukan oleh SMK
3 Kendal.
21. Siswa wajib membantu terselenggaranya kebersihan dan keindahan kelas/sekolah serta
lingkungannya, diantaranya tidak membuang sampah disembarang tempat.
22. Siswa wajib melaksanakan tugas piket harian sesuai dengan jadualnya.
23. Siswa wajib mengikuti Jumat bersih sesuai dengan ketentuan sekolah.
C. LARANGAN BAGI SISWA
1. Dianjurkan tidak membawa kendaraan bermotor ke Sekolah, apabila terjadi kehilangan/ kerusakan
sepeda motor dan perlengkapannya bukan menjadi tanggungjawab sekolah. Bagi Siswa yang membawa
kendaraan bermotor ke sekolah harus dilengkapi sesuai dengan ketentuan peraturan lalu lintas, apabila
hal itu tidak dilakukan maka akan dilakukan tindakan berupa : penggembosan Ban/ diambil pentilnya,
dsb.
2. Menjalankan kendaraan dengan tidak sopan baik di dalam maupun diluar lingkungan sekolah
3. Membawa atau menghisap rokok baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah (dengan masih
memakai identitas SMK 3 Kendal)
4. Membawa dan atau memakai obat-obatan terlarang/minuman terlarang baik didalam maupun
diluar lingkungan sekolah.
5. Membawa senjata tajam yang tidak ada hubungannya dengan tugas sekolah.
6. Membawa atau membaca buku–buku bacaan yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
7. Membawa majalah/buku atau gambar-gambar yang asusila.
8. Melakukan tindakan dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu ketertiban kelas/sekolah.
9. Memelihara kuku panjang dan memakai cat/cutek.
10. Memakai perhiasan dan make up berlebihan bagi siswa putri.
11. Putri tidak boleh memakai gelang lebih dari satu
12. Memakai gelang, kalung, anting, menindik telinga atau memakai perhiasan lain yang tidak
semestinya bagi siswa putra.
13. Memakai baju atau topi yang tidak ada hubungan dengan SMK 3 Kendal.
14. Berkelahi baik di dalam maupun diluar sekolah, baik secara perorangan maupun secara kelompok.
Apabila hal itu dilakukan, maka akan dikeluarkan dari sekolah.
15. Mengajak dan atau menyuruh orang luar yang bukan siswa SMK 3 Kendal, memasuki lingkungan
sekolah, kecuali ada ijin dari guru piket/Guru BK/Kepala Sekolah.
16. Men-tato anggota tubuh, baik dengan atau tanpa alasan apapun.
17. Memasuki lingkungan sekolah melalui jalan yang bukan semestinya
18. Dianjurkan tidak membawa HP ke Sekolah, apabila terjadi kehilangan HP bukan menjadi tanggung
jawab sekolah.
19. Dilarang mengambil dan atau membawa barang-barang milik orang lain tanpa ijin, apabila hal itu
dilakukan maka akan diberi sangsi yaitu dikembalikan kepada orang tua (dikeluarkan dari SMK 3 Kendal)
20. Dilarang mencoret-coret/ merusak sarana dan prasarana sekolah, bagi yang melanggar dikenakan
sanksi.
21. Dilarang mencontek pada saat ulangan.

D. ABSENSI
1. Siswa yang tidak masuk karena sakit atau sebab lain, harus ada surat keterangan dari orang tua/wali
siswa sesuai dengan data pribadi siswa.
2. Siswa yang tidak masuk karena sakit lebih dari 2 hari harus ada surat keterangan dari dokter.
3. Pada akhir semester maksimal jumlah ketidakhadiran adalah 90% dari jumlah hari efektif sekolah,
selebihnya siswa mendapatkan perlakuan khusus dari sekolah.
4. Siswa yang meninggalkan sekolah sebelum waktunya harus mendapat ijin tertulis, dari Guru BK/Guru
piket/Kepala Sekolah dan dimintakan tandatangan orang tua/wali atau tempat yang dituju kemudian
diserahkan kembali kepada wali kelasnya/guru BK.
5. Siswa yang datang terlambat masuk sekolah harus mendapat ijin tertulis, dari Kepala Sekolah/Guru
BK/Guru piket.

E. OSIS
1. Setiap siswa SMK 3 Kendal secara otomatis adalah anggota OSIS SMK 3 Kendal, sebagai organisasi
siswa yang syah, oleh karenanya setiap siswa harus mematuhi segala peraturan yang terdapat dalam
anggaran dasar dan anggaran rumah tangga OSIS.
2. Setiap siswa wajib menjadi anggota koperasi sekolah dan kegiatan-kegiatan lain yang diakui sekolah.
3. Semua kegiatan siswa yang berhubungan dengan sekolah, dikoordinasi oleh pengurus OSIS dan
Pembina/ Guru serta disetujui oleh Kepala Sekolah.

F. SANGSI - SANGSI
Siswa yang melanggar tata tertib dan peraturan sekolah lainnya akan dicatat dan diberikan SKOR
PELANGGARAN oleh guru BK, akan diberi sangsi. Secara berurutan, sbb :
NO. URAIAN SKOR
1. Diberikan Peringatan secara lisan
• Diketahui Wali Kelas
10
2. Diberikan Peringatan Tertulis 1, dengan
• Diketahui Wali Kelas
• Panggilan terhadap Orang Tua/ Wali Murid ke sekolah.
30
3. Diberikan Peringatan Tertulis 2, dengan
• Diketahui Wali Kelas
• Panggilan terhadap Orang Tua/ Wali Murid ke sekolah
• Siswa tetap hadir ke sekolah namun tidak boleh mengikuti pelajaran/ belajar di perpustakaan
selama 3 hari
60
4. Diberikan Peringatan Tertulis 3, dengan
• Diketahui Wali Kelas
• Panggilan terhadap Orang Tua/ Wali Murid ke sekolah
• Siswa tetap hadir ke sekolah namun tidak boleh mengikuti pelajaran/ belajar di perpustakaan
selama 6 hari
90
5. Dikembalikan ke Orang Tua 130

G. LAIN - LAIN
1. Akumulasi skor berlangsung untuk 1 Semester
2. Tata tertib/peraturan sekolah lainnya yang belum tertulis di sini akan disampaikan kemudian oleh
Kepala Sekolah, baik secara tertulis dan atau lesan.
3. Tata tertib ini bersifat mengikat, artinya wajib dipatuhi oleh seluruh siswa SMK 3 Kendal
4. Tatatertib ini juga didampingi Format penilaian Sikap Perilaku dan Budi Pekerti, yang keduanya wajib
dipahami dan ditaati seluruh siswa.
5. Tata tertib ini juga dilengkapi dengan aturan pemberian skor pelanggaran yang sifatnya mengikat dan
relevan dengan tata tertib sekolah.

http://smkn3kendal.sch.id/menu-utama/tata-tertib-smk-negeri-3-kendal/tata-tertib-siswa
Tata
Tertib
Siswa
Written by Administrator
Sunday, 09 May 2010 18:31

TATA TERTIB SISWA

SMK NU BANAT KUDUS

( Juklak LP. Ma’arif NU )

BAB : I

PENDAHULUAN

1. Tata tertib bertujuan untuk menciptakan tertib siswa pada sekolah.

2. Terciptanya tertib siswa pada sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan.

3. Peningkatan Mutu pendidikan menuju tercipta nya Izzul Islam Wal Muslimin dan tujuan
pembangunan di bidang pendidikan nasional.

BAB : II

KODE ETIK PERGAULAN

1. Ta’at dan hormat kepada Bapak / Ibu guru / karyawan / karyawati sekolah.

2. Selalu mempererat ukhuwah islamiah sesama siswa pada sekolah.

3. Selalu menjaga nama baik sekolah.

4. Memberi tauladan yang baik terhadap masyarakat sesuai dengan Ahlusunah Wal Jama’ah/
tidak berhubungan dengan pria yang bukan muhrimnya baik secara langsung maupun
tidak langsung atau walau dengan muhrimnya yang melanggar akhlaqul karimah .

