Anda di halaman 1dari 23

KARYA TULIS AKHIR

PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK ELEKTRIK (E-Cigarettes)

TERHADAP KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL (VO2Max) PADA

KOMUNITAS VAPORIZER KOTA MALANG

Oleh:

ATIKA RAHMAPUTRI

201610330311159
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

2018

ii
PERNYATAAN ORISINILITAS

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa

Yang bertandatangan dibawah ini saya:

Nama : Atika Rahmaputri

NIM : 201610330311159

Menyatakan dengan sesungguhnya usulan proposal berupa ide, judul maupun isi

dari proposal yang dibuat merupakan hasil pemikiran diri sendiri (non-

plagiatisme) dan hasil dari tugas (pekerjaan) yang saya lakukan sendiri, Jika

usulan proposal saya terbukti bersifat plagiatisme saya bersedia menerima sangsi

yang harus saya terima.

Demikian surat pernyataan saya.

Atika Rahmaputri

iii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam, Yang

Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang Maha Pemberi semua nikmat,

kebaikan, dan kekuatan selama proses pelaksanaan, Yang Maha Menyimpan

rahasia hikmah di balik semua peristiwa, Yang Maha Memudahkan, dan atas

karunia-Nya penulisan tugas akhir ini dapat selesai dengan baik. Sholawat serta

salam tak lupa kita haturkan kepada Nabiyullah, Nabi akhir zaman, Rasulullah

Muhammad SAW., beserta keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang

mengikutinya hingga hari kiamat, semoga kita semua mendapat syafa’atnya di

akhirat kelak.

Penelitian tugas akhir ini berjudul “Hubungan Perilaku Kesehatan Terhadap

Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Usia 15-39 tahun”, diajukan untuk

memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas

Muhammadiyah Malang.

iv
Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua

pihak yang telah membantu dan membimbing saya selama menempuh pendidikan

dan juga selama menyelesaikan tugas ini, khususnya saya tujukan kepada :

1. dr. Meddy, selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah

Malang yang telah memberi kesempatan kepada penulis untuk melakukan

penelitian tugas akhir saya, serta atas ilmu dan bimbingannya selama di

Fakultas Kedokteran UMM.

2. dr. Moch. Ma’roef, Sp.OG, selaku Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMM

dan sebagai penguji tugas akhir ini, atas kesediaan waktu dan penyampaian

ilmu yang sangat bermanfaat.

3. dr. Rahayu, Sp.S, selaku Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran UMM yang

memberikan kepercayaan kepada penulis untuk menyusun tugas akhir ini.

4. dr. Iwan Sys Indrawanto, Sp.KJ., selaku Wakil Dekan III yang memberikan

kepercayaan kepada penulis untuk menyusun tugas akhir ini.

5. dr. Yuliono Trika Nur Hasan, Sp.M, selaku pembimbing 1 tugas akhir ini,

atas kesabaran, kebaikan hati, serta bimbingan dan penyampaian ilmu yang

sangat bermanfaat selama penulisan tugas akhir ini.

v
6. dr. Mochammad Aleq Sander, M.Kes., Sp.B., FinaCS, selaku pembimbing 2,

atas kesabaran, kebaikan hati, serta kesediaan dalam meluangkan waktu dalam

membimbing juga menyampaikan ilmu yang sangat bermanfaat hingga saya

dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik.

Akhir kata, saya harap tugas akhir ini dapat menjadi sumbangan ilmu kepada

masyarakat luas. Karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan. Dengan

kerendahan hati penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mengharapkan

saran dan kritik yang membangun. Semoga karya tulis ini dapat menambah

wawasan dan bermanfaat bagi semua pihak.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

vi
DAFTAR ISI

PERNYATAAN ORISINILITAS .......................................................................... iii

KATA PENGANTAR ........................................................................................... iv

DAFTAR ISI ......................................................................................................... vii

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. ix

DAFTAR TABEL ................................................................................................... x

BAB 1 ..................................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ......................................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah .................................................................................... 4

1.3 Tujuan Penelitian ...................................................................................... 4

1.3.1 Tujuan Umum ................................................................................... 4

1.3.2 Tujuan Khusus .................................................................................. 4

1.4 Manfaat Penelitian .................................................................................... 4

1.4.1 Manfaat Akademis ............................................................................ 4

1.4.2 Manfaat Klinis ................................................................................... 5

1.4.3 Manfaat bagi Masyarakat .................................................................. 5

BAB 2 ..................................................................................................................... 1

2.1 ........................................................................................................................ 1

BAB 3 ..................................................................................................................... 4

vii
3.1 Kerangka Konsep ..................................................................................... 4

