Anda di halaman 1dari 103

Nomor : 422.1/9121-set.

disdik
Tanggal : 29 April 2019

PETUNJUK TEKNIS
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA
SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN, DAN SEKOLAH LUAR BIASA
TAHUN 2019 DI PROVINSI JAWA BARAT

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT


DINAS PENDIDIKAN
2019
KATA PENGANTAR

Dalam rangka mencapai visi pembangunan Jawa Barat tahun 2018-2023


yaitu Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin Dengan Inovasi Dan
Kolaborasi. Salah satu penciri utama visi ini yaitu inovasi dan kolaborasi.
Adapun misi yang hendak dicapai oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa
Barat dalam hal pembangunan manusia yaitu Melahirkan Manusia yang
berbudaya, berkualitas, bahagia, dan produktif melalui peningkatan pelayanan
publik yang inovatif. Salah satu kebijakan strategis yang ditempuh dalam
rangka mewujudkan misi tersebut adalah dengan Peningkatan kualitas dan
daya saing masyarakat Jawa Barat melalui pendidikan yang unggul,
terjangkau, merata dan terbuka.
Salah satu upaya guna meningkatkan kualitas dan daya saing yang merata
salah satunya melalui penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru
dengan mengedepankan prinsip nondiskriminatif, objektif, transparan,
akuntabel, dan berkeadilan sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan nomor 51 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru
Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama,
Sekolah Menengah Atas, Dan Sekolah Menengah Kejuruan.
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini telah menjabarkan
Peraturan Menteri tersebut ke dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat nomor
16 tahun 2019 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru pada SMA,
SMK, dan SLB. Secara teknis, guna memudahkan SMA, SMK, dan SLB di
Jawa Barat dalam menyelenggarakan PPDB, maka diterbitkan Petunjuk Teknis
PPDB pada SMA, SMK, dan SLB Tahun 2019 di Provinsi Jawa Barat.
Petunjuk Teknis ini disusun untuk menjadi acuan pihak terkait dalam
rangka penyelenggaraan PPDB SMA, SMK, dan SLB Tahun 2019 di Provinsi
Jawa Barat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah
merancang dan menyelesaikan penyusunan pedoman ini.

Bandung, 2019
Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Barat,

Dr. Ir. DEWI SARTIKA, M.Si.


Pembina Utama Madya
NIP. 19630122 198603 2 004

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………. i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………… ii
BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………… 1
A. LANDASAN HUKUM…………………………………………………....... 1
B. TUJUAN……………………………………………………………………… 5
C. RUANG LINGKUP…………………………………………………………. 5
D. SASARAN……………………………………………………………………. 6
BAB II PENYELENGGARAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 7
A. PRINSIP……………………………………………………………………… 7
B. PENYELENGGARA………………………………………………………… 7
C. KEPANITIAAN………………………………………………………………. 7
D. TUGAS PANITIA……………………………………………………………. 9
E. PEMBIAYAAN……………………………………………………………….. 10
BAB III TATA CARA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU………….. 11
A. PENGUMUMAN PENDAFTARAN……………………………………….. 11
B. JADWAL PPDB…………………………………………………………….. 11
C. DAYA TAMPUNG ………………………………………………………….. 12
D. PPDB SMA…………………………………………………………………… 13
E. PERSYARATAN PPDB SMA………………………………………………. 19
F. TATA CARA PENDAFTARAN SMA……………………………………… 20
G. SELEKSI PPDB SMA………………………………………………………. 21
H. PPDB SMK…………………………………………………………………… 27
I. PERSYARATAN PPDB SMK……………………………………………… 31
J. TATA CARA PENDAFTARAN SMK……………………………………… 32
K. SELEKSI PPDB SMK………………………………………………………. 33
L. PPDB SLB……………………………………………………………………. 37
M. PERSYARATAN PPDB SLB………………………………………………. 37
N. TATA CARA PENDAFTARAN PPDB SLB………………………………. 38
O. SELEKSI PPDB SLB……………………………………………………….. 38
P. PENETAPAN HASIL SELEKSI…………………………………………… 39
Q. DAFTAR ULANG……………………………………………………………. 39
R. MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH…………………….. 40
S. PERPINDAHAN PESERTA DIDIK……………………………………….. 41
BAB IV PENGENDALIAN, PENGADUAN, DAN PELAPORAN…………… 43
A. PENGENDALIAN …………………………………………………………… 43
B. PENGADUAN DAN PELAPORAN……………………………………….. 43
BAB V PENUTUP …………………………………………………………………. 46
LAMPIRAN I ……………………………………………………………………….. 47
LAMPIRAN II ………………………………………………………………………. 50
LAMPIRAN III ……………………………………………………………………… 72

ii
PETUNJUK TEKNIS
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA
SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN, DAN
SEKOLAH LUAR BIASA TAHUN 2019
DI PROVINSI JAWA BARAT

BAB I
PENDAHULUAN

A. LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Provinsi Jawa Barat (Berita Negara Republik Indonesia tanggal 4 Juli
1950) jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1950 tentang
Pemerintahan Jakarta Raya (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1950 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 15) sebagaimana telah diubah beberapa kali,
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang
Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai
Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4744) dan Undang-Undang Nomor
23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010);
2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Provinsi Jawa Barat (Berita Negara Republik Indonesia tanggal 4 Juli
1950) jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1950 tentang
Pemerintahan Jakarta Raya (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1950 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 15) sebagaimana telah diubah beberapa kali,
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang
Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai
Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4744) dan Undang-Undang Nomor
23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran

1
Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4010);
3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan
Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4846);
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587)
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
6. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi
Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5601);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4496) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5670);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan
dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5105), sebagaimana telah diubah dengan
2
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan
dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5157);
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006
tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan;
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 50 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Pemerintah Daerah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 44 Tahun 2009
tentang Standar Pengelola Pendidikan pada Program Paket A, Paket
B, dan Paket C;
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009
tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki
Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 107 Tahun
2014 tentang Konversi Nilai Hasil Belajar dan Matrikulasi Mata
Pelajaran Bagi Peserta Didik dari Sistem Pendidikan Negara Lain
atau Sistem Pendidikan Internasional ke Dalam Sistem Pendidikan
Nasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1540);
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun
2016 tentang Pengenalan Lingkungan Satuan pendidikan Bagi Siswa
Baru (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 839);
16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun
2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan
Menengah ( Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor
987);
17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2017
tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Pemerintahan Bidang

3
Pendidikan kepada Gubernur dalam Penyelenggaraan Dekonsentrasi
Tahun Anggaran 2017;
18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun
2017 tentang Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional;
19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun
2018 tentang Standar Nasional SMK/MAK;
20. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun
2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-
Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah
Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk lain yang
Sederajat;
21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2018
tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian
Hasil Belajar oleh Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2018 Nomor 228);
22. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun
2018 tentang Standar Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah
Kejuruan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor
1689);
23. Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan
Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2019 Nomor 420/2973/SJ
Tentang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru;
24. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2017 tentang
Penyelengaraan Pendidikan (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat
Tahun 2017 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 207);
25. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2017 tentang
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat
(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 Nomor 9,
Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9);
26. Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pedoman
Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Menengah Atas,
Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa di Provinsi
Jawa Barat.

4
B. TUJUAN
Tujuan diterbitkannya Petunjuk Teknis adalah :
1. Menjabarkan ketentuan-ketentuan yang diamanatkan dalam :
a. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta
Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah
Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah
Kejuruan, Atau Bentuk Lain Yang Sederajat, dan;
b. Peraturan Gubernur Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pedoman
Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Menengah Atas,
Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa di Provinsi
Jawa Barat.
2. Sebagai acuan pelaksanaan secara teknis bagi Panitia Penyelenggara
PPDB pada semua tingkatan untuk melaksanakan ketentuan
sebagaimana yang telah ditetapkan;
3. Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan
informasi yang terkait dengan proses dan tahapan penyelenggaraan
PPDB pada Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan,
dan Sekolah Luar Biasa di Provinsi Jawa Barat.

C. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup yang diatur dalam Petunjuk Teknis PPDB adalah
berbagai tahapan dan proses dalam penyelenggaraan PPDB, meliputi :
1. penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru;
2. jalur PPDB dan daya tampung;
3. tata cara penerimaan peserta didik baru;
4. seleksi, penetapan hasil seleksi, daftar ulang dan MPLS serta
perpindahan peserta didik;
5. pengendalian, pelaporan dan pengaduan.

5
D. SASARAN
Sasaran Petunjuk Teknis ini adalah :
1. Panitia penyelenggaraa PPDB pada semua tingkatan;
2. Satuan pendidikan penyelenggara PPDB;
3. Calon peserta didik SMA, SMK dan SLB;
4. Masyarakat pengguna layanan PPDB;
5. Para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

6
BAB II
PENYELENGGARAAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

A. PRINSIP
Penyelenggaraan PPDB dengan berdasarkan prinsip :
1. nondiskriminatif, artinya setiap warga negara yang berusia
sekolah dapat mengikuti program pendidikan di wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia tanpa membedakan suku, daerah
asal, agama, golongan, dan status sosial (kondisi ekonomi),
kecuali satuan pendidikan yang secara khusus melayani
peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu;
2. obyektif, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru
diselenggarakan berdasarkan aturan yang ditetapkan ;
3. transparan, artinya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik
Baru bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh orang tua calon
peserta didik baru termasuk masyarakat;
4. akuntabel, artinya Penerimaan Peserta Didik Baru dapat
dipertanggungjawabkan kepada pihak-pihak sesuai
kewenangannya;
5. berkeadilan artinya tidak memihak pada kepentingan dari
kelompok apapun.

B. PENYELENGGARA
Penerimaan Peserta Didik Baru diselenggarakan oleh setiap
satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB di Provinsi Jawa Barat
berdasarkan manajemen berbasis sekolah yang dikoordinasikan
kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

C. KEPANITIAAN
1. Panitia di tingkat provinsi selaku koordinator pelaksanaan
Penerimaan Peserta Didik Baru dan tingkat satuan pendidikan
selaku pelaksana.
2. Panitia tingkat provinsi dibentuk oleh Gubernur, dengan
susunan panitia:
7
a. Pengarah;
b. Ketua;
c. Wakil Ketua I;
d. Wakil Ketua II;
e. Sekretaris I;
f. Sekretaris II;
g. Sekretariat;
h. Bidang Pengembangan, Pengelolaan TIK dan Help Desk;
i. Bidang Sosialisasi, Publikasi, Monitoring dan Evaluasi;
j. Bidang Penanganan Pengaduan Tingkat Provinsi Jawa
Barat
3. Panitia tingkat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dibentuk oleh
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dengan susunan
kepanitiaan:
a. Ketua : Kepala Cabang Dinas;
b. Wakil Ketua I : Kepala Seksi Pelayanan;
c. Wakil Ketua II : Kepala Seksi Pengawasan;
d. Sekretaris : Kasubag TU Cabang Dinas;
e. Seksi (dengan jumlah keanggotaan sesuai kebutuhan):
1) Sekretariat;
2) Seksi Pelayanan Pendataan;
3) Seksi Pelayanan Informasi;
4) Seksi Pengendalian;
f. Seksi Layanan Pengaduan;
4. Panitia tingkat satuan pendidikan dibentuk oleh kepala sekolah
dengan susunan kepanitiaan :
a. Penanggungjawab : Kepala Sekolah;
b. Ketua : Guru/Wakasek;
c. Sekretaris : Guru/Wakasek;
d. Seksi (dengan jumlah keanggotaan sesuai kebutuhan):
1) Sekretariat;
2) Seksi Pendataan;
3) Seksi Pelayanan Informasi;
4) Seksi Pengendalian;
8
5) Seksi Layanan Pengaduan;
(Susunan kepanitiaan pada tingkat satuan pendidikan dapat
disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan
pendidikan).

