Anda di halaman 1dari 7

SOAL PRE-TEST D4 ME VA

SISTEM PONDASI PERMESINAN


Lecturer : Kiki Dwi Wulandari ST., MT

Nama : Rudy Gunawan


NRP : 0317040008
Kelas : D4 ME V A

1. Berikut klasifikasi pondasi mesin secara umum berdasarkanstrukturalnya,


seperti yang ditunjukkan pada gambar 1. (Rao, Kameswara, 1998 : 394)
a. Blok-type (rigid foundations)
Pondasi type blok terdiri dari dudukan dari beton, dimana mesin akan
diletakan.
b. Box-type/caisson type
Pondasi type box atau Caisson terdiri dari blok beton yang berlubang
ditengahnya dan menahan mesin diatasnya.
c. Wall-type
Pondasi type dinding, terdiri dari sepanjang dinding yang menahan
mesin diatasnya.
d. Framed-type
Pondasi type rangka, terdiri dari kolom vertikal menahan konstruksi
rangka horizontal diatasnya, dimana mesin akan diletakan.
e. Nonrigid or flexible type

Gambar 1. Tipe Pondasi Mesin


(Sumber : Kasewara, 1998: 394)
Dalam sebagian besar pondasi tipe blok (rigid) sering dipergunakan
untuk mesin yang menghasilkan gaya periodik dan impulsif. Untuk
mesin berputar yang memiliki Revolutions Per Minute (RPM) atau
kecepatan yang tinggi (seperti mesin turbo), tipe pondasi portal lebih
disukai. Dalam situasi khusus tertentu tipe pondasi fleksibel juga dapat
dirancang secara efektif. (Rao, Kameswara, 1998 : 394)

2. Dengan mendasarkan frekuensi operasi dari mesin, maka macam


klasifikasi pondasi mesin dapat dibagi dalam tiga katagori :
a. Frekuensi rendah sampai menengah 0 - 500 rpm
Pondasi pada group ini pada umumnya mempunyai type blok
dengan daerah kontak yang cukup besar. Mesin yang termasuk
dalam group ini adalah:
- Reciprocating engine ukuran besar
- Compressor dan
- Blower.
b. Frekuensi menengah sampai tinggi 300 - 1000 rpm
Pondasi pada group ini pada umumnya mempunyai type blok
yang terletak pada per atau tempat dudukan elastis (elastic pad).
Tujuan pengenaan sistem pondasi yang dilengkapi dengan per
adalah untuk raengusahakan frekuensi natural dibawah frekuensi
pengoperasian. Mesin yang termasuk dalam group ini adalah :
- Reciprocating engine dengan ukuran menengah seperti : mesin
diesel dan mesin gas.
c. Frekuensi sangat tinggi> 1000 rpm.
Fondasi type ini menggunakan blok masif, permukaan
kontak kecil dan menggunakan pada isolasi yang sesuai untuk
memperendah frekuensi naturalnya. Mesin yang termasuk dalam
group ini adalah:
- Mesin pembakaran dalam kecepatan tinggi (high speed internal
combustion)
- Motor linstrik
- Set turbo generator.
3. Ada 3 jenis klasifikasi operasional dari mesin, yaitu:
a. Reciprocating Machines
Pada mesin jenis reciprocating, menggunakan sejenis engkol
untuk pergerakannya/operasionalnya. Engkol ini terus berputar bolak-
balik sehingga menimbulkan gaya dinamis. Jadi, mesin jenis
reciprocating menimbulkan beban bolak-balik akibat mekanisme
engkol. Pondasi yang digunakan umumnya pondasi blok. Berikut
beberapa contoh mesin jenis reciprocating:
1. Internal combustion engine;
2. Steam engine;
3. Piston type pump; dan
4. Compressor.
Berikut beberapa contoh grafik yang akan terjadi akibat
pengoperasian mesin reciprocating:
P P P

t t t

Gambar 2. Contoh-contoh grafik mesin reciprocating


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)
CL

mesin

lantai

Gambar 3. Contoh mesin dengan lengan penggerak


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H.Munirwansyah, M.Sc (2011)
Gambar di atas adalah salah satu contoh sketsa penempatan
mesin reciprocating di atas blok pondasi, dari gambar ini terlihat jenis
lengan engkol yang akan bekerja bolak-balik pada mesin. Untuk
memperkecil intensitas getaran yang terjadi pada saat pengoperasian
mesin, kita dapat mengurangi massa dari engkol ini, yaitu dengan cara
melubangi lengannya, seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Gambar 4. Contoh pengurangan massa pada mesin


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)

b. High-speed Rotary Machines


High-speed rotary machines merupakan tipe mesin dengan
frekuensi operasional yang tinggi. Kecepatannya lebih dari 3000 rpm
(rotasi per menit), bahkan dapat mencapai 10000 rpm. Pondasi yang
digunakan pada mesin tipe high-speed rotary machines ini umumnya
merupakan pondasi yang terdiri atas slab dan kolom juga rangka.
Beberapa contoh mesin tipe high-speed rotary adalah sebagai berikut:
1. Turbogenerator;
2. Turbin; dan
3. Rotary compressor.

Contoh-contoh pondasi dinamis (Prakash & Puri, 1987)


Fz1
Fz2

0.300
0.500
Fx1, Fx2

1.000

Gambar 5. Contoh pondasi dinamis (Prakash & Puri, 1987)


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)
tup

anvil frame

elastic pad

foundation
block

Gambar 6. Contoh fondasi untuk reciprocating machines


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)

spring
absorbers

anvil

foundation
block

Gambar 7.Contoh fondasi untuk reciprocating machines


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)

c. Impact Machines
Pondasi pada mesin jenis ini, akan menerima beban berupa
impak atau tumbukan. Sama seperti pada reciprocating machines,
pondasi yang umum digunakan pada mesin jenis ini adalah jenis
pondasi blok. Contoh mesin jenis impact ini adalah forging hammer.
Berikut sebuah sketsa mesin pemecah batu.
stone

jaw

Gambar 8. Contoh mesin pemecah batu


Sumber: Kuliah Rekayasa Pondasi Mesin Prof. Dr. Ir.
H. Munirwansyah, M.Sc (2011)

4. Data spesifikasi mesin beserta jenisnya


Gambar 9. Spesifikasi Main Engine