5. Berakhlaqul karimah, terutama selalu bersikap sopan santun dengan sesama.

BAB : III

KEWAJIBAN
1. Siswa wajib berpakaian sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan :

1. Sabtu - Ahad : Seragam Ma’arif

2. Senin - Selasa : Seragam OSIS

3. Rabu - Kamis : Seragam Pramuka

4. Olah raga/ Pramuka : Sesuai dengan syari’at Islam Ahlusunah Wal Jama’ah

5. Upacara Nasional : Seragam OSIS

1. Siswa harus hadir di sekolah paling lambat 5 menit sebelum mata diklat dimulai, dan bagi
yang piket 15 menit sebelum jam mata diklat dimulai.

2. Pada jam mata diklat pertama diawali dengan membaca do’a dan pada jam mata diklat
terakhir diakhiri dengan membaca do’a.

3. Setiap siswa yang tidak dapat mengikuti mata diklat harus dapat menunjukkan keterangan
yang dapat dipertanggungjawabkan.

4. Siswa wajib menciptakan Keimanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesehatan, Keindahan,


Kerindangan, Kekeluargaan, Keamanan, Kepustakaan ( 9 K )

5. Siswa wajib mengikuti kegiatan ekstra kurikuler.

6. Khusus kebersihan wajib melaksanakan tata tertib kebersihan yang sudah diberlakukan.

BAB : IV

LARANGAN

1. Pada jam istirahat siswa tidak dibenarkan meninggalkan lingkungan sekolah kecuali
mendapat ijin guru piket.

2. Berpakaian tidak sopan, bermake-up ( berdandan ), memakai perhiasan baik di dalam


maupun di luar sekolah.

3. Membaca dan membawa buku karangan yang bertentangan dengan norma-norma agama
dan susila.

4. Membawa alat-alat ynag mengganggu jalannya pendidikan dan mata diklat di sekolah
( Hand Phone dll ).
5. Mengadakan kegiatan yang bersifat mengganggu jalannya mata diklat

6. Membawa psychotropika ( ganja, morphine, pil koplo, dan sejenisnya ).

7. Menerima tamu tanpa seijin piket.

8. Mengambil milik orang lain untuk dimiliki ( tangan panjang ).

BAB :V

SANGSI – SANGSI

1. Bagi siswa yang melanggar tata tertib dikenakan :

2. Peringatan lisan bagi yang bersangkutan.

3. Peringatan tertulis pada siswa dengan tembusan pada orang tua / wali murid bersangkutan.

4. Dikeluarkan sementara.

5. Dikeluarkan dari sekolah.

BAB : VI

PERATURAN KHUSUS

1. Demi penanaman rasa disiplin siswa terlambat 3 x = Alpha ( A ) 1X

2. Siswa tidak diperkenankan alpha lebih dari 3 hari. Bila terjadi hak mengikuti ulangan
umum semester hilang.

3. Penanaman jiwa bersih dengan disiplin kebersihan dalam kelas maupun diluar kelas
supaya dilaksanakan. Bila dengan sengaja membuang kotoran kena denda Rp. 500,-
melihat kotoran tidak membersihkan kena denda Rp. 300,- Pelaksanaannya oleh Sie.
Kebersihan kelas dan lapor guru piket dihimpun oleh wali kelas.

4. bagi yang terbukti mengambil milik orang lain yang terbukti dengan prosesi yang sah
dikenakan sangsi dikeluarkan langsung tanpa melewati prosedur Bab V ayat 1, Bab V ayat
2, Bab V ayat 3.

5. bagi yang terbukti berhubungan dengan laki-laki yang bukan muhrimnya ( pacaran )
dikenakan sangsi sama Bab VI ayat 3.

BAB : VII
PENUTUP

1. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditetapkan lebih lanjut.

2. Tata tertib ditetapkan untuk dilaksanakan dengan mengharap ridlo Allah SWT

Mulai dikeluarkan : 11 Juli 2010

Kepala SMK NU Banat Kudus

Dra. Hj. Noor Laila, M.Pd.I

http://smknubanat-kudus.sch.id/index.php?option=com_content&view=article&id=7&Itemid=19
TATA TERTIB PROGRAM KEAHLIAN

1. Seluruh siswa harus hadir di sekolah selambat-lambatnya 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
2. Siswa yang datang terlambat datang kesekolah diwajibkan melapor ke petugas piket.
3. Setiap hari senin diwajibkan mengikuti kegiatan upacara bendera.
4. Setiap siswa atau siswi yang tidak masuk sekolah dikarenakan sakit atau ijin, wajib memberi
tahukannya kepada wali kelas melaui surat atau media lainnya.
5. Setiap siswa atau siswi yang tidak masuk dikarenakan sakit, sekurang-kurangnya tiga hari
berturut-turut, diwajibkan untuk membErikan surat keterangan sakit dari dokter.
6. Seluruh siswa atau siswi diwajibkan membaca doa sebelum memulai belajar di kelas dipimpin
oleh ketua kelas dengan diringi salam.

7. Setiap siswa atau siswi diwajibkan membawa kelengkapan belajar.


8. Siswa/I tidak diperbolehklan keluar kelas pada saat jam pelajaran berlangsung, terkecuali
mendapat ijin dari guru yang bersangkutan.
9. Siswa/I yang meninggalkan sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung diharuskan untuk
memberitahukannnya kepada petugas piket oleh orang tua wali yang bersangkutan.
10. Seluruh siswa/siswi SMK YKTB Bogor wajib menjaga nama baik sekolah
11. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor harus membiasakan mengucapkan salam.
12. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor dilarang membeli makanan /minuman diluar lingkungan
sekolah dan membawa makanan/minuman ke dalam ruangan kelas.
13. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor harus ikut menjaga barang-barang milik sekolah.
14. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor membiasakan diri gemar bersodakoh, bersikap santun
dan menghormati sesame.
15. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor diwajibkan untuk mengenakan pakaian dan atribut yang
ditentukan sekolah.
16. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor harus menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan
lingkungan sekolah.
17. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor dilarang mengotori dan merusak sarana milik sekolah.
18. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor dilarang melakukan permusuhan dan perkelahian.
19. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor dilarang membawa buku maupun barang mainan yang
tidak berhubungan dengan pelajaran sekolah tanpa ijin guru.
20. Seluruh siswa/I SMK YKTB Bogor membawa alat komunikasi seperti hand phone dan alat
komunikasi lainnya tanpa seijin guru.
TATA TERTIB SISWA SMK BONAVITA

I. PENDAHULUAN

1. Tata tertib ini disusun untuk menciptakan disiplin peserta didik sebagai syarat utama
terlaksananya proses belajar mengajar yang efektif.

2. Tata tertib ini berisi :

2.1. Hak Siswa

2.2. Kewajiban Siswa

2.3. Larangan Siswa

2.4. Sanksi

2.5. Hubungan Program Keahlian Akuntansi dengan Orang tua murid

3. Tata tertib ini wajib ditaati oleh semua siswa selama mereka masih berlajar di SMK.
BONAVITA TANGERANG.

4. Tata tertib ini disusun berdasarkan pedoman dari Kanwil Depdiknas dan Yayasan Pendidikan
Bonavita, sebagai berikut :

II. HAK SISWA - SISWI

1. Setiap siswa - siswi berhak menerima pendidikan pengajaran sebagaimana mestinya sesuai
dengan jadwal / kalender pendidikan yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan
Nasional maupun Yayasan Pendidikan Bonavita.

2. Setiap siswa / siswi dapat berkonsultasi dengan Guru, Wali kelas, BP, Kepala Program
Keahlian maupun Kepala sekolah.

3. Siswa - siswi berhak menyampaikan pertanyaan tentang materi pelajaran yang diterangkan
oleh Guru mata pelajaran, jika merasa belum memahami keterangan yang diberikan oleh Guru
tersebut.

