Anda di halaman 1dari 4

Flowchart Tes Mandiri Waktu : UTBK

SET-1
Fisika 22,5 menit
BELAJAR SESUAI CARA KERJA OTAK

01. Kereta api yang diam di stasiun A akan Luas dibawah grafik adalah jarak yang di
berangkat menuju stasiun B. Kereta dipercepat tempuh
0,50 m/s2 selama 1 menit lalu dengan kecepatan
03. Sebuah truk yang mula-mula diam diberi
tetap selama 5 menit, kemudian direm dengan
percepatan tetap selama 5 detik, lalu
perlambatan tetap 0,75 m/s2 sampai berhenti
kecepatannya dijaga tetap selama 5 detik,
tepat di stasiun B. Jarak stasiun A ke stasiun B
kemudian diperlambat sampai berhenti 5 detik
adalah
kemudian. Keseluruhan gerak truk itu pada
(A) 9,0 km (D) 12,0 km
lintasan lurus dengan kecepatan rata-rata 10
(B) 10,5 km
m/s. Jarak yang ditempuh truk selama
(C) 11,0 km (E) 14,0 km
kecepatannya tetap adalah:
Gunakan rumus Gerak Lurus Berubah
Beraturan (A) 50 m (D) 120 m
(B) 75 m
vt  vo  at
(C) 80 m (E) 150 m
1 2 Buat grafik hubungan v (kecepatan) terhadap t
x  vo t  at atau
2 (waktu)
v(m/s) Jarak pada v tetap
vt2  vo2  2ax
Buat grafik hubungan v (kecepatan) terhadap t at
(waktu) v(m/s)