D. TUGAS PANITIA
1. Ruang lingkup tugas panitia tingkat provinsi:
a. Menyusunan dan penetapan panitia PPDB;
b. Melaksanakan penyelenggaraan PPDB ;
c. Melaporkan kegiatan PPDB kepada Gubernur;
d. Mengkoordinasikan kegiatan penyelenggaraan Penerimaan
Peserta Didik Baru satuan pendidikan di tingkat provinsi;
e. Menyusun regulasi yang dijadikan pedoman dalam
Penerimaan Peserta Didik Baru;
f. Merumuskan dan menetapkan jadwal penyelenggaraan
Penerimaan Peserta Didik Baru;
g. Menyajikan layanan informasi PPDB kepada masyarakat;
h. Mengkoordinasikan penanganan pengaduan tentang
Penerimaan Peserta Didik Baru;
i. Melakukan pengendalian dan pemantauan penyelenggaraan
Penerimaan Peserta Didik Baru.
2. Ruang lingkup tugas panitia tingkat Cabang Dinas Pendidikan
Wilayah :
a. Mengkoordinasikan kegiatan penyelenggaraan Penerimaan
Peserta Didik Baru pada satuan pendidikan di tingkat
wilayah;
b. Melakukan sosialisasi PPDB di tingkat wilayah;
c. Membantu memfasilitasi pelayanan akses informasi pada
masyarakat;
d. Mengkoordinasikan penanganan pengaduan tentang
Penerimaan Peserta Didik Baru di tingkat wilayah;
e. Melakukan pemantauan penyelenggaraan Penerimaan
Peserta Didik Baru di tingkat Wilayah;
f. Menjamin terselenggaranya proses PPDB di tingkat wilayah.
9
3. Ruang lingkup tugas panitia tingkat satuan pendidikan :
a. Menyediakan tempat dan perangkat pendaftaran;
b. Menyiapkan formulir pendaftaran dan tanda bukti;
c. Menerima pendaftaran peserta didik;
d. Memverifikasi keabsahan dokumen pendaftaran;
e. Mencatat dan memberikan tanda bukti pendaftaran;
f. Memasukkan data peserta didik ke sistem aplikasi PPDB;
g. Menetapkan dan mengumumkan peserta didik yang diterima
berdasarkan hasil seleksi pada sistem aplikasi PPDB;
h. Menerima daftar ulang calon peserta didik yang diterima;
i. Memberikan pelayanan informasi dan penanganan
pengaduan; dan
j. Membuat laporan penyelenggaraan Penerimaan Peserta
Didik Baru kepada Kepala Dinas Pendidikan.

E. PEMBIAYAAN
1. Dalam penyelenggaraan PPDB, calon peserta didik yang
mendaftar pada satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB yang
diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak
dipungut biaya pendaftaran;
2. Pembiayaan penyelenggaraan PPDB pada tingkat provinsi dan
cabang dinas dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja
Daerah.
3. Pembiayaan penyelenggaraan PPDB pada satuan pendidikan
dibebankan pada anggaran Bantuan Operasional Satuan
pendidikan (BOS).

10
BAB III
TATA CARA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU

A. PENGUMUMAN PENDAFTARAN
1. Pengumuman pendaftaran merupakan informasi kepada
masyarakat yang memuat waktu pendaftaran dan persyaratan,
pelaksanaan seleksi, penetapan hasil seleksi serta daftar ulang
2. Pengumuman PPDB dapat diperoleh melalui:
a. Papan Pengumuman Satuan Pendidikan Penyelenggara PPDB;
b. Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah;
c. Website resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan
alamat: www://disdik.jabarprov.go.id; atau
d. Website resmi PPDB Tahun Pelajaran 2019/2020 Pemerintah
Provinsi Jawa Barat dengan alamat:
http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.

B. JADWAL PPDB
Untuk kelancaran penyelenggaraan PPDB Tahun Pelajaran
2019/2020 di Provinsi Jawa Barat diatur dengan jadwal sebagai
berikut :
WAKTU
NO KEGIATAN
PELAKSANAAN
1. Penetapan Zonasi 24 April 2019
2. Sosialisasi PPDB 1 Mei – 16 Juni 2019
3. Pendaftaran 17 – 22 Juni 2019
4. Verifikasi / uji kompetensi 24 – 26 Juni 2019
5. Pengumuman 29 Juni 2019
6. Daftar Ulang 1 – 2 Juli 2019
7. Awal tahun pelajaran 2019 – 2020 15 Juli 2019
8. MPLS 16 – 18 Juli 2019

11
C. DAYA TAMPUNG
1. Daya tampung memperhitungkan jumlah peserta didik yang akan
diterima dalam satu rombongan belajar dikalikan dengan jumlah
rombongan belajar yang tersedia, dikurangi dengan jumlah siswa
yang tinggal kelas pada tahun pelajaran sebelumnya
2. Jumlah peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar/Kelas
diatur sebagai berikut:
a. SMA sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) dan sebanyak-
banyaknya 36 (tiga puluh enam) peserta didik;
b. SMK sekurang-kurangnya 15 (lima belas) dan sebanyak-
banyaknya 36 (tiga puluh enam) peserta didik;
c. Jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar pada SLB
untuk setiap kekhususan dan satuan pendidikan sebagai
berikut:
1). TKLB dan SDLB paling banyak 5 (lima) orang peserta didik;
dan
2). SMPLB dan SMALB paling banyak 8 (delapan) peserta didik.
3. Calon peserta didik yang berkebutuhan khusus atau penyandang
disabilitas paling sedikit 1 (satu) peserta didik dalam 1 (satu)
rombongan belajar yang akan diterima, disesuaikan ketersediaan
tenaga pendidik dan sarana prasarana pendukung pendidikan
layanan khusus;
4. Dalam hal keterbatasan tenaga pendidik dan sarana pendukung
Pendidikan layanan khusus, satuan pendidikan dapat bekerja
sama dengan pusat dukungan (Resource centre), perguruan tinggi
atau tim kelompok kerja pendidikan inklusif;
5. Informasi daya tampung untuk SMK wajib disertai dengan
informasi tentang bidang/program/kompetensi keahlian yang
mengacu pada Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan
Tahun 2016;
6. Bagi SMK yang pada tahun sebelumnya masih memiliki peserta
didik kurang dari 15 dalam 1 (satu) rombongan belajar dan

12
mempunyai lebih dari 72 rombongan belajar, maka secara
bertahap wajib menyesuaikan paling lambat 2 (dua) tahun.
7. Jumlah Rombongan Belajar pada satuan pendidikan diatur
sebagai berikut:
a. SMA sekurang-kurangnya 3 (tiga) dan sebanyak-banyaknya 36
(tiga puluh enam) rombongan belajar, masing-masing tingkat
sebanyak-banyaknya 12 (dua belas) rombongan belajar;
b. SMK sekurang-kurangnya 3 (tiga) dan sebanyak-banyaknya 72
(tujuh puluh dua) rombongan belajar, masing-masing tingkat
sebanyak-banyaknya 24 (dua puluh empat) rombongan belajar
untuk SMK dengan lama pendidikan 3 tahun dan 4 tahun, dan
jumlah rombongan belajar akan bertambah untuk SMK 4
tahun.
8. Untuk SMK yang mempunyai Kompetensi Keahlian yang sudah
jenuh (Tehnik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat
Lunak, Multimedia, Tehnik Kendaraan Ringan, Tehnik dan Bisnis
Sepeda Motor, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi
dan Tata Kelola Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran)
disarankan memulai untuk mengurangi jumlah rombongan
belajar;
9. Bagi satuan pendidikan yang tidak dapat memenuhi jumlah
rombongan belajar sesuai daya tampung hingga hari terakhir
pendaftaran, kepala sekolah memiliki kewenangan menerapkan
prinsip manajemen berbasis sekolah memperpanjang pendaftaran
hingga sebelum jadwal uji kompetensi, melalui kordinasi dan
melaporkan kepada Dinas Pendidikan;
10. Daya tampung untuk masing-masing satuan pendidikan SMA,
SMK dan SLB di Provinsi Jawa Barat dapat dilihat pada aplikasi
PPDB.

D. PPDB SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)


PPDB SMA terdiri dari tiga jalur, meliputi jalur zonasi, prestasi dan
perpindahan. Calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) dari 3
(tiga) jalur pendaftaran sebagai berikut:
13
1. Jalur zonasi :
a. Jalur zonasi merupakan jalur seleksi PPDB dengan
menggunakan sistem pembagian wilayah menjadi beberapa
zona dengan mempertimbangkan letak geografis, wilayah
administratif, dan letak satuan pendidikan terhadap domisili
calon peserta didik;
b. Zona adalah kawasan atau area yang meliputi beberapa wilayah
administratif pemerintahan tingkat kecamatan dan/atau
desa/kelurahan dalam jarak terdekat dengan satuan
pendidikan yang diselenggarakan pemerintah dan ditetapkan
oleh Pemerintah Daerah berdasarkan usulan dari Musyawarah
Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Kerja Pengawas
Sekolah (MKPS) dan disetujui oleh Kepala Cabang Dinas
Pendidikan;
c. Tempat domisili calon peserta didik dari zona yang berbeda
dengan satuan pendidikan, ditetapkan menjadi satu zona jika
tempat domisili terletak di kecamatan yang berbatasan dengan
zona tempat satuan Pendidikan ;
d. Seleksi PPDB pada jalur zonasi mengutamakan jarak terdekat
domisili calon peserta didik dengan satuan pendidikan ;
e. Jarak domisili terdekat dimaksud pada point 1.d. dihitung
berdasarkan jarak dari domisili/tempat tinggal ke satuan
Pendidikan menggunakan sistem teknologi informasi;
f. Domisili calon peserta didik didasarkan alamat rumah pada
kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 6 (enam) bulan
sebelum pelaksanaan PPDB. Kartu keluarga dapat diganti
dengan surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau
rukun warga yang diketahui oleh lurah/kepala desa setempat
yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan
telah berdomisili paling singkat 6 (enam) bulan sejak
diterbitkannya surat keterangan domisili dan dilengkapi dengan
surat tanggung jawab mutlak dari yang bersangkutan;
g. Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah perbatasan
provinsi, penetapan zonasi dapat dilakukan berdasarkan
14
kesepakatan secara tertulis antar Pemerintah Daerah. Daya
tampung bagi peserta didik dari luar provinsi diusulkan oleh
satuan pendidikan untuk ditetapkan Dinas Pendidikan;
h. Calon peserta didik jalur zonasi paling sedikit 90% (sembilan
puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang
diterima, meliputi zonasi berbasis:
1) jarak domisili ke satuan Pendidikan;
2) keluarga ekonomi tidak mampu (KETM), dan anak
berkebutuhan khusus (ABK);
3) kombinasi jarak domisili ke sekolah dan nilai ujian nasional.
i. Calon Peserta didik yang diterima melalui jalur zonasi adalah
calon peserta didik yang berdomisili pada satu zona dengan
sekolah yang dituju, mengutamakan jarak tempat tinggal
terdekat dengan satuan Pendidikan;
j. Zonasi KETM merupakan PPDB jalur zonasi yang ditujukan
bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu
yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program
penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah
pusat atau daerah seperti :
1) Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau
2) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau
3) Kartu Pra Sejahtera ( KPS), atau
4) Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau
5) Kartu penanggulangan kemiskinan lainnya sesuai program
pemerintah pusat atau daerah
k. Zonasi ABK merupakan PPDB jalur zonasi yang diperuntukkan
untuk Anak Berkebutuhan Khusus yang dibuktikan dengan
surat hasil diagnose atau penilaian kekhususan dari ahli atau
pokja pendidikan inklusi.
l. Seleksi jalur zonasi KETM dan ABK berdasarkan jarak domisili
calon peserta didik dengan sekolah yang dituju.
m. Dalam hal calon peserta didik dari KETM tidak memiliki kartu
program penanganan KETM, dapat melampirkan :

15
1) surat keterangan dari kepala sekolah asal yang menyatakan
ketidakmampuannya berdasarkan data pada jenjang
SMP/MTs.atau yang sederajat;
2) surat pakta integritas dari kepala sekolah asal yang
menyatakan kebenaran data KETM dari calon peserta didik.
n. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi
tidak mampu (KETM) sekurang-kurangnya 20% dari jalur
zonasi sesuai ajuan dari satuan pendidikan berdasarkan
kondisi lingkungan daerah satuan pendidikan masing-masing
dan ditetapkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan;
o. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi
tidak mampu dibuktikan dengan bukti keikutsertaan peserta
didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari
Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah;
p. Ketentuan mengenai jalur pendaftaran PPDB melalui zonasi
dikecualikan bagi:
1) Satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat;
2) SMK yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah;
3) Satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan
khusus atau pendidikan layanan khusus;
4) Satuan pendidikan berasrama;
5) Satuan pendidikan di daerah yang jumlah penduduk usia
Satuan pendidikan tidak dapat memenuhi ketentuan jumlah
peserta didik dalam 1 (satu) Rombongan Belajar.
q. Jika kuota zonasi berbasis kombinasi atau KETM dan ABK
tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan kepada zonasi berbasis
jarak.
r. Jika kuota jalur zonasi tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan
pada jalur prestasi UN, non UN atau KETM berdasarkan
pendaftar terbanyak.
2. Jalur prestasi;
a. Jalur Prestasi adalah seleksi calon peserta didik baru
berdasarkan prestasi yang dicapai peserta didik berdasarkan

