Anda di halaman 1dari 15

CRITICAL BOOK REPORT

BELAJAR DENGAN PENDEKATAN PAILKEM ( PEMBELAJARAN


AKTIF, INOVATIF, LINGKUNGAN, KREATIF, EFEKTIF, MENARIK )
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah pembelajaran kreatif

Disusun oleh :
A.SAUR PARLINDUNGAN GURNING
1173311001
A-Ekstensi
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2017
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Belajar dengan pendekatan PAILKEM
( pembelajaran aktif, inovatif, lingkungan, kreatif, efektif, menarik )

Pengarang : Prof. Dr. Hamzah B. Uno, M.pd dan Nurdin Mohamad, S.Pd, M.Si

Penerbit : PT. Bumi Aksara

Tahun Terbit: 2011

ISBN : 978-602-217-127-0

Banyak halaman : 344 halaman

Bahasa Teks : Bahasa Indonesia

Tempat terbit : Jakarta


DAFTAR ISI

Daftar Isi
Kata pengantar
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang …………………………………………………. 1
B. Tujuan …………………………………………………………. 1
C. Manfaat ………………………………………………………… 2
BAB II ISI BUKU
Ringkasan buku …………………………………………………… 3
BAB III PEMBAHASAN
Kelemahan dan kelebihan ………………………………………… 9
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan ……………………………………………………. 12
B. Saran …………………………………………………………… 13
BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Seiring dengan tanggung jawab professional guru dalam proses pembelajaran, maka
dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran setiap guru dituntut untuk selalu segala sesuatu yang
berhubungan dengan program pembelajaran yang akan berlangsung. Tujuannya adalah agar
kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien, yaitu tujuan akhir diharapkan
dapat dikuasai oleh semua peserta didik.
Yang melandasi Pembelajaran Aktif, Inovasi, Lingkungan, Kreatif, Efektif, dan
Menyenangkan (PAILKEM) antara lain filsafat Konstruktivisme yang menekankan agar peserta
didik mampu mengintegrasikan gagasan baru dengan gagasan atau pengalaman awal yang telah
dimiliki peserta didik. Harapannya mereka mampu membangun makna bagi fenomena yang
berbeda. (Lihat Paul Suparno). Di samping itu, juga filsafat Pragmatisme yang menekankan agar
dalam pembelajaran peserta didik sebagai subyek yang aktif, sementara guru sebagai fasilitator
(Lihar Ornstein & Levine, 1985).

B. TUJUAN
1. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pembelajaran kreatif.
2. Menjelaskan hal-hal apa saja yang terdapat pada PAILKEM(Pembelajaran Aktif, Inovasi,
Lingkungan, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan )
3. Menjealskan langkah langkah atau cara agar peserta didik mau mengembangkan
kreativitas yang ia miliki.
4. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan buku ini.
C. MANFAAT
1. Untuk dapat mengetahui hal-hal apa saja yang terdapaat pada PAILKEM.
2. Untuk mengetahui langkah-langkah atau cara agar peserta didik mau mengembangkan
kreativitas yang ia miliki.
3. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangna buku yang dibaca
BAB II

ISI BUKU
BAB 1

KONSEP DASAR STRATEGI PEMBELAJARAN YANG BERCIRIKAN PAILKEM

Umumnya, persiapan awal yang dilakukan adalah membuat sutu perencanaan


pembelajaran, yaitu mulai dari membuat perumusan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada
setiap akhir kegiatan pembelajaran.

Pembelajaran harus diatur sedemikian rupa sehingga akan diperoleh dampak


pembelajaran secara langsung ke arah perubahan tingkah laku sebagaimana rumuskan dalam
tujuan pembelajaran.teknik dan jalan, alat atau media yang digunakan oleh guru untuk
mengarahkan kegiataan peserta didik ke arah tujuan yang diinginkan atau dicapai. PAILKEM
merupakan sinonim dari pembelajaran aktif,inovatif,lingkungan,kreatif,efektif,dan menarik.