4. Siswa - siswi berhak minta kepada Guru untuk memberikan penjelasan atau menerangkan
mata pelajaran di dalam kelas.

III. KEWAJIBAN SISWA - SISWI


1. Menjunjung tinggi nilai - nilai budaya yang berdasarkan Pancasila dan Undang - Undang
Dasar 1945, setiap siswa harus bertindak dan bersikap sopan serta menghormati Guru dan
sesama siswa.

2. Membuat dan menjaga nama baik Program Keahlian Akuntansi.

3. Setiap jam pertama menjelang pelajaran dimulai dan jam terakhir menjelang pulang, siswa -
siswi berdiri, berdoa dan memberi hormat kepada Guru.

4. Siswa - siswi wajib memakai seragam dan atribut sekolah sesuai dengan peraturan yang
berlaku, sbb :

a. Pakaian seragam harus bersih, rapi dan tidak boleh dicoret - coret dengan spidol atau alat tulis
lainnya.

b. Bahan dan model pakaian disesuaikan dengan contoh yang memberikan sekolah dan tidak
dibenarkan membuat model sendiri.

c. Jadwal pemakaian seragam sekolah diatur sbb :

- Hari Senin, Rabu dan Sabtu : Putih abu - abu + dasi

- Hari Selasa dan Kamis: Seragam Khas SMK. Bonavita

- Hari Jumat : Putih hitam

d. Setiap hari memakai sepatu hitam bertali, kaos kaki warna putih polos minimal diatas mata
kaki.

e. Kemeja / blouse harus dimasukkan ke dalam celana / rok.

f. Pakaian seragam Olah raga harus dipakai selama pelajaran Olah raga berlangsung.

g. Siswa tidak diperbolehkan memakai kemeja dan celana yang berukuran sempit dan ketat.

h. Siswa tidak dibenarkan memakai sweater atau jaket di sekolah, kecuali cuaca dingin, hujan
dan sakit.

i. Siswa diwajibkan memakai Bed dan atau lokasi, tanda identitas sesuai warna khas program
keahlian (Kuning)

5. Rambut

a. Rapi dan tidak diperbolehkan panjang melebihi kerah kemeja atau daun telinga serta menutupi
alis mata ( Khusus untuk siswa laki -laki ).
b. Tidak boleh memakai rambut palsu ( wig ) dan mewarnai rambut dengan alasan apapun.

6. Kehadiran siswa disekolah

a. Waktu belajar :

- Pagi : Pk. 07.00 - 12.20 WIB

- Siang : Pk 12.50 - 18.00 WIB

b. Selambat-lambatnya 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai, siswa sudah hadir disekolah.

c. Apabila keterlambatan telah melampaui batas waktu yang telah ditetapkan, yaitu 10 menit
tanpa alasan yang bisa diterima, Guru piket berhak memulangkan siswa / siswi yang terlambat
dengan memberikan surat pemulangan, kemudian melaporkannya kepada Wali kelas siswa
tersebut.

d. Apabila seorang siswa / siswi tidak hadir disekolah (absen), maka pada hari pertama masuk
sekolah harus memperlihatkan surat yang sah dari :

Orang tua / Wali murid yang menerangkan alasan ketidakhadiran siswa yang bersangkutan

Surat keterangan dokter, apabila sakit lebih dari 2 (dua) hari.

e. Apabila siswa / siswi karena sesuatu dan lain hal harus meninggalkan jam pelajaran, maka
siswa / siswi yang bersangkutan harus mendapatkan persetujuan dari Kepala Sekolah melalui
Guru piket, dengan mengajukan alas an yang sah / kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada hari berikutnya wajib menyerahkan surat keterangan. Orangtua / Wali siswa yang
menjelaskan hal tersebut.

f. Apabila seorang siswa / siswi merencanakan akan meninggalkan pelajaran sebelum waktunya,
maka harus menunjukkan surat izin dari Orang tua terlebih dahulu untuk mendapatkan izin dari
Kepala Sekolah.(diwakili oleh kepala program keahlian)

g. Apabila seorang siswa / siswi karena suatu hal tertentu tidak dapat mengikuti pelajaran /
masuk sekolah selama beberapa hari Orang tua / Wali siswa harus mengajukan surat permohonan
lebih dahulu.

h. Semua surat keterangan dari Orang tua dialamatkan kepada kepala program keahlian

7. Setiap siswa / siswi berkewajiban ikut serta memelihara dan menjaga keamanan, ketertiban,
kebersihan dan keindahan kelasa masing - masing serta lingkungan sekolah secara keseluruhan.

8. Setiap siswa - siswi wajib menjunjung tinggi nilai kerukunan, berjiwa besar dan kebersamaan
di dalam ataupun di luar lingkungan sekolah.
9. Setiap siswa - siswi wajib membawa buku paket atau pegangan siswa yang ditentukan oleh
Guru mata pelajaran / sekolah. Apabila siswa tidak membawa, maka akan diberikan sanksi oleh
Guru mata pelajaran / sekolah.

10. Siswa tidak diijinkan keluar masuk kelas pada saat jam pelajaran berlangsung, kecuali
dipanggil oleh Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah, kepala program

keahlian atau Guru piket.

11. Siswa - siswi wajib duduk ditempat yang telah diatur oleh wali kelas, sesuai dengan denah
yang ada.

12. Siswa - siswi wajib menjaga ketenangan dan ketertiban selama jam pelajaran berlangsung,
terlebih pada waktu tidak ada guru dan guru piket atau Wakil kepala sekolah, bagian kurikulum
berhak untuk memperingatkan siswa / siswi yang bersangkutan.

13. Pembayaran SPP paling lambat setiap tanggal 10 ( Sepuluh ) setiap bulannya, apabila terjadi
keterlambatan pembayaran. Orang tua / Wali siswa wajib datang ke sekolah untuk memberi
keterangan.

14. Siswa-siswi wajib turut serta dalam mendukung upaya pengembangan Little Bank Bussines
Centre Program Keahlian Akuntansi SMK Bonavita Tangerang.

15. Wajib mentaati tata tertib laboratorium.

IV. LARANGAN SISWA - SISWI

1. Dilarang meninggalkan sekolah selama jam sekolah , meninggalkan ruangan kelas , atau
laboratorium selama pelajaran berlangsung.

2. Dilarang berada didalam kelas selama jam istirahat, kecuali alasan tertentu dengan seijin
Kepala program keahlian melalui Guru piket.

3. Dilarang membawa, merokok di dalam atau di luar ruangan kelas, di pekarangan sekolah, di
sekitar sekolah terlebih masih mengenakan seragam sekolah.

4. Siswa dilarang masuk / pergi ke swalayan, mall dimanapun di luar sekolah dengan memakai
seragam sekolah.

5. Dilarang berpakaian yang bertentangan dengan peraturan sekolah serta bersolek dan berhias
dengan memanjangkan, menwarnai kuku, rambut dengan alasan apapun yang tidak sesuai
dengan siswa.

Siswa putra tidak diperbolehkan memakai anting-anting, kalung, gelang dan perhiasan lainnya.
6. Dilarang menerima tamu tanpa seijin Guru piket.

7. Dilarang membawa, menyimpan, mengedarkan, memakai obat - obatan terlarang (ganja,


morfin, heroin dll) dan minum minuman keras beralkohol.

8. Dilarang membawa senjata api, senjata tajam atau sejenisnya yang tidak ada hubungannya
dengan pendidikan dan pelajaran sekolah.

9. Dilarang membawa, meminjamkan, mengedarkan buku - buku bacaan, gambar - gambar, film
dan media lainnya yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan siswa, seni budaya nasional
dan moral Pancasila.

