Anda di halaman 1dari 174

Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DINAS KESEHATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2019

i
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

DAFTAR ISI

Halaman Sampul ……………………………………………………...... i


Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupatan Ponorogo ……. ii
Daftar Pengantar ………………………………………………………… iii
Daftar Isi ……………………..…………………………………………….. iv
Daftar Tabel …………………………………….….…………………….. vii
Daftar Gambar / Grafik ……………………………………………….. xiii
BAB I : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ………………………………………… 1
B. Maksud dan Tujuan …………………………………. 2
C. Sistematika Penulisan ………………………………. 3
BAB II : GAMBARAN UMUM
A. Keadaan Geografis .…………………………………… 4
B. Keadaan Penduduk …………………………………… 5
1. Jumlah dan Kepadatan Penduduk …….……… 5
2. Komposisi Penduduk …………………………….. 5
C. Keadaan Sosial Ekonomi …………………………… 6
D. Pendidikan ……………………………………………… 7
BAB III : SITUASI DERAJAT KESEHATAN
A. Mortalitas ………....…………………………………….. 8
1. Angka Kematian Bayi (AKB) …………………..… 8
2. Angka Kematian Balita (AKABA) ……………….. 9
3. Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) ………….. 10
B. Morbiditas ………..……………………………………. 11
1. Penyakit Menular ……………………………….… 11
a. TB Paru ……………………………………………. 11
b. Pneumonia …………………………………..…… 13
c. HIV/AIDS …………………………………………. 14
d. Kusta ………………………………………………. 16
e. Malaria ……………………………………………. 17
f. Filariasis ………………………………………….. 18
2. Penyakit Menular yang dapat dicegah dengan
imunisasi (PD3I) ………………………….……….. 19
a. Tetanus Neonatorum ………………………..… 19
b. Campak …..……………………………………… 19
c. Difteri …………..………………………………… 20
d. Polio ……………..……………………………….. 21
3. Penyakit Potensial KLB / Wabah ……………… 22
a. Demam Berdarah Dengue (DBD) ………….. 22
b. Diare ……..………………………………………. 23
4. Penyakit Tidak Menular …….………………….. 24
a. Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi ………… 25

iv
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

b. Obesitas ….……………………....................... 26
c. Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara .. 27
C. Status Gizi …………………………………………….. 27
1. Berat Badan Rendah (BBLR) ……………………. 27
2. Status Gizi Balita ………….……………………….. 28
BAB IV : SITUASI UPAYA KESEHATAN
A. Pelayanan Kesehatan Dasar ……………………….. 30
1. Pelayanan Kesehatan Anak Sekolah …………. 30
2. Pelayanan Kesehatan Usila ……………………… 30
B. Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang … 30
1. Kunjungan Rawat Jalan ………………….…….. 30
2. Kunjungan Rawat Inap …………..……….…….. 31
3. Pelayanan Kesehatan Jiwa ………................... 32
C. Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak …………….. 32
1. Pelayanan Ibu Hamil ………….…………………. 32
2. Pertolongan Persalinan …………..………………. 33
3. Penanganan Komplikasi ………………………..... 34
4. Pelayanan Neonatus ……………...................... 35
5. Pelayanan Keluarga Berencana ………………… 36
6. Pelayanan Kesehatan Anak Balita …………….. 36
D. Pembinaan Kesehatan Lingkungan
dan Sanitasi Dasar ….……………………………….. 36
1. Rumah Sehat ………………..…………………….. 36
2. Penyehatan Tempat Umum dan Pengelolaan
Makanan (TUPM) …….…..………………………… 38
3. Penduduk Akses Air Minum ………………........ 38
4. Penduduk dengan akses Jamban ..………....... 39
E. Surveilans dan Imunisasi ……………..….............. 40
1. Pelayanan Pencegahan Penyakit / Imunisasi … 40
2. Imunisasi TT pada Ibu Hamil ………….…….…. 41
3. Imunisasi pada Bayi ……………....................... 42
4. Penanggulangan KLB (Kejadian Luar Biasa) ….. 44
BAB V : SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN
A. Sarana Kesehatan ……………………………………. 45
1. Sarana Pelayanan Kesehatan …….…………….. 45
2. UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) 45
3. Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar …………. 46
4. Sarana Pelayanan Kesehatan Rujukan ……… 47
B. Tenaga Kesehatan …..……………………………….. 48
1. Jumlah Tenaga Medis …………….……………… 48
2. Jumlah Tenaga Keperawatan ……………….…. 49
3. Jumlah Tenaga Kefarmasian …………..….…… 49
4. Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan
Kesehatan Lingkungan ……………………..…… 50
5. Jumlah Tenaga Gizi ..…………….……………… 51
6. Jumlah Tenaga Keterapian Fisik ……………... 51

v
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

7. Jumlah Tenaga Keteknisian Medis …………… 51


8. Jumlah Tenaga Kesehatan Lain ….…………… 52
9. Jumlah Tenaga Non Kesehatan ….……………. 52
C. Ketersediaan Obat dan Vaksin………….……….…. 53
D. Pembiayaan Kesehatan ………………………….…. 54
1. Jaminan Kesehatan Nasional ..…….……….….. 54
2. Anggaran Kesehatan …………………………….. 54
BAB VI : PENUTUP
A. Kesimpulan …………………………………………… 56
B. Saran ………………………………………………..….. 57
LAMPIRAN

vi
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

DAFTAR TABEL

Resume Profil Kesehatan, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018


(halaman 59)
Tabel 1 Luas Wilayah, Jumlah Desa/Kelurahan, Jumlah
Penduduk, Jumlah Rumah Tangga, dan Kepadatan
Penduduk Menurut Kecamatan, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 66)
Tabel 2 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok
Umur Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 67)
Tabel 3 Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Melek Huruf
dan Ijasah Tertinggi Yang Diperoleh Menurut Jenis Kelamin
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 68)
Tabel 4 Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 69)
Tabel 5 Jumlah Kematian Neonatal, Bayi Dan Balita Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 70)
Tabel 6 Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 71)
Tabel 7 Kasus Baru TB BTA+, Seluruh Kasus TB, Kasus TB Pada
Anak dan Case Notification Rate (CNR) Per 100.000
Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 72)
Tabel 8 Jumlah Kasus dan Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 73)
Tabel 9 Angka Kesembuhan dan Pengobatan Lengkap TB Paru
BTA+ serta Keberhasilan Pengobatan Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 74)
Tabel 10 Penemuan Kasus Pneumonia Balita Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 75)
Tabel 11 Jumlah Kasus HIV, AIDS dan Syphilis Menurut Jenis
Kelamin, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 76)
Tabel 12 Persentase Donor Darah Diskrining Terhadap HIV
Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 77)

vii
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Tabel 13 Kasus Diare Yang Ditangani Menurut Jenis Kelamin,


Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 78)
Tabel 14 Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 79)
Tabel 15 Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun dan Cacat Tingkat 2
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 80)
Tabel 16 Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta
Menurut tipe / Jenis, Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 81)
Tabel 17 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat (Release From
Treatment / RFT) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 82)
Tabel 18 Kasus AFP (Non Polio) Menurut Kecamatan dan
Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 83)
Tabel 19 Jumlah Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan
Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 84)
Tabel 20 Jumlah Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan
Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 85)
Tabel 21 Jumlah Kasus DBD Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 86)
Tabel 22 Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 87)
Tabel 23 Penderita Filariasis Ditangani Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 88)
Tabel 24 Pengukuran Tekanan Darah Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 89)
Tabel 25 Pemeriksaan Obesitas Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 90)

viii
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Tabel 26 Cakupan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode


IVA dan Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Klinis (CBE)
Menurut Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 91)
Tabel 27 Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB Menurut Jenis
Kejadian Luar Biasa (KLB), Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 92)
Tabel 28 Kejadian Luar Biasa (KLB) di Desa/Kelurahan yang
Ditangani < 24 Jam, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 93)
Tabel 29 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil, Persalinan Ditolong
Tenaga Kesehatan, dan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas
Menurut Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 94)
Tabel 30 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Ibu Hamil Menurut
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 95)
Tabel 31 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Wanita Usia Subur
Menurut Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 96)
Tabel 32 Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Tablet Fe1 dan Fe3
Menurut Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 97)
Tabel 33 Jumlah dan Persentase Penanganan Komplikasi Kebidanan
dan Komplikasi Neonatal Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 98)
Tabel 34 Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 99)
Tabel 35 Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 100)
Tabel 36 Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 101)
Tabel 37 Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 102)
Tabel 38 Cakupan Kunjungan Neonatal Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 103)

ix
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Tabel 39 Jumlah Bayi Yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 104)
Tabel 40 Cakupan Pelayanan Kesehatan Bayi Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 105)
Tabel 41 Cakupan Desa / Kelurahan UCI Menurut Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 106)
Tabel 42 Cakupan Imunisasi Hepatitis B <7 hari dan BCG Pada Bayi
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 107)
Tabel 43 Cakupan Imunisasi DPT-HB/DPT-HB-Hib, Polio, Campak
dan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 108)
Tabel 44 Cakupan Pemberian Vitamin A Pada Bayi dan Anak Balita
Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 109)
Tabel 45 Jumlah Anak 0-23 Bulan Ditimbang Menurut Jenis
Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 110)
Tabel 46 Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 111)
Tabel 47 Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin,
Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 112)
Tabel 48 Cakupan Kasus Balita Gizi Buruk Yang Mendapat
Perawatan Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 113)
Tabel 49 Cakupan Pelayanan Kesehatan (Penjaringan) Siswa SD &
Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 114)
Tabel 50 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Menurut Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 115)
Tabel 51 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak SD dan
Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kecamatan dan
Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 116)

x
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Tabel 52 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Menurut Jenis


Kelamin, Kecamatan dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 117)
Tabel 53 Cakupan Jaminan Kesehatan Penduduk Menurut Jenis
Jaminan dan Jenis Kelamin, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 118)
Tabel 54 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan , Rawat Inap dan
Kunjungan Gangguan Jiwa Di Sarana Pelayanan
Kesehatan, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 119)
Tabel 55 Angka Kematian Pasien Di Rumah Sakit, Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 (halaman 122)
Tabel 56 Indikator Kinerja Pelayanan Di Rumah Sakit, Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 (halaman 123)
Tabel 57 Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan
Sehat (Ber-PHBS) Menurut Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 124)
Tabel 58 Persentase Rumah Sehat Menurut Kecamatan dan
Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 125)
Tabel 59 Penduduk dengan Akses Berkelanjutan Terhadap Air
Minum Berkualitas (Layak) Menurut Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 126)
Tabel 60 Persentase Kualitas Air Minum di Penyelenggara Air Minum
yang Memenuhi Syarat Kesehatan, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 127)
Tabel 61 Penduduk dengan Akses Terhadap Fasilitas Sanitasi Yang
Layak (Jamban Sehat) Menurut Jenis Jamban, Kecamatan
dan Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 128)
Tabel 62 Desa Yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 129)
Tabel 63 Persentase Tempat-tempat Umum Memenuhi Syarat
Kesehatan Menurut Kecamatan dan Puskesmas,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 130)
Tabel 64 Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Menurut Status
Higiene Sanitasi, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 131)
Tabel 65 Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) Dibina dan Diuji Petik,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 132)

xi
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Tabel 66 Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin, Kabupaten


Ponorogo Tahun 2018 (halaman 133-144)
Tabel 67 Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 145)
Tabel 68 Persentase Sarana Kesehatan (Rumah Sakit) dengan
Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat (Gadar) Level I,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 146)
Tabel 69 Jumlah Posyandu Menurut Strata, Kecamatan dan
Puskesmas, Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
(halaman 147)
Tabel 70 Jumlah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat
(UKBM) Menurut Kecamatan, Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 (halaman 148)
Tabel 71 Jumlah Desa Siaga Menurut Kecamatan, Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 (halaman 149)
Tabel 72 Jumlah Tenaga Medis Di Fasilitas Kesehatan, Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 (halaman 150)
Tabel 73 Jumlah Tenaga Keperawatan Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 151)
Tabel 74 Jumlah Tenaga Kefarmasian Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 152)
Tabel 75 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan
Lingkungan Di Fasilitas Kesehatan, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 153)
Tabel 76 Jumlah Tenaga Gizi Di Fasilitas Kesehatan, Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 (halaman 154)
Tabel 77 Jumlah Tenaga Keterapian Fisik Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 155)
Tabel 78 Jumlah Tenaga Keteknisian Medis Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 156)
Tabel 79 Jumlah Tenaga Kesehatan Lain Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 157)
Tabel 80 Jumlah Tenaga Non Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan,
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 (halaman 158)
Tabel 81 Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota, Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 (halaman 159)

xii
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

DAFTAR GAMBAR / GRAFIK

Gambar 2.1 Peta Kabupaten Ponorogo 4


Gambar 2.2 Grafik Distribusi Penduduk Kabupaten
Ponorogo Menurut Kelompok Umur dan
Jenis Kelamin Tahun 2018 6
Gambar 3.1 Perkembangan Kematian Bayi Di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2014-2018 9
Gambar 3.2 Perkembangan Kematian Balita
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 10
Gambar 3.3 Perkembangan Kematian Ibu Melahirkan Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 11
Gambar 3.4 Perkembangan Penemuan Penderita TB BTA
(+) Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 12
Gambar 3.5 Penemuan Kasus Pneumonia Balita Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 14
Gambar 3.6 Jumlah Kasus HIV/AIDS dan Donor Darah
HIV (+) Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-
2018 15
Gambar 3.7 Penemuan Penderita Kusta Di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2014-2018 17
Gambar 3.8 Perkembangan Jumlah Penderita Malaria Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 18
Gambar 3.9 Perkembangan Kasus KLB dan Kasus PD3I
Campak Di Kabupaten Ponorogo Tahun
2014-2018 20
Gambar 3.10 Jumlah Penderita AFP Ditemukan dan
Ditangani Di Kabupaten Ponorogo Tahun
2014-2018 21
Gambar 3.11 Perkembangan Jumlah Kasus DBD Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 22
Gambar 3.12 Penemuan Penderita Diare Di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2014-2018 23
Gambar 3.13 Perkembangan Kasus Hipertensi Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 25
Gambar 3.14 Perkembangan Kasus obesitas di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2015-2018 26
Gambar 3.15 Bayi Baru lahir Ditimbang dan BBLR di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 28
Gambar 3.16 Perkembangan Kasus Gizi Buruk Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 29

xiii
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 4.1 Prosentase Kunjungan Rawat Jalan Di


Sarana Kesehatan Di Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 31
Gambar 4.2 Jumlah Kunjungan Ibu Hamil (K1 dan K4) Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 33
Gambar 4.3 Jumlah Pelayanan Ibu Bersalin dan Ibu
Nifas Di Kabupaten Ponorogo Tahun
2014-2018 34
Gambar 4.4 Kunjungan Neonatus dan Pelayanan
Kesehatan Bayi Di Kabupaten Ponorogo
Tahun 2014-2018 35
Gambar 4.5 Persentase Rumah Sehat Di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2014-2018 37
Gambar 4.6 Jumlah Desa UCI Di Kabupaten Ponorogo
Tahun 2014-2018 43
Gambar 4.7 Persentase Bayi Imunisasi Dasar Lengkap Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 43
Gambar 5.1 Komposisi Tenaga Kesehatan Di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 53
Gambar 5.2 Sumber Dana Anggaran Kesehatan Di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 55

xiv
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah
Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat
kesehatan dan status gizi masyarakat melalui melalui upaya
kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan
perlindungan finansial dan pemeratan pelayanan kesehatan. Sasaran
pokok RPJMN 2015-2019 adalah : (1) meningkatnya status
kesehatan dan gizi ibu dan anak; (2) meningkatnya pengendalian
penyakit; (3) meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan
dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan
perbatasan; (4) meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan
universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan
SJSN Kesehatan, (5) terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan,
obat dan vaksin; serta (6) meningkatkan responsivitas sistem
kesehatan.
Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama
yaitu : 1) pilar paradigma sehat di lakukan dengan strategi
pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan
promotif preventif dan pemberdayaan masyarakat; 2) penguatan
pelayanan kesehatan dilakukan dengan strategi peningkatan akses
pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan
mutu pelayanan kesehatan, menggunakan pendekatan continum of
care dan intervensi berbasis risiko; 3) sementara itu jaminan
kesehatan nasional dilakukan dengan strategi perluasan sasaran
dan benefit serta kendali mutu dan kendali biaya.
Untuk mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan
disesuaikan dengan Visi Bupati “PONOROGO LEBIH MAJU,
BERBUDAYA DAN RELIGIUS” dan dengan Misinya “Meningkatkan
peran aktif Pemerintah Daerah dan memajukan sistem pelayanan

1
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

pendidikan dan kesehatan masyarakat guna mendorong kualitas SDM


yang handal, mempunyai kompetensi yang cukup. Membangun jiwa
bangsa melalui pemberdayaan pemuda dan olahraga yang bertakwa,
berbudaya dan berkepribadian” seperti diuraikan dalam RPJMD
didukung dengan pelaksanaan Rencana strategis Dinas Kesehatan
Tahun 2016-2021.
Tujuan pembangunan kesehatan di Kabupaten Ponorogo
sebagaimana dalam renstra adalah meningkatkan akses dan mutu
pelayanan kesehatan dengan indikator meliputi Angka Kematian
Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (AKI), persentase balita gizi buruk,
indeks kepuasan masyarakat (IKM), persentase puskesmas
akreditasi, kepesertaan JKN serta kejadian penyakit menular dan
tidak menular dapat diukur tingkat keberhasilannya selama kurun
waktu 5 tahunan. Informasi tentang pencapaian indikator ini bisa
didapatkan dari Buku Profil Kesehatan yang diterbitkan setiap
tahun.

B. MAKSUD DAN TUJUAN


1. Maksud
Menyediakan data dan informasi kesehatan bagi masyarakat;
menyediakan data dan informasi kesehatan bagi penentu kebijakan;
menyediakan data dan informasi kesehatan bagi lintas sektor dan
lintas program.
2. Tujuan
a. Sarana mengevaluasi berbagai pencapaian program kesehatan.
b. Sebagai dasar perencanaan, pengambilan keputusan di bidang
kesehatan di Kabupaten Ponorogo;
c. Meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat;
d. Sebagai acuan kegiatan monitoring, pengendalian;
e. Sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan
pelaksanaan kegiatan program kesehatan selama 1 (satu)
tahun.

2
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

C. SISTEMATIKA PENULISAN
Sistematika penulisan Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo
2018 ini adalah sebagai berikut :
Bab I : Pendahuluan. Menyajikan tentang latar belakang,
maksud dan tujuan disusunnya Profil Kesehatan
Kabupaten Ponorogo 2018 dan sistematika penulisan.
Bab II : Gambaran Umum Kabupaten Ponorogo. Memuat
tentang gambaran umum Kabupaten Ponorogo berupa
letak geografis, administratif, kependudukan, ekonomi,
pendidikan, sosial budaya dan lingkungan serta faktor-
faktor yang berpengaruh terhadap pembangunan
kesehatan.
Bab III : Situasi Derajat Kesehatan. Memuat tentang indikator
mengenai angka kematian, angka kesakitan, dan angka
status gizi masyarakat.
Bab IV : Situasi Upaya Kesehatan. Menyajikan tentang
pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan
rujukan dan penunjang, pelayanan kesehatan ibu dan
anak, pembinaan kesehatan lingkungan dan sanitasi
dasar, surveilans dan imunisasi, perbaikan gizi
masyarakat, promosi kesehatan dan pelayanan
kefarmasian.
Bab V : Situasi Sumber Daya Kesehatan. Menyajikan tentang
sarana kesehatan, tenaga kesehatan dan pembiayaan
kesehatan.
Bab VI : Penutup. Menyajikan tentang kesimpulan dari situasi
kesehatan di Kabupaten Ponorogo periode Tahun 2018
serta saran dan kritik guna perbaikan.
Lampiran-lampiran

3
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB II
GAMBARAN UMUM

A. KEADAAN GEOGRAFIS
Kabupaten Ponorogo mempunyai luas wilayah sebesar 1.371,78
km2 yang terletak antara 111o 17’ - 111o 15’ Bujur Timur dan 7o 49’
- 8o 20’ Lintang Selatan, dengan ketinggian antara 92 sampai dengan
2.563 meter diatas permukaan laut, yang berbatasan dengan
Kabupaten Madiun, Magetan dan Nganjuk di sebelah utara, sebelah
Timur Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek, sebelah selatan
Kabupaten Pacitan serta sebelah Barat Kabupaten Pacitan dan
Kabupaten Wonogiri (Propinsi Jawa Tengah).

Gambar 2.1. PETA KABUPATEN PONOROGO

Adapun jarak dengan ibu kota propinsi kurang lebih 200 km ke


arah timur laut dan ke ibu kota negara berjarak kurang lebih 800
km ke arah barat. Dilihat dari keadaan geografisnya, Kabupaten
Ponorogo dibagi menjadi 2 sub area, yaitu dataran tinggi yang

4
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

meliputi Kecamatan Ngrayun, Sooko, Pulung, Pudak serta Ngebel


dan sisanya merupakan daerah dataran rendah. Sedangkan secara
administratif wilayah Kabupaten Ponorogo terbagi menjadi 21
kecamatan, 26 kelurahan dan 281 desa.

B. KEADAAN PENDUDUK
1. Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor :
HK.02.02/Menkes/117/2015 tentang Data Penduduk Sasaran
Program Pembangunan Kesehatan Tahun 2015-2019 jumlah
penduduk Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 sebesar 870.705 jiwa
terdiri dari 435.169 laki-laki dan 435.536 perempuan.
Diantara 21 kecamatan yang ada, Kecamatan Ponorogo
mempunyai penduduk yang paling banyak sebesar 74.798 jiwa atau
8,6% dari total penduduk. Sedangkan kepadatan penduduk di
Kabupaten Ponorogo mencapai 635 jiwa/km2 dengan kecamatan
terpadat adalah Kecamatan Ponorogo yang mempunyai kepadatan
3.353 jiwa/km2 dan kepadatan terkecil adalah Kecamatan Pudak
sebesar 184 jiwa/km2.

2. Komposisi Penduduk
Distribusi penduduk menurut kelompok umur dapat dilihat
pada grafik berikut. Dimana dengan interval lima tahunan
menunjukkan komposisi penduduk yang hampir merata. Gambaran
lebih lengkap bisa dilihat dalam lampiran Tabel 2.

5
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 2.2. Grafik Distribusi Penduduk Kabupaten Ponorogo


Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2018

Sumber data : Pusdatin Kemenkes RI

C. KEADAAN SOSIAL EKONOMI


Berdasarkan data Kantor Departemen Agama Kabupaten
Ponorogo Tahun 2017, penduduk Kabupaten Ponorogo mayoritas
memeluk agama Islam sebesar 99,37% ; Kristen Protestan 0,31% ;
Katholik 0,28% ; Budha 0,03% dan Hindu 0,01%.

6
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Angka PDRB Kabupaten Ponorogo atas dasar harga berlaku


(ADHB) selama kurun waktu tiga tahun terakhir adalah masing-
masing 14.916 milyar rupiah (2015), 16.419 milyar rupiah (2016)
dan 17.760 milyar rupiah (2017).
Sementara angka PDRB Kabupaten Ponorogo atas dasar harga
konstan (ADHK) 2010, selama kurun waktu tiga tahun terakhir
masing-masing 11.688 milyar rupiah (2015), 12.306 milyar rupiah
(2016) dan 12.933 milyar rupiah (2017),.
Peranan sektoral terhadap pembentukan PDRB menurut ADHB
tahun 2017, terbesar pada Sektor Pertanian, Kehutanan dan
Perikanan 29,03 persen. Sedangkan peranan terkecil adalah Sektor
Pengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 0,08 persen.
Dari PDRB atas dasar harga konstan 2010, diketahui bahwa
pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ponorogo selama tiga tahun
terakhir masing-masing 5,25 persen (2015), 5,29 persen (2016) dan
5,10 persen (2017).

D. PENDIDIKAN
Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan baik fisik
maupun non fisik yang memadai serta pendukung lainnya
merupakan upaya terhadap partisipasi sekolah penduduk.
Banyaknya sekolah SD selama periode 2017/2018 yang tercatat
pada Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, sebanyak 559 sekolah
dengan jumlah murid 47.051; SMP sebanyak 91 sekolah dengan
jumlah murid 24.684; SMA sebanyak 27 sekolah dengan murid
sebanyak 10.900 dan SMK sebanyak 46 sekolah dengan murid
sebanyak 16.115.
Jumlah Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 96 sekolah dengan
murid 13.394; Madrasah Tsanawiyah sebanyak 83 sekolah dengan
murid 15.521 dan Madrasah Aliyah sebanyak 64 sekolah dengan
murid 10.464 orang.
(Sumber : Ponorogo Dalam Angka 2018).

7
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

A. MORTALITAS
Gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dapat
dilihat dari kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke
waktu. Disamping itu, kejadian kematian juga dapat digunakan
sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan
dan program pembangunan kesehatan lainnya.

1. Angka Kematian Bayi (AKB)


Angka kematian bayi merupakan indikator yang penting untuk
mencerminkan keadaan derajat kesehatan di suatu masyarakat,
karena bayi yang baru lahir sangat sensitif terhadap keadaan
lingkungan tempat orang tua si bayi tinggal dan sangat erat
kaitannya dengan status sosial orang tua si bayi. Kemajuan yang
dicapai dalam bidang pencegahan dan pemberantasan berbagai
penyakit penyebab kematian akan tercermin secara jelas dengan
menurunnya tingkat AKB. Dengan demikian angka kematian bayi
merupakan tolok ukur yang sensitif dari semua upaya intervensi
yang dilakukan oleh pemerintah khususnya di bidang kesehatan.
Data kematian yang terdapat pada komunitas dapat diperoleh
melalui survei, karena sebagian besar kematian terjadi di rumah,
sedangkan data kematian pada fasilitas pelayanan kesehatan hanya
memperlihatkan kasus rujukan.
Angka Kematian Bayi yang tercatat di Kabupaten Ponorogo
pada Tahun 2018 sebesar 12 per 1000 kelahiran hidup (134 bayi)
mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan
dengan Tahun 2017 sebesar 13,7 per 1000 kelahiran hidup (151
bayi). Perkembangan kematian bayi selama kurun waktu Tahun
2014-2018 (Tabel 5) dapat dilihat sebagai berikut :

8
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 3.1. Perkembangan Kematian Bayi


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat Angka Kematian Bayi


(AKB) tetapi tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling
dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan
pelayanan kesehatan dengan tenaga medis yang terampil, serta
kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke
norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan
faktor yang berpengaruh terhadap Angka Kematian Bayi (AKB).

2. Angka Kematian Balita (AKABA)


Indikator AKABA terkait langsung dengan target kelangsungan
hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial, ekonomi dan
lingkungan anak-anak bertempat tinggal termasuk pemeliharaan
kesehatannya. Angka Kematian Balita kerap dipakai untuk
mengidentifikasi kesulitan ekonomi penduduk.
Sebagaimana pada Angka Kematian Bayi yang merupakan salah
satu indikator derajat kesehatan, Angka Kematian Balita (AKABA)
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 mengalami penurunan yang
signifikan jika dibandingkan dengan Tahun 2017. Dari 15.3 per 1000
kelahiran hidup (169 balita mati) Tahun 2017 turun menjadi 4 per
1000 kelahiran hidup (38 balita mati) di Tahun 2018. Perkembangan

9
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

kematian balita selama kurun waktu Tahun 2014-2018 (Tabel 5)


dapat dilihat sebagai berikut :
Gambar 3.2. Perkembangan Kematian Balita
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

3. Angka Kematian Ibu Maternal (AKI)


Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau selama
42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan
tempat persalinan, yang disebabkan karena kehamilannya atau
pengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000
kelahiran hidup. Yang dimaksud dengan Kematian Ibu adalah
kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun
waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya
kehamilan atau tempat persalinan, yakni kematian yang disebabkan
karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena
sebab-sebab lain seperti kecelakaan, terjatuh, menderita penyakit
tertentu dan lain-lain (Budi, Utomo. 1985).
Angka kematian ibu mengalami penurunan di Tahun 2018 yaitu
sebesar 83 per 100.000 kelahiran hidup (83 ibu mati) jika
dibandingkan dengan Angka Kematian Ibu Tahun 2017 yang sebesar
163 per 100.000 kelahiran hidup (18 ibu mati). Pelayanan kesehatan
yang semakin baik serta kesadaran ibu hamil, keluarga dan
masyarakat akan kesehatan ibu dan anak menjadi faktor pendukung

10
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

penurunan angka kematian ibu. Perkembangan kematian ibu selama


kurun waktu Tahun 2014-2018 (Tabel 6) dapat dilihat sebagai
berikut :
Gambar 3.3. Perkembangan Kematian Ibu Melahirkan
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

B. MORBIDITAS
Disamping Angka Kematian, derajat kesehatan juga bisa dilihat
dari angka kesakitan dalam suatu wilayah tertentu. Angka kesakitan
yang dituangkan dalam Profil Kesehatan ini didapat dari data yang
berasal dari pengumpulan data Dinas Kesehatan yang bersumber
dari Puskesmas maupun Rumah Sakit yang diperoleh melalui sistem
pencatatan dan pelaporan.

1. Penyakit Menular
Penyakit menular yang disajikan dalam Profil Kesehatan
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 antara lain adalah penyakit TB
Paru, pneumonia, HIV/AIDS, kusta, malaria dan filariasis.

a. TB Paru
Penyakit TB Paru merupakan penyakit menular langsung yang
menjadi prioritas dalam penangganan. Berbagai upaya pemerintah
dilakukan untuk pengendalian penyakit ini yaitu dengan melakukan
tindakan pencegahan, menemukan, mengobati dan menyembuhkan

11
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

penderita TB Paru terkonfirmasi bakteriolgis dengan menggunakan


strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse). Dimana
pada tahun 2017 ini semua faskes tingkat pertama dan faskes
rujukan yaitu semua rumah sakit di Kabupaten Ponorogo sudah
menerapkan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse).

Gambar 3.4. Perkembangan Penemuan Penderita TB BTA (+)


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Pada gambar 3.4 dapat dilihat terjadi peningkatan penemuan kasus


TB BTA (+) di Tahun 2018. Peningkatan penemuan ini di pengaruhi
oleh beberapa faktor, diantaranya :
- Semakin meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat
untuk berobat ke puskesmas.
- Peran aktif tenaga kesehatan dan kader kesehatan dalam
pencarian suspek TB di masyarakat.
- Kemudahan dalam diagnosis TB melalui alat Tes molekuler Cepat
yang ada di 5 Fasilitas layanan Kesehatan.
Angka penemuan seluruh kasus TB yaitu CNR (Case Notification
Rate) di Kabupaten Ponorogo juga mengalami peningkatan yang
signifikan Tahun 2018 sebesar 128.5 per 100.000 penduduk jika
dbandingkan tahun 2017 yaitu sebesar 112.3 per 100.000
penduduk. Dinas Kesehatan menpunyai upaya preventif dalam

12
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

mendongkrak temuan penderita TB untuk dapat diobati dengan cara


melakukan screening TB pada populasi beresiko tingi seperti lapas
dan juga pondok pesantren yang dilakukan bersama dengan
Puskesmas. Selain itu juga kegiatan sosialisasi program TB melalui
desiminasi informasi kepada semua petugas kesehatan baik Dokter
ataupun bidan juga perawat desa terus dilakukan. Selain dari pada
itu kerjasama dengan kader TB komunitas sebagai tolak ukur
kegiatan pemberdayaan masyarakatpun terus ditingkatkan melalui
kegiatan ketuk pintu ke rumah penderita TB.
Angka Keberhasilan Pengobatan (Sukses Rate) Tahun 2018
tercatat 153%. Angka ini memang melampaui dari target yag
ditentukan yaitu sebesar 90 %. Hal ini menunjukkan bahwa upaya
pengendalian penyakit TB paru di Kabupaten Ponorogo telah
diupayakan semaksimal mungkin dengan melibatkan peran serta
masyarakat juga melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait
guna keberhasilan program.(Tabel 7-9)

b. Pneumonia
Penyakit ISPA yang paling menjadi perhatian dalam kesehatan
masyarakat adalah pneumonia balita, karena secara nasional
penyakit ini merupakan penyebab kematian balita paling banyak
(80-90%) diantara penyakit ISPA. Di Kabupaten Ponorogo penemuan
kasus pneumonia pada balita mengalami peningkatan Tahun 2018.
Penemuan dan penanganan pneumonia tahun 2017 sebesar 687
penderita naik menjadi 999 kasus di Tahun 2018 (Tabel 10).
Dinas Kesehatan telah melakukan kegiatan supervisi dan
refreshing untuk pengelola Program Puskesmas, Perawat Ponkesdes
dan bidan koordinator di KIA serta melibatkan kader kesehatan di
desa untuk mendongkrak penemuan kasus pneumonia balita ini.
Selain itu juga diupayakan untuk melibatkan Rumah Sakit untuk
melaporkan kasus pneumonia ini.

13
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Perkembangan penemuan penderita pneumonia balita selama Tahun


2014-2018 dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 3.5. Penemuan Kasus Pneumonia Balita
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

c. HIV/AIDS
HIV/AIDS merupakan penyakit yang masih menjadi momok
dimasyarakat. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya stigma dan
diskriminasi pada penderita HIV/AIDS. Penemuan Penyakit
HIV/AIDS diibaratkan seperti fenomena gunung es, dimana jumlah
kasus yang ditemukan belum menggambarkan beban masalah
sesungguhnya. Penyakit HIV/AIDS yang bersifat akut menyebabkan
penderita baru ditemukan saat kondisi penyakit sudah parah.
Penyakit HIV/AIDS ini kebanyakan menyerang kelompok umur
produktif yaitu kelompok umur 25-49 tahun. Hal ini dapat
mempengaruhi taraf hidup penderita dan keluarganya dari segi
ekonomi, karena sumber daya yang seharusnya dipakai untuk
aktivitas produktif terpaksa dialihkan pada perawatan kesehatan,
waktu yang terbuang untuk merawat anggota keluarga yang sakit
juga akan meningkat. Berikut adalah perkembangan penemuan
penderita HIV/AIDS di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 :

14
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 3.6. Jumlah Kasus HIV/AIDS dan Donor Darah HIV (+)
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Dari grafik 3.6 diatas, diketahui bahwa jumlah penemuan baru


penderita HIV/AIDS di Kabupaten Ponorogo mengalami penurunan
di Tahun 2018 yaitu 151 kasus jika dibandingkan dengan tahun
2017 sebanyak 223 kasus. Namun ada peningkatan donor darah
positif HIV yang diskrining oleh PMI yaitu dari 11 sampel darah
positif HIV tahun 2017 menjadi 39 sampel darah positif HIV tahun
2018.
Penemuan penderita sedini mungkin untuk diobati akan sangat
efektif dalam langkah menurunkan mata rantai penularan. Inovasi
dalam penemuan program melalui mobile klinik dan konseling
testing yang rutin dilakukan pada populasi kunci. kegiatan deteksi
dini kepada populasi beresiko rendahpun juga dilakukan sebagai
upaya preventif. Kegiatan promotif dan preventif melalui sosialisasi
secara komprehensif pada kelompok usia 15-24 tahun yang
tergolong populasi beresiko maupun pada masyarakat luas terus
ditingkatkan, pendekatan kepada populasi kunci (WPS, WPSTL,
Waria, LSL, dan WBP) serta sosialisasi pencegahan penyebarannya
juga deteksi dini status HIV/AIDS pada populasi kunci.
Pemeriksaan HIV/AIDS pada ibu hamil juga terus diupayakan
hingga mencapai 100 %, hal ini dilakukan demi wujudkan “zero new

15
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

infection” penderita HIV/AIDS. Selain itu screening TB pada


penderita HIV/AIDS juga terus dilakukan hal ini dilakukan sebagai
langkah preventif agar penderita HIV/AIDS tidak diperberat dengan
infeksi penyerta penyakit TB. Dengan demikian kualitas hidup
penderita HIV/AIDS pun diharapkan bisa meninkat.
Pendampingan penderita juga selalu dilakukan agar penderita
selalu termotivasi untuk terus minum obat mengingat pengobatan
penderita HIV/AIDS ini dilakukan seumur hidup maka
dimungkinkan terjadinya Droup out. Penguatan sistem rujukan di
layanan CST (Care Suport Treatment) sebagai penyedia Anti
Retrovirus (ARV) yang berada di RSUD Dr. Harjono Ponorogo terus
ditingkatkan. Selain itu peningkatan jejaring dan koordinasi di
layanan CST dan faskes tingkat pertama juga terus dilakukan dalam
pemantauan kepatuhan penderita untuk minum obat. Pembentukan
Peereducation sebaya juga dilakukan sebagai wadah para penderita
untuk berkumpul guna meningkatkan pengetahuan dalam bidang
kesehatan dan saling juga sebagai tempat untuk berbagi dan
memberikan dukungan. (Tabel 11-12)

d. Kusta
Penyakit kusta merupakan penyakit menular disebabkan oleh
kuman Mycobacterium Leprae, ditularkan melalui saluran
pernapasan dan dari kontak kulit yang tidak utuh yang masih
menjadi masalah kesehatan di masyarakat dikarenakan waktu yang
dibutuhkan dari penularan sampai timbulnya penyakit secara klinis
membutuhkan waktu lama, secara teori masa inkubasi kuman kusta
antara 2-5 tahun dan menyebabkan kecacatan.
Penderita kusta yang ditemukan dan diobati Tahun 2018
sebanyak 39 orang dengan angka prevalensi 0.45 per 10.000
penduduk, terdiri dari tipe PB sebanyak 2 orang dan tipe MB
sebanyak 37 orang. Penderita selesai pengobatan (RFT) MB ada 26
orang (100%) dan RFT PB ada 2 orang (100%). Penderita dengan

16
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

cacat 2 sebanyak 23% dan penderita anak sebanyak 5%.


Permasalahan Penyakit kusta adalah tentang stigma dimana ini
adalah salah satu penyebab terlambatnya penemuan. Kusta
menyebabkan cacat dan menimbulkan masalah dari segi ekonomi.
Perkembangan kasus kusta selama Tahun 2014-2018 di
Kabupaten Ponorogo dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 3.7. Penemuan Penderita Kusta
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

e. Malaria
Kasus malaria yang ditemukan di Kabupaten Ponorogo
merupakan kasus import karena dari sekian kasus positif malaria
didapatkan penularan dari luar Pulau Jawa. Sedangkan kalau dilihat
dari pemetaan kasus sampai Tahun 2018 ini kasus tertinggi berasal
dari wilayah Puskesmas Ngrayun (Tabel 22).
Kasus penyakit malaria di Kabupaten Ponorogo masih
ditemukan hingga Tahun 2018 dengan jumlah kasus sebanyak 32
penderita dengan sediaan darah positif. Angka tersebut mengalami
peningkatan dibanding pada tahun 2017 yang menemukan sebanyak
24 penderita positif malaria. Perkembangan penemuan kasus
malaria di Kabupaten Ponorogo selama Tahun 2014-2018 adalah
sebagai berikut :

17
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 3.8 Perkembangan Jumlah Penderita Malaria


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

f. Filariasis
Filariasis atau yang lebih dikenal dengan penyakit kaki gajah
adalah merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh
cacing filaria yang ditularkan lewat gigitan vektor nyamuk sebagai
vector penyakit filaria. Penyakit ini dapat merusak system limfe,
menimbulkan bengkak pada tangan, kaki, glandula mamae dan
scrotum serta menimbulkan cacat seumur hidup. Tahun 2018 tidak
ditemukan kasus baru filariasis, sehingga jumlah seluruh kasus
sampai dengan akhir Tahun 2018 sebanyak 30 orang. (Tabel 23)
Kegiatan pokok yang dilaksanakan di Kabupaten Ponorogo
mencakup kegiatan antara lain : meningkatkan promosi,
mengembangkan sumberdaya, pengobatan untuk penderita,
surveilance filarial di Puskesmas Se-Kabupaten Ponorogo dan
penemuan kasus filarial. Karena Kabupaten Ponorogo bukan
merupakan daerah endemis, maka tidak ada program kegiatan
pengobatan massal

18
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

2. Penyakit Menular yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)


PD3I merupakan penyakit yang diharapkan dapat
diberantas/ditekan dengan pelaksanaan program imunisasi, pada
profil kesehatan ini akan dibahas penyakit tetanus neonatorum,
campak, difteri, dan polio.

a. Tetanus Neonatorum
Tetanus Neonatorum merupakan penyakit tetanus yang
menyerang pada bayi neonatus dengan tingkat resiko kematian yang
tinggi. Melalui program Eliminasi Tetanus Neonatorum (ETN)
diharapkan jumlah angka kesakitan dan kematian karena Tetanus
Neonatorum dapat ditekan, dan kasus TN tidak terjadi lagi. Program-
program untuk eliminasi tetanus neonatorum diantaranya adalah
dengan Program Imunisasi TT WUS dan BIAS. Selama kurun waktu
Tahun 2014-2018 di Kabupaten Ponorogo tidak ditemukan kasus
Tetanus Neonatorum. (Tabel 19)

b. Campak
Pada Tahun 2018 terjadi penurunan yang signifikan kasus
campak yaitu sebanyak 86 kasus jika dibandingkan dengan tahun
2017 yang kasusnya mencapai 349 kasus. KLB campak terjadi di
Desa Ngampel, Slahung, Pulung sebanyak 56 penderita dengan
Attack Rate sebesar 0.38%. Kasus campak akibat KLB tidak
ditemukan selama tahun 2018. Dikatakan KLB campak jika
ditemukan 5 atau lebih kasus klinis dalam waktu 4 minggu berturut-
turut yang terjadi mengelompok dan dibuktikan dengan adanya
hubungan epidemiologi (Tabel 20 dan 27).
Berikut adalah perkembangan kasus KLB campak dan PD3I
campak di Kabupaten Ponorogo selama kurun waktu 2014-2014 :

19
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 3.9 Perkembangan Kasus KLB dan Kasus PD3I Campak


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

c. Difteri
Difteri adalah infeksi bakteri yang memiliki efek serius pada
selaput lendir hidung dan tenggorokan. Bakteri yang menyebabkan
penyakit ini dapat menghasilkan racun yang merusak jaringan pada
manusia, terutama pada hidung dan tenggorokan. Penyakit difteri
sangat berbahaya karena mudah menyebar dari pasien yang sakit
melalui percikan ludah, dan kontak kulit. Setiap orang diwajibkan
untuk melakukan vaksin difteri dan melakukan ORI serta
melakukan imunisasi lengkap untuk menghindari penyakit difteri.
Tahun 2018 di Kabupaten Ponorogo ditemukan 6 kasus difteri,
dengan 1 penderita meninggal. Hal ini menyumbang kasus difteri di
Jawa Timur, sehingga Tahun 2018 Gubernur Jawa Timur
menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Jawa Timur.
Untuk mengatasi KLB tersebut telah dilakukan ORI (Outbreak
Response Immunization) di 38 kabupaten/kota sebanyak 3 putaran
yaitu Bulan Pebruari, Juli dan Nopember dengan sasaran penduduk
Jawa Timur usia 1-19 tahun. Dengan ORI sebanyak 3 putaran ini
diharapkan tidak ada lagi kasus baru difteri (Tabel 19).