BAB 4 ..................................................................................................................... 5

4.1 Jenis Penelitian ......................................................................................... 5

4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian .................................................................... 5

4.2.1 Lokasi Penelitian ............................................................................... 5

4.2.2 Waktu Penelitian ............................................................................... 5

4.3 Populasi dan Sampel ................................................................................ 5

4.3.1 Populasi ............................................................................................. 5

4.3.2 Sampel ............................................................................................... 5

4.3.3 Besaran Sampel ................................................................................. 5

4.3.4 Teknik Pengambilan Sampel............................................................. 6

4.3.5 Karakteristik Sampel Penelitian ........................................................ 6

4.3.6 Variabel Penelitian ............................................................................ 7

4.3.7 Definisi Operasional.......................................................................... 7

1.1 ........................................................................................................................ 7

4.4 Alat dan Bahan Penelitian ........................................................................ 7

4.5 Prosedur Penelitian ................................................................................... 7

viii
DAFTAR GAMBAR

No table of figures entries found.

ix
DAFTAR TABEL

No table of figures entries found.

x
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk

lainnya yang dihasilkan oleh tanaman Nicotiana tabacum, Nicotiana rustica dan

spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau

tanpa bahan tambahan Kebiasaan merokok sudah menjadi bagian dari gaya hidup

masyarakat. Merokok merupakan salah satu kekhawatiran terbesar yang sedang

dihadapi oleh dunia kesehatan karena telah menyebabkan hampir sebanyak 6 juta

orang meninggal dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut data WHO, Indonesia merupakan Negara ketiga dengan jumlah

perokok terbesar di dunia setelah China dan India. Jumlah perokok di Negara

berkembang khususnya Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Perilaku

merokok penduduk 15 tahun keatas masih belum terjadi penurunan dari 2007 ke

2013, cenderung meningkat dari 34,2 persen pada tahun 2007 menjadi 36,3 persen

pada tahun 2013. Dengan presentase 64,9 persen laki-laki dan 2,1 persen

perempuan masih menghisap rokok tahun 2013. (Riskesdas, 2013)

Rokok Elektrik adalah salah satu NRT (Nicotine Replacement Therapy)

yang menggunakan listrik dari daya yang dihasilkan oleh baterai untuk

memberikan nikotin dalam uap dan oleh World Health Organization (WHO)

disebut sebagai Electronic Nicotine Delivery System (WHO, 2009 dalam

Tanuwihardja & Susanto, 2012). Rokok elektrik dirancang untuk memberikan

1
nikotin tanpa pembakaran tembakau dengan tetap memberikan sensasi merokok

pada penggunanya (Tanuwihardja & Susanto, 2012).

Sebuah studi tentang pengguna rokok elektrik yang dipublikasikan dalam

pertemuan tahunan Asosiasi Jantung Amerika Serikat, pengguna rokok elektrik

terbanyak berasal dari mantan perokok tembakau dan peminum beralkohol.

(Made, 2017). 0

Di Indonesia sendiri pengguna rokok elektrik ini semakin lama semakin

banyak ditemukan. Sampai saat ini peneliti belum menemukan data yang pasti

mengenai jumlah pengguna rokok elektrik di Indonesia.

VO2Max adalah konsumsi oksigen maksimal pada seseorang atau disebut

dengan volume oksigen maksimal, VO2Max ini berguna untuk menunjukan

kapasitas tubuh dalam menggunakan oksigen secara maksimal. VO2Max

merupakan tingkatan nilai kebugaran seseorang, semakin tinggi VO2Max maka

sesorang dapat melakukan aktivitas lebih lama dibanding yang tidak dalam

kondisi baik (Bramasko, 2016).

Dalam penelitian dari Indrawati (2016) yang berjudul Perbedaan kapasitas

paru antara perokok tembakau dengan perokok vaporizer di wilayah RVC (Riau

Vapor Cloud) Pekanbaru, menunjukkan bahwa perokok tembakau maupun

perokok elektrik sama-sama berbahaya bagi kesehatan karena mengandung zat

beracun yang dapat menyebabkan masalah di paru-paru. Perokok tembakau dan

perokok elektrik sama-sama dapat menurunkan kapasitas paru, tetapi perokok

tembakau lebih besar menunjukkan penurunan pada kapasitas paru-paru. 0

2
Berdasarkan hal di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan

judul “Pengaruh Kebiasaan Merokok elektrik (e-cigarettes) terhadap Konsumsi

Oksigen Maksimal (vo2max) pada Komunitas Vaporizer Kota Malang”.