Pemilihan strategi pembelajaran bertolak dari :

a. Rumusan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan


b. Analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didikyang dihasilkan
c. Jenis materi pembelajaran yang akan dikomunikasikan.

BAB 2

KOMPONEN DAN KRITERIA PEMILIHAN SRATEGI PEMBELAJARAN

Kegiatan pendahuluan sebagai bagian dari suatu sistim pembelajaran secara keseluruhan
memegang peranana penting.pada bagian ini guru diharapkan dapat menarik minat peserta didik
atas materi pembelajaran yang akan disampaikan. beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam
menyampaikan informasi adalah urutan ruang lingkup dan jenis materi.

Beberapa hal yang perlu, diperhatikan dalam menyampaikan informasi adalah urutan, ruang
lingkup, dan jenis materi :

a. Urutan penyampaian
b. Ruang lingkup materi yang disampaikan
c. Materi yang akan disampaikan

Beberapa criteria yang digunakan dalam memilih strategi pembelajaran antara lain :

a. Berorientasi pada tujuan pembelajaran


b. Pilih teknik pembelajaran sesuai dengan keterampilan yang dapat diharapkan
c. Gunakan media pembelajaran yang sebanyak mungkin memberikan rangsangan pada
indera peserta didik

Pada dasarnya efektivitas ditunjukan untuk menjawab pertanyaan seberapa jauh tujuan
pembelajaran telah dapat dicapai oleh peserta didik.prinsip-prinsip utama tersebut akan
dijelaskan sebagai berikut:

a. mendesain pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif sepenuhnya dalam proses
belajar.
b. membebesakan siwa dari ketergantungan yang berlebihan pada guru.
c. menilai hasil belajar dengan cara berikut,yaitu bahwa setiap hasil pembelajaran syarat
dengan berbagai macam kegiataan belajar.
Kemampuan dasar yang perlu dikembangkan adalaha mengamati, menghitung, mengukur,
mengklasifikasi, menarik hubungan antara ruang dan waktu, merumuskan hipotesis,
merencanakan penelitian atau melakukan eksperimen, mengendalikan variable, menafsirkan
data, mambuat kesimpulan sementara, membuat prediksi, menerapkan, mengomunikasikan.

BAB 3

KEBUTUHAN BELAJAR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN


Ada dua hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan perlu tidaknya suatu proyek
pembelajaran dilaksanakan.yang pertama adalah dengan mengidentifikasikan perkembangan
situasi dalam bidang yang diminati. Berikut ini disajikan pernyataan tentang tujuan beberapa
mata pelajaran khusus: perencanaan biaya pensiun,perawatan, sejarah seni.
Kawasan afektif adalah satu domain yang berkaitan dengan sikap,nilai-nilai
interest,apresiasi(penghargaan),dan penyesuaian perasaan sosial. Tingkatan afeksi ini ada lima
dari yang paling sederhana ke yang kompleks adalah sebagai berikut:kemauan menerima,
kemamuan menanggapi, berkeyakinan, mengorganisasi, tingkat karakteristik/pembentukan pola.
Secara lengkap domain psikomotor adalah:persepsi,kesiapan,gerakan terbimbing,gerakan
terbiasa,gerakan yang kompleks,penyesuaian dan keaslian.
Kawasan kognitif adalah kawasan yang mebahas tujuan pembelajaran berkenaan dengan
proses mental yang berawal dari tingkat pengetahuan yang lebih tinggi yakni evaluasi. Kawasan
kognitif terdiri dari 6 yaitu tingkat pengetahuan, tingkat pemahaman, tingkat penerapan, tingkat
analisis, tingkat sintesis, tingkat ecaluasi.
Domain psikomotor adalah sebagai berikut persepsi, kesiapan, gerakan terbimbing,
gerakan terbiasa, gerakan yang kompleks, penyesuaian dan keahlian.
BAB 4