20
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

d. Polio
Kejadian AFP saat ini diproyeksikan sebagai indikator untuk
mengukur keberhasilan program Eradikasi Polio (ERAPO), yang
dilaksanakan melalui Gerakan Imunisasi Nasional dan merupakan
wujud kesepakatan global dalam pemberantasan Penyakit Polio di
Indonesia. Penemuan kasus AFP merupakan upaya deteksi dini
munculnya virus polio liar yang mungkin ada di masyarakat. Salah
satu upaya untuk penemuan kasus AFP adalah dengan “Surveilans
secara aktif” setiap ditemukan kasus lumpuh layuh mendadak pada
anak usia <15 tahun.
Indonesia sudah mendapatkan sertifikat bebas polio pada
tanggal 27 Maret 2014 tetapi tetap harus dilakukan surveilans aktif
karena masih ada kemungkinan tertular dari negara lain.
Gambar 3.10 Jumlah Penderita AFP Ditemukan dan Ditangani
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Perkiraan kasus AFP yang ada di masyarakat sebesar 2 orang per


100.000 penduduk usia <15 tahun. Jumlah kasus AFP di Tahun
2018 ini ada 1 kasus dengan target sebanyak 5 penderita dengan
AFP Rate (Non Polio) 0.59 per 100.000 penduduk usia <15 tahun.
Jumlah penderita ini menurun drastis jika dibandingkan jumlah
penderita AFP tahun 2017 sebanyak 7 kasus (Tabel 18).

21
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

3. Penyakit Potensi KLB / Wabah


a. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada Tahun 2018 ini penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
masih menjadi masalah di Kabupaten Ponorogo. Selain sangat
berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), selama
sembilan tahun terakhir menjadikan Kabupaten Ponorogo sebagai
Kabupaten Endemis. Suatu wilayah disebut endemis apabila selama
3 tahun berturut-turut selalu ditemukan adanya penderita DBD.
Gambar 3.11 Perkembangan Jumlah Kasus DBD
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Dari gambar 3.11 dapat dilihat terjadinya peningkatan yang cukup


signifikan kasus dan kematian DBD di tahun 2018 sebanyak 446
kasus dengan 2 kematian jika dibandingkan dengan tahun 2017
yang menemukan penderita sebanyak 291 penderita dengan 2
kematian (Tabel 21).
Upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit DBD
diantaranya dilakukan dengan kegiatan program Pemantauan Jentik
Berkala (PJB), Abatisasi, Penyuluhan tentang penyakit DBD dan
penanganan serta pencegahannya. Setiap ada kasus dilakukan
penyelidikan epidemiologi, gerakan pemberantasan sarang nyamuk
(PSN) dan pengasapan (fogging) untuk memberantas nyamuk dewasa
yang sesuai dengan prosedur karena tidak semua kasus DBD
langsung dilakukan pengasapan (fogging).

22
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Pengendalian vektor diantaranya dengan PSN menjadi mutlak


adanya. Gerakan PSN dan 3M Plus nya merupakan cara yang sangat
efektif, murah dan mudah dilaksanakan. Dengan adanya peran serta
aktif masyarakat dalam penanggulangan dan pencegahan DBD
melalui gerakan PSN dan 3M Plus terbukti mampu mengendalikan
perkembangan vektor nyamuk DBD.

b. Diare
Penyakit diare masih menjadi masalah di Kabupaten Ponorogo.
Diare disebabkan oleh virus, bakteri dan salmonela, yang ditularkan
melalui tinja ke makanan. Masih adanya masyarakat yang belum
Buang Air Besar (BAB) pada tempatnya, hanya 90.95% persentase
penduduk di Kabupaten Ponorogo yang mengakses jamban sehat.
Faktor lain adalah semakin banyaknya aneka ragam makanan
minuman dengan bahan tambahan makanan yang tidak sehat serta
faktor iklim / cuaca. Selain daripada itu baru 66,78% rumah tangga
di Kabupaten Ponorogo yang melaksanakan Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS). Diare biasa terjadi dilingkungan yang kurang
bersih, Salah satu pencegahan penyakit diare adalah dengan
menjaga kebersihan lingkungan, menjaga makan dan minum dengan
campuran bahan kimia berbahaya juga melakukan buang air besar
pada tempatnya. Perkembangan kasus diare di Kabupaten Ponorogo
selama kurun waktu Tahun 2014-2018 adalah sebagai berikut :
Gambar 3.12 Penemuan Penderita Diare
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018

23
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Dari grafik diatas dapat diketahui bahwa ada peningkatan penemuan


penderita diare Tahun 2018 di Kabupaten Ponorogo jika
dibandingkan dengan tahun 2017. Kasus diare yang tercatat belum
menggambarkan angka kejadian sebenarnya karena banyak
penderita diare yang tidak datang ke sarana kesehatan walaupun
data yang ada sudah semua Puskesmas dan RSU/Swasta
terlaporkan. Adanya kenaikan capaian program ini juga bisa
dikarenakan perhitungan target diambil dari batas terbawah yaitu
10% (target nasional 10% - 40%) (Tabel 13).

4. Penyakit Tidak Menular (PTM)


Penyakit Tidak Menular (PTM) utama (kardiovaskuler, kanker,
diabetes melitus, penyakit paru obstruktif kronik dan gangguan
akibat kecelakaan dan tindak kekerasan) telah mengalami
peningkatan terutama di negara berkembang, termasuk di Indonesia.
Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan prevalensi beberapa
Penyakit Tidak Menular pada penduduk usia ≥ 15 tahun mengalami
peningkatan dari tahun 2007 sampai tahun 2013. Prevalensi Stroke
meningkat dari 0,87 % menjadi 1,21 %, Diabetes Melitus meningkat
dari 1,1% menjadi 2,1%, Asma meningkat dari 4% menjadi 4,5%.
PTM diperkirakan akan menjadi masalah kesehatan yang utama
di Indonesia pada masa mendatang bila tidak segera ditangani.
Kejadian PTM berhubungan dengan faktor risikonya antara lain
merokok, kurangnya aktivitas fisik, kurangnya konsumsi sayur dan
buah, gangguan mental emosional, obesitas umum, obesitas sentral
dan asupan makanan yang berisiko seperti makanan manis, asin,
tinggi lemak, makan berpenyedap pada masyarakat Indonesia.
Mengacu kepada Permenkes No. 71 Tahun 2015 tentang
Penanggulangan Penyakit Tidak Menular, upaya mengatasi dampak
PTM mencakup upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif
dan atau paliatif. Upaya promotif dan preventif difokuskan pada
pengendalian faktor risiko melalui deteksi dini faktor risiko PTM

24
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

diikuti dengan tindak lanjut dini bila didapatkan kondisi PTM yang
memerlukan tatalaksana lebih lanjut. Pada kondisi PTM yang
memerlukan upaya kuratif, rehabilitatif dan paliatif diperlukan
sistem kesehatan yang siap baik sarana, prasarana maupun tenaga
kesehatan.

a. Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi


Hipertensi merupakan suatu penyakit kardiovaskuler dan
merupakan salah satu faktor resiko utama gangguan jantung. Resiko
penyakit jantung dan pembuluh darah meningkat sejalan dengan
peningkatan tekanan darah. Hipertensi merupakan penyebab
tersering penyakit jantung koroner dan stroke, serta faktor utama
dalam gagal jantung kongestif. Penemuan kasus hipertensi di
Kabupaten Ponorogo selama kurun waktu tahun 2014-2018 adalah
sebagai berikut :
Gambar 3.13 Penemuan kasus hipertensi
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018

Berdasarkan gambar 3.13 dapat diketahui penemuan hipertensi


dalam kurun waktu tahun 2014-2018 di Kabupaten Ponorogo selama
5 tahun. Hipertensi ini dipicu oleh gaya hidup, pola konsumsi dan
makin tingginya kebutuhan masyarakat (Tabel 24).

25
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

b. Obesitas
Obesitas saat ini merupakan permasalahan yang muncul di
dunia, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah
mendeklarasikannya sebagai epidemic global. Prevalensinya
meningkat tidak saja di negara-negara maju tetapi juga di negara-
negara berkembang termasuk Indonesia. Sekitar 300 juta orang
diseluruh dunia saat ini mengalami obesitas dan di amerika serikat
penyakit ini diperkirakan menjadi pembunuh nomor satu menggeser
kebiasaan merokok. Terkadang makanan yang masuk dalam kategori
Fast Food dituding sebagai biang dari semakin meningkatnya
penyakit obesitas ini. Perkembangan kasus obesitas di Kabupaten
Ponorogo selama kurun waktu tahun 2015-2018 adalah sebagai
berikut :
Gambar 3.14 Perkembangan kasus obesitas
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2015-2018

Berdasarkan gambar 3.14 dapat diketahui dalam kurun waktu


tahun 2015-2018 terjadi peningkatan yang tajam kasus obesitas,
kemungkinan disebabkan oleh faktor masyarakat yaitu gaya hidup
konsumtif masyarakat, pola konsumsi makanan minuman tinggi
kalori dan lemak dan kurangnya minat masyarakat untuk olah raga
teratur, juga faktor pelayanan kesehatan yaitu semakin banyaknya

26
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

puskesmas yang melaporkan kegiatan posbindu sebagai salah satu


program upaya pencegahan penyakit tidak menular (Tabel 25).

c. Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara


Kanker penyebab kematian ke-2 di dunia (WHO, 2005) dan ke-7
di Indonesia (Riskesdas, 2007). Kanker leher rahim dan payudara
merupakan kanker terbanyak di Indonesia. Saat ini kanker
terbanyak yang dialami wanita Indonesia adalah kanker serviks (36%
dari semua kanker pada wanita). Akan tetapi angka kejadian kanker
payudara juga semakin meningkat. Setiap tahunnya jumlah
penderita kanker leher rahim semakin meningkat, tak kurang dari 15
ribu wanita terdeteksi menderita kanker. Kanker leher rahim dapat
dideteksi dini dengan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)
dan Papsmear.
Tahun 2018 di Kabupaten Ponorogo, jumlah penduduk wanita
usia 30 - 50 tahun yang dilakukan deteksi dini kanker leher rahim
dengan metoda IVA dan deteksi dini kanker payudara dengan metoda
CBE sebanyak 4.009 orang (3%) dengan hasil terdeteksi positif IVA
sebanyak 53 orang (1,32%) dan terdeteksi ada tumor/benjolan pada
payudara sebanyak 31 orang (0,77%). (Tabel 26)

C. STATUS GIZI
Status gizi masyarakat dapat diukur melalui beberapa indikator,
antara lain bayi dengan Berat Badan Rendah (BBLR) dan status gizi
balita di Bawah Garis Merah (BGM).
1. Berat Badan Rendah (BBLR)
Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir
kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Berat lahir
adalah berat bayi yang ditimbang dalam 1 (satu) jam setelah lahir.
Penyebab terbanyak terjadinya Bayi berat lahir rendah (BBLR)
adalah kelahiran prematur. Faktor ibu yang lain adalah umur,
paritas, dan lain-lain. Faktor plasenta seperti penyakit vaskuler,
kehamilan kembar/ganda, serta faktor janin juga merupakan

27
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

penyebab terjadinya Bayi berat lahir rendah (BBLR). Perkembangan


Bayi berat lahir rendah (BBLR) di Kabupaten Ponorogo selama kurun
waktu Tahun 2014-2018 adalah sebagai berikut :
Gambar 3.15 Bayi Baru lahir Ditimbang dan BBLR
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Dari grafik 3.15 dapat dilihat selama kurun waktu 2014-2018 terjadi
penurunan jumlah bayi ditimbang dan kasus Bayi berat lahir rendah
(BBLR) (Tabel 37).

2. Status Gizi Balita


Indikator balita bawah garis merah (BGM) yang digunakan
adalah berat badan berdasarkan umur balita. Sedangkan kasus gizi
buruk balita indikator yang digunakan adalah berat badan
berdasarkan tinggi badan balita. Penemuan kasus dalam lima tahun
terakhir menunjukkan bahwa trend kasus gizi buruk mengalami
peningkatan yang cukup tajam, berbeda dengan kasus BGM yang
mengalami penurunan di Tahun 2018 (Tabel 47-48).
Berikut adalah perkembangan kasus gizi buruk dan kasus BGM di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2014-2018 :

28
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 3.16 Perkembangan kasus gizi buruk


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

Tren kasus yang terjadi dalam 3 (tiga) tahun terakhir kemungkinan


dipengaruhi oleh:
1. Indikator gizi buruk mulai tahun 2013 lebih sensitif daripada
tahun-tahun sebelumnya terutama untuk screening anak balita,
gizi buruk diverifikasi dengan berat badan dan tinggi badan.
2. Kasus gizi buruk di masyarakat segera ditangani lewat kasus gizi
kurang sehingga tidak sampai terjadi kasus balita gizi buruk.
3. Faktor ekonomi, semakin meningkatnya daya beli masyarakat
dalam memenuhi hajat hidupnya terutama kebutuhan primer.

29
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN

A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR


1. Pelayanan Kesehatan Anak Sekolah
Tahun 2018 jumlah murid Kelas 1 SD dan setingkat yang
mendapatkan penjaringan kesehatan sebesar 13.024 murid yang
terdiri dari 6.808 murid laki-laki dan 6.216 murid perempuan,
cakupan penjaringan sebesar 97,5%. Sedangkan jumlah SD dan
setingkat yang mendapatkan penjaringan kesehatan sebanyak 701
sekolah (99.86%) jumlah seluruh SD dan setingkat yang ada di
wilayah Kabupaten Ponorogo. (Tabel 49)
Jumlah SD/MI yang mendapat pelayanan kesehatan gigi dan
mulut sebanyak 561 sekolah (79,9%) dari 702 SD/MI yang ada.
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada anak SD dan setingkat
dari 69.937 murid, yang diperiksa sebanyak 19.587 murid (28%).
Yang perlu mendapat perawatan sebanyak 10.135 murid dan yang
mendapatkan perawatan sebanyak 6.048 murid (49,2%). (Tabel 51)

2. Pelayanan Kesehatan Usila


Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut Tahun 2018 sebesar
74.463 usila (47,18%) yang terdiri dari 30.062 laki-laki dan 44.401
perempuan, angka ini meningkat jika dibandingkan dengan Tahun
Tahun 2017 yang hanya mencapai 69.572 usila (45,4%). Untuk
pelayanan kesehatan bagi usia lanjut telah dibentuk Posyandu Usila
di semua wilayah puskesmas di Kabupaten Ponorogo dimana
kegiatan difokuskan pada deteksi dini faktor resiko penyakit usia
lanjut. (Tabel 52)

B. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG


1. Kunjungan Rawat Jalan
Cakupan kunjungan rawat jalan di sarana pelayanan kesehatan
Tahun 2018 sebanyak 1.647.458 orang atau 189% dari jumlah

30
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

penduduk. Terjadi peningkatan kunjungan rawat jalan jika


dibandingkan dengan Tahun 2017 sebanyak 1.556.853 orang atau
179% dari jumlah penduduk Kabupaten Ponorogo. Angka ini
menunjukkan bahwa ada beberapa orang berkunjung ke sarana
pelayanan kesehatan lebih dari satu kunjungan dalam kurun waktu
satu tahun, angka ini bukan menggambarkan akses pelayanan
kesehatan.
Cakupan kunjungan rawat jalan terdiri dari kunjungan di
puskesmas sebanyak 1.143.008 orang, kunjungan di rumah sakit
sebanyak 429.093 orang dan kunjungan di Balai Pengobatan/klinik
sebanyak 75.357 orang. Prosentase jumlah kunjungan pada masing-
masing sarana pelayanan tergambar pada grafik berikut :
Gambar 4.1 Prosentase Kunjungan Rawat Jalan
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018

Gambar di atas menunjukan bahwa jumlah kunjungan rawat jalan


yang paling banyak adalah kunjungan ke puskesmas yaitu sebanyak
69%, kunjungan ke rumah sakit 26% dan kunjungan balai
pengobatan / klinik sebanyak 5%. (Tabel 54)

2. Kunjungan Rawat Inap


Cakupan kunjungan rawat inap di sarana pelayanan kesehatan
Tahun 2018 adalah sebanyak 73.758 orang atau 8,5% dari jumlah
penduduk Kabupaten Ponorogo, ada peningkatan jumlah kunjungan

31
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

rawat inap dibandingkan dengan Tahun 2017 yang sebesar 70.122


orang atau 8,1% dari jumlah penduduk Kabupaten Ponorogo.
Kunjungan rawat inap pada Tahun 2018 terdiri 7.828 orang dirawat
di puskesmas dan 65.378 orang dirawat di rumah sakit dan 552
orang dirawat di Balai Pengobatan (Tabel 54).

3. Pelayanan Kesehatan Jiwa


Jumlah kunjungan kasus gangguan jiwa di puskesmas
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 sebanyak 15.681 kasus.
Kunjungan ini meningkat jika dibandingkan dengan Tahun 2017
yang sebanyak 14.700 kasus. Jumlah tersebut merupakan pasien
yang berkunjung ke puskesmas dan rumah sakit termasuk pasien
gangguan jiwa dari luar wilayah Kabupaten Ponorogo. Jumlah ini
masih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah kasus yang
sebenarnya karena belum semua laporan dari sarana pelayanan
yang lain masuk. Hal ini dikarenakan di Kabupaten Ponorogo belum
ada dokter spesialis jiwa. Selain itu banyak kasus gangguan jiwa
yang langsung kunjungan dan atau dengan rujukan ke RSJ di
Lawang atau Solo. (Tabel 54)

C. PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK


1. Pelayanan Ibu Hamil
Cakupan pelayanan antenatal dapat dipantau melalui
kunjungan baru ibu hamil (K1) untuk mengetahui akses dan
pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standart paling sedikit empat
kali (K4) dengan distribusi sekali pada triwulan pertama, sekali pada
triwulan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga untuk melihat
kualitas.
Cakupan kunjungan ibu hamil K1 pada Tahun 2018 Kabupaten
Ponorogo mencapai 96,1% atau sejumlah 11.470 ibu hamil, terjadi
peningkatan jika dibandingkan cakupan K1 Tahun 2017 yaitu
sebesar 93,9% atau sejumlah 11.375 ibu hamil. Cakupan kunjungan
ibu hamil lengkap (K4) Tahun 2018 mencapai 83,7% atau sejumlah

32
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

9.986 ibu hamil. Jika dibandingkan dengan K1, maka terjadi


penurunan kunjungan ibu hamil sebesar 12,4%. Hal ini disebabkan
oleh kurangnya pengetahuan ibu hamil, faktor budaya, kebiasaan
turun menurun serta faktor lain seperti ibu hamil pindah ke sarana
pelayanan kesehatan lain (Tabel 29).
Perkembangan K1 dan K4 ibu hamil di Kabupaten Ponorogo
selama kurun waktu Tahun 2014-2018 adalah sebagai berikut :
Gambar 4.2 Jumlah Kunjungan Ibu Hamil (K1 dan K4)
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

2. Pertolongan Persalinan
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 mencapai 89% atau sebesar
10.136 bulin, angka ini cenderung tidak ada perubahan jika
dibandingkan Tahun 2017 yang mencapai 89,4% atau sebesar
10.334 bulin. Sedangkan pelayanan pada ibu nifas mencapai 88.2%
atau 10.045 bufas juga tidak ada perubahan yang berarti jika
dibandingkan tahun 2017 yang capaiannya sebesar 88% atau 10.176
bufas (Tabel 29).
Perkembangan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan
nifas di Kabupaten Ponorogo selama kurun waktu Tahun 2014-2018
adalah sebagai berikut :

33
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 4.3 Jumlah Pelayanan Ibu Bersalin dan Ibu Nifas


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

3. Penanganan Komplikasi
Cakupan ibu hamil dengan resiko tinggi/komplikasi yang
ditangani pada Tahun 2018 mencapai 112,8% atau 2.691 bumil
risti. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan cakupan
Tahun 2017 sebesar 110,40% atau 2.674 bumil risti. Angka cakupan
lebih dari 100% dikarenakan target ibu hamil dengan komplikasi
adalah 20% jumlah bumil, artinya bahwa ternyata ibu hamil dengan
komplikasi Tahun 2018 melebihi dari 20% target. Hal ini menjadi
masalah karena bumil komplikasi berhubungan dengan Angka
Kematian Ibu (AKI).
Sedangkan neonatus resiko tinggi/komplikasi ditangani pada
Tahun 2018 mencapai 65,2% atau 1.061 bayi mengalami penurunan
jika dibandingkan cakupan Tahun 2017 sebesar 71,4% atau 1.180
bayi (target 15% bayi lahir hidup). (Tabel 33)

34
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

4. Pelayanan Neonatus
Jumlah bayi lahir hidup Tahun 2018 sebanyak 10.845 bayi
dengan cakupan KN1 sebanyak 10.050 bayi (92,7%) dan kunjungan
neonatus 3 kali (KN3/Lengkap) sebanyak 9.900 bayi (91,3%), terjadi
penurunan jumlah kunjungan bayi pertama dengan kunjungan bayi
lengkap. Hal ini disebabkan karena pindah ke fasilitas kesehatan
lain, kematian bayi atau faktor lain. Jika dibandingkan dengan
Tahun 2017 sebanyak 11.013 bayi dengan cakupan kunjungan
neonatus KN1 mencapai 93,6% mengalami penurunan, demikian
juga pada cakupan kunjungan neonatus 3 kali (KN3/Lengkap) yang
sebesar 93,5% (Tabel 38).
Cakupan pelayanan kesehatan bayi Tahun 2018 mencapai
89,6% terdapat penurunan jika dibandingkan Tahun 2017 yang
mencapai 90,2%. (Tabel 40)
Berikut perkembangan kunjungan neonatus dan pelayanan
kesehatan bayi dalam kurun waktu Tahun 2014-2018 :
Gambar 4.4 Kunjungan Neonatus dan Pelayanan Kesehatan Bayi
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

35
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

5. Pelayanan Keluarga Berencana


Dari kepesertaan Keluarga Berencana (KB) aktif Tahun 2018,
46.749 (42,9%) peserta menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka
Panjang (MKJP) dan 62.204 (57,1%) peserta menggunakan Non
MKJP. (Tabel 34)
Sedangkan dari peserta KB baru, 40,8% atau 3.534 peserta
menggunakan MKJP dan 59,2% atau 5.127 peserta menggunakan
Non MKJP. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat Ponorogo
cenderung menggunakan metode kontrasepsi non jangka panjang
(suntik, pil dan kondom). (Tabel 35)
Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Tahun 2018 sebanyak
148.020 yang terdiri dari 8.661 (5,9%) peserta KB baru dan 108.953
(73,6%) peserta KB aktif. (Tabel 36)

6. Pelayanan Kesehatan Anak Balita


Cakupan pelayanan kesehatan anak balita Tahun 2018 sebesar
76,8% atau 32.729 anak balita. Angka ini mengalami sedikit
peningkatan jika dibandingkan cakupan Tahun 2017 yang mencapai
78,2% atau 33.907 anak balita. (Tabel 46)

D. PEMBINAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR


1. Rumah Sehat
Rumah sehat merupakan salah satu sarana untuk mencapai
derajat kesehatan yang optimum. Untuk memperoleh rumah yang
sehat ditentukan oleh tersedianya sarana sanitasi perumahan.
Sanitasi rumah adalah usaha kesehatan masyarakat yang
menitikberatkan pada pengawasan terhadap struktur fisik dimana
orang menggunakannya untuk tempat tinggal dan berlindung.
Rumah juga merupakan salah satu bangunan tempat tinggal yang
harus memenuhi kriteria kenyamanan, keamanan dan kesehatan
guna mendukung penghuninya agar dapat bekerja dengan produktif.
Konstruksi rumah dan lingkungan yang tidak memenuhi syarat

36
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

kesehatan merupakan faktor risiko sumber penularan berbagai jenis


penyakit.
Adapun parameter lingkungan penilaian rumah sehat dilakukan
terhadap komponen sebagai berikut :
a. Komponen rumah, yang meliputi :
Langit-langit, dinding, lantai, Jendela kamar tidur, jendela ruang
keluarga dan ruang tamu, ventilasi, sarana pembuangan asap
dapur dan pencahayaan.
b. Sarana sanitasi, yang meliputi :
Sarana air bersih, sarana pembuangan kotoran (jamban), sarana
pembunagan air limbah, sarana pembuangan sampah.
c. Perilaku penghuni, yang meliputi :
Membuka jendela kamar tidur, membuka jendela ruang keluarga,
membersihkan rumah dan halaman, membuang tinja bayi dan
balita di jamban, membuang sampah pada tempat sampah.
Gambar 4.5 Persentase Rumah Sehat
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2013 - 2017

Pada grafik diatas terjadi peningkatan rumah yang memenuhi syarat


sehat karena didasarkan pada jumlah rumah yang tidak memenuhi
syarat tahun sebelumnya untuk dilakukan pembinaan pada tahun
berjalan. Standart pembinaan untuk rumah yang memenuhi syarat
(MS) minimal memenuhi kriteria adanya akses air minum, akses
jamban sehat, lantai, ventilasi dan pencahayaan.

37
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Dari 245.693 rumah yang ada di Tahun 2018, yang dibina


selama tahun berjalan sebanyak 16.157 (28.89%) rumah. Adapun
capaian rumah sehat didasarkan pada jumlah rumah sehat tahun
sebelumnya dan rumah sehat tahun berjalan yaitu 195.838 (79.7 %)
rumah dari jumlah rumah yang ada. (Tabel 58).

2. Penyehatan Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM)


Tempat umum di Kabupaten Ponorogo yang dilakukan
pemantauan adalah sarana pendidikan, sarana kesehatan dan
hotel/losmen. Tahun 2018 jumlah TTU yang memenuhi syarat
sebanyak 685 (64.32%) dari jumlah TTU yang ada yaitu 1.065 TTU.
Mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2017 di
mana jumlah TTU yang memenuhi syarat 525 (50%) , dari jumlah
TTU yang ada yaitu 1.049 TTU. (Tabel 63)
Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang dipantau terdiri dari
jasa boga, rumah makan/depot/restoran, Depot Air Minum (DAM)
dan makanan jajanan. Tahun 2018 dari jumlah TPM sebanyak 1.095
sarana hanya 46,76% (512 sarana) yang memenuhi syarat hygiene
sanitasi, sedangkan 53,24% masih belum memenuhi syarat.
Untuk TPM yang belum memenuhi syarat harus dilakukan
pembinaan, penyuluhan dan uji petik makanan minuman sebagai
dasar penerbitan laik sehat. Dari Jumlah TPM tidak memenuhi
syarat sebanyak 583 TPM, yang dilakukan pembinaan baru
sebanyak 84.91% atau 495 TPM. (Tabel 64 dan tabel 65)

3. Penduduk Akses Air Minum


Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa
volume kebutuhan air bersih bagi penduduk rata-rata di dunia
berbeda. Di negara maju, air yang dibutuhkan adalah lebih kurang
500 liter seorang tiap hari (lt/or/hr) sedangkan di Indonesia (kota
besar) sebanyak 200 - 400 lt/or/hr dan di daerah pedesaan hanya
60 lt/or/hr.

38
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Untuk sarana air minum yang diakses penduduk meliputi


sumur gali terlindungi, sumur gali dengan pompa, sumur bor dengan
pompa, terminal air, mata air terlindungi, penampungan air hujan
dan perpipaan. Penduduk Tahun 2018 yang akses terhadap air
minum layak sebanyak 707.356 jiwa (81.24%) dari penduduk
870.705 jiwa. Adapun kualitas air minum yang dilakukan uji petik
sampel air untuk dilakukan pemeriksaan bakteriologisnya ada 17
sampel dari 73 jumlah penyelenggaran air minum dan yang
memenuhi syarat ada 15 sampel (88%) (Hippam, PDAM, Pokmair).
(Tabel 59 dan 60).

4. Penduduk Akses Jamban Sehat


Jamban sehat adalah fasilitas pembuangan tinja yang efektif
untuk memutus mata rantai penularan penyakit. Banyak
masyarakat khususnya masyarakat yang tidak mampu beranggapan
bahwa untuk membangun jamban diperlukan dana yang cukup
besar. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena dapat
diatasi dengan pemilihan fasilitas jamban yang sesuai dengan
kemapuan pengguna. Kriteria-kriteria pemilihan fasilitas jamban
antara lain:
a. Kondisi lahan yang akan dibangun (luas lahan, jenis tanah, muka
air tanah)
b. Kondisi keuangan
c. Kebiasaan masyarakat
d. Keamanan, kenyamanan, dan kemudahan
e. Higienis
Syarat-syarat yang perlu diperhatikan dalam pembuatan
jamban adalah sebagai berikut :
1. Tidak mengakibatkan pencemaran pada sumber-sumber air
minum, dan permukaan tanah yang ada disekitar jamban.
2. Menghindarkan berkembangbiaknya/tersebarnya cacing tambang
pada permukaan tanah.

39
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

3. Tidak memungkinkan berkembang biaknya lalat dan serangga


lain.
4. Menghindarkan atau mencegah timbulnya bau dan pemandangan
yang tidak menyedapkan.
5. Mengusahakan konstruksi yang sederhana, kuat dan murah.
6. Mengusahakan sistem yang dapat digunakan dan diterima
masyarakat setempat.
Penduduk Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 yang akses di
jamban komunal (sharing) memenuhi syarat sebesar 52.475 jiwa,
jamban leher angsa (JSP) memenuhi syarat 588.587 jiwa, jamban
cemplung (JSSP) memenuhi syarat 150.809 jiwa, sehingga penduduk
yang akses terhadap sanitasi yang layak (jamban sehat leher angsa
yang dilengkapi dengan septik tank) adalah sebanyak 791.871 jiwa
(90.9%). (Tabel 61)
Untuk pelaksanaan program STBM di Kabupaten Ponorogo, dari
jumlah desa/kelurahan sebanyak 307, 303 desa/kelurahan (98.7%)
diantaranya telah melaksanakan STBM, 157 desa/kelurahan (51,1%)
adalah Desa Stop BABS (SBS) dan 1 kelurahan yang dinyatakan
sebagai Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) (Tabel 62).

E. SURVEILANS DAN IMUNISASI


1. Pelayanan Pencegahan Penyakit / Imunisasi
Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan, imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan
terjadinya penyakit menular yang merupakan salah satu kegiatan
prioritas Kementerian kesehatan sebagai salah satu upaya
menurunkan angka kematian pada anak serta pencegahan
penularan terhadap beberapa Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan
Imunisasi (PD3I) yaitu Tuberkulosis, Difteri, Pertusis, Campak, Polio,
Tetanus serta Hepatitis B. Beberapa penyakit yang saat ini menjadi
perhatian dunia dan merupakan komitment globlal yang wajib diikuti
oleh semua negara adalah eradikasi polio (ERAPO), eliminasi

40
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

campak–pengendalian rubella (EC-PR) dan Maternal Neonatal


Tetanus Elimination (MNTE).
Imunisasi rutin untuk bayi diantaranya adalah untuk mencegah
penyakit Hepatitis B antigen Hep-B diberikan 1 x pada usia 0 hari,
untuk mencegah TBC diberikan antigen BCG pada usia 1 bulan,
antigen Polio Oral diberikan 4 kali pada usia 1,2,3 dan 4 bulan serta
Polio Injeksi atau IPV (inactivated Polio Vaccine) diberikan 1 kali pada
usia 4 bulan, antigen Diptheri diberikan 3 kali pada usia 2,3 dan 4
bulan bersamaan dengan antigen Pertusis, Tetanus serta Hepatitis,
sedangkan MR diberikan 1 kali pada usia 9 bulan.
Tahun 2018 di Kabupaten Ponorogo, cakupan imunisasi Hb
terhadap bayi baru lahir mencapai 90,7% dan imunisasi BCG
mencapai 89,3%. Cakupan imunisasi pada bayi meliputi DPT-
HB3/DPT-HB-Hib3 mencapai 87%, imunisasi polio 4 mencapai 87%,
imunisasi MR mencapai 86% sehingga capaian imunisasi dasar
lengkap (IDL) pada bayi mencapai 91%. Sedangkan cakupan desa
UCI sebesar 72% atau 221 desa/kelurahan dari 307 desa/kelurahan
yang ada (Tabel 41-43).
Imunisasi lanjutan yaitu imunisasi pada Wanita Usia Subur
(WUS) adalah imunisasi TT untuk mencegah tetanus toxoid di
berikan pada wanita usia subur yaitu usia 15 s/d 49 tahun sesuai
dengan MDG’s ke Lima yaitu meningkatkan kesehatan ibu. Cakupan
TT5 WUS di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 hanya mencapai 7%
dari jumlah WUS. Untuk imunisasi lanjutan lainnya yaitu pada
Jama’ah Haji diberikan imunisasi Meningitis dan Influensa untuk
mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis) dan influensa
yang banyak beresiko pada para Jama’ah Haji (Tabel 31).

2. Imunisasi TT pada Ibu Hamil


Dari 11.930 ibu hamil Tahun 2018 hanya 41.6% yang
mendapatkan TT2+. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman ibu
hamil akan pentingnya imunisasi TT serta belum pahamnya ibu

41
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

hamil berapa frekuensi imunisasi TT yang harus dilakukan selama


kehamilan.
Imunisasi TT WUS setiap tahun mempunyai target yang sama
yaitu untuk TT2+ bumil adalah ≥ 90% dan imunisasi TT 5 kumulatif
adalah ≥ 85 %, pada pencapaian terget TT 5 kumulatif yang disertai
dengan pencatatan pelaksanaan imunisasi ibu lengkap sampai
dengan T5 maka pelaksanaan imunisasi TT WUS pada wilayah
tersebut dapat dihentikan atau tidak dilaksanakan imunisai TT WUS
lagi karena pada sasaran baru dengan kelahiran tahun 1990 telah
dilaksanakan program imunisasi pada DPT-Combo 3 kali pada usia
2,3 dan 4 bulan yang dilanjutkan pada program Bulan Imunisasi
Anak Sekolah (BIAS) pemberian imunisasi DT pada kelas 1,
imunisasi Td pada kelas 2 dan 3 sehingga perhitungan status T
apabila lengkap adalah T5 dengan perlindungan 25 tahun, namun
setelah perlindungan 25 tahun harus mendapatkan imunisasi lagi
(Tabel 30).

3. Imunisasi pada Bayi


Sebagai salah satu indikator keberhasilan Program Imunisasi
bisa diukur dengan pencapaian UCI (Universal Children
Imunization). Capaian UCI Desa/Kelurahan di Kabupaten Ponorogo
pada Tahun 2018 yaitu 72% atau 221 desa, dengan target yang
harus dicapai adalah 85% atau 261 desa (Tabel 41).
Berbagai upaya telah dilakukan diantaranya adalah sweeping,
crossnotification serta supervisi supportif ke Puskesmas. Upaya
tersebut harus didukung dengan validasi data, RCA (Rapid
Convience Assesment) dan DQS (Data Quality Self Assesment)
dimana hasil dari validasi, RCA dan DQS harus sesuai dengan
kohort sehingga sesuai antara pelaksanaan imunisasi di lapangan
dengan data yang ada, sehingga menggambarkan capaian imunisasi
yang sesungguhnya. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi

42
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

kasus PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) karena


pelaksanaan dilapangan betul-betul hasil yang valid.
Gambar 4.6 Perkembangan Jumlah Desa UCI
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 – 2018

Kriteria desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) adalah


80% dari jumlah bayi pada suatu desa terimunisasi dasar lengkap.
Sedangkan yang dimaksud terimunisasi dasar lengkap adalah
apabila bayi sudah terimunisasi Hepatitis B, BCG, DPT-HB (1, 2, 3),
Polio (1, 2, 3, dan 4) serta Measles Rubella (MR).

Gambar 4.7 Persentase Bayi Imunisasi Dasar Lengkap


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2014 - 2018

43
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

4. Penanggulangan KLB (Kejadian Luar Biasa)


Kejadian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya
kejadian kesakitan dan/atau kematian yang bermakna secara
epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu dan
merupakan keadaan yang dapat menjurus pada terjadinya wabah.
Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Kabupaten Ponorogo
selama Tahun 2018 adalah KLB DBD yang terjadi di 2 desa KLB
dengan jumlah kematian 2 orang; AFP terjadi di 1 desa dengan
jumlah penderita 1 orang; Dipteri terjadi di 6 desa dengan jumlah
penderita 6 orang dengan jumlah kematian 1 orang; keracunan
makanan terjadi di 4 desa dengan jumlah penderita 53 orang, dari
semua desa yang terkena KLB, 100% telah ditangani kurang dari 24
jam (Tabel 27).

44
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

A. SARANA KESEHATAN
1. Sarana Pelayanan Kesehatan
Sarana kesehatan yang terdapat di Kabupaten Ponorogo pada
Tahun 2018 terdiri dari 1 rumah sakit umum milik pemerintah dan 5
rumah sakit swasta, 19 puskesmas perawatan dengan jumlah
tempat tidur sebanyak 195 TT, 12 puskesmas non perawatan, 40
puskesmas keliling, 57 puskesmas pembantu, 42 balai
pengobatan/klinik dan 133 praktek perorangan, 1.880 praktik
pengobatan tradisional, 1 unit transfusi darah, 82 apotek, 52 toko
obat, 2 usaha kecil obat tradisional, dan 2 pedagang besar farmasi.
Tidak ada RS Jiwa, RS Bersalin, RS Khusus lainnya, industri
farmasi, Industri Obat Tradisional dan industri alat kesehatan di
Kabupaten Ponorogo. (Tabel 67).

2. UKBM ( Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat )


Jumlah posyandu balita di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
sebanyak 1.129 posyandu. Bila dibandingkan dengan jumlah balita
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 berjumlah 54.015 jiwa maka rasio
kecukupan posyandu adalah 2 per 100 balita, sehingga banyaknya
posyandu sudah memenuhi kebutuhan jika dibandingkan dengan
target 1 per 100 balita.
Strata posyandu balita yang ada di Kabupaten Ponorogo terdiri
dari Posyandu Pratama 0,09%, Posyandu Madya 12,67%, Posyandu
Purnama 86.36% dan Posyandu Mandiri 0,89%, dengan Posyandu
Aktif sebanyak 87,25% atau 985 sarana (Tabel 69).
UKBM lain yang ada di Kabupaten Ponorogo adalah Poskesdes
sebanyak 307 desa/kelurahan, Polindes sebanyak 84 sarana dan
Posbindu 212 sarana. (Tabel 70)

45
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Jumlah Desa Siaga di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 adalah


307 desa/kelurahan (100%) dan dari desa siaga yang ada semuanya
aktif, terdiri dari desa siaga pratama 250 desa, madya 51 desa,
purnama 5 desa dan mandiri 1 desa. Dalam pengembangannya, desa
siaga aktif diupayakan mencapai strata purnama mandiri (PURI)
(Tabel 71).

3. Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar


Puskesmas merupakan penanggungjawab penyelenggara upaya
kesehatan untuk jenjang tingkat pertama yang mempunyai fungsi :
a. Sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan;
b. Sebagai pusat pemberdayaan masyarakat;
c. Sebagai pusat penyelenggaraan pelayanan kesehatan strata
pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.
Dalam hal ini mencakup Pelayanan Kesehatan Perorangan dan
Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
Dalam memberikan pelayanan kesehatan, agar bisa
menjangkau seluruh wilayah kerjanya, puskesmas diperkuat dengan
puskesmas pembantu, puskesmas keliling dan penempatan bidan
desa serta pengembangan polindes menjadi poskesdes dengan
penambahan tenaga perawat. Jumlah puskesmas di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 sebanyak 31 unit terdiri dari 19 puskesmas
perawatan, 12 puskesmas non rawat inap dan 57 puskesmas
pembantu. Dari 19 Puskesmas perawatan yang ada di Kabupaten
Ponorogo, 8 diantaranya adalah Puskesmas mampu PONED
(Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yaitu Puskesmas
Badegan, Sampung, Slahung, Bungkal, Babadan, Sambit, Sooko dan
Pulung. Selama Tahun 2018 jumlah persalinan yang dilayani di
wilayah Puskesmas PONED sebanyak 2.541 bulin dari 3.042 jumlah
bumil yang ada.
Dengan demikian rasio puskesmas terhadap 100.000 penduduk
adalah 3,57 dan rasio puskesmas pembantu terhadap puskesmas

46
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

adalah 1,84. Ini berarti setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 3,57
puskesmas dan setiap puskesmas mempunyai 1,84 puskesmas
pembantu. Akan tetapi bila dibandingkan dengan konsep wilayah
kerja puskesmas, dimana sasaran penduduk yang dilayani oleh
puskesmas rata-rata 30.000 penduduk, maka jumlah puskesmas per
30.000 penduduk pada Tahun 2018 di Kabupaten Ponorogo rata-rata
adalah 1,07 unit. Ini berarti bahwa puskesmas di Kabupaten
Ponorogo sudah menjangkau penduduk di wilayah kerjanya.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ada
beberapa puskesmas yang ditingkatkan fungsinya dari hanya
melayani rawat jalan menjadi puskesmas dengan perawatan inap,
terutama puskesmas yang letaknya jauh dari rumah sakit, serta
puskesmas di tepi jalan raya yang rawan kecelakaan. Seperti yang
telah diungkapkan di atas bahwa puskesmas perawatan di
Kabupaten Ponorogo pada Tahun 2018 yang sudah di SK-kan Bupati
adalah 19 buah dan semuanya sudah memberikan pelayanan rawat
inap dengan jumlah tempat tidur total sebanyak 195 tempat tidur.
Dalam rangka menunjang pelayanan rujukan oleh puskesmas,
Dinas Kesehatan terus berupaya memenuhi kebutuhan puskesmas
akan ambulance. Saat ini dari 31 puskesmas telah terpenuhi
kebutuhan ambulance sebanyak 25 puskesmas. Sedangkan
puskesmas keliling yang dioperasionalkan di puskesmas sebanyak
28 buah, 16 diantaranya dalam keadaan baik dan 11 buah dalam
kondisi rusak ringan dan 1 buah dalam kondisi rusak sedang.

4. Sarana Pelayanan Kesehatan Rujukan


Di Kabupaten Ponorogo terdapat 6 rumah sakit. 1 (satu) adalah
Rumah Sakit Pemerintah dan 5 (lima) adalah Rumah Sakit Swasta
dengan jumlah tempat tidur total 990 buah. Ini berarti bahwa rasio
rumah sakit terhadap 500.000 penduduk adalah 3,45, yang berarti
bahwa tiap 500.000 penduduk dilayani oleh 3,45 rumah sakit.