10. Dilarang berkelahi di luar / di dalam sekolah, baik secara perorangan maupun kelompok.

11. Dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian dan kerusakan material milik
sekolah maupun perorangan.

12. Dilarang berdiri / bermain disekitar kelas yang sedang belajar, dan menggangu siswa yang
sedang mengikuti pelajaran.

13. Dilarang membentuk organisasi lain di sekolah selain OSIS, dan melakukan kegiatan extra di
dalam dan di luar di sekolah tanpa seijin Kepala sekolah melalui Kepala program keahlian.

14. Dilarang mengumpulkan dana dari sesama siswa / siswi tanpa seijin Kepala sekolah.
Pengumpulan dana di lingkungan sekolah harus dengan persetujuan dari Badan Pengurus
Yayasan dan Komite Sekolah.

15. Dilarang mencoret - coret dinding kelas, toilet, meja, kursi dan fasilitas lainnya yang ada
dilingkungan sekolah.

16. Dilarang melakukan perbuatan asusila di dalam dan di luar lingkungan sekolah.

17. Dilarang membawa permaianan dalam bentuk apapun.

18. Dilarang membawa kendaraan bermotor tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak
sekolah.

19. Dilarang menyimpan benda berupa apapun milik SMK Bonavita, milik bersama kelas diluar
lingkungan/ kuasa SMK Bonavita Tangerang.

V. SANKSI

Siswa - siswi yang tidak mematuhi tata tertib tersebut di atas dikenakan sanksi sebagai berikut :
1. Siswa yang tidak mengenakan seragam (kemeja, blouse, celana / rok, sepatu, atribut dan dasi )
sesuai dengan ketentuan dan hari yang sudah ditetapkan, supaya pulang untuk mengganti
pakaiannya.

2. Apabila seorang siswa/siswi, 2 (dua) kali dalam seminggu tidak Mentaati aturan pemakaian
seragam sekolah, maka untuk yang kedua kalinya, siswa / siswi yang bersangkutan dipulangkan
dan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran pada hari tersebut

3. Apabila siswa terbukti mencoret - coret dinding di lingkungan sekolah, maka siswa / siswi
yang bersangkutan diharuskan membersihkan / mengecat kembali.

Kalau hal itu dilakukan untuk kedua kalinya, maka dikenakan skorsing selama 3 (tiga) hari.

4. Pemberhentian sementara ( skorsing )

Pemberhentian sementara selama 1 ( satu ) hari dikenakan apabila siswa - siswi :

a. Sudah 2 ( dua ) kali mendapatkan peringatan secara lisan.

b. Terbukti membawa salah satu barang yang telah dilarang. ( lihat IV, no. 3,7,8,9 dan 17).

c. Sudah 3 ( tiga ) kali terlambat hadir di sekolah dalam seminggu, tanpa alasan yang dapat
diterima oleh sekolah

d. Tidak menaati peraturan tentang rambut.

Pemberhentian sementara selama 3 ( tiga ) hari dikenakan apabila siswa - siswi :

a. Terbukti melakukan kegiatan yang bertentangan dengan tata tertib sekolah dengan menggangu
kegiatan belajar mengajar.

b. Terbukti membawa rokok dan merokok di lingkungan sekolah.

c. Sudah 2 ( dua ) kali dipulangkan dan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran sehari penuh
karena melanggar ketentuan tentang pemakaian seragam sekolah.

d. Sudah 2 ( dua ) kali melanggar ketentuan tentang rambut ( pria )

Pemberhetian sementara selama 6 ( enam ) hari dikenakan apabila siswa - siswi :

a. Berkelahi secara perorangan di sekolah atau secara berkelompok/ missal dengan membawa
nama sekolah didalam maupun di luar sekolah.

b. Terbukti membentuk organisasi lain selain OSIS

c. Terbukti untuk yang ke 3 ( tiga ) kalinya tidak menaati ketentuan hal rambut ( pria ).
Pemberhentian sementara selama 15 ( lima belas ) hari dikenakan apabila siswa - siswi :

a. Terbukti untuk yang ke 2 ( dua ) kalinya membawa senjata tajam.

b. Melakukan tindakan yang mengakibatkan kerusakan / kerugian milik sekolah maupun


perorangan, dengan tambahan sanksi diharuskan mengganti kerusakan / kerugian yang di
timbulkan.

5. Seorang siswa - siswi tidak diijinkan masuk sekolah selama yang bersangkutan masih
berurusan dengan yang berwajib atau berstatus tahanan.

6. Siswa - siswi dikeluarkan dari sekolah dan dikembalikan kepada Orang tua / Wali apabila :

a. Turut terlibat atau mengerakkan / menghasut orang lain dalam perkelahian missal yang
membawa nama sekolah didalam maupun diluar sekolah.

b. Melawan Guru secara fisik.

c. Seorang siswa absen selama 10 ( sepuluh ) hari berturut-turut tanpa pemberitahuan yang resmi,
dan Orang tua / Wali telah dipanggil tetapi tidak dipenuhi pada hari keempat atau kesembilan.

d. Melakukan tindak pidana dan dinyatakan bersalah, dihukum oleh pihak pengadilan.

e. Membawa untuk ke 3 ( tiga ) kalinya membawa senjata tajam / sejenisnya dalam lingkungan
sekolah.

f. Terbukti membawa / mengkonsumsi / mengedarkan obat-obatan terlarang, minum minuman


keras / beralkohol baik di dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

g. Terbukti untuk yang ke 3 ( tiga ) kalinya membawa senjata tajam / sejenisnya dalam
lingkungan sekolah.

h. Terbukti untuk yang ke 2 ( dua ) kalinya membentuk organisasi siswa selain OSIS.

i. Telah 3 ( tiga ) kali dikenakan skorsing karena tidak mentaati peraturan.

7. Apabila seorang siswa - siswi berturut - turut selama 2 ( dua ) bulan tidak melunasi SPP, maka
yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran disekolah sampai yang
bersangkutan melunasi SPP nya.

8. Apabila dalam waktu 3 ( tiga ) bulan berturut - turut SPP belum dilunasi, maka yang siswa /
siswi yang bersangkutan akan dikembalikan kepada Orang tua / Wali.

9. Apabila siswa melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian dan kerusakan material
milik sekolah maupun perorangan, harus menggantinya dengan barang yang sama / senilai.
10. Siswa - siswi dilarang mengaktifkan HP / sejenisnya didalam kelas. Apabila terbukti
mengaktifkan HP, maka HP akan disita oleh sekolah selama 1 ( satu ) semester.

11. Siswa - siswi boleh membawa HP. Tetapi bila terjadi kehilangan, maka hal itu diluar
tanggung jawab sekolah.

12. Siswa-siswi yang melakukan upaya yang mengakibatkan kerugian/ penurunan


pengembangan Little Bank Bussiness Centre SMK Bonavita harus mengganti dan
mengupayakan pemulihan pengembangan sesuai dengan tingkat kerugian/ penurunan daya
pengembangan yang telah diakibatkannya.

13. Siswa-siswi yang melanggar tata tertib laboratorium akan mendapat sanksi sesuai Sanksi
Laboratorium.

VI. HUBUNGAN SMK BONAVITA DENGAN ORANG TUA / WALI SISWA

Berdasarkan prinsip pendidikan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan
Orang tua / Wali siswa, maka sangat diharapkan kerjasama antara sekolah (Program Keahlian
Akuntansi) dengan Orang tua / Wali siswa untuk menegakkan tata tertib program keahlian
akuntansi.

Kepada Orang tua / Wali siswa dimohon untuk turut serta mendorong dan mengawasi putra -
putrinya untuk selalu mematuhi tata tertib .

Oleh karena itu Orang tua / Wali siswa baik diminta maupun tidak diminta oleh Program
keahlian akuntansi dapat mengadakan konsultasi dengan Guru bimbingan dan Penyuluhan ( BP ),
Guru / Wali kelas, Kepala sekolah demi kepentingan anak didik / siswa yang bersangkutan.

