Anda di halaman 1dari 15

UPTD PUSKESMAS BENTIRING

BAB VIII
KRITERIA 8.1.5

EP Dokumen Cek
SK tentang jenis reagensia esensial dan bahan
EP 1
lain yang harus tersedia
SK tentang menyatakan kapan reagensia tidak
EP 2
tersedia (batas buffer stock untuk melakukan
order)
SOP penyimpanan dan distribusi reagensia
EP 3
Panduan tertulis untuk evaluasi reagensi, bukti
EP 4 evaluasi dan tindak lanjut
SOP pelabelan
EP 5
PEMERINTAH KOTA BENGKULU
DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
UPTD PUSKESMAS BENTIRING
JL.Korpri Raya Rt.09 Kota Bengkulu
Telepon (0736) 7323798

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING
KOTA BENGKULU
NO : /PKM-BTR/ /2018
TENTANG
REAGENSIA ESENSIAL DAN BAHAN LAIN YANG HARUS TERSEDIA
KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING KOTA BENGKULU

Menimbang : a. Bahwa untuk menunjang diagnosis penyakit dan peningkatan


pelayanan klinis di UPTD Puskesmas Bentiring , maka perlu di
lakukan pengembangan pelayanan klinis yaitu melalui pemeriksaan
laboratorium puskesmas bentiring
b. Bahwa dalam melaksanakan pemeriksaan laboratorium dan
menjamin dapat berlangsung nya pemeriksaan secara
berkesinambungan, maka perlu di tentukan reagen esensial dan bahan
–bahan yang harus selalu tersedia di UPTD puskesmas bentiring
c. Menetapkan keputusan kepala UPTD Puskesmas Bentiring kesehatan
kota bengkulu tentang reagensia esensial dan bahan lain yang harus
tersedia di laboratorium puskesmas bentiring

Mengingat : 1. UU no 36 Tahun 2009 , tentang kesehatan ; keputusan menteri no


364/ MENKES/ SK/III/2003 tentang laboratorium kesehatan.
2. Keputusan menteri kesehatan RI no 128/ MENKES/SK/II/2004
tentang kebijakan dasar puskesmas.
3. Keputusn menteri kesehatan RI no 1674 /MENKES/XII/2005 tentang
pendoman jejaring pelayanan laboratorium kesehatan menteri
kesehatan RI no 37 tahun 2012 tentang penyelenggaraan
laboratorium pusat kesehatan masyarakat.
4. Peraturan menteri kesehatan no 657 / MENKES/VIII/2009 tentang
pengiriman penggunaan spesimen klinik, menteri bilogik dan muatan
informasinya
5. Peraturan menteri kesehatan No 1501/MENKES/PER/X/2010
tentang jenis penyakit tertentu yang dapat menimbulkan wabah dan
upaya penanggulangan

MEMUTUSKAN
Menetapkan KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS BENTIRING KOTA
BENGKULU TENTANG REAGENSIA ESENSIAL DAN
BAHAN LAIN YANG HARUS TERSEDIA
Kesatu : Menentukan reagensia esensial dan bahan lain yang harus tersedia
sebagaimana terlampir dalam keputusan ini

Kedua : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diiadakan
perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Bengkulu
Padatanggal :………………… 2018

KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING


KOTA BENGKULU

Acub Zainal, SKM


PEMERINTAH KOTA BENGKULU
DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
UPTD PUSKESMAS BENTIRING
JL.Korpri Raya Rt.09 Kota Bengkulu
Telepon (0736) 7323798

