Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERATING PROSEDUR

HANDLING INSTRUMEN

NAMA TINDAKAN
Debridement DM DF
No. Dokumen No. Revisi …….. Halaman
(kosongkan) (kosongkan) (sesuai jumlah halaman)
Prosedur Tanggal terbit Ditetapkan Oleh :
Tetap (kosongkan) Team Perawat Perioperatif Diklit RSUP Sanglah
Denpasar
Pengertian Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis (menahun) yang terjadi
ketika pankreas tidak meproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak
secara efektif menggunakan insulin. Diabetes biasa ditandai dengan kadar
gula di atas normal (Waspadjim, 1995).
Duabetik Foot (DF) adalah kelainan pada tungkai bawah yang merupakan
komplikasi kronik kaki diabetes mellitus (Waspadjim, 1995).
Indikasi Klien dengan diabetik foot
Tujuan Untuk membersihkan jaringan nekrotik pada luka diabetik
Petugas 1. Operator
2. Perawat instrumen (scrubb)
3. Perawat sirkuler
4. Dokter anastesi
5. Penata anastesi
FOKUS PENGKAJIAN
Persiapan 1. Puasa
Klien 2. Menanggalkan semua perhiasan dan gigi palsu
3. Personal hygiene
4. Informet consent
5. Persiapan psikologi
6. Data penunjang (laboratorium) khususnya kadar gula darah
PERSIAPAN ALAT
Alat Steril Alat On steril
1. Basic set 1. Meja operasi
 6 doek klem 2. Lampu operasi
 2 cucing 3. ESU
 2 bengkok 4. Suction
 1 klem desinfektan 5. Gunting perban
 2 pincet chirurgis
 1 tangkai pisau no 3
 2 arteri klem bengkok
 1 gunting jaringan
 1 gunting benang
 2 langenbeck
 2 hak gigi tajam
 1 Canule suction
 1 Selang suction
2. Ekstra Set
 1 Kuret
3. Linen
 4 Doek besar
 1 Doek kecil
 Gown operasi
 Handuk
PERSIAPAN OBAT DAN ALAT HABIS PAKAI
Obat Alat
1. Batadine 1. Mess no. 10
2. Nacl 0,9% 2. Handscoen steril sesuai ukuran
3. Cairan H2O2 3. Kassa Steril sesuai kebutuhan
4. Diatermi
5. Spuit 10cc
6. Elastic bandage no 15
7. Underpad
8. Schort
9. Sikat cuci tangan
PROSEDUR ATAU URUTAN KERJA
1. Tim bedah cuci tangan bedah
2. Tim bedah memakai gown operasi dan handscoen steril.
3. Instrumentator menata instrumen.
4. Desinfeksi area operasi dengan betadine.
5. Drapping dengan doek besar 4 buah dan doek kecil 1 buah (bentuk segitiga).
Kemudian klem dengan doek klem.
6. Memasang diatermi, selang suction dan canula suction. Kemudian klem dengan
doek klem.
7. Memberitahukan bahwa operasi sudah siap dilaksanakan.
8. Memberi mess dan pincet chirurgis untuk memperluas lapangan operasi.
9. Memberikan hak (gigi tajam/langenbeck).
10. Memberikan larutan H2O2 dan betadine untuk melakukan debridement.
11. Memberikan kassa dan klem untuk menggosok luka.
12. Memberikan larutan Nacl 0,9% untuk bilas.
13. Memberikan gunting jaringan untuk mengguting jaringan nekrotik.
14. Memberikan kassa, klem arteri dan diatermi untuk merawat perdarahan.
15. Tutup luka dengan kassa yang dibasahi betadine dan Nacl 0,9%. Fiksasi dengan
elastic bandage no 15.
16. Merapikan pasien.
17. Membereskan dan menghitung kembali instrumen.
18. Melepaskan gown, sarung tangan dan mencuci tangan.
19. Operasi selesai.
Refrensi/daftar pustaka:
Pranata, A. E. (2013). Instrument Teknik Kamar Operasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Denpasar, 21 Nopember 201 6


Mengetahui,
Peserta Pelatihan Ketua Panitia

(Yeny Maylany, Amd. Kep.) (Ns. Ketut Gelgel Swastika, S.Kep)

Anda mungkin juga menyukai