Anda di halaman 1dari 4

Problem tree

Tingginya prevalensi stunting pada


baduta

Asupan makronutrient
Kebutuhan infeksi penyakit ISPA dalam 2
rendah
mikronutrient minggu terakhir cukup tinggi
tidak

Rendahnya Praktek cara


Tingginya Prevalensi Rendahny
praktek pengolahan
praktek baduta yang a praktek
pemberian bahan makanan
pemberian mengonsum cuci
MPASI dengan MP ASI yang si suplemen

pengetahuan Pengetahuan
Ibu mengenai ibu terkait
MP ASI rendah baduta sehat
berdasarkan

Rendahnya edukasi
yang diberikan oleh
tenaga kesehatan
Objective tree

prevalensi stunting
pada baduta menurun

Asupan Kebutuhan infeksi penyakit ISPA


makronutrient mikronutrient dalam 2 minggu
meningkat terpenuhi terakhir menurun

penurunan Peningkatan Peningkatan Prevalensi Peningka


praktek praktek variasi cara baduta tan
pemberian pemberian pengolahan mengonsu praktek
MPASI dengan bahan msi
pengetahuan Pengetahua
Ibu mengenai n ibu terkait
MP ASI baduta

peningkatan edukasi
yang diberikan oleh
tenaga kesehatan
Alternatif Analisis
Goal Penurunan Prevalensi Stunting
Kriteria Alternatif 1: Alternatif 2: Alternatif 3: Alternatif 4:
Asupan Menurunkan Meningkatkan Meningkatkan
makro dan infeksi pengetahuan pengetahuan
mikro penyakit ibu terkait ibu terkait
ISPA 2 baduta sehat MP-ASI dini
minggu berdasarkan
terakhir KMS
1. Sumber data
 Manusia 5 1 3 4
 Dana 2 1 4 3
 Sarana 3 1 4 5
prasarana
 Waktu 5 2 3 4
2. Dukungan kebijakan 5 3 2 4
3. Dukungan 5 4 2 3
masyarakat
4. Sustainability 5 2 4 3
(Keberlangsungan)
TOTAL SKOR 30 14 22 26
Keterangan: Skoring 1-5
1: Paling tidak favorable
5: Paling favorable

MATRIK PERENCANAAN PROGRAM (MPP)


PROJECT PLANNING MATRIX (PPM)
Nama Program: Jangka Waktu:
Edukasi dan Praktek MP-ASI Baduta 2 minggu
Tujuan dan Kegiatan Indikator Program Sumber-sumber Asumsi-asumsi
Program (objectively verifable Pembuktian penting
(objectives and indicator) Objektif (assumption)
activities of the (menas/source of
program) verification)
a. Overall Goal Penurunan  Data survey 1. Harga makanan
(sasaran prevalensi baduta  Penilaian sumber zat gizi
program) dengan kategori: status gizi mikro lebih
Menurunkan 1. Gizi kurang  Data survey mahal
prevalensi <20% oleh staff 2. Ibu-ibu lebih
stunting pada 2. Pendek <25% monev suka
baduta 3. Sangat program memberikan
pendek <25% makanan instan
4. Kurus <15%
b. Selected Asupan makro dan  Data hasil 3. Akses dan
Purpose Project mikro baduta single 24h ketersediaan
(tujuan program meningkat hingga recall makanan
terpilih) sesuai dengan rata- sumber zat gizi
Meningkatkan rata kecukupan gizi makro dan
asupan zat gizi baduta mikro rendah
makro dan 4. Pendapatan
mikro baduta masyarakat
yang rendah
c. Results/outputs
(hasil dan luar)
1. Pengetahuan
ibu terkait
MP-ASI
meningkat
2. Praktek
pemberian
MP-ASI ibu
sesuai
dengan
anjuran
Kemenkes
d. Activities SARANA:
(kegiatan) - Balai desa
1. Penyuluhan
kepada ibu PRASARANA:
baduta - Sound system, mic, proyektor, booklet (penyuluhan)
2. Emo demo - 10 permainan piring anak, kartu piring, kartu salah-
pembuatan benerin, booklet (emo demo)
MP-ASI - Kompor, peralatan masak, bahan makanan (demo)
3. Demo
membuat Perkiraan biaya total: Rp 2.500.000,-
MP-ASI