Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN ANESTESI LOKAL

No. Dokumen : SOP/UKP/RJ/

No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit: 20 Februari 2018
Kabupaten Aceh
Timur Halaman :

UPTD Puskesmas Ttd Ka. Puskesmas S. Azhar


Keude Geureubak NIP 19660901 198812 1 001

1. Pengertian Pemberian anestesi lokal adalah tindakan menghilangkan rasa sakit atau
nyeri secara lokal tanpa disertai hlangnya kesadaran.
Pemberian anestesi lokal dapat dengan tekhnik:
 Anestesi permukaan adalah pengolesan atau penyemprotan
analgetik lokal diatas selaput mukosa seperti mata, hidung,
faring.
 Anestesi infiltrasi adalah penyuntikan larutan analgetik lokal
langsung diarahkan disekitar tempat lesi, luka atau insisi. cara
infiltrasi yang serng digunakan adalah blokade lingkar dan
larutan obat disuntikan intradermal atau subcutan.
 Anestesi blok adalah penyuntikan analgetik lokal langsung ke
saraf utama atau pleksus saraf.

2. Tujuan Untuk menghilangkan rasa sakit sementara ketika melakukan tindakan


bedah minor dan berbagai prosedur lainnya yang menimbulkan rasa
sakit pada tubuh.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 800/ /2018 tentang Penetapan Jenis –
Jenis Pelayanan
4. Referensi
5. Prosedur 1. Persiapan Alat dan Bahan
a. Alat Tulis Kantor
b. Alat-alat kesehatan
2. Petugas yang melaksanakan
a. Poli umum
b. Poli MTBS
c. Poli KIA
d. UGD
3. Prosedur
a. Petugas mengidentifikasi pasien , mencocokkan identitas pasien
dengan rekam medis.
b. Petugas menganamnesa pasien
c. Petugas mencatat anamnesa pasien ke rekam medis
d. Petugas menidurkan pasien di ruang tindakan, memposisikan
luka yang akan dilakukan anestesi terlihat kasat mata
e. Petugas memberikan informed consent pada pasien dan
keluarga tentang tindakan anestesi yang akan dilakukan
f. Pasien menandatangani lembar informed consent setelah diberi
informed consent oleh petugas
g. Petugas mempersiapkan alat dan bahan steril untuk melakukan
tindakan anestesi
1
h. Petugas mencuci tangan dengan 7 langkah mencuci tangan
i. Petugas menggunakan sarung tangan steril
j. Petugas mengambil obat anestesi dengan menggunakan spuit
dibantu dengan petugas lain yang membukakan obat anestesi
k. Petugas memberikan informasi kalau akan segera dilakukan
penyuntikan pembiusan untuk menghilangkan rasa sakit
l. Petugas menyuntikkan obat anestesi lokal langsung ke lesi, luka
dan sekitarnya secara blokade lingkar dan obat disuntikan
intradermal atau subcutan
m. Petugas menunggu 1-2 menit sampai obat anestesi bereaksi dan
pasien sudah tdak merasakan sakit pada luka dan sekitarnya
n. Petugas menanyakan pada pasien dengan memberikan
rangsangan nyeri pada sekitar luka apakah masih nyeri atau
tidak dan sudah merasa baal/kesemutan pada kulit sekitar luka.
o. Setelah pasien tidak merasa nyeri petugas membersihkan luka
yang terkena kotoran dengan larutan NaCl 0,9 %
p. Petugas melakukan tindakan bedah minor
6. Bagan Alir
7. Hal – hal yang
perlu
diperhatikan
8. Unit Terkait 1. Poli umum
2. Poli MTBS
3. Poli KIA
4. UGD
9. Dokumen 1. Buku register
Terkait 2. Status Rekam Medis
3. Kartu Jaminan Berobat
4. P-Care
5. Resep Obat
6. Form Inform Consent
10. Rekaman No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
Historis Berlaku
Perubahan