Dalam kaitan itu, Orang tua/ Wali murid dimohon untuk memperhatikan hal- hal berikut ini :

1. Apabila ada panggilan kepada Orang tua / Wali murid mohon hadir di sekolah sesuai dengan
waktu yang ditentukan oleh Kepala Sekolah (Diwakili oleh Kepala Program Keahlian)/ Wali
kelas.

2. Pemanggilan Orang tua / Wali siswa, ada 3 ( tiga ) tahap panggilan yang pelaksanaanya tidak
terikat kepada tahapannya, akan tetapi tergantung berat ringannya pelanggaran tata tertib sekolah
oleh siswa yang bersangkutan.

Dengan demikian panggilan merupakan peringatan II atau III ( terakhir ) dapat dilakukan tanpa
panggilan I dan II.

Panggilan tersebut adalah :

1. Surat panggilan I merupakan SP I ( Surat Peringatan I )


2. Surat panggilan II merupakan SP II ( Surat Peringatan II ) dan kepada siswa yang
bersangkutan dapat dikenakan skorsing dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Surat panggilan III merupakan SP III ( Surat Peringatan III ) atau terakhir dan kepada siswa
yang bersangkutan dapat dikenakan tindakan pengeluaran dari sekolah.

VII. PENUTUP

Hal - hal lain yang belum diatur dalam tata tertib akan diatur / ditentukan kemudian berupa
pengumuman lisan atau tertulis.
TATA TERTIB SISWA SMK PIUS X

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

a. SMK PIUS X Magelang dibawah Yayasan Tarakanita adalah suatu lembaga yang bergerak
dalam bidang pendidikan dengan visi “ Iman kuat dan Kompetensi Tinggi membentuk Pribadi
Utuh dan Unggul dalam Berkompetisi”
b. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, pihak sekolah membuat peraturan/ tata tertib
yang bersifat komprehensif, sistematis, dan berprinsip keadilan.
c. Siswa SMK PIUS X Magelang adalah siswa yang telah terdaftar secara administratif di SMK
PIUS X Magelang dan mengikuti proses belajar mengajar.
d. Tata Tertib yang dibuat oleh pihak sekolah adalah peraturan yang telah disetujui bersama oleh
Pengurus OSIS, anggota OSIS, Guru dan staf karyawan, serta masukkan dari wali/ orangtua
murid dan disahkan oleh Kepala SMK PIUS X Magelang.
e. Sanksi-sanksi yang diberikan jika siswa telah melanggar kesepakatan bersama sesuai yang
tertulis di Tata Tertib SMK PIUS X Magelang. Sanksi diberikan menyesuaikan jenis kesalahan
dan tingkat kesalahan yang ada, sesuai yang diatur di Buku Tata Terib Siswa.
f. Masa berlakunya Tata Tertib ini bagi siswa adalah selama siswa mengikuti kegiatan belajar-
mengajar di lingkungan SMK PIUS X Magelang, dan ikatan terhadap peraturan tata tertib ini
dimulai siswa terdaftar sebagai siswa SMK PIUS X dan berakhir jika siswa telah lulus atau
keluar dari SMK PIUS X Magelang.
g. Tata Tertib Siswa di Lingkungan SMK PIUS X Magelang akan diawasi secara melekat oleh
Guru, Karyawan, anggota OSIS dan pengurus OSIS, serta Koordinator Tata Tertib yang
bertanggung jawab penuh terhadap kedisplinan di lingkungan sekolah.

BAB II
KETENTUAN SERAGAM

Pasal 2
Pakaian Seragam

Setiap Siswa wajib :


a. berpakaian seragam dengan ketentuan :
Hari Senin,Selasa,Jumat, dan Sabtu :
· Putra, memakai kemeja teteron putih, lengan pendek, lengkap dengan atribut OSIS dan
identitas sekolah. Celana panjang abu-abu, model standart/ basic. Dan dilengkapi sepatu hitam
“dominan”, kaos kaki warna putih polos, dan pakaian dalam lengkap.

· Putri, memakai kemeja teteron putih, lengan pendek, lengkap dengan atribut OSIS dan identitas
sekolah. Rok abu-abu, model sesuai dengan ketentuan, panjang rok menutupi lutut. Dan
dilengkapi sepatu hitam, kaos kaki putih polos, ikat pinggang hitam dan pakaian dalam lengkap.

Hari Rabu dan Kamis


· Putra memakai teteron putih, lengan pendek lengkap dengan atribut Yayasan Tarakanita
( lambang berlian biru tua dan muda ), memakai dasi warna hitam. Celana panjang warna hitam
dengan pola standart.
· Putri memakai teteron putih, lengan pendek lengkap dengan atribut Yayasan Tarakanita
(lambang berlian biru tua dan muda), memakai dasi warna merah kotak-kotak ciri khas SMK
PIUS X. Rok kotak-kotak merah, model sesuai dengan ketentuan, dan panjang rok menutupi
lutut, dilengkapi sepatu hitam dominan, kaos kaki polos, dan pakaian dalam lengkap.
b. Pakaian seragam sekolah dipakai secara lengkap sesuai ketentuan termasuk di luar jam
sekolah.

Pasal 3
Pakaian Praktik

a. Siswa wajib mengenakan pakaian praktik secara lenkap pada saat mengikuti pelajaran praktik.
b. Siswa tidak diperbolehkan mengenakan pakaian praktik diluar pelajaran praktik

Pasal 4
Pakaian Seragam Olahraga

a. Kaos berwarna putih berlogo SMK PIUS X Magelang


b. Celana olahraga dengan pola pendek standar warna biru tua.

BAB II
TATA TERTIB SISWA

Pasal 5
Kebersihan diri dan Lingkungan

a. Siswa turut bertanggung-jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah


b. Siswa wajib membersihkan kelas seusai jam pelajaran terakhir (diberikan waktu 5 menit
sebelum bel selesai ).
c. Tiap kelas wajib membuat pembagian jadwal piket, dan dipantau oleh pengurus kelas dan wali
kelas masing-masing.
d. Siswa wajib menjaga kebersihan diri, baik dalam penampilan atau di dalam kegiatan belajar
mengajar.
e. Siswa tidak diperkenankan makan di dalam kelas baik sewaktu kegiatan belajar mengajar atau
pada waktu istirahat.
f. Jika membeli makanan atau minuman di kantin sekolah, alat makan, minum dan sampah
diletakkan pada tempat yang telah disediakan.
g. Tidak diperbolehkan membeli makanan/minuman diluar sekolah selama jam pembelajaran.
Pasal 6
Keamanan Diri dan kelas

a. Siswa bertanggung jawab terhadap barang milik pribadi.


b. Sekolah tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan barang yang tidak seharusnya dibawa
disekolah.
c. Siswa diberikan tanggung jawab sebagai petugas TATIB dalam 1 hari untuk menjamin
keamanan dan ketertiban di kelasnya masing-masing dengan memakai srempang piket.

Pasal 7
Sopan Santun di sekolah

a. Siswa wajib menghormati semua warga SMK PIUS X Magelang.


b. Siswa wajib menggunakan bahasa yang sopan dan santun dalam berkomunikasi dengan warga
SMK PIUS X Magelang.
c. Siswa wajib menghormati tamu sekolah dengan memberi salam dan menyapa.
d. Siswa wajib menjaga nama baik diri dan sekolah dalam ucapan dan berperilaku yang sopan
dan santun.

Pasal 8
Penggunaan Barang Inventaris Miliki Sekolah

a. Siswa wajib menjaga, merawat, dan mempertanggungjawabkan barang-barang inventaris milik


sekolah yang digunakan.
b. Siswa yang mempergunakan barang inventaris sekolah harus sepengetahuan guru yang
mengampu mata diklat atau guru yang ditunjuk sebagai penanggung jawab peralatan sekolah.
c. Jika terjadi kerusakan baik pecah, hilang, atau sebab lain maka siswa yang meminjam harus
mengganti.
d. Siswa wajib mengembalikan barang inventaris sekolah sesuai dengan lama penggunaan yang
telah disetujui oleh guru penanggung jawab barang inventaris sekolah.

