Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN AKHIR

PENGAWASAN KONSTRUKSI

PEMBANGUNAN GEDUNG ARSIP & RUANG SERBA GUNA TAHAP III


MUSEUM NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN RI

KONSULTAN PENGAWAS KONSTRUKSI


PT. BINA JASINDO SAINSTEK

TA 2018
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Umum.
a. Pada awal tahun 2016 telah dimulai perencanaan Pembangunan Gedung Arsip
dan Ruang Serba Guna dengan fokus utama pada perencanaan pembangunan
gedung untuk fungsi penyimpanan arsip‚ kantor administrasi serta ruang serba
guna kegiatan kebudayaan.

b. Setelah proses perencanaan selesai‚ pada pertengahan tahun 2016 dilakukan


lelang untuk pelaksanaan pembangunan fisiknya untuk Tahap I‚ dengan lingkup
utama dari rencana bangunan yang dibangun adalah keseluruhan struktur
bangunan‚ baik untuk struktur bawah (pondasi) maupun struktur atas‚ meliputi
kolom‚ balok dan plat lantai serta tangga.

c. Pada tahun 2017‚ dilaksanakan pembangunan Tahap II dengan lingkup


pelaksanaan pekerjaan meliputi : pekerjaan arsitektur dalam untuk lantai 1‚ 2‚
dan 3 serta pekerjaan mekanikal dan elektrikal‚ terutama instalasi serta
beberapa peralatan utama. Pelaksanaan pembangunan Tahap II masih
menyisakan beberapa lingkup pekerjaan yang tidak dapat turut dikerjakan di
tahap II mengingat keterbatasan dana. Yaitu pekerjaan arsitektur dan instalasi
ME di lantai 4 pekerjaan Lift dan Genset serta pekerjaan finishing selubung luar
bangunan seperti pekerjaan Curtain Wall ACP serta pekerjaan Ruang Luar.

d. Untuk menuntaskan penyelesaiaan seluruh rencana bangunan sesuai hasil


perencanaan pada tahun 2016 dan tahun 2017 maka pada tahun 2018 ini
dilaksanakan pembangunan Tahap III dengan lingkup pekerjaan tersisa
sebagaimana disebutkan pada poin c di atas.

e. Berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba


Guna Tahap III tersebut, maka sesuai peraturan dan perundangan yang
berlaku diperlukan kegiatan pengawasan untuk memonitor, mengendalikan dan
mengarahkan jalannya pelaksanaan konstruksi pembangunan agar tepat
waktu, tepat mutu dan tepat biaya. Untuk itu perlu dipilih, ditunjuk dan
ditugaskan tim konsultan yang berkompetensi dalam menyediakan jasa
konsultansi pengawasan konstruksi bangunan gedung.

f. PT. Bina Jasindo Sainstek selaku Konsultan Pengawasan Konstruksi yang


diberi tugas untuk mengawasi pelaksanaan Jasa Konsultansi Pengawasan

I-2
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Konstruksi Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III
2018 Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI sesuai Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi
Pengawasan Konstruksi Nomor 373/E.7/SPK/PPK/2018 tanggal 10 Agustus
2018, perlu menyusun suatu rencana kerja yang terstruktur sebelum memulai
proses pengawasan konstruksi.

1.2. Maksud dan Tujuan.

a. Maksud.
Kegiatan Pengawasan Konstruksi Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang
Serba Guna Tahap III 2018 Kantor Museum Nasional Direktorat Jenderal
Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dimaksudkan
untuk melaksanakan pengawasan dan monitoring terhadap kegiatan
penyelesaian pembangunan fisik Gedung Arsip.

b. Tujuan
Laporan ini disusun dengan tujuan agar kegiatan Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018 Kantor
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI dapat terlaksana sesuai kriteria yang ditetapkan.

1.3. Ruang Lingkup


1.3.1. Ruang Lingkup Lokasi
Lokasi kegiatan pengawasan konstruksi berada di Jalan Pulo Raya IV No.
34 Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Berikut gambaran lokasi proyek tersebut.