5 10 t(s)
15
Luas dibawah grafik adalah jarak yang di
t(s) tempuh (s = vrata2 x t)
60 360
Luas dibawah grafik adalah jarak yang di
tempuh 04. Dua mol gas ideal helium pada tekanan 0,4 atm
dan suhu 300 K mengalami kompresi isotermal
02. Sebuah truk yang melaju pada lintasan lurus sampai tekanannya menjadi 1,2 atm. Tetapan gas
direm dengan perlambatan tetap. Enam detik umum R = 8,31 J/mol.k, volume gas pada
sejak diperlambat, laju truk berkurang menjadi keadaan terakhir ini adalah….
16 m/s dan menempuh jarak 168 m dari sejak (A) 249,3 liter (D) 41,5 liter
diperlambat. Jarak yang ditempuh dari sejak (B) 162,6 liter
diperlambat sampai berhenti adalah (C) 83,1 liter (E) 27,7 liter
(A) 180 m (D) 220 m Gunakan rumus persamaan gas ideal
(B) 190 m PV PV
PV  nRT dan 1 1  2 2
(C) 200 m (E) 250 m T1 T2
Gunakan rumus Gerak Lurus Berubah 05. Ruang hampa tidak benar-benar hampa, tetapi
Beraturan berisi sejumlah molekul. Ruang hampa adalah
vt  vo  at ruang bertekanan lebih kecil dari 10-7 Pa. Jika
1 2 No = 6,02 x 1023 molekul/mol dan tetapan gas
x  vo t  at atau
2 umum R = 8,31 J/mol.K, jumlah maksimum
vt2  vo2  2ax molekul pada ruang hampa bervolume 1 m3 pada
Buat grafik hubungan v (kecepatan) terhadap t suhu 270C adalah
(waktu) v (m/s) (A) 2,4 x 1010 (D) 2,4 x 1013
(B) 2,4 x 10 11
vo (C) 2,4 x 1012 (E) 2,4 x 1014
168 m
16
Tentukan mol (n) terlebih dahulu dengan
rumus
PV  nRT
t(s) Lalu tentukan jumlah molekul (N) dengan
6
rumus
N = n No
Soal Tes Mandiri UTBK Set-1 Super Intensif 2019
06. Balon bervolume 4000 cm3 berisi gas helium pada 09. Balok m1 = 1 kg bergerak dengan kecepatan v1 =
tekanan 1,2 x 105 Pa. Jika energi kinetik rata-rata 2 m/s saling mendekati dengan balok m2 = ½ kg
atom helium pada balon itu adalah 3,6 x 10-22 J yang bergerak dengan kecepatan v2 = 1 m/s.
dan No = 6,02 x 1023 atom/mol, berapa mol Tumbukan kedua balok itu berlangsung tidak
helium di dalam balon tersebut? elastik. Banyaknya energi yang hilang akibat
(A) 2,75 mol (D) 3,50 mol tumbukan itu adalah
(B) 2,98 mol (A) 3/2 J (D) 2/3 J
(C) 3,32 mol (E) 3,60 mol (B) 5/4 J
Energi kinetik partikel monoatomik (C) ¾ J (E) 1/6 J
3 Gunakan hukum kekekalan momentum, tak
Ek  kT
2 elastik
Gunakan persamaan Gas m1v1  m2 v2  (m1  m2 )v
PV  NkT Untuk menentukan energi kinetik yang hilang
Untuk mencari mol (n) gunakan rumus (EKhilang)
N  nN o EK hilang  EK sebelum  EK sesudah
07. Di dalam lift digantung vertikal dua balok
bermassa sama yaitu m = 4 kg. Tali yang 1 1 1
digunakan ringan dan g = 10 m/s2. Saat lift naik EK sebelum  m1v12  m2 v22 EK sesudah  m1  m2 v2
2 2 2
dengan percepatan 1,5 m/s2, maka besar gaya
tegangan tali T2 adalah 10. Pada permainan sepak bola, bola bermassa 3 kg
T2 ditendang mendatar dengan laju 4 m/s. Bola itu
(A) 46 N ditendang oleh pemain lainnya sehingga lajunya
m
(B) 48 N menjadi 5 m/s dan arahnya membelok 37 0 dari
(C) 80 N T1
arah mula-mula. Besar impuls yang yang
(D) 86 N m
mengubah laju dan arah gerak bola adalah
(E) 92 N (A) 3 N.s (D) 18 N.s
Gunakan hukum II Newton (B) 9 N.s
 F  ma (C) 15 N.s (E) 27 N.s
T2  w1  w2  2ma T2 vy2= v2sin37
o
v2
T2  m1 g  m2 g  2ma m Impuls (I)
a = 1,5 m/s2
I  P  m(v2  v1 ) o
37
m vx2 = v2cos37
o
v2
08. Di dalam lift digantung dua balok bermassa m1
dan m2 dengan tali ringan. Ketika lift naik vx1
dipercepat, ternyata rasio besar tegangan tali T1
terhadap T2 adalah 1 : 3. Dengan demikian rasio Impuls yang merubah arah dan besar kecepatan
massa m1 terhadap m2 adalah I y  Py  m(v2 y  v1 y ) dimana v1 y  0
11. Bola bermassa 3 kg ditendang mendatar
(A) 1 : 2 T2 mengenai dinding tegak. Laju bola saat
(B) 2 : 1 m2 menumbuk dinding 10 m/s mengapit sudut 60 0
(C) 1 : 3 T1 terhadap normal dinding. Bola dipantulkan
(D) 3 : 1 m1 dengan laju yang sama dengan arah 600 terhadap
(E) 1 : 4 normal dinding. Impuls yang diberikan dinding
Gunakan hukum II Newton ke bola adalah
Benda 2
Lihat benda 2 T2 (A) 60 N.s (D) 30 N.s
 F  ma m2 (B) 30 3 N.s
T2  w2  T1  m2 a T1 (C) 30 2 N.s (E) 0 N.s
w2 a
Lihat benda 1 Impuls (I)
 F  ma m1 I  P  m(v2  v1 )
T1  w1  m1a Benda 1
w1

Soal Tes Mandiri UTBK Set-1 Super Intensif 2019


14. Dua pegas ringan yang tetapannya k1 = 300 N/m
vy2= v2cos dan k2 = 400 N/m digunakan menggantung
v2 vertikal balok m1 = 2 kg dan balok m2 = 4 kg. Jika
vx1 = v1sin saat setelah tercapai keadaan setimbang, balok

n m2 tiba-tiba dilepas dari sistem, percepatan balok
vx2 = v2sin
m1 saat itu adalah.. (g = 10 m/s2)
o
60 60o k1
vy1= v1cos
(A) 20 m/s2
(B) 15 m/s2 m1
Impuls yang diberikan dinding ke bola (C) 10 m/s2 k2
I y  Py  m(v2 y  v1 y ) (D) 8 m/s2
(E) 5 m/s2 m2

12. Dua pegas ringan yang tetapannya k1 = 400 N/m Gunakan rumus gaya pegas (Fp)
dan k2 = 600 N/m disusun seperti gambar. Jika F p  k x
ujung pegas k2 ditarik kebawah dengan gaya F, Untuk mencari percepatan
perbandingan energi potensial elastik pegas k1 k
a   2 A dimana  2 
terhadap energi potensial elastik pegas k2 adalah m