47
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Sedangkan rasio tempat tidur terhadap penduduk adalah 113,7 per


100.000 penduduk.
Pemanfaatan Rumah Sakit di Kabupaten Ponorogo bisa diukur
dengan beberapa indikator antara lain BOR, ALOS, TOI, GDR dan
NDR. Rata-rata BOR rumah sakit di Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 sebesar 64% di atas rata-rata BOR nasional yaitu 60-85%.
Angka BOR tertinggi yaitu RSU Muhammadiyah Ponorogo sebesar
86.8% dan BOR terendah RS Griyo Waluyo sebesar 13,4%,
sedangkan rata-rata ALOS-nya adalah 3,5 hari. (Tabel 56)

B. TENAGA KESEHATAN
1. Jumlah Tenaga Medis
Jumlah tenaga medis di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
terdiri dari tenaga Dokter Spesialis hanya terdapat di Rumah Sakit
sebanyak 74 orang. yang terdiri dari 58 orang berjenis kelamin laki-
laki dan 16 orang berjenis kelamin perempuan. Tenaga Dokter
Umum di Puskesmas ada 42 orang terdiri dari 19 orang laki-laki dan
23 orang perempuan. Sedangkan di Rumah Sakit ada 54 orang
Dokter Umum yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 34 orang
perempuan. Dokter gigi di Puskesmas 23 orang terdiri dari 1 orang
laki-laki dan 22 orang perempuan. Di Rumah Sakit ada dokter gigi
sejumlah 8 orang yang terdiri dari 1 orang berjenis kelamin laki-laki
dan 7 orang berjenis kelamin perempuan. Di Sarana Pelayanan
Kesehatan Lain terdapat 15 orang Dokter Spesialis yang terdiri dari
14 orang berjenis kelamin laki-laki dan 1 orang berjenis kelamin
perempuan. Sedangkan di Institusi Diknakes dan Dinas Kesehatan
tidak ada Dokter Spesialis, Dokter Umum, maupun Dokter Gigi.
Target rasio dokter untuk Kabupaten Ponorogo adalah 41 per
100.000 penduduk baru terpenuhi sebesar 25 per 100.000
penduduk, target rasio dokter gigi 10 per 100.000 penduduk baru
terpenuhi 5.2 per 100.000 penduduk, sehingga ketersediaan tenaga
medis masih sangat kurang (Tabel 72).

48
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

2. Jumlah Tenaga Keperawatan


Tenaga keperawatan terdiri dari bidan dan perawat. Tenaga
bidan termasuk didalamnya lulusan dari Bidan, dan D3 Bidan.
Tenaga perawat dengan pendidikan sarjana keperawatan, D3
perawat dan D1 perawat.
Rasio kebutuhan bidan di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
sebesar 61,67 per 100.000 penduduk sudah melebihi target yang
diharapkan yaitu 45 per 100.000 penduduk. Tenaga bidan ini
tersebar di puskesmas, rumah sakit dan sarana pelayanan
kesehatan lain, sedangkan di Dinas Kesehatan dan di Institusi
Diknakes tidak ada tenaga bidan.
Rasio kebutuhan perawat di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018
sebesar 123,92 per 100.000 penduduk masih kurang dari target
yang diharapkan yaitu 180 per 100.000 penduduk. Rasio perawat
gigi sebesar 4,02 per 100.000 penduduk, artinya setiap 100.000
penduduk dilayani oleh 3-4 perawat gigi. (Tabel 73)

3. Jumlah Tenaga Kefarmasian


Tenaga kefarmasian terdiri dari Tenaga Teknis Kefarmasian dan
Apoteker. Tenaga Teknis Kefarmasian terdiri dari analis farmasi,
asisten apoteker dan sarjana apoteker.
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 untuk tenaga teknis
kefarmasian yang ada di Puskesmas sebanyak 20 orang yang terdiri
dari 5 orang tenaga teknis kefarmasian laki-laki dan 15 orang tenaga
teknis kefarmasian perempuan. Terdapat 3 orang Tenaga apoteker di
Puskesmas yaitu Puskesmas Nailan, Kauman dan Mlarak. Di Rumah
Sakit ada 82 tenaga kefarmasian yang terdiri dari 17 orang tenaga
teknis kefarmasian laki-laki dan 65 orang tenaga kefarmasian
perempuan. Sedangkan jumlah apoteker di Rumah Sakit sejumlah
13 orang yang terdiri dari 2 orang apoteker laki-laki dan 11 orang
apoteker berjenis kelamin perempuan. Di Sarana Pelayanan
Kesehatan Lain ada 58 orang tenaga teknis kefarmasian yang terdiri

49
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

dari 4 orang tenaga teknis kefarmasian laki-laki dan 54 orang tenaga


kefarmasian perempuan. Sedangkan jumlah apoteker di Sarana
Pelayanan Kesehatan Lain ada 30 tenaga apoteker yang terdiri dari 7
orang apoteker laki-laki dan 23 orang apoteker perempuan.
Sedangkan di Institusi Diknakes dan Dinas Kesehatan tidak ada
tenaga kefarmasian dan tidak ada tenaga apoteker. (Tabel 74)

4. Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan


Lingkungan

Tenaga kesehatan masyarakat termasuk didalamnya tenaga


promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja,
tenaga biostatistik dan kependudukan, tenaga kesehatan reproduksi
dan keluarga, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan serta
epidemiolog kesehatan. Sedangkan yang termasuk dalam kesehatan
lingkungan adalah sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan dan
mikrobiolog kesehatan.
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 di Puskesmas ada 30 orang
Tenaga Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari 1 orang laki-laki dan
29 orang perempuan. Di Rumah Sakit ada 4 Tenaga Kesehatan
Masyarakat yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 2 orang
perempuan. Di Sarana Pelayanan Kesehatan Lainnya hanya ada 1
orang perempuan, sedangkan di Dinas Kesehatan dan institusi
diknakes tidak ada tenaga kesehatan masyarakat. Tenaga kesehatan
lingkungan di Puskesmas ada 30 orang yang terdiri dari 8 orang laki-
laki dan 22 perempuan. Di Rumah Sakit ada 10 orang tenaga
kesehatan lingkungan yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 6 orang
perempuan. Di Sarana Kesehatan Lain ada 3 orang tenaga kesehatan
lingkungan yang terdiri dari 1 orang laki-laki dan 2 orang
perempuan, Dinas Kesehatan dan Institusi Diknakes tidak ada
tenaga kesehatan lingkungan. (Tabel 75)

50
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

5. Jumlah Tenaga Gizi


Tenaga Gizi termasuk didalamnya adalah Nutrisionis dan
Dietisien. Jumlah tenaga gizi di puskesmas sejumlah 21 orang yang
terdiri dari 6 orang berjenis kelamin laki-laki dan 15 orang berjenis
kelamin perempuan. Di Rumah Sakit ada 19 orang tenaga gizi terdiri
dari 2 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Sedangkan di Sarana
Pelayanan Kesehatan Lain, Institusi Diknakes dan Dinas Kesehatan
tidak ada tenaga gizi. Rasio tenaga gizi di Kabupaten Ponorogo Tahun
2018 sebesar 4,59 per 100.000 penduduk. (Tabel 76)

6. Jumlah Tenaga Keterapian Fisik


Tenaga keterapian fisik terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis,
terapis wicara dan akupuntur.
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 untuk tenaga keterapian
fisik yang ada di Puskesmas sejumlah 2 orang terdiri dari 1 tenaga
keterapian fisik laki-laki dan 1 tenaga keterapian fisik perempuan.
Tenaga keterapian fisik di Rumah Sakit ada 16 orang yang terdiri
dari 4 tenaga keterapian fisik laki-laki dan 12 tenaga keterapian fisik
perempuan. Di Sarana Pelayanan Kesehatan Lain, Institusi Diknakes
dan di Dinas Kesehatan tidak ada tenaga keterapian fisik. (Tabel 77)

7. Jumlah Tenaga Keteknisian Medis


Tenaga Keteknisian Medis terdiri dari radiographer, radioterapis,
Teknisi Elektromedis, Teknisi Gigi, Analisis Kesehatan, Refraksionis
Optisien, Ortetik Prostetik, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
dan Teknisi Transfusi Darah serta Teknisi Kardiovaskuler.
Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 jumlah tenaga keteknisian
medis di Puskesmas sejumlah 17 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 15
perempuan, di Rumah Sakit sejumlah 73 orang terdiri dari 19 laki-
laki dan 54 perempuan, di Sarana Pelayanan Kesehatan Lain
sejumlah 19 orang terdiri dari 8 laki-laki dan 11 perempuan.
Sedangkan untuk Institusi Diknakes dan Dinas Kesehatan tidak ada
tenaga keteknisian medis. (Tabel 78)

51
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

8. Jumlah Tenaga Kesehatan Lain


Untuk tenaga kesehatan lainnya terdiri dari pengelola program
dan tenaga kesehatan lainnya yaitu ahli madya kesehatan jamu.
Pengelola program kesehatan di maksud adalah tenaga yang
memegang program tertentu dan tidak merangkap tugas selain dari
program yang menjadi tanggung jawabnya. Terdapat 8 tenaga
kesehatan lainnya di Puskesmas terdiri dari 1 orang laki-laki dan 7
orang perempuan dan 2 tenaga kesehatan lainnya di Rumah Sakit
terdiri dari 2 orang laki-laki (Tabel 79).

9. Jumlah Tenaga Non Kesehatan


Tenaga Non Kesehatan terdiri dari Pejabat Struktural, Staf
Penunjang Administrasi, Staf Penunjang Teknologi, Staf Penunjang
Perencanaan, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Juru.
Tenaga non kesehatan di Puskesmas sejumlah 181 orang yang
terdiri dari 101 orang laki-laki dan 80 orang perempuan. Di Rumah
Sakit sejumlah 496 orang tenaga non kesehatan yang terdiri dari 207
orang laki-laki dan 289 orang perempuan. Sedangkan di Sarana
Pelayanan Kesehatan Lain terdapat 433 orang tenaga non kesehatan
yang terdiri dari 110 orang laki-laki dan 323 orang perempuan. Pada
Institusi Diknakes tidak ada tenaga non kesehatan, pada Dinas
Kesehatan terdapat 95 tenaga non kesehatan yang terdiri dari 45
orang laki-laki dan 50 orang perempuan (Tabel 80).

52
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Gambar 5.1 Komposisi Tenaga Kesehatan


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018

C. KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


Persentase ketersediaan obat dan vaksin di Kabupaten Ponorogo
Tahun 2018 rata-rata mencapai 85%. Artinya angka kecukupan obat
di Kabupaten Ponorogo sudah memenuhi target 85%. Kebutuhan
obat adalah jumlah obat yang dibutuhkan selama 1 (satu) tahun
ditambah dengan buffer selama 6 (enam) bulan. Beberapa jenis obat
tertentu menunjukkan angka persentase sebesar 0% diantaranya
disebabkan oleh :
1. Jenis obat tersebut telah ditarik dari peredaran
2. Adanya kekosongan di Gudang Farmasi Kabupaten
3. Tidak adanya permintaan dari Puskesmas sehingga tidak
melaksanakan proses pengadaan obat tersebut
Sedangkan beberapa obat-obatan dengan persentase
ketersediaannya lebih dari 100%, hal ini menunjukkan ketersediaan
obat di Kabupaten Ponorogo sudah memenuhi target (Tabel 66).

53
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

D. PEMBIAYAAN KESEHATAN

1. Jaminan Kesehatan Nasional


Jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di
Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 sebanyak 561.772 (64,52%) dari
total penduduk, terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan
Tahun 2017 yang mencapai 536.711 (61,70%). Kepesertaan JKN ini
terdiri dari 45,48% peserta PBI APBN; 2,29% peserta PBI APBD,
7,82% pekerja penerima upah (PPU); 7,02% peserta Bukan Pekerja
Penerima Upah/ Mandiri dan 1,91% bukan pekerja (BP) (Tabel 53).

2. Anggaran Kesehatan
Anggaran Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang bersumber dari
APBD Kabupaten sebesar Rp. 185.552.260.967,00 atau sebesar
73,59% dari total anggaran kesehatan Tahun 2018 yang terdiri dari :
a. Rp. 82.069.364.415,00 (44%) anggaran RSUD Dr. Haryono
b. Rp. 103.482.896.552,00 (56%) anggaran Dinas Kesehatan
Anggaran bidang kesehatan yang bersumber dari APBD tersebut
digunakan untuk belanja tidak langsung (belanja gaji) sebesar
Rp. 81.701.620.000,00 (44%) dan belanja langsung (belanja kegiatan)
sebesar Rp. 103.850.640,967,00 (56%).
Anggaran Kesehatan Kabupaten Ponorogo yang bersumber dari
APBD Provinsi berupa Bantuan Keuangan (BK) provinsi sebesar
Rp. 3.681.086.500,00 atau sebesar 1,46% dari total anggaran
kesehatan, yang dialokasikan untuk gaji perawat ponkesdes, gaji
dokter di puskesmas plus dan puskesmas rawat inap standar dan
pengembangan taman posyandu serta peningkatan kesehatan ibu
dan anak.
Anggaran kesehatan bersumber dari APBN sebesar
Rp. 62.919.731.263,00 (24,95%) dari dana alokasi khusus (DAK).
Sedangkan sumber anggaran pemerintah lain yaitu pajak rokok dan
DBHCHT sebesar Rp. 21.314.750.620,00 (8,45%).

54
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

Sehingga total anggaran kesehatan di Kabupaten Ponorogo


Tahun 2018 sebesar Rp. 252.153.078.730,00 (7,95%) dari total APBD
Kabupaten Ponorogo, sedangkan besarnya anggaran kesehatan per
kapita Rp. 289.596,45. Alokasi anggaran kesehatan ini turun jika
dibandingkan dengan alokasi tahun 2017 yang mencapai 10,29%
dengan besarnya anggaran kesehatan per kapita Rp. 344.518,54.
Alokasi anggaran digunakan untuk belanja langsung, belanja
tidak langsung, pembangunan fisik, pengadaan sarana dan
prasarana serta kegiatan-kegiatan program yang mendukung upaya
pencapaian derajat kesehatan masyarakat Ponorogo.

Gambar 5.2 Sumber Dana Anggaran Kesehatan


Di Kabupaten Ponorogo Tahun 2018

55
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

BAB VI
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Secara umum kinerja pelayanan kesehatan di Kabupaten
Ponorogo Tahun 2018 sudah cukup baik, namun bukan berarti
tugas memberikan pelayanan bermutu bagi masyarakat sudah
cukup. Apalagi salah satu pilar utama program Indonesia Sehat
adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilakukan dengan strategi
perluasan sasaran dan benefit serta kendali mutu dan kendali biaya.
Sesuai dengan tujuan renstra Dinas Kesehatan Kabupaten
Ponorogo Tahun 2016-2021 yaitu meningkatkan akses dan mutu
pelayanan kesehatan, permasalahan yang masih dihadapi dalam
memberikan pelayanan kesehatan terbaik adalah sebagai berikut :
1. Belum semua masyarakat menjadi peserta jaminan kesehatan
2. Kerjasama lintas sektor dalam upaya kesehatan belum optimal
3. Kurangnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat
4. Kondisi lingkungan umum, lingkungan kesehatan kurang
mendukung.
5. Perubahan gaya hidup, konsumsi makanan dan bahan makanan
tambahan dengan pegawasan yang belum optimal
6. Masih berkembangnya mitos-mitos di masyarakat yang
berpengaruh pada pemberian pelayanan kesehatan.
Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian untuk lebih
meningkatkan akses pelayanan kesehatan pada masyarakat dan
secara kinerja. Apalagi dalam segi pemenuhan kebutuhan anggaran
kesehatan sudah mencukupi, diharapkan akan ada korelasi yang
positif dengan adanya peningkatan pemenuhan anggaran dengan
meningkatnya capaian program sesuai dengan Standart Pelayanan
Minimal (SPM). Tujuan pembangunan kesehatan serta visi misi
kesehatan di Kabupaten Ponorogo akan terwujud bila ada dukungan
dan kerjasama yang baik antar lintas program di sektor kesehatan

56
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

maupun dengan sektor-sektor lain terkait serta partisipasi aktif dari


masyarakat.
Dari catatan di atas, merupakan tugas kita bersama ke depan
antara Dinas Kesehatan beserta segenap jajarannya yang
bekerjasama dengan sektor-sektor terkait guna mewujudkan tujuan
dari pembangunan kesehatan serta visi misi di Kabupaten Ponorogo
pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya guna terwujudnya
tujuan pembangunan kesehatan nasional.

B. SARAN
1. Peningkatan manajemen kesehatan perlu mendapatkan prioritas.
Fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian,
penggerakan, pengawasan dan evaluasi, bisa menjadi tolak ukur
sejauh mana keberhasilan program kesehatan telah dicapai.
2. Optimalkan kinerja di Dinas Kesehatan dengan seluruh
jajarannya.
3. Ketersediaan data serta informasi yang valid dan akurat serta
ketersediaan kebutuhan anggaran di bidang kesehatan adalah
sangat penting dan perlu mendapat perhatian.
4. Cakupan / jangkauan penduduk dalam pelayanan kesehatan
perlu terus ditingkatkan.
5. Koordinasi serta Kerjasama Lintas Program dan Lintas Sektor
terkait, juga peran serta aktif masyarakat dalam mewujudkan
tujuan pembangunan kesehatan, masih harus terus ditingkatkan.

57
Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo 2018

LAMPIRAN

58
RESUME PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran

A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 1.372 2 Tabel 1
Km
2 Jumlah Desa/Kelurahan 307 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 435.169 435.536 870.705 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,0 Jiwa Tabel 1
5 2 634,7 2 Tabel 1
Kepadatan Penduduk /Km Jiwa/Km
6 Rasio Beban Tanggungan 46,2 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 99,9 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf 98,07 98,28 98,17 % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 81.602,63 84.497,67 166.100,29 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 62.904,92 53.649,31 116.554,23 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan 22.103,61 12.741,71 34.845,32 % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II 1.980,98 6.600,28 8.581,26 % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV 13.797,38 15.318,29 29.115,67 % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) 973,11 0,00 973,11 % Tabel 3

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 5.640 5.205 10.845 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 9 9 9 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal 57 49 106 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 10 9 10 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati 74 60 134 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 13 12 12 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5

59
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
16 Jumlah Balita Mati 80 64 144 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 14 12 13 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 9 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 83 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6

B.2 Angka Kesakitan


19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 224 122 346 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 64,74 35,26 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 51,47 28,01 39,74 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 643 476 1.119 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 147,76 109,29 128,52 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 14,12 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 7,97 5,14 13,74 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ 87,44 90,74 93,00 % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ 56,49 64,72 60,10 % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 143,93 155,46 153,10 % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan 6,66 3,67 4,71 per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 116,25 119,73 25,79 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 56 47 103 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 24 24 48 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kematian karena AIDS 7 4 11 Jiwa Tabel 11
24 Jumlah Kasus Syphilis 1 1 2 Kasus Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV 0,34 0,13 0,27 % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 0,00 0,00 0,00 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 26 13 39 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 5,97 2,98 4,48 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 5,13 % Tabel 15

60
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 23,08 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 1,03 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 0,60 0,30 0,45 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 0,00 200,00 100,00 % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 100,00 100,00 100,00 % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 0,59 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 5 1 6Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri 17% Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) #DIV/0!% Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 0 0 0Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum #DIV/0!% Tabel 19
Jumlah Kasus Campak 43 43 86Kasus Tabel 20
Case Fatality Rate Campak 0% Tabel 20
Jumlah Kasus Polio 0 0 0Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 0 35 35Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 52,62 49,82 51,22 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 0,00 0,92 0,45% Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) 0,07 0,00 0,04per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria 0,00 #DIV/0! 0,00% Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 3 4 3per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Persentase Hipertensi/tekanan darah tinggi 13,31 19,04 16,52 % Tabel 24
35 Persentase obesitas 9,42 11,24 10,57 % Tabel 25
36 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 1,32 % Tabel 26
37 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 0,77 % Tabel 26
38 Desa/Kelurahan terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 28

C. UPAYA KESEHATAN

61
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 96 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 83,70 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 89,01 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 88,21 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 88,21 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 41,63 % Tabel 30
45 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 80,05 % Tabel 32
46 Penanganan komplikasi kebidanan 112,78 % Tabel 33
47 Penanganan komplikasi Neonatal 63,36 67,24 65,22 % Tabel 33
48 Peserta KB Baru 5,85 % Tabel 36
49 Peserta KB Aktif 73,61 % Tabel 36
50 Bayi baru lahir ditimbang 92 95 93 % Tabel 37
51 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 4,26 5,01 4,63 % Tabel 37
52 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 91,33 94,12 92,67 % Tabel 38
53 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 89,89 92,80 91,29 % Tabel 38
54 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 95,56 102,72 91,51 % Tabel 39
55 Pelayanan kesehatan bayi 87,25 92,32 89,64 % Tabel 40
56 Desa/Kelurahan UCI 71,99 % Tabel 41
57 Cakupan Imunisasi Campak Bayi 85,44 87,59 86,45 % Tabel 43
58 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 90,10 92,21 91,10 % Tabel 43
59 Bayi Mendapat Vitamin A 89,46 94,52 91,84 % Tabel 44
60 Anak Balita Mendapat Vitamin A 90,37 89,10 89,75 % Tabel 44
61 Baduta ditimbang 73,97 78,02 75,90 % Tabel 45
62 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) 1,25 1,37 1,31 % Tabel 45
63 Pelayanan kesehatan anak balita 76,66 76,99 76,83 % Tabel 46
64 Balita ditimbang (D/S) 74,28 75,53 74,89 % Tabel 47
65 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 1,20 1,01 1,11 % Tabel 47
66 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 100,00 % Tabel 48
67 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat 97,59 97,44 97,52 % Tabel 49

62
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
68 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 1,07 Tabel 50
69 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal 44,44 sekolah Tabel 51
70 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi 79,91 sekolah Tabel 51
71 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) 29,09 29,58 28,01 % Tabel 51
72 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 54,94 65,06 59,67 % Tabel 51
73 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan mulut 54,94 65,06 59,67 % Tabel 51
74 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 40,70 52,89 47,18 % Tabel 52

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase
75 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan - - 64,52 % Tabel 53
76 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 149,56 228,83 189,21 % Tabel 54
77 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 7,68 9,26 8,47 % Tabel 54
78 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 52,92 32,76 42,01 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
79 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 23,49 18,46 20,77 per 100.000 pasien keluar Tabel 55
80 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 64,03 % Tabel 56
81 Bed Turn Over (BTO) di RS 65,62 Kali Tabel 56
82 Turn of Interval (TOI) di RS 2,00 Hari Tabel 56
83 Average Length of Stay (ALOS) di RS 3,47 Hari Tabel 56

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


87 Rumah Tangga ber-PHBS 66,78 % Tabel 57

C.4 Keadaan Lingkungan


88 Persentase rumah sehat 79,71 % Tabel 58
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 81,24 % Tabel 59
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 88,24 % Tabel 60
91 Penduduk yg memiliki akses sanitasi layak (jamban sehat) 90,95 % Tabel 61
92 Desa STBM 0,33 % Tabel 62
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 64,32 % Tabel 63

63
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 46,76 % Tabel 64
TPM tidak memenuhi syarat dibina 84,91 % Tabel 65
TPM memenuhi syarat diuji petik 30,47 % Tabel 65

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 1,00 RS Tabel 67
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus 5,00 RS Tabel 67
96 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 19,00 Tabel 67
97 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 12,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas Keliling 28,00 Tabel 67
Jumlah Puskesmas pembantu 57,00 Tabel 67
98 Jumlah Apotek 82,00 Tabel 67
99 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100,00 % Tabel 68
100 Jumlah Posyandu 1.129,00 Posyandu Tabel 69
101 Posyandu Aktif 87,25 % Tabel 69
102 Rasio posyandu per 100 balita 2,09 per 100 balita Tabel 69
103 UKBM
Poskesdes 307,00 Poskesdes Tabel 70
Polindes 84,00 Polindes Tabel 70
Posbindu 212,00 Posbindu Tabel 70
104 Jumlah Desa Siaga 307,00 Desa Tabel 71
105 Persentase Desa Siaga 100,00 % Tabel 71

D.2 Tenaga Kesehatan


106 Jumlah Dokter Spesialis 72 17 89 Orang Tabel 72
107 Jumlah Dokter Umum 51 80 131 Orang Tabel 72
108 Rasio Dokter (spesialis+umum) 25,27 per 100.000 penduduk Tabel 72
109 Jumlah Dokter Gigi + Dokter Gigi Spesialis 2 43 45 Orang Tabel 72
110 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) 5,17 per 100.000 penduduk

64
ANGKA/NILAI No.
NO INDIKATOR
L P L+P Satuan Lampiran
111 Jumlah Bidan 537,00 Orang Tabel 73
112 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 61,67 per 100.000 penduduk Tabel 73
113 Jumlah Perawat 400 679 1.079 Orang Tabel 73
114 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 123,92 per 100.000 penduduk Tabel 73
115 Jumlah Perawat Gigi 17 18 35 Orang Tabel 73
116 Jumlah Tenaga Kefarmasian 35 171 206 Orang Tabel 74
117 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan 3 32 35 Orang Tabel 75
118 Jumlah Tenaga Sanitasi 13 30 43 Orang Tabel 76
119 Jumlah Tenaga Gizi 8 32 40 Orang Tabel 77

D.3 Pembiayaan Kesehatan


120 Total Anggaran Kesehatan 252.153.078.730 Rp Tabel 81
121 APBD Kesehatan terhadap APBD Kab/Kota 7,95 % Tabel 81
122 Anggaran Kesehatan Perkapita 289.596,45 Rp Tabel 81

65
TABEL 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,
DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

LUAS JUMLAH JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH
NO KECAMATAN WILAYAH DESA + RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN PENDUDUK
(km 2) KELURAHAN TANGGA TANGGA per km 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 BADEGAN 52,4 10 10 29.571 10.302 2,87 564,87
2 JAMBON 57,5 13 13 39.663 14.019 2,83 690,03
3 SAMPUNG 80,6 12 12 36.857 14.204 2,59 457,23
4 SUKOREJO 59,6 18 18 50.579 18.266 2,77 848,93
5 JENANGAN 59,4 15 2 17 52.595 20.461 2,57 884,84
6 BALONG 57,0 20 20 42.609 10.847 3,93 748,05
7 SLAHUNG 90,3 22 22 50.406 16.861 2,99 557,96
8 NGRAYUN 184,8 11 11 56.312 18.661 3,02 304,78
9 BUNGKAL 54,0 19 19 35.282 13.831 2,55 653,25
10 JETIS 22,4 14 14 29.483 10.902 2,70 1315,62
11 SIMAN 38,0 16 2 18 42.064 13.944 3,02 1108,41
12 PONOROGO 22,3 0 19 19 74.799 23.003 3,25 3352,71
13 BABADAN 43,9 12 3 15 63.322 15.896 3,98 1441,43
14 KAUMAN 36,6 16 16 40.677 14.819 2,74 1111,09
15 MLARAK 37,2 15 15 36.512 10.414 3,51 981,51
16 SAMBIT 59,8 16 16 36.319 12.446 2,92 607,04
17 SAWOO 124,7 14 14 55.920 20.096 2,78 448,40
18 SOOKO 55,3 6 6 22.315 8.098 2,76 403,31
19 PULUNG 127,6 18 18 46.930 15.944 2,94 367,93
20 NGEBEL 59,5 8 8 19.508 6.908 2,82 327,87
21 PUDAK 48,9 6 6 8.982 3.342 2,69 183,61
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.371,8 281 26 307 870.705 293.264 2,97 635

Sumber : Badan Pusat Statistik

66
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6

1 0-4 27.779 26.236 54.015 105,88


2 5-9 28.294 26.853 55.147 105,37
3 10 - 14 31.555 29.491 61.046 107,00
4 15 - 19 34.972 28.308 63.280 123,54
5 20 - 24 27.913 23.324 51.237 119,68
6 25 - 29 26.684 25.597 52.281 104,25
7 30 - 34 26.374 26.088 52.462 101,10
8 35 - 39 29.614 30.624 60.238 96,70
9 40 - 44 32.013 33.005 65.018 96,99
10 45 - 49 33.150 34.219 67.369 96,88
11 50 - 54 32.504 35.191 67.695 92,36
12 55 - 59 30.458 32.643 63.101 93,31
13 60 - 64 26.602 26.100 52.702 101,92
14 65 - 69 19.178 19.232 38.410 99,72
15 70 - 74 12.729 15.345 28.074 82,95
16 75+ 15.350 23.280 38.630 65,94

JUMLAH 435.169 435.536 870.705 99,92


ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 46

Sumber : Badan Pusat Statistik

67
TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 15 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH PERSENTASE
NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 15 TAHUN KE ATAS 347.541 352.956 700.497
PENDUDUK BERUMUR 15 TAHUN KE ATAS YANG
2 340.824 346.876 687.700 98,07 98,28 98,17
MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 61.689 99.216 160.904 17,75 28,11 22,97
b. SD/MI 102.490 80.933 183.423 29,49 22,93 26,18
c. SMP/ MTs 81.603 84.498 166.100 23,48 23,94 23,71
d. SMA/ MA 62.905 53.649 116.554 18,10 15,20 16,64
e. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 22.104 12.742 34.845 6,36 3,61 4,97
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II
1.981 6.600 8.581 0,57 1,87 1,23
g. AKADEMI/DIPLOMA III
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 13.797 15.318 29.116 3,97 4,34 4,16
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR) 973 0 973 0,28 0,00 0,14

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo

68
TABEL 4
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018
JUMLAH KELAHIRAN
NAMA
NO KECAMATAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
PUSKESMAS
HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 188 2 190 200 1 201 388 3 391
2 Jambon Jambon 238 4 242 225 0 225 463 4 467
3 Sampung Sampung 152 2 154 144 2 146 296 4 300
Kunti 84 0 84 78 1 79 162 1 163
4 Sukorejo Sukorejo 326 5 331 308 3 311 634 8 642
5 Jenangan Jenangan 199 0 199 189 3 192 388 3 391
Setono 118 0 118 107 1 108 225 1 226
6 Balong Balong 300 3 303 245 1 246 545 4 549
7 Slahung Slahung 205 2 207 155 3 158 360 5 365
Nailan 154 1 155 130 1 131 284 2 286
8 Ngrayun Ngrayun 318 1 319 302 0 302 620 1 621
9 Bungkal Bungkal 211 4 215 200 1 201 411 5 416
10 Jetis Jetis 200 1 201 191 2 193 391 3 394
11 Siman Siman 143 2 145 135 1 136 278 3 281
Ronowijayan 106 0 106 100 0 100 206 0 206
12 Ponorogo Po. Utara 245 3 248 233 3 236 478 6 484
Po. Selatan 217 0 217 206 2 208 423 2 425
13 Babadan Babadan 271 2 273 244 1 245 515 3 518
Sukosari 172 2 174 174 0 174 346 2 348
14 Kauman Kauman 221 2 223 210 2 212 431 4 435
Ngrandu 82 0 82 52 1 53 134 1 135
15 Mlarak Mlarak 212 0 212 200 4 204 412 4 416
16 Sambit Sambit 117 1 118 110 2 112 227 3 230
Wringinanom 118 4 122 111 0 111 229 4 233
17 Sawoo Sawoo 351 3 354 279 2 281 630 5 635
Bondrang 45 0 45 49 0 49 94 0 94
18 Sooko Sooko 153 2 155 157 2 159 310 4 314
19 Pulung Pulung 180 1 181 170 3 173 350 4 354
Kesugihan 133 1 134 125 0 125 258 1 259
20 Ngebel Ngebel 134 0 134 124 2 126 258 2 260
21 Pudak Pudak 47 1 48 52 1 53 99 2 101
JUMLAH (KAB/KOTA) 5.640 49 5.689 5.205 45 5.250 10.845 94 10.939
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) 8,6 8,6 8,6

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi

69
TABEL 5
JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
ANAK ANAK ANAK
NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA NEONATAL BAYIa BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 Badegan Badegan 5 6 1 7 5 5 0 5 10 11 1 12
2 Jambon Jambon 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
3 Sampung Sampung 3 3 0 3 1 1 0 1 4 4 0 4
Kunti 1 1 0 1 0 1 0 1 1 2 0 2
4 Sukorejo Sukorejo 4 5 0 5 4 6 0 6 8 11 0 11
5 Jenangan Jenangan 2 3 0 3 2 2 0 2 4 5 0 5
Setono 2 4 0 4 0 0 0 0 2 4 0 4
6 Balong Balong 6 7 1 8 4 4 0 4 10 11 1 12
7 Slahung Slahung 0 1 0 1 1 1 0 1 1 2 0 2
Nailan 1 1 0 1 1 1 0 1 2 2 0 2
8 Ngrayun Ngrayun 4 4 0 4 2 3 0 3 6 7 0 7
9 Bungkal Bungkal 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1
10 Jetis Jetis 2 2 0 2 2 2 1 3 4 4 1 5
11 Siman Siman 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1
Ronowijayan 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
12 Ponorogo Po. Utara 2 3 0 3 3 3 1 4 5 6 1 7
Po. Selatan 1 1 2 3 5 5 0 5 6 6 2 8
13 Babadan Babadan 5 8 0 8 4 4 0 4 9 12 0 12
Sukosari 3 4 0 4 1 2 0 2 4 6 0 6
14 Kauman Kauman 2 3 1 4 3 4 0 4 5 7 1 8
Ngrandu 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
15 Mlarak Mlarak 2 2 0 2 3 3 0 3 5 5 0 5
16 Sambit Sambit 1 1 0 1 0 1 0 1 1 2 0 2
Wringinanom 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 2
17 Sawoo Sawoo 3 3 0 3 4 4 0 4 7 7 0 7
Bondrang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 2 3 0 3 0 0 0 0 2 3 0 3
19 Pulung Pulung 0 1 1 2 4 5 1 6 4 6 2 8
Kesugihan 3 4 0 4 0 0 0 0 3 4 0 4
20 Ngebel Ngebel 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1
21 Pudak Pudak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 57 74 6 80 49 60 4 64 106 134 10 144
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 10 13 1 14 9 12 1 12 10 12 1 13
Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat
Keterangan : - Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKN/AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
- a : kematian bayi termasuk kematian pada neonatal

70
TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KEMATIAN IBU
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS LAHIR JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
HIDUP < 20 20-34 ≥35 < 20 20-34 ≥35 < 20 20-34 ≥35 < 20 20-34 ≥35
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH
tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 Badegan Badegan 388 0 0 1 1 0 1 0 1
2 Jambon Jambon 463 0 0 1 1 0 0 1 1
3 Sampung Sampung 296 0 0 0 0 0 0 0
Kunti 162 0 0 0 0 0 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 634 1 1 0 0 0 1 0 1
5 Jenangan Jenangan 388 0 0 0 0 0 0 0
Setono 225 0 0 0 0 0 0 0
6 Balong Balong 545 0 0 0 0 0 0 0
7 Slahung Slahung 360 0 0 0 0 0 0 0
Nailan 284 0 0 0 0 0 0 0
8 Ngrayun Ngrayun 620 1 1 0 0 0 1 0 1
9 Bungkal Bungkal 411 0 0 0 0 0 0 0
10 Jetis Jetis 391 1 1 0 0 0 1 0 1
11 Siman Siman 278 0 0 0 0 0 0 0
Ronowijayan 206 0 0 0 0 0 0 0
12 Ponorogo Po. Utara 478 0 0 0 0 0 0 0
Po. Selatan 423 0 0 0 0 0 0 0
13 Babadan Babadan 515 1 1 0 0 0 1 0 1
Sukosari 346 0 0 0 0 0 0 0
14 Kauman Kauman 431 0 0 0 0 0 0 0
Ngrandu 134 0 0 1 1 0 1 0 1
15 Mlarak Mlarak 412 1 1 0 0 0 1 0 1
16 Sambit Sambit 227 0 0 0 0 0 0 0
Wringinanom 229 0 0 0 0 0 0 0
17 Sawoo Sawoo 630 0 0 0 0 0 0 0
Bondrang 94 0 0 0 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 310 0 0 0 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 350 0 0 0 0 0 0 0
Kesugihan 258 1 1 0 0 0 1 0 1
20 Ngebel Ngebel 258 0 0 0 0 0 0 0
21 Pudak Pudak 99 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 10.845 0 6 0 6 0 0 0 0 0 2 1 3 0 8 1 9
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 83

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi

71
TABEL 7
KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018
JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU TB BTA+ KASUS TB ANAK
JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L P 0-14 TAHUN
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 14.750 14.821 29.571 10 63 6 38 16 17 68 8 32 25 0 0
2 Jambon Jambon 19.541 20.122 39.663 11 61 7 39 18 20 65 11 35 31 0 0
3 Sampung Sampung 11.952 12.234 24.186 6 75 2 25 8 8 73 3 27 11 0 0
Kunti 6.291 6.381 12.672 7 70 3 30 10 8 62 5 38 13 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 25.620 24.959 50.579 11 65 6 35 17 27 63 16 37 43 2 5
5 Jenangan Jenangan 16.419 16.386 32.805 10 77 3 23 13 21 57 16 43 37 1 3
Setono 10.014 9.776 19.790 3 60 2 40 5 5 33 10 67 15 0 0
6 Balong Balong 20.818 21.791 42.609 7 54 6 46 13 18 69 8 31 26 1 4
7 Slahung Slahung 13.844 14.462 28.306 3 50 3 50 6 7 47 8 53 15 1 7
Nailan 10.892 11.208 22.100 11 69 5 31 16 11 65 6 35 17 0 0
8 Ngrayun Ngrayun 28.150 28.163 56.313 2 67 1 33 3 7 37 12 63 19 0 0
9 Bungkal Bungkal 17.346 17.936 35.282 4 80 1 20 5 14 64 8 36 22 3 14
10 Jetis Jetis 14.387 15.096 29.483 10 67 5 33 15 20 69 9 31 29 1 3
11 Siman Siman 11.260 10.437 21.697 4 57 3 43 7 9 53 8 47 17 1 6
Ronowijayan 10.155 10.212 20.367 7 64 4 36 11 13 54 11 46 24 3 13
12 Ponorogo Po. Utara 19.241 19.548 38.789 10 71 4 29 14 12 57 9 43 21 0 0
Po. Selatan 17.777 18.234 36.011 12 80 3 20 15 25 78 7 22 32 2 6
13 Babadan Babadan 18.549 18.767 37.316 6 35 11 65 17 17 43 23 58 40 0 0
Sukosari 13.236 12.770 26.006 6 86 1 14 7 11 73 4 27 15 0 0
14 Kauman Kauman 15.284 15.467 30.751 11 61 7 39 18 23 64 13 36 36 2 6
Ngrandu 4.873 5.052 9.925 8 100 0 0 8 11 92 1 8 12 0 0
15 Mlarak Mlarak 20.367 16.145 36.512 7 58 5 42 12 13 45 16 55 29 0 0
16 Sambit Sambit 7.914 8.327 16.241 4 67 2 33 6 9 75 3 25 12 1 8
Wringinanom 10.125 9.953 20.078 9 82 2 18 11 10 59 7 41 17 0 0
17 Sawoo Sawoo 23.742 24.527 48.269 3 25 9 75 12 8 36 14 64 22 2 9
Bondrang 3.705 3.946 7.651 1 20 4 80 5 4 36 7 64 11 0 0
18 Sooko Sooko 11.089 11.226 22.315 3 100 0 0 3 4 67 2 33 6 0 0
19 Pulung Pulung 14.307 14.401 28.708 3 50 3 50 6 10 63 6 38 16 3 19
Kesugihan 9.167 9.054 18.221 4 67 2 33 6 5 38 8 62 13 3 23
20 Ngebel Ngebel 9.892 9.615 19.507 11 85 2 15 13 14 82 3 18 17 0 0
21 Pudak Pudak 4.462 4.520 8.982 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 1 33 2 67 3 0 0
22 Rumah Sakit 0 20 67 10 33 30 261 55 212 45 473 132 28
JUMLAH (KAB/KOTA) 435.169 435.536 870.705 224 65 122 35 346 643 57 476 43 1.119 158 14
CNR KASUS BARU TB BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 51 28 40
CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 148 109 129

Sumber : Seksi P2M

72
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TB PARU
SUSPEK
NO KECAMATAN PUSKESMAS BTA (+) % BTA (+) TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 39 33 72 10 6 16 25,64 18,18 22,22
2 Jambon Jambon 82 68 150 11 7 18 13,41 10,29 12,00
3 Sampung Sampung 51 48 99 6 2 8 11,76 4,17 8,08
Kunti 11 5 16 7 3 10 63,64 60,00 62,50
4 Sukorejo Sukorejo 163 194 357 11 6 17 6,75 3,09 4,76
5 Jenangan Jenangan 55 44 99 10 3 13 18,18 6,82 13,13
Setono 5 10 15 3 2 5 60,00 20,00 33,33
6 Balong Balong 40 27 67 7 6 13 17,50 22,22 19,40
7 Slahung Slahung 31 49 80 3 3 6 9,68 6,12 7,50
Nailan 45 36 81 11 5 16 24,44 13,89 19,75
8 Ngrayun Ngrayun 43 48 91 2 1 3 4,65 2,08 3,30
9 Bungkal Bungkal 43 44 87 4 1 5 9,30 2,27 5,75
10 Jetis Jetis 85 78 163 10 5 15 11,76 6,41 9,20
11 Siman Siman 32 35 67 4 3 7 12,50 8,57 10,45
Ronowijayan 20 17 37 7 4 11 35,00 23,53 29,73
12 Ponorogo Po. Utara 12 12 24 10 4 14 83,33 33,33 58,33
Po. Selatan 37 37 74 12 3 15 32,43 8,11 20,27
13 Babadan Babadan 84 96 180 6 11 17 7,14 11,46 9,44
Sukosari 16 9 25 6 1 7 37,50 11,11 28,00
14 Kauman Kauman 103 87 190 11 7 18 10,68 8,05 9,47
Ngrandu 24 13 37 8 0 8 33,33 0,00 21,62
15 Mlarak Mlarak 44 47 91 7 5 12 15,91 10,64 13,19
16 Sambit Sambit 25 25 50 4 2 6 16,00 8,00 12,00
Wringinanom 23 23 46 9 2 11 39,13 8,70 23,91
17 Sawoo Sawoo 45 70 115 3 9 12 6,67 12,86 10,43
Bondrang 8 12 20 1 4 5 12,50 33,33 25,00
18 Sooko Sooko 8 12 20 3 0 3 37,50 0,00 15,00
19 Pulung Pulung 37 43 80 3 3 6 8,11 6,98 7,50
Kesugihan 0 0 0 4 2 6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 Ngebel Ngebel 31 27 58 11 2 13 35,48 7,41 22,41
21 Pudak Pudak 15 13 28 0 0 0 0,00 0,00 0,00
22 Rumah Sakit 1.552 1.113 2.665 20 10 30 1,29 0,90 1,13
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.809 2.375 2.519 224 122 346 7,97 5,14 13,74