16
perolehan nilai Ujian Nasional (UN) SMP/MTs atau yang
sederajat, maupun prestasi non UN;
b. Peserta didik yang masuk melalui jalur prestasi merupakan
peserta didik yang berdomisili di dalam dan/atau luar zonasi
sekolah yang bersangkutan;
c. Prestasi non UN merupakan prestasi bakat istimewa
berdasarkan capaian kejuaraan dalam berbagai bidang
terutama kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Agama;
d. Calon peserta didik pada jalur prestasi paling banyak 5% (lima
persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang
diterima, dengan ketentuan 2,5% bagi prestasi nilai UN
dan/atau 2,5% prestasi non UN.
e. Kategori kejuaraan meliputi :
Perlombaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan diantaranya adalah : Olimpiade Sains
Nasional [OSN], Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN],
Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional [FLS2N], Lomba Cipta
Seni Pelajar Nasional [LCSPN], Kuis Kihajar [Kita Harus
Belajar], Lomba Motivasi Belajar Mandiri [Lomojari], Lomba
Karya Jurnalistik Siswa Nasional [LKJS], Lomba Cipta Puisi,
Cipta Lagu, Melukis dan Membatik.
Perlombaan yang diselenggarakan diluar Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan dapat berupa :
1) Sains (ilmu pengetahuan);
2) teknologi tepat guna;
3) seni dan budaya;
4) olahraga ;
5) keteladanan;
6) keagamaan;
7) Bela Negara, Palang Merah Remaja, dan Kepramukaan.
f. Sertifikat penghargaan kejuaraan, dilegalisasi dengan
ketentuan sebagai berikut :

17
1) Kejuaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
tingkat kabupaten/kota pengesahan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota setempat, tingkat provinsi, nasional,
dan/atau internasional disahkan oleh Cabang Dinas
setempat dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi;
2) Kejuaraan dalam bidang olah raga, legalisasi dilakukan oleh
organisasi cabang olah raga/KONI tingkat
kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat kejuaraan;
3) Kejuaraan bidang lainnya, legalisasi dilakukan oleh panitia
penyelenggara atau lembaga yang relevan dan terlibat dalam
kejuaraan tersebut.
g. Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk memverifikasi
piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan dapat melakukan uji
kompetensi calon peserta didik sesuai kejuaraan yang
diperolehnya;
h. Prestasi bidang keagamaan berupa hafiz Qur’an memperoleh
penghargaan berdasarkan jumlah Juz yang dikuasai calon
peserta didik. Penyetaraan penghargaan prestasi hafiz Qur’an
sebagai berikut :
1) hafiz 11 - 30 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat
Nasional;
2) hafiz 6 - 10 Juz setara dengan prestasi juara tingkat
provinsi;
3) hafiz 2 - 5 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat
kabupaten
i. Prestasi hafiz Qur’an atau prestasi dari agama lainnya
dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari kantor
kemenag atau lembaga keagamaan penyelenggara sesuai
tempat domisili calon peseta didik.
3. Jalur Perpindahan Orang Tua.
a. Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua merupakan jalur yang
disediakan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat
tugas orang tua dengan seleksi mempertimbangkan :

18
1) jarak domisili calon peserta didik pada wilayah provinsi atau
kabupaten/kota yang sama dengan sekolah yang dituju;
2) usia calon peserta didik;
b. Tempat tugas orang tua yang dimaksud pada poin a dibuktikan
dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/kantor atau
perusahaan yang memberi tugas.
c. Kuota jalur perpindahan sebesar 5% dari keseluruhan calon
peserta didik yang diterima. Jika kuota 5% tidak terpenuhi, sisa
kuota dilimpahkan ke kuota jalur prestasi UN.

E. PERSYARATAN PPDB SMA


Sekolah Menengah Atas (SMA)
Kelengkapan administrasi PPDB yang harus dipenuhi oleh calon
peserta didik SMA berupa :
a. foto copy dokumen yang telah dilegalisir pejabat berwenang
(diserahkan pada saat verifikasi berkas) meliputi :
1) Ijazah SMP/sederajat atau surat keterangan yang
berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket
B/Ijazah satuan pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai
sama/setingkat dengan SMP;
2) Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Calon peserta didik
dapat melampirkan surat keterangan dari sekolah asal, jika
SHUN belum diterbitkan/diterima calon peserta didik.
3) Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang
ditetapkan untuk jalur prestasi;
4) Calon Peserta Didik dari daerah bencana alam atau bencana
sosial yang ditetapkan sebagai bencana nasional maupun
daerah, menyerahkan Surat Keterangan domisili dari RT/RW
yang dilegalisir oleh Lurah/Kades setempat.
b. Foto copy, serta menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi
berkas):
1) Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh
satu) tahun pada awal tahun pelajaran baru 2019/2020, dan
belum menikah;
19
2) Kartu Keluarga atau Surat Keterangan domisili dari RT/RW
diketahui kelurahan, yang menerangkan bahwa calon peserta
didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6
(enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB;
3) Surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau
perusahaan yang memberi tugas untuk jalur perpindahan
tugas orang tua/wali;
4) Kartu keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan
dari pemerintah atau pemerintah daerah (Kartu Indonesia
Pintar, Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Sehat dan
bukti lain yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah);
c. Persyaratan SHUN tidak diwajibkan bagi calon peserta didik dari
sekolah di luar negeri dan penyandang disabilitas.

F. TATA CARA PENDAFTARAN SMA


1. Calon peserta didik melakukan pendaftaran ke satuan pendidikan
pilihan pertama;
2. Pendaftaran secara daring dengan bantuan operator satuan
pendidikan dengan cara mengunjungi laman PPDB Provinsi Jawa
Barat di http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.
3. Calon peserta didik hanya dapat memilih satu jalur PPDB dari 3
(tiga) jalur yaitu zonasi atau prestasi atau perpindahan;
4. Calon peserta didik SMA jalur zonasi (termasuk KETM) dapat
memilih :
a) sekolah pilihan ke satu dan pilihan ke dua dalam zona yang
sesuai tempat domisili, dan
b) sekolah pilihan ke tiga pada zona lain terdekat tempat domisili;
5. Selain melakukan pendaftaran PPDB melalui jalur zonasi sesuai
dengan domisili dalam zonasi yang telah ditetapkan, calon peserta
didik dapat melakukan pendaftaran PPDB melalui jalur prestasi di
luar zonasi domisili peserta didik;
6. Calon peserta didik SMA jalur prestasi dapat memilih 3 (tiga)
sekolah di dalam atau luar zonasi domisili calon peserta didik;

20
7. Calon peserta didik jalur perpindahan dapat memilih 3 (tiga)
sekolah pada satu atau dua zona di luar zona dan atau kecamatan
domisili calon peserta didik;
8. Sekolah pilihan ke tiga pada 4 b, 6 dan 7 ditujukan untuk
penyaluran jika kuota di sekolah pilihan ketiga belum terpenuhi.

G. SELEKSI PPDB SMA


1. Seleksi jalur zonasi
a. Zonasi berbasis jarak dengan ketentuan:
1) Verifikasi dokumen persyaratan;
2) Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA,
dilakukan dengan prioritas utama jarak tempat tinggal
terdekat ke satuan pendidikan dalam zonasi yang
ditetapkan;
3) Jarak tempat tinggal terdekat dihitung berdasarkan jarak
radius dari tempat tinggal ke satuan pendidikan
menggunakan sistem teknologi informasi;
4) Seleksi dilakukan melalui pemeringkatan jarak oleh sistem
teknologi informasi hingga batas kuota;
5) Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik
yang memiliki jarak sama, maka dilakukan seleksi
selanjutnya dengan urutan prioritas adalah calon peserta
didik yang mendaftar lebih awal ;
6) Jika di pilihan ke satu sampai batas kuota 55% tidak lolos
karena daya tampung, pemeringkatan selanjutnya dilakukan
di satuan pendidikan pilihan dua dalam zona yang sama;
7) Jika sampai batas kuota di sekolah pilihan dua tidak lolos,
selanjutnya pemeringkatan di satuan pendidikan pilihan ke
tiga untuk penyaluran jika di sekolah pilihan 3 masih
tersedia kuota;
b. Seleksi jalur zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM)
dan ABK.

21
1) Verifikasi dokumen bagi calon peserta didik dari keluarga
ekonomi tidak mampu dan atau anak berkebutuhan
khusus;
2) Pengukuran jarak domisili ke satuan pendidikan yang
dituju;
3) Seleksi dilakukan melalui pemeringkatan jarak hingga batas
kuota 20% dengan calon peserta didik berkebutuhan
khusus;
4) Jika tidak lolos pada seleksi di satuan Pendidikan pilihan ke
satu, selanjutnya dilakukan pemeringkatan jarak di satuan
Pendidikan pilihan ke dua dalam zonasi yang sama;
5) Seleksi pilihan ketiga dilakukan di zona terdekat lainnya,
jika di sekolah pilihan ketiga masih tersedia kuota.
6) Jika kuota KETM tidak terpenuhi, kuota dilimpahkan
seluruhnya pada jalur zonasi berbasis jarak
c. Seleksi jalur zonasi kombinasi
1) Verifikasi dokumen persyaratan;
2) Pengukuran jarak domisili ke satuan pendidikan yang
dituju;
3) Seleksi jalur zonasi kombinasi, didasarkan pada hasil
pemeringkatan hingga batas kuota 15 % dengan
pertimbangan skor jarak domisili ke satuan pendidikan yang
dituju dengan bobot 30% dan nilai ujian nasional dengan
bobot 70%;
4) Jika tidak lolos pada seleksi di pilihan ke satu,
pemeringkatan selanjutnya dilakukan di pilihan kedua;
5) Jika tidak lolos pada seleksi di pilihan ke dua, seleksi
selanjutnya dilakukan untuk penyaluran di pilihan ke tiga
jika kuota di pilihan tiga masih tersedia;
6) Jika kuota zonasi kombinasi tidak terpenuhi sebagaimana
nomor 3), selanjutnya sisa kuota dilimpahkan ke jalur
zonasi berbasis jarak;

22
7) Jika kuota jalur zonasi tidak terpenuhi, sisa kuota
dilimpahkan pada jalur prestasi UN atau non UN
berdasarkan pendaftar terbanyak
2. Seleksi jalur prestasi :
a. Prestasi Ujian Nasional
1) Prestasi dibuktikan dengan Sertifikat Hasil Ujian Nasional
(SHUN);
2) Seleksi nilai UN didasarkan pada pemeringkatan capaian
nilai UN SMP/MTs sederajat dengan kuota sebanyak 2,5%;
3) Jika dalam pemeringkatan hingga batas kuota terdapat
beberapa peserta didik dengan nilai UN yang sama,
selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan masing-
masing nilai UN tiap mata pelajaran , dimulai dari bahasa
Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, dan IPA secara
berturut-turut;
4) Jika sampai batas kuota 2,5% tidak lolos, pemeringkatan
selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan dua;
5) Jika di sekolah pilihan dua tidak lolos, pemeringkatan
selanjutnya dilakukan di sekolah pilihan tiga untuk
penyaluran jika kuota di pilihan tiga masih tersedia;
6) Calon peserta didik yang diterima merupakan hasil
pemeringkatan hingga batas kuota;
7) Jika kuota jalur prestasi UN tidak terpenuhi, maka sisa
kuota dilimpahkan kepada kuota jalur prestasi non UN.
b. Seleksi jalur prestasi non UN
1) Verifikasi dokumen persyaratan dan sertifikat yang dimiliki
calon peserta didik
2) Seleksi jalur prestasi non UN didasarkan pada
pemeringkatan gabungan nilai hasil uji kompetensi sesuai
prestasi dan tingkat capaian prestasi dari berbagai
kejuaraan terutama kejuaraan yang diselenggarakan oleh
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementrian
Agama, hingga batas kuota sebanyak 2.5%.

