Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

SEMINAR KE SD AN

“ SEMINAR ”

Oleh Kelompok 1 :

Anggelia Putri (17129008) Febriani Tanjung (17129025)


Annisa Ulkhairi (17129010) Gita Fajria (17129141)
Dewi Ompusunggu (17129018) Husni Wulandari (17129142)
Dilla Fransiska (17129019) Iman Hakim (17129143)
Dira Audia (17129021)
17 BKT 09

DOSEN PENGAMPU :
Mansurdin, S.Sn, M.Hum

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2019

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita ucapkan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam. Rahmat
dan keselamatan semoga senantiasa di limpahkan Allah kepada Nabi Muhammad
SAW, keluarga dan para sahabatnya, serta para pengikutnya yang setia hingga hari
pembalasan kelak. Dan tak lupa kami bersyukur atas tersusunnya makalah kami yang
berjudul “Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaat Seminar”.

Tujuan kami menyusun makalah ini adalah tiada lain untuk memperkaya ilmu
pengetahuan kita semua, dan untuk memenuhi tugas mata kuliah Seminar K SD-an.
Dengan terselesaikannya makalah ini, maka tidak lupa kami mengucapkan terima
kasih kepada pihak yang berperan dalam membantu penyusunan makalah ini hingga
selesai seperti ini.

Akhir kata kami mengharapkan adanya kritik dan saran atas kekurangan kami
dalam penyusunan makalah ini, dan semoga makalah ini dapat bermanfaat dan
berguna bagi para pembaca.

Bukittinggi , 9 September 2019

Penyusun

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………..……………………………………………….2

DAFTAR ISI ……………………………………….………..…..………………3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang …………………………..……………..………..............4


B. Rumusan Masalah ………………………………………..…………..…...4
C. Tujuan Penulisan …………………………………………..…………..….5

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Seminar………….…..….…….….....................….............6
B. Syarat-Syarat Seminar.………....…..................................................10
C. Seminar Pendidikan ………….…...…………………………..............
1. Pengertian Seminar Pendidikan…..………………………………….14
2. Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Seminar Pendidikan……......14
3. Fungsi Seminar Pendidikan……………………………………….....15
4. Tujuan Seminar Pendidikan………………………………………….16
5. Manfaat Seminar Pendidikan………………………………………...17

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ………………………………………….…………………..18
B. Saran ……………………………………..……………..……………….18

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………...….19

3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di dalam seminar akademik mahasiswa ini biasanya mahasiswa dapat


saling membantu mengidentifikasi masalah baru dan mengembangkan rencana
penelitian berikutnya. Dengan demikian, seminar merupakan suatu forum yang
mendorong diadakannya penelitian, kegiatan studi tertentu dan mengungkapkan
pengalaman mahasiswa.

Pembahasan dalam seminar berawal pada makalah atau karya ilmiah yang
telah disusun sebelumnya oleh beberapa orang pembicara sesuai dengan pokok-
pokok bahasan yang diminta oleh penyelenggara. Pokok pembahasan tersebut
akan akan dibagi menjadi beberapa subpokok yang kemudian akan dibahas secara
teoritis.

B. Rumusan Masalah

Dari Latar belakang masalah yang dipaparkan diatas maka dapat kita tarik
beberapa rumusan yang terkait antara lain:
1. Apa pengertian seminar ?
2. Apa saja syarat-syarat sebuah seminar ?
3. Apa itu seminar pendidikan ?
4. Apa fungsi dari seminar pendidikan?
5. Apa saja tujuan dari seminar pendidikan ?
6. Bagaimana manfaat seminar pendidikan?

C. Tujuan Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah diatas tujuan penulisan makalah ini antara


lain :

4
1. Untuk mengetahui apa pengertian seminar.
2. Untuk mengetahui apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam
sebuah seminar.
3. Untuk mengetahui apa itu seminar pendidikan.
4. Untuk mengetahui apa fungsi seminar dari seminar pendidikan.
5. Untuk mengetahui apa saja tujuan dari seminar pendidikan.
6. Untuk mengetahui bagaimana manfaat seminar pendidikan.

5
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Seminar

Seminar berasal dari bahasa Latin, seminarium yang berarti tanah tempat
menanam benih. Jadi, seminar berarti tempat benih-benih kebijaksanaan. Seminar
pada umumnya merupakan sebuah bentuk pengajaran akademis, baik di sebuah
universitas maupun diberikan oleh suatu organisasi komersial atau profesional.
Seminar merupakan kegiatan ilmiah untuk mengeksplorasi ide, dimana semua
pesertanya terlibat aktif.