Sumber : Seksi P2M


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll 73
TABEL 9
ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP JUMLAH


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE) ANGKA KEBERHASILAN
Jumlah Seluruh Kasus (COMPLETE RATE) KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI* PENGOBATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS TB SELAMA
L P L+P L P L+P (SUCCESS RATE/SR)
PENGOBATAN
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 Badegan Badegan 8 6 14 15 12 27 8 100 6 100 14 100 7 47 6 50 13 48 147 150 148 0 0 0
2 Jambon Jambon 13 6 19 20 15 35 12 92 6 100 18 95 7 35 8 53 15 43 127 153 138 1 1 2
3 Sampung Sampung 6 2 8 13 10 23 4 67 2 100 6 75 5 38 8 80 13 57 105 180 132 2 0 2
Kunti 10 2 12 21 9 30 7 70 2 100 9 75 13 62 6 67 19 63 132 167 138 1 0 1
4 Sukorejo Sukorejo 14 6 20 39 21 60 12 86 6 100 18 90 16 41 13 62 29 48 127 162 138 5 1 6
5 Jenangan Jenangan 8 7 15 17 16 33 8 100 7 100 15 100 9 53 8 50 17 52 153 150 152 0 1 1
Setono 1 1 2 8 7 15 1 100 1 100 2 100 3 38 4 57 7 47 138 157 147 0 0 0
6 Balong Balong 9 9 18 22 19 41 9 100 9 100 18 100 13 59 10 53 23 56 159 153 156 0 0 0
7 Slahung Slahung 3 4 7 8 7 15 3 100 4 100 7 100 4 50 2 29 6 40 150 129 140 1 1 2
Nailan 2 2 4 12 9 21 2 100 2 100 4 100 9 75 6 67 15 71 175 167 171 0 1 1
8 Ngrayun Ngrayun 7 3 10 14 6 20 7 100 3 100 10 100 6 43 2 33 8 40 143 133 140 2 0 2
9 Bungkal Bungkal 1 0 1 9 8 17 0 0 0 #DIV/0! 0 0 8 89 5 63 13 76 89 #DIV/0! 76 1 3 4
10 Jetis Jetis 9 6 15 15 17 32 8 89 3 50 11 73 4 27 11 65 15 47 116 115 120 1 1 2
11 Siman Siman 2 1 3 11 9 20 1 50 0 0 1 33 5 45 7 78 12 60 95 78 93 1 1 2
Ronowijayan 2 2 4 10 16 26 2 100 2 100 4 100 6 60 14 88 20 77 160 188 177 2 0 2
12 Ponorogo Po. Utara 4 1 5 13 5 18 4 100 1 100 5 100 6 46 3 60 9 50 146 160 150 0 0 0
Po. Selatan 10 4 14 19 13 32 9 90 3 75 12 86 7 37 9 69 16 50 127 144 136 1 0 1
13 Babadan Babadan 22 10 32 29 15 44 21 95 9 90 30 94 7 24 5 33 12 27 120 123 121 1 1 2
Sukosari 6 2 8 14 10 24 6 100 2 100 8 100 8 57 7 70 15 63 157 170 163 0 0 0
14 Kauman Kauman 13 4 17 20 9 29 12 92 4 100 16 94 6 30 5 56 11 38 122 156 132 2 0 2
Ngrandu 5 2 7 14 6 20 2 40 2 100 4 57 11 79 4 67 15 75 119 167 132 0 0 0
15 Mlarak Mlarak 5 4 9 19 9 28 4 80 3 75 7 78 11 58 3 33 14 50 138 108 128 1 1 2
16 Sambit Sambit 8 4 12 15 6 21 8 100 4 100 12 100 7 47 1 17 8 38 147 117 138 0 1 1
Wringinanom 3 2 5 5 4 9 3 100 2 100 5 100 2 40 1 25 3 33 140 125 133 1 0 1
17 Sawoo Sawoo 2 0 2 7 7 14 2 100 0 #DIV/0! 2 100 5 71 5 71 10 71 171 #DIV/0! 171 0 2 2
Bondrang 1 1 2 6 8 14 1 100 1 100 2 100 4 67 6 75 10 71 167 175 171 0 0 0
18 Sooko Sooko 4 0 4 7 4 11 3 75 0 #DIV/0! 3 75 2 29 4 100 6 55 104 #DIV/0! 130 0 0 0
19 Pulung Pulung 10 2 12 21 8 29 10 100 2 100 12 100 11 52 6 75 17 59 152 175 159 0 0 0
Kesugihan 8 5 13 15 11 26 6 75 5 100 11 85 8 53 6 55 14 54 128 155 138 1 0 1
20 Ngebel Ngebel 6 0 6 7 3 10 3 50 0 #DIV/0! 3 50 2 29 2 67 4 40 79 #DIV/0! 90 1 0 1
21 Pudak Pudak 0 0 0 1 2 3 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 3 150 3 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 1 0 1
22 Rumah Sakit 5 10 15 124 144 268 3 60 7 70 10 67 110 89 108 75 218 81 149 145 148 3 1 4
JUMLAH (KAB/KOTA) 207 108 300 570 445 1.015 181 87 98 91 279 93 322 56 288 65 610 60 144 155 153 29 16 41
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 7 4 5

Sumber : Seksi P2M


Keterangan:
* kohort yang sama dari kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll

74
TABEL 10
PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENDERITA L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 Badegan Badegan 998 916 1.914 44 41 132 71 160 71 174 142 108
2 Jambon Jambon 1.371 1.244 2.615 61 55 177 20 33 19 34 39 22
3 Sampung Sampung 739 702 1.441 33 31 108 5 15 3 10 8 7
Kunti 397 348 745 18 15 56 2 11 6 39 8 14
4 Sukorejo Sukorejo 1.679 1.676 3.355 75 75 225 22 29 20 27 42 19
5 Jenangan Jenangan 1.160 1.098 2.258 52 49 146 31 60 23 47 54 37
Setono 722 671 1.393 32 30 88 6 19 9 30 15 17
6 Balong Balong 1.183 1.230 2.413 53 55 190 21 40 20 37 41 22
7 Slahung Slahung 769 801 1.570 34 36 126 20 58 27 76 47 37
Nailan 611 611 1.222 27 27 98 6 22 6 22 12 12
8 Ngrayun Ngrayun 1.686 1.697 3.383 75 76 251 10 13 10 13 20 8
9 Bungkal Bungkal 1.045 1.013 2.058 47 45 157 18 39 10 22 28 18
10 Jetis Jetis 990 856 1.846 44 38 131 60 136 52 137 112 85
11 Siman Siman 711 661 1.372 32 29 95 11 35 5 17 16 17
Ronowijayan 784 735 1.519 35 33 91 0 0 2 6 2 2
12 Ponorogo Po. Utara 1.426 1.274 2.700 63 57 173 10 16 8 14 18 10
Po. Selatan 1.133 1.130 2.263 50 50 160 12 24 25 50 37 23
13 Babadan Babadan 1.239 1.197 2.436 55 53 166 10 18 16 30 26 16
Sukosari 967 880 1.847 43 39 116 38 88 39 100 77 66
14 Kauman Kauman 923 806 1.729 41 36 137 18 44 11 31 29 21
Ngrandu 428 375 803 19 17 44 8 42 9 54 17 39
15 Mlarak Mlarak 1.114 948 2.062 50 42 162 13 26 16 38 29 18
16 Sambit Sambit 507 491 998 23 22 72 12 53 9 41 21 29
Wringinanom 633 628 1.261 28 28 89 2 7 1 4 3 3
17 Sawoo Sawoo 1.396 1.358 2.754 62 60 215 13 21 18 30 31 14
Bondrang 229 226 455 10 10 34 7 69 5 50 12 35
18 Sooko Sooko 665 570 1.235 30 25 99 10 34 15 59 25 25
19 Pulung Pulung 936 897 1.833 42 40 128 7 17 6 15 13 10
Kesugihan 507 434 941 23 19 81 20 89 21 109 41 51
20 Ngebel Ngebel 693 613 1.306 31 27 87 10 32 12 44 22 25
21 Pudak Pudak 233 210 443 10 9 40 7 68 5 54 12 30
22 Rumah Sakit - - - - 942 #DIV/0! 902 #DIV/0! 1.844 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 27.874 26.296 54.170 1.240 1.170 3.874 1.442 116 1.401 120 999 26
PERSENTASE PERKIRAAN KASUS

Sumber : Seksi P2M


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS 75
Persentase perkiraan kasus pneumonia pada balita berbeda untuk setiap provinsi, sesuai hasil riskesdas 2013
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH KEMATIAN
HIV AIDS SYPHILIS
AKIBAT AIDS
NO KELOMPOK UMUR PROPORSI PROPORSI PROPORSI
L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P L P L+P KELOMPOK
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 ≤ 4 TAHUN 3 1 4 3,88 1 1 2,08 1 1 0 0,00

2 5 - 14 TAHUN 0 0 0 0,00 0 0,00 0 0 0,00

3 15 - 19 TAHUN 1 1 2 1,94 0 0,00 0 0 0,00

4 20 - 24 TAHUN 1 1 2 1,94 0 0,00 0 0 0,00

5 25 - 49 TAHUN 34 37 71 68,93 20 16 36 75,00 4 4 8 1 1 2 100,00

6 ≥ 50 TAHUN 17 7 24 23,30 3 8 11 22,92 2 2 0 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 56 47 103 24 24 48 7 4 11 1 1 2

PROPORSI JENIS KELAMIN 54,4 45,6 50 50 63,6 36,4 50 50

Sumber : Seksi P2M


Keterangan :
Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

76
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DONOR DARAH
SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING
UNIT TRANSFUSI POSITIF HIV
NO JUMLAH PENDONOR TERHADAP HIV
DARAH
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 PMI 9.836 4.631 14.467 9.836 100 4.631 100 14.467 100 33 0,34 6 0,13 39 0,27

JUMLAH 9.836 4.631 14.467 9.836 100 4.631 100 14.467 100 33 0,34 6 0 39 0,27

Sumber : Seksi P2M

77
TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DIARE
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH TARGET DIARE DITANGANI
NO KECAMATAN PUSKESMAS
PENEMUAN L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 Badegan Badegan 14.750 14.821 29.571 398 400 798 429 108 478 119 907 114
2 Jambon Jambon 19.541 20.122 39.663 528 543 1.071 382 72 515 95 897 84
3 Sampung Sampung 11.952 12.234 24.186 323 330 653 163 51 156 47 319 49
Kunti 6.291 6.381 12.672 170 172 342 95 56 101 59 196 57
4 Sukorejo Sukorejo 25.620 24.959 50.579 692 674 1.366 692 100 869 129 1.561 114
5 Jenangan Jenangan 16.419 16.386 32.805 443 442 886 732 165 811 183 1.543 174
Setono 10.014 9.776 19.790 270 264 534 119 44 128 48 247 46
6 Balong Balong 20.818 21.791 42.609 562 588 1.150 637 113 780 133 1.417 123
7 Slahung Slahung 13.844 14.462 28.306 374 390 764 32 9 34 9 66 9
Nailan 10.892 11.208 22.100 294 303 597 370 126 419 138 789 132
8 Ngrayun Ngrayun 28.150 28.163 56.313 760 760 1.520 139 18 119 16 258 17
9 Bungkal Bungkal 17.346 17.936 35.282 468 484 953 362 77 358 74 720 76
10 Jetis Jetis 14.387 15.096 29.483 388 408 796 343 88 447 110 790 99
11 Siman Siman 11.260 10.437 21.697 304 282 586 221 73 271 96 492 84
Ronowijayan 10.155 10.212 20.367 274 276 550 158 58 113 41 271 49
12 Ponorogo Po. Utara 19.241 19.548 38.789 520 528 1.047 256 49 336 64 592 57
Po. Selatan 17.777 18.234 36.011 480 492 972 219 46 406 82 625 64
13 Babadan Babadan 18.549 18.767 37.316 501 507 1.008 337 67 417 82 754 75
Sukosari 13.236 12.770 26.006 357 345 702 166 46 261 76 427 61
14 Kauman Kauman 15.284 15.467 30.751 413 418 830 430 104 476 114 906 109
Ngrandu 4.873 5.052 9.925 132 136 268 242 184 190 139 432 161
15 Mlarak Mlarak 20.367 16.145 36.512 550 436 986 153 28 231 53 384 39
16 Sambit Sambit 7.914 8.327 16.241 214 225 439 141 66 183 81 324 74
Wringinanom 10.125 9.953 20.078 273 269 542 153 56 164 61 317 58
17 Sawoo Sawoo 23.742 24.527 48.269 641 662 1.303 696 109 736 111 1.432 110
Bondrang 3.705 3.946 7.651 100 107 207 73 73 71 67 144 70
18 Sooko Sooko 11.089 11.226 22.315 299 303 603 387 129 371 122 758 126
19 Pulung Pulung 14.307 14.401 28.708 386 389 775 448 116 515 132 963 124
Kesugihan 9.167 9.054 18.221 248 244 492 191 77 243 99 434 88
20 Ngebel Ngebel 9.892 9.615 19.507 267 260 527 92 34 91 35 183 35
21 Pudak Pudak 4.462 4.520 8.982 120 122 243 136 113 175 143 311 128
JUMLAH (KAB/KOTA) 435.169 435.536 870.705 11.750 11.759 23.509 8.994 76,5 10.465 89,0 19.459 82,8
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 270

Sumber : Seksi P2M


Keterangan :
- Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
78
- Persentase perkiraan jumlah kasus diare yang datang ke fasyankes besarnya sesuai dengan perkiraan daerah, namun
jika tidak tersedia maka menggunakan perkiraan 10% dari perkiraan jumlah penderita
TABEL 14
KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KASUS BARU
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 0 0 0 2 1 3 2 1 3
2 Jambon Jambon 0 0 0 2 0 2 2 0 2
3 Sampung Sampung 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kunti 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 0 1 1 0 1 1
5 Jenangan Jenangan 0 0 0 1 1 2 1 1 2
Setono 0 0 0 1 0 1 1 0 1
6 Balong Balong 0 0 0 1 0 1 1 0 1
7 Slahung Slahung 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Nailan 0 1 1 0 0 0 0 1 1
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 0 1 1 0 1 1
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 2 0 2 2 0 2
10 Jetis Jetis 0 0 0 2 0 2 2 0 2
11 Siman Siman 0 0 0 2 1 3 2 1 3
Ronowijayan 0 0 0 0 1 1 0 1 1
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 0 1 0 1 1 0 1
Po. Selatan 0 0 0 2 0 2 2 0 2
13 Babadan Babadan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Sukosari 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 Kauman Kauman 0 0 0 7 1 8 7 1 8
Ngrandu 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Mlarak Mlarak 0 0 0 1 0 1 1 0 1
16 Sambit Sambit 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Wringinanom 0 0 0 0 1 1 0 1 1
17 Sawoo Sawoo 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Bondrang 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 0 1 1 1 0 1 1 1 2
Kesugihan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 1 0 1 1 0 1
21 Pudak Pudak 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 2 2 26 11 37 26 13 39
PROPORSI JENIS KELAMIN 0 100 70 30 67 33
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 6 3 4

Sumber : Seksi P2M


79
TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
KUSTA
JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Badegan Badegan 3 - 0,0 2 66,7
2 Jambon Jambon 2 - 0,0 0 0,0
3 Sampung Sampung - - #DIV/0! 0 #DIV/0!
Kunti - - #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 1 - 0,0 1 100,0
5 Jenangan Jenangan 2 - 0,0 0 0,0
Setono 1 - 0,0 1 100,0
6 Balong Balong 1 - 0,0 0 0,0
7 Slahung Slahung 1 - 0,0 1 100,0
Nailan 1 - 0,0 0 0,0
8 Ngrayun Ngrayun 1 - 0,0 0 0,0
9 Bungkal Bungkal 2 - 0,0 0 0,0
10 Jetis Jetis 2 - 0,0 0 0,0
11 Siman Siman 3 - 0,0 2 66,7
Ronowijayan 1 - 0,0 0 0,0
12 Ponorogo Po. Utara 1 - 0,0 0 0,0
Po. Selatan 2 - 0,0 1 50,0
13 Babadan Babadan - - #DIV/0! 0 #DIV/0!
Sukosari - - #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 Kauman Kauman 8 1 12,5 1 12,5
Ngrandu - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 Mlarak Mlarak 1 0 0,0 0 0,0
16 Sambit Sambit 1 0 0,0 0 0,0
Wringinanom 1 1 100,0 0 0,0
17 Sawoo Sawoo 1 0 0,0 0 0,0
Bondrang - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 Sooko Sooko - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 Pulung Pulung 2 0 0,0 0 0,0
Kesugihan - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 Ngebel Ngebel 1 0 0,0 0 0,0
21 Pudak Pudak - 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 39 2 5,1 9 23,1
ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 1

Sumber : Seksi P2M


80
TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KASUS TERCATAT
NO KECAMATAN PUSKESMAS Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 0 0 0 2 1 3 2 1 3
2 Jambon Jambon 0 0 0 2 0 2 2 0 2
3 Sampung Sampung 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kunti 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 0 1 1 0 1 1
5 Jenangan Jenangan 0 0 0 1 1 2 1 1 2
Setono 0 0 0 1 0 1 1 0 1
6 Balong Balong 0 0 0 1 0 1 1 0 1
7 Slahung Slahung 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Nailan 0 1 1 0 0 0 0 1 1
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 0 1 1 0 1 1
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 2 0 2 2 0 2
10 Jetis Jetis 0 0 0 2 0 2 2 0 2
11 Siman Siman 0 0 0 2 1 3 2 1 3
Ronowijayan 0 0 0 0 1 1 0 1 1
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 0 1 0 1 1 0 1
Po. Selatan 0 0 0 2 0 2 2 0 2
13 Babadan Babadan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Sukosari 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 Kauman Kauman 0 0 0 7 1 8 7 1 8
Ngrandu 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Mlarak Mlarak 0 0 0 1 0 1 1 0 1
16 Sambit Sambit 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Wringinanom 0 0 0 0 1 1 0 1 1
17 Sawoo Sawoo 0 0 0 0 1 1 0 1 1
Bondrang 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 0 1 1 1 0 1 1 1 2
Kesugihan 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 1 0 1 1 0 1
21 Pudak Pudak 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 2 2 26 11 37 26 13 39
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,60 0,30 0,45

Sumber : Seksi P2M


81
TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


a RFT PB a RFT MB
NO KECAMATAN PUSKESMAS PENDERITA PB PENDERITA MB
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 Badegan Badegan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100
2 Jambon Jambon 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100
3 Sampung Sampung 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
Kunti 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
5 Jenangan Jenangan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100 1 100
Setono 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 3 0 3 3 100 0 #DIV/0! 3 100
6 Balong Balong 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 4 0 4 4 100 0 #DIV/0! 4 100
7 Slahung Slahung 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
Nailan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 2 2 0 #DIV/0! 2 100 2 100
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 0 2 2 100 0 #DIV/0! 2 100
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 Jetis Jetis 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 Siman Siman 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 0 1 1 100 0 #DIV/0! 1 100
Ronowijayan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 2 1 100 1 100 2 100
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
Po. Selatan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 Babadan Babadan 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 1 3 2 100 1 100 3 100
Sukosari 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 2 1 100 1 100 2 100
14 Kauman Kauman 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100 1 100
Ngrandu 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
15 Mlarak Mlarak 0 1 1 #DIV/0! 1 100 1 100 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
16 Sambit Sambit 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
0 Wringinanom 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
17 Sawoo Sawoo 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
Bondrang 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
18 Sooko Sooko 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
19 Pulung Pulung 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 1 1 0 #DIV/0! 1 100 1 100
Kesugihan 1 0 1 0 1 #DIV/0! 1 100 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 1 1 2 1 100 1 100 2 100
21 Pudak Pudak 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 1 1 2 0 0,0 2 200,0 2 100,0 17 9 26 17 100 9 100 26 100

Sumber : Seksi P2M

Keterangan : a = Penderita kusta PB/MB merupakan penderita pada kohort yang sama

82
TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP


NO KECAMATAN PUSKESMAS
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4 5
1 Badegan Badegan 6.306 0
2 Jambon Jambon 8.426 0
3 Sampung Sampung 4.466 0
Kunti 2.487 0
4 Sukorejo Sukorejo 9.810 0
5 Jenangan Jenangan 6.381 0
Setono 3.981 0
6 Balong Balong 8.081 0
7 Slahung Slahung 5.484 0
Nailan 4.084 0
8 Ngrayun Ngrayun 11.217 0
9 Bungkal Bungkal 6.405 0
10 Jetis Jetis 5.711 0
11 Siman Siman 4.369 0
Ronowijayan 4.242 0
12 Ponorogo Po. Utara 7.768 0
Po. Selatan 7.299 0
13 Babadan Babadan 7.500 0
Sukosari 5.298 0
14 Kauman Kauman 5.747 0
Ngrandu 1.919 0
15 Mlarak Mlarak 7.585 0
16 Sambit Sambit 3.024 0
Wringinanom 3.959 0
17 Sawoo Sawoo 9.009 0
Bondrang 1.420 0
18 Sooko Sooko 3.946 0
19 Pulung Pulung 5.586 1
Kesugihan 3.198 0
20 Ngebel Ngebel 3.876 0
21 Pudak Pudak 1.624 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 170.208 1
AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 0,59

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Keterangan :
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk
kasus yang ditemukan di RS
Catatan :
Jumlah penduduk < 15 tahun kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun pada tabel 2,
yaitu sebesar : 170.208 83
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Jambon Jambon 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
3 Sampung Sampung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kunti 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Jenangan Jenangan 2 1 3 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Setono 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 Balong Balong 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 Slahung Slahung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Nailan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
10 Jetis Jetis 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Siman Siman 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Ronowijayan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Po. Selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Babadan Babadan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Sukosari 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 Kauman Kauman 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Ngrandu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 Mlarak Mlarak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
16 Sambit Sambit 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Wringinanom 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
17 Sawoo Sawoo 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Bondrang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kesugihan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
21 Pudak Pudak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 5 1 6 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 16,67 #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi

84
TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH KASUS PD3I


CAMPAK
NO KECAMATAN PUSKESMAS POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 Badegan Badegan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 Jambon Jambon 8 1 9 0 0 0 0 0 2 2
3 Sampung Sampung 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kunti 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 0 0 0 0 0 4 4
5 Jenangan Jenangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Setono 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
6 Balong Balong 1 1 2 0 0 0 0 0 2 2
7 Slahung Slahung 10 12 22 0 0 0 0 0 1 1
Nailan 2 5 7 0 0 0 0 0 0 0
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
10 Jetis Jetis 8 5 13 0 0 0 0 0 1 1
11 Siman Siman 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Ronowijayan 2 3 5 0 0 0 0 0 1 1
12 Ponorogo Po. Utara 4 8 12 0 0 0 0 0 4 4
Po. Selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 Babadan Babadan 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
Sukosari 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
14 Kauman Kauman 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
Ngrandu 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
15 Mlarak Mlarak 3 5 8 0 0 0 0 0 0 0
16 Sambit Sambit 4 2 6 0 0 0 0 0 2 2
Wringinanom 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0
17 Sawoo Sawoo 0 0 0 0 0 0 0 0 3 3
Bondrang 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
18 Sooko Sooko 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
Kesugihan 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
21 Pudak Pudak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 43 43 86 0 0 0 0 0 35 35
CASE FATALITY RATE (%) 0,0
85
Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi
TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 12 9 21 0 0 0 0,0 0,0 0,0
2 Jambon Jambon 6 7 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
3 Sampung Sampung 18 9 27 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Kunti 0 1 1 0 0 0 #DIV/0! 0,0 0,0
4 Sukorejo Sukorejo 5 8 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
5 Jenangan Jenangan 9 7 16 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Setono 5 3 8 0 0 0 0,0 0,0 0,0
6 Balong Balong 8 8 16 0 0 0 0,0 0,0 0,0
7 Slahung Slahung 3 3 6 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Nailan 1 1 2 0 0 0 0,0 0,0 0,0
8 Ngrayun Ngrayun 17 17 34 0 0 0 0,0 0,0 0,0
9 Bungkal Bungkal 3 3 6 0 0 0 0,0 0,0 0,0
10 Jetis Jetis 6 3 9 0 0 0 0,0 0,0 0,0
11 Siman Siman 3 4 7 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Ronowijayan 6 5 11 0 0 0 0,0 0,0 0,0
12 Ponorogo Po. Utara 4 8 12 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Po. Selatan 16 17 33 0 0 0 0,0 0,0 0,0
13 Babadan Babadan 29 32 61 0 1 1 0,0 3,1 1,6
Sukosari 6 5 11 0 0 0 0,0 0,0 0,0
14 Kauman Kauman 7 12 19 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Ngrandu 3 4 7 0 0 0 0,0 0,0 0,0
15 Mlarak Mlarak 12 6 18 0 0 0 0,0 0,0 0,0
16 Sambit Sambit 7 5 12 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Wringinanom 17 19 36 0 1 1 0,0 5,3 2,8
17 Sawoo Sawoo 12 7 19 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Bondrang 0 2 2 0 0 0 #DIV/0! 0,0 0,0
18 Sooko Sooko 1 3 4 0 0 0 0,0 0,0 0,0
19 Pulung Pulung 10 5 15 0 0 0 0,0 0,0 0,0
Kesugihan 0 1 1 0 0 0 #DIV/0! 0,0 0,0
20 Ngebel Ngebel 2 1 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
21 Pudak Pudak 1 2 3 0 0 0 0,0 0,0 0,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 229 217 446 0 2 2 0,0 0,9 0,4
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 52,6 49,8 51,2

Sumber : Seksi P2M


Ket : Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
86
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KECAMATAN PUSKESMAS SUSPEK MENINGGAL CFR
POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 Badegan Badegan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Jambon Jambon 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Sampung Sampung 1 1 1 1 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Kunti 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Jenangan Jenangan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Setono 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Balong Balong 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Slahung Slahung 2 2 2 2 2 100,00 #DIV/0! 2 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Nailan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Ngrayun Ngrayun 17 17 17 17 17 100,00 #DIV/0! 17 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
9 Bungkal Bungkal 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Jetis Jetis 2 2 2 2 2 100,00 #DIV/0! 2 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
11 Siman Siman 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Ronowijayan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Ponorogo Po. Utara 1 1 1 1 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Po. Selatan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 Babadan Babadan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Sukosari 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Kauman Kauman 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Ngrandu 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Mlarak Mlarak 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
16 Sambit Sambit 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
Wringinanom 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
17 Sawoo Sawoo 3 3 3 3 3 100,00 #DIV/0! 3 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Bondrang 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
18 Sooko Sooko 1 1 1 1 1 100,00 #DIV/0! 1 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
19 Pulung Pulung 5 5 5 5 5 100,00 #DIV/0! 5 100,00 0 0,00 #DIV/0! 0,00
Kesugihan 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
20 Ngebel Ngebel 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
21 Pudak Pudak 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 32 0 32 32 - 32 32 100,00 - #DIV/0! 32 100,00 0 0 0 0 #DIV/0! 0
JUMLAH PENDUDUK BERISIKO 435.169 435.536 870.705
ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE ) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO 0,07 0,00 0,04

Sumber : Seksi P2M

Ket :Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

87
TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PENDERITA FILARIASIS
NO KECAMATAN PUSKESMAS KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Badegan Badegan 0 0 0 0
2 Jambon Jambon 0 0 0 1 1 2
3 Sampung Sampung 0 0 0 1 1
Kunti 0 0 0 0
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 4 4
5 Jenangan Jenangan 0 0 0 0
Setono 0 0 0 0
6 Balong Balong 0 0 0 1 2 3
7 Slahung Slahung 0 0 0 1 8 9
Nailan 0 0 0 0
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 0 2 2
9 Bungkal Bungkal 0 0 0 0
10 Jetis Jetis 0 0 0 0
11 Siman Siman 0 0 0 0
Ronowijayan 0 0 0 1 1 2
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 0 1 1
Po. Selatan 0 0 0 0
13 Babadan Babadan 0 0 0 0
Sukosari 0 0 0 0
14 Kauman Kauman 0 0 0 0
Ngrandu 0 0 0 0
15 Mlarak Mlarak 0 0 0 4 4
16 Sambit Sambit 0 0 0 1 1
Wringinanom 0 0 0 1 1
17 Sawoo Sawoo 0 0 0 0
Bondrang 0 0 0 0
18 Sooko Sooko 0 0 0 0
19 Pulung Pulung 0 0 0 0
Kesugihan 0 0 0 0
20 Ngebel Ngebel 0 0 0 0
21 Pudak Pudak 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 13 17 30
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 3 4 3

Sumber : Seksi P2M


Ket : Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus
yang ditemukan di RS
88
TABEL 24

PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI/TEKANAN DARAH TINGGI


JUMLAH PENDUDUK ≥ 18 TAHUN LAKI-LAKI + LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS PEREMPUAN PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 10.471 11.062 21.533 758 7,2 2.190 19,8 2.948 13,7 411 54,2 1.057 48,3 1.468 49,8
2 Jambon Jambon 13.877 15.098 28.975 3.452 24,9 5.790 38,3 9.242 31,9 659 19,1 1.024 17,7 1.683 18,2
3 Sampung Sampung 8.922 9.426 18.348 576 6,5 704 7,5 1.280 7,0 576 100,0 704 100,0 1.280 100,0
Kunti 4.604 4.874 9.478 892 19,4 1.839 37,7 2.731 28,8 246 27,6 166 9,0 412 15,1
4 Sukorejo Sukorejo 19.170 18.842 38.012 9.100 47,5 9.450 50,2 18.550 48,8 347 3,8 709 7,5 1.056 5,7
5 Jenangan Jenangan 12.163 12.525 24.688 3.279 27,0 3.619 28,9 6.898 27,9 404 12,3 627 17,3 1.031 14,9
Setono 7.333 7.341 14.674 2.336 31,9 10.435 142,1 12.771 87,0 497 21,3 892 8,5 1.389 10,9
6 Balong Balong 15.319 16.687 32.006 10.537 68,8 9.863 59,1 20.400 63,7 1.728 16,4 2.033 20,6 3.761 18,4
7 Slahung Slahung 10.194 10.970 21.164 3.002 29,4 3.646 33,2 6.648 31,4 321 10,7 437 12,0 758 11,4
Nailan 8.013 8.573 16.586 1.523 19,0 2.736 31,9 4.259 25,7 617 40,5 1.167 42,7 1.784 41,9
8 Ngrayun Ngrayun 20.785 21.324 42.109 953 4,6 2.340 11,0 3.293 7,8 466 48,9 885 37,8 1.351 41,0
9 Bungkal Bungkal 13.124 13.890 27.014 5.582 42,5 8.943 64,4 14.525 53,8 743 13,3 1.358 15,2 2.101 14,5
10 Jetis Jetis 10.627 11.243 21.870 1.710 16,1 4.457 39,6 6.167 28,2 363 21,2 1.000 22,4 1.363 22,1
11 Siman Siman 8.096 7.744 15.840 1.258 15,5 1.611 20,8 2.869 18,1 259 20,6 279 17,3 538 18,8
Ronowijayan 7.382 7.604 14.986 1.158 15,7 2.378 31,3 3.536 23,6 291 25,1 919 38,6 1.210 34,2
12 Ponorogo Po. Utara 14.066 14.711 28.777 7.542 53,6 3.233 22,0 10.775 37,4 528 7,0 869 26,9 1.397 13,0
Po. Selatan 12.774 13.114 25.888 528 4,1 465 3,5 993 3,8 79 15,0 122 26,2 201 20,2
13 Babadan Babadan 13.666 13.918 27.584 4.421 32,4 3.377 24,3 7.798 28,3 214 4,8 210 6,2 424 5,4
Sukosari 9.805 9.532 19.337 983 10,0 1.824 19,1 2.807 14,5 356 36,2 789 43,3 1.145 40,8
14 Kauman Kauman 11.400 11.857 23.257 2.375 20,8 4.818 40,6 7.193 30,9 193 8,1 264 5,5 457 6,4
Ngrandu 3.609 3.826 7.435 1.245 34,5 1.404 36,7 2.649 35,6 322 25,9 414 29,5 736 27,8
15 Mlarak Mlarak 13.190 12.115 25.305 8.659 65,6 10.395 85,8 19.054 75,3 1.019 11,8 2.794 26,9 3.813 20,0
16 Sambit Sambit 5.926 6.384 12.310 345 5,8 830 13,0 1.175 9,5 103 29,9 195 23,5 298 25,4
Wringinanom 7.520 7.526 15.046 4.553 60,5 6.439 85,6 10.992 73,1 198 4,3 287 4,5 485 4,4
17 Sawoo Sawoo 17.741 18.941 36.682 7.852 44,3 9.556 50,5 17.408 47,5 711 9,1 1.198 12,5 1.909 11,0
Bondrang 2.758 3.062 5.820 124 4,5 125 4,1 249 4,3 56 45,2 39 31,2 95 38,2
18 Sooko Sooko 8.404 8.845 17.249 1.987 23,6 2.879 32,5 4.866 28,2 343 17,3 546 19,0 889 18,3
19 Pulung Pulung 10.602 11.017 21.619 8.365 78,9 7.890 71,6 16.255 75,2 657 7,9 2.246 28,5 2.903 17,9
Kesugihan 6.946 7.110 14.056 1.016 14,6 1.967 27,7 2.983 21,2 216 21,3 278 14,1 494 16,6
20 Ngebel Ngebel 5.671 5.286 10.957 5.671 100,0 5.286 100,0 10.957 100,0 719 12,7 1.410 26,7 2.129 19,4
21 Pudak Pudak 3.384 3.462 6.846 1.831 54,1 1.976 57,1 3.807 55,6 146 8,0 298 15,1 444 11,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 317.542 327.909 645.451 103.613 32,6 132.465 40,4 236.078 36,6 13.788 13,3 25.216 19,0 39.004 16,5

Sumber : Seksi PTM

89
TABEL 25

PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DAN
LAKI-LAKI + LAKI-LAKI +
JARINGANNYA BERUSIA ≥ 15 TAHUN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS PEREMPUAN PEREMPUAN
LAKI-LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 11.445 11.820 23.265 2.502 21,9 9.425 79,7 11.927 51,3 25 1,0 105 1,1 130 1,1
2 Jambon Jambon 15.141 16.095 31.236 3.452 22,8 5.790 36,0 9.242 29,6 659 19,1 1.024 17,7 1.683 18,2
3 Sampung Sampung 9.657 10.063 19.720 926 9,6 1.341 13,3 2.267 11,5 1 0,1 6 0,4 7 0,3
Kunti 4.986 5.199 10.185 350 7,0 1.601 30,8 1.951 19,2 143 40,9 315 19,7 458 23,5
4 Sukorejo Sukorejo 20.679 20.090 40.769 9.100 44,0 9.450 47,0 18.550 45,5 81 0,9 190 2,0 271 1,5
5 Jenangan Jenangan 13.107 13.317 26.424 890 6,8 1.951 14,7 2.841 10,8 73 8,2 94 4,8 167 5,9
Setono 7.949 7.860 15.809 1 0,0 502 6,4 503 3,2 1 100,0 53 10,6 54 10,7
6 Balong Balong 16.699 17.828 34.527 1.313 7,9 1.296 7,3 2.609 7,6 1.313 100,0 1.296 100,0 2.609 100,0
7 Slahung Slahung 11.077 11.746 22.823 202 1,8 1.234 10,5 1.436 6,3 78 38,6 380 30,8 458 31,9
Nailan 8.776 9.240 18.016 24 0,3 525 5,7 549 3,0 0,0 8 1,5 8 1,5
8 Ngrayun Ngrayun 22.449 22.646 45.095 6.544 29,2 8.025 35,4 14.569 32,3 26 0,4 49 0,6 75 0,5
9 Bungkal Bungkal 14.097 14.780 28.877 92 0,7 117 0,8 209 0,7 12 13,0 15 12,8 27 12,9
10 Jetis Jetis 11.498 12.273 23.771 109 0,9 730 5,9 839 3,5 26 23,9 269 36,8 295 35,2
11 Siman Siman 8.965 8.363 17.328 285 3,2 1.951 23,3 2.236 12,9 15 5,3 300 15,4 315 14,1
Ronowijayan 7.974 8.151 16.125 177 2,2 1.470 18,0 1.647 10,2 48 27,1 477 32,4 525 31,9
12 Ponorogo Po. Utara 15.174 15.847 31.021 58 0,4 435 2,7 493 1,6 31 53,4 170 39,1 201 40,8
Po. Selatan 14.115 14.596 28.711 3.892 27,6 4.376 30,0 8.268 28,8 237 6,1 541 12,4 778 9,4
13 Babadan Babadan 14.766 15.050 29.816 9.070 61,4 12.088 80,3 21.158 71,0 48 0,5 89 0,7 137 0,6
Sukosari 10.556 10.152 20.708 101 1,0 1.361 13,4 1.462 7,1 18 17,8 561 41,2 579 39,6
14 Kauman Kauman 12.373 12.631 25.004 188 1,5 1.440 11,4 1.628 6,5 120 63,8 520 36,1 640 39,3
Ngrandu 3.918 4.089 8.007 1.245 31,8 1.404 34,3 2.649 33,1 312 25,1 412 29,3 724 27,3
15 Mlarak Mlarak 15.960 12.967 28.927 101 0,6 642 5,0 743 2,6 44 43,6 8 1,2 52 7,0
16 Sambit Sambit 6.408 6.809 13.217 29 0,5 279 4,1 308 2,3 237 817,2 376 134,8 613 199,0
Wringinanom 8.131 7.988 16.119 12 0,1 96 1,2 108 0,7 2 16,7 14 14,6 16 14,8
17 Sawoo Sawoo 19.154 20.106 39.260 178 0,9 290 1,4 468 1,2 34 19,1 61 21,0 95 20,3
Bondrang 2.985 3.246 6.231 69 2,3 514 15,8 583 9,4 21 30,4 64 12,5 85 14,6
18 Sooko Sooko 9.028 9.342 18.370 273 3,0 429 4,6 702 3,8 248 90,8 411 95,8 659 93,9
19 Pulung Pulung 11.420 11.703 23.123 39 0,3 1.778 15,2 1.817 7,9 - 0,0 48 2,7 48 2,6
Kesugihan 7.505 7.519 15.024 367 4,9 878 11,7 1.245 8,3 68 18,5 124 14,1 192 15,4
20 Ngebel Ngebel 6.289 5.758 12.047 86 1,4 154 2,7 240 2,0 2 2,3 4 2,6 6 2,5
21 Pudak Pudak 3.653 3.705 7.358 441 12,1 532 14,4 973 13,2 44 10,0 121 22,7 165 17,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 345.934 350.979 696.913 42.116 12,2 72.104 20,5 114.220 16,4 3.967 9,4 8.105 11,2 12.072 10,6

Sumber : Seksi PTM

90
TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PEMERIKSAAN LEHER RAHIM


PEREMPUAN IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS DAN PAYUDARA
USIA 30-50 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Badegan Badegan 4.394 58 1,32 1,00 1,72 0,00
2 Jambon Jambon 5.983 64 1 2 3,13 0,00
3 Sampung Sampung 3.676 36 1 1 2,78 4 11,11
Kunti 1.959 68 3 0,00 6 8,82
4 Sukorejo Sukorejo 7.549 347 5 1 0,29 0,00
5 Jenangan Jenangan 4.992 350 7 0,00 0,00
Setono 2.990 25 1 0,00 0,00
6 Balong Balong 6.678 352 5 6 1,70 0,00
7 Slahung Slahung 4.248 120 3 0,00 0,00
Nailan 3.157 119 4 0,00 0,00
8 Ngrayun Ngrayun 8.700 273 3 1 0,37 13 4,76
9 Bungkal Bungkal 5.271 135 3 0,00 0,00
10 Jetis Jetis 4.363 198 5 0,00 0,00
11 Siman Siman 3.144 61 2 0,00 0,00
Ronowijayan 2.986 48 2 0,00 0,00
12 Ponorogo Po. Utara 6.065 16 0 1 6,25 0,00
Po. Selatan 5.154 78 2 0 0,00 0,00
13 Babadan Babadan 5.528 106 2 2 1,89 0,00
Sukosari 3.853 109 3 0 0,00 0,00
14 Kauman Kauman 4.827 99 2 1 1,01 0,00
Ngrandu 1.505 36 2 2 5,56 8 22,22
15 Mlarak Mlarak 4.772 199 4 4 2,01 0,00
16 Sambit Sambit 2.477 56 2 0 0,00 0,00
Wringinanom 2.968 17 1 0 0,00 0,00
17 Sawoo Sawoo 7.390 92 1 0,00 0,00
Bondrang 1.152 41 4 0,00 0,00
18 Sooko Sooko 3.593 308 9 5 1,62 0,00
19 Pulung Pulung 4.455 298 7 22 7,38 0,00
Kesugihan 2.837 77 3 2 2,60 0,00
20 Ngebel Ngebel 2.708 192 7 2 1,04 0,00
21 Pudak Pudak 1.377 31 2 0 0,00 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 130.751 4.009 3 53 1,32 31 0,77

Sumber : Seksi PTM


91
Ket: IVA: Inspeksi Visual dengan Asam asetat
CBE: Clinical Breast Examination
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


WAKTU KEJADIAN (TANGGAL) JUMLAH PENDERITA JUMLAH KEMATIAN ATTACK RATE (%) CFR (%)
TERANCAM
JENIS KEJADIAN JUMLAH
NO JUMLAH
LUAR BIASA DESA/ DITANGGU-
KEC DIKETAHUI AKHIR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
KEL LANGI

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 Keracunan Makanan 1 1 7-1-2018 7-1-2018 2 2 4 0 0 0 1.122 1.193 2.315 0,18 0,17 0,17 - - -
2 Difteri 1 1 28-1-2018 28-1-2018 0 1 1 0 0 0 2.308 2.250 4.558 - 0,04 0,02 #DIV/0! - -
3 AFP 1 1 3-2-2018 3-2-2018 1 0 1 0 0 0 869 913 1.782 0,12 - 0,06 - #DIV/0! -
4 Difteri 1 1 13-2-2018 13-2-2018 1 0 1 1 0 1 2.308 2.250 4.558 0,04 - 0,02 100,00 #DIV/0! 100,00
5 Keracunan Makanan 1 1 23-4-2018 24-4-2018 12 18 30 0 0 0 1.364 1.271 2.635 0,88 1,42 1,14 - - -
6 Difteri 1 1 30-4-2018 30-4-2018 1 0 1 0 0 0 2.979 3.042 6.021 0,03 - 0,02 - #DIV/0! -
7 Keracunan Makanan 1 1 7-5-2018 7-5-2018 2 6 8 0 0 0 1.364 1.271 2.635 0,15 0,47 0,30 - - -
8 DBD 1 1 29-7-2018 29-7-2018 2 5 7 0 1 1 2.389 2.371 4.760 0,08 0,21 0,15 - 20,00 14,29
9 Difteri 1 1 23-8-2018 24-8-2018 1 0 1 0 0 0 1.767 1.795 3.562 0,06 - 0,03 - #DIV/0! -
10 Keracunan Makanan 1 1 8-11-2018 8-11-2018 0 11 11 0 0 0 669 727 1.396 - 1,51 0,79 #DIV/0! - -
11 DBD 1 1 15-11-2018 15-11-2018 5 6 11 0 1 1 2.902 2.703 5.605 0,17 0,22 0,20 - 16,67 9,09
12 Difteri 1 1 12-12-2018 13-12-2018 1 0 1 0 0 0 784 810 1.594 0,13 - 0,06 - #DIV/0! -
13 Difteri 1 1 13-12-2018 13-12-2018 1 0 1 0 0 0 2.866 2.997 5.863 0,03 - 0,02 - #DIV/0! -