23
3) Uji kompetensi dapat dilakukan oleh panitia PPDB di satuan
pendidikan atau melibatkan kerjasama dengan pihak/
lembaga/organisasi yang relevan dengan prestasi yang akan
diujikan;
4) Penilaian hasil uji kompetensi prestasi oleh panitia tingkat
satuan pendidikan menggunakan nilai maksimum 100;
5) Prestasi non UN didasarkan pada perolehan hasil kejuaraan
di tingkat internasional, nasional, provinsi dan/atau
kabupaten/kota, dengan kriteria sebagai berikut:
a) Juara Internasional 1, 2, 3 dan Juara Nasional 1 dapat
langsung diterima;
b) Selain kejuaraan pada angka 5) huruf a), akan diberikan
penilaian prestasi sebagaimana terlampir pada petunjuk
teknis;
c) Jika jumlah calon peserta didik yang diterima
sebagaimana huruf a) melebihi kuota prestasi non UN,
maka dilakukan pemeringkatan berdasarkan nilai
prestasi sebagaimana terlampir pada juknis;
6) Nilai akhir prestasi non UN didasarkan pada pembobotan
nilai uji kompetensi (50%) dan nilai prestasi kejuaraan
(50%);
7) Kejuaraan yang dinilai harus memenuhi kriteria sebagai
berikut :
a) nilai kejuaraan hanya diperhitungkan dari salah satu
prestasi tertinggi dari jenis cabang/bidang dari kejuaraan
yang diperoleh;
b) nilai kejuaraan yang diakui adalah kejuaraan yang
diperoleh selama menjadi siswa SMP/MTs atau sederajat
diutamakan dari kejuaraan yang diselenggarakan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau
Kementerian Agama yang dilaksanakan secara berjenjang
dan berkelanjutan;
c) kejuaraan tingkat kabupaten/kota diselenggarakan oleh
instansi di tingkat kabupaten/kota yang ditetapkan
24
sebagai agenda pemerintah kabupaten/ kota atau
melibatkan lembaga/ instansi/ organisasi resmi yang
relevan dengan prestasi;
d) Kejuaraan tingkat provinsi diselenggarakan oleh instansi
di tingkat provinsi yang ditetapkan sebagai agenda
pemerintah provinsi atau melibatkan
lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan
prestasi;
e) Kejuaraan tingkat nasional diselenggarakan oleh
kementerian/ lembaga pemerintah non kementerian yang
ditetapkan sebagai agenda nasional;
f) Kejuaraan tingkat internasional yang diakui oleh
kementerian/lembaga pemerintah non kementerian yang
ditetapkan sebagai agenda internasional atau melibatkan
lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan
prestasi;
8) Sertifikat penghargaan kejuaraan, diverifikasi dan
dilegalisasi dengan ketentuan sebagai berikut :
a) Kejuaraan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
tingkat kabupaten/kota pengesahan dilakukan oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat, tingkat
provinsi, nasional, dan/atau internasional disahkan oleh
Cabang Dinas setempat dan/atau Dinas Pendidikan
Provinsi;
b) Kejuaraan dalam bidang olah raga, legalisasi sertifikat
dilakukan oleh organisasi cabang olah raga/KONI tingkat
kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat kejuaraan;
c) Kejuaraan bidang lainnya, legalisasi sertifikat dilakukan
oleh panitia penyelenggara atau lembaga yang relevan
dan terlibat dalam kejuaraan tersebut;
9) Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk menentukan
piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan dapat menguji calon
peserta didik sesuai kejuaraan yang diperolehnya.

25
10) Prestasi bidang keagamaan berupa kemampuan hafiz
Qur’an memperoleh penghargaan prestasi berdasarkan
jumlah Juz yang dikuasai calon peserta didik. Prestasi hafiz
Qur’an dibuktikan dengan surat keterangan dari kantor
kemenag sesuai tempat domisili calon peseta didik.
Penyetaraan penghargaan prestasi hafiz Qur’an sebagai
berikut :
a) Kemampuan hafiz 11 - 30 Juz setara dengan prestasi
juara 1 tingkat Nasional;
b) Kemampuan hafiz 6 - 10 Juz setara dengan prestasi juara
tingkat propinsi;
c) Kemampuan hafiz 2 - 5 Juz setara dengan prestasi juara
1 tingkat kabupaten;
11) Prestasi bidang agama lainnya dibuktikan dengan
sertifikat atau surat keterangan dari kantor atau lembaga
keagamaan penyelenggara;
12) Jika hasil pemeringkatan nilai prestasi pada batas kuota
terdapat beberapa calon peserta didik yang sama,
selanjutnya pemeringkatan berdasarkan jarak domisili
terdekat;
13) Jika kuota jalur prestasi non UN tidak terpenuhi, sisa
kuota dilimpahkan kepada kuota jalur prestasi UN;
14) Jika kuota jalur UN dan non UN tidak terpenuhi, maka
sisa kuota dilimpahkan kepada jalur zonasi.
3. Seleksi jalur perpindahan tugas orang tua
Seleksi jalur perpindahan tugas orang tua, melalui tahapan :
1) Verifikasi dokumen mengikuti tempat kerja orang tua;
2) Tempat tinggal (berdasarkan tugas orang tua) calon peserta
didik diprioritaskan pada wilayah kabupaten/kota atau provinsi
yang sama dengan SMA yang dituju;
3) Seleksi dilakukan melalui pemeringkatan jarak domisili ke
satuan pendidikan;

26
4) Jika pada batas kuota terdapat jarak yang sama,
pemeringkatan calon peserta didik selanjutnya berdasarkan
usia tertinggi;
5) Jika kuota jalur perpindahan tidak terpenuhi, maka sisa kuota
dilimpahkan kepada jalur prestasi.

H. PPDB SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)


PPDB pada SMK terdiri dari jalur sebagai berikut:
1. Jalur prestasi
a. Jalur prestasi UN SMP/MTs atau yang sederajat merupakan
jalur PPDB menggunakan seleksi dengan mempertimbangkan
nilai yang diperoleh dari hasil UN SMP/MTs atau sederajat yang
dibuktikan dengan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN);
b. Jalur Prestasi non UN
Jalur prestasi non UN merupakan jalur PPDB menggunakan
seleksi berdasarkan nilai yang diberikan kepada calon peserta
didik karena memiliki prestasi di bidang akademik dan/atau
non akademik yang diperolehnya pada jenjang pendidikan
SMP/MTs atau yang sederajat dengan ketentuan :
1) Juara 1, 2, 3 tingkat internasional dan nasional dapat
langsung diterima;
2) Jika jumlah calon peserta didik sebagaimana dijelaskan
pada nomor 1) melebihi kuota jalur prestasi non UN, calon
peserta didik akan diperingkat berdasarkan skor
sebagaimana terlampir dalam petunjuk teknis, hingga batas
kuota;
3) Nilai kejuaraan selain pada angka 1), akan diberikan
penilaian sebagaimana terlampir.
c. Kejuaraan yang dinilai harus memenuhi kriteria sebagai
berikut:
1) kejuaraan hanya diperhitungkan dari salah satu prestasi
tertinggi dari jenis/ cabang kejuaraan yang diperoleh.
2) kejuaraan diperoleh selama menjadi siswa SMP/MTs atau
sederajat yang diutamakan dilaksanakan Kementerian
27
Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Agama
secara berjenjang dan berkelanjutan, dengan ketentuan :
3) Kejuaraan tingkat kabupaten/kota diselenggarakan oleh
instansi di tingkat kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai
agenda pemerintah kabupaten/ kota, atau instansi lain yang
melibatkan Lembaga /instansi/ organisasi resmi yang
relevan dengan jenis kejuaraan;
4) Kejuaraan tingkat provinsi diselenggarakan oleh instansi di
tingkat provinsi yang ditetapkan sebagai agenda pemerintah
provinsi, atau instansi lain yang melibatkan
lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan dengan
jenis kejuaraan;
5) Kejuaraan tingkat nasional diselenggarakan oleh yang
ditetapkan sebagai agenda nasional, atau instansi lain yang
melibatkan lembaga/instansi/organisasi resmi yang relevan
dengan jenis kejuaraan;
6) Kejuaraan tingkat internasional yang diakui oleh
kementerian/lembaga pemerintah non kementerian yang
ditetapkan sebagai agenda internasional, atau instansi lain
yang melibatkan lembaga/instansi/organisasi resmi yang
relevan dengan jenis kejuaraan;
d. Kategori kejuaraan meliputi :
Perlombaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan diantaranya adalah : Olimpiade Sains
Nasional [OSN], Olimpiade Olahraga Siswa Nasional [O2SN],
Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional [FLS2N], Lomba Cipta
Seni Pelajar Nasional [LCSPN], Kuis Kihajar [Kita Harus
Belajar], Lomba Motivasi Belajar Mandiri [Lomojari], Lomba
KaryaJurnalistik Siswa Nasional [LKJS], Lomba Cipta Puisi,
Cipta Lagu, Melukis dan Membatik. Perlombaan yang
diselenggarakan diluar Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan dapat berupa :
1) Sains (ilmu pengetahuan);
2) teknologi tepat guna;
28
3) seni dan budaya;
4) olahraga ;
5) keteladanan;
6) keagamaan;
7) Bela Negara, Palang Merah Remaja, dan Kepramukaan.
e. Sertifikat penghargaan kejuaraan, dilegalisasi dengan
ketentuan sebagai berikut :
1) Kejuaraan yang merupakan program dari Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan tingkat kabupaten/kota
pengesahan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
setempat, tingkat provinsi, nasional, dan/atau internasional
disahkan oleh Cabang Dinas setempat dan/atau Dinas
Pendidikan Provinsi;
2) Kejuaraan dalam bidang olah raga, legalisasi dilakukan oleh
organisasi cabang olah raga/KONI tingkat
kabupaten/kota/provinsi sesuai tingkat kejuaraan;
3) Kejuaraan bidang lainnya, legalisasi dilakukan oleh panitia
penyelenggara atau lembaga yang relevan dan terlibat dalam
kejuaraan tersebut.
f. Satuan pendidikan diberi kewenangan untuk memverifikasi
piagam/sertifikat sesuai ketentuan dan dapat melakukan uji
kompetensi calon peserta didik sesuai kejuaraan yang
diperolehnya
g. Prestasi bidang keagamaan berupa hafiz Qur’an memperoleh
penghargaan berdasarkan jumlah Juz yang dikuasai calon
peserta didik. Penyetaraan penghargaan prestasi hafiz Qur’an
sebagai berikut :
1) hafiz 11 - 30 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat
Nasional;
2) hafiz 6 - 10 Juz setara dengan prestasi juara tingkat
provinsi;
3) hafiz 2 - 5 Juz setara dengan prestasi juara 1 tingkat
kabupaten;

29
4) Prestasi hafiz Qur’an atau prestasi dari agama lainnya
dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan dari
kantor kemenag atau lembaga keagamaan penyelenggara
sesuai tempat domisili calon peserta didik.
2. Jalur KETM dan ABK
a. Jalur KETM merupakan PPDB jalur zonasi yang ditujukan
bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu
yang dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program
penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah
pusat atau daerah seperti :
1) Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau
2) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau
3) Kartu Pra Sejahtera ( KPS), atau
4) Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau
5) Kartu penanggulangan kemiskinan lainnya sesuai program
pemerintah pusat atau daerah
b. ABK merupakan Anak Berkebutuhan Khusus yang dibuktikan
dengan surat hasil diagnose atau hasil penilaian kekhususan
dari ahli atau pokja pendidikan inklusi.
c. Seleksi jalur KETM dan ABK dengan menghitung jarak domisili
calon peserta didik dengan sekolah yang dituju.
d. Dalam hal calon peserta didik dari KETM tidak memiliki kartu
program penanganan KETM, dapat melampirkan :
1) surat keterangan dari kepala sekolah asal yang menyatakan
ketidakmampuannya berdasarkan data pada jenjang
SMP/MTs.atau yang sederajat;
2) surat pakta integritas dari kepala sekolah asal yang
menyatakan kebenaran data KETM dari calon peserta didik.
3. Jalur perpindahan tugas orang tua.
a. Jalur perpindahan tugas orang tua merupakan jalur yang
disediakan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat
tugas orang tua dengan tahapan seleksi ;

30
1) mempertimbangkan jarak domisili calon peserta didik pada
wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang sama dengan
sekolah yang dituju;
2) Jika pada batas kuota terdapat nilai yang sama, seleksi
selanjutnya berdasarkan prestasi nilai UN; dan
3) Jika hasil pemeringkatan 2) masih sama, diperingkat
berdasarkan usia calon peserta didik;
b. Tempat tugas orang tua yang dimaksud pada poin a dibuktikan
dengan surat penugasan dari instansi/ lembaga/kantor atau
perusahaan yang memberi tugas.