Daftar lampiran : surat keputusan kepala


UPTD Puskesmas Bentiring
Nomor : / PKM-BTR/ /2018
Tanggal : …………….. 2018

DAFTAR REAGENSIA ESENSIAL DAN


BAHAN LAIN YANG HARUS TERSEDIA

NO NAMA REAGEN DAN BAHAN LAIN


1 ZEIHL NEELSEN
2 BLOOD HEMOGLOBIN/STIK HB
3 REAGEN GOLDA( ANTI-A, ANTI-B, ANTI –AB, RHESUS)
4 IMERSI OIL
5 GIEMSA
6 METANOL
7 AQUADEST
8 HCL 0,1 N
9 LAR. SPIRITUS
10 STICK CARIK CELUP UNTUK URINE
11 REAGEN WIDAL TEST
12 EDTA CAIR
13 STICK GULA DARAH
14 STICK ASAM URAT
15 STICK CHOLESTEROL
16 STICK HB
17 RAPID MALARIA

Di tetapkan di : Bengkulu
Pada tanggal : …………………… 2018

KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING


KOTA BENGKULU
Acub Zainal, SKM

PEMERINTAH KOTA BENGKULU


DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
UPTD PUSKESMAS BENTIRING
JL.Korpri Raya Rt.09 Kota Bengkulu
Telepon (0736) 7323798

SURAT KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING
KOTA BENGKULU
NO : / /PKM-BTR/ ….. /2018
TENTANG
MENYATAKAN KAPAN REAGENSIA TIDAK TERSEDIA
( MELAKUKAN ORDER)
KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING KOTA BENGKULU

Menimbang : a. Bahwa guna memperlancarkan pelayanan pemeriksaan laboratorium


di UPTD Puskesmas Bentiring dan dapat di laksanakan sesuai dengan
standar pelayanan kesehatan perlu di buat surat keputusan dan kepala
Puskesmas Bentiring Kota Bengkulu
b. Bahwa berdasarkan pertimbangan di maksud huruf a agar
pelaksanaan pelayanan dapat berdayaguna dan berhasil guna efektif
dan efisien perlu menetapkan keputusan kepala UPTD Puskesmas
Bentiring

Mengingat : 1. UU no 36 Tahun 2009 , tentang kesehatan ; keputusan menteri no


364/ MENKES/ SK/III/2003 tentang laboratorium kesehatan.
2. Keputusan Menteri Kesehatan No 298/ MENKES/III/2008 Tentang
Akreditasi Laboratorium Kesehatan
3. Keputusan Menteri Kesehatan No 364 /MENKES/III/2003
Tentang Laboratorium Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 75 tahun 2014 Tentang Pusat
Kesehatan Masyakarat
Peraturan Menteri Kesehatan RI No 290/MESKES/Per/X/2008
Tentang Persetujuan tindakan kedokteran

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS BENTIRING KOTA


BENGKULU TENTANG MENYATAKAN KAPAN HARUS
MELAKUKAN ORDER REAGENSIA

Kesatu : Untuk melakukan order reagensia guna memperlancarkan pelayanan


pemeriksaan laboratorium di lakukan ketika reagensia tersebut sisa
stoknya tinggal 25% dari orderan awal.
Kedua : Bukti pelaksanaan melakukan order reagensia tercatat dalam
dukumen pengorderan dan di laporkan kepada kepala
UPTD Puskesmas Bentiring Kota Bengkulu
Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diiadakan
perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Bengkulu
Padatanggal :………………………. 2018

KEPALA UPTD PUSKESMAS BENTIRING


KOTA BENGKULU

Acub Zainal, SKM


PENYIMPANAN DAN
DISTRIBUSI REAGENSIA
No. Dok : /UKP-VIII/ /2018
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :1/2