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi

92
TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KLB DI DESA/KELURAHAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH DITANGANI <24 JAM %
1 2 3 4 5 6
1 Badegan Badegan 0 0 #DIV/0!
2 Jambon Jambon 0 0 #DIV/0!
3 Sampung Sampung 1 1 100,00
Kunti 0 0 #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 #DIV/0!
5 Jenangan Jenangan 3 3 100,00
Setono 0 0 #DIV/0!
6 Balong Balong 1 1 100,00
7 Slahung Slahung 0 0 #DIV/0!
Nailan 0 0 #DIV/0!
8 Ngrayun Ngrayun 0 0 #DIV/0!
9 Bungkal Bungkal 0 0 #DIV/0!
10 Jetis Jetis 0 0 #DIV/0!
11 Siman Siman 0 0 #DIV/0!
Ronowijayan 2 2 100,00
12 Ponorogo Po. Utara 0 0 #DIV/0!
Po. Selatan 0 0 #DIV/0!
13 Babadan Babadan 1 1 100,00
Sukosari 1 1 100,00
14 Kauman Kauman 0 0 #DIV/0!
Ngrandu 0 0 #DIV/0!
15 Mlarak Mlarak 0 0 #DIV/0!
16 Sambit Sambit 0 0 #DIV/0!
Wringinanom 1 1 100,00
17 Sawoo Sawoo 2 2 100,00
Bondrang 0 0 #DIV/0!
18 Sooko Sooko 0 0 #DIV/0!
19 Pulung Pulung 1 1 100,00
Kesugihan 0 0 #DIV/0!
20 Ngebel Ngebel 0 0 #DIV/0!
21 Pudak Pudak 0 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 13 13 100,00

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi

93
TABEL 29
CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018
IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS
PERSALINAN MENDAPAT IBU NIFAS
NO KECAMATAN PUSKESMAS K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES YANKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 Badegan Badegan 401 386 96,3 342 85,3 383 336 87,7 328 85,6 328 85,64
2 Jambon Jambon 541 533 98,5 465 86,0 516 504 97,7 503 97,5 503 97,48
3 Sampung Sampung 341 326 95,6 290 85,0 325 285 87,7 278 85,5 278 85,54
Kunti 189 189 100,0 165 87,3 180 146 81,1 144 80,0 144 80,00
4 Sukorejo Sukorejo 692 698 100,9 619 89,5 663 655 98,8 694 104,7 694 104,68
5 Jenangan Jenangan 461 443 96,1 407 88,3 438 407 92,9 407 92,9 407 92,92
Setono 259 250 96,5 212 81,9 248 215 86,7 215 86,7 215 86,69
6 Balong Balong 606 538 88,8 423 69,8 578 465 80,4 442 76,5 442 76,47
7 Slahung Slahung 396 369 93,2 283 71,5 378 297 78,6 267 70,6 267 70,63
Nailan 305 312 102,3 247 81,0 293 272 92,8 270 92,2 270 92,15
8 Ngrayun Ngrayun 742 650 87,6 610 82,2 691 574 83,1 584 84,5 584 84,52
9 Bungkal Bungkal 490 488 99,6 421 85,9 468 397 84,8 397 84,8 397 84,83
10 Jetis Jetis 420 423 100,7 362 86,2 402 379 94,3 353 87,8 353 87,81
11 Siman Siman 288 286 99,3 271 94,1 276 269 97,5 274 99,3 274 99,28
Ronowijayan 229 228 99,6 192 83,8 220 239 108,6 239 108,6 239 108,64
12 Ponorogo Po. Utara 578 515 89,1 474 82,0 555 492 88,6 496 89,4 496 89,37
Po. Selatan 425 451 106,1 380 89,4 407 374 91,9 354 87,0 354 86,98
13 Babadan Babadan 467 485 103,9 459 98,3 439 441 100,5 432 98,4 432 98,41
Sukosari 354 356 100,6 339 95,8 340 340 100,0 331 97,4 331 97,35
14 Kauman Kauman 432 420 97,2 374 86,6 412 405 98,3 405 98,3 405 98,30
Ngrandu 145 153 105,5 133 91,7 137 121 88,3 119 86,9 119 86,86
15 Mlarak Mlarak 478 423 88,5 365 76,4 458 379 82,8 379 82,8 379 82,75
16 Sambit Sambit 240 239 99,6 204 85,0 229 180 78,6 181 79,0 181 79,04
Wringinanom 274 252 92,0 188 68,6 261 197 75,5 197 75,5 197 75,48
17 Sawoo Sawoo 690 717 103,9 587 85,1 659 581 88,2 581 88,2 581 88,16
Bondrang 125 93 74,4 77 61,6 120 73 60,8 73 60,8 73 60,83
18 Sooko Sooko 325 303 93,2 280 86,2 315 257 81,6 257 81,6 257 81,59
19 Pulung Pulung 382 364 95,3 323 84,6 365 348 95,3 341 93,4 341 93,42
Kesugihan 277 225 81,2 200 72,2 267 212 79,4 215 80,5 215 80,52
20 Ngebel Ngebel 275 231 84,0 214 77,8 264 217 82,2 210 79,5 210 79,55
21 Pudak Pudak 103 124 120,4 80 77,7 100 79 79,0 79 79,0 79 79,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 11.930 11.470 96,1 9.986 83,7 11.387 10.136 89,0 10.045 88,2 10.045 88,21

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

94
TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Badegan Badegan 401 2 0,5 2 0,5 2 0,5 18 4,5 303 75,6 325 81,0
2 Jambon Jambon 541 0 - 0 - 0 - 0 - 403 74,5 403 74,5
3 Sampung Sampung 341 0 - 0 - 2 0,6 15 4,4 33 9,7 50 14,7
Kunti 189 0 - 0 - 0 - 1 0,5 4 2,1 5 2,6
4 Sukorejo Sukorejo 692 0 - 1 0,1 8 1,2 36 5,2 344 49,7 389 56,2
5 Jenangan Jenangan 461 0 - 0 - 2 0,4 11 2,4 8 1,7 21 4,6
Setono 259 0 - 0 - 0 - 8 3,1 242 93,4 250 96,5
6 Balong Balong 606 1 0,2 11 1,8 59 9,7 114 18,8 91 15,0 275 45,4
7 Slahung Slahung 396 0 - 0 - 0 - 1 0,3 31 7,8 32 8,1
Nailan 305 1 0,3 5 1,6 19 6,2 31 10,2 65 21,3 120 39,3
8 Ngrayun Ngrayun 742 5 0,7 5 0,7 5 0,7 10 1,3 17 2,3 37 5,0
9 Bungkal Bungkal 490 0 - 1 0,2 0 - 17 3,5 227 46,3 245 50,0
10 Jetis Jetis 420 0 - 0 - 10 2,4 30 7,1 45 10,7 85 20,2
11 Siman Siman 288 0 - 3 1,0 47 16,3 62 21,5 203 70,5 315 109,4
Ronowijayan 229 0 - 0 - 1 0,4 38 16,6 123 53,7 162 70,7
12 Ponorogo Po. Utara 578 1 0,2 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
Po. Selatan 425 0 - 0 - 0 - 0 - 3 0,7 3 0,7
13 Babadan Babadan 467 2 0,4 2 0,4 2 0,4 0 - 419 89,7 423 90,6
Sukosari 354 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
14 Kauman Kauman 432 0 - 0 - 5 1,2 36 8,3 336 77,8 377 87,3
Ngrandu 145 0 - 0 - 15 10,3 35 24,1 43 29,7 93 64,1
15 Mlarak Mlarak 478 0 - 0 - 1 0,2 24 5,0 337 70,5 362 75,7
16 Sambit Sambit 240 0 - 0 - 0 - 0 - 168 70,0 168 70,0
Wringinanom 274 0 - 0 - 0 - 1 0,4 5 1,8 6 2,2
17 Sawoo Sawoo 690 0 - 0 - 0 - 114 16,5 193 28,0 307 44,5
Bondrang 125 0 - 0 - 0 - 0 - 63 50,4 63 50,4
18 Sooko Sooko 325 0 - 0 - 0 - 0 - 280 86,2 280 86,2
19 Pulung Pulung 382 0 - 0 - 1 0,3 13 3,4 39 10,2 53 13,9
Kesugihan 277 0 - 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
20 Ngebel Ngebel 275 0 - 0 - 0 - 2 0,7 5 1,8 7 2,5
21 Pudak Pudak 103 0 - 0 - 0 - 13 12,6 97 94,2 110 106,8
JUMLAH (KAB/KOTA) 11.930 12 0,1 30 0,3 179 1,5 630 5,3 4.127 34,6 4.966 41,6

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi

95
TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KECAMATAN PUSKESMAS TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 Badegan Badegan 4.373 2 0,0 2 0,0 37 0,8 531 12,1 315 7,2
2 Jambon Jambon 6.123 0 - 0 - 0 - 0 - 403 6,6
3 Sampung Sampung 3.369 0 - 0 - 324 9,6 48 1,4 42 1,2
Kunti 1.753 0 - 3 0,2 8 0,5 53 3,0 18 1,0
4 Sukorejo Sukorejo 7.328 0 - 6 0,1 18 0,2 98 1,3 381 5,2
5 Jenangan Jenangan 4.723 0 - 0 - 25 0,5 13 0,3 9 0,2
Setono 3.024 0 - 0 - 1 0,0 310 10,3 248 8,2
6 Balong Balong 6.211 5 0,1 32 0,5 108 1,7 181 2,9 949 15,3
7 Slahung Slahung 4.457 0 - 0 - 0 - 4 0,1 64 1,4
Nailan 3.164 9 0,3 18 0,6 43 1,4 72 2,3 142 4,5
8 Ngrayun Ngrayun 9.045 10 0,1 10 0,1 14 0,2 1.421 15,7 184 2,0
9 Bungkal Bungkal 4.959 0 - 1 0,0 5 0,1 47 0,9 365 7,4
10 Jetis Jetis 4.975 0 - 0 - 10 0,2 30 0,6 45 0,9
11 Siman Siman 3.593 0 - 3 0,1 60 1,7 142 4,0 913 25,4
Ronowijayan 3.516 0 - 0 - 1 0,0 816 23,2 183 5,2
12 Ponorogo Po. Utara 6.795 7 0,1 2 0,0 1 0,0 11 0,2 73 1,1
Po. Selatan 6.925 0 - 0 - 16 0,2 6.288 90,8 97 1,4
13 Babadan Babadan 6.449 2 0,0 2 0,0 3 0,0 2 0,0 535 8,3
Sukosari 3.832 0 - 0 - 0 - 0 - 0 -
14 Kauman Kauman 4.805 1 0,0 3 0,1 26 0,5 241 5,0 435 9,1
Ngrandu 1.554 0 - 0 - 15 1,0 50 3,2 100 6,4
15 Mlarak Mlarak 4.917 0 - 4 0,1 16 0,3 676 13,7 1.900 38,6
16 Sambit Sambit 2.422 0 - 0 - 0 - 0 - 256 10,6
Wringinanom 3.006 0 - 5 0,2 1 0,0 119 4,0 75 2,5
17 Sawoo Sawoo 7.438 0 - 0 - 0 - 488 6,6 261 3,5
Bondrang 1.086 0 - 0 - 15 1,4 0 - 63 5,8
18 Sooko Sooko 3.179 0 - 0 - 0 - 0 - 456 14,3
19 Pulung Pulung 4.296 0 - 0 - 41 1,0 624 14,5 461 10,7
Kesugihan 2.414 0 - 0 - 0 - 59 2,4 141 5,8
20 Ngebel Ngebel 2.597 0 - 0 - 0 - 61 2,3 79 3,0
21 Pudak Pudak 1.613 0 - 0 - 0 - 29 1,8 156 9,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 133.941 36 0,0 91 0,1 788 0,6 12.414 9,3 9.349 7,0

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


96
TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KECAMATAN PUSKESMAS
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Badegan Badegan 401 373 93,0 327 81,5
2 Jambon Jambon 541 533 98,5 465 86,0
3 Sampung Sampung 341 324 95,0 289 84,8
Kunti 189 189 100,0 159 84,1
4 Sukorejo Sukorejo 692 707 102,2 608 87,9
5 Jenangan Jenangan 461 443 96,1 412 89,4
Setono 259 271 104,6 178 68,7
6 Balong Balong 606 538 88,8 428 70,6
7 Slahung Slahung 396 369 93,2 283 71,5
Nailan 305 312 102,3 247 81,0
8 Ngrayun Ngrayun 742 650 87,6 610 82,2
9 Bungkal Bungkal 490 485 99,0 411 83,9
10 Jetis Jetis 420 420 100,0 355 84,5
11 Siman Siman 288 287 99,7 271 94,1
Ronowijayan 229 228 99,6 192 83,8
12 Ponorogo Po. Utara 492 492 100,0 445 90,4
Po. Selatan 425 392 92,2 317 74,6
13 Babadan Babadan 467 318 68,1 294 63,0
Sukosari 354 305 86,2 330 93,2
14 Kauman Kauman 432 420 97,2 374 86,6
Ngrandu 145 165 113,8 143 98,6
15 Mlarak Mlarak 478 194 40,6 171 35,8
16 Sambit Sambit 240 236 98,3 191 79,6
Wringinanom 274 252 92,0 188 68,6
17 Sawoo Sawoo 690 781 113,2 648 93,9
Bondrang 125 93 74,4 73 58,4
18 Sooko Sooko 325 314 96,6 285 87,7
19 Pulung Pulung 382 364 95,3 323 84,6
Kesugihan 277 228 82,3 201 72,6
20 Ngebel Ngebel 275 203 73,8 183 66,6
21 Pudak Pudak 103 124 120,4 80 77,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 11844 11.010 93,0 9.481 80,0

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat 97


TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PERKIRAAN PENANGANAN PERKIRAAN PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL


JUMLAH BUMIL DENGAN JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS KOMPLIKASI NEONATAL L P L+P
IBU HAMIL KOMPLIKASI
KEBIDANAN S % L P L+P L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 Badegan Badegan 401 80 85 106,0 188 200 388 28 30 58 4 14,2 11 36,7 15 25,8
2 Jambon Jambon 541 108 87 80,4 238 225 463 36 34 69 29 81,2 28 83,0 57 82,1
3 Sampung Sampung 341 68 90 132,0 152 144 296 23 22 44 19 83,3 28 129,6 47 105,9
Kunti 189 38 27 71,4 84 78 162 13 12 24 7 55,6 5 42,7 12 49,4
4 Sukorejo Sukorejo 692 138 150 108,4 326 308 634 49 46 95 24 49,1 22 47,6 46 48,4
5 Jenangan Jenangan 461 92 69 74,8 199 189 388 30 28 58 39 130,7 39 137,6 78 134,0
Setono 259 52 44 84,9 118 107 225 18 16 34 19 107,3 12 74,8 31 91,9
6 Balong Balong 606 121 167 137,8 300 245 545 45 37 82 20 44,4 12 32,7 32 39,1
7 Slahung Slahung 396 79 132 166,7 205 155 360 31 23 54 8 26,0 11 47,3 19 35,2
Nailan 305 61 74 121,3 154 130 284 23 20 43 14 60,6 16 82,1 30 70,4
8 Ngrayun Ngrayun 742 148 130 87,6 318 302 620 48 45 93 29 60,8 33 72,8 62 66,7
9 Bungkal Bungkal 490 98 84 85,7 211 200 411 32 30 62 33 104,3 31 103,3 64 103,8
10 Jetis Jetis 420 84 96 114,3 200 191 391 30 29 59 32 106,7 24 83,8 56 95,5
11 Siman Siman 288 58 73 126,7 143 135 278 21 20 42 8 37,3 11 54,3 19 45,6
Ronowijayan 229 46 58 126,6 106 100 206 16 15 31 14 88,1 12 80,0 26 84,1
12 Ponorogo Po. Utara 578 116 81 70,1 245 233 478 37 35 72 34 92,5 21 60,1 55 76,7
Po. Selatan 425 85 116 136,5 217 206 423 33 31 63 21 64,5 25 80,9 46 72,5
13 Babadan Babadan 467 93 189 202,4 271 244 515 41 37 77 20 49,2 12 32,8 32 41,4
Sukosari 354 71 78 110,2 172 174 346 26 26 52 11 42,6 16 61,3 27 52,0
14 Kauman Kauman 432 86 112 129,6 221 210 431 33 32 65 50 150,8 40 127,0 90 139,2
Ngrandu 145 29 35 120,7 82 52 134 12 8 20 2 16,3 5 64,1 7 34,8
15 Mlarak Mlarak 478 96 94 98,3 212 200 412 32 30 62 12 37,7 23 76,7 35 56,6
16 Sambit Sambit 240 48 57 118,8 117 110 227 18 17 34 4 22,8 4 24,2 8 23,5
Wringinanom 274 55 36 65,7 118 111 229 18 17 34 10 56,5 8 48,0 18 52,4
17 Sawoo Sawoo 690 138 241 174,6 351 279 630 53 42 95 17 32,3 22 52,6 39 41,3
Bondrang 125 25 21 84,0 45 49 94 7 7 14 7 103,7 5 68,0 12 85,1
18 Sooko Sooko 325 65 64 98,5 153 157 310 23 24 47 19 82,8 18 76,4 37 79,6
19 Pulung Pulung 382 76 84 109,9 180 170 350 27 26 53 14 51,9 13 51,0 27 51,4
Kesugihan 277 55 75 135,4 133 125 258 20 19 39 9 45,1 12 64,0 21 54,3
20 Ngebel Ngebel 275 55 20 36,4 134 124 258 20 19 39 5 24,9 2 10,8 7 18,1
21 Pudak Pudak 103 21 22 106,8 47 52 99 7 8 15 2 28,4 4 51,3 6 40,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 11.930 2.386 2691 112,8 5.640 5.205 10.845 846 781 1.627 536 63,4 525 67,2 1.061 65,2

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

98
TABEL 34

PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PESERTA KB AKTIF
MKJP NON MKJP MKJP + %
NO KECAMATAN PUSKESMAS MKJP +
IM KON SUNTI OBAT LAIN NON
IUD % MOP % MOW % % JUMLAH % % % PIL % % % JUMLAH % NON
PLAN DOM K VAGINA NYA MKJP MKJP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 Badegan Badegan 610 16,9 24 0,7 357 9,9 577 16,0 1.568 43,4 53 1,5 1.667 46,2 323 8,9 0 0,0 0 0,0 2.043 56,6 3.611 100
2 Jambon Jambon 1.516 31,1 21 0,4 303 6,2 285 5,8 2.125 43,5 156 3,2 2.194 44,9 407 8,3 0 0,0 0 0,0 2.757 56,5 4.882 100
3 Sampung Sampung 576 17,6 1 0,0 252 7,7 122 3,7 951 29,0 93 2,8 1.987 60,7 244 7,5 0 0,0 0 0,0 2.324 71,0 3.275 100
Kunti 197 12,1 0 0,0 42 2,6 166 10,2 405 24,8 16 1,0 1.046 64,2 163 10,0 0 0,0 0 0,0 1.225 75,2 1.630 100
4 Sukorejo Sukorejo 2.070 32,7 7 0,1 486 7,7 784 12,4 3.347 52,9 65 1,0 2.423 38,3 493 7,8 0 0,0 0 0,0 2.981 47,1 6.328 100
5 Jenangan Jenangan 1.188 28,5 6 0,1 276 6,6 91 2,2 1.561 37,4 81 1,9 2.086 50,0 441 10,6 0 0,0 0 0,0 2.608 62,6 4.169 100
Setono 1.308 50,6 3 0,1 241 9,3 18 0,7 1.570 60,8 3 0,1 998 38,6 12 0,5 0 0,0 0 0,0 1.013 39,2 2.583 100
6 Balong Balong 1.064 19,6 22 0,4 149 2,7 783 14,4 2.018 37,1 281 5,2 2.379 43,8 758 13,9 0 0,0 0 0,0 3.418 62,9 5.436 100
7 Slahung Slahung 759 20,1 15 0,4 219 5,8 666 17,6 1.659 43,9 50 1,3 1.817 48,1 251 6,6 0 0,0 0 0,0 2.118 56,1 3.777 100
Nailan 561 21,4 7 0,3 160 6,1 288 11,0 1.016 38,7 88 3,4 1.251 47,6 271 10,3 0 0,0 0 0,0 1.610 61,3 2.626 100
8 Ngrayun Ngrayun 1.826 24,3 65 0,9 497 6,6 192 2,6 2.580 34,4 22 0,3 3.735 49,8 1.167 15,6 0 0,0 0 0,0 4.924 65,6 7.504 100
9 Bungkal Bungkal 905 20,7 22 0,5 253 5,8 743 17,0 1.923 44,0 75 1,7 1.853 42,4 517 11,8 0 0,0 0 0,0 2.445 56,0 4.368 100
10 Jetis Jetis 1.073 29,4 5 0,1 243 6,7 378 10,4 1.699 46,6 167 4,6 1.524 41,8 255 7,0 0 0,0 0 0,0 1.946 53,4 3.645 100
11 Siman Siman 676 26,6 1 0,0 54 2,1 155 6,1 886 34,9 75 3,0 1.326 52,2 253 10,0 0 0,0 0 0,0 1.654 65,1 2.540 100
Ronowijayan 670 26,3 4 0,2 120 4,7 52 2,0 846 33,3 43 1,7 1.419 55,8 235 9,2 0 0,0 0 0,0 1.697 66,7 2.543 100
12 Ponorogo Po. Utara 2.018 48,3 12 0,3 410 9,8 126 3,0 2.566 61,4 133 3,2 1.193 28,6 285 6,8 0 0,0 0 0,0 1.611 38,6 4.177 100
Po. Selatan 1.126 23,4 4 0,1 183 3,8 110 2,3 1.423 29,6 322 6,7 2.552 53,1 507 10,6 0 0,0 0 0,0 3.381 70,4 4.804 100
13 Babadan Babadan 1.673 37,5 5 0,1 310 7,0 72 1,6 2.060 46,2 187 4,2 1.924 43,2 287 6,4 0 0,0 0 0,0 2.398 53,8 4.458 100
Sukosari 302 9,5 5 0,2 225 7,1 118 3,7 650 20,4 183 5,8 2.123 66,8 223 7,0 0 0,0 0 0,0 2.529 79,6 3.179 100
14 Kauman Kauman 1.050 28,5 5 0,1 244 6,6 312 8,5 1.611 43,7 91 2,5 1.710 46,4 277 7,5 0 0,0 0 0,0 2.078 56,3 3.689 100
Ngrandu 519 39,4 1 0,1 70 5,3 102 7,7 692 52,5 38 2,9 536 40,7 52 3,9 0 0,0 0 0,0 626 47,5 1.318 100
15 Mlarak Mlarak 1.393 28,7 6 0,1 228 4,7 456 9,4 2.083 43,0 168 3,5 2.352 48,5 243 5,0 0 0,0 0 0,0 2.763 57,0 4.846 100
16 Sambit Sambit 595 29,2 1 0,0 154 7,5 84 4,1 834 40,9 70 3,4 897 44,0 239 11,7 0 0,0 0 0,0 1.206 59,1 2.040 100
Wringinanom 619 24,1 10 0,4 218 8,5 658 25,7 1.505 58,7 40 1,6 916 35,7 104 4,1 0 0,0 0 0,0 1.060 41,3 2.565 100
17 Sawoo Sawoo 1.774 29,9 20 0,3 235 4,0 488 8,2 2.517 42,5 254 4,3 2.754 46,5 399 6,7 0 0,0 0 0,0 3.407 57,5 5.924 100
Bondrang 410 39,5 0 0,0 101 9,7 45 4,3 556 53,5 2 0,2 458 44,1 23 2,2 0 0,0 0 0,0 483 46,5 1.039 100
18 Sooko Sooko 441 15,1 18 0,6 265 9,1 645 22,2 1.369 47,0 64 2,2 1.296 44,5 182 6,3 0 0,0 0 0,0 1.542 53,0 2.911 100
19 Pulung Pulung 883 26,4 64 1,9 352 10,5 760 22,7 2.059 61,5 52 1,6 1.113 33,2 125 3,7 0 0,0 0 0,0 1.290 38,5 3.349 100
Kesugihan 545 26,7 7 0,3 199 9,8 244 12,0 995 48,8 28 1,4 898 44,1 117 5,7 0 0,0 0 0,0 1.043 51,2 2.038 100
20 Ngebel Ngebel 749 29,7 20 0,8 169 6,7 290 11,5 1.228 48,7 79 3,1 1.064 42,2 149 5,9 0 0,0 0 0,0 1.292 51,3 2.520 100
21 Pudak Pudak 37 3,1 12 1,0 53 4,5 345 29,3 447 37,9 9 0,8 623 52,8 100 8,5 0 0,0 0 0,0 732 62,1 1.179 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 29.133 26,7 393 0,4 7.068 6,5 10.155 9,3 46.749 42,9 2.988 2,7 50.114 46,0 9.102 8,4 0 0,0 0 0,0 62.204 57,1 108.953 100

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

99
TABEL 35

PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PESERTA KB BARU
MKJP NON MKJP MKJP + % MKJP
NO KECAMATAN PUSKESMAS
OBAT LAIN NON + NON
IUD % MOP % MOW % IMPLAN % JUMLAH % KONDOM % SUNTIK % PIL % % % JUMLAH % MKJP MKJP
VAGINA NYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 Badegan Badegan 22 8,8 4 1,6 5 2,0 104 41,4 135 53,8 1 0,4 102 40,6 13 5,2 0 0,0 0 0,0 116 46,2 251 100,0
2 Jambon Jambon 73 8,6 0 0,0 1 0,1 117 13,8 191 22,5 44 5,2 487 57,4 126 14,9 0 0,0 0 0,0 657 77,5 848 100,0
3 Sampung Sampung 32 14,1 0 0,0 6 2,6 22 9,7 60 26,4 18 7,9 131 57,7 18 7,9 0 0,0 0 0,0 167 73,6 227 100,0
Kunti 14 25,0 0 0,0 2 3,6 13 23,2 29 51,8 0 0,0 24 42,9 3 5,4 0 0,0 0 0,0 27 48,2 56 100,0
4 Sukorejo Sukorejo 104 30,7 0 0,0 21 6,2 69 20,4 194 57,2 6 1,8 121 35,7 18 5,3 0 0,0 0 0,0 145 42,8 339 100,0
5 Jenangan Jenangan 91 21,0 0 0,0 0 0,0 34 7,8 125 28,8 7 1,6 223 51,4 79 18,2 0 0,0 0 0,0 309 71,2 434 100,0
Setono 30 16,0 0 0,0 4 2,1 11 5,9 45 23,9 4 2,1 117 62,2 22 11,7 0 0,0 0 0,0 143 76,1 188 100,0
6 Balong Balong 43 18,1 1 0,4 7 2,9 65 27,3 116 48,7 1 0,4 103 43,3 18 7,6 0 0,0 0 0,0 122 51,3 238 100,0
7 Slahung Slahung 33 20,0 0 0,0 8 4,8 49 29,7 90 54,5 2 1,2 65 39,4 8 4,8 0 0,0 0 0,0 75 45,5 165 100,0
Nailan 31 15,0 2 1,0 7 3,4 52 25,2 92 44,7 7 3,4 90 43,7 17 8,3 0 0,0 0 0,0 114 55,3 206 100,0
8 Ngrayun Ngrayun 50 7,0 1 0,1 14 2,0 101 14,1 166 23,2 36 5,0 389 54,3 125 17,5 0 0,0 0 0,0 550 76,8 716 100,0
9 Bungkal Bungkal 99 29,9 0 0,0 12 3,6 102 30,8 213 64,4 2 0,6 106 32,0 10 3,0 0 0,0 0 0,0 118 35,6 331 100,0
10 Jetis Jetis 127 34,1 0 0,0 21 5,6 40 10,8 188 50,5 39 10,5 115 30,9 30 8,1 0 0,0 0 0,0 184 49,5 372 100,0
11 Siman Siman 52 19,5 0 0,0 10 3,8 60 22,6 122 45,9 9 3,4 107 40,2 28 10,5 0 0,0 0 0,0 144 54,1 266 100,0
Ronowijayan 71 28,7 0 0,0 9 3,6 10 4,0 90 36,4 7 2,8 134 54,3 16 6,5 0 0,0 0 0,0 157 63,6 247 100,0
12 Ponorogo Po. Utara 162 58,7 0 0,0 20 7,2 23 8,3 205 74,3 8 2,9 59 21,4 4 1,4 0 0,0 0 0,0 71 25,7 276 100,0
Po. Selatan 70 41,4 0 0,0 12 7,1 19 11,2 101 59,8 7 4,1 54 32,0 7 4,1 0 0,0 0 0,0 68 40,2 169 100,0
13 Babadan Babadan 131 25,0 0 0,0 29 5,5 16 3,1 176 33,6 72 13,7 228 43,5 48 9,2 0 0,0 0 0,0 348 66,4 524 100,0
Sukosari 57 14,8 0 0,0 19 4,9 37 9,6 113 29,4 34 8,8 180 46,8 58 15,1 0 0,0 0 0,0 272 70,6 385 100,0
14 Kauman Kauman 84 45,2 0 0,0 16 8,6 38 20,4 138 74,2 0 0,0 45 24,2 3 1,6 0 0,0 0 0,0 48 25,8 186 100,0
Ngrandu 15 23,1 0 0,0 8 12,3 7 10,8 30 46,2 3 4,6 31 47,7 1 1,5 0 0,0 0 0,0 35 53,8 65 100,0
15 Mlarak Mlarak 28 17,8 0 0,0 0 0,0 34 21,7 62 39,5 3 1,9 88 56,1 4 2,5 0 0,0 0 0,0 95 60,5 157 100,0
16 Sambit Sambit 35 36,5 0 0,0 3 3,1 9 9,4 47 49,0 2 2,1 40 41,7 7 7,3 0 0,0 0 0,0 49 51,0 96 100,0
Wringinanom 4 4,9 0 0,0 3 3,7 29 35,4 36 43,9 1 1,2 42 51,2 3 3,7 0 0,0 0 0,0 46 56,1 82 100,0
17 Sawoo Sawoo 65 11,7 0 0,0 5 0,9 106 19,0 176 31,6 81 14,5 202 36,3 98 17,6 0 0,0 0 0,0 381 68,4 557 100,0
Bondrang 8 9,3 0 0,0 3 3,5 26 30,2 37 43,0 3 3,5 31 36,0 15 17,4 0 0,0 0 0,0 49 57,0 86 100,0
18 Sooko Sooko 14 6,3 0 0,0 1 0,5 33 14,9 48 21,6 5 2,3 158 71,2 11 5,0 0 0,0 0 0,0 174 78,4 222 100,0
19 Pulung Pulung 53 12,8 0 0,0 27 6,5 133 32,1 213 51,4 4 1,0 181 43,7 16 3,9 0 0,0 0 0,0 201 48,6 414 100,0
Kesugihan 18 15,8 0 0,0 6 5,3 32 28,1 56 49,1 0 0,0 57 50,0 1 0,9 0 0,0 0 0,0 58 50,9 114 100,0
20 Ngebel Ngebel 54 21,5 1 0,4 11 4,4 67 26,7 133 53,0 2 0,8 113 45,0 3 1,2 0 0,0 0 0,0 118 47,0 251 100,0
21 Pudak Pudak 15 7,8 6 3,1 5 2,6 81 42,0 107 55,4 5 2,6 65 33,7 16 8,3 0 0,0 0 0,0 86 44,6 193 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.685 19,5 15 0,2 295 3,4 1.539 17,8 3.534 40,8 413 4,8 3.888 44,9 826 9,5 0 0,0 0 0,0 5.127 59,2 8.661 100,0

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

100
TABEL 36

JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH PESERTA KB BARU PESERTA KB AKTIF


NO KECAMATAN PUSKESMAS
PUS JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Badegan Badegan 5.027 251 5,0 3.611 71,8
2 Jambon Jambon 6.743 848 12,6 4.882 72,4
3 Sampung Sampung 4.112 227 5,5 3.275 79,6
Kunti 2.154 56 2,6 1.630 75,7
4 Sukorejo Sukorejo 8.598 339 3,9 6.328 73,6
5 Jenangan Jenangan 5.577 434 7,8 4.169 74,8
Setono 3.364 188 5,6 2.583 76,8
6 Balong Balong 7.244 238 3,3 5.436 75,0
7 Slahung Slahung 4.812 165 3,4 3.777 78,5
Nailan 3.757 206 5,5 2.626 69,9
8 Ngrayun Ngrayun 9.573 716 7,5 7.504 78,4
9 Bungkal Bungkal 5.998 331 5,5 4.368 72,8
10 Jetis Jetis 5.012 372 7,4 3.645 72,7
11 Siman Siman 3.689 266 7,2 2.540 68,9
Ronowijayan 3.462 247 7,1 2.543 73,5
12 Ponorogo Po. Utara 6.593 276 4,2 4.177 63,4
Po. Selatan 6.122 169 2,8 4.804 78,5
13 Babadan Babadan 6.344 524 8,3 4.458 70,3
Sukosari 4.421 385 8,7 3.179 71,9
14 Kauman Kauman 5.228 186 3,6 3.689 70,6
Ngrandu 1.687 65 3,9 1.318 78,1
15 Mlarak Mlarak 6.207 157 2,5 4.846 78,1
16 Sambit Sambit 2.761 96 3,5 2.040 73,9
Wringinanom 3.413 82 2,4 2.565 75,2
17 Sawoo Sawoo 8.206 557 6,8 5.924 72,2
Bondrang 1.301 86 6,6 1.039 79,9
18 Sooko Sooko 3.794 222 5,9 2.911 76,7
19 Pulung Pulung 4.880 414 8,5 3.349 68,6
Kesugihan 3.098 114 3,7 2.038 65,8
20 Ngebel Ngebel 3.316 251 7,6 2.520 76,0
21 Pudak Pudak 1.527 193 12,6 1.179 77,2
JUMLAH (KAB/KOTA) 148.020 8.661 5,9 108.953 73,6

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

101
TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 188 200 388 177 94 159 80 336 86,6 5 2,8 8 5,0 13 3,9
2 Jambon Jambon 238 225 463 267 112 235 104 502 108,4 6 2,2 1 0,4 7 1,4
3 Sampung Sampung 152 144 296 134 88 150 104 284 95,9 5 3,7 14 9,3 19 6,7
Kunti 84 78 162 73 87 72 92 145 89,5 7 9,6 4 5,6 11 7,6
4 Sukorejo Sukorejo 326 308 634 351 108 301 98 652 102,8 11 3,1 15 5,0 26 4,0
5 Jenangan Jenangan 199 189 388 209 105 196 104 405 104,4 5 2,4 2 1,0 7 1,7
Setono 118 107 225 119 101 97 91 216 96,0 8 6,7 7 7,2 15 6,9
6 Balong Balong 300 245 545 250 83 213 87 463 85,0 13 5,2 10 4,7 23 5,0
7 Slahung Slahung 205 155 360 152 74 141 91 293 81,4 8 5,3 11 7,8 19 6,5
Nailan 154 130 284 139 90 131 101 270 95,1 5 3,6 10 7,6 15 5,6
8 Ngrayun Ngrayun 318 302 620 293 92 283 94 576 92,9 12 4,1 12 4,2 24 4,2
9 Bungkal Bungkal 211 200 411 205 97 190 95 395 96,1 4 2,0 5 2,6 9 2,3
10 Jetis Jetis 200 191 391 191 96 189 99 380 97,2 4 2,1 8 4,2 12 3,2
11 Siman Siman 143 135 278 131 92 135 100 266 95,7 4 3,1 5 3,7 9 3,4
Ronowijayan 106 100 206 114 108 127 127 241 117,0 6 5,3 7 5,5 13 5,4
12 Ponorogo Po. Utara 245 233 478 264 108 225 97 489 102,3 13 4,9 10 4,4 23 4,7
Po. Selatan 217 206 423 185 85 189 92 374 88,4 5 2,7 15 7,9 20 5,3
13 Babadan Babadan 271 244 515 222 82 218 89 440 85,4 14 6,3 9 4,1 23 5,2
Sukosari 172 174 346 172 100 167 96 339 98,0 8 4,7 8 4,8 16 4,7
14 Kauman Kauman 221 210 431 205 93 197 94 402 93,3 18 8,8 13 6,6 31 7,7
Ngrandu 82 52 134 61 74 59 113 120 89,6 1 1,6 5 8,5 6 5,0
15 Mlarak Mlarak 212 200 412 204 96 177 89 381 92,5 10 4,9 13 7,3 23 6,0
16 Sambit Sambit 117 110 227 81 69 98 89 179 78,9 3 3,7 2 2,0 5 2,8
Wringinanom 118 111 229 105 89 88 79 193 84,3 5 4,8 4 4,5 9 4,7
17 Sawoo Sawoo 351 279 630 286 81 299 107 585 92,9 10 3,5 19 6,4 29 5,0
Bondrang 45 49 94 33 73 41 84 74 78,7 3 9,1 2 4,9 5 6,8
18 Sooko Sooko 153 157 310 124 81 131 83 255 82,3 7 5,6 5 3,8 12 4,7
19 Pulung Pulung 180 170 350 182 101 167 98 349 99,7 9 4,9 9 5,4 18 5,2
Kesugihan 133 125 258 106 80 109 87 215 83,3 6 5,7 8 7,3 14 6,5
20 Ngebel Ngebel 134 124 258 110 82 106 85 216 83,7 5 4,5 2 1,9 7 3,2
21 Pudak Pudak 47 52 99 39 83 38 73 77 77,8 1 2,6 4 10,5 5 6,5
JUMLAH (KAB/KOTA) 5.640 5.205 10.845 5.184 92 4.928 95 10.112 93,2 221 4,3 247 5,0 468 4,6

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

102
TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P L P L+P
L P L + P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 188 200 388 174 92,6 156 78,0 330 85,1 168 89,4 150 75,0 318 82,0
2 Jambon Jambon 238 225 463 240 100,8 211 93,8 451 97,4 239 100,4 210 93,3 449 97,0
3 Sampung Sampung 152 144 296 131 86,2 150 104,2 281 94,9 128 84,2 147 102,1 275 92,9
Kunti 84 78 162 80 95,2 78 100,0 158 97,5 72 85,7 70 89,7 142 87,7
4 Sukorejo Sukorejo 326 308 634 350 107,4 302 98,1 652 102,8 364 111,7 323 104,9 687 108,4
5 Jenangan Jenangan 199 189 388 209 105,0 196 103,7 405 104,4 207 104,0 196 103,7 403 103,9
Setono 118 107 225 119 100,8 97 90,7 216 96,0 116 98,3 98 91,6 214 95,1
6 Balong Balong 300 245 545 245 81,7 211 86,1 456 83,7 240 80,0 207 84,5 447 82,0
7 Slahung Slahung 205 155 360 152 74,1 140 90,3 292 81,1 134 65,4 127 81,9 261 72,5
Nailan 154 130 284 139 90,3 131 100,8 270 95,1 136 88,3 131 100,8 267 94,0
8 Ngrayun Ngrayun 318 302 620 291 91,5 281 93,0 572 92,3 286 89,9 274 90,7 560 90,3
9 Bungkal Bungkal 211 200 411 205 97,2 190 95,0 395 96,1 205 97,2 190 95,0 395 96,1
10 Jetis Jetis 200 191 391 191 95,5 189 99,0 380 97,2 182 91,0 188 98,4 370 94,6
11 Siman Siman 143 135 278 131 91,6 135 100,0 266 95,7 119 83,2 126 93,3 245 88,1
Ronowijayan 106 100 206 114 107,5 127 127,0 241 117,0 114 107,5 127 127,0 241 117,0
12 Ponorogo Po. Utara 245 233 478 264 107,8 222 95,3 486 101,7 266 108,6 221 94,8 487 101,9
Po. Selatan 217 206 423 185 85,3 189 91,7 374 88,4 185 85,3 176 85,4 361 85,3
13 Babadan Babadan 271 244 515 222 81,9 218 89,3 440 85,4 206 76,0 215 88,1 421 81,7
Sukosari 172 174 346 172 100,0 168 96,6 340 98,3 170 98,8 161 92,5 331 95,7
14 Kauman Kauman 221 210 431 205 92,8 196 93,3 401 93,0 203 91,9 195 92,9 398 92,3
Ngrandu 82 52 134 62 75,6 59 113,5 121 90,3 61 74,4 58 111,5 119 88,8
15 Mlarak Mlarak 212 200 412 204 96,2 177 88,5 381 92,5 211 99,5 180 90,0 391 94,9
16 Sambit Sambit 117 110 227 81 69,2 98 89,1 179 78,9 82 70,1 98 89,1 180 79,3
Wringinanom 118 111 229 105 89,0 88 79,3 193 84,3 104 88,1 88 79,3 192 83,8
17 Sawoo Sawoo 351 279 630 286 81,5 300 107,5 586 93,0 283 80,6 298 106,8 581 92,2
Bondrang 45 49 94 33 73,3 40 81,6 73 77,7 33 73,3 41 83,7 74 78,7
18 Sooko Sooko 153 157 310 124 81,0 131 83,4 255 82,3 126 82,4 129 82,2 255 82,3
19 Pulung Pulung 180 170 350 182 101,1 166 97,6 348 99,4 178 98,9 165 97,1 343 98,0
Kesugihan 133 125 258 106 79,7 109 87,2 215 83,3 105 78,9 104 83,2 209 81,0
20 Ngebel Ngebel 134 124 258 110 82,1 106 85,5 216 83,7 106 79,1 101 81,5 207 80,2
21 Pudak Pudak 47 52 99 39 83,0 38 73,1 77 77,8 41 87,2 36 69,2 77 77,8
JUMLAH (KAB/KOTA) 5.640 5.205 10.845 5.151 91,3 4.899 94,1 10.050 92,7 5.070 89,9 4.830 92,8 9.900 91,3