Seminar adalah suatu pembahasan masalah secara ilmiah, walaupun topik


yang dibahas adalah masalah sehari-hari. Dalam membahas masalah, tujuannya
adalah mencari suatu pemecahan, oleh karena itu suatu seminar sering diakhiri
dengan kesimpulan atau keputusan yang merupakan hasil pendapat bersama, yang
kadang-kadang diikuti dengan resolusi atau rekomendasi. Dalam seminar biasanya
dipandu oleh seorang moderator.

Di perguruan tinggi dikenal suatu bentuk seminar yang disebut dengan


seminar akademik mahasiswa. Seminar akademik mahasiswa adalah pertemuan para
mahasiswa untuk mengkomunikasikan dan mendiskusikan hasil penelitian
institusional atau studi mereka dan mendiskusikan masalah-masalah yang hendak
diteliti pada penelitian, pengalaman, dan saling membantu dalam memecahkan
masalah.

Di dalam seminar akademik mahasiswa ini biasanya mahasiswa dapat saling


membantu mengidentifikasi masalah baru dan mengembangkan rencana penelitian
berikutnya. Dengan demikian, seminar merupakan suatu forum yang mendorong

6
diadakannya penelitian, kegiatan studi tertentu dan mengungkapkan/pengalaman
mahasiswa.

Pembahasan dalam seminar berpangkal pada makalah atau karya ilmiah atau
kertas kerja yang telah disusun sebelumnya oleh beberapa orang pembicara sesuai
dengan pokok-pokok bahasan yang diminta oleh panitia penyelenggara. Pokok
bahasan yang telah ditentukan, akan dibahas secara teoritis dan dibagi menjadi
beberapa subpokok bahasan bila masalahnya sangat luas. Pada awal seminar, dapat
dibuka dengan suatu pandangan umum oleh orang yang berwenang (yang ditunjuk
panitia) sehingga tujuan seminar terarah.

Proses jalannya forum seminar didahului oleh pimpinan sidang membuka


forum seminar dan menyampaikan kata pengantar untuk menjelaskan tujuan dan
masalah yang akan dibahas dalam forum seminar. Setelah itu peserta yang telah
mempersiapkan diri menyampaikan hasil penelitian atau berbagai aspek dari topik
forum seminar. Selanjutnya diminta peserta lain yang telah mempelajari makalah
untuk menyampaikan pandangannya, kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk
mensitesiskan laporan yang dikemukakan atau menyampaikan berabagai pendapat.
Pimpinan forum seminar menyimpulkan hasil forum seminar dan memperbaiki
berbagai kekeliruan yang mungkin terdapat baik dalam laporan maupun diskusi.
Lama waktu untuk suatu forum seminar berkisar 2 jam.

Pengertian Seminar Menurut Para Ahli:

1. Menurut Suparno (Nadlir, 2013:5)

Seminar adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh beberapa


orang dalam suatu sidang yang berusaha membahas atau mengupas masalah-
masalah atau hal-hal tertentu dalam rangka mencari jalan memecahkan atau
mencari pedoman-pedoman pelaksanaannya.

2. Menurut Webster’s Dictionary of Unabridged

7
Seminar merupakan sekelompok mahasiswa yang dibimbing untuk
melakukan suatu penelitian atau pembelajaran secara mendalam.

3. Menurut Oxford Advanced Dictionary

Seminar merupakan suatu bentuk pembelajaran di sekolah / universitas


yang dilakukan dengan cara mengkaji permasalahan dan mendiskusikannya
dengan seorang profesor / orang yang ahli di bidangnya.

4. Menurut Rusland Ahmadi

Seminar merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai proses untuk


memecahkan suatu masalah, atau proses menemukan solusi yang biasanya
diangkat dari hasil sebuah penelitian / literature.

5. Secara Terminology

Seminar adalah sebuah kegiatan yang di buat untuk penyampaian suatu karya
ilmiah dari seorang pakar atau peneliti yang dipresentasekan kepada peserta
agar dapat mengambil keputusan yang sama terhadap karya ilmiah antara
sumber dengan peserta.

