Anda di halaman 1dari 2

JAWABAN SOAL LATIHAN BAB 3

1. JAWABANNYA : BENAR (HALAMAN 84)


Penjelasan: Profesi akuntan publik di seluruh dunia merupakan profesi yang menghadapi
risiko yang sangat tinggi.

2. JAWABANNYA : SALAH (HALAMAN 84)


Penjelasan: Di Amerika dikeluarkan Sarbannes Oxley Act untuk mencegah terulangnya
kasus.

3. JAWABANNYA : BENAR (HALAMAN 84)


Penjelasan: Tuntutan hukum juga bias terjadi karena bussiness failure, audit failure, dan
audit risk

4. JAWABANNYA: BENAR (HALAMAN 84)

Penjelasan: Business failure terjadi manakala perusahaan tidak mampu membayar


kewajiban atau tidak bisa memenuhi harapan investor karena kondisi ekonomi atau bisnis
yang memberatkan.

5. JAWABANNYA : BENAR (HALAMAN 84)

Penjelasan: Audit failure terjadi manakala akuntan publik memberikan opini yang salah
karena gagal mematuhi apa yang diatur standar auditing.

6. JAWABANNYA : BENAR (HALAMAN 85)

Penjelasan: Tanggung jawab akuntan publik terjadi jika timbul kelalaian atau tersangkut
fraud. Jenis pelanggaran dapat dibedakan menjadi:
 Ordinary Negligence (kesalahan ringan,manusiawi,tidak sengaja) merupakan
pelanggaran ringan.
 Gross Negligence (kesalahan agak berat, harusnya tidak terjadi jika auditor
menerapkan due professional care)
 Constructive Fraud
 Fraud

7. JAWABANNYA : SALAH (HALAMAN 85)


Penjelasan: Gross negligence (kesalahan agak berat, harusnya tidak terjadi jika auditor
menerapkan due professional care)
8. JAWABANNYA : SALAH (HALAMAN 85)

Penjelasan: Di Indonesia tuntutan hukum bias berasal dari:


 Klien
 (Calon) Investor
 Bapepam-LK (sekarang OJK)
 PPAJP-Departemen keuangan (sekarang PPPK Kementrian Keuangan)
 Bank Indonesia
 Pengguna Laporan Keuangan

9. JAWABANNYA : SALAH (HALAMAN 85)

Penjelasan: Sanksi yang diberikan pppk kementrian keuangan bisa dalam bentuk
peringatan tertulis, penghentian sementara pemberian jasa akuntan publik atau usulan
kepada menteri keuangan untuk pencabutan izin praktik akuntan publik tergantung berat
atau ringannya pelanggaran.

10. JAWABANNYA : BENAR (HALAMAN 85)

Penjelasan: Beberapa hal yang bias dilakukan akuntan public untuk menghindari
tuntutan hukum:
 Jangan sembarang memilih klien, pilih klien yang memiliki integritas
 Pilih audit staff yang qualified dan memiliki integritas
 Pertahankan Independensi
 Pahami standar auditing, kode etik akuntan public
 Miliki dan taati standar pengendalian mutu
 Pahami betul bisnis klien
 Lakukan audit yang berkualitas
 Dukung laporan audit dengan kertas kerja yang lengkap
 Untuk setiap penugasan harus ada Kontrak Kerja
 Dapatkan surat pernyataan langganan sebelum mengeluarkan audit report
 Jaga data Confidential Client