Gambar 1.1. Peta Posisi Lokasi Proyek Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna
Tahap III 2018 Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan RI

I-3
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Gambar 1.2. Citra Satelit letak dan bentuk Site Proyek Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang
Serba Guna Tahap III 2018 Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI

1.3.2. Ruang Lingkup Obyek Pengawasan


Ruang lingkup obyek pengawasan adalah Gedung Arsip yang berlokasi
sesuai dengan poin 1.3.1. di atas‚ yang secara fisik telah dibangun
struktur dan sebagian arsitektur dan MEPnya pada tahap I dan II.

Adapun batasan pengawasan pada pekerjaan konstruks yang tercantum


dalam rincian item pekerjaan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang
menjadi lampiran kontrak kontraktor tahap III tahun 2018.

Gambar 1.3. Kondisi Fisik Eksisting Gedung yang menjadi obyek pengawasan dalam kegiatan
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018 Museum Nasional
Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

I-4
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

1.3.3. Ruang Lingkup Tugas


Ruang lingkup tugas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan
Pengawasan Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba guna tahap
III ini meliputi :

a. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi


yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan di lapangan.

b. Bersama Pemberi Tugas dan Kontraktor melakukan pemeriksaan


bersama terhadap kondisi eksisting fisik gedung yang menjadi obyek
pengawasan dan melakukan inventarisasi serta pendataan terhadap

c. Mengawasi pemakaian bahan, peralatan dan metode pelaksanaan


serta mengawasi ketepatan waktu, dan biaya pekerjaan konstruksi.

d. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas,


kuantitas, dan laju pencapaian volume/ realisasi fisik.

e. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk memecahkan


persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi.

f. Menyelenggarakan rapat-rapat lapangan secara berkala, membuat


laporan Mingguan dan laporan Bulanan pekerjaan pengawasan,
dengan memasukkan hasil rapat-rapat lapangan, Laporan Harian,
Mingguan dan Bulanan pekerjaan konstruksi yang dibuat oleh
Pemborong.

g. Menyusun Berita Acara Kemajuan Pekerjaan Pemeliharaan pekerjaan,


serah Terima pertama dan Kedua pekerjaan Konstruksi.

h. Meneliti gambar-gambar pelaksanaan (Shop drawings) yang diajukan


oleh Pelaksana.

i. Meneliti dan menyetujui gambar-gambar yang telah sesuai dengan


pelaksanaan (AsBuilt Drawings) sebelum Serah Terima Sementara
(PHO).

j. Menyusun daftar cacat/kekurangan sebelum serah terima sementara,


mengawasi perbaikannya pada masa pemeliharaan.

k. Menyusun Laporan Akhir Pengawasan

1.3.4. Ruang Lingkup Kegiatan


Lingkup kegiatan dalam Pengawasan Pembangunan Gedung Arsip dan

I-5
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Ruang Serba Guna Tahap III yang harus dilaksanakan meliputi tahapan
sebagai berikut :

1. Pekerjaan Persiapan

a) Menyusun program kerja, alokasi tenaga dan konsepsi pekerjaan


pengawasan.

b) Memeriksa Time Schedule / Bar Chart, S-Curve, dan Net Work


Planning yang diajukan oleh Kontraktor Pelaksana untuk
selanjutnya diteruskan kepada Pengelola Kegiatan untuk mendapat
persetujuan.

2. Pekerjaan Teknis Pengawasan Lapangan

a) Melaksanakan pekerjaan pengawasan secara umum, pengawasan


lapangan, koordinasi dan inspeksi kegiatan kegiatan pembangunan
agar pelaksanaan teknis yang dilakukan dapat secara terus
menerus sampai dengan pekerjaan diserahkan untuk kedua kalinya.

b) Mengawasi kebenaran ukuran, kualitas dan kuantitas dari bahan


atau komponen bangunan,peralatan dan perlengkapan selama
pekerjaan pelaksanaan dilapangan atau ditempat kerja lainnya.

c) Mengawasi kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang


tepat dan cepat‚ agar batas waktu pelaksanaan minimal sesuai
dengan jadwal yang ditetapkan.