Ada beberapa definisi lain mengenai seminar, diantaranya:

1. Pemecahan Masalah

Seminar merupakan suatu kegiatan pemecahan masalah pada tema


tertentu yang telah ditetapkan yang menyebabkan para pakar, biasanya dari
perguruan tinggi sebagai pembawa makalah atau pembanding.

2. Pembahasan Studi Kasus atau Topik Tertentu

Seminar adalah kegiatan yang diadakan dalam rangka membahas suatu


studi kasus atau suatu topik tertentu, yang biasanya diikuti oleh banyak
peserta, dipimpin oleh seorang yang ahli dalam bidang yang dipelajarinya,

8
sehingga seminar tersebut berfungsi memberikan kesempatan diskusi kepada
para pesertanya dan menstimulasi partisipasi anggota kelompok menjadi aktif.

3. Pertemuan Mahasiswa Bidang Keilmuan Tertentu

Seminar merupakan pertemuan sejumlah mahasiswa perguruan tinggi


bidang keilmuan tertentu di bawah pimpinan mahaguru yang bersangkutan.

4. Pertemuan Sekelompok Ahli

Seminar atau pertemuan sekelompok ahli atau pakar yang sedang


mengkaji kebenaran hasil penelitian ilmiah di masyarakat, di luar kalangan
perguruan tinggi.

5. Pembahasan Hasil Penelitian Ilmiah

Seminar merupakan pembahasan ilmiah yang merupakan hasil


penelitian yang dipimpin oleh seorang atau beberapa ahli, dan dihadiri oleh
beberapa penyanggah.

6. Pertemuan Para Spesialis

Seminar lah pertemuan para spesialis.

Sebuah seminar biasanya memiliki fokus pada suatu topik yang khusus,
dimana mereka yang hadir dapat berpartisipasi secara aktif. Seminar sering
dilaksanakan melalui sebuah dialog dengan seorang maderator seminar, atau melalui
sebuah presentasi hasil penelitian dalam bentuk yang lebih formal. Sistem seminar
memiliki gagasan untuk lebih mendekatkan mahasiswa kepada topik yang
dibicarakan. Seminar merupakan suatu pembahasan masalah secara ilmiah, walaupun
topik yang dibahas adalah masalah sehari-hari. Dalam membahas masalah, tujuannya
adalah mencari suatu pemecahan masalah. Oleh karena itu, suatu seminar selalu
diakhiri dengan kesimpulan atau keputusan-keputusan yang merupakan hasil
pendapat bersama. Pembahasan seminar berpangkal makalah atau kertas kerja yang

9
telah disusun sebelumnya oleh beberapa pembicara sesuai dengan pokok bahasan
yang diminta oleh suatu penyelenggara yang akan dibahas secara teoritis.

Pembahasan dalam seminar memakan waktu yang lebih lama karena sifatnya
yang ilmiah. Apabila para pembicara tidak dapat mengendalikan diri, waktu akan
banyak digunakan untuk pembahasan yang kurang penting. Oleh karena itu,
dibutuhkan pimpinan kelompok yang menguasai persoalan, sehingga penyimpangan
dari pokok persoalan dapat dicegah Adakalanya sebuah seminar dilanjutkan dengan
lokakarya yang membahas hasil seminar tersebut secara lebih mendalam dalam forum
peserta yang lebih sedikit dan waktu yang agak relatif longgar.

Keuntungan dari dua kegiatan yang dilakukan secara berurutan ini hal-hal
yang diperoleh lebih fokus, tidak perlu mengumpulkan kembali para pakar dalam
waktu yang lain dan ishani bicarakan masih hangat. Kegiatan penggabungan kedua
kegiatan ini disebut juga sebagai semiloka yaitu seminar dan lokakarya.

Jadi, dari berbagai penjelasan mengenai definisi seminar diatas dapat


disimpulkan bahwa, seminar merupakan suatu pertemuan ilmiah yang membahas
suatu masalah yang diikuti banyak peserta dan mereka yang ahli dibidangnya yang
pada akhirnya akan diperoleh suatu rumusan yang disepakati bersama.

B. Syarat-Syarat Seminar

Seminar merupakan kegiatan ilmiah untuk mengeksplorasi ide dimana semua


pesertanya terlibat aktif. Menurut Oni Suryaman (Putra, 2017:5) mengutip buku
berjudul The Paidea Program karya Mortime J. Adler, mengidentifikasikan enam
syarat untuk berjalannya sebuah seminar, yaitu sebagai berikut.