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


103
TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI
USIA 0-6 BULAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS 0-6 BULAN
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 107 92 199 70 65,4 63 67,0 133 65,8
2 Jambon Jambon 147 126 273 129 87,8 99 78,6 228 83,5
3 Sampung Sampung 79 71 150 65 82,3 67 94,4 132 88,0
Kunti 42 35 77 35 84,1 30 100,0 79 102,6
4 Sukorejo Sukorejo 180 169 349 170 94,4 202 93,0 330 94,6
5 Jenangan Jenangan 124 111 235 89 89,4 97 85,8 186 77,8
Setono 77 68 145 65 84,4 58 85,3 123 84,8
6 Balong Balong 127 124 251 120 94,5 122 97,6 242 95,3
7 Slahung Slahung 82 81 163 80 97,6 51 63,0 131 80,4
Nailan 65 62 127 60 92,3 58 93,5 118 92,9
8 Ngrayun Ngrayun 180 171 351 175 97,2 165 96,5 340 96,9
9 Bungkal Bungkal 112 102 214 107 83,9 102 98,1 209 96,3
10 Jetis Jetis 106 86 192 100 94,3 79 91,9 179 93,2
11 Siman Siman 76 67 143 69 94,1 69 97,1 135 93,1
Ronowijayan 84 74 158 69 82,1 70 94,6 139 88,0
12 Ponorogo Po. Utara 153 129 282 106 69,3 95 62,3 169 59,1
Po. Selatan 121 114 235 100 74,6 94 81,0 194 80,8
13 Babadan Babadan 133 121 254 230 63,0 226 82,7 299 65,6
Sukosari 103 89 192 98 93,2 80 100,0 195 65,6
14 Kauman Kauman 99 81 180 123 86,6 125 35,3 80 36,9
Ngrandu 36 32 68 32 98,6 27 84,4 59 86,8
15 Mlarak Mlarak 119 96 215 133 35,8 127 91,7 219 93,2
16 Sambit Sambit 54 50 104 50 92,6 47 94,0 97 93,3
Wringinanom 68 63 131 60 88,2 69 109,5 129 98,5
17 Sawoo Sawoo 149 137 286 133 89,3 135 97,1 268 92,1
Bondrang 25 23 48 24 96,0 28 100,0 47 97,9
18 Sooko Sooko 71 57 128 70 98,6 50 87,7 120 93,8
19 Pulung Pulung 100 91 191 134 84,6 158 81,9 292 81,3
Kesugihan 54 44 98 50 72,6 40 100,0 100 81,3
20 Ngebel Ngebel 74 62 136 74 66,6 70 95,2 134 97,1
21 Pudak Pudak 25 21 46 20 80,0 18 85,7 38 82,6
JUMLAH (KAB/KOTA) 2972 2.649 5.621 2.840 95,6 2.721 102,7 5.144 91,5

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat 104


TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 201 206 407 205 102,0 181 87,9 386 94,8
2 Jambon Jambon 254 232 486 239 94,1 232 100,0 471 96,9
3 Sampung Sampung 162 148 310 137 84,6 136 91,9 273 88,1
Kunti 90 81 171 80 88,9 71 87,7 151 88,3
4 Sukorejo Sukorejo 349 319 668 336 96,3 323 101,3 659 98,7
5 Jenangan Jenangan 213 195 408 262 123,0 202 103,6 464 113,7
Setono 126 110 236 124 98,4 86 78,2 210 89,0
6 Balong Balong 321 254 575 246 76,6 226 89,0 472 82,1
7 Slahung Slahung 220 161 381 162 73,6 152 94,4 314 82,4
Nailan 164 135 299 163 99,4 140 103,7 303 101,3
8 Ngrayun Ngrayun 341 311 652 285 83,6 286 92,0 571 87,6
9 Bungkal Bungkal 226 206 432 230 101,8 216 104,9 446 103,2
10 Jetis Jetis 214 198 412 182 85,0 170 85,9 352 85,4
11 Siman Siman 153 140 293 155 101,3 120 85,7 275 93,9
Ronowijayan 113 104 217 128 113,3 139 133,7 267 123,0
12 Ponorogo Po. Utara 262 240 502 189 72,1 189 78,8 378 75,3
Po. Selatan 233 213 446 236 101,3 237 111,3 473 106,1
13 Babadan Babadan 290 252 542 218 75,2 220 87,3 438 80,8
Sukosari 184 180 364 166 90,2 162 90,0 328 90,1
14 Kauman Kauman 236 218 454 212 89,8 205 94,0 417 91,9
Ngrandu 88 54 142 48 54,5 45 83,3 93 65,5
15 Mlarak Mlarak 227 206 433 186 81,9 182 88,3 368 85,0
16 Sambit Sambit 125 114 239 82 65,6 104 91,2 186 77,8
Wringinanom 126 115 241 108 85,7 108 93,9 216 89,6
17 Sawoo Sawoo 375 288 663 248 66,1 253 87,8 501 75,6
Bondrang 48 51 99 55 114,6 42 82,4 97 98,0
18 Sooko Sooko 163 162 325 153 93,9 129 79,6 282 86,8
19 Pulung Pulung 193 176 369 180 93,3 167 94,9 347 94,0
Kesugihan 142 129 271 101 71,1 108 83,7 209 77,1
20 Ngebel Ngebel 143 129 272 103 72,0 99 76,7 202 74,3
21 Pudak Pudak 50 54 104 44 88,0 38 70,4 82 78,8
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.032 5.381 11.413 5.263 87,3 4.968 92 10.231 89,6

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


105
TABEL 41

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UNIVERSAL CHILD IMMUNIZATION (UCI)


MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DESA/ % DESA/
JUMLAH DESA/
NO KECAMATAN PUSKESMAS KELURAHAN KELURAHAN
KELURAHAN
UCI UCI

1 2 3 4 5 6
1 Badegan Badegan 10 7 70,0
2 Jambon Jambon 13 13 100,0
3 Sampung Sampung 7 4 57,1
Kunti 5 3 60,0
4 Sukorejo Sukorejo 18 18 100,0
5 Jenangan Jenangan 11 10 90,9
Setono 6 6 100,0
6 Balong Balong 20 20 100,0
7 Slahung Slahung 10 5 50,0
Nailan 12 12 100,0
8 Ngrayun Ngrayun 11 6 54,5
9 Bungkal Bungkal 19 17 89,5
10 Jetis Jetis 14 9 64,3
11 Siman Siman 10 6 60,0
Ronowijayan 8 8 100,0
12 Ponorogo Po. Utara 10 4 40,0
Po. Selatan 9 4 44,4
13 Babadan Babadan 8 3 37,5
Sukosari 7 5 71,4
14 Kauman Kauman 11 8 72,7
Ngrandu 5 3 60,0
15 Mlarak Mlarak 15 9 60,0
16 Sambit Sambit 9 4 44,4
Wringinanom 7 4 57,1
17 Sawoo Sawoo 10 5 50,0
Bondrang 4 4 100,0
18 Sooko Sooko 6 5 83,3
19 Pulung Pulung 11 8 72,7
Kesugihan 7 2 28,6
20 Ngebel Ngebel 8 3 37,5
21 Pudak Pudak 6 6 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 307 221 72,0

Sumber : Seksi Surveilans dan Imunisasi


106
TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH LAHIR HIDUP Hb < 7 hari BCG
NO KECAMATAN PUSKESMAS
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 188 200 388 174 92,6 156 78,0 330 85,1 174 92,6 156 78,0 330 85,1
2 Jambon Jambon 238 225 463 252 105,9 207 92,0 459 99,1 232 97,5 241 107,1 473 102,2
3 Sampung Sampung 152 144 296 120 78,9 129 89,6 249 84,1 130 85,5 111 77,1 241 81,4
Kunti 84 78 162 62 73,8 66 84,6 128 79,0 74 88,1 85 109,0 159 98,1
4 Sukorejo Sukorejo 326 308 634 345 105,8 288 93,5 633 99,8 340 104,3 307 99,7 647 102,1
5 Jenangan Jenangan 199 189 388 183 92,0 189 100,0 372 95,9 227 114,1 189 100,0 416 107,2
Setono 118 107 225 132 111,9 112 104,7 244 108,4 145 122,9 134 125,2 279 124,0
6 Balong Balong 300 245 545 246 82,0 213 86,9 459 84,2 245 81,7 213 86,9 458 84,0
7 Slahung Slahung 205 155 360 76 37,1 79 51,0 155 43,1 139 67,8 131 84,5 270 75,0
Nailan 154 130 284 133 86,4 132 101,5 265 93,3 135 87,7 134 103,1 269 94,7
8 Ngrayun Ngrayun 318 302 620 287 90,3 274 90,7 561 90,5 286 89,9 304 100,7 590 95,2
9 Bungkal Bungkal 211 200 411 202 95,7 183 91,5 385 93,7 200 94,8 183 91,5 383 93,2
10 Jetis Jetis 200 191 391 87 43,5 106 55,5 193 49,4 149 74,5 165 86,4 314 80,3
11 Siman Siman 143 135 278 137 95,8 134 99,3 271 97,5 133 93,0 141 104,4 274 98,6
Ronowijayan 106 100 206 119 112,3 124 124,0 243 118,0 116 109,4 138 138,0 254 123,3
12 Ponorogo Po. Utara 245 233 478 785 320,4 172 73,8 957 200,2 164 66,9 141 60,5 305 63,8
Po. Selatan 217 206 423 109 50,2 122 59,2 231 54,6 196 90,3 207 100,5 403 95,3
13 Babadan Babadan 271 244 515 195 72,0 212 86,9 407 79,0 192 70,8 183 75,0 375 72,8
Sukosari 172 174 346 155 90,1 156 89,7 311 89,9 175 101,7 158 90,8 333 96,2
14 Kauman Kauman 221 210 431 209 94,6 232 110,5 441 102,3 181 81,9 182 86,7 363 84,2
Ngrandu 82 52 134 69 84,1 72 138,5 141 105,2 61 74,4 65 125,0 126 94,0
15 Mlarak Mlarak 212 200 412 196 92,5 184 92,0 380 92,2 216 101,9 195 97,5 411 99,8
16 Sambit Sambit 117 110 227 77 65,8 89 80,9 166 73,1 83 70,9 97 88,2 180 79,3
Wringinanom 118 111 229 106 89,8 83 74,8 189 82,5 104 88,1 86 77,5 190 83,0
17 Sawoo Sawoo 351 279 630 242 68,9 270 96,8 512 81,3 260 74,1 267 95,7 527 83,7
Bondrang 45 49 94 26 57,8 36 73,5 62 66,0 18 40,0 23 46,9 41 43,6
18 Sooko Sooko 153 157 310 125 81,7 130 82,8 255 82,3 134 87,6 123 78,3 257 82,9
19 Pulung Pulung 180 170 350 180 100,0 146 85,9 326 93,1 184 102,2 162 95,3 346 98,9
Kesugihan 133 125 258 108 81,2 114 91,2 222 86,0 98 73,7 113 90,4 211 81,8
20 Ngebel Ngebel 134 124 258 109 81,3 111 89,5 220 85,3 98 73,1 103 83,1 201 77,9
21 Pudak Pudak 47 52 99 37 78,7 35 67,3 72 72,7 36 76,6 26 50,0 62 62,6
JUMLAH (KAB/KOTA) 5.640 5.205 10.845 5.283 93,7 4.556 87,5 9.839 90,7 4.925 87,3 4.763 91,5 9.688 89,3

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi

107
TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI DPT-HB/DPT-HB-Hib, POLIO, CAMPAK, DAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI
DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4a CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO KECAMATAN PUSKESMAS (SURVIVING INFANT)
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 Badegan Badegan 201 206 407 172 86 153 74 325 80 172 86 153 74 325 80 169 84 153 74 322 79 201 100 180 87 381 94
2 Jambon Jambon 254 232 486 264 104 237 102 501 103 264 104 239 103 503 103 285 112 245 106 530 ### 280 110 256 110 536 110
3 Sampung Sampung 162 148 310 120 74 105 71 225 73 119 73 102 69 221 71 132 81 99 67 231 75 154 95 124 84 278 90
Kunti 90 81 171 61 68 51 63 112 65 64 71 49 60 113 66 73 81 57 70 130 76 73 81 57 70 130 76
4 Sukorejo Sukorejo 349 319 668 368 105 325 102 693 104 368 105 326 102 694 104 307 88 287 90 594 89 388 111 377 118 765 115
5 Jenangan Jenangan 213 195 408 226 106 190 97 416 102 225 106 191 98 416 102 232 109 187 96 419 ### 271 127 184 94 455 112
Setono 126 110 236 135 107 140 127 275 117 134 106 135 123 269 114 118 94 97 88 215 91 134 106 118 107 252 107
6 Balong Balong 321 254 575 265 83 229 90 494 86 270 84 230 91 500 87 265 83 246 97 511 89 274 85 240 94 514 89
7 Slahung Slahung 220 161 381 145 66 137 85 282 74 145 66 136 84 281 74 141 64 128 80 269 71 155 70 152 94 307 81
Nailan 164 135 299 141 86 128 95 269 90 141 86 128 95 269 90 157 96 144 107 301 ### 163 99 165 122 328 110
8 Ngrayun Ngrayun 341 311 652 302 89 312 100 614 94 295 87 303 97 598 92 285 84 290 93 575 88 281 82 287 92 568 87
9 Bungkal Bungkal 226 206 432 195 86 213 103 408 94 195 86 215 104 410 95 191 85 183 89 374 87 214 95 217 105 431 100
10 Jetis Jetis 214 198 412 179 84 166 84 345 84 177 83 158 80 335 81 178 83 154 78 332 81 212 99 190 96 402 98
11 Siman Siman 153 140 293 135 88 149 106 284 97 137 90 150 107 287 98 155 101 119 85 274 94 150 98 119 85 269 92
Ronowijayan 113 104 217 123 109 151 145 274 126 124 110 153 147 277 128 130 115 138 133 268 ### 126 112 139 134 265 122
12 Ponorogo Po. Utara 262 240 502 184 70 139 58 323 64 183 70 141 59 324 65 170 65 132 55 302 60 192 73 149 62 341 68
Po. Selatan 233 213 446 169 73 194 91 363 81 167 72 197 92 364 82 202 87 212 100 414 93 202 87 212 100 414 93
13 Babadan Babadan 290 252 542 173 60 194 77 367 68 172 59 210 83 382 70 201 69 183 73 384 71 199 69 162 64 361 67
Sukosari 184 180 364 180 98 179 99 359 99 180 98 179 99 359 99 180 98 165 92 345 95 201 109 161 89 362 99
14 Kauman Kauman 236 218 454 210 89 213 98 423 93 210 89 213 98 423 93 172 73 168 77 340 75 231 98 203 93 434 96
Ngrandu 88 54 142 69 78 60 111 129 91 70 80 57 106 127 89 64 73 60 111 124 87 70 80 57 106 127 89
15 Mlarak Mlarak 227 206 433 209 92 203 99 412 95 212 93 204 99 416 96 193 85 210 102 403 93 185 81 199 97 384 89
16 Sambit Sambit 125 114 239 86 69 98 86 184 77 86 69 98 86 184 77 86 69 95 83 181 76 76 61 90 79 166 69
Wringinanom 126 115 241 101 80 103 90 204 85 101 80 106 92 207 86 102 81 99 86 201 83 100 79 97 84 197 82
17 Sawoo Sawoo 375 288 663 243 65 246 85 489 74 241 64 249 86 490 74 319 85 285 99 604 91 246 66 250 87 496 75
Bondrang 48 51 99 35 73 30 59 65 66 30 63 30 59 60 61 43 90 39 76 82 83 67 140 56 110 123 124
18 Sooko Sooko 163 162 325 125 77 120 74 245 75 125 77 120 74 245 75 145 89 127 78 272 84 145 89 127 78 272 84
19 Pulung Pulung 193 176 369 171 89 180 102 351 95 178 92 178 101 356 96 182 94 175 99 357 97 167 87 155 88 322 87
Kesugihan 142 129 271 119 84 132 102 251 93 119 84 132 102 251 93 110 77 108 84 218 80 108 76 101 78 209 77
20 Ngebel Ngebel 143 129 272 99 69 104 81 203 75 91 64 103 80 194 71 115 80 97 75 212 78 119 83 99 77 218 80
21 Pudak Pudak 50 54 104 37 74 32 59 69 66 32 64 31 57 63 61 52 104 31 57 83 80 51 102 39 72 90 87
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.032 5.381 11.413 5.041 84 4.913 91 9.954 87 5.027 83 4.916 91 9.943 87 5.154 85 4.713 88 9.867 86 5.435 90 4.962 92 10.397 91

Sumber: Seksi Surveilans dan Imunisasi


Keterangan: a = khusus provinsi yang menerapkan 3 dosis polio maka diisi dengan polio 3

108
TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI DAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH BAYI JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S % L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
1 Badegan Badegan 201 206 407 189 94,03 198 96,12 387 95,09 782 728 1.510 679 86,8 685 94,1 1.364 90,3 983 934 1.917 868 88,3 883 94,5 1.751 91,3
2 Jambon Jambon 254 232 486 242 95,28 197 84,91 439 90,33 1.073 989 2.062 893 83,2 829 83,8 1.722 83,5 1.327 1.221 2.548 1.135 85,5 1.026 84,0 2.161 84,8
3 Sampung Sampung 162 148 310 159 98,15 146 98,65 305 98,39 579 558 1.137 529 91,4 516 92,5 1.045 91,9 741 706 1.447 688 92,8 662 93,8 1.350 93,3
Kunti 90 81 171 90 100,00 81 100,00 171 100,00 311 277 588 311 100,0 277 100,0 588 100,0 401 358 759 401 100,0 358 100,0 759 100,0
4 Sukorejo Sukorejo 349 319 668 318 91,12 296 92,79 614 91,92 1.314 1.333 2.647 1.289 98,1 1.295 97,2 2.584 97,6 1.663 1.652 3.315 1.607 96,6 1.591 96,3 3.198 96,5
5 Jenangan Jenangan 213 195 408 226 106,10 169 86,67 395 96,81 908 872 1.780 743 81,8 682 78,2 1.425 80,1 1.121 1.067 2.188 969 86,4 851 79,8 1.820 83,2
Setono 126 110 236 126 100,00 77 70,00 203 86,02 565 533 1.098 380 67,3 373 70,0 753 68,6 691 643 1.334 506 73,2 450 70,0 956 71,7
6 Balong Balong 321 254 575 257 80,06 225 88,58 482 83,83 926 978 1.904 1.003 108,3 882 90,2 1.885 99,0 1.247 1.232 2.479 1.260 101,0 1.107 89,9 2.367 95,5
7 Slahung Slahung 220 161 381 180 81,82 172 106,83 352 92,39 602 637 1.239 546 90,7 402 63,1 948 76,5 822 798 1.620 726 88,3 574 71,9 1.300 80,2
Nailan 164 135 299 156 95,12 137 101,48 293 97,99 478 486 964 533 111,5 523 107,6 1.056 109,5 642 621 1.263 689 107,3 660 106,3 1.349 106,8
8 Ngrayun Ngrayun 341 311 652 311 91,20 341 109,65 652 100,00 1.320 1.349 2.669 1.195 90,5 1.253 92,9 2.448 91,7 1.661 1.660 3.321 1.506 90,7 1.594 96,0 3.100 93,3
9 Bungkal Bungkal 226 206 432 247 109,29 219 106,31 466 107,87 818 805 1.623 810 99,0 792 98,4 1.602 98,7 1.044 1.011 2.055 1.057 101,3 1.011 100,0 2.068 100,6
10 Jetis Jetis 214 198 412 157 73,36 167 84,34 324 78,64 775 680 1.455 648 83,6 722 106,2 1.370 94,2 989 878 1.867 805 81,4 889 101,3 1.694 90,7
11 Siman Siman 153 140 293 140 91,50 82 58,57 222 75,77 556 525 1.081 556 100,0 525 100,0 1.081 100,0 709 665 1.374 626 88,3 607 91,3 1.233 89,7
Ronowijayan 113 104 217 102 90,27 115 110,58 217 100,00 614 584 1.198 552 89,9 546 93,5 1.098 91,7 727 688 1.415 654 90,0 661 96,1 1.315 92,9
12 Ponorogo Po. Utara 262 240 502 151 57,63 109 45,42 260 51,79 1.115 1.012 2.127 568 50,9 560 55,3 1.128 53,0 1.377 1.252 2.629 719 52,2 669 53,4 1.388 52,8
Po. Selatan 233 213 446 200 85,84 205 96,24 405 90,81 887 898 1.785 678 76,4 648 72,2 1.326 74,3 1.120 1.111 2.231 878 78,4 853 76,8 1.731 77,6
13 Babadan Babadan 290 252 542 326 112,41 355 140,87 681 125,65 970 951 1.921 887 91,4 888 93,4 1.775 92,4 1.260 1.203 2.463 1.213 96,3 1.243 103,3 2.456 99,7
Sukosari 107 82 189 94 87,85 75 91,46 169 89,42 757 720 1.477 672 88,8 636 88,3 1.308 88,6 864 802 1.666 766 88,7 711 88,7 1.477 88,7
14 Kauman Kauman 236 218 454 189 80,08 190 87,16 379 83,48 723 641 1.364 723 100,0 641 100,0 1.364 100,0 959 859 1.818 912 95,1 831 96,7 1.743 95,9
Ngrandu 283 226 509 283 100,00 226 100,00 509 100,00 339 321 660 283 83,5 226 70,4 509 77,1 622 547 1.169 566 91,0 452 82,6 1.018 87,1
15 Mlarak Mlarak 227 206 433 168 74,01 195 94,66 363 83,83 872 754 1.626 779 89,3 722 95,8 1.501 92,3 1.099 960 2.059 947 86,2 917 95,5 1.864 90,5
16 Sambit Sambit 125 114 239 99 79,20 111 97,37 210 87,87 397 390 787 431 108,6 407 104,4 838 106,5 522 504 1.026 530 101,5 518 102,8 1.048 102,1
Wringinanom 126 115 241 113 89,68 104 90,43 217 90,04 496 499 995 462 93,1 446 89,4 908 91,3 622 614 1.236 575 92,4 550 89,6 1.125 91,0
17 Sawoo Sawoo 375 288 663 257 68,53 245 85,07 502 75,72 1.093 1.080 2.173 1.139 104,2 1.047 96,9 2.186 100,6 1.468 1.368 2.836 1.396 95,1 1.292 94,4 2.688 94,8
Bondrang 48 51 99 48 100,00 48 94,12 96 96,97 180 180 360 191 106,1 147 81,7 338 93,9 228 231 459 228 100,0 206 89,2 434 94,6
18 Sooko Sooko 163 162 325 172 105,52 160 98,77 332 102,15 520 453 973 413 79,4 404 89,2 817 84,0 683 615 1.298 585 85,7 564 91,7 1.149 88,5
19 Pulung Pulung 193 176 369 228 118,13 241 136,93 469 127,10 733 713 1.446 792 108,1 642 90,0 1.434 99,2 926 889 1.815 1.020 110,2 883 99,3 1.903 104,9
Kesugihan 142 129 271 142 100,00 129 100,00 271 100,00 397 345 742 397 100,0 345 100,0 742 100,0 508 507 1.015 406 79,9 353 69,6 759 74,8
20 Ngebel Ngebel 143 129 272 87 60,84 110 85,27 197 72,43 543 487 1.030 425 78,3 412 84,6 837 81,3 686 616 1.302 512 74,6 522 84,7 1.034 79,4
21 Pudak Pudak 50 54 104 45 90,00 31 57,41 76 73,08 182 167 349 217 119,2 189 113,2 406 116,3 232 221 453 262 112,9 220 99,5 482 106,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.150 5.455 11.605 5.502 89,46 5.156 94,52 10.658 91,84 21.825 20.945 42.770 19.724 90,4 18.662 89,1 38.386 89,7 27.944 26.433 54.377 25.012 89,5 23.708 89,7 48.720 89,6

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


Keterangan: Pelaporan pemberian vitamin A dilakukan pada Februari dan Agustus, maka perhitungan bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A dalam setahun
dihitung dengan mengakumulasi bayi 6-11 bulan yang mendapat vitamin A di bulan Februari dan yang mendapat vitamin A di bulan Agustus

109
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 389 409 798 241 232 473 62,0 56,7 59,3 13 5,4 11 4,7 24 5,1
2 Jambon Jambon 492 460 952 379 378 757 77,0 82 79,5 0,0 0,0 0 0,0
3 Sampung Sampung 315 294 609 215 213 428 68,3 72 70,3 2 0,9 0,0 2 0,5
Kunti 174 161 335 165 155 320 94,8 96 95,5 9 5,5 8 5,2 17 5,3
4 Sukorejo Sukorejo 675 632 1.307 515 522 1.037 76,3 83 79,3 0,0 0,0 0 0,0
5 Jenangan Jenangan 412 387 799 383 326 709 93,0 84 88,7 1 0,3 1 0,3 2 0,3
Setono 244 219 463 188 147 335 77,0 67 72,4 6 3,2 4 2,7 10 3,0
6 Balong Balong 622 503 1.125 420 354 774 67,5 70 68,8 1 0,2 1 0,3 2 0,3
7 Slahung Slahung 425 318 743 302 271 573 71,1 85 77,1 0,0 0,0 0 0,0
Nailan 319 267 586 232 215 447 72,7 81 76,3 2 0,9 1 0,5 3 0,7
8 Ngrayun Ngrayun 660 618 1.278 525 587 1.112 79,5 95 87,0 1 0,2 3 0,5 4 0,4
9 Bungkal Bungkal 437 409 846 358 362 720 81,9 89 85,1 3 0,8 2 0,6 5 0,7
10 Jetis Jetis 414 392 806 292 304 596 70,5 78 73,9 25 8,6 35 11,5 60 10,1
11 Siman Siman 296 277 573 273 275 548 92,2 99 95,6 10 3,7 19 6,9 29 5,3
Ronowijayan 219 205 424 217 239 456 99,1 117 107,5 2 0,9 1 0,4 3 0,7
12 Ponorogo Po. Utara 509 478 987 280 257 537 55,0 54 54,4 0,0 0,0 0 0,0
Po. Selatan 452 424 876 238 242 480 52,7 57 54,8 0,0 0,0 0 0,0
13 Babadan Babadan 561 500 1.061 339 325 664 60,4 65 62,6 16 4,7 11 3,4 27 4,1
Sukosari 357 356 713 305 293 598 85,4 82 83,9 0,0 0,0 0 0,0
14 Kauman Kauman 449 425 874 282 285 567 62,8 67 64,9 0,0 0,0 0 0,0
Ngrandu 288 214 502 311 264 575 108,0 123 114,5 4 1,3 5 1,9 9 1,6
15 Mlarak Mlarak 439 409 848 310 300 610 70,6 73 71,9 2 0,6 6 2,0 8 1,3
16 Sambit Sambit 242 226 468 151 158 309 62,4 70 66,0 0,0 0,0 0 0,0
Wringinanom 244 228 472 189 184 373 77,5 81 79,0 5 2,6 2 1,1 7 1,9
17 Sawoo Sawoo 727 572 1.299 487 487 974 67,0 85 75,0 3 0,6 1 0,2 4 0,4
Bondrang 93 101 194 93 65 158 100,0 64 81,4 1 1,1 2 3,1 3 1,9
18 Sooko Sooko 317 322 639 237 228 465 74,8 71 72,8 3 1,3 2 0,9 5 1,1
19 Pulung Pulung 374 349 723 302 279 581 80,7 80 80,4 0,0 0,0 0 0,0
Kesugihan 275 257 532 229 232 461 83,3 90 86,7 0,0 0,0 0 0,0
20 Ngebel Ngebel 277 255 532 171 152 323 61,7 60 60,7 0,0 0,0 0 0,0
21 Pudak Pudak 97 106 203 95 74 169 97,9 70 83,3 0,0 0,0 0 0,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 11.794 10.773 22.567 8.724 8.405 17.129 74,0 78 75,9 109 1,2 115 1,4 224 1,3

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


110
TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 782 728 1.510 666 85,2 620 85,2 1.286 85,2
2 Jambon Jambon 1.073 989 2.062 892 83,1 872 88,2 1.764 85,5
3 Sampung Sampung 579 558 1.137 400 69,1 400 71,7 800 70,4
Kunti 311 277 588 254 81,7 242 87,4 496 84,4
4 Sukorejo Sukorejo 1.314 1.333 2.647 1.129 85,9 997 74,8 2.126 80,3
5 Jenangan Jenangan 908 872 1.780 494 54,4 471 54,0 965 54,2
Setono 565 533 1.098 398 70,4 403 75,6 801 73,0
6 Balong Balong 926 978 1.904 814 87,9 771 78,8 1.585 83,2
7 Slahung Slahung 602 637 1.239 526 87,4 540 84,8 1.066 86,0
Nailan 478 486 964 464 97,1 436 89,7 900 93,4
8 Ngrayun Ngrayun 1.320 1.349 2.669 861 65,2 876 64,9 1.737 65,1
9 Bungkal Bungkal 818 805 1.623 671 82,0 640 79,5 1.311 80,8
10 Jetis Jetis 775 680 1.455 669 86,3 618 90,9 1.287 88,5
11 Siman Siman 556 525 1.081 419 75,4 437 83,2 856 79,2
Ronowijayan 614 584 1.198 478 77,9 428 73,3 906 75,6
12 Ponorogo Po. Utara 1.115 1.012 2.127 639 57,3 636 62,8 1.275 59,9
Po. Selatan 887 898 1.785 574 64,7 578 64,4 1.152 64,5
13 Babadan Babadan 970 951 1.921 715 73,7 636 66,9 1.351 70,3
Sukosari 757 700 1.457 589 77,8 537 76,7 1.126 77,3
14 Kauman Kauman 723 641 1.364 549 75,9 527 82,2 1.076 78,9
Ngrandu 261 251 512 171 65,5 147 58,6 318 62,1
15 Mlarak Mlarak 872 754 1.626 549 63,0 558 74,0 1.107 68,1
16 Sambit Sambit 397 390 787 329 82,9 327 83,8 656 83,4
Wringinanom 496 499 995 353 71,2 352 70,5 705 70,9
17 Sawoo Sawoo 1.093 1.080 2.173 921 84,3 962 89,1 1.883 86,7
Bondrang 180 180 360 198 110,0 149 82,8 347 96,4
18 Sooko Sooko 520 453 973 459 88,3 459 101,3 918 94,3
19 Pulung Pulung 733 713 1.446 613 83,6 567 79,5 1.180 81,6
Kesugihan 397 345 742 328 82,6 339 98,3 667 89,9
20 Ngebel Ngebel 543 487 1.030 394 72,6 389 79,9 783 76,0
21 Pudak Pudak 182 167 349 156 85,7 143 85,6 299 85,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 21.747 20.855 42.602 16.672 76,7 16.057 77,0 32.729 76,8

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

111
TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BALITA
JUMLAH BALITA DITIMBANG BGM
NO KECAMATAN PUSKESMAS DILAPORKAN (S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Badegan Badegan 998 916 1.914 610 585 1.195 61,1 63,9 62,4 17 2,8 12 2,1 29 2,4
2 Jambon Jambon 1.371 1.244 2.615 910 899 1.809 66,4 72 69,2 14 1,5 10 1,1 24 1,3
3 Sampung Sampung 739 702 1.441 559 556 1.115 75,6 79 77,4 8 1,4 3 0,5 11 1,0
Kunti 397 348 745 332 306 638 83,6 88 85,6 9 2,7 8 2,6 17 2,7
4 Sukorejo Sukorejo 1.679 1.676 3.355 1.382 1.302 2.684 82,3 78 80,0 24 1,7 16 1,2 40 1,5
5 Jenangan Jenangan 1.160 1.098 2.258 827 757 1.584 71,3 69 70,2 3 0,4 2 0,3 5 0,3
Setono 722 671 1.393 474 436 910 65,7 65 65,3 8 1,7 4 0,9 12 1,3
6 Balong Balong 1.183 1.230 2.413 1.038 938 1.976 87,7 76 81,9 17 1,6 9 1,0 26 1,3
7 Slahung Slahung 769 801 1.570 595 539 1.134 77,4 67 72,2 5 0,8 4 0,7 9 0,8
Nailan 611 611 1.222 539 531 1.070 88,2 87 87,6 2 0,4 3 0,6 5 0,5
8 Ngrayun Ngrayun 1.686 1.697 3.383 1.202 1.284 2.486 71,3 76 73,5 6 0,5 6 0,5 12 0,5
9 Bungkal Bungkal 1.045 1.013 2.058 915 899 1.814 87,6 89 88,1 7 0,8 8 0,9 15 0,8
10 Jetis Jetis 990 856 1.846 761 783 1.544 76,9 91 83,6 9 1,2 14 1,8 23 1,5
11 Siman Siman 711 661 1.372 533 538 1.071 75,0 81 78,1 19 3,6 10 1,9 29 2,7
Ronowijayan 784 735 1.519 469 473 942 59,8 64 62,0 4 0,9 2 0,4 6 0,6
12 Ponorogo Po. Utara 1.426 1.274 2.700 679 651 1.330 47,6 51 49,3 8 1,2 7 1,1 15 1,1
Po. Selatan 1.133 1.130 2.263 816 790 1.606 72,0 70 71,0 8 1,0 6 0,8 14 0,9
13 Babadan Babadan 1.239 1.197 2.436 802 743 1.545 64,7 62 63,4 16 2,0 11 1,5 27 1,7
Sukosari 967 880 1.847 755 722 1.477 78,1 82 80,0 2 0,3 3 0,4 5 0,3
14 Kauman Kauman 923 806 1.729 790 741 1.531 85,6 92 88,5 6 0,8 4 0,5 10 0,7
Ngrandu 428 375 803 311 264 575 72,7 70 71,6 4 1,3 5 1,9 9 1,6
15 Mlarak Mlarak 1.114 948 2.062 749 733 1.482 67,2 77 71,9 7 0,9 4 0,5 11 0,7
16 Sambit Sambit 507 491 998 414 417 831 81,7 85 83,3 4 1,0 4 1,0 8 1,0
Wringinanom 633 628 1.261 506 479 985 79,9 76 78,1 5 1,0 2 0,4 7 0,7
17 Sawoo Sawoo 1.396 1.358 2.754 1.218 1.185 2.403 87,2 87 87,3 14 1,1 24 2,0 38 1,6
Bondrang 229 226 455 207 155 362 90,4 69 79,6 1 0,5 2 1,3 3 0,8
18 Sooko Sooko 665 570 1.235 487 436 923 73,2 76 74,7 7 2,0 5 1,1 12 1,3
19 Pulung Pulung 936 897 1.833 716 649 1.365 76,5 72 74,5 7 1,0 6 0,9 13 1,0
Kesugihan 507 434 941 476 482 958 93,9 111 101,8 2 0,4 2 0,4 4 0,4
20 Ngebel Ngebel 693 613 1.306 403 390 793 58,2 64 60,7 3 0,7 4 1,0 7 0,9
21 Pudak Pudak 233 210 443 230 199 429 98,7 95 96,8 2 0,9 1 0,5 3 0,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 27.874 26.296 54.170 20.705 19.862 40.567 74,3 76 74,9 248 1,2 201 1,0 449 1,1

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat

112
TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

KASUS BALITA GIZI BURUK


JUMLAH MENDAPAT PERAWATAN
NO KECAMATAN PUSKESMAS
DITEMUKAN L P L+P
L P L+P S % S % S %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 3 3 6 3 100,0 3 100,0 6 100,0
2 Jambon Jambon 2 1 3 2 100,0 1 100,0 3 100,0
3 Sampung Sampung 37 23 60 37 100,0 23 100,0 60 100,0
Kunti 9 3 12 9 100,0 3 100,0 12 100,0
4 Sukorejo Sukorejo 24 16 40 24 100,0 16 100,0 40 100,0
5 Jenangan Jenangan 5 1 6 5 100,0 1 100,0 6 100,0
Setono 2 1 3 2 100,0 1 100,0 3 100,0
6 Balong Balong 17 9 26 17 100,0 9 100,0 26 100,0
7 Slahung Slahung 2 1 3 2 100,0 1 100,0 3 100,0
Nailan 9 11 20 9 100,0 11 100,0 20 100,0
8 Ngrayun Ngrayun 10 10 20 10 100,0 10 100,0 20 100,0
9 Bungkal Bungkal 7 8 15 7 100,0 8 100,0 15 100,0
10 Jetis Jetis 17 21 38 17 100,0 21 100,0 38 100,0
11 Siman Siman 21 11 32 21 100,0 11 100,0 32 100,0
Ronowijayan 7 3 10 7 100,0 3 100,0 10 100,0
12 Ponorogo Po. Utara 8 7 15 8 100,0 7 100,0 15 100,0
Po. Selatan 9 6 15 9 100,0 6 100,0 15 100,0
13 Babadan Babadan 6 7 13 6 100,0 7 100,0 13 100,0
Sukosari 2 3 5 2 100,0 3 100,0 5 100,0
14 Kauman Kauman 10 5 15 10 100,0 5 100,0 15 100,0
Ngrandu 7 4 11 7 100,0 4 100,0 11 100,0
15 Mlarak Mlarak - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
16 Sambit Sambit 44 31 75 44 100,0 31 100,0 75 100,0
Wringinanom 3 - 3 3 100,0 - #DIV/0! 3 100,0
17 Sawoo Sawoo 7 7 14 7 100,0 7 100,0 14 100,0
Bondrang - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
18 Sooko Sooko 2 2 4 2 100,0 2 100,0 4 100,0
19 Pulung Pulung 9 13 22 9 100,0 13 100,0 22 100,0
Kesugihan 2 2 4 2 100,0 2 100,0 4 100,0
20 Ngebel Ngebel - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
21 Pudak Pudak - - - - #DIV/0! - #DIV/0! - #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 281 209 490 281 100,0 209 100,0 490 100,0

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat 113


TABEL 49

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS L P L+P MENDAPAT
PELAYANAN
JUMLAH KESEHATAN
%
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % (PENJARINGAN)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 Badegan Badegan 204 180 384 204 100,0 180 100,0 384 100,0 24 24 100,00
2 Jambon Jambon 271 265 536 271 100,0 265 100,0 536 100,0 30 30 100,00
3 Sampung Sampung 228 184 412 226 99,1 177 96,2 403 97,8 22 22 100,00
Kunti 86 99 185 86 100,0 99 100,0 185 100,0 14 14 100,00
4 Sukorejo Sukorejo 369 290 659 356 96,5 285 98,3 641 97,3 41 41 100,00
5 Jenangan Jenangan 275 231 506 275 100,0 230 99,6 505 99,8 26 26 100,00
Setono 135 173 308 135 100,0 173 100,0 308 100,0 19 19 100,00
6 Balong Balong 307 223 530 293 95,4 212 95,1 505 95,3 32 31 96,88
7 Slahung Slahung 155 130 285 146 94,2 123 94,6 269 94,4 24 24 100,00
Nailan 191 178 369 183 95,8 175 98,3 358 97,0 20 20 100,00
8 Ngrayun Ngrayun 393 367 760 367 93,4 334 91,0 701 92,2 50 50 100,00
9 Bungkal Bungkal 234 241 475 227 97,0 234 97,1 461 97,1 32 32 100,00
10 Jetis Jetis 230 211 441 216 93,9 191 90,5 407 92,3 26 26 100,00
11 Siman Siman 131 106 237 131 100,0 106 100,0 237 100,0 16 16 100,00
Ronowijayan 208 195 403 208 100,0 195 100,0 403 100,0 16 16 100,00
12 Ponorogo Po. Utara 615 519 1.134 605 98,4 514 99,0 1.119 98,7 27 27 100,00
Po. Selatan 239 206 445 230 96,2 200 97,1 430 96,6 15 15 100,00
13 Babadan Babadan 255 234 489 253 99,2 234 100,0 487 99,6 24 24 100,00
Sukosari 191 202 393 191 100,0 202 100,0 393 100,0 19 19 100,00
14 Kauman Kauman 192 170 362 171 89,1 162 95,3 333 92,0 20 20 100,00
Ngrandu 70 71 141 67 95,7 59 83,1 126 89,4 8 8 100,00
15 Mlarak Mlarak 302 270 572 292 96,7 257 95,2 549 96,0 30 30 100,00
16 Sambit Sambit 520 480 1.000 520 100,0 480 100,0 1.000 100,0 14 14 100,00
Wringinanom 99 118 217 99 100,0 118 100,0 217 100,0 16 16 100,00
17 Sawoo Sawoo 362 352 714 362 100,0 352 100,0 714 100,0 36 36 100,00
Bondrang 49 36 85 49 100,0 36 100,0 85 100,0 7 7 100,00
18 Sooko Sooko 131 149 280 127 96,9 140 94,0 267 95,4 23 23 100,00
19 Pulung Pulung 238 243 481 230 96,6 232 95,5 462 96,0 27 27 100,00
Kesugihan 125 89 214 125 100,0 89 100,0 214 100,0 18 18 100,00
20 Ngebel Ngebel 126 125 251 122 96,8 120 96,0 242 96,4 18 18 100,00
21 Pudak Pudak 45 42 87 41 91,1 42 100,0 83 95,4 8 8 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.976 6.379 13.355 6.808 97,6 6.216 97,4 13.024 97,5 702 701 99,86
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT 97,6 97,4 97,5

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat 114


TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KECAMATAN PUSKESMAS TUMPATAN PENCABUTAN RASIO TUMPATAN/
GIGI TETAP GIGI TETAP PENCABUTAN
1 2 3 4 5 6
1 Badegan Badegan 75 117 0,6
2 Jambon Jambon 82 83 1,0
3 Sampung Sampung 3 52 0,1
Kunti 0 0 #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 147 147 1,0
5 Jenangan Jenangan 156 189 0,8
Setono 100 55 1,8
6 Balong Balong 17 369 0,0
7 Slahung Slahung 89 135 0,7
Nailan 59 35 1,7
8 Ngrayun Ngrayun 122 177 0,7
9 Bungkal Bungkal 138 21 6,6
10 Jetis Jetis 93 57 1,6
11 Siman Siman 116 20 5,8
Ronowijayan 235 52 4,5
12 Ponorogo Po. Utara 39 101 0,4
Po. Selatan 410 389 1,1
13 Babadan Babadan 218 144 1,5
Sukosari 24 791 0,0
14 Kauman Kauman 2176 348 6,3
Ngrandu 0 56 0,0
15 Mlarak Mlarak 15 75 0,2
16 Sambit Sambit 125 130 1,0
Wringinanom 54 56 1,0
17 Sawoo Sawoo 72 75 1,0
Bondrang 129 69 1,9
18 Sooko Sooko 0 21 0,0
19 Pulung Pulung 0 309 0,0
Kesugihan 0 250 0,0
20 Ngebel Ngebel 58 105 0,6
21 Pudak Pudak 0 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/ KOTA) 4752 4428 1,1