I. PERSYARATAN PPDB SMK


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta
didik SMK yang mengikuti PPDB berupa:
a. Foto copy yang telah dilegalisir pejabat berwenang (diserahkan
pada saat verifikasi berkas):
1) Ijazah SMP/sederajat atau surat keterangan yang
berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket
B/Ijazah satuan pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai
sama/setingkat dengan SMP,
2) Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Calon peserta didik
dapat melampirkan surat keterangan dari sekolah asal, jika
SHUN belum diterbitkan/diterima calon peserta didik;
3) Piagam prestasi tertinggi yang dimiliki dan sesuai kriteria yang
ditetapkan;
b. Foto copy, serta menunjukkan aslinya (pada saat verifikasi
berkas):
1) Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh
satu) tahun pada awal Tahun Pelajaran baru 2019/2020, dan
belum menikah;
2) Kartu Keluarga atau Surat Keterangan domisili dari RT/RW
diketahui kelurahan, yang menerangkan bahwa peserta didik

31
yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 (enam)
bulan sebelum pelaksanaan PPDB;
3) Kartu keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan
dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah (KIP, PKH, KIS dan
bukti lain yang dikeluarkan oleh Satuan pendidikan Asal);
4) Surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau
perusahaan yang memberi tugas untuk jalur perpindahan
tugas orang tua/wali;
5) Surat keterangan sehat dari dokter, yang menerangkan hasil
pemeriksaan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian yang
dipilih calon peserta didik;
6) Satuan pendidikan dapat menetapkan syarat kesehatan khusus
untuk kompetensi keahlian yang memerlukan persyaratan
khusus.

J. TATA CARA PENDAFTARAN SMK


1. Calon peserta didik datang ke satuan pendidikan pilihan pertama
melakukan pendaftaran;
2. Pendaftaran secara daring dengan bantuan operator satuan
pendidikan dengan cara mengunjungi laman PPDB Provinsi Jawa
Barat di http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.
3. Calon peserta didik SMK melakukan verifikasi kesehatan, test
bakat dan minat disesuaikan dengan bidang/program/kompetensi
keahlian pada satuan pendidikan kejuruan yang dipilih calon
peserta didik;
4. Calon peserta didik SMK wajib melakukan konsultasi berkenaan
dengan kompetensi keahlian yang akan dipilihnya di satuan
pendidikan pilihan ke satu;
5. Calon peserta didik SMK untuk jalur prestasi nilai UN dapat
memilih 3 (tiga) kompetensi keahlian (pilihan ke-1, ke-2, ke-3)
dalam satu SMK, atau 2 (dua) SMK, namun untuk jalur lainnya
hanya diperkenankan ketiga pilihan tersebut dalam 1 (satu) SMK;
6. Calon peserta didik dapat melihat dan mencetak bukti
pendaftaran;
32
7. Mengubah pilihan peminatan/kompetensi keahlian pada satuan
pendidikan yang sama cukup dengan mengganti data pilihan
peminatan/kompetensi keahlian sebelumnya.

K. SELEKSI PPDB SMK


Tidak berlaku ketentuan zonasi;
1. Seleksi Jalur Prestasi UN
Kuota CPD jalur Prestasi UN sebanyak 70%. Proses seleksi pada
jalur UN dilakukan melalui tahapan:
a. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
b. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai
program/kompetensi keahlian yang dipilih bagi sekolah yang
menerapkan test bakat minat ;
c. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat
dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi
yang tidak lolos dapat mengubah pilihan kompetensi keahlian
lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK
lainnya;
d. Pemeringkatan nilai UN hingga batas kuota;
e. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil
pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan
atau tes minat dan bakat;
f. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan
dilimpahkan untuk seleksi tahap berikutnya di pilihan ke 2 dan
ke 3 untuk diperingkat di program keahlian/SMK pilihan ke 2;
g. Jika di pilhan ke 2 tidak lolos karena melebihi daya tampung,
selanjutnya dilimpahkan ke pilihan 3 hingga batas kuota;
h. Dalam hal hasil UN dan hasil seleksi sebagaimana dimaksud
pada nomor 4) sama pada batas kuota , seleksi
memprioritaskan calon peserta didik dengan menghitung jarak
terdekat domisili calon peserta didik dengan sekolah;
i. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan

33
daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi Non UN
, jalur KETM dan Jalur Perpindahan orang tua.
2. Seleksi prestasi non UN
Kuota CPD jalur Prestasi Non UN sebanyak 5 %. Proses seleksi
pada jalur Prestasi Non UN dilakukan melalui tahapan :
a. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
b. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai
program/kompetensi keakhlian yang dipilih bagi sekolah yang
menerapkan test bakat minat ;
c. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat
dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi
yang tidak lolos dapat mengubah pilihan Kompetensi Keahlian
lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK
lainnya;
d. Pemeringkatan didasarkan pada gabungan nilai prestasi
kejuaraan, hasil uji kompetensi prestasi dengan pembobotan
yang ditetapkan satuan Pendidikan;
e. Pemeringkatan dari data prestasi CPD hingga batas kuota;
f. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil
pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan
atau tes minat dan bakat;
g. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan
dilimpahkan melalui seleksi dalam tahap berikutnya di pilihan
ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program keahlian/SMK
pilihan ke 2;
h. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon
peserta didik dengan menghitung jarak terdekat domisili calon
peserta didik dengan sekolah;
i. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan
daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi UN ,
jalur KETM dan Jalur Perpindahan orang tua;

34
3. Seleksi Jalur KETM
Kuota CPD jalur KETM sebanyak 20%. Proses seleksi pada jalur
KETM dilakukan melalui tahapan :
a. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;
b. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai
program/kompetensi keakhlian yang dipilih bagi sekolah yang
menerapkan test bakat minat ;
c. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat
dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi
yang tidak lolos dapat mengubah pilihan Kompetensi Keahlian
lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK
lainnya;
d. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak domisili siswa
dengan sekolah hingga batas kuota;
e. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil
pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan
atau tes minat dan bakat;
f. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan
dilimpahkan melalui seleksi dalam tahap berikutnya di pilihan
ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program keahlian/SMK
pilihan ke 2;
g. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon
peserta didik dengan usia yang paling tinggi;
h. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan
daya tampung akan di isi dengan urutan jalur prestasi UN ,
Jalur Prestasi Non UN dan Jalur Perpindahan orang tua.
4. Seleksi jalur perpindahan
Kuota CPD jalur perpindahan sebanyak 5%. Proses seleksi pada
jalur perpindahan dilakukan melalui tahapan :
a. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen ;

35
b. Uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai
program/kompetensi keahlian yang dipilih bagi sekolah yang
menerapkan test bakat minat;
c. Calon Peserta Didik yang dinyatakan lolos test bakat minat
dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya, sedangkan bagi
yang tidak lolos dapat mengubah pilihan kompetensi keahlian
lain yang tidak mempersyaratkan test minat bakat atau ke SMK
lainnya.
d. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan jarak domisili siswa
dengan sekolah hingga batas kuota ;
e. Calon Peserta Didik dinyatakan lolos seleksi jika hasil
pemeringkatan pada batas kuota dan lolos uji kompetensi dan
atau tes minat dan bakat;
f. CPD tidak lolos karena melebihi daya tampung, akan
dilimpahkan, diikutsertakan dalam seleksi tahap berikutnya di
pilihan ke 2 dan ke 3 untuk diperingkat ke program
keahlian/SMK pilihan ke 2;
g. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
sama dalam batas kuota , seleksi memprioritaskan calon
peserta didik secara berurutan dengan menggunakan nilai UN
, usia yang paling tinggi;
h. Dalam hal hasil seleksi sebagaimana dimaksud pada nomor 4)
dan masih belum memenuhi daya tampung, maka kekurangan
daya tampung akan di isi dengan urutan jalur KETM, Jalur
prestasi UN , dan Jalur Prestasi Non UN .
i. Apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung, akan
diseleksi berdasarkan urutan prioritas:
1) calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah provinsi
atau kabupaten/kota yang sama dengan SMK yang
bersangkutan;
2) calon peserta didik yang mendaftar lebih awal;
3) Usia yang paling tinggi calon peserta didik;

36
5. Seleksi pada Kelas Industri
a. SMK yang mempunyai kelas Industri dapat melaksanakan test
seleksi tersendiri dengan ketentuan dan persyaratan yang
disesuaikan dengan keperluan DU/DI;
b. SMK yang melaksanakan test PPDB kelas industri harus
melaporkan kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah masing-masing meliputi :
daya tampung ( jumlah siswa dan rombongan belajar ), waktu
seleksi dan teknis pelaksanaan serta bukti kerjasama dengan
DU/DI untuk kelas Industri;
c. Jadwal pendaftaran dan seleksi kelas industri dilakukan
bersamaan pelaksanaan PPDB online .

L. PPDB SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)


Pendaftaran PPDB bagi calon peserta didik TKLB, SDLB, SMPLB,
SMALB dilaksanakan bersamaan dengan SMA dan SMK. Pendaftaran
calon peserta didik berkebutuhan khusus dilakukan secara daring
(online) oleh operator sekolah atau luar jaringan (offline) langsung di
SLB yang dituju.

M. Persyaratan PPDB Sekolah Luar Biasa (SLB)


1. Dokumen persyaratan yang harus dibawa berupa foto copy dan
legalisir saat pendaftaran adalah:
a) foto kopi Ijazah;
b) foto kopi Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN);
2. Dokumen persyaratan yang harus dibawa berupa foto copy dan
aslinya adalah :
a) foto kopi Akta Kelahiran;
b) foto kopi Kartu Keluarga;
c) foto kopi Kartu Tanda Penduduk orang tua;
d) Surat Kelakuan Baik;
e) Surat Tanggung Jawab Mutlak orang tua;
f) Pasfoto hitam putih siswa ukuran 4X6 cm sebanyak 3 buah;

37
g) Dokumen hasil penilaian kekhususan calon peserta didik
dari pakar/tim kelompok kerja layanan khusus; dan
h) Dokumen asli disertakan untuk diverifikasi oleh panitia
pendaftaran di satuan Pendidikan;
i) Khusus untuk calon peserta didik TKLB dan SDLB tidak
diperlukan persyaratan sebagaimana dijelaskan pada nomor 1
a) dan b);
j) Khusus untuk calon peserta didik SMPLB dan SMALB tidak
diperlukan persyaratan sebagaimana dijelaskan nomor 1 b);
k) Satuan pendidikan melaksanakan assessment/penilaian yang
diperlukan bagi calon peserta didik yang belum memiliki
dokumen hasil assesment kekhususannya.

N. TATA CARA PENDAFTARAN PPDB SLB


1. Calon peserta didik mendaftar di sekolah yang dituju dengan
membawa persyaratan umum maupun persyaratan khusus hasil
penilaian ahli/ psikolog atau tim kelompok kerja inklusi;
2. Calon peserta didik penyandang disabilitas/ berkebutuhan khusus
selain mendaftar di SLB dapat mendaftar di sekolah
regular/umum dengan kuota dan tatacara sesuai jenjang, jenis
pendidikan dan jalur PPDB yang telah ditetapkan.

O. SELEKSI PPDB SLB


Seleksi SLB dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Semua peserta didik berhak mengikuti seleksi PPDB pada semua
jalur, jenjang, dan jenis pendidikan;
2. Calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau
bakat istimewa berhak mengikuti seleksi pada semua jalur,
jenjang, dan jenis pendidikan;
3. Seleksi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau
bakat istimewa mencakup seleksi prestasi pada semua jalur,
jenjang, dan jenis pendidikan, ditujukan kepada peserta didik
yang:

38
1) memiliki potensi kecerdasan istimewa di bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi;
2) bakat istimewa di bidang estetika; atau
3) bakat istimewa di bidang olahraga.
4. Seleksi bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus pada
satuan pendidikan TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB dilakukan
melalui verifikasi dokumen persyaratan umum dan dokumen hasil
penilaian sesuai dengan jenis kekhususan calon peserta didik;
5. Hasil seleksi berupa hasil verifikasi dokumen dengan jumlah calon
peserta didik hingga batas kuota sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.