1. Ruang Seminar

Ruangan untuk seminar haruslah ruangan yang mendukung interaksi


aktif peserta seminar. Ruangan yang dimaksud hendaknya didukung dengan

10
fasilitas yang memadai. Luas ruang seminar juga harus disesuaikan dengan
jumlah peserta seminar.

2. Peserta

Semua peserta seminar adalah bukan kertas kosong yang menunggu


diisi seperti halnya mengikuti perkuliahan. Mereka harus sudah membaca
tentang tema yang akan diseminarkan. Dengan demikian, seminar akan
berjalan dengan baik karena peserta terlibat aktif mulai dari awal. Dengan
diketahuinya tema seminar, mereka bisa membuat sebuah essai pendek
tentang tema yang diseminarkan.

3. Moderator

Seorang moderator bertugas mengarahkan jalannya seminar. Peran


seorang maderator ada dua yaitu: mengarahkan (directing) dan memoderasi
(moderating). Dalam mengarahkan, moderator berperan menjaga agar
seminar tidak melenceng dari tema. Sedangkan dalam memoderasi, moderator
berperan menjaga agar tidak ada satu orang atau satu ide tertentu yang terlalu
mendominasi seminar sehingga seluruh tema seminar tidak tereksplorasi
dengan baik. Sebelum seminar dimulai, seorang moderator harus telah
membaca tema yang akan diseminarkan, menyiapkan catatan tentang tema
tersebut dan menentukan kata-kata kunci.

4. Pengarah

Dalam kegiatan seminar proposal pendidikan juga sangat dibutuhkan


seorang pengarah yang memiliki fungsi sebagai orang yang dapat
menengahkan pendapat antara peserta dan penyaji tentunya pengarah disini
adalah orang yang benar-benar ahli dalam pendidikan. Pengarah adalah ahli
yang memiliki kompetensi pendidikan sehingga dalam kegiatan seminar
semua permasalahan yang ada dan tidak dapat dipecahkan dapat diselesaikan
oleh seorang pengarah, sehingga tujuan seminar dapat terlaksana dengan baik

11
tanpa melenceng dari isi karya ilmiah penyaji, berbeda dengan seminar yang
secara umum tentunya tidak ada pengarah hanya penyaji saja yang dapat
menjawab dari beberapa kritikan dari peserta.Pengarah dapat berbicara dan
memberikan pendapat setelah selesai karya ilmiah disajikan dan kritikan dari
peserta, boleh juga berbicara di tengah berjalannya kegiatan namun dengan
alasan sesuatu hal yang memang sangat penting disampaikan ketika ada
permasalahan tentang isi karya ilmiah.

5. Notulen

Notulen adalah orang yang diberi tugas dalam seminar untuk membuat
catatan singkat tentang jalannya persidangan/ rapat/ seminar juga merangkum
isi secara tertulis dari persidangan/ rapat atau seminar. Seorang notulen juga
sangat berfungsi dalam kegiatan ilmiah sebab moderator sebagai pengelola
kegiatan butuh catatan penting tentang jalannya kegiatan. Pada kebiasaannya
tempat notulen berdekatan dengan moderator sehingga ketika berjalan
kegiatan tidak terjadi miss communication ( kurang komunikasi ) antara
notulen dengan moderator, dalam hal ini notulen tidak saja menulis dari awal
kegiatan namun sampai dengan berakhirnya kegiatan notulen juga
berkewajiban menulis jalannya.

6. Penyaji/ Pemrasaran

Penyaji/Pemrasaran, adalah orang yang bertugas menyampaikan


materi yang akan disampaikan pada seminar. Penyaji juga bertugas menjawab
pertanyaan – pertanyaa yang diajukan oleh para peserta.

Di bawah ini adalah ciri-ciri dari sebuah seminar:

1. Dimulai dari makalah

Sebelum sesi diskusi di mulai, biasanya pemakalah akan menyajikan


makalah terlebih dahulu. Isi dari makalah tersebut biasanya berkisar sekitar 4
sampai 10 halaman kertas kuarto.

12
2. Isi makalah harus diangkat dari isu ilmiah

Isu ilmiah merupakan bahan yang menarik untuk di diskusikan.


Karena itulah, isi makalah harus diangkat dari isu ilmiah yang memang terjadi
di kehidupan nyata (aktual).

