Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN PRAKTIKUM

GEOSTATISTIKA

MODUL KE – 02
STATISTIKA DASAR 2

Oleh:

NahdahNovia -12117095

Asisten :

1. Yoopy Christian - 12115009

2. Dayu Prabowo - 12115013


3. Asido Saputra Sigalingging - 12115023
4. Edlyn Yoadan Nathania - 12115035
5. Nadya Agnesia Sinaga - 12115037
6. Muchamad Andara - 12115064

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOFISIKA JURUSAN


TEKNOLOGI PRODUKSI DAN INDUSTRI

INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA

2019
I. Tujuan

Adapun tujuan pada praktikum sebagai berikut :

1. Mahasiswa dapat mengetahui auto-korelasi, cross-korelasi dan regresi serta dapat


menggunakannya untuk menyelesaikan permasalahan kebumian.
2. Mahasiswa mampu menyelsaikan permasalahan kebumian melalui aut o-korelasi, cross-
korelasi dan regresi
II. Pendahuluan

Auto korelasi
Istilah autokorelasi didefinisikan sebagai korelasi yang terjadi antar anggota observasi yang
diurukan menurut waktu ( seperti dalam deret waktu ) atau ruang (seperti dalam data cross
sectional). Dalam konteks regresi, model regresi linier klasik mengasumsikan bahwa auto
korelasi tersebut tidak dalam gangguan.

Peristiwa atau observasi pada suatu interval tertentu, kadang terulang pada interval yang
sama di tempat lain. Pengulangan ini bisa memberikan taksiran bahwa pola observasi
mengikuti suatu siklus atau periodik tertentu. Pengulangan dalam suatu sekuen data dapat
dihitung dari pengukuran kesamaan dengan dirinya sendiri pada sekuen tersebut
(autocorrelation). Salah satu aplikasi autocorreation ini misalnya pada analisa data log.
Formasi batuan tertentu memiliki respons log (gamma ray,resistivity, density, dan lain-lain).
Jika logging dilakukan pada keadaan geologi yang tersusun atas perulangan antara shale
dengan sandstone, maka respons log-nya pun akan terulang pula. Dalam kasus seperti ini,
nilai korelasi yang tinggi pada suatu lag tertentu, akan berkorespondensi dengan munculnya
kembali formasi batuan tertentu. Nilai autocorrelation pada suatu leg L adalah sebagai
berikut:


Cross korelasi

Metodologi korelasi silang secara luas digunakan menganalisis hubungan linear antara input
dan output kajian hidrogeologi. Secara lebih khusus metode digunakan dalam analisis
sistem karst tentang respon mataair terhadap curah hujan seperti yang dilakukan Budge dan
Sharp, 2009; Fiorillo dan Doglioni, 2010 Zhang, Chen, Chen, Shi, 2013.
Untuk melihat keterkaitan antara 2 kelompok data pada level waktu yang sama kita bisa
membandingkan antara 2 data ini, dimana letak titik yang memiliki ekivalensi maksimum,
kemudian kita juga bisa menghitung strength of relationship-nya menggunakan cross-
correlation. Nilai cross-correlation pada suatu leg L adalah sebagai berikut:

Contoh auto-korelasi. Sinyal (a) ditambah noise (b) menjadi (c). Kemudian (c)
diauto-korelasi sehingga didapatkan (d).

Contoh 1: Pabrik Rocky Mountain Arsenal yang terletak di Denver, Colorado merupakan
industri yang memproduksi persenjataan untuk keperluan militer. Pabrik ini menghasilkan
sejumlah produk sampingan atau limbah yang berupa cair. Limbah cair ini dibuang melalui
sumur injeksi sampai kedalaman basement batuan. Tetapi sayang, sumur injeksi ini melalui
bidang sesar, dan sudah pasti bahwa injeksi tekanan tinggi limbah uid ini akan berperan
sebagai pelumas yang menyebabkan pergerakan sesar. Dari data - data seperti yang
disimpan dalam le GempaInjeksiRocky.dat, Tentukan pada lag berapa nilai crosscorrelation
akan maksimum. Berdasarkan nilai cross-correlogram pada gambar 2.2, dapat disumpulkan
bahwa nilai yang maksimum terjadi pada lag=2, atau dua bulan setelah dilakukannya
injeksi.