d) Memberikan masukan pendapat teknis tentang penambahan atau


pengurangan pekerjaan yang dapat mempengaruhi biaya dan waktu
pekerjaan serta berpengaruh pada ketentuan kontrak, untuk
mendapatkan persetujuan dari Pemberi Tugas.

e) Memberi petunjuk, perintah sejauh tidak mengenai pengurangan


dan penambahan biaya dan waktu pekerjaan serta tidak
menyimpang dari kontrak, dapat langsung disampaikan
kepada Pemborong, dengan pemberitahuan tertulis kapada Pemberi
Tugas.

f) Memberi bantuan dan petunjuk kepada Pemborong dalam


mengusahakan perijinan sehubungan dengan pelaksanaan
pembangunan.
3. Konsultasi

I-6
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

a) Melakukan konsultasi kepada Pemberi Tugas untuk membahas


segala masalah dan persoalan yang timbul selama masa
pembangunan.

b) Mengadakan rapat lapangan secara berkala sedikitnya dua kali


dalam sebulan, dengan Pemberi Tugas, Perencana dan
Pemborong dengan tujuan untuk membicarakan masalah dan
persoalan yang timbul dalam pelaksanaan, kemudian membuat
risalah dan mengirimkan kepada semua pihak yang bersangkutan,
serta sudah diterima paling lambat 1 minggu kemudian.

c) Mengadakan rapat diluar jadwal rutin tersebut apabila dianggap


mendesak.

4. Laporan

a) Memberi laporan dan pendapat teknis administrasi‚ dan teknis


teknologis kepada Pemberi Tugas, mengenai volume, prosentase
dan nilai bobot bagian - bagian pekerjaan yang akan dilaksanakan
oleh pemborong.

b) Melaporkan kemajuan pekerjaan yang nyata dilaksanakan, dan


dibandingkan dengan jadwal yang telah disetujui.

c) Melaporkan bahan-bahan bangunan yang dipakai, jumlah tenaga


kerja dan alat yang digunakan.

d) Memeriksa gambar - gambar kerja tambahan yang dibuat oleh


Pemborong terutama yang mengakibatkan tambah atau
berkurangnya pekerjaan, dan juga perhitungan serta gambar
konstruksi yang dibuat oleh Pemborong (Shop Drawings).

5. Dokumen

a) Menerima dan menyiapkan Berita Acara sehubungan dengan


penyelesaian pekerjaan di lapangan, serta untuk keperluan
pembayaran angsuran.

b) Memeriksa dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan di


lapangan serta penambahan atau pengurangan pekerjaan guna
keperluan pembayaran.

c) Mempersiapkan formulir, laporan harian, mingguan dan bulanan,


Berita Acara kemajuan pekerjaan, penyerahan pertama dan kedua

I-7
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

serta formulir - formulir lainnya yang diperlukan untuk kebutuhan


dokumen pembangunan.

1.4. Peraturan, Standar dan Referensi.


a. Undang – undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung

b. Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan


UU no.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung

c. Peraturan Menteri PU Nomor 45 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis


Pembangunan Bangunan Gedung Negara

d. Peraturan Menteri PU Nomor 29 Tahun 2006 tentang Pedoman


PersyaratanTeknis Bangunan Gedung

e. SNI 03-1728-1989 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mendirikan Bangunan


Gedung

1.5. Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan

1.6. Sistematika Pembahasan


Sistematika pembahasan laporan Akhir ini dibatasi pada realisasi proses
pelaksanaan penyelesaian pekerjaan fisik gedung yang menjadi obyek
pengawasan berdasarkan rencana kerja pelaksanaan sebelumnya yang tertuang
dalam Master Schedule Kurva-S yang telah disepakati dan disahkan bersama.

Sistematika tersebut meliputi :

Bab I : Pendahuluan.

Bab II : Kondisi Eksisting Obyek Pengawasan

Bab III : Rencana Program Kerja dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

Bab IV : Realisasi Pelaksanaan Pekerjaan

Bab V : Kendala dan Permasalahan

Bab VI : Penutup

I-8
Laporan Akhir Pengawasan Konstruksi
Pembangunan Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna Tahap III 2018
Museum Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

I-9