Sumber : Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM)

115
TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH


JUMLAH JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
SD/MI DGN SD/MI
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 Badegan Badegan 24 0,0 24 100,0 1.380 1.259 2.639 129 9,3 141 11,2 270 10,2 26 31 57 107 411,5 116 374,2 223 391,2
2 Jambon Jambon 30 30 100,0 30 100,0 1.814 1.681 3.495 285 15,7 293 17,4 578 16,5 195 129 324 101 51,8 97 75,2 198 61,1
3 Sampung Sampung 22 - 0,0 22 100,0 932 888 1.820 226 177 19,9 403 22,1 226 173 399 0,0 0,0 - 0,0
Kunti 14 0,0 0,0 545 503 1.048 85 15,6 94 18,7 179 17,1 40 52 92 15 37,5 30 57,7 45 48,9
4 Sukorejo Sukorejo 41 0,0 41 100,0 1.960 1.933 3.893 369 18,8 290 15,0 659 16,9 31 22 53 8 25,8 7 31,8 15 28,3
5 Jenangan Jenangan 26 26 100,0 26 100,0 1.294 1.193 2.487 275 21,3 231 19,4 506 20,3 425 425 0,0 51 #DIV/0! 51 12,0
Setono 19 0,0 0,0 805 754 1.559 159 19,8 104 13,8 263 16,9 - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
6 Balong Balong 32 1 3,1 20 62,5 1.762 1.652 3.414 543 30,8 632 38,3 1.175 34,4 368 568 936 362 98,4 561 98,8 923 98,6
7 Slahung Slahung 24 0,0 24 100,0 1.197 1.158 2.355 803 67,1 1.039 89,7 1.842 78,2 360 480 840 276 76,7 263 54,8 539 64,2
Nailan 20 3 15,0 20 100,0 902 820 1.722 344 38,1 313 38,2 657 38,2 344 313 657 159 46,2 248 79,2 407 61,9
8 Ngrayun Ngrayun 50 35 70,0 35 70,0 2.407 2.310 4.717 390 16,2 366 15,8 756 16,0 320 311 631 230 71,9 235 75,6 465 73,7
9 Bungkal Bungkal 32 2 6,3 32 100,0 1.324 1.297 2.621 89 6,7 98 7,6 187 7,1 57 68 125 55 96,5 52 76,5 107 85,6
10 Jetis Jetis 26 26 100,0 26 100,0 1.141 1.188 2.329 216 18,9 191 16,1 407 17,5 100 84 184 100 100,0 84 100,0 184 100,0
11 Siman Siman 16 16 100,0 16 100,0 946 853 1.799 840 88,8 840 98,5 755 42,0 508 443 951 508 100,0 443 100,0 951 100,0
Ronowijayan 16 0,0 0,0 839 803 1.642 181 21,6 194 24,2 375 22,8 34 35 69 9 26,5 17 48,6 26 37,7
12 Ponorogo Po. Utara 27 15 55,6 15 55,6 1.588 1.468 3.056 609 38,4 518 35,3 1.127 36,9 328 363 691 0,0 0,0 - 0,0
Po. Selatan 15 15 100,0 15 100,0 1.511 1.514 3.025 244 16,1 206 13,6 450 14,9 230 229 459 230 100,0 229 100,0 459 100,0
13 Babadan Babadan 24 14 58,3 23 95,8 1.528 1.524 3.052 253 16,6 234 15,4 487 16,0 142 142 284 142 100,0 142 100,0 284 100,0
Sukosari 19 9 47,4 19 100,0 1.029 1.051 2.080 1.185 115,2 1.141 108,6 2.326 111,8 651 527 1.178 227 34,9 196 37,2 423 35,9
14 Kauman Kauman 20 1 5,0 20 100,0 1.192 1.229 2.421 171 14,3 162 13,2 333 13,8 81 75 156 - 0,0 - 0,0 - 0,0
Ngrandu 8 8 100,0 8 100,0 373 392 765 67 18,0 59 15,1 126 16,5 52 48 100 0,0 0,0 - 0,0
15 Mlarak Mlarak 30 30 100,0 30 100,0 1.951 1.347 3.298 266 13,6 256 19,0 522 15,8 66 56 122 17 25,8 19 33,9 36 29,5
16 Sambit Sambit 14 13 92,9 13 92,9 599 620 1.219 489 81,6 461 74,4 950 77,9 46 43 89 46 100,0 40 93,0 86 96,6
Wringinanom 16 15 93,8 15 93,8 817 809 1.626 77 9,4 92 11,4 169 10,4 35 49 84 15 42,9 19 38,8 34 40,5
17 Sawoo Sawoo 36 0,0 12 33,3 1.911 1.851 3.762 546 28,6 456 24,6 1.002 26,6 255 151 406 141 55,3 125 82,8 266 65,5
Bondrang 7 3 42,9 7 100,0 294 286 580 240 81,6 222 77,6 462 79,7 97 76 173 0,0 0,0 - 0,0
18 Sooko Sooko 23 5 21,7 5 21,7 839 794 1.633 127 15,1 140 17,6 267 16,4 70 78 148 0,0 0,0 - 0,0
19 Pulung Pulung 27 27 100,0 27 100,0 1.171 1.089 2.260 230 19,6 232 21,3 462 20,4 56 55 111 0,0 0,0 - 0,0
Kesugihan 18 0,0 18 100,0 693 665 1.358 125 18,0 89 13,4 214 15,8 100 18 118 100 100,0 18 100,0 118 100,0
20 Ngebel Ngebel 18 18 100,0 18 100,0 784 767 1.551 874 111,5 804 104,8 1.678 108,2 150 123 273 115 76,7 93 75,6 208 76,2
21 Pudak Pudak 8 0,0 0,0 345 366 711 0,0 0,0 - 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0!
JUMLAH (KAB/ KOTA) 702 312 44,4 561 79,9 35.873 34.064 69.937 10.437 29,1 10.075 29,6 19.587 28,0 5.393 4.742 10.135 2.963 54,9 3.085 65,1 6.048 59,7

Sumber : Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM)

116
TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

USILA (60TAHUN+)
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Badegan Badegan 2.522 2.972 5.494 1.175 46,59 1.992 67,03 3.167 57,64
2 Jambon Jambon 3.443 3.862 7.305 1.057 30,70 1.446 37,44 2.503 34,26
3 Sampung Sampung 2.387 2.693 5.080 1.376 57,65 1.896 70,40 3.272 64,41
Kunti 1.171 1.322 2.493 507 43,30 713 53,93 1.220 48,94
4 Sukorejo Sukorejo 4.443 5.006 9.449 1.474 33,18 3.130 62,52 4.604 48,72
5 Jenangan Jenangan 2.914 3.416 6.330 1.165 39,98 1.837 53,78 3.002 47,42
Setono 1.571 1.809 3.380 730 46,47 826 45,66 1.556 46,04
6 Balong Balong 4.009 4.553 8.562 1.827 45,57 1.933 42,46 3.760 43,91
7 Slahung Slahung 2.667 3.023 5.690 704 26,40 896 29,64 1.600 28,12
Nailan 2.298 2.537 4.835 1.303 56,70 2.291 90,30 3.594 74,33
8 Ngrayun Ngrayun 4.603 4.746 9.349 335 7,28 673 14,18 1.008 10,78
9 Bungkal Bungkal 3.520 4.144 7.664 1.206 34,26 2.063 49,78 3.269 42,65
10 Jetis Jetis 2.434 2.834 5.268 1.704 70,01 1.831 64,61 3.535 67,10
11 Siman Siman 1.518 1.720 3.238 273 17,98 316 18,37 589 18,19
Ronowijayan 1.523 1.676 3.199 680 44,65 827 49,34 1.507 47,11
12 Ponorogo Po. Utara 2.422 2.941 5.363 876 36,17 1.309 44,51 2.185 40,74
Po. Selatan 2.170 2.497 4.667 1.185 54,61 1.693 67,80 2.878 61,67
13 Babadan Babadan 2.742 3.041 5.783 1.668 60,83 2.648 87,08 4.316 74,63
Sukosari 2.166 2.366 4.532 1.015 46,86 1.296 54,78 2.311 50,99
14 Kauman Kauman 2.480 2.933 5.413 1.594 64,27 2.122 72,35 3.716 68,65
Ngrandu 947 966 1.913 309 32,63 460 47,62 769 40,20
15 Mlarak Mlarak 2.801 3.189 5.990 1.702 60,76 2.176 68,23 3.878 64,74
16 Sambit Sambit 1.579 1.766 3.345 414 26,22 382 21,63 796 23,80
Wringinanom 1.740 1.969 3.709 398 22,87 533 27,07 931 25,10
17 Sawoo Sawoo 4.440 4.982 9.422 3.157 71,10 4.398 88,28 7.555 80,18
Bondrang 785 903 1.688 218 27,77 513 56,81 731 43,31
18 Sooko Sooko 2.150 2.327 4.477 694 32,28 903 38,81 1.597 35,67
19 Pulung Pulung 2.388 2.877 5.265 552 23,12 1.201 41,74 1.753 33,30
Kesugihan 1.759 2.131 3.890 188 10,69 657 30,83 845 21,72
20 Ngebel Ngebel 1.607 1.977 3.584 294 18,29 1.028 52,00 1.322 36,89
21 Pudak Pudak 660 779 1.439 282 42,73 412 52,89 694 48,23
JUMLAH (KAB/KOTA) 73.859 83.957 157.816 30.062 40,70 44.401 52,89 74.463 47,18

Sumber : Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat


117
TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN JENIS KELAMIN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 Jaminan Kesehatan Nasional 0 0 561772 0,00 0,00 64,52

1.1 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 395.991 0,00 0,00 45,48

1.2 PBI APBD 19.937 0,00 0,00 2,29

1.3 Pekerja penerima upah (PPU) 68.077 0,00 0,00 7,82

1.4 Pekerja bukan penerima upah (PBPU)/mandiri 61.107 0,00 0,00 7,02

1.5 Bukan pekerja (BP) 16.660 0,00 0,00 1,91

2 Jamkesda 0 0,00 0,00 0,00

3 Asuransi Swasta 0 0,00 0,00 0,00

4 Asuransi Perusahaan 0 0,00 0,00 0,00

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 561.772 0,00 0,00 64,52

Sumber: BPJS Kesehatan Cabang Madiun

118
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN, RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas Badegan 2.848 38.566 41.414 71 70 141 219 167 386
2 Puskesmas Jambon 30.722 47.391 78.113 90 96 186 323 216 539
3 Puskesmas Sampung 9.352 20.243 29.595 45 78 123 9 10 19
4 Puskesmas Kunti 5.407 8.399 13.806 0 0
5 Puskesmas Sukorejo 18.647 31.909 50.556 0 1.401 1.796 3.197
6 Puskesmas Jenangan 49.617 81.139 130.756 374 513 887 288 511 799
7 Puskesmas Setono 9.199 13.609 22.808 0 199 120 319
8 Puskesmas Balong 24.246 45.359 69.605 139 153 292 391 490 881
9 Puskesmas Slahung 17.228 19.417 36.645 255 393 648 42 31 73
10 Puskesmas Nailan 16.451 25.478 41.929 93 116 209 124 64 188
11 Puskesmas Ngrayun 18.550 23.749 42.299 501 513 1.014 84 49 133
12 Puskesmas Bungkal 12.561 8.906 21.467 102 135 237 375 96 471
13 Puskesmas Jetis 15.917 34.208 50.125 60 148 208 403 188 591
14 Puskesmas Siman 12.006 22.660 34.666 0 108 130 238
15 Puskesmas Ronowijayan 8.954 14.691 23.645 0 300 105 405
16 Puskesmas Ponorogo Utara 22.144 33.756 55.900 0 251 359 610
17 Puskesmas Ponorogo Selatan 24.604 34.105 58.709 0 64 36 100
18 Puskesmas Babadan 11.458 21.578 33.036 24 61 85 11 10 21
19 Puskesmas Sukosari 1.077 2.156 3.233 0 9 2 11
20 Puskesmas Kauman 21.825 35.427 57.252 260 374 634 60 112 172
21 Puskesmas Ngrandu 3.947 4.570 8.517 140 159 299 13 14 27
22 Puskesmas Mlarak 4.595 6.719 11.314 0 0
23 Puskesmas Sambit 8.873 15.812 24.685 256 361 617 165 93 258

121
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
24 Puskesmas Wringinanom 6.262 12.412 18.674 0 84 62 146
25 Puskesmas Sawoo 23.323 36.164 59.487 292 400 692 292 324 616
26 Puskesmas Bondrang 2.357 2.740 5.097 0 23 39 62
27 Puskesmas Sooko 6.318 13.651 19.969 134 150 284 80 70 150
28 Puskesmas Pulung 8.727 21.476 30.203 415 404 819 121 108 229
29 Puskesmas Kesugihan 6.912 12.059 18.971 0 92 61 153
30 Puskesmas Ngebel 14.673 24.849 39.522 144 168 312 26 61 87
31 Puskesmas Pudak 3.920 7.090 11.010 61 80 141 96 96
SUB JUMLAH I 422.720 720.288 1.143.008 3.456 4.372 7.828 5.653 5.324 10.977
1 RSUD Dr. Harjono 76.924 87.475 164.399 11.389 12.209 23.598 1.946 1.796 3.742
2 RSU Aisyiah Sutomo 72.192 77.757 149.949 7.891 7.565 15.456 294 423 717
3 RSU Muhammadiyah 24.057 35.943 60.000 3.762 5.520 9.282 0 0 0
4 RS Muslimat 6.185 11.300 17.485 3.406 4.896 8.302 0 0 0
5 RS Darmayu 14.378 18.158 32.536 2.941 4.545 7.486 132 113 245
6 RS Griya Waluya 1.727 2.997 4.724 347 907 1.254 0 0 0
SUB JUMLAH II 195.463 233.630 429.093 29.736 35.642 65.378 2.372 2.332 4.704
1 NIRMALA HUSADA 1.836 1.828 3.664 0 0
2 FAJAR DATARI 3.217 3.777 6.994 0 0
3 EDI HUSADA 2.593 2.765 5.358 0 0
4 PREMITA 2.517 2.615 5.132 0 0
5 BUDI ASIH 4.315 4.846 9.161 60 68 128 0
6 POS KESEHATAN TNI 2.472 2.462 4.934 0 0
7 MUTIARA DELIMA 1.533 1.641 3.174 19 23 42 0
8 HARAPAN BUNDA 2.437 3.312 5.749 60 97 157 0
9 NAZIFA 3.452 3.073 6.525 93 104 197 0
10 NAAVA GREEN 128 2.869 2.997 0 0
11 AMALIA HUSADA 337 409 746 0 0
12 MITRA MEDIKA 1.506 1.685 3.191 0 0

121
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
NO SARANA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
13 KIMIA FARMA 1.329 2.225 3.554 0 0
14 RULIA MEDIKA 3.128 4.674 7.802 0 0
15 Ny. HARIJATI 1.850 4.526 6.376 0 28 28 0
16 CALISTA 252 9.823 10.075
17 IMA 198 233 431
18 PERMATA MEDIKA 8.059 8.975 17.034
SUB JUMLAH III 32.650 42.707 75.357 232 320 552 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 650.833 996.625 1.647.458 33.424 40.334 73.758 8.025 7.656 15.681
JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA 435.169 435.536 870.705 435.169 435.536 870.705
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 149,6 228,8 189,2 7,7 9,3 8,5

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Seksi PTM


Catatan: Puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan

121
TABEL 55

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR MATI


PASIEN KELUAR MATI GDR NDR
NO NAMA RUMAH SAKIT a
TEMPAT (HIDUP + MATI) ≥ 48 JAM DIRAWAT
TIDUR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 RSUD Dr. Harjono 387 11.389 12.209 23.598 754 613 1.367 358 335 693 66,2 50,2 57,9 31,4 27,4 29,4

2 RSU Aisyiah Sutomo 176 7.954 7.097 15.051 448 259 707 179 156 335 56,3 36,5 47,0 22,5 22,0 22,3

3 RSU Muhammadiyah 118 3.762 5.520 9.282 193 155 348 82 92 174 51,3 28,1 37,5 21,8 16,7 18,7

4 RS Muslimat 93 3.406 4.896 8.302 69 40 109 22 17 39 20,3 8,2 13,1 6,5 3,5 4,7

5 RS Darmayu 164 2.941 4.545 7.486 108 84 192 59 49 108 36,7 18,5 25,6 20,1 10,8 14,4

6 RS Griya Waluya 52 348 894 1.242 5 1 6 - 14,4 1,1 4,8 - - -


KABUPATEN/KOTA 990 29.800 35.161 64.961 1.577 1.152 2.729 700 649 1.349 52,9 32,8 42,0 23,5 18,5 20,8

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta

122
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH
PASIEN KELUAR JUMLAH HARI JUMLAH LAMA
NO NAMA RUMAH SAKITa TEMPAT BOR (%) BTO (KALI) TOI (HARI) ALOS (HARI)
(HIDUP + MATI) PERAWATAN DIRAWAT
TIDUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 RSUD Dr. Harjono 387 23.598 92.615 99.090 65,6 60,98 2,06 4,20
2 RSU Aisyiah Sutomo 176 15.051 47.095 46.032 73,3 85,52 1,14 3,06
3 RSU Muhammadiyah 118 9.282 37.405 28.769 86,8 78,66 0,61 3,10
4 RS Muslimat 93 8.302 20.965 25.690 61,8 89,27 1,56 3,09
5 RS Darmayu 164 7.486 30.758 22.893 51,4 45,65 3,89 3,06
6 RS Griya Waluya 52 1.242 2.544 2.786 13,4 23,88 13,23 2,24
KABUPATEN/KOTA 990 64.961 231.382 225.260 64,0 65,62 2,00 3,47

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan


Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta

123
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS)


MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

RUMAH TANGGA

NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH


JUMLAH % % BER-
JUMLAH BER-
DIPANTAU DIPANTAU PHBS
PHBS
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Badegan Badegan 10.302 3.051 29,6 2.296 75,3
2 Jambon Jambon 14.019 3.167 22,6 2.430 76,7
3 Sampung Sampung 9.560 1.912 20,0 1.809 94,6
Kunti 4.644 929 20,0 665 71,6
4 Sukorejo Sukorejo 18.266 7.587 41,5 3.157 41,6
5 Jenangan Jenangan 12.438 2.512 20,2 2.367 94,2
Setono 8.023 200 2,5 161 80,5
6 Balong Balong 10.847 2.640 24,3 2.096 79,4
7 Slahung Slahung 8.680 2.838 32,7 2.426 85,5
Nailan 8.181 1.652 20,2 819 49,6
8 Ngrayun Ngrayun 18.661 4.212 22,6 2.866 68,0
9 Bungkal Bungkal 13.831 3.306 23,9 2.617 79,2
10 Jetis Jetis 10.902 2.183 20,0 1.076 49,3
11 Siman Siman 6.094 1.242 20,4 631 50,8
Ronowijayan 7.850 3.058 39,0 1.460 47,7
12 Ponorogo Po. Utara 13.195 2.646 20,1 1.749 66,1
Po. Selatan 9.808 2.125 21,7 1.854 87,2
13 Babadan Babadan 6.734 1.050 15,6 367 35,0
Sukosari 9.162 1.074 11,7 801 74,6
14 Kauman Kauman 11.300 1.636 14,5 1.507 92,1
Ngrandu 3.519 2.660 75,6 1.878 70,6
15 Mlarak Mlarak 10.414 2.130 20,5 1.211 56,9
16 Sambit Sambit 6.377 1.272 19,9 525 41,3
Wringinanom 6.069 1.760 29,0 1.356 77,0
17 Sawoo Sawoo 17.242 3.485 20,2 2.410 69,2
Bondrang 2.854 531 18,6 254 47,8
18 Sooko Sooko 8.098 1.435 17,7 901 62,8
19 Pulung Pulung 9.071 2.156 23,8 1.661 77,0
Kesugihan 6.873 1.375 20,0 650 47,3
20 Ngebel Ngebel 6.908 - - - #DIV/0!
21 Pudak Pudak 3.342 690 20,6 421 61,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 293.264 66.514 22,7 44.421 66,8

Sumber : Seksi Promkes dan UKBM


124
TABEL 58

PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

2017 2018
RUMAH MEMENUHI JUMLAH RUMAH MEMENUHI
JUMLAH RUMAH DIBINA
SYARAT (RUMAH RUMAH YANG RUMAH DIBINA SYARAT (RUMAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS SELURUH MEMENUHI SYARAT
SEHAT) BELUM SEHAT)
RUMAH
MEMENUHI
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 Badegan Badegan 8.829 4.829 54,69 4.000 300 7,50 181 60,3 5.010 56,7
2 Jambon Jambon 12.068 8.040 66,62 4.028 3.896 96,72 951 24,4 8.991 74,5
3 Sampung Sampung 7.831 7.160 91,43 671 401 59,76 401 100,0 7.561 96,6
Kunti 3.743 2.521 67,35 1.222 250 20,46 125 50,0 2.646 70,7
4 Sukorejo Sukorejo 13.130 9.364 71,32 3.766 557 14,79 74 13,3 9.438 71,9
5 Jenangan Jenangan 10.223 8.891 86,97 1.332 341 25,60 33 9,7 8.924 87,3
Setono 6.065 5.004 82,51 1.061 356 33,55 0 0,0 5.004 82,5
6 Balong Balong 10.847 10.117 93,27 730 58 7,95 12 20,7 10.129 93,4
7 Slahung Slahung 8.162 7.608 93,21 554 30 5,42 9 30,0 7.617 93,3
Nailan 8.050 7.332 91,08 718 102 14,21 43 42,2 7.375 91,6
8 Ngrayun Ngrayun 15.670 9.026 57,60 6.644 483 7,27 204 42,2 9.230 58,9
9 Bungkal Bungkal 10.994 6.702 60,96 4.292 841 19,59 225 26,8 6.927 63,0
10 Jetis Jetis 8.523 7.856 92,17 667 48 7,20 6 12,5 7.862 92,2
11 Siman Siman 5.361 4.296 80,13 1.065 300 28,17 236 78,7 4.532 84,5
Ronowijayan 5.131 4.885 95,21 246 82 33,33 2 2,4 4.887 95,2
12 Ponorogo Po. Utara 9.300 8.147 87,60 1.153 160 13,88 150 93,8 8.297 89,2
Po. Selatan 8.532 7.890 92,48 642 270 42,06 241 89,3 8.131 95,3
13 Babadan Babadan 10.449 9.901 94,76 548 185 33,76 32 17,3 9.933 95,1
Sukosari 7.212 5.728 79,42 1.484 345 23,25 242 70,1 5.970 82,8
14 Kauman Kauman 8.470 5.893 69,57 2.577 360 13,97 174 48,3 6.067 71,6
Ngrandu 3.214 2.383 74,14 831 33 3,97 15 45,5 2.398 74,6
15 Mlarak Mlarak 7.650 6.517 85,19 1.133 768 67,78 178 23,2 6.695 87,5
16 Sambit Sambit 3.815 3.679 96,44 136 25 18,38 0 0,0 3.679 96,4
Wringinanom 5.941 4.084 68,74 1.857 970 52,23 684 70,5 4.768 80,3
17 Sawoo Sawoo 14.820 9.173 61,90 5.647 3.041 53,85 858 28,2 10.031 67,7
Bondrang 2.446 1.781 72,81 665 40 6,02 23 57,5 1.804 73,8
18 Sooko Sooko 6.862 4.518 65,84 2.344 490 20,90 240 49,0 4.758 69,3
19 Pulung Pulung 8.307 4.542 54,68 3.765 210 5,58 124 59,0 4.666 56,2
Kesugihan 5.519 5.290 95,85 229 485 211,79 0 0,0 5.290 95,9
20 Ngebel Ngebel 5.976 4.794 80,22 1.182 680 57,53 587 86,3 5.381 90,0
21 Pudak Pudak 2.553 1.807 70,78 746 50 6,70 30 60,0 1.837 72,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 245.693 189.758 77,23 55.935 16.157 28,89 6080 37,6 195.838 79,7

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga


125
TABEL 59

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN PENDUDUK DENGAN


AKSES
PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) BERKELANJUTAN
PENAMPUNGAN AIR TERHADAP AIR
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR GALI DENGAN POMPA SUMUR BOR DENGAN POMPA TERMINAL AIR MATA AIR TERLINDUNG
HUJAN MINUM LAYAK

KECA- PUSKES- PEN- MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI
JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
NO
MATAN MAS DUDUK SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

%
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
1 Badegan Badegan 29.571 1.789 6.643 1.789 6.643 2.740 10.577 2.740 10.577 - - - - 33 2.298 33 2.298 - - - - 496 1.541 496 1.541 21.059 71,22
2 Jambon Jambon 39.663 378 1.233 378 1.233 1.574 8.004 1.574 8.004 6.611 23.917 6.611 23.917 - - - - 364 939 364 939 34.093 85,96
3 Sampung Sampung 24.186 1.970 4.645 1.910 4.393 2.565 7.683 2.561 7.683 465 1.365 395 1.185 - - - - - - - - - - - - 1.756 6.857 1.756 6.857 20.118 83,18
Kunti 12.672 1.248 2.496 565 1.695 - - - - 1.066 2.132 618 1.854 - - - - 263 4.998 4 65 - - - - 1.393 2.786 1.026 3.078 6.692 52,81
4 Sukorejo Sukorejo 50.579 1.006 4.383 984 4.040 1.990 9.438 984 5.025 9.884 43.831 9.030 36.916 - - - - - - - - - - - - - - - - 45.981 90,91
5 Jenangan Jenangan 32.805 2.801 7.482 2.801 7.482 - - - - - - - - 7.664 23.124 7.664 23.124 30.606 93,30
Setono 19.790 93 313 82 277 2.433 9.001 2.433 9.001 241 774 241 774 - - - - 1.506 5.007 1.326 4.610 14.662 74,09
6 Balong Balong 42.609 1.866 7.398 1.643 6.100 4.453 16.233 4.454 16.233 3.228 11.596 3.064 11.032 - - - - 830 2.894 830 2.894 36.259 85,10
7 Slahung Slahung 28.306 32 482 24 361 3.173 12.232 2.474 9.537 1.083 3.626 879 3.106 22 550 17 3.516 195 638 152 497 - - - - 1.309 6.483 99 4.903 21.920 77,44
Nailan 22.100 70 200 70 200 3.065 12.107 3.065 12.107 824 3.775 824 3.775 - - - - 51 1.670 51 1.670 17.752 80,33
8 Ngrayun Ngrayun 56.313 784 2.744 774 2.710 2.546 8.913 2.546 8.913 - - - 11 2.200 11 2.200 1.947 7.849 1.179 6.276 5.272 28.996 5.272 28.996 49.095 87,18
9 Bungkal Bungkal 35.282 1.362 5.249 1.362 5.249 4.320 12.472 4.257 12.472 3.942 10.256 3.840 10.628 161 442 161 442 389 1.389 369 1.389 30.180 85,54
10 Jetis Jetis 29.483 1.935 8.700 830 3.311 2.377 8.254 1.445 5.721 4.157 14.277 2.975 11.687 - - - - 63 247 63 247 20.966 71,11
11 Siman Siman 21.697 128 628 115 563 2.386 11.745 2.124 10.455 1.923 9.342 1.739 8.463 - - - - - - - - 19.481 89,79
Ronowijayan 20.367 32 164 32 164 440 2.754 440 2.754 1.137 6.257 1.137 6.257 - - - - 1.470 7.851 1.470 7.851 17.026 83,60
12 Ponorogo Po. Utara 38.789 4.706 23.530 4.593 22.965 1.211 4.844 1.211 4.844 - - - - - - - - - - - - - - - - 3.212 10.436 3.212 10.436 38.245 98,60
Po. Selatan 36.011 164 1.285 155 1.027 421 5.913 367 4.213 4.537 16.512 4.021 15.900 3.282 12.403 2.972 10.705 31.845 88,43
13 Babadan Babadan 37.316 247 1.172 247 1.172 6.602 27.344 6.602 27.344 - - - - - - - - 1.097 3.284 1.097 3.284 31.800 85,22
Sukosari 26.006 166 683 166 683 4.387 19.895 4.387 19.895 - - - - - - - - 11 44 11 44 20.622 79,30
14 Kauman Kauman 30.751 1.133 4.733 1.133 4.733 2.578 9.645 2.578 9.645 1.778 6.750 1.778 7.809 - - - - 593 2.945 593 2.945 25.132 81,73
Ngrandu 9.925 285 909 285 909 1.982 5.799 1.982 5.871 - - - - - - - - 6.780 68,31
15 Mlarak Mlarak 36.512 638 3.022 638 3.022 2.974 12.540 2.974 12.540 435 2.154 435 2.154 532 2.294 532 2.294 20.010 54,80
16 Sambit Sambit 16.241 - - - - 1.376 8.679 1.376 8.679 1.009 4.960 1.009 4.960 - - - - - - - - - - - - - - - - 13.639 83,98
Wringinanom 20.078 1.345 4.875 1.102 3.845 745 2.684 745 2.684 987 4.612 987 4.612 71 724 38 651 7 1.328 7 1.328 1 39 1 39 13.159 65,54
17 Sawoo Sawoo 48.269 1.050 3.211 953 2.885 7.125 19.742 6.917 19.470 427 1.109 403 1.085 - - - - 75 1.708 57 1.533 4.758 14.357 4.586 14.098 39.071 80,94
Bondrang 7.651 82 400 54 288 914 6.308 914 6.308 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 6.596 86,21
18 Sooko Sooko 22.315 747 2.400 747 2.400 469 1.540 419 1.370 - - - - - - - - 20 2.707 15 2.631 - - - - 3.438 10.977 3.438 8.175 14.576 65,32
19 Pulung Pulung 28.708 28 110 28 110 100 487 100 487 - - - - - - - - 25 4.321 10 3.714 - - - - 4.406 15.678 4.221 15.423 19.734 68,74
Kesugihan 18.221 122 361 122 361 - - - - - - - - 4.221 15.324 4.221 15.324 15.685 86,08
20 Ngebel Ngebel 19.507 - - - - - - - - - - - - 4.668 16.284 4.668 16.284 16.284 83,48
21 Pudak Pudak 8.982 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 2.171 8.288 2.171 8.288 8.288 92,27
JUMLAH (KAB/KOTA) 870.705 21.210 84.056 18.585 73.426 65.221 253.852 61.944 240.779 48.456 183.621 44.708 172.562 104 3.474 66 6.367 2.726 26.289 1.618 18.784 - - - - 54.953 202.137 52.509 195.438 707.356 81

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga

126
TABEL 60

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM


YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH MEMENUHI SYARAT


JUMLAH (FISIK, BAKTERIOLOGI,
PENYELENG-
NO KECAMATAN PUSKESMAS SAMPEL DAN KIMIA)
GARA AIR
DIPERIKSA
MINUM JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 Badegan Badegan 6 0 0 #DIV/0!
2 Jambon Jambon 1 0 0 #DIV/0!
3 Sampung Sampung 1 1 1 100
Kunti 0 0 0 #DIV/0!
4 Sukorejo Sukorejo 0 0 0 #DIV/0!
5 Jenangan Jenangan 4 #DIV/0!
Setono 1 #DIV/0!
6 Balong Balong 2 0 0 #DIV/0!
7 Slahung Slahung 2 0 0 #DIV/0!
Nailan 4 4 3 75
8 Ngrayun Ngrayun 1 1 1 100
9 Bungkal Bungkal 3 1 1 100
10 Jetis Jetis 1 0 0 #DIV/0!
11 Siman Siman 1 1 1 100
Ronowijayan 0 0 0 #DIV/0!
12 Ponorogo Po. Utara 1 1 1 100
Po. Selatan 1 0 0 #DIV/0!
13 Babadan Babadan 1 0 0 #DIV/0!
Sukosari 1 0 0 #DIV/0!
14 Kauman Kauman 1 1 1 100
Ngrandu 0 #DIV/0!
15 Mlarak Mlarak 2 2 2 100
16 Sambit Sambit 0 #DIV/0!
Wringinanom 8 1 0 0
17 Sawoo Sawoo 2 0 #DIV/0!
Bondrang 0 0 #DIV/0!
18 Sooko Sooko 3 2 2 100
19 Pulung Pulung 11 0 #DIV/0!
Kesugihan 8 2 2 100
20 Ngebel Ngebel 6 #DIV/0!
21 Pudak Pudak 1 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 73 17 15 88,24

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga 127
TABEL 61

PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT JENIS JAMBAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JENIS SARANA JAMBAN PENDUDUK


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG DENGAN AKSES
SANITASI LAYAK

PENDUDUK

PENDUDUK PENGGUNA
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT (JAMBAN SEHAT)

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
JUMLAH

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
NO KECAMATAN PUSKESMAS

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
JUMLAH %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
1 Badegan Badegan 29.571 ##### 6.777 20.331 6.777 20.331 100 #DIV/0! 1.748 5.244 1.748 5.244 100,0 25.575 86,5
2 Jambon Jambon 39.663 106 300 106 300 100 11.683 33.049 11.683 33.049 100 #DIV/0! 1.114 3.151 496 1.403 44,5 34.752 87,6
3 Sampung Sampung 24.186 598 1.748 598 1.748 100 6.161 18.009 6.161 18.009 100 #DIV/0! 1.405 4.106 1.329 3.885 94,6 23.642 97,8
Kunti 12.672 213 631 213 631 100 2.072 6.142 2.072 6.142 100 #DIV/0! 1.341 3.976 1.268 3.759 94,5 10.532 83,1
4 Sukorejo Sukorejo 50.579 3.902 13.392 3.902 13.392 100 10.457 32.174 10.457 32.174 100 #DIV/0! 1.394 4.288 1.289 3.966 92,5 49.532 97,9
5 Jenangan Jenangan 32.805 735 1.735 735 1.735 100 10.977 25.907 10.977 25.907 100 #DIV/0! 2.094 4.941 2.079 4.906 99,3 32.548 99,2
Setono 19.790 67 214 67 214 100 5.146 16.889 5.146 16.889 100 #DIV/0! 852 2.687 661 2.171 80,8 19.274 97,4
6 Balong Balong 42.609 476 1.636 476 1.636 100 11.983 36.026 11.983 36.026 100 #DIV/0! 538 1.617 412 1.445 89,4 39.107 91,8
7 Slahung Slahung 28.306 112 334 112 334 100 5.186 15.478 5.186 15.478 100 #DIV/0! 3.206 9.569 2.928 8.739 91,3 24.551 86,7
Nailan 22.100 42 250 42 250 100 5.010 15.091 5.010 15.091 100 #DIV/0! 2.291 6.900 2.285 6.760 98,0 22.101 100,0
8 Ngrayun Ngrayun 56.313 2.500 7.924 2.500 7.924 100 5.881 18.641 5.881 18.641 100 #DIV/0! 6.349 20.124 5.974 18.936 94,1 45.501 80,8
9 Bungkal Bungkal 35.282 1.266 3.374 1.266 3.374 100 9.858 26.270 9.858 26.270 100 #DIV/0! 1.726 4.600 1.673 4.457 96,9 34.101 96,7
10 Jetis Jetis 29.483 102 921 102 921 100 8.775 23.655 8.775 23.655 100 #DIV/0! 1.814 4.906 1.820 4.906 100,0 29.482 100,0
11 Siman Siman 21.697 ##### 3.358 16.129 3.358 16.129 100 #DIV/0! 1.203 4.920 1.203 4.920 100,0 21.049 97,0
Ronowijayan 20.367 420 1.244 420 1.244 100 5.137 15.220 5.137 15.220 100 #DIV/0! 1.266 3.752 1.263 3.743 99,8 20.207 99,2
12 Ponorogo Po. Utara 38.789 25 95 23 81 85 12.245 38.708 12.245 38.708 100 #DIV/0! #DIV/0! 38.789 100,0
Po. Selatan 36.011 1 15 1 15 100 7.515 35.997 7.515 35.997 100 #DIV/0! - - - - #DIV/0! 36.012 100,0
13 Babadan Babadan 37.316 200 859 200 859 100 11.280 35.667 11.280 35.667 100 #DIV/0! 302 790 302 790 100,0 37.316 100,0
Sukosari 26.006 471 1.379 471 1.379 100 8.166 23.904 8.166 23.904 100 #DIV/0! 247 724 247 723 99,9 26.006 100,0
14 Kauman Kauman 30.751 461 1.261 461 1.261 100 7.434 20.331 7.434 20.331 100 #DIV/0! 2.539 6.944 2.451 6.703 96,5 28.295 92,0
Ngrandu 9.925 186 436 186 436 100 2.895 6.780 2.895 6.780 100 #DIV/0! 1.110 2.601 1.078 2.524 97,0 9.740 98,1
15 Mlarak Mlarak 36.512 201 815 201 815 100 3.393 13.762 3.393 13.762 100 #DIV/0! 4.583 18.589 4.477 18.159 97,7 32.736 89,7
16 Sambit Sambit 16.241 173 602 173 602 100 2.752 9.579 2.752 9.579 100 #DIV/0! 1.695 5.899 1.089 3.791 64,3 13.972 86,0
Wringinanom 20.078 1.370 3.985 1.370 3.985 100 989 2.877 989 2.877 100 #DIV/0! 3.215 9.350 2.007 5.837 62,4 12.699 63,2
17 Sawoo Sawoo 48.269 447 1.343 447 1.343 100 7.324 21.999 7.324 21.999 100 #DIV/0! 5.696 17.108 5.374 16.141 94,3 39.483 81,8
Bondrang 7.651 65 162 65 162 100 1.783 4.452 1.783 4.452 100 #DIV/0! 997 2.489 971 2.425 97,4 7.039 92,0
18 Sooko Sooko 22.315 498 1.476 498 1.476 100 3.740 11.088 3.740 11.088 100 #DIV/0! 1.195 3.543 962 2.852 80,5 15.416 69,1
19 Pulung Pulung 28.708 703 2.218 703 2.218 100 4.640 14.636 4.640 14.636 100 #DIV/0! 1.394 4.396 1.121 3.536 80,4 20.390 71,0
Kesugihan 18.221 65 190 65 190 100 4.684 13.664 4.684 13.664 100 #DIV/0! 920 2.683 837 2.442 91,0 16.296 89,4
20 Ngebel Ngebel 19.507 1.311 3.925 1.311 3.925 100 3.170 9.490 3.170 9.490 100 #DIV/0! 1.905 5.702 1.886 5.646 99,0 19.061 97,7
21 Pudak Pudak 8.982 5 25 5 25 100 2.185 6.642 2.185 6.642 100 #DIV/0! - - - #DIV/0! 6.667 74,2
JUMLAH (KAB/KOTA) 870.705 16.721 52.489 16.719 52.475 100 192.656 588.587 192.656 588.587 100 - - - - #DIV/0! 54.139 165.599 49.230 150.809 91,1 791.871 90,9

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga

128
TABEL 62

DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)


JUMLAH DESA DESA STOP
NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA/ MELAKSANAKAN BABS DESA STBM
KELURAHAN STBM (SBS)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Badegan Badegan 10 10 100 2 20 0,0
2 Jambon Jambon 13 13 100 5 38 0,0
3 Sampung Sampung 7 7 100 4 57 0,0
Kunti 5 5 100 1 20 0,0
4 Sukorejo Sukorejo 18 18 100 9 50 0,0
5 Jenangan Jenangan 11 11 100 4 36 0,0
Setono 6 6 100 4 67 0,0
6 Balong Balong 20 17 85 7 35 0,0
7 Slahung Slahung 10 10 100 8 80 0,0
Nailan 12 12 100 12 100 0,0
8 Ngrayun Ngrayun 11 11 100 3 27 0,0
9 Bungkal Bungkal 19 19 100 15 79 0,0
10 Jetis Jetis 14 14 100 14 100 0,0
11 Siman Siman 10 10 100 6 60 0,0
Ronowijayan 8 8 100 5 63 0,0
12 Ponorogo Po. Utara 10 10 100 10 100 0,0
Po. Selatan 9 9 100 9 100 1 11,1
13 Babadan Babadan 8 8 100 8 100 0,0
Sukosari 7 7 100 7 100 0,0
14 Kauman Kauman 11 11 100 3 27 0,0
Ngrandu 5 5 100 4 80 0,0
15 Mlarak Mlarak 15 15 100 3 20 0,0
16 Sambit Sambit 9 9 100 3 33 0,0
Wringinanom 7 7 100 0 0 0,0
17 Sawoo Sawoo 10 10 100 2 20 0,0
Bondrang 4 4 100 0 0 0,0
18 Sooko Sooko 6 6 100 0 0 0,0
19 Pulung Pulung 11 11 100 1 9 0,0
Kesugihan 7 7 100 2 29 0,0
20 Ngebel Ngebel 8 7 88 5 63 0,0
21 Pudak Pudak 6 6 100 1 17 0,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 307 303 99 157 51 1 0,3

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga


129
TABEL 63

PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TEMPAT-TEMPAT UMUM
YANG ADA MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
SARANA PENDIDIKAN SARANA KESEHATAN HOTEL TEMPAT-
SARANA
SARANA PENDIDIKAN HOTEL RUMAH SAKIT TEMPAT
KESEHATAN