3
1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah disampaikan di atas, rumusan

masalah yang dapat ditegakkan adalah apakah pengaruh kebiasaan merokok

elektrik (E-Cigarettes) terhadap konsumsi oksigen maksimal (VO2Max) pada

komunitas Vaporizer Malang.

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum

Mengetahui adanya pengaruh kebiasaan merokok elektrik (E-Cigarettes)

terhadap konsumsi oksigen maksimal (VO2Max).

1.3.2 Tujuan Khusus

1. Mengetahui nilai konsumsi oksigen maksimal (VO2Max) perokok

elektrik.

2. Mengetahui lama merokok elektrik terhadap nilai konsumsi oksigen

maksimal (VO2Max).

3. Mengetahui tingkat aktivitas terhadap nilai konsumsi oksigen

maksimal (VO2Max).

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat Akademis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pemahaman

yang dapat digunakan sebagai masukan pada ilmu kedokteran terutama

bahaya merokok elektrik serta paparan asap rokok.

4
1.4.2 Manfaat Klinis

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang kemungkinan adanya

korelasi antara tingkat kebugaran jasmani seseorang yang diukur dengan

menilai tingkat oksigen maksimal (VO2Max) dengan kebiasaan merokok

elektrik

1.4.3 Manfaat bagi Masyarakat

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ke masyarakat,

tidak hanya perokok aktif saja, namun juga perokok pasif mengenai dampak

buruk merokok terutama rokok elektrik.

5
BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 VO2Max

2.1.1 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

2.1.2 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

2.1.3 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

1
2.2 Rokok

2.2.1 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

2.2.2 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

2.2.3 Definisi

Penelitian ini memberikan gambaran ilmiah tentang adanya korelasi antara

perilaku kesehatan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2, sehingga dapat

memperluas serta meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang

diabetes mellitus tipe 2 yang diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian

diabetes mellitus tipe 2.

2
3
BAB 3

KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

3.1 Kerangka Konsep

Keterangan

Diteliti

Tidak diteliti

3.2 Hipotesis

4
BAB 4

METODE PENELITIAN

4.1 Jenis Penelitian

Metode yang digunakan adalah desain potong lintang atau cross sectional.

Peneliti mencari hubungan antara variabel bebas yang merupakan kebiasaan

merokok elektrik dengan variabel terikatnya yaitu konsumsi oksigen maksimal

(VO2Max) yang dilakukan dengan cara pengumpulan data dalam satu kali ukur.

4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

4.2.1 Lokasi Penelitian

Penelitian dilakukan di Kota Malang.

4.2.2 Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2019.

4.3 Populasi dan Sampel

4.3.1 Populasi Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah anggota komunitas Vaporizer Kota

Malang.

4.3.3 Sampel Penelitian

Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota komunitas Vaporizer

Kota Malang dan memenuhi kriteria inklusi.

4.3.4 Besaran Sampel

Rumus estimasi besar sample menurut Slovin sebagai berikut

5
𝑁
𝑛 = 1+𝑁𝑒 2

50
𝑛 = 1+(50 𝑥 0,052 )

𝑛 = 45

Untuk antisipasi kemungkinan drop out 10%

10% 𝑥 45 = 4,5

𝑛 = 45 + 5 = 50

Keterangan:

n= ukuran sample

N= ukuran populasi

e= persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan

sample yang masih dapat ditolerir

4.3.5 Teknik Pengambilan Sampel

Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.

4.3.6 Karakteristik Sampel Penelitian

4.3.6.1 Kriteria Inklusi

a. Anggota komunitas Vaporizer Kota Malang

b. Berumur 18-30 tahun

c. Lama merokok ≥ 1 tahun

d. Merokok dengan jenis elektrik (vape)

6
e. Bersedia menjadi sample penelitian

4.3.6.2 Kriteria Eksklusi

a. Tekanan darah sistol istirahat > 140 mmHg dan tekanan darah

diastole istirahat > 100 mmHg

b. Mempunyai riwayat penyakit jantung (penyakit jantung coroner,

infark miokard, gagal jantung kongestif), pernapasan (asma,

bronchitis kronik), anemia. Diketahui melalui anamnesis

c. Denyut nadi istirahat lebih besar dari 100 kali per menit.

4.3.7 Variabel Penelitian

4.3.7.1 Variabel Bebas

Kebiasaan merokok elektrik

4.3.7.2 Variabel Terikat

Konsumsi oksigen maksimal perokok elektrik

4.3.8 Definisi Operasional

a. Konsumsi oksigen maksimal (VO2Max)

b.
4.4 Alat dan Bahan Penelitian

4.5 Prosedur Penelitian

4.6 Analisis Data

4.7

7
Daftar Pustaka
Riskesdas, 2013.