STRATEGI PEMBELAJARAN YANG AKTIF


Salah satu aspek yang sangat mempengaruhi adalah bagaimana cara seorang guru dalam
melaksanakan pembelajaran. kecenderungan pembelajaran saat ini masih berpusat pada guru
dengan bercerita atau berceramah. siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Strategi pembelajaran yang aktif dalam proses pembelajaran adalah siswa diharapkan
aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran untuk berpikir,berintraksi,berbuat untuk
mencoba,menemukan konsep baru atau menghasilkan suatu karya.
Siswa harus didorong untuk berpikir, menganalisa, membentuk opini,praktik,dan
mengaplikasikan pembelajaran mereka dan bukan hanya sekedar menjadi pendegar pasif atas apa
yang disampaikan guru, tetapi guru benar-benar mengarahkan suasana pembelajaran itu agar
siswa benar-benar ikut menikmati suguhan pembelajaran.

BAB 5

MODEL PEMBELAJARAN YANG INOVATIF


Proses belajar mengajar merupakan inti dari kegiatan pendidikan di sekolah. Memilih
model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar,
fasilitas media yang tersedia, dan kondisi guru itu sendiri. Pembelajaran inovatif adalah suatu
proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga berbeda dengan pembelajaran
pada umumnya yang dilakukan oleh guru(konvensional).
Strategi KWL merupakan suatu strategi yang dapat membuat anak berpikir tentang apa
yang diketahui suatu topic, dan apa yang ingin diketahui tentang topik. Terdapat beberapa tipe
pembelajaran kooperatif, seperti tipe STAD ( student teams achievement divisiuon), tipe jigsaw,
investigasi kelompok, dan pendekatan structural.

BAB 6

PEMBELAJARAN YANG MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER


BELAJAR
Pendidikan sebagai salah satu aspek dalam menigkatkan sumber daya manusia terus
diperbaiki dan direnovasi dari segala aspek.tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tempat yang
memiliki sejumlah populasi manusia pasti membutuhkan pendidikan. konsep pembelajaran
dengan menggunakan lingkungakan sebagai salah satu sember belajar.
Lingkunag merupakan sumber belajar yang paling efektif, dan efisien serta tidak
membutuhkan biaya yang besar dalam meniingkatkan motivasi belajar peserta didik. Konsep
belajar dapat diidentifikasikan beberapa unsure penting yang termuat dalam defenisi belajar,
yaitu sebagai berikut :
a. belajar pada dasranya merupakan sutu proses mental dan emosional yang terjadi secara
tidak sadar
b. belajar adalah mengalami, terjadi interaksi antara individu dan lingkungannya

Adapun kelemahan dari konsep pembelajaran dengan menggunakan lingkungan adalah


perubahan kondisilingkungan yang disebabkan, oleh berbagai factor sehingga menggangu proses
pembelajaran.

BAB 7

PEMBELAJARAN YANG KREATIF


Kreativitas adalah salah satu kunci yang perlu dilakukan guru untuk memberikan layanan
pendidikan yang maksimal sesuai kemapuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan.
Guru dituntut untuk lebih kreatif dalam proses pembelajaran di sekolah,karena di masa
mendatang guru tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang paling pintar ditengah siswa-
siswanya .
Sejalan dengan tantangan kehidupan global, peran dan tanggung jawab pada masa
mendatang akan semakin kompleks.kreativitas adalah salah satu kata kunci yang perlu dilakukan
guru untuk memberikan layanan pendidikan yang maksimal sesuai kemampuan dan keahlian
dalam bidan keguruan.
BAB 8

PEMBELAJARAN YANG KREATIF


Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penyajian materi adalah bagaimana
kemampuan daya serap peserta didik.Komunikasi yang efektif dalam pembelajaran mencakup
penyajian yang jelas, kelancaran berbicara, interpretasi gagasan abstrak dengan contoh-contoh,
kemampuan wicara yang baik(nada,intonasi,ekspresi), dan kemampuan untuk mendengar.
Prinsip dasar tersebut dan implikasinya pada pembelajaran efektifadalah
:perhatian,motivasi,keaktifan,keterlibatan langsung atau
pengalaman,pengulangan,tantangan,balikan atau penguatan, perbedan individual.