Pasal 9
Proses Belajar dan Mengajar

a. Siswa wajib mengikuti seluruh kegiatan proses pembelajaran yang diselenggarakan sekolah.
b. Orang tua atau wali siswa yang ingin bertemu dengan siswa diberikan waktu penuh pada jam
istirahat, jika dinilai sangat penting akan diberikan waktu dengan sepengetahuan guru yang
mengajar di kelas dan guru piket.
c. Tamu tidak diijinkan menemui siswa di ruang belajar, tamu diterima di ruang tamu/hall.
BAB III
KEHADIRAN

Pasal 10
Keterlambatan

a. Siswa diperbolehkan masuk sekolah selambat-lambatnya 15 menit dengan memohon ijin


kepada guru piket.
b. Siswa yang datang terlambat lebih dari 15 menit dari jam seharusnya masuk ( jam 07:00),
maka siswa tidak diperkenankan masuk. Siswa akan diberikan masuk pada pergantian pelajaran
ke 2, kecuali apabila jam pelajaran pertama dan seterusnya sama jam pelajarannya.

Pasal 11
Ketidakhadiran

a. Siswa yang akan meninggalkan kelas atau sekolah sebelum jam pelajaran berakhir, wajib
melapor kepada guru kelas, guru piket dan mendapat ijin dari kepala sekolah.
b. Siswa yang meninggalkan kelas atau sekolah tanpa seijin kepala sekolah, tidak akan mendapat
perlindungan apapun dari sekolah, dan menjadi tanggungan pihak berwajib.
c. Siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit wajib menyertakan surat pengantar dari orang
tua. Jika memerlukan 3 hari atau lebih untuk istirahat harus disertai dengan surat keterangan dari
dokter , dan apabila masih diperlukan proses penyembuhan disertai surat keterangan dari orang
tua.
d. Siswa yang memohon ijin karena urusan keluarga yang sudah direncanakan, siswa wajib
membawa surat dari orang tua/wali dan mendapat persetujuan dari kepala sekolah satu hari
sebelumnya.
e. Siswa yang memohon ijin karena urusan keluarga yang sangat penting atau gawat (kabar duka,
atau anggota keluarga sakit parah yang mendadak), siswa harap melapor ke sekolah pada hari itu
pula, atau setelah siswa masuk sekolah dengan membawa surat pengantar dari orang tua.
f. Siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan dianggap alpha, dan diberikan sanksi.

BAB IV
LARANGAN

Pasal 12
Larangan

a. Siswa dilarang keras membawa :


· barang-barang terlarang

( semisal : ganja, morfin, minuman keras, obat-obatan tanpa resep dokter, jenis narkotika, media
porno, dan senjata api ).

· Senjata tajam, kecuali ada kaitan pembelajaran.


· Perhiasan emas atau yang lain yang mengundang kerawanan.
(untuk perhiasan emas tidak melebihi 5 gram ).
· Handphone dengan fasilitas video kamera yang berisi gambar-gambar tidak senonoh.
· Buku bacaan yang bersifat “asusila”
· Buku perpustakaan tanpa seijin Petugas Perpustakaan

c. Siswa dilarang :
· memakai 1 anting atau lebih dari sepasang.
· Asesoris penampilan yang berlebihan dan tidak sesuai standart sekolah
· Memelihara kuku (untuk program busana hanya 3 millimeter) dan mengecat kuku
· Mengaktifkan Handphone sewaktu pembelajaran.
· Membawa Tip Ex/ atau penghapus cairan.
· Mengenakan jacket sewaktu mengikuti pelajaran di kelas dan di lingkungan sekolah tanpa
seijin dari guru piket dan guru kelas.

BAB V
SANKSI PELANGGARAN

Pasal 13
Pelanggaran Terhadap Pemakaian Seragam Sekolah dan Atribut/ Pelengkap
a. Pakaian siswa yang tidak lengkap atribut sekolah akan disita, dan dikembalikan setelah
melengkapinya.
b. Pakaian siswa yang tidak sesuai dengan pola, karena dipotong lebih kecil, dan terkesan tidak
rapi, maka sekolah berhak menyita dan tidak akan mengembalikan.
c. Pakaian siswa yang dipakai tidak sesuai dengan hari peruntukannya, maka akan disita dan
akan dikembalikan setelah mengindahkan sesuai dengan hari tersebut.
d. Sepatu dan kaos kaki yang tidak sesuai dengan hari dan peruntukkannya akan disita, dan
dikembalikan pada akhir tahun ajaran.

Pasal 14
Pelanggaran terhadap pemakaian pakaian praktik

Siswa dengan sengaja memakai pakaian praktik diluar jam pelajaran praktik, akan diberikan
sanksi. Pakaian akan disita dan akan dikembalikan setelah mendapat persetujuan dari guru piket,
guru pengampu praktik, dan guru BKS.

Pasal 15
Pelanggaran terhadap Pemakaian Seragam Olahraga

Siswa yang tidak lengkap menggunakan pakaian olahraga dan tidak benar akan diberikan sanksi
sesuai ketentuan yang berlaku.

Pasal 16
Pelanggaran terhadap Kebersihan dan kerapian

a. Siswa yang tidak menjaga kebersihan baik di kelas atau di sekolah akan diberikan sanksi
sesuai ketentuan.
b. Siswa yang tidak menjaga kebersihan diri, diberikan waktu untuk membersihkannya pada saat
itu pula.
c. Siswa yang sengaja mengecat rambut selain warna hitam, akan diberikan peringatan untuk
diindahkan dalam 1 hari. Jika tidak diindahkan pula maka rambut akan dipotong pada bagian
yang berwarna selain hitam dan dicatat pada buku pelanggaran.
d. Siswa putra yang sengaja memanjangkan rambutnya atau tidak menjaga keindahan, maka
diberikan kesempatan untuk mengindahkan dalam 1 hari. Jika tidak diindahkan maka rambut
akan dipotong dan dicatat pada buku pelanggaran.

Pasal 17
Pelanggaran terhadap Keamanan dan Ketertiban di Kelas

a. Siswa yang dengan sengaja menyembunyikan atau mencuri barang milik teman atau milik
sekolah akan diberikan surat peringatan keras secara tertulis, dan akan diselesaikan secara
kekeluargaan dengan perantaraan guru BKS dan koordinator TATIB.
b. Siswa dengan sengaja mengacau ketertiban di kelas dan disekolah akan diproses oleh guru
BKS dan guru selaku koordinator TATIB, dan diberikan surat peringatan keras secara tertulis.
c. Siswa yang sengaja melakukan berkali-kali berbuat kekacauan, maka akan dikeluarkan dari
sekolah dengan tidak hormat.

Pasal 18
Pelanggaran terhadap kerusakan barang inventaris sekolah

a. Siswa yang merusakkan barang milik sekolah, harus mengganti.

Pasal 19
Keterlambatan

a. Siswa terlambat 15 menit dari jam masuk sekolah (07:00), harus melapor pada guru piket dan
memohon ijin masuk kelas.
b. Siswa yang terlambat akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal 20
Ketidakhadiran

a. Siswa yang tidak hadir pada jam pembelajaran dan tidak mendapatkan ijin dari guru kelas atau
dari guru piket, dan sepengetahuan dari Kepala Sekolah, maka akan diberikan sanksi sesuai
ketentuan yang berlaku.
b. Siswa yang keluar tanpa keterangan dari sekolah dan tidak adal legalisasi dari kepala sekolah
akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Siswa yang terkena kasus di luar dan sewaktu keluar tidak mendapat surat keterangan dari
sekolah maka kasus tersebut diserahkan pada pihak berwajib, dan sekolah tidak bertanggung
jawab atas kejadian di luar sekolah.
d. Siswa yang tidak masuk tanpa keterangan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang
berlaku.
e. Siswa yang tidak masuk tanpa keterangan dalam 1 rangkaian 3 hari atau lebih berturut-turut
akan diberikan Surat Peringatan (SP) pertama.
f. Siswa yang tidak masuk tanpa keterangan pada 1 rangkaian 3 hari atau lebih berturut-turut
untuk yang kedua kali , akan diberikan SP kedua, dan sekolah akan memanggil wali/ orangtua
siswa.
g. Jika tidak masuk tanpa keterangan setelah SP kedua sekolah akan mengembalikan siswa pada
orangtua.