(A) 1 : 1 k1 15. Pada rangkaian berikut, kuat arus listrik yang


(B) 9 : 4 melalui resistor 4 Ω adalah
(C) 4 : 9 k2
(D) 3 : 2 18 V 3 Ω
F (A) ½ A

(E) 2 : 3 (B) ¾ A 12V
Energi Potensial (EP) Pegas : (C) 5/4 A A B
11 Ω 7Ω
1 1 F2 (D) 3/2 A 4Ω
Ep  kx 2 atau Ep  8V
2 2 k (E) 7/4 A
Karena seri F1 = F2 Gunakan rumus tegangan antara dua titik A
Gunakan rumus ke 2, untuk mencari dan B
perbandingan Ep V AB      iR
i1  i2  i3  0
13. Empat pegas identik disusun menjadi dua
16. Pada rangkaian berikut, penunjukan voltmeter
rangkaian yaitu seri (a) dan paralel (b). Kedua
ideal V adalah
rangkaian dipengaruhi gaya berat beban yang
sama. Frekuensi osilasi rangkaian (a) adalah f, 7Ω
(A) 3,6 V 12 Ω
A 8V
frekuensi osilasi rangkaian (b) adalah
(B) 3,0 V
(A) f (D) f/2
(C) 2,6 V V
(B) f/ 2 (D) 1,6 V 6Ω
5V
(C) f 2 (E) 2f (E) 1,0 V B
frekuensi osilasi /getaran : 5Ω
1 k
f  Gunakan rumus tegangan antara dua titik A
2 m
dan B
VAB      iR
Susunan seri Susunan Paralel
1 1 1 1 k p  k1  k 2  k3  .... 17. Pada rangkaian berikut, jika I1 = 3 A, maka besar
    ... hambatan R adalah
k s k1 k 2 k3 8V A 24 V
(A) 2 Ω
(B) 5 Ω
(C) 8 Ω
I3 R I2 3Ω 6Ω I1
(D) 12 Ω
(E) 14 Ω
B
Gunakan rumus tegangan antara dua titik A
dan B
VAB      iR

Soal Tes Mandiri UTBK Set-1 Super Intensif 2019


18. Berkas cahaya melewati empat medium 20. Jika sudut polarisasi sinar dari udara ke gelas
berindeks bias n1, n2, n3, dan n4. Laju cahaya di adalah , dan sudut kritis sinar dari gelas ke
dalam medium berturut-turut v1, v2, v3, dan v4. udara adalah , maka
Lintasan sinar seperti gambar berikut, maka 1
(A) cos   tan  (D) sin  
n1 tan 
1
n2 (B) cos  
(A) v 1 < v3 < v2 < v4 tan 
(B) v 1 < v2 < v3 < v4 1 1
n3 (C) tan   (E) tan  
(C) v 4 < v2 < v3 < v1 sin  cos 
(D) v 4 < v3 < v2 < v1 n4
(E) v 4 < v2 < v1 < v3

Persamaan Snellius untuk Pembiasan


kecepatan di medium n1 dan n2
n1v1 = n2v2
 nu
panjang gelombang di medium n1 dan n2 nu
n1 1 = n2 2 ng ng
frekuensi gelombang di medium n1 dan n2 
f1 = f 2
n1 sin1 = n2 sin2
jika indeks bias besar maka kecepatan, panjang Sudut Polarisasi Sudut kritis
gelombang dan sudut sinar dengan garis ng nu
tan   sin  
normal mengecil nu ng

19. Sebuah lampu berada di dasar kolam renang


yang berisi air jernih ( n = 5/4), kedalaman air
kolam 2,4 m. Orang di pinggir kolam akan
melihat lingkaran cahaya di permukaan air
kolam yang tenang. Diamater lingkaran cahaya
itu adalah
(A) 6,4 m (D) 3,2 m
(B) 4,8 m
(C) 3,6 m (E) 1,6 m

D n2 = nudara
x
n1 = nair
k k
h = 2,4 m

Lampu
Cari sudut kritis terlebih dahulu
na sin k = n2 sin 90o
untuk mencari diameter (D) cahaya lampu
dikolam, terlebih dahulu mencari nilai x dengan :
x
tan  k 
h
D = 2x

Soal Tes Mandiri UTBK Set-1 Super Intensif 2019

Anda mungkin juga menyukai