P. PENETAPAN HASIL SELEKSI


1. Penetapan hasil seleksi PPDB dilaksanakan secara mandiri melalui
rapat dewan guru yang dipimpin oleh kepala satuan pendidikan,
diumumkan kepada masyarakat yang dikoordinasikan oleh Dinas;
2. Calon peserta didik yang diterima, ditetapkan melalui keputusan
kepala sekolah;
3. Penetapan hasil seleksi peserta didik yang diterima, diberitahukan
melalui pengumuman secara jelas dan terbuka oleh satuan
pendidikan yang bersangkutan;
4. Pengumuman penetapan hasil seleksi satuan pendidikan
dilaksanakan secara terbuka melalui internet dan papan
pengumuman pada satuan pendidikan yang memuat tentang:
nomor pendaftaran, nama peserta didik yang diterima, asal satuan
pendidikan, dan peringkat hasil seleksi pada satuan pendidikan.

Q. DAFTAR ULANG
1. Peserta didik yang diterima di satuan pendidikan wajib melakukan
daftar ulang, dan bagi yang tidak mendaftar ulang dianggap
mengundurkan diri.
2. Persyaratan daftar ulang bagi calon peserta didik yang dinyatakan
diterima adalah sebagai berikut:
a. menunjukkan kartu pendaftaran asli; dan
39
b. menunjukkan bukti tanda diterima
c. lain-lain yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang
bersangkutan;

R. MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS)


1. Kegiatan MPLS dilaksanakan di SMA, SMK dan SLB maksimal 3
(tiga) hari setelah masuk awal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
tahun pelajaran pada minggu pertama.
2. Pengenalan lingkungan sekolah bertujuan untuk:
a. mengenali potensi diri siswa baru;
b. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah
dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas
umum, dan sarana prasarana satuan pendidikan;
c. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif
sebagai siswa baru;
d. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga
sekolah lainnya; dan
e. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran,
kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati
keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan
sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas,
etos kerja, dan semangat gotong royong.
3. Kepala sekolah bertanggung jawab penuh atas perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah;
4. Pengenalan lingkungan sekolah wajib berisi kegiatan yang
bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan;
5. Materi wajib dan pilihan pada kegiatan MPLS disesuaikan dengan
tujuan dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang
mengatur kegiatan pengenalan lingkungan sekolah;
6. Pengenalan lingkungan sekolah dilakukan dengan memperhatikan
hal sebagai berikut:
a. perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi
hak guru;

40
b. dilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau
alumni sebagai penyelenggara;
c. dilakukan di lingkungan sekolah kecuali satuan pendidikan
tidak memiliki fasilitas yang memadai;
d. dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan
lainnya;
e. wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif;
f. dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya;
g. wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah;
dan
h. dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan
maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan
aktivitas pembelajaran siswa.
7. MPLS dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan
materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah;
8. Kegiatan pengenalan sekolah dapat dibantu oleh siswa apabila
terdapat keterbatasan jumlah guru dan/atau untuk efektivitas dan
efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dengan
syarat sebagai berikut:
a. siswa merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah
(OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dengan jumlah
paling banyak 2 (dua) orang per rombongan belajar/ kelas; dan
b. siswa tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk dan/ atau
riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan.

S. PERPINDAHAN PESERTA DIDIK


1. Perpindahan peserta didik antar sekolah dalam satu daerah
kabupaten/kota, antarkabupaten/kota dalam satu daerah
provinsi, atau antarprovinsi dilaksanakan atas dasar persetujuan
kepala sekolah asal dan kepala sekolah yang dituju;
2. Dalam hal terdapat perpindahan peserta didik maka sekolah yang
bersangkutan wajib memperbaharui Dapodik;
3. Perpindahan peserta didik wajib memenuhi ketentuan persyaratan
PPDB dan/atau sistem zonasi;
41
4. Perpindahan peserta didik kelas 10 dapat dilaksanakan setelah
peserta didik menyelesaikan satu tahun pelajaran;
5. Perpindahan peserta didik kelas 10 dapat dilaksanakan sebelum
satu tahun pelajaran dilampaui, jika perpindahan mengikuti
kepindahan dinas orang tua peserta didik yang dibuktikan dengan
surat keterangan penugasan dinas orang tua siswa dari instansi
tempat orang tua siswa bertugas;
6. Peserta didik setara SMP, SMA, atau SMK di negara lain dapat
diterima di SMP, SMA, atau SMK di Indonesia setelah:
a. menyerahkan fotokopi ijazah atau dokumen lain yang
membuktikan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah
menyelesaikan pendidikan jenjang sebelumnya;
b. surat pernyataan dari kepala Satuan pendidikan asal;
c. surat keterangan dari Direktur Jenderal yang menangani
bidang pendidikan dasar dan menengah; dan
d. lulus tes kelayakan dan penempatan yang diselenggarakan
Satuan pendidikan yang dituju.
e. satuan pendidikan melaksanakan tes kelayakan bagi calon
peserta didik yang berasal dari satuan pendidikan dari Luar
Negeri yang tidak memiliki SHUN. Satuan pendidikan
melakukan konversi nilai yang diperoleh dari satuan
pendidikan atau sistem pendidikan di Luar Negeri menjadi nilai
sesuai sistem pendidikan nasional setelah melalui proses
terjemahan dari lembaga resmi penterjemah;
7. Peserta didik jalur pendidikan nonformal atau informal dapat
diterima di SMA atau SMK tidak pada awal kelas 10 (sepuluh)
dengan ketentuan:
a. memiliki ijazah kesetaraan program Paket B; dan
b. lulus tes kelayakan dan penempatan yang diselenggarakan
oleh SMA atau SMK yang bersangkutan.
8. Dalam hal terdapat perpindahan peserta didik dari jalur
pendidikan nonformal/informal ke satuan pendidikan maka
satuan pendidikan yang bersangkutan wajib memperbaharui
Dapodik.
42
BAB IV
PENGENDALIAN, PENGADUAN DAN PELAPORAN

A. PENGENDALIAN
1. Dalam melaksanakan pengendalian, Dinas Pendidikan Provinsi,
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah, Satuan Pendidikan
melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan
PPDB.
2. Masing-masing pihak pelaksana pengendalian sebagaimana
nomor 1. melakukan tindak lanjut dari hasil pemantauan dan
pengawasan yang dilakukan.
3. Dalam upaya pengendalian internal, kepala sekolah
menginstrusikan seluruh warga sekolah mengisi format pakta
integritas.
B. PENGADUAN DAN PELAPORAN
1. Dinas membentuk tim penanganan pengaduan PPDB, dengan
melibatkan pemangku kepentingan pendidikan
2. Tim penanganan pengaduan, membentuk sekretariat layanan
pengaduan yang berada di Satuan Pendidikan, Kantor Cabang
Dinas, dan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
3. Satuan Pendidikan wajib membentuk tim pengaduan yang
memahami petunjuk teknis PPDB, alur mekanisme pengaduan
serta dapat menanggulangi dan menyelesaikan pengaduan dari
masyarakat di tingkat satuan pendidikan .
4. Masyarakat berhak melakukan pengaduan penyelenggaraan
Penerimaan Peserta Didik Baru pada satuan pendidikan,
dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Laporan Pengaduan dapat berupa administratif atau teknis
penyelenggaraan PPDB. Pengaduan administratif terkait
dengan dokumen persyaratan pendaftaran PPDB.
Pengaduan teknis penyelenggaraan PPDB terkait dengan
sistem IT meliputi proses input dan upload data.
b. Pelapor adalah orang tua calon peserta didik yang memiliki
identitas jelas dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk
43
atau panitia PPDB dari satuan pendidikan atau cabang
dinas;
c. Laporan harus objektif, transparan, dan akuntabel
dituliskan pada format yang disediakan, disertai bukti fisik
kejadian pelanggaran;
d. Pelaporan pengaduan dilakukan satu pintu mengikuti alur
mekanisme pengaduan PPDB;
e. Pelaporan/pengaduan disampaikan kepada tim pengawasan
dan pengaduan PPDB secara bertahap dengan alur
mekanisme mulai dari tingkat satuan pendidikan, cabang
dinas pendidikan di wilayah dan Dinas Pendidikan
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat; dan
f. Saksi dan pelapor dilindungi oleh Undang-Undang.
5. Pelanggaran pelaksanaan PPDB dapat melibatkan calon peserta
didik, orang tua calon peserta didik, panitia PPDB atau
masyarakat lainnya. Apabila peserta didik memberikan data
palsu/tidak benar, maka akan dikenakan sanksi
6. Pengeluaran oleh satuan pendidikan, meskipun yang
bersangkutan diterima dalam proses seleksi. Sanksi diberikan
berdasarkan hasil evaluasi satuan pendidikan bersama dengan
komite sekolah dan Cabang Dinas di wilayah masing-masing,
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
7. Pengaduan masyarakat dapat berupa keluhan, kritik dan saran
dalam penyelenggaraan PPDB, angsung ke panitia
penyelenggara PPDB sesuai permasalahan, atau melalui kanal
beberapa media:
a. laman: ppdb.disdik.jabarprov.go.id
b. email: ppdb@disdik.jabarprov.go.id
c. facebook: @DisdikJabar
d. twitter: @disdik_jabar
e. instagram: @disdikjabar
8. Tindaklanjut atas pengaduan masyarakat secara teknis
diselesaikan oleh Tim penanganan pengaduan berkoordinasi

44
dengan pihak-pihak terkait dan diselesaikan sebagaimana
mestinya.
9. Penyelenggara PPDB tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat, dan
Cabang Dinas Pendidikan, sesuai dengan kewenangan masing-
masing, menindaklanjuti pengaduan masyarakat dalam bentuk
klarifikasi, verifikasi, atau investigasi apabila:
a. pengaduan disertai dengan identitas pengadu yang jelas;
dan
b. pengadu memberi bukti adanya penyimpangan.
10. Satuan pendidikan wajib melaporkan pelaksanaan PPDB dan
perpindahan peserta didik antar satuan pendidikan setiap
tahun pelajaran kepada Pemerintah Daerah sesuai dengan
kewenangannya.
11. Tim penanganan pengaduan melaporkan hasil penanganan
pengaduan secara berjenjang kepada Kepala Dinas.

45
BAB V
PENUTUP

Demikian petunjuk teknis (juknis) PPDB satuan pendidikan SMA,


SMK, SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat tahun
pelajaran 2019-2020 disusun untuk dijadikan pedoman oleh semua pihak
dalam pelaksanaan PPDB. Hal-hal teknis yang tidak diatur dalam juknis
akan diatur oleh satuan pendidikan masing-masing.
Petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru SMA, SMK, dan SLB
ini berlaku sejak ditetapkan. Terima kasih atas dukungan dan peran
aktifnya untuk kemajuan pendidikan di Jawa Barat.

KEPALA DINAS PENDIDIKAN


PROVINSI JAWA BARAT

Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si.