Pasal 21
Sanksi Terhadap Barang yang Tidak Boleh dibawa

a. Siswa yang dengan sengaja membawa barang yang tidak seharusnya dibawa di sekolah, maka
sekolah akan menyita.
b. Siswa yang membawa Narkoba (Narkotika, obat terlarang, dan zat aditif ) akan diproses
secara hukum, dan bahan Narkoba akan diserahkan ke pihak berwajib.
c. Barang berupa : perhiasan, HP yang berisi gambar tidak senonoh, buku yang bersifat asusila
akan disita dan dikembalikan pada orang tua/wali.
d. Barang berupa media pornografi akan disita dan tidak dikembalikan lagi untuk selanjutnya
dimusnahkan.

Sanksi yang diberikan kepada siswa yang melanggar tata tertib, akan diperingatkan secara
bertahap, dan dicatat dalam kelakukan siswa.

Pengawasan dilakukan tiap hari baik oleh pengurus OSIS, Guru, Karyawan, dan guru yang
ditunjuk sebagai koordinator TATIB. Penyelidikan mendadak atau SIDAK akan dilakukan secara
rutin, dan pelaksanaannya dirahasiakan.

Demikian tata tertib ini dibuat dengan tegas dan luwes.

Mengetahui,

Kepala SMK PIUS X

Dra. Sr.Lidwiana Purna Harjani, CB


TATA TERTIB SEKOLAH

A. PENDAHULUAN
1. Mengingat dan memperhatikan tempat serta lingkungan SMK Jakarta Timur 2 berada satu lokasi
dengan sekolah-sekolah lain yang berdekatan, maka dipandang perlu menyempurnakan Tata
Tertib yang berlaku disekolah, selanjutnya dinamakan “Tata Tertib Sekolah”.
2. Tata Tertib Sekolah ini disusun berpedoman pada ketentuan yang digariskan oleh kantor Yayasan
Karyawan dan Guru-Guru Pendidikan Ekonomi (KAGUMI).

B. KEHADIRAN PESERTA DIDIK

1. Waktu Belajar - Pagi dimulai pukul 06.30 – 11.00


- Siang dimulai pukul 12.45 – 15.15
2. Peserta didik pagi harus sudah berada disekolah pukul 06.15 WIB dan peserta didik siang pukul
12.00 WIB dengan memakai seragam sekolah.
3. Setiap peserta didik wajib mengikuti upacara Bendera dengan hikmat setiap hari senin bagi
peserta didik pagi dan setiap hari sabtu bagi peserta didik siang, dan memakai seragam putih-
putih lengkap dengan topi, dasi dan sepatu hitam.
4. Peserta didik yang terlambat harus melapor diri ke guru piket, setelah diproses oleh guru piket
peserta didik tersebut baru diizinkan mengikuti pelajaran yang diatur kemudian oleh guru piket.
5. 1. Peserta didik yang terlambat karena urusan, berobat dan lain-lain harus
membawa surat dari orangtua/wali kartu berobat dan lain-lain.
2. Peserta didik yang terlambat tanpa alasan yang tidak dapat
dipertanggungjawabkan diatur kemudian oleh guru piket.
6. Peserta didik harus meningglkan kelas karena urusan keluarga harus membawa surat pengantar
prangtua/wali, sebelum izin diberikan.
7. Peserta didik memasuki kelas dengan tertib setelah bel tanda masuk dibunyikan, demikian pula
waktu istirahat dan pulangnya.
8. Selama pelajaran berlangsung :
a. Peserta didik tidak diizinkan keluar kelas untuk urusan yang tidak ada hubungannya dengan
kegiatan belajar.
b. Peserta didik terpaksa keluar kelas untuk hal yang sangat penting, harus mendapat surat izin
tertulis dari guru yang bersangkutan kemudian melapor kembali kepada guru piket.

9. Apabila guru belum hadir/ terlambat ketua kelas harus melapor ke guru piket, kemudian peserta
didik belajar atas bimbingan guru piket.
10. Peserta didik yang terpaksa dikeluarkan dari kelas oleh guru karena pelanggaran tata tertib
sekolah harus melaporkan diri ke guru piket.

C. ABSENSI
1. Peserta didik yang tidak masuk sekolah karena urusan keluarga, sakit dan sebagainya saat masuk
sekolah wajib membawa surat keterangan dari orangtua/ wali.
2. Peserta didik yang meniggalkan kelas sebelum pelajaran berakhir dianggap membolos (alpa)
apabila yang bersangkutan tidak mendapat ijin yang sah.
3. Peserta didik yang tidak masuk 3 hari berturut-turut tanpa keterangan yang sah, maka orangtua/
wali akan dipanggil ke sekolah untuk diminta penjelasannya.
D. PAKAIAN DAN TATA RIAS
1. Peserta didik wajib menghormati dan menjunjung tinggi arti dan makna pakaian seragam sekolah.
2. Seragam sekolah meliputi kemeja/ blis warna putih dan celana / rok warna abu-abu, PDH (hari
Kamis) Pakaian Khusus (hari Jum’at) kaos dalam putih, kaos kaki putih polos sebetis dan sepatu
hitam.
3. Badge dipasang disaku sebelah kiri, lokasi dipasang pada pangkal lengan kanan 3 cm dari
lengan atas dan dijahit.
4. Kemeja/ blus dimasukan kedalam celana/ rok.
5. Tata rias harus sederhana, rapi bersih dan tidak diperbolehkan memakai tata rias yang mencolok.
6. Peserta didik pria tidak boleh berambut panjang , melebihi atau menutupi kerah dan atau teliga.
7. Pakaian seragam olah raga selama jam olah raga tidak dibenarkan dipakai diluar jam olah raga.

E. KEWAJIBAN DAN LARANGAN


1. Berlaku sopan santun terhadap guru, karyawan dan orangtua dan sesama siswa, baik didalam
sekolah ataupun diluar sekolah. Menjunjung nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
2. Mengamalkan janji siswa dengan sebaik-baiknya.
3. Melaksanakan semua tugas dan kewajiban dengan tanggung jawab.
4. Mengikuti kegiatan sekolah baik didalam maupun diluar sekolah.
5. Memelihara keamanan dan ketertiban serta menjaga nama baik sekolah.
6. Membantu semua kegiatan OSIS
7. Menyelesaikan keuangan sekolah setiap bulan paling lambat tanggal 10
8. Melaksanakan Tata Tertib Sekolah dengan penuh tanggung jawab.
9. Ikut menyelesakan jika terjadi perselisihan/ perkelahian secara musyawarah melalui orangtua/
guru/ kepala sekolah/ kepolisian.
10. Ikut bertanggungjawab atas keamanan, ketertiban kebersihan dan keindahan kelas masing-
masing atau sekolah secara keseluruhan.

