Anda di halaman 1dari 2

MENCEGAH PENGULANGAN

PEMERIKSAAN PENUNJANG YANG


TIDAK PERLU
No. Dokumen : SOP/UKP/RJ/

No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit: 20 Februari 2018
Kabupaten Aceh
Timur Halaman :

UPTD Puskesmas Ttd Ka. Puskesmas S. Azhar


Keude Geureubak NIP 19660901 198812 1 001

1. Pengertian Pengulangan pemeriksaan yang tidak perlu adalah pengulangan


pemeriksaan penunjang diagnostic yang semestinya tidak dilakukan
karena pemeriksaan yang sebelumnya masih relevan dan tidak
digunakan untuk menilai kemajuan hasil pengobatan.
2. Tujuan Memberikan pedoman dan aturan dalam melayani pasien, sehinga
pelayanan menjadi efisien
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 800/ /2018 tentang Penetapan Jenis –
Jenis Pelayanan
4. Referensi Buku panduan pemeriksaan laboratorium di Puskesmas
5. Prosedur 1. Persiapan Alat dan Bahan
a. Alat Tulis Kantor
b. Alat – alat tulis kantor
2. Petugas yang melaksanakan
a. Petugas Poli umum
b. Petugas Poli MTBS
c. Petugas Poli KIA
d. Petugas UGD
3. Prosedur
a. Sebelum melakukan order permintaan pemeriksaan penunjang,
dokter memeriksa kembali apakah pernah dilakukan
pemeriksaan penunjang sebelumnya.
b. Jika pernah dilakukan pemeriksaan penunjang sebelumnya,
dokter menilai apakah hasil pemeriksaan masih relevan dengan
kondisi pasien dan dapat digunakan untuk penegakan diagnosis
c. Dokter menilai apakah hasil pemeriksaan penunjang meragukan
d. Jika masih relevan, dokter menilai apakah pemeriksaan
penunjang tersebut digunakan untuk menilai kemajuan
pengobatan
e. Jika hasil pemeriksaan meragukan, dokter melakukan order
permintaan pemeriksaan penunjang
f. Jika hasil pemeriksaan tidak meragukan dan masih relevan,
maka tidak dilakukan order pemeriksaan
g. Jika pemeriksaan penunjang digunakan untuk menilai kemajuan

1
pengobatan, maka dokter melakukan order permintaan
pemeriksaan penunjang
h. Jika pemeriksaan penunjang dinilai sudah tidak relevan,
makadokter melakukan order pemintaan pemeriksaan.
6. Bagan Alir
7. Hal – hal yang
harus
diperhatikan
8. Unit Terkait 1. Poli umum
2. Poli MTBS
3. Poli KIA
4. UGD
9. Dokumen 1. Buku register
Terkait 2. Status Rekam Medis
3. Kartu Jaminan Berobat
4. P-Care
10. Rekaman No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
Historis Berlaku
Perubahan