3. Penyanggah utama mendapat prioritas untuk merespon

Setelah pemakalah menyampaikan isi makalahnya, biasanya


penyanggah utama akan diberi kesempatan untuk merespon isi makalah
tersebut. Barulah setelah itu, audience dipersilahkan untuk merespon.
Penyanggah utama ini bukanlah orang biasa. Mereka merupakan orang ahli
yang memang berkecimpung di bidang yang dipilih sebagai topik dalam
seminar itu.

4. Kebanyakan seminar dilakukan dalam bentuk forum

Seminar selalu melibatkan sejumlah audience agar ada yang


memberikan respon terhadap isi makalah yang disampaikan oleh pemakalah.
Inilah sebabnya seminar cenderung dilaksanakan dalam bentuk forum.

Agar seminar berjalan dengan efektif maka perlu diperlu diperhatikan


beberapa hal yaitu sebagai berikut:

a) Tersedia waktu yang cukup untuk membahas persoalan


b) Masalah sudah dirumuskan dengan jelas
c) Para peserta dapat diajak berpikir logis
d) Masalah memerlukan pemecahan yang sistematis
e) Masalah akan dipecahkan secara menyeluruh
f) Moderator dan pembicara terampil dalam mengarahkan dan
menyampaikan materi.

13
Seminar memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Berikut kelebihan dari
seminar diantaranya yaitu sebagai berikut:
a) Membangkitkan pemikiran yang logis
b) Mendorong pada analisa menyeluruh
c) Prosedurnya dapat diterapkan untuk berbagai jenis masalah.

Sementara itu kelemahan dari seminar yaitu antara lain:


a) Persoalan kurang dipahami secara mendalam
b) Memerlukan para pembicara yang terampil
c) Tidak efektif jika jumlah peserta teralalu besar/banyak.

C. Seminar Pendidikan
1. Pengertian Seminar Pendidikan

Seminar pendidikan berasal dari kata “seminar” dan “pendidikan”.


Seminar berarti suatu pertemuan atau persiapan untuk membahas suatu
masalah dibawah pimpinan seorang ahli. Sementara pendidikan berarti usaha
sadar yang dilakukan oleh seorang pendidik untuk mengantarkan peserta didik
menuju kedewasaan dalam hal berpikir, bersikap dan berbuat. Jadi, seminar
pendidikan berarti suatu pertemuan untuk membahas masalah-masalah yang
berkaitan dengan pendidikan. Secara sederhana Seminar pendidikan adalah
cara menyajikan pokok masalah tertentu di bidang pendidikan dengan
mengikutsertakan atau mempartisipasikan mahasiswa sebagai anggota dalam
seminar di kelas atau di luar kelas.

2. Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Seminar Pendidikan

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan seminar


pendidikan adalah:

a) Tujuan, yaitu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal


seminar di bidang masalah-masalah pendidikan.

14
b) Bahan, yaitu pokok-pokok atau masalah-masalah di bidang pendidikan
yang biasanya diseminarkan. Misalnya: problem profesionalisme guru,
problem kurikulum pendidikan, problem peserta didik, problem metode
pembelajaran, dan lain sebagainya. Bahan seminar pendidikan juga bisa
berupa proposalskripsi yang sengaja ditugaskan kepada mahasiswa untuk
kemudian diseminarkan di dalam atau di luar kelas.

c) Pemrasaran atau pemakalah atau Pembicara, yaitu para pemrasaran/


pembicara/ pemakalah yang dipilih dari mahasiswa. Seorang pemakalah
hendaknya dapat berbicara dengan baik dan menarik, bersifat terbuka serta
mempunyai waktu yang cukup. Jumlah pembicara disesuaikan dengan
kemampuan dan kebutuhan.

d) Peserta, yaitu mahasiswa yang berpartisipasi dalam suatu seminar


pendidikan.

e) Waktu dan Tempat, yaitu durasi dan ruang tertentu yang dapat dipakai
dalam pelaksanaanseminar pendidikan. Tempat diselenggarakan seminar
haruslah sedemikian rupa sehingga peserta senang. Waktu yang digunakan
untukseminar pendidikan harus pula sedemikian rupa sehingga
pesertasenang.Jadwal seminar atau acara harus diatur dengan baik dan
efisien.

3. Fungsi Seminar Pendidikan

Fungsi seminar yang di lakukan adalah untuk dapat menyampaikan


suatu gagasan atau pemikiran baru yang di gunakan untuk dapat memecahkan
suatu solusi atau masalah yang di hadapi oleh para peserta atau anggota di
masa yang akan datang.