Korelasi silang (Cross Correlation) merupakan salah metode yang banyak digunakan dalam
analisis data secara series. Metode ini dapat digunakan sebagai alat memprediksikan suatu
hubungan suatu series data dengan data y (output) pada suatu sistem.
2.3 Regressi

Analisa regresi dapat dilakukan untuk mengetahui kecenderungan tendency data.


Kecenderungan ini kemudian dapat digunakan untuk melakukan interpolasi antara data,
ekstrapolasi nilai di luar sekuen data atau karakteristik kecenderungan urutan data yang
bisa saja memiliki arti secara geologi. Jika Xi merupakan variabel bebas dan Yi merupakan
variabel terikatnya dan Yi merupakan variabel regresi. Jika hubungan antara variabel bebas
dan variabel teriat dinyatakan sebagai:

Yi = b0 + b1Xi + i. Dan konstanta b0 dan b1 dihitung:

III. Langkah Kerja

1. Buka file modul 1 dan 2. Kerjakan modul 2 auto korelasi dan cross korelasi
2. Ada dua cara yaitu menghitung auto korelasi manual dan auto korelasi otomatis
begitu juga dengan cross korelasi
3. Auto korelasi data x dan y nilai sama contoh Poro – Poro, Perm – Perm, dan Log
Perm – Log perm masing-masing terdapat 5 leg
a. Hitung A=X-Xbar, B=Y-Ybar, A^2, B^2 dan A*B pada leg 0
b. Hitung secara manual
- Mean dengan rumus =SUM(...)/COUNT(...)
- Sum =SUM(...)
- Standar deviasi =SQRT(SUM(...)/(COUNT(...)-1))
- Kovarian =SUM(...)/(COUNT(...)-1)
- Korelasi =CORREL(...;...)
4. Cross korelasi data x dan y nilai beda contoh log perm – perm, perm – poro, dan
poro – log perm masing-masing terdapat 5 leg. Ulangi langkah ketiga untuk cross
korelasi
5. Screenshoot hasil kemudian masukkan ke dalam hasil laporan

IV. Hasil
 Auto korelasi

Poro-poro (leg 0-leg 5)


Perm-perm (leg 0-leg 5)
Log perm-log perm (leg 0-leg 5)
Log prm- perm (leg 0-leg 5)
Perm-poro (leg 0-leg 5)
Poro – log perm ( leg 0- leg 5)
V. Kesimpulan

Adapun kesimpulan pada praktikum ini sebagai berikut :


1. Auto korelasi merupakan perulangan dari suatu data yang dapat dihitung pada
pengukuran kesamaan dengan data tersebut
2. Auto korelasi dan cross korelasi bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan
geofisika
3. Pada batuan memiliki densitas dan resistivity jika logging dilakukan maka kondisi
geologinya terdapat perulangan antara batuan satu dengan yang lainnya
4. Nilai auto korelasi digunakan untuk mencari nilai korelasi yang tinggi pada kasus
formasi batuan yang terjadi perulangan
5. Cross korelasi merupakan keterkaitan antara dua data yang berbeda digunakan
secara times series
6. Cross korelasi memprediksi hubungan series data x dan y pada suatu sistem

VI. Referensi
- Modul Praktikum Geostatistika, ITB
- https://www.academia.edu/35538767/Penerapan -statistik
- https://osf.io>inarxiv>download
- Korelasi-TE UGM
- https://research.unissula.ac.id>file>publikasi_korelasi_antara_dua_sinyal_sama
- https://www.scribd.com_korelasi_dan_auto_korelasi