F. DAFTAR ULANG
1. Setiap peserta didik menginjak tahun ajaran baru diadakan daftar ulang (registrasi)
2. Yang wajib melaksanakan daftar ulang :
a. Peserta didik kekas X naik kelas XI.
b. Peserta didik kelas XI naik kelas XII.
c. Peserta didik kelas X, XI dan XII yang mengulang (tinggal kelas).
3. Waktu pelaksana daftar ulang pada tiap tahun pelajaran ditentukan pada bulan terakhir tahun
pelajaran sebelumnya.
4. Syarat-syarat daftar ulang :
a. Menyelesaikan hal-hal yang berhubungan dengan administrasi.
b. Menyerahkan Raport.
5. Peserta didik yang tidak daftar ulang dianggap mengundurkan diri.
6. Peserta didik mengenakan seragam-seragam sekolah ketika daftar ulang.

G. SANKSI-SANKSI
Setiap pelanggaran tata tertib akan dikenakan sanksi dari sekolah sesuai dengan pelanggarannya.
a. Teguran lisan.
b. Teguran tertulis (dengan perjanjian).
c. Dipanggil orangtua/ wali.
d. Dikeluarkan dari sekolah.

H. KEGIATAN PRAKTEK MENGETIK/ KOMPUTER


1. Peserta didik wajib mengikuti kegiatan praktek mengetik/ komputer sesuai jadwal yang berlaku.
2. Peserta didik harus memelihara peralatan sekolah.
3. Peserta didik harus mengganti peralatan yang rusak karena kelalaian/ kecerobohan peserta didik
yang bersangkutan.
4. Peserta didik dilarang berada diruang praktek selain jam praktek kecuali ada izin dari
penanggungjawab praktek.

I. PENUTUP
Ketentuan lain diluar Tata Tertib atau yang belim tercantum dapat disampaikan/ diumumkan
sewaktu-waktu sesuai dengan situasi dan kondisi.

DAFTAR SKOR PELANGGARAN

NO SKO
. JENIS PELANGGARAN KELAKUAN R

1 Memakai perhisan berlebihan 5

2 Membuang sampah sembarangan 15

3 Tidak melaksanakan tugas piket 10

4 Tidak mengikuti upacara tanpa alasan 5

5 Tidak tertib mengikuti upacara 10

6 Kuku dicat/ Panjang 10

7 Mengganggu Proses Belajar 10

Menggelapkan uang sekolah, kas kelas, uang buku (yg berkaitan dgn uang
8 sekolah) 30

9 Mengambil uang/ barang milik oranglain/ sekolah. 20

10 Membohongi guru/ orangtua/ wali. 15

11 menghilangkan merusak buku sekolah/ perpustakaan/ barang milik sekolah. 10

12 Menggunakan fasilitas milik diluar jam belajar/ kepentingan sekolah. 10


13 Tidak menyampaikan surat dari sekolah kepada orangtua/ wali 10

14 Memalsukan surat/ tanda tangan orangtua/ wali. 20

15 Mencoret-coret/ mengganti identitas/ Kartu Perpus. 10

16 Mencoret-coret meja, kursi, tembol dan tempat lain dilingkungan sekolah. 10

17 Membawa/ Merokok dilingkungan sekolah. 20

18 Melompat pagar sekolah. 15

19 membawa buku, majalah, kaset CD, film porno dan sejenisnya. 20

20 Meminta paksa barang milik oranglain (Palak). 20

21 Berkelahi sesama teman/ antar sekolah. 30

22 Menghasut teman, membuat keonaran 30

23 Membawa/ berganti (baju, rok, celana, sepatu) bukan seragam sekolah/ bebas. 10

24 Mengerjakan PR pada saat pelajaran dikelas. 10

25 Melawan guru/ karyawan secara langsung/ tidak langsung 30

26 Berbicara kotor. 10

27 Melawan guru/ karyawan secara fisik. 100

28 Melakukan perbuatan asusila 50

29 Tawuran dilingkungan sekolah/ diluar sekolah. 50

30 Mengedarkan, menyimpan, menggunakan narkoba. 100

31 Tidak membawa Buku Monitoring Siswa (BMS). 10

32 Membawa/ menyimpan senjata tajam ke/ disekolah. 50


33 Menghilangkan Buku Monitoring Siswa (BMS). 40

34 Merusak tanaman sekolah. 15

35 Berada diluar gerbang sekolah saat istirahat 5

NO SKO
. JENIS PELANGGARAN KERAJINAN R

1 Terlambat hadir upacara lebih dari 5 menit 5

2 Terlambat masuk kelas pada pergantian jam pelajaran tanpa seizin guru. 5

3 Tidak hadir tanpa keterangan/ alpa. 10

Berada diluar kelas pada saat jam pelajaran tanpa seizing guru piket/ guru yang
4 bersangkutan. 10

5 Meninggalkan buku pelajaran pakaian atau barang lain dikelas/ loker kelas. 10

6 Tidak membawa buku PR dan perlengkapan sekolah lainnya. 10

NO SKO
. JENIS PELANGGARAN KERAJINAN R

1 Tidak memakai seragam. 10

2 Baju dikeluarkan. 10

3 Tidak menggunakan ikat pinggang warna hitam. 5

4 Rambut gondrong bagi peserta didik laki-laki/ rambut dicat. 10

5 Baju, rok ketat atau mini. 5

6 Pakaian dicorat-coret. 5

7 Memakai topi, gelang kalung, jaket bebas (tidak sesuai aturan). 10


8 Memakai sepatu (pantopel, balet belakang terbuka) atau memakai sandal. 10

9 Pakaian tidak lengkap (tidak memakai badge, OSIS, lokasi, daso dan topi). 10

10 Memakai singlet warn-warni. 5

11 Tidak memakai topi saat upacara. 5

12 Tidak memakai kaos kaki panjang (diatas betis). 5

13 Tidak memakai jilbab warna putoh/ abu-abu (jika berjilbab). 5

14 Tidak memakai sepatu seragam sekolah warna hitam. 5

15 Memakai HP dilingkungan sekolah. 10

KRITERIA PENETAPAN NILAI

BUDI PEKERTI SISWA

A. Langkah-langkah
1. Penilaian Budi Peserta Didik
a. Kehadiran dan pelanggaran tata tertib peserrta didik dicatat pada
Buku Monitoring Siswa.
b. Setiap akhir bulan Guru BK dan Wali Kelas merekap kehadiran dan
pelanggaran tata tertib peserta didik serta melaporkan kepada
orangtua/wali.
c. Orangtua/wali wajib menandatangani laporan tersebut dan
mengembalikan melalui wali kelas.
2. Penanganan Peserta Didik
a. Jumlah skor 0 s.d. 40 ditangani oleh wali kelas yang bersangkutan.
b. Jumlah skor 40 s.d. 80 ditangani oleh wali kelas yang bersangkutan
dengan Guru BK.
c. Jumlah skor diatas 80 ditangani oleh Guru BK dan Waka. Sek
Kesiswaan/ Kepala Sekolah

B. Pada akhir semester dilakukan penilaian budi pekerti


1. Kelakuan :
0 – 40 Nilai Kelakuan Baik
40 – 80 Nilai Kelakuan Cukup
80 keatas Nilai Kelakuan Kurang

2. Kerajinan :
0 – 40 Nilai Kelakuan Baik
40 – 80 Nilai Kelakuan Cukup
80 keatas Nilai Kelakuan Kurang

3. Kerapihan :
0 – 40 Nilai Kelakuan Baik
40 – 80 Nilai Kelakuan Cukup
80 keatas Nilai Kelakuan Kurang

C. Ketentuan Sangsi
1. Jumlah skor 0 s.d. 40 diberikan teguran lisan oleh wali kelas.
2. Jumlah skor 40 s.d.80 peringatan tertulis dan pemanggilan
orangtua/wali.
3. Jumlah skor 80 s.d. 100 diskorsing selama 3 (tiga) hari.
4. Jumlah skor diatas 100 dianggap tidak dapat dibina dan
dikembalikan keorangtua selamanya.

Mengetahui
Jakarta, Juli 2011

Kepala SMK Jakarta Timur


2 Waka.sek
Kesiswaan

Drs. Amran Hasibuan


Drs. Budi Hardjo

Anda mungkin juga menyukai