15
4. Tujuan Seminar Pendidikan

Ada beberapa tujuan yang akan dicapai dalam mata kuliah seminar ini,
antara lain sebagai berikut:

a) Memberikan pemahaman tentang problem pendidikan secara umum di


negeri ini;
b) Memberikan pemahaman tentang problem pendidikan di SD secara
umum;
c) Memberikan pemahaman tentang spektrum problem pendidikan di SD
masa kini dan perspektif masa depan di Indonesia;
d) Memberikan pemahaman tentang problem metode pengajaran dalam
pendidikan;
e) Memberikan pemahaman tentang teknik melakukan penelitian atau
penyusunan karya ilmiah;
f) Memberikan pemahaman tentang teknik penulisan proposal penelitian
atau karya ilmiah;
g) Memberikan pemahaman tentang prosedur dan format penulisan
penelitian atau karya ilmiah;
h) Memberikan pemahaman tentang sistematika penulisan penelitian atau
karya ilmiah;
i) Memberikan pemahaman tentang teknik penulisan penelitian atau
karya ilmiah;
j) Memberikan pemahaman tentang teknik pengetikan penelitian atau
karya ilmiah;
k) Memberikan pemahaman tentang teknik penulisan laporan penelitian
atau karya ilmiah;
l) Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mempresentasikan atau menyeminarkan karya ilmiah atau proposal
penelitian yang sudah disusun.

16
5. Manfaat Seminar Pendidikan

Beberapa manfaat yang dapat diambil dari mata kuliah seminar


pendidikan ini, antara lain sebagai berikut:

a) Pemahaman tentang problem pendidikan secara umum di negeri ini;


b) Pemahaman tentang problem pendidikan SD secara umum;
c) Pemahaman tentang spektrum problem pendidikan SD masa kini dan
perspektif masa depan di Indonesia;
d) Pemahaman tentang problem metode pengajaran dalam pendidikan;
e) Pemahaman tentang teknik melakukan penelitian atau penyusunan
karya ilmiah;
f) Pemahaman tentang teknik penulisan proposal penelitian;
g) Pemahaman tentang prosedur dan format penulisan penelitian atau
karya ilmiah;
h) Pemahaman tentang sistematika penulisan penelitian atau karya
ilmiah;
i) Pemahaman tentang teknik penulisan penelitian atau karya ilmiah;
j) Pemahaman tentang teknik pengetikan penelitian atau karya ilmiah;
k) Pemahaman tentang teknik penulisan laporan penelitian atau karya
ilmiah;
l) Kesempatan untuk mempresentasikan atau menyeminarkan karya
ilmiah atau proposal penelitian yang sudah disusun.

17
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Kata seminar berasal dari bahasa Latin yaitu ‘semin’ yang berarti biji atau
benih. Dengan demikian seminar dapat juga diartikan sebagai tempat benih-benih
kebijaksanaan disemikan. Secara umum seminar diartikan sebuah pertemuan yang
mendiskusikan tentang kebijaksanaan yang akan dipakai sebagai landasan untuk
memecahkan masalah yang bersifat teknis.

Tujuan utama dari seminar adalah mencari jalan pemecahan suatu


masalah. Oleh karena itu, peserta seminar terdiri atas orang-orang yang
berkecimpung dalam masalah yang dibahas tersebut sehingga memberikan
pandangan dan pendapat yang tepat dalam pemecahannya.

B. Saran

Penulis menyadari makalah ini masih banyak kekurangannya. Maka dari


itu penulis butuh kritik dan saran serta dukungan dari dosen pembimbing dan
pembaca. Walaupun demikian penulis berharap makalah ini dapat menambah
wawasan dan ilmu pengetahuan serta bermanfaat bagi pembaca sehingga dapat
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

18
DAFTAR PUSTAKA

Pengertian dan tata cara pelaksanaan. Tersedia pada


http://lalaukan.blogspot.com/2014/01/pnegertian-dan-tata-cara-
pelaksanaan.html (diakses tanggal 9-09-2019).

Supriatna, Aan. 2014. Lokakarya Seminar. Tersedia pada


http://julianatamanbali.blogspot.com/2012/03/lokakarya-seminar-training-
simposium.html (diakses tanggal 9-09-2019).

Tegeh, I Made, dkk. 2013. Seminar Pendidikan. Singaraja: Universitas Pendidikan


Ganesha Press.

19

Anda mungkin juga menyukai