BAB 9

PEMEBLAJARAN YANG MENARIK


Tugas utama seorang pengajar atau guru adalah untuk memudahkan pembelajaran para
belajar. Untuk memenuhi tugas ini, pengajar atau guru bukan saja harus dapat menyediakan
suasana pembelajaran yang menarik dan harmonis,tetapi mereka juga menciptakan pembelajaran
yang berkesan.
Diantara kaidah dan teknik yang boleh digunakan oleh guru ialah:kaidah sumbang saran,
kaidah demonstrasi, kaidah simulasi, kaidah penyelesaian masalah,kaidah audiolingual, kaidah
kognitif, kaidah proyek.
BAB 10

MELIBATKAN KECERDASAN DALAM PEMBELAJARAN


Mengajar atau teach adalah membantu peserta didik memperoleh informasi, ide,
keterampilan, nilai, cara berpikir, sarana untuk mengekspresikan dirinya, dan cara-cara belajar
bagaimana belajar.
Sedangkan pembelajaran adalah upaya untuk membelajarkan peserta didik.secara implicit
dalam pembelajaran terdapat kegiatan memilih,menetapkan,mengembangkan metode untuk
mencapai hasil belajar yang diinginkan.
BAB 11

PEMBELAJARAN BERDASARKAN KEBUTUHAN ANAK


Perbedaan kemampuan seorang anak bisa mencakup perbedaan dalam berkomunikasi,
bersosialisasi atau perbedaan kemampuan kognitif.Factor yang menonjol dalam memebentuk
kemampuan kognitif adalah factor pembentukan lingkungan alamiah dan yang dibuat.
Kebutuhan lebih mengacu pada keadaan di mana seseorang terdorong melakukan sesuatu
karena adanya kekurangan pada jaringan-jaringan di dalam dirinya yang bersifat fisiologis,
sedangkan dorongan atau motif merupakan kebutuhan tingkat tinggi yang bersifat psikologi.

BAB 12

PEMBELAJARAN YANG DAPAT MEMBANGKITKAN INOVASI BELAJAR SISWA


Sesuai dengan pemikiran rogers dalam proses difusi inovasi terdapat 4(empat) elemen
pokok,yaitu:inovasi,saluran komunikasi,angka waktu, sistim sosial. Pembelajaran inovatif adalah
pembelajaran yang menyenangkan bagi setiap orang yang berada di dalam kelas atau sekolah
dan kegiatan berpusat pada siwa.Kolb membagi tahapan belajar menjadi empat tahapan yaitu:
a. pengalaman kongkret,
b. konseptualisasi,
c. eksperimen aktif.

Karakteristik inoovasi yang dapt mempengaruhi cepat atau lambatnya penerimaan inovasi
adalah :

a. keuntungan relative
b. kompatibel
c. kompleksitas
d. trialabilitas
e. dapat diamati.
BAB III
PEMBAHASAN