JUMLAH TTU
SD SLTP SLTA PUSKESMAS BINTANG NON BINTANG UMUM
UMUM
NO KECAMATAN PUSKESMAS

PUSKESMAS

SAKIT UMUM

BINTANG

BINTANG

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
RUMAH
SLTP

SLTA

NON
SD

%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27
1 Badegan Badegan 24 4 2 1 31 24 100 4 100 2 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 31 100
2 Jambon Jambon 30 7 5 1 43 17 57 5 71 - - 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 23 53
3 Sampung Sampung 22 2 1 1 26 5 23 1 50 1 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 8 31
Kunti 14 1 - 1 16 7 50 1 100 - #DIV/0! 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 9 56
4 Sukorejo Sukorejo 41 5 3 1 50 20 49 4 80 1 33 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 26 52
5 Jenangan Jenangan 26 9 6 1 42 18 69 3 33 2 33 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 24 57
Setono 19 5 7 1 32 7 37 - - 2 29 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 10 31
6 Balong Balong 32 8 8 1 49 28 88 6 75 6 75 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 41 84
7 Slahung Slahung 24 6 3 1 34 9 38 2 33 1 33 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 13 38
Nailan 20 4 3 1 28 17 85 3 75 2 67 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 23 82
8 Ngrayun Ngrayun 50 16 5 1 72 27 54 12 75 5 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 45 63
9 Bungkal Bungkal 32 8 5 1 46 27 84 5 63 2 40 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 34 74
10 Jetis Jetis 26 9 8 1 44 19 73 6 67 4 50 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 30 68
11 Siman Siman 16 2 2 1 21 15 94 1 50 1 50 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 18 86
Ronowijayan 16 1 1 1 19 16 100 - - - - 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 17 89
12 Ponorogo Po. Utara 27 12 13 1 4 10 67 9 33 4 33 5 38 1 100 4 100 #DIV/0! 3 30 26 39
Po. Selatan 15 6 13 1 2 1 2 40 11 73 4 67 10 77 1 100 2 100 1 100 2 100 31 78
13 Babadan Babadan 24 9 11 1 45 20 83 8 89 10 91 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 39 87
Sukosari 19 4 2 1 26 17 89 1 25 2 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 21 81
14 Kauman Kauman 20 6 5 1 32 13 65 6 100 5 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 25 78
Ngrandu 8 1 1 1 11 6 75 1 100 - - 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 8 73
15 Mlarak Mlarak 30 7 5 1 43 7 23 2 29 1 20 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 11 26
16 Sambit Sambit 14 3 2 1 20 11 79 - - - - 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 12 60
Wringinanom 16 2 1 1 20 13 81 1 50 - - 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 15 75
17 Sawoo Sawoo 36 9 4 1 50 20 56 6 67 4 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 31 62
Bondrang 7 1 - 1 9 2 29 1 100 - #DIV/0! 0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 3 33
18 Sooko Sooko 23 3 1 1 28 15 65 2 67 1 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 19 68
19 Pulung Pulung 27 5 2 1 35 20 74 5 100 2 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 28 80
Kesugihan 18 2 - 1 21 18 100 2 100 - #DIV/0! 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 21 100
20 Ngebel Ngebel 18 4 1 1 31 55 15 83 3 75 1 100 1 100 #DIV/0! #DIV/0! 13 42 33 60
21 Pudak Pudak 8 1 - 1 10 8 100 1 100 - #DIV/0! 1 100 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 10 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 702 162 120 31 6 1 43 1.065 461 66 100 62 70 58 29 94 6 100 1 100 18 42 685 64

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga

130
TABEL 64

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TPM MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI
JUMLAH RUMAH DEPOT AIR RUMAH DEPOT AIR
NO KECAMATAN PUSKESMAS JASA MAKANAN JASA MAKANAN
TPM MAKAN/ MINUM TOTAL % MAKAN/ MINUM TOTAL %
BOGA JAJANAN BOGA JAJANAN
RESTORAN (DAM) RESTORAN (DAM)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Badegan Badegan 34 4 6 0 10 29,4 0 0 0 24 24 70,6
2 Jambon Jambon 33 0 0 10 5 15 45,5 5 0 0 13 18 54,5
3 Sampung Sampung 19 2 1 5 2 10 52,6 2 1 4 2 9 47,4
Kunti 24 1 1 5 8 15 62,5 1 0 1 7 9 37,5
4 Sukorejo Sukorejo 17 0 0 10 0 10 58,8 0 0 7 0 7 41,2
5 Jenangan Jenangan 58 0 0 6 22 28 48,3 6 10 5 9 30 51,7
Setono 22 2 2 7 2 13 59,1 0 2 0 7 9 40,9
6 Balong Balong 51 3 1 14 8 26 51,0 3 3 4 15 25 49,0
7 Slahung Slahung 39 2 0 4 7 13 33,3 15 3 0 8 26 66,7
Nailan 28 4 0 7 9 20 71,4 0 0 0 8 8 28,6
8 Ngrayun Ngrayun 34 4 1 1 6 12 35,3 3 2 0 17 22 64,7
9 Bungkal Bungkal 40 1 0 10 1 12 30,0 8 0 2 18 28 70,0
10 Jetis Jetis 61 0 0 19 1 20 32,8 2 3 1 35 41 67,2
11 Siman Siman 38 2 1 11 15 29 76,3 8 0 0 1 9 23,7
Ronowijayan 35 2 2 10 14 40,0 0 2 1 18 21 60,0
12 Ponorogo Po. Utara 83 0 10 12 18 40 48,2 0 16 14 13 43 51,8
Po. Selatan 91 3 3 30 19 55 60,4 5 28 3 36 39,6
13 Babadan Babadan 64 0 0 20 5 25 39,1 1 18 1 19 39 60,9
Sukosari 36 0 0 13 2 15 41,7 0 8 1 12 21 58,3
14 Kauman Kauman 44 0 4 15 10 29 65,9 0 0 0 15 15 34,1
Ngrandu 19 0 2 9 0 11 57,9 0 0 8 8 42,1
15 Mlarak Mlarak 65 2 1 9 9 21 32,3 5 7 4 28 44 67,7
16 Sambit Sambit 30 1 4 6 2 13 43,3 1 0 0 16 17 56,7
Wringinanom 23 0 0 1 0 1 4,3 1 2 19 22 95,7
17 Sawoo Sawoo 22 0 0 10 0 10 45,5 2 5 1 4 12 54,5
Bondrang 7 0 0 2 0 2 28,6 0 5 0 0 5 71,4
18 Sooko Sooko 11 3 1 0 4 8 72,7 0 0 2 1 3 27,3
19 Pulung Pulung 23 0 2 2 1 5 21,7 0 8 0 10 18 78,3
Kesugihan 14 2 1 2 8 13 92,9 0 0 1 0 1 7,1
20 Ngebel Ngebel 18 2 10 1 0 13 72,2 1 4 0 0 5 27,8
21 Pudak Pudak 12 0 0 0 4 4 33,3 0 3 0 5 8 66,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 1095 36 51 257 168 512 46,8 69 128 51 335 583 53,2

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga 131
TABEL 65

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI PETIK


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH TPM DIBINA JUMLAH TPM DIUJI PETIK

PERSENTASE

PERSENTASE
JUMLAH TPM

JUMLAH TPM
TPM DIBINA
MEMENUHI

MEMENUHI

TPM DIUJI
SANITASI
JASA BOGA

JASA BOGA
RESTORAN

RESTORAN
HIGIENE
SYARAT

SYARAT
DEPOT AIR

DEPOT AIR
MAKANAN

MAKANAN
JAJANAN

JAJANAN
TIDAK

PETIK
MAKAN /

MAKAN/
RUMAH

RUMAH
MINUM

MINUM
TOTAL

TOTAL
(DAM)

(DAM)
NO KECAMATAN PUSKESMAS

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 Badegan Badegan 24 0 0 0 24 24 100,00 10 0 0 0 0 0 0,00
2 Jambon Jambon 18 5 0 0 13 18 100,00 15 0 0 10 0 10 66,67
3 Sampung Sampung 9 2 1 5 1 9 100,00 10 0 2 1 0 3 30,00
Kunti 9 1 0 1 4 6 66,67 15 0 0 2 0 2 13,33
4 Sukorejo Sukorejo 7 0 0 7 0 7 100,00 10 0 0 7 0 7 70,00
5 Jenangan Jenangan 30 3 6 11 9 29 96,67 28 0 0 0 0 0 0,00
Setono 9 0 0 5 3 8 88,89 13 0 2 10 12 92,31
6 Balong Balong 25 2 3 4 11 20 80,00 26 0 0 0 0 0 0,00
7 Slahung Slahung 26 6 0 4 8 18 69,23 13 4 0 4 0 8 61,54
Nailan 8 0 0 0 8 8 100,00 20 4 0 7 1 12 60,00
8 Ngrayun Ngrayun 22 1 2 0 8 11 50,00 12 0 0 0 0 0 0,00
9 Bungkal Bungkal 28 5 2 1 6 14 50,00 12 0 0 10 0 10 83,33
10 Jetis Jetis 41 2 3 1 35 41 100,00 20 0 0 1 1 2 10,00
11 Siman Siman 9 8 0 0 1 9 100,00 29 0 0 0 0 0 0,00
Ronowijayan 21 0 15 1 5 21 100,00 14 0 0 1 0 1 7,14
12 Ponorogo Po. Utara 43 0 10 12 18 40 93,02 40 0 0 0 0 0 0,00
Po. Selatan 36 5 28 0 3 36 100,00 55 30 5 35 63,64
13 Babadan Babadan 39 1 18 1 19 39 100,00 25 0 0 9 0 9 36,00
Sukosari 21 0 8 3 10 21 100,00 15 0 0 4 0 4 26,67
14 Kauman Kauman 15 0 0 0 15 15 100,00 29 0 0 15 0 15 51,72
Ngrandu 8 0 0 0 8 8 100,00 11 0 0 0 0 0 0,00
15 Mlarak Mlarak 44 1 7 4 20 32 72,73 21 0 0 9 0 9 42,86
16 Sambit Sambit 17 1 0 0 8 9 52,94 13 0 0 6 0 6 46,15
Wringinanom 22 1 0 2 9 12 54,55 1 0 0 0 0 0 0,00
17 Sawoo Sawoo 12 2 4 1 4 11 91,67 10 0 0 8 0 8 80,00
Bondrang 5 0 5 0 0 5 100,00 2 0 0 0 0 0 0,00
18 Sooko Sooko 3 0 0 2 1 3 100,00 8 0 0 0 0 0 0,00
19 Pulung Pulung 18 0 5 0 5 10 55,56 5 0 0 0 0 0 0,00
Kesugihan 1 0 0 1 0 1 100,00 13 0 0 3 0 3 23,08
20 Ngebel Ngebel 5 1 4 0 0 5 100,00 13 0 0 0 0 0 0,00
21 Pudak Pudak 8 0 1 0 4 5 62,50 4 0 0 0 0 0 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 583 47 122 66 260 495 84,91 512 8 4 137 7 156 30,47

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga 132
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bentuk Bulan Januari
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Po.
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jenangan Jetis Kauman Kesugihan Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Po.Utara Pudak Pulung Ronowijayan Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari Wringinanom
Selatan
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Magnesium Maleat 0,200
13 Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
mg - 1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang
15 17 16 12 13 12 16 17 17 12 13 16 16 15 17 17 16 15 17 15 15 14 11 17 12 14 13 14 14 13 13 0
tersedia di Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator
yang tersedia di (n) Puskesmas 454
Persentase Ketersediaan Obat dan
Vaksin di Puskesmas 73,23

Sumber : Seksi Kefarmasian

133
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan Pebruari
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Po. Po. Ronowij Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jenangan Jetis Kauman Kesugihan Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
Selatan Utara ayan anom

(1) (2) (3) (4) (5)


1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
13 15 15 13 12 11 15 15 15 13 13 14 15 15 15 14 14 15 15 13 14 15 14 15 12 14 12 14 12 13 14
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 429
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 69,19

Sumber : Seksi Kefarmasian

134
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan Maret
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Ronowija Wringina
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara yan nom

(1) (2) (3) (4) (5)


1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Magnesium Maleat 0,200
13 Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
mg - 1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
13 15 15 13 13 13 15 15 15 13 13 14 15 15 15 14 14 15 15 12 14 15 14 14 12 13 12 14 13 12 14
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
429
tersedia di (n) Puskesmas
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin
69,19
di Puskesmas

Sumber : Seksi Kefarmasian

135
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan April
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Magnesium Maleat 0,200
13 Injeksi 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
mg - 1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
13 15 15 13 13 11 15 15 15 13 13 14 15 15 15 15 14 15 15 12 14 15 14 14 12 14 12 14 13 12 14
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
429
tersedia di (n) Puskesmas
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin
69,19
di Puskesmas

Sumber : Seksi Kefarmasian

136
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan Mei
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringina
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan nom

(1) (2) (3) (4) (5)


1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0
Magnesium Maleat 0,200
13 Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
mg - 1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
13 15 15 13 13 11 15 15 15 13 13 14 15 15 15 15 14 15 15 13 14 15 14 14 14 14 14 14 14 13 14
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
436
tersedia di (n) Puskesmas
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin
70,32
di Puskesmas

Sumber : Seksi Kefarmasian

137
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bentuk Bulan Juni
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 0
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0
1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
15 15 15 12 14 15 15 15 15 14 14 14 15 15 15 15 14 15 15 15 14 15 15 14 14 14 14 14 15 14 15
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
450
tersedia di (n) Puskesmas
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
72,58
Puskesmas

Sumber : Seksi Kefarmasian

138
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bentuk Bulan Agustus
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 ml
14 Obat Anti Tuberculosis Dewasa Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 620
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 100

Sumber : Seksi Kefarmasian

140
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan Juli
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom

(1) (2) (3) (4) (5)


1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 17 20 20 20 20 20 20 20 20 20
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 617
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 99,52

Sumber : Seksi Kefarmasian

139
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bentuk Bulan Nopember
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 ml
14 Obat Anti Tuberculosis Dewasa Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 620
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 100

Sumber : Seksi Kefarmasian

143
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan September
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 620
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 100

Sumber : Seksi Kefarmasian

141
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bentuk Bulan Oktober
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringin
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan anom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200 mg -
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
1 ml
14 Obat Anti Tuberculosis Dewasa Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-HB-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia di
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 620
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin di
Puskesmas 100

Sumber : Seksi Kefarmasian

142
TABEL 66

PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

Ketersediaan (Ada / Tidak)


Bulan Desember
Bentuk
NO. NAMA OBAT PUSKESMAS Ket.
Sediaan
Jena- Kesu- Po. Po. Rono- Wringina
Babadan Badegan Balong Bondrang Bungkal Jambon Jetis Kauman Kunti Mlarak Nailan Ngebel Ngrandu Ngrayun Pudak Pulung Sambit Sampung Sawoo Setono Siman Slahung Sooko Sukorejo Sukosari
ngan gihan Selatan Utara wijayan nom
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Albendazol Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2 Amoxicillin 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
3 Amoxicillin Sirup 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
4 Deksametason Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
5 Diazepam 5 mg/Ml Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Epinefrin (Adrenalin) 0,1%
6 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
(sebagai HCL)
7 Fitomenadion (Vitamin K) Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
8 Furosemid 40 mg / HCT Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
9 Garam Oralit Serbuk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
10 Glibenklamid / Metformin Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
11 Kaptopril Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
12 Magnesium Sulfat 20% Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Magnesium Maleat 0,200
13 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
mg - 1 ml
Obat Anti Tuberculosis
14 Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Dewasa
15 Oksitosin Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
16 Paracetamol 500 mg Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
17 Tablet Tambah Darah Tablet 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
18 Vaksin BCG Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
19 Vaksin TT Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
Vaksin DPT/DPT-HB/DPT-
20 Injeksi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
HB-Hib
Jumlah item obat indikator yang tersedia
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
di Puskesmas
Jumlah (n) Puskesmas yang melapor 31
Jumlah kumulatif item obat indikator yang
tersedia di (n) Puskesmas 620
Persentase Ketersediaan Obat dan Vaksin
di Puskesmas 100

Sumber : Seksi Kefarmasian

144
TABEL 67

JUMLAH SARANA KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PEMILIKAN/PENGELOLA
NO FASILITAS KESEHATAN
KEMENKES PEM.PROV PEM.KAB/KOTA TNI/POLRI BUMN SWASTA JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9
RUMAH SAKIT
1 RUMAH SAKIT UMUM 1 1
2 RUMAH SAKIT KHUSUS 5 5
PUSKESMAS DAN JARINGANNYA
1 PUSKESMAS RAWAT INAP 19 19
- JUMLAH TEMPAT TIDUR 195 195
2 PUSKESMAS NON RAWAT INAP 12 12
3 PUSKESMAS KELILING 28 28
4 PUSKESMAS PEMBANTU 57 57
SARANA PELAYANAN LAIN
1 RUMAH BERSALIN -
2 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 42 42
3 PRAKTIK DOKTER BERSAMA -
4 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN 133 133
5 PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL 1880 1.880
6 BANK DARAH RUMAH SAKIT -
7 UNIT TRANSFUSI DARAH 1 1
SARANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI KEFARMASIAN
1 INDUSTRI FARMASI 0 -
2 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 0 -
3 USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL 2 2
4 PRODUKSI ALAT KESEHATAN 0 -
5 PEDAGANG BESAR FARMASI 2 2
6 APOTEK 2 80 82
7 TOKO OBAT 52 52
8 PENYALUR ALAT KESEHATAN 0 -

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Seksi Kefarmasian, Seksi Kesehatan Tradisional, Seksi Alkes 145
TABEL 68

PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT) DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I


NO SARANA KESEHATAN JUMLAH SARANA
JUMLAH %
1 2 3 4 5

1 RUMAH SAKIT UMUM 6 6 100

2 RUMAH SAKIT KHUSUS 0 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 6 6 100

Sumber : Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan

146
TABEL 69

JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

STRATA POSYANDU
POSYANDU AKTIF
NO KECAMATAN PUSKESMAS PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI
JUMLAH
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 Badegan Badegan 0,00 0,00 39 100,00 0,00 39 39 100,00
2 Jambon Jambon 0,00 7 14,89 40 85,11 0,00 47 40 85,11
3 Sampung Sampung 0,00 4 13,33 26 86,67 0,00 30 26 86,67
Kunti 0,00 5 25,00 15 75,00 0,00 20 15 75,00
4 Sukorejo Sukorejo 0,00 1 1,59 56 88,89 6 9,52 63 62 98,41
5 Jenangan Jenangan 0,00 4 9,09 40 90,91 0,00 44 40 90,91
Setono 0,00 12 38,71 19 61,29 0,00 31 19 61,29
6 Balong Balong 0,00 13 19,70 52 78,79 1 1,52 66 53 80,30
7 Slahung Slahung 0,00 0,00 35 100,00 0,00 35 35 100,00
Nailan 0,00 0,00 34 100,00 0,00 34 34 100,00
8 Ngrayun Ngrayun 0,00 9 16,07 47 83,93 0,00 56 47 83,93
9 Bungkal Bungkal 0,00 0,00 68 95,77 3 4,23 71 71 100,00
10 Jetis Jetis 0,00 0,00 44 100,00 0,00 44 44 100,00
11 Siman Siman 0,00 0,00 26 100,00 0,00 26 26 100,00
Ronowijayan 0,00 0,00 22 100,00 0,00 22 22 100,00
12 Ponorogo Po. Utara 0,00 0,00 43 100,00 0,00 43 43 100,00
Po. Selatan 0,00 6 18,18 27 81,82 0,00 33 27 81,82
13 Babadan Babadan 0,00 0 0,00 32 100,00 0,00 32 32 100,00
Sukosari 0,00 0,00 27 100,00 0,00 27 27 100,00
14 Kauman Kauman 0,00 0,00 43 100,00 0,00 43 43 100,00
Ngrandu 0,00 2 12,50 14 87,50 0,00 16 14 87,50
15 Mlarak Mlarak 0,00 9 17,65 42 82,35 0,00 51 42 82,35
16 Sambit Sambit 0,00 5 19,23 21 80,77 0,00 26 21 80,77
Wringinanom 0,00 0,00 22 100,00 0,00 22 22 100,00
17 Sawoo Sawoo 0,00 0,00 45 100,00 0,00 45 45 100,00
Bondrang 0,00 4 28,57 10 71,43 0,00 14 10 71,43
18 Sooko Sooko 1 3,45 18 62,07 10 34,48 0,00 29 10 34,48
19 Pulung Pulung 0,00 17 39,53 26 60,47 0,00 43 26 60,47
Kesugihan 0,00 19 67,86 9 32,14 0,00 28 9 32,14
20 Ngebel Ngebel 0,00 8 21,62 29 78,38 0,00 37 29 78,38
21 Pudak Pudak 0,00 0,00 12 100,00 0,00 12 12 100,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 1 0,09 143 12,67 975 86,36 10 0,89 1129 985 87,25
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA 2

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan dan Pengembangan UKBM


147
TABEL 70

JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)


MENURUT KECAMATAN
KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA


DESA/ MASYARAKAT (UKBM)
NO KECAMATAN PUSKESMAS
KELURAHAN
POSKESDES POLINDES POSBINDU
1 2 3 4 5 6 7
1 Badegan Badegan 10 10 - 10
2 Jambon Jambon 13 13 2 5
3 Sampung Sampung 7 7 2 13
Kunti 5 5 5
4 Sukorejo Sukorejo 18 18 3 18
5 Jenangan Jenangan 11 11 1 8
Setono 6 6 1
6 Balong Balong 20 20 3 4
7 Slahung Slahung 10 10 2 10
Nailan 12 12 0 12
8 Ngrayun Ngrayun 11 11 9 3
9 Bungkal Bungkal 19 19 5 14
10 Jetis Jetis 14 14 2 8
11 Siman Siman 10 10 2 8
Ronowijayan 8 8 1 8
12 Ponorogo Po. Utara 10 10 6 9
Po. Selatan 9 9 6 10
13 Babadan Babadan 8 8 6 5
Sukosari 7 7 2 10
14 Kauman Kauman 11 11 1 8
Ngrandu 5 5 1 3
15 Mlarak Mlarak 15 15 4 4
16 Sambit Sambit 9 9 4 3
Wringinanom 7 7 1 3
17 Sawoo Sawoo 10 10 2 2
Bondrang 4 4 1
18 Sooko Sooko 6 6 3 3
19 Pulung Pulung 11 11 8 9
Kesugihan 7 7 2 3
20 Ngebel Ngebel 8 8 3 6
21 Pudak Pudak 6 6 3 6
JUMLAH (KAB/KOTA) 307 307 84 212

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan dan Pengembangan UKBM

148
TABEL 71

JUMLAH DESA SIAGA MENURUT KECAMATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

JUMLAH DESA/KELURAHAN SIAGA


NO KECAMATAN PUSKESMAS DESA /
KELURAHAN PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI JUMLAH %

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Badegan Badegan 10 10 10 100
2 Jambon Jambon 13 12 1 13 100
3 Sampung Sampung 7 7 7 100
Kunti 5 5 5 100
4 Sukorejo Sukorejo 18 10 4 3 1 18 100
5 Jenangan Jenangan 11 11 11 100
Setono 6 6 6 100
6 Balong Balong 20 17 3 20 100
7 Slahung Slahung 10 9 1 10 100
Nailan 12 12 12 100
8 Ngrayun Ngrayun 11 9 2 11 100
9 Bungkal Bungkal 19 16 3 19 100
10 Jetis Jetis 14 14 14 100
11 Siman Siman 10 10 10 100
Ronowijayan 8 8 8 100
12 Ponorogo Po. Utara 10 10 10 100
Po. Selatan 9 5 3 1 9 100
13 Babadan Babadan 8 7 1 8 100
Sukosari 7 5 2 7 100
14 Kauman Kauman 11 11 11 100
Ngrandu 5 5 5 100
15 Mlarak Mlarak 15 9 6 15 100
16 Sambit Sambit 9 7 2 9 100
Wringinanom 7 7 7 100
17 Sawoo Sawoo 10 10 10 100
Bondrang 4 4 4 100
18 Sooko Sooko 6 5 1 6 100
19 Pulung Pulung 11 9 2 11 100
Kesugihan 7 7 7 100
20 Ngebel Ngebel 8 8 8 100
21 Pudak Pudak 6 6 6 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 307 250 51 5 1 307 100,00

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan dan Pengembangan UKBM


149
TABEL 72

JUMLAH TENAGA MEDIS DI FASILITAS (PELAYANAN) KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

DOKTER
DR SPESIALIS a DOKTER UMUM TOTAL DOKTER GIGI TOTAL
NO UNIT KERJA GIGI SPESIALIS
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 Puskesmas Badegan - - - 1 1 2 1 1 2 - - - - - - - - -
2 Puskesmas Jambon - - - 1 - 1 1 - 1 - 1 1 - - - - 1 1
3 Puskesmas Sampung - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
4 Puskesmas Kunti - - - - 1 1 - 1 1 - - - - - - - - -
5 Puskesmas Sukorejo - - - 3 - 3 3 - 3 1 - 1 - - - 1 - 1
6 Puskesmas Jenangan - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
7 Puskesmas Setono - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
8 Puskesmas Balong - - - 1 - 1 1 - 1 - 1 1 - - - - 1 1
9 Puskesmas Slahung - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
10 Puskesmas Nailan - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
11 Puskesmas Ngrayun - - - - 2 2 - 2 2 - 1 1 - - - - 1 1
12 Puskesmas Bungkal - - - 1 - 1 1 - 1 - 1 1 - - - - 1 1
13 Puskesmas Jetis - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
14 Puskesmas Siman - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
15 Puskesmas Ronowijayan - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
16 Puskesmas Ponorogo Utara - - - 1 - 1 1 - 1 - 1 1 - - - - 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - - - - 2 2 - 2 2 - 1 1 - - - - 1 1
18 Puskesmas Babadan - - - 2 - 2 2 - 2 - 1 1 - - - - 1 1
19 Puskesmas Sukosari - - - - 1 1 - 1 1 - - - - - - - - -
20 Puskesmas Kauman - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
21 Puskesmas Ngrandu - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
22 Puskesmas Mlarak - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
23 Puskesmas Sambit - - - - 2 2 - 2 2 - 1 1 - - - - 1 1
24 Puskesmas Wringinanom - - - 1 1 2 1 1 2 - 1 1 - - - - 1 1
25 Puskesmas Sawoo - - - 2 - 2 2 - 2 - - - - - - - - -
26 Puskesmas Bondrang - - - 1 - 1 1 - 1 - - - - - - - - -
27 Puskesmas Sooko - - - 1 - 1 1 - 1 - - - - - - - - -
28 Puskesmas Pulung - - - - 1 1 - 1 1 - 1 1 - - - - 1 1
29 Puskesmas Kesugihan - - - 1 - 1 1 - 1 - - - - - - - - -
30 Puskesmas Ngebel - - - 1 - 1 1 - 1 - 1 1 - - - - 1 1
31 Puskesmas Pudak - - - - 1 1 - 1 1 - - - - - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) - - - 19 23 42 19 23 42 1 22 23 - - - 1 22 23
1 RSUD Dr. Harjono 18 7 25 4 7 11 22 14 36 - 1 1 - - - - 1 1
2 RSU Aisyiah Sutomo 4 1 5 3 4 7 7 5 12 1 1 2 - - - 1 1 2
3 RSU Muhammadiyah 12 5 17 4 7 11 16 12 28 - 1 1 - - - - 1 1
4 RS Muslimat 9 1 10 3 7 10 12 8 20 - 1 1 - - - - 1 1
5 RS Darmayu 14 2 16 4 6 10 18 8 26 - 2 2 - - - - 2 2
6 RS Griya Waluya 1 - 1 2 3 5 3 3 6 - 1 1 - - - - 1 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 58 16 74 20 34 54 78 50 128 1 7 8 - - - 1 7 8
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 14 1 15 12 23 35 26 24 50 - 14 14 - - - - 14 14
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 72 17 89 51 80 131 123 97 220 2 43 45 - - - 2 43 45
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 10,222 15,045 25,267 5,1682 0 5,1682

Sumber : Seksi SDMK


a
Keterangan : termasuk S3 150
TABEL 73

JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

PERAWATa PERAWAT GIGI


NO UNIT KERJA BIDAN
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Puskesmas Badegan 11 5 8 13 1 0 1
2 Puskesmas Jambon 17 7 13 20 0 1 1
3 Puskesmas Sampung 9 5 4 9 0 0 0
4 Puskesmas Kunti 5 2 2 4 0 0 0
5 Puskesmas Sukorejo 21 4 12 16 0 1 1
6 Puskesmas Jenangan 12 4 12 16 0 2 2
7 Puskesmas Setono 8 4 5 9 0 1 1
8 Puskesmas Balong 25 6 15 21 1 0 1
9 Puskesmas Slahung 12 9 9 18 1 0 1
10 Puskesmas Nailan 13 4 10 14 0 1 1
11 Puskesmas Ngrayun 14 11 6 17 1 0 1
12 Puskesmas Bungkal 23 2 16 18 1 0 1
13 Puskesmas Jetis 19 3 17 20 0 0 0
14 Puskesmas Siman 10 5 6 11 0 1 1
15 Puskesmas Ronowijayan 9 1 10 11 0 1 1
16 Puskesmas Ponorogo Utara 13 0 6 6 0 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan 10 0 8 8 0 1 1
18 Puskesmas Babadan 14 1 13 14 0 1 1
19 Puskesmas Sukosari 9 1 7 8 1 0 1
20 Puskesmas Kauman 17 5 12 17 0 1 1
21 Puskesmas Ngrandu 7 3 3 6 0 1 1
22 Puskesmas Mlarak 16 2 11 13 1 0 1
23 Puskesmas Sambit 12 4 5 9 1 0 1
24 Puskesmas Wringinanom 9 4 4 8 1 0 1
25 Puskesmas Sawoo 17 6 8 14 1 0 1
26 Puskesmas Bondrang 5 3 4 7 1 0 1
27 Puskesmas Sooko 10 2 7 9 1 0 1
28 Puskesmas Pulung 13 11 12 23 0 1 1
29 Puskesmas Kesugihan 9 6 2 8 1 0 1
30 Puskesmas Ngebel 12 3 7 10 0 0 0
31 Puskesmas Pudak 9 4 3 7 0 0 0
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 390 127 257 384 13 14 27
1 RSUD Dr. Harjono 32 89 98 187 3 1 4
2 RSU Aisyiah Sutomo 21 45 87 132 0 1 1
3 RSU Muhammadiyah 21 48 61 109 0 1 1
4 RS Muslimat 28 29 45 74 0 0 0
5 RS Darmayu 13 37 68 105 0 0 0
6 RS Griya Waluya 23 11 16 27 1 0 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 138 259 375 634 4 3 7
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 9 14 47 61 0 1 1
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 0 0 0 0 0 0 0
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 537 400 679 1079 17 18 35
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 61,67 123,92 4,02

Sumber : Seksi SDMK


Keterangan : a termasuk perawat anastesi dan perawat spesialis
151
TABEL 74

JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TENAGA KEFARMASIAN
TENAGA TEKNIS
NO UNIT KERJA APOTEKER TOTAL
KEFARMASIANa
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas Badegan - 1 1 - - - - 1 1
2 Puskesmas Jambon - - - - - - - - -
3 Puskesmas Sampung - 1 1 - - - - 1 1
4 Puskesmas Kunti - - - - - - - - -
5 Puskesmas Sukorejo - 1 1 - - - - 1 1
6 Puskesmas Jenangan - 1 1 - - - - 1 1
7 Puskesmas Setono - 1 1 - - - - 1 1
8 Puskesmas Balong - - - - - - - - -
9 Puskesmas Slahung - 1 1 - - - - 1 1
10 Puskesmas Nailan - - - - 1 1 - 1 1
11 Puskesmas Ngrayun - - - - - - - - -
12 Puskesmas Bungkal 1 - 1 - - - 1 - 1
13 Puskesmas Jetis - 1 1 - - - - 1 1
14 Puskesmas Siman - - - - - - - - -
15 Puskesmas Ronowijayan - 1 1 - - - - 1 1
16 Puskesmas Ponorogo Utara - 1 1 - - - - 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - 1 1 - - - - 1 1
18 Puskesmas Babadan - 1 1 - - - - 1 1
19 Puskesmas Sukosari 1 - 1 - - - 1 - 1
20 Puskesmas Kauman - 1 1 - 1 1 - 2 2
21 Puskesmas Ngrandu - 1 1 - - - - 1 1
22 Puskesmas Mlarak 1 - 1 - 1 1 1 1 2
23 Puskesmas Sambit 1 - 1 - - - 1 - 1
24 Puskesmas Wringinanom - - - - - - - - -
25 Puskesmas Sawoo - 1 1 - - - - 1 1
26 Puskesmas Bondrang - - - - - - - - -
27 Puskesmas Sooko - 1 1 - - - - 1 1
28 Puskesmas Pulung - - - - - - - - -
29 Puskesmas Kesugihan - - - - - - - - -
30 Puskesmas Ngebel 1 - 1 - - - 1 - 1
31 Puskesmas Pudak - - - - - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 5 15 20 - 3 3 5 18 23
1 RSUD Dr. Harjono 4 9 13 - 1 1 4 10 14
2 RSU Aisyiah Sutomo 3 18 21 - 3 3 3 21 24
3 RSU Muhammadiyah 3 14 17 - 3 3 3 17 20
4 RS Muslimat 5 6 11 1 2 3 6 8 14
5 RS Darmayu - 10 10 - 2 2 - 12 12
6 RS Griya Waluya 2 8 10 1 - 1 3 8 11
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 17 65 82 2 11 13 19 76 95
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 4 54 58 7 23 30 11 77 88
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 26 134 160 9 37 46 35 171 206
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 18,38 5,28 23,66

Sumber : Seksi SDMK


Keterangan : a termasuk analis farmasi, asisten apoteker, sarjana farmasi 152
TABEL 75

JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

a b
KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN LINGKUNGAN
NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Puskesmas Badegan - 1 1 - 1 1
2 Puskesmas Jambon - 1 1 - 1 1
3 Puskesmas Sampung - 1 1 1 1 2
4 Puskesmas Kunti - 1 1 - - -
5 Puskesmas Sukorejo - 1 1 - 1 1
6 Puskesmas Jenangan - 1 1 - 1 1
7 Puskesmas Setono - 1 1 - 2 2
8 Puskesmas Balong - 1 1 - 1 1
9 Puskesmas Slahung - 1 1 - 1 1
10 Puskesmas Nailan - 1 1 - 1 1
11 Puskesmas Ngrayun 1 - 1 1 - 1
12 Puskesmas Bungkal - 1 1 - 1 1
13 Puskesmas Jetis - 1 1 - 1 1
14 Puskesmas Siman - 2 2 1 - 1
15 Puskesmas Ronowijayan - 1 1 - 2 2
16 Puskesmas Ponorogo Utara - 1 1 1 - 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - 1 1 1 - 1
18 Puskesmas Babadan - - - - 2 2
19 Puskesmas Sukosari - 1 1 - 1 1
20 Puskesmas Kauman - 1 1 1 - 1
21 Puskesmas Ngrandu - 1 1 - 1 1
22 Puskesmas Mlarak - 1 1 1 - 1
23 Puskesmas Sambit - 1 1 1 - 1
24 Puskesmas Wringinanom - 1 1 - 1 1
25 Puskesmas Sawoo - 1 1 - 1 1
26 Puskesmas Bondrang - 1 1 - - -
27 Puskesmas Sooko - 1 1 - - -
28 Puskesmas Pulung - 1 1 - - -
29 Puskesmas Kesugihan - 1 1 - 1 1
30 Puskesmas Ngebel - - - - 1 1
31 Puskesmas Pudak - 1 1 - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 29 30 8 22 30
1 RSUD Dr. Harjono 2 - 2 3 2 5
2 RSU Aisyiah Sutomo - - - - - -
3 RSU Muhammadiyah - 1 1 1 - 1
4 RS Muslimat - 1 1 2 2
5 RS Darmayu - - - - 1 1
6 RS Griya Waluya - - - - 1 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 2 2 4 4 6 10
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - 1 1 1 2 3
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 3 32 35 13 30 43
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 4,02 4,94

Sumber : Seksi SDMK


Keterangan :
a termasuk tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga biostatistik dan kependudukan,

tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, epidemiolog kesehatan
b
termasuk tenaga sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan
153
TABEL 76

JUMLAH TENAGA GIZI DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

NUTRISIONIS DIETISIEN TOTAL


NO UNIT KERJA
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas Badegan 1 - 1 - - - 1 - 1
2 Puskesmas Jambon - 1 1 - - - - 1 1
3 Puskesmas Sampung - - - - - - - - -
4 Puskesmas Kunti - 1 1 - - - - 1 1
5 Puskesmas Sukorejo - 1 1 - - - - 1 1
6 Puskesmas Jenangan - 1 1 - - - - 1 1
7 Puskesmas Setono - 1 1 - - - - 1 1
8 Puskesmas Balong - - - - - - - - -
9 Puskesmas Slahung 1 - 1 - - - 1 - 1
10 Puskesmas Nailan - - - - - - - - -
11 Puskesmas Ngrayun - 1 1 - - - - 1 1
12 Puskesmas Bungkal 1 - 1 - - - 1 - 1
13 Puskesmas Jetis - - - - - - - - -
14 Puskesmas Siman 1 - 1 - - - 1 - 1
15 Puskesmas Ronowijayan - 1 1 - - - - 1 1
16 Puskesmas Ponorogo Utara - 1 1 - - - - 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - 1 1 - - - - 1 1
18 Puskesmas Babadan - - - - - - - - -
19 Puskesmas Sukosari - 1 1 - - - - 1 1
20 Puskesmas Kauman - 1 1 - - - - 1 1
21 Puskesmas Ngrandu 1 1 2 - - - 1 1 2
22 Puskesmas Mlarak 1 - 1 - - - 1 - 1
23 Puskesmas Sambit - 1 1 - - - - 1 1
24 Puskesmas Wringinanom - - - - - - - - -
25 Puskesmas Sawoo - - - - - - - - -
26 Puskesmas Bondrang - - - - - - - - -
27 Puskesmas Sooko - - - - - - - - -
28 Puskesmas Pulung - 1 1 - - - - 1 1
29 Puskesmas Kesugihan - 1 1 - - - - 1 1
30 Puskesmas Ngebel - - - - - - - - -
31 Puskesmas Pudak - - - - - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 6 15 21 - - - 6 15 21
1 RSUD Dr. Harjono 1 5 6 - 4 4 1 9 10
2 RSU Aisyiah Sutomo - 1 1 - 1 1 - 2 2
3 RSU Muhammadiyah - 1 1 - 1 1 - 2 2
4 RS Muslimat - 1 1 - 1 1 - 2 2
5 RS Darmayu - 1 1 - 1 1 - 2 2
6 RS Griya Waluya 1 - 1 - - - 1 - 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 2 9 11 - 8 8 2 17 19
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN - - - - - - - - -
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 8 24 32 - 8 8 8 32 40
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 4,59

Sumber : Seksi SDMK


154
TABEL 77

JUMLAH TENAGA KETERAPIAN FISIK DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TENAGA KETERAPIAN FISIK


TOTAL
NO UNIT KERJA FISIOTERAPIS OKUPASI TERAPIS TERAPIS WICARA AKUPUNKTUR
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 Puskesmas Badegan - - - - - - - - - - - - - - -
2 Puskesmas Jambon - - - - - - - - - - - - - - -
3 Puskesmas Sampung - - - - - - - - - - - - - - -
4 Puskesmas Kunti - - - - - - - - - - - - - - -
5 Puskesmas Sukorejo - - - - - - - - - - - - - - -
6 Puskesmas Jenangan - - - - - - - - - - - - - - -
7 Puskesmas Setono - - - - - - - - - - - - - - -
8 Puskesmas Balong - - - - - - - - - - - - - - -
9 Puskesmas Slahung - - - - - - - - - - - - - - -
10 Puskesmas Nailan - - - - - - - - - - - - - - -
11 Puskesmas Ngrayun - - - - - - - - - - - - - - -
12 Puskesmas Bungkal - - - - - - - - - - - - - - -
13 Puskesmas Jetis - - - - - - - - - - - - - - -
14 Puskesmas Siman - - - - - - - - - - - - - - -
15 Puskesmas Ronowijayan - - - - - - - - - - - - - - -
16 Puskesmas Ponorogo Utara - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - - - - - - - - - - - - - - -
18 Puskesmas Babadan - - - - - - - - - - - - - - -
19 Puskesmas Sukosari - - - - - - - - - - - - - - -
20 Puskesmas Kauman 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1
21 Puskesmas Ngrandu - - - - - - - - - - - - - - -
22 Puskesmas Mlarak - - - - - - - - - - - - - - -
23 Puskesmas Sambit - - - - - - - - - - - - - - -
24 Puskesmas Wringinanom - - - - - - - - - - - - - - -
25 Puskesmas Sawoo - - - - - - - - - - - - - - -
26 Puskesmas Bondrang - - - - - - - - - - - - - - -
27 Puskesmas Sooko - - - - - - - - - - - - - - -
28 Puskesmas Pulung - - - - - - - - - - - - - - -
29 Puskesmas Kesugihan - - - - - - - - - - - - - - -
30 Puskesmas Ngebel - - - - - - - - - - - - - - -
31 Puskesmas Pudak - - - - - - - - - - - - - - -
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1 1 2 - - - - - - - - - 1 1 2
1 RSUD Dr. Harjono 2 5 7 - 2 2 - - - - - - 2 7 9
2 RSU Aisyiah Sutomo - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
3 RSU Muhammadiyah - 1 1 - - - - - - - - - - 1 1
4 RS Muslimat - 2 2 - - - - - - - - - - 2 2
5 RS Darmayu 1 1 2 - - - - - - - - - 1 1 2
6 RS Griya Waluya 1 - 1 - - - - - - - - - 1 - 1
SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) 4 10 14 - 2 2 - - - - - - 4 12 16
SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 1 2 - - - - - - - - - 1 1 2
KLINIK DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT - - - - - - - - - - - - - - -
KLINIK DI DINAS KESEHATAN KAB/KOTA - - - - - - - - - - - - - - -
JUMLAH (KAB/KOTA) 6 12 18 - 2 2 - - - - - - 6 14 20
RASIO TERHADAP 100.000 PENDUDUK 2,30

Sumber : Seksi SDMK 155


TABEL 78

JUMLAH TENAGA KETEKNISIAN MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


KABUPATEN PONOROGO
TAHUN 2018

TENAGA KETEKNISIAN MEDIS


NO UNIT KERJA REKAM MEDIS TEKNISI
TEKNISI ANALISIS REFRAKSIONIS ORTETIK TEKNISI KARDIO-
RADIOGRAFER RADIOTERAPIS TEKNISI GIGI DAN INFORMASI TRANSFUSI JUMLAH
ELEKTROMEDIS KESEHATAN OPTISIEN PROSTETIK VASKULER
KESEHATAN DARAH
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35
1 Puskesmas Badegan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
2 Puskesmas Jambon - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
3 Puskesmas Sampung - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 Puskesmas Kunti - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 Puskesmas Sukorejo - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Puskesmas Jenangan - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
7 Puskesmas Setono - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Puskesmas Balong - - - - - - - - - - - - 1 1 2 - - - - - - - - - - - - - - - 1 1 2
9 Puskesmas Slahung - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
10 Puskesmas Nailan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 Puskesmas Ngrayun - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
12 Puskesmas Bungkal - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Puskesmas Jetis - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
14 Puskesmas Siman - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 Puskesmas Ronowijayan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
16 Puskesmas Ponorogo Utara - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
17 Puskesmas Ponorogo Selatan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
18 Puskesmas Babadan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
19 Puskesmas Sukosari - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
20 Puskesmas Kauman - 1 1 - - - - 1 1 - 1 1 1 - 1 - - - - - - - - - - - - - - - 1 3 4
21 Puskesmas Ngrandu - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
22 Puskesmas Mlarak - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
23 Puskesmas Sambit - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
24 Puskesmas Wringinanom - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
25 Puskesmas Sawoo - - - - - - - - - - - - - 1 1 - - - - - - - - - - - - - - - - 1 1
26 Puskesmas Bondrang - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
27 Puskesmas Sooko - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
28 Puskesmas Pulung - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
29 Puskesmas Kesugihan - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
30 Puskesmas Ngebel - - - - - - - - - - - -