UPTD PUSKESMAS
BENTIRING Acub Zainal, SKM
KOTA BENGKULU NIP.1973021519994021002

1. Pengertian Merupakan kegiatan dalam melakukan pengendalian reagen meliputi


penerimaan penyimpanan dan distribusian reagensia
2. Tujuan Untuk mengawasi operasional laboratorium agar mendapatkan hasil yang
optimal dan berkualitas
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. ……………………….. Tentang jenis reagensia
esensial dan bahan lain yang harus tersedia
4. Referensi Pendoman praktek laboratorium yang benar , Depkes RI 2008
5. Alat dan 1. reagensia
bahan 2. kartu stock reagensia
3. ATK
6. Langkah-
Langkah 1. Petugas menerima daftar reagen yang datang dari apotek
2. Petugas memeriksa reagen apakah reagen dalam keadaan
kemasan tersegel, tidak rusak maupun robek
3. Menyimpan reagen terlihat dalam kemasan yang tertera dalam
kemasan reagen
4. Penyimpanan reagen di simpan dalam kulkas.
5. Untuk penyimpanan ada beberapa reagen di simpan di lemari es
7. Apabila reagen hampir habis atau tinggal sedikit maka petugas
labor memberitahu kepada bagian petugas apotek dengan
membuat permohonan permintaan reagen dan bahan
8. reagen yang akan habis di pesan sesuai yang di butuhkan

7. Bagan Alir
Menerima
daftar reagen

Lihat kemasan
reagen

Lihat kadaluarsa

Penyimpanan
reagen

Reagen habis di
pesan lagi
8. Hal-hal yang 1. kartu stock reagen
perlu 2. permohonan permintaan reagen /bahan habis pakai
diperhatikan
9. Unit terkait 1. Laboratorium
2. apotek
10. Dokumen Kartu stok reagen
terkait
11. Rekaman
historis No Yang di ubah Isi perubahan Tanggal
perubahan Mulai di berlakukan
PELABELAN

SOP No. Dok : /UKP-VIII/ /2018


No. Revisi : 00
Tanggal Terbit :
Halaman :1/2

UPTD PUSKESMAS
BENTIRING Acub Zainal, SKM
KOTA BENGKULU NIP.1973021519994021002

1. Pengertian Penamaan yang bertujuan untuk mengidentifikasi jenis reagensia


2. Tujuan Untuk mengetahui bagaimana cara menangani bahan-bahan yang
ada di laboratorium agar tidak terjadi hal- hal yang tidak sesuai
dengan kehendak
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 445/57/PKM-BTR/I/2018 Tentang jenis
reagensia esensial dan bahan lain yang harus tersedia
4. Referensi Peraturan pemerintah RI No 101 tentang pengelolaan limbah bahan
berbahaya dan beracun
5. Alat dan Simbol-simbol reagen
bahan
6. Langkah- 1. Pemberian label pada penyimpanan reagen harus di beri label
Langkah yang mencantum nama kimia, tanggal penerima , nama orang
yang membuat reagen, tingkat bahaya , nama dan alamat
pabrik, lama kadaluarsa dan lokasi penyimpanan
2. Tempat penyimpanan reagen harus bersih , kering, jauh dari
sinar matahari
3. Penyimpanan wadah botol yang besar di simpan pada rak
dibawah dan botol kecil diatas
4. Berikan simbol-simbol / rambu –rambu bahan kimia berbahaya.

7. Bagan Alir
Pemberian
labelan

Tempat
penyimpanan

Simpan dalam
Lemari es

Berilah
simbol
8. Hal-hal yang Perhatikan simbol reagen yang dugunakan
perlu
diperhatikan
9. Unit terkait Laboratorium

10. Dokumen Pelabelan reagen


terkait
11. Rekaman
historis No Yang di ubah Isi perubahan Tanggal
perubahan Mulai di berlakukan
PEMERINTAH KOTA BENGKULU
DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
UPTD PUSKESMAS BENTIRING
JL.Korpri Raya Rt.09 Kota Bengkulu
Telepon (0736) 7323798

PANDUAN EVALUASI REAGENSIA


DI LABORATORIUM UPTD PUSKESMAS BENTIRING
KOTA BENGKULU

BAB I
DEFINISI

Evaluasi reagensia adalah kegiatan melakukan reagen meliputi penerimaan,


penyimpanan,penyimpanan, kadaluarsa reagen, uji kualitas reagen, dan pemesanan reagen
Laboratorium adalah unit melaksanakan pelayanan pemeriksaan spesimen. Untuk
mendapatkan informasi tentang kesehatan perorangan terutama untuk menunjang upaya
diagnosis penyakit, penyembuhan penyakit, dan pemulihan kesehatan.