A. Kelebihan dan kelemahan buku


NO ASPEK KEUNGGULAN KELEMAHAN
1 Cover Warna dalam buku menarik, Warna dari cover buku tidak
dengan warna dasar putih diikuti menarik minat untuk membaca,
warna orange, menjadikan buku justru jadi menimbulkan suasan
lebih kelihatan menyenangkan. malas bagi calon pembaca.
2 Kesesuaian isi buku Antara judul utama buku, dengan
sub sub judul dalam daftar isi ini
memiliki kesesuaian yang baik.
3 Isi buku  Terdapat pendahuluan  Tidak disemua bab
dibeberapa bab dalam dalam buku ini dibuat
buku ini yang akan pendahuluan,
memudahkan pembaca rangkuman, simpulan,
untuk mengetahui lebih dan soal latihan,
dalam lagi tentang sehingga seperti timpang
pembahasan dalam bab sebelah .karena dengan
itu. Seperti pada bab 1, mebuat soal latihan
bab 4, bab 5, bab 6, bab 7, dalam setiap bab akan
bab 8, bab 9, bab 10, bab membantu pembaca
11, bab 12. dalam menguci
 Terdapat rangkuman, pemahamannya tentang
yang akan membuat materi yang dibacakan.
pembaca dapat lebih  Terdapat kata yang tidak
mengerti dan memahani dimengerti dalam
lagi tentang isi buku halaman 7 yaitu
contohnya bab 1, ada juga “implementatif’ karena
simpulan seperti pada bab arti dan pembahasan
6, dan bab 9, terdapat juga mengenai kata itu
penutup dalam bab 7, bab kurang dijelaskan.
10, dan 11.  Terdapat susunan kata
 Terdapat soal latihan pada yang rtumpang pada
bab 1 yang akan halaman 6 yaitu
membantu pembaca untuk kaliamat “……, yaitu
memahami wawasan yang yang dapat meberikan
ia dapat dari buku fasilitas kepada peserta
tersebut. didik mencapai tujuan
 Dalam penjelasan pembelajaran” nah
penerapan model model diantara kedua kata
pembelajaran penulis tersebut sebaiknya
memasukkan langkah diselipkan kata dalam
langkah untuk melakukan agar bahasa nya lebih
model tersebut. baik lagi .
 Didalam penjelasan setiap  Tidak terdapat contoh
bab penulis tidak lupa pembelajaran kreatif dan
mencantumakan kutipan pembelajaran efektif itu
atau pendapat para ahli pada penjelasannya di
tentang pembahasan halamn 12 dan 13
tersebut, yang akan  Terdapat singkatan yang
membantu pembaca tidak ada penjelasannya
dalam memperluas sehingga membuat
wawasannya. bingung para pembaca
contohnya halaman 15
yaitu LPTK. Dan
halaman 25 yaitu TPK.
 Pada penjelasan
mengenai kegiatan
lanjutan pada halaman
26, penulis tidak
menjelaskan secara lebih
luas mengenai kegiatan
lanjutan itu seperti apa.
 Penulis tidak membuat
catatan kaki pada buku
ini, yang seharusnya
catatn kaki dapat
membantu pembaca
dalam menemukan
keterangan dan arti kata
kata tertentu.
PENULISAN  Walaupun masih terdapat  Menurut saya Tulisan
beberapa penulisan kata yang digunakan dalam
atau penyusunan kata buku ini terlalu kecil
dalam kalimat yang sehingga membuat
kurang baik, namun pembaca menjadi agak
penulisan buku ini sangat sulit dalam membaca.
baik, dengan kelengkapan  Dalam buku tersebut
isi, bahasa penulis yang terdapat kalimat atau
diperhatikan dan kata-kata yang sedikit
kesesuaian pembahasan. blur atau hilang
 Setiap kata serapan bahasa sehingga membuat
asing dalam buku ini pembaca menjadi
diberi penulisan yang kurang memahami isi
berbeda karena memang buku tersebut.
seharusnya begitu, dan
penulis memperhatikan
hal tersebut dengan baik.
BAHASA Bahasa yang digunakan dalam Dan juga dalam buku tersebut
buku ini begitu komunikatif, masih saja ada terdapat sedikit
sehingga memudahlkan pembaca penggunan bahasa lain yang
dalam mengerti isi buku, buku ini kurang disertai dengan contoh
juga menggunakan bahsa sehingga menyulitkan pembaca
Indonesia yang baik dan benar dalam memahami isi buku
sehingga tidak rumit untuk tersebut.
mengartikannya, dan tidak ada
kata kata yang berlebihan dalam
buku ini.
KUALITAS BUKU  Kualitas buku tersebut  Terdapat warna yang
sangat bagus blur sehingga
 Setiap bab tersebut menyulitkan pembaca.
dibagain depan disertai  Buku ini kurang disertai
dengan ilustrasi yang warna-warna yang
mendukung bab tersebut. mungkin menajadi daya
 Di halaman belakang tarik sendiri untuk
terdapat daftar pustaka, pembaca.
yang mendukung
penulisan buku ini.
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN

Cara agar pendidik dapat membuat peserta didik memenuhi syarat PAILKEM adalah dengan
memahami sifat yang dimiliki anak, Mengenal anak secara perorangan, Memanfaatkan perilaku
anak dalam pengorganisasian belajar, Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan
kemampuan memecahkan masalah, Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar
yang menarik, Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, Memberikan umpan balik
yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar, dan Membedakan antara aktif fisik dan aktif
mental.

Dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran ini, setiap guru dituntut untuk benar benar
memahami strategi pembelajaran tang akan diterapkannya. Sehubungan dengan hal tersebut
seorang guru perlu memikirkan pendekatan yang seperti apa yang akan ia gunakan nantinya.
Pemilihan strategi pembelajaran yang tepat yaitu dengan situasi dan kondisi yang dihadapi akan
berdampak pada tingkat penguasaan materi atau prestasi peserta didik.

PAILKEMadalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovasi, Lingkungan, Kreatif,


Efektif, dan Menyenangkan. Aktifdimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus
menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan
mengemukakan gagasan serta memberikan pendapat.Kreatif juga dimaksudkan agar guru
menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan
siswa dan juga meningkatkan daya belajar siswa serta membuat siswa menjadi ingin terus
mengembangkan kreatifnya tanpa ada rasa kurang percaya diri. Menyenangkan adalah suasana
belajar-mengajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh
pada belajar yang dapat membuat peserta didik belajar dengan santai dan tenang tapi tetap
dengan tujuannya yang fokus belajar.
B. SARAN

Sebagai seorang calon guru kita harus pandai-pandai menentukan model maupun metode
mana yang akan kita terapkan dalam pembalajaran. Kita harus mampu menciptakan kondisi
yang menyenagkan dikelas agar siswa merasa bahagia berada dalam sekolah.Dalam pemilihan
model dan metode tersebut kita harus sesuaikan dengan karakteristik siswa dan pelajaran,
sehingga siswa dapat mengikuti pelajaran dengan baik.Diharapkan agar sosok seorang guru
mampu meningkatkan kreativitas peserta didik, dan sebaiknya sekolah-sekolah mendukung
penuh untuk kegiatan yang tujuannya meningkatkan kreativitas peserta didik, memberikan
fasilitas dan perubahan yang baik demi tercapainya tujuan pendidikan
Kita sebagai peserta didik diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan
pembelajaran yang tujuanya untuk mengembangkan kreativitasnya.Pemerinta juga sekiranya
harus mendukung penuh segala bentuk yang tujuanya meningkatkan semangat belajar peserta
didik.Keluarga juga harus memotivasi anak-anaknya untuk mau dibimbing dan ikut serta dalam
segala kegiatan yang tujuanya untuk mengembangkan kreativitas dan menjadi manusia yang
lebih baik lagi sesuai tuntutan zaman dan kondisi.
DAFTAR PUSTAKA

Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta

Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Jakarta: PT Rineka Cipta

Gintings Abdorrakhman. 2010. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Humaniora

Gredler, Bell, Margareth E. 1991. Belajar dan Membelajarkan (terjemahan Munandir). Jakarta:
Rajawali Pers.

Rooijakkkers, Ad.. 1990. Mengajar dengan Sukses. Jakarta: Gramedia.

Anda mungkin juga menyukai