BAB II
TUJUAN
A. Tujuan Umum
Untuk mengawasi operasional laboratorium agar mendapatkan hasil yang optimal dan
berkualitas

B. Tujuan Khusus
Dari panduan evaluasi reagensia antaranya :
1. Untuk mengevaluasi penerimaan reagensia
2. Untuk mengevaluasi penyimpanan reagensia
3. Untuk mengevaluasi kadaluarsa reagensia
4. Untuk mengevaluasi uji kualitas reagensia
5. Untuk mengevalausi pemesanan reagensia

BAB III
RUANG LINGKUP

Ruang lingkup pada panduan ini meliputi:


1. Penerimaan reagensia
2. Penyimpanan reagensia
3. Kadaluarsa reagensia
4. Uji kualitas reagensia
5. Pemesanan reagensia

BAB IV
TATA LAKSANA

1. Penerimaan reagensia
a. Petugas labor memeriksa daftar reagen yang datang
b. Kemudian memeriksa keadaan reagen pembungkus reagen dalam keadaan
tersegel, tidak terbuka dan tidak rusak maupun robek
c. Reagen datang di periksa tanggal kadaluarsa

2. Penyimpanan reagensia
a. Reagen yang datang di periksa tanggal kadaluarsa dan di simpan sesuai dengan
prosedur penyimpanan yang tertera dalam kemasan reagen
b. Reagen yang sudah di buka bisa bertahan sampai 2-8 °c

3. Kadaluarsa reagen
a. Reagen yang datang di periksa masa kadaluarsa
b. Bila mendekati kadaluarsa ( 3 bulan ) maka segera di laporkan kebagian
apotek/bagian pengadaan

4. Uji kualitas reagen


a. Bila mendekati kadaluarsa
b. Bila di temukan tanda-tanda kerusakan ( timbul kekeruhan , perubahan warna,
timbul endapan
c. Bila terdapat kecurigaan terhadap hasil pemeriksaan laboratorium
BAB V
DOKUMENTASI

Panduan evaluasi ini di sertai dengan pencatatan ketersediaan bahan dan reagen serta
pencatatan kadaluarsa reagen yang ada di laboratorium puskesmas bentiring

Mengetahui :
ka. UPTD Puskesmas bentiring
kota Bengkulu

Acub Zainal, SKM

PEMERINTAH KOTA BENGKULU


DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
UPTD PUSKESMAS BENTIRING
JL.Korpri Raya Rt.09 Kota Bengkulu
Telepon (0736) 7323798

LAPORAN PEMAKAIAN DAN KADALUARSA REAGEN

N NAMA JULMLAH PEMAKAIAN SISA TANGGAL


O REAGEN STOK KADALUARSA
1. S. typhi H 5 ml 5 ml 0
2. S. Paratyphi AH 5 ml 5 ml 0
3. S. Paratyphi BH 5 ml 5 ml 0
4. S. Paratyphi CH 5 ml 5 ml 0
5. S. Typhi O 5 ml 5 ml 0
6. S. Paratyphi AO 5 ml 5 ml 0
7. S. Paratyphi BO 5 ml 5 ml 0
8. S. Paratyphi CO 5 ml 5 ml 0
9. Anti-A monoclonal 5 ml 5 ml 0
10. Anti-B monoclonal 5 ml 5 ml 0
11. Anti-AB monoclonal 5 ml 5 ml 0
12. Anti-D monoclonal 5 ml 5 ml 0
13. Pewarnaan 10 KOTAK 3 KOTAK 7 KOTAK
ZIEHLNEELSEN
14. Immersi oil 100 ml 100 ml
15. Giemsa 100 ml 100 ml
16. Methanol 500 ml 500 ml
17. Methanol 500 ml -
18. Aquadest 1 liter 1 liter
Mengetahui :
ka. UPTD Puskesmas Bentiring
kota Bengkulu

Acub Zainal, SKM