Pembina Utama Madya
NIP. 196301221986032034

46
LAMPIRAN I . PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN, SEKOLAH LUAR BIASA TAHUN PELAJARAN
2019-2020
NOMOR : 422.1/9121-Set.Disdik
TANGGAL : 29 April 2019

A. TABEL 1. JADWAL PPDB

WAKTU
NO KEGIATAN
PELAKSANAAN

1 Penetapan Zonasi 24 April 2019

2 Sosialisasi PPDB 1 Mei – 16 Juni 2019

3 Pendaftaran 17 – 22 Juni 2019

4 Verifikasi / uji kompetensi 24 – 26 Juni 2019

5 Pengumuman 29 Juni 2019

6 Daftar Ulang 1 – 2 Juli 2019

7 Awal tahun pelajaran 2019 – 2020 15 Juli 2019

8 MPLS 16 – 18 Juli 2019

47
TABEL 2 . PENYEKORAN PRESTASI KEMENDIKBUD/KEMENAG

TINGKAT KEJUARAAN DARI SKOR


NO. KEMENDIKBUD ATAU KEMENAG
TUNGGAL BEREGU
1. Juara International 1 210 195
2. Juara International 2 195 180
3. Juara International 3 180 165
4. Juara 1 Nasional 165 155
5. Juara 2 Nasional 150 135
6. Juara 3 Nasional 135 120
7. Juara 1 Provinsi 120 105
8. Juara 2 Provinsi 105 90
9. Juara 3 Provinsi 90 75
10. Juara Harapan Provinsi 75 60
11. Juara 1 Tk. Kota/Kabupaten 60 45
12. Juara 2 Tk. Kota/Kabupaten 45 30
13. Juara 3 Tk. Kota/Kabupaten 30 15

TABEL 3. PENYEKORAN PRESTASI NON KEMENDIKBUD/KEMENAG

TINGKAT KEJUARAAN DI LUAR SKOR


NO. KEMENDIKBUD ATAU KEMENAG/
TUNGGAL BEREGU
KEJUARAAN DARI INDUK
ORGANISASI
1. Juara International 1 200 190
2. Juara International 2 185 175
3. Juara International 3 170 160
4. Juara 1 Nasional 155 150
5. Juara 2 Nasional 140 130
6. Juara 3 Nasional 125 115
7. Juara 1 Provinsi 110 100
8. Juara 2 Provinsi 95 85
9. Juara 3 Provinsi 80 70
10. Juara Harapan Provinsi 65 55
11. Juara 1 Tk. Kota/Kabupaten 50 40
12. Juara 2 Tk. Kota/Kabupaten 35 25
13. Juara 3 Tk. Kota/Kabupaten 20 10
48
TABEL 4. PENYEKORAN JARAK DOMISILI KE SATUAN PENDIDIKAN

No Jarak Skor
1 0 - 1000 400
2 1001-2000 395
3 2001 - 3000 390
4 3001 - 4000 385
5 4001 - 5000 380
6 5001 - 6000 375
7 6001 - 7000 370
8 7001 - 8000 365
9 8001 - 9000 360
10 9001 - 10000 355
11 > 10000 350

49
LAMPIRAN II PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN, SEKOLAH LUAR BIASA TAHUN PELAJARAN
2019-2020.
NOMOR : 422.1/9121-Set.Disdik
TANGGAL : 29 April 201

FORMAT DAYA TAMPUNG


PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA/SMK
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT
TAHUN PELAJARAN 2018-2019
Format : 1A

A. IDENTITAS SATUAN PENDIDIKAN SMA/ SMK *) :

1. Nama satuan Pendidikan :


........................................................................
2. Alamat :
……………………………………………………………………………………..
RT.........................RW.....................................Kelurahan.........………….…

Kecamatan...............…………………………....Kabupaten/ Kota :
...............….
Termasuk pada zona : ……………………………………………….(SMA)
3. Rencana Program peminatan yang akan difasilitasi (SMA) :
a) ……….......................................................
b) ……….......................................................
c) ……….......................................................
4. Program/Kompetensi keahlian yang tersedia (SMK) :
a) ………........................................................
b) ………........................................................
c) ………........................................................, dst

B TENAGA PENDIDIK :

1. Jumlah guru : ……………….orang


2. Jumlah guru berdasarkan peminatan (SMA) :
a. Guru peminatan IPA :
b. Guru Peminatan IPS :
c. Guru Peminatan Bahasa :
3. Jumlah guru berdasarkan program/kompetensi keahlian (SMK):
a. ………………………………
b. ………………………………
c. ………………………………
C. KESIAPAN RUANG

Jumlah ruang kelas untuk kelas X : ……………Ruang

50
R1 Luas : …….......m2

R2 Luas :……........m2

R3 Luas :……........m2

R4 dst…(sesuai kelas yang akan digunakan kelas 10)

D. ANALISA RUANG KELAS, ROMBONGAN BELAJAR DAN PESERTA DIDIK

Tingkat Kelas

No Komponen/Aspek X XI XII Jumlah

1 Jumlah Ruang Kelas

2 Jumlah Rombongan belajar -

3 Jumlah Peserta Didik -

4 Rencana Jumlah Rombongan belajar Peserta Didik


Baru

5 Rencana Jumlah Peserta Didik Baru Kelas X

6 Rencana Jumlah Rombongan belajar Tahun


2019/2020

7 Rencana Jumlah Peserta Didik Tahun 2019/2020

E. DAYA TAMPUNG PPDB SMA

No Aspek JUMLAH

1 Rencana Jumlah Peserta Didik Baru Kelas X

2 Daya Tampung Total Jalur Zonasi (90%) :

a. Zonasi Jarak (55%)

b. Zonasi KETM (20%)

c. Zonasi Kombinasi (15%)

51
3 Daya tampung jalur prestasi (5%) :

a. Prestasi UN (2,5 %)

b. Prestasi non UN (2,5%)

4 Daya Tampung jalur Perpindahan Orang Tua (5%)

5 Siswa Tidak Naik Kelas

6 Jumlah Total Daya Tampung (jumlah Point 2, 3, 4, 5)

DAYA TAMPUNG PPDB THN. 2019 -2020

( point 6 dikurangi point 5)

F. DAYA TAMPUNG PPDB SMK


Kompetensi Keahlian
No Aspek KK KK KK JML
1 Rencana Jumlah Peserta Didik Baru Kelas
X
2 Daya Tampung Total Jalur NILAI UJIAN
NASIONAL (70%)
3 Daya Tampung KETM dan ABK (20 %)
4 Daya Tampung Total Jalur Prestasi non
NILAI UJIAN NASIONAL (5 %)
5. Daya Tampung Jalur Perpindahan Orang
Tua (5%)
6. Siswa Tidak Naik Kelas
7. Jumlah Total Daya Tampung (jumlah
point 2, 3, 4, 5, 6)
DAYA TAMPUNG PPDB THN.2019-2020
( point 6 dikurangi point 6)
Catatan :
1. *) pilih sesuai kondisi
2. Untuk SMK 4 tahun sampai kelas XII
3. Daya tampung dibuat sesuai Kompetensi Keahlian
……………………….,…………………2019

Kepala…………………………

___________________________

52
FORMAT DAYA TAMPUNG
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT
TAHUN PELAJARAN 2019-2020
Format : 1 B
A. IDENTITAS SEKOLAH (SLB) :
1. Nama SLB : ………………………………………………………………………….
2. Satuan Pendidikan : TKLB, SDLB, SMPLB,
SMALB*)..............................
3. Alamat : ………………………………………………………………………………
RT.........................RW.....................................Kelurahan.........…………..
Kecamatan...............……………………….Kabupaten/ Kota : ....................
3. Jenis kebutuhan khusus yang difasilitasi :
a) ……….......................................................
b) ……….......................................................
c) ……….......................................................

B. TENAGA PENDIDIK :
1. Jumlah guru : ……………….orang
C. ANALISA RUANG KELAS, ROMBONGAN BELAJAR DAN PESERTA DIDIK
Tingkat Kelas
No Komponen/Aspek
TKLB SDLB SMALB
1. Jumlah Ruang Kelas
2. Jumlah Rombongan belajar
3. Jumlah Peserta Didik
4. Daya tampung Jumlah rombel thn.2019-2020
5. Daya tampung Jumlah Peserta Didik thn. 2019-
2020
6. Jumlah peserta didik berdasarkan kekhususan :
a.Tunanetra
b.Tunarungu
c.Tunagrahita
d.Tunadaksa
e.Autis
……………………,……………..2019
Kepala ……………………………….,

__________________

53
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SATUAN PENDIDIKAN MENENGAH : SMA/SMK *)
JALUR NILAI UJIAN NASIONAL bagi SMK/ JALUR PRESTASI UN bagi SMA
FORMAT : 2
1. Nama calon : ....................................................................................................
2. Tempat dan tanggal lahir :.................................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : .......................................................
4. Agama : ..................................................................................................……....
5. Nama orang tua : ..............................................................................................
6. Alamat orang tua :
Kp/Jl........................................................................................
RT.........RW........Kelurahan...............................................................................
Kecamatan........................................................................................................
Kabupaten/Kota ...............................................................................................
Terletak pada Zona : ……………………………………………………..(SMA)
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:…………………………….(diisi oleh
panitia)
8. No. Telphone/Hand Phone : ..............................................................................
9. Pekerjaan orang tua : .......................................................................................
10. Agama : ............................................................................................................
11. No. Peserta UN: ................................................................................................
12. Nilai UN:
NO MATA PELAJARAN NILAI
1 BAHASA INDONESIA
2 MATEMATIKA
3 BAHASA INGGRIS
4 IPA
JUMLAH

Satuan Pendidikan yang dituju :

1. Pilihan 1 SMA/ SMK.......................................................................................


Program/Kompetensi keahlian ( bagi SMK):…………………………………………
2. Pilihan 2 SMA/ SMK .......................................................................................
Program/Kompetensi keahlian ( bagi SMK ):…………………………………………
3. Pilihan 3 SMK……………….…………………………………………………………………
Program/Kompetensi keahlian ( bagi SMK ):…………………………………………
Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
..................................., ................. 2019

Mengetahui,
Orang tua Calon Siswa

_________________ ______________
Catatan :
Dibuat rangkap 3 (tiga)
*) Coret yang tidak perlu

54
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SATUAN PENDIDIKAN MENENGAH : SMA/ SMK *)
JALUR PRESTASI non UN

FORMAT : 3

1. Nama calon : .......................................................................................


2. Tempat dan tanggal lahir : ..................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : ..........................................
4. Agama : ..............................................................................................
5. Nama orang tua : ................................................................................
6. Alamat orang tua :
Kp/Jl...................................................................................................
RT.........RW........Kelurahan.................................................................
Kecamatan...........................................................................................
Kabupaten/Kota..................................................................................
Terletak pada Zona : ……………………………………………………..(SMA)
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:………………….(diisi oleh
panitia)
8. Nomor Telphone/ Hand Phone: .........................................................’
9. Pekerjaan orang tua : ..........................................................................
10. Agama : ..............................................................................................
11. No. Peserta UN....................................................................................
12. Nilai UN:
No. Mata Pelajaran Nilai
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris
3. Matematika
4. IPA
Jumlah
13. Prestasi yang diperoleh :
a. Bidang Prestasi
:…………………………………………………………………
b. Peringkat Kejuaraan :
………………………………………………………….
c. Tingkat Wilayah Penyelenggaraan:
…………………..……………………

14. Satuan Pendidikan yang dituju : SMA/SMK *)


Pilihan 1 :…………………..
Pilihan 2 : …………………..
Pilihan 3 : …………………..
Catatan : untuk SMK, pilihan 1, 2, 3 disertai bidang/program/
kompetensi keakhlian yang dipilih

55
Demikian data di atas adalah data sebenarnya yang dapat
dipertanggungjawabkan. Jika data tersebut tidak sesuai dengan
sebenarnya, kami siap menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.

…………………..,………………..2019

Mengetahui,

Orang tua Calon Siswa,

_____________ ______________

Catatan : Dibuat rangkap 3 (tiga),

*) Coret yang tidak perlu

56
FORMAT : 4
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SATUAN PENDIDIKAN MENENGAH: SMA/SMK *)
CALON PESERTA DIDIK KELUARGA EKONOMI TIDAK MAMPU (KETM)
1. Nama calon : …................................................................................................
2. Tempat dan tanggal lahir : …............................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : …....................................................
4. Agama : ….........................................................................................................
5. Nama orang tua : …...........................................................................................
6. Alamat orang tua :
a. Kp/Jl…..........................................................................................................
b. RT…......RW….....Kelurahan…........................................................................
c. Kecamatan….................................................................................................
d. Kabupaten/Kota….........................................................................................
e. Terletak pada zona : …………………………………………………………….(SMA)
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:……………………………….(diisi oleh
panitia)
8. No. Telphone/Hand Phone :…............................................................................
9. Pekerjaan orang tua : …....................................................................................
10. Agama : ….........................................................................................................
11. No. Peserta UN: ….............................................................................................
12. Nilai UN:
No. Mata Pelajaran Nilai
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris
3. Matematika
4. IPA
Jumlah

13. Dokumen Pendukung yang dimiliki sebagai Keluarga Tidak Mampu :


Kartu Keluarga Harapan (KKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu
Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Surat Keterangan dan
Pakta Integritas Kepala Sekolah Asal *)
14. No. Kartu Keluarga :………………………………………………………………………
15. Satuan Pendidikan yang dituju : SMA/SMK *)
i. Pilihan 1. SMA/SMK …………………………………………………….…………
ii. Pilihan 2 SMA/SMK …………………………………………………………………
iii. Pilihan 3 SMA/SMK …………………………………………………………………
Catatan : Jika pilihan SMK dilengkapi Program/kompetensi keahlian pada
masing-masing pilihan 1, 2 dan 3

Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.


Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
…………………..,………………..2019

Mengetahui,
Orang tua Calon Siswa,

_____________ ______________
Catatan :
Dibuat rangkap 3 (tiga)
*) Coret yang tidak perlu
57
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SATUAN PENDIDIKAN MENENGAH: SMA/ SMK *)
CALON PESERTA DIDIK JALUR PERPINDAHAN ORANG TUA
FORMAT : 5

1. Nama calon : ….................................................................................................


2. Tempat dan tanggal lahir : ….............................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : …....................................................
4. Agama : ….........................................................................................................
5. Nama orang tua : ..............................................................................................
6. Alamat orang tua pada KK :
a. Kp/Jl…..........................................................................................................
b. RT…......RW….....Kelurahan…........................................................................
c. Kecamatan….................................................................................................
d. Kabupaten/Kota….........................................................................................
e. Domisili sekarang terletak pada Zona : ………………………………………(SMA)
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:……………………………….(diisi oleh
panitia)
8. No. Telphone/ Hand Phone: …..........................................................................
9. Pekerjaan orang tua : …....................................................................................
10. Agama : ….........................................................................................................
11. No. Peserta UN atau US/M : …..........................................................................
12. Nilai UN :
No. Mata Pelajaran Nilai
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris
3. Matematika
4. IPA
Jumlah

13. Dokumen Pendukung :


KEPEMILIKAN
NO. NAMA DOKUMEN YA TIDAK
1. Surat Keterangan Pindah Tugas/ Surat
Keterangan Bertugas orang tua dari atasan
2. Surat Keputusan Pembagian Tugas Mengajar/
membimbing/ membina (bagi guru)
3. Sertifikat Pendidik (bagi guru)

14. No. Kartu Keluarga :…………………………………………………………………………


15. Satuan Pendidikan yang dituju : SMA/SMK *).
a. Pilihan 1 SMA/SMK : …………………………………………………….……
b. Pilihan 2 SMA/SMK : …………………………………………………….……
c. Pilihan 3 SMA/SMK : …………………………………………………….……
Catatan : Bagi SMK, pilihan 1, 2, 3 disertai Program/kompetensi keahlian yang
dipilih.

58
Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
…………………..,………………..2019

Mengetahui,
Orang tua Calon Siswa
____________ ______________
Catatan :

Dibuat rangkap 3 (tiga)

*) Coret yang tidak perlu

59
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SEKOLAH MENENGAH ATAS: SMA/ SMK *)
CALON PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS/ PENYANDANG DISABILITAS

FORMAT :6

1. Nama calon : ........................................................................................


2. Tempat dan tanggal lahir : ....................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : ............................................
4. Agama : .................................................................................................
5. Nama orang tua : ..................................................................................
6. Alamat orang tua :
Kp/Jl......................................................................................................
RT.........RW........Kelurahan.....................................................................
Kecamatan..............................................................................................
Kabupaten/Kota......................................................................................
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:…………………(diisi oleh panitia)
8. Nomor Kartu Keluarga :………………………………………………………………
9. No. Telphone/Hand Phone : ....................................................................
10. Pekerjaan orang tua : .............................................................................
11. Agama :...................................................................................................
12. No. Peserta UN (jika melaksanakan UN): .................................................
13. Nilai UN ( jika melaksanakan UN):

No. Mata Pelajaran Nilai


1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris
3. Matematika
4. IPA
Jumlah

1. Dokumen Pendukung Hasil Diagnosa kebutuhan khusus diterbitkan oleh :


…………………………………………………………….………………………………………
2. Satuan Pendidikan yang dituju :
a. SMA………………………………………………………………….
b. SMK................................................................................
Program keakhlian /Kompetensi Keahlian (SMK) :……….
c. SLB …………………………………………………………………..

60
Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

…………………..,………………..2019

Mengetahui,

Orang tua Calon Siswa,

_____________ ______________

Catatan :

Dibuat rangkap 3 (tiga)

*) Coret yang tidak perlu

61
FORMULIR PENDAFTARAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
JALUR ZONASI
FORMAT : 7

1. Nama calon : .............................................................................................


2. Tempat dan tanggal lahir : .........................................................................
3. Asal satuan pendidikan/ lulusan tahun : ................................................
4. Agama : ......................................................................................................
5. Nama orang tua : .......................................................................................
6. Alamat orang tua :
a. Kp/Jl.....................................................................................................
b. RT.........RW........Kelurahan....................................................................
c. Kecamatan.............................................................................................
d. Kabupaten/Kota......................................................................................
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:……………………..(diisi oleh panitia)
8. Terletak pada zona : ……………………………………………………………………..
9. Nomor Telepon/Hand Phone : .....................................................................
10. Nomor Kartu Keluarga……………………………………………………………………
11. Lama menetap : ……………………………………………………………………………
12. Pekerjaan orang tua : ...................................................................................
13. Agama : .......................................................................................................
14. No. Peserta UN: ...........................................................................................
15. Nilai UN:
No. Mata Pelajaran Nilai
1. Bahasa Indonesia
2. Bahasa Inggris
3. Matematika
4. IPA
Jumlah

16. Satuan Pendidikan yang dituju :


a. Pilihan ke 1 SMA : …………………………….Zona : ………….
b. Pilihan ke 2 SMA : …………………………… Zona :……………
c. Pilihan ke 3 SMA : …………………………….Zona : …………..
Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

…………………..,………………..2019

Mengetahui,

Orang tua Calon Siswa,

_____________ ______________
Catatan :
Dibuat rangkap 3 (tiga)
*) Coret yang tidak perlu
62
FORMULIR PENDAFTARAN

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)


SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)
FORMAT : 8

1. Nama calon : ...........................................................................................


2. Tempat dan tanggal lahir : ......................................................................
3. Asal sekolah/ lulusan tahun : ...............................................................
4. Agama : ..................................................................................................
5. Nama orang tua : ....................................................................................
6. Alamat orang tua :
a. Kp/Jl...................................................................................................
b. RT.........RW........Kelurahan.................................................................
c. Kecamatan...........................................................................................
d. Kabupaten/Kota..................................................................................
7. Jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan:………………….(diisi oleh panitia)
8. Nomor Telephone/Hand Phone : ...............................................................
9. Pekerjaan orang tua : ..............................................................................
10. Agama : ..................................................................................................
11. Nomor Kartu Keluarga : ……………………………………………………………..
12. Kekhususan dari calon peserta didik :……………………………………………
13. Sekolah yang dituju : ............................................................

Demikian data di atas adalah data sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan.


Jika data tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya, kami siap menerima sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

…………………..,………………..2019

Mengetahui,

Orang tua Calon Siswa,

_____________ ______________

Catatan :

Dibuat rangkap 3 (tiga)

*) Coret yang tidak perlu

63
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK
ORANGTUA/WALI CALON PESERTA DIDIK
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA/ SMK *)
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT

FORMAT : 9

Yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama Lengkap Orang Tua : ......................................................................


2. Nama Calon Siswa : .................................................................................
3. Alamat Rumah : .......................................................................................
a. Kp/Jl...................................................................................................
b. RT.........RW........Kelurahan..................................................................
c. Kecamatan...........................................................................................
d. Kabupaten/Kota..................................................................................
4. Nomor Kartu Keluarga : ………………………………………………………………
5. Nomor Telephone/ Hand Phone /email :
..................................................................................

MENYATAKAN

1. Bahwa seluruh data/informasi yang diberikan dalam formulir pendaftaran


persyaratan PPDB ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Bahwa seluruh dokumen pendukung baik dokumen persyaratan umum
maupun khusus PPDB adalah sesuai aslinya.
3. Bahwa saya tidak akan melakukan tindakan memaksakan kehendak, suap
menyuap dan / atau perbuatan yang melawan hukum dalam pelaksanaan
PPDB ini.

Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan saya tersebut tidak benar, maka
saya bersedia dikenakan sanksi/ hukuman menurut ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan,
dan dibuat dengan sebenar-benarnya.

.........................., ....................2019

Yang membuat pernyataan,

Ttd

Bermaterai 6000

.........................................................

64
FORMAT LAPORAN
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT
TAHUN PELAJARAN 2019-2020
Format : 10

A. IDENTITAS SATUAN PENDIDIKAN :


1. Nama satuan Pendidikan : ........................................................................
2. Alamat : ……………………………………………………………………………………
RT.........................RW.....................................Kelurahan.........…….. …….…
Kecamatan...............…………………………....Kabupaten/ Kota : ...............…
3. Rencana program peminatan yang akan difasilitasi (SMA) :
a) ……….......................................................
b) ……….......................................................
c) ……….......................................................
4. Bidang/program/kompetensi keahlian yang tersedia ( SMK ) :
a) ………........................................................
b) ………........................................................
c) ………........................................................, dst
B. TENAGA PENDIDIK DAN SARANA PENDUKUNG :
1. JUMLAH GURU : ……….…..…….orang
a. Guru Peminatan MIPA (SMA) :…………….…....orang
b. Guru Peminatan IPS : : …….…………...orang
c. Guru Peminatan Bahasa :………................orang
2. KESIAPAN RUANG
Jumlah ruang kelas untuk kelas X : :…….……………Ruang
R1 Luas : …….......m2 :………………….Ruang
R2 Luas :……........m2 :………………….Ruang
R3 Luas :……........m2 :………………….Ruang
R4 …dst
C. JUMLAH PESERTA DIDIK YANG DITERIMA
JALUR SMA SMK

1. Zonasi

2. KETM dan ABK

3. Prestasi UN

65
4. Prestasi non UN

5. Perpindahan

6. UN

TOTAL

……………………,……………..2019

Kepala Sekolah ………………………

_______________________________

66
FORMULIR PENENTUAN SKOR TOTAL
PPDB JALUR PRESTASI DAN UJI PENENTUAN PROGRAM KEAKHLIAN

Format 11
A. JALUR PRESTASI (SMA/SMK)
1. Nama Calon Peserta Didik :……………………………………………………………
2. Asal Satuan pendidikan : ………………………………………………………………
3. No. Pendaftaran : …………………………………………………………………….…
4. Jenis Prestasi : …………………………………………………………………….……
5. Tingkat Kejuaraan : ……………………………………………………………………
6. Tingkat penyelenggaraan :……………………………………………………………..
URAIAN SKOR SKOR AKHIR
1. Skor sertifikat
2. Skor hasil uji kompetensi
SKOR TOTAL= (skor sertifikat)+(skor hasil uji
kompetensi)

B. UJI KOMPETENSI , TES KESEHATAN/UJI BUTA WARNA, TES MINAT DAN


BAKAT (SMK) :

HASIL UJI KOMPETENSI DATA PENGUJIAN


Tanggal Nama Tanda Tangan
LOLOS TIDAK LOLOS Pengujian Penguji Penguji

HASIL TES KESEHATAN/


UJI BUTA WARNA DATA PENGUJIAN
Tanggal Nama Tanda Tangan
LOLOS TIDAK LOLOS Pengujian Penguji Penguji

HASIL TES
MINAT DAN BAKAT DATA PENGUJIAN
Tanggal Nama Tanda Tangan
Pengujian Penguji Penguji
LOLOS TIDAK LOLOS
……………………….., ……………2019

Ketua Tim Penguji

___________________________

67
FORMAT VERIFIKASI DOKUMEN PERSYARATAN PPDB
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT TAHUN PELAJARAN 2019-2020
1. Nama Calon Peserta Didik :……………………………………………………………
2. Asal Satuan pendidikan : ……………………………………………………………..
3. No. Pendaftaran : …………………………………………………………………….…
4. Jalur : ………………………………………………………………………..………………
5. Zona :………………………………………………………………………(jalur Zonasi)
6. Jarak domisili ke sekolah tujuan : ………………………………………………………
DOKUMEN KELAYAKAN
NO. PERSYARATAN YA TIDAK

A. PERSYARATAN UMUM
1. Akta Kelahiran
2. Ijazah
3. Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN)
4. Kartu Keluarga
5. Kartu Tanda Penduduk orang tua,
6. Surat Kelakuan Baik
7. Surat Tanggung Jawab Mutlak orang tua
8. Pas photo 3 x 4 sebanyak 3 buah
B. PERSYARATAN KHUSUS
1. Kartu Penanggulangan Kemiskinan/Srt,Keterangan dari KS asal &
Pakta integritas *)
2. Surat keterangan kepala satuan pendidikan/instansi tempat orang
tua bertugas
3. Sertifikat Pendidik
4. SK Pembagian Tugas Mengajar/ membimbing/ membina
5. Surat hasil diagnosa berkebutuhan khusus
6. Sertifikat/piagam/piala/ medali prestasi
7.

………………….,………………2019

Panitia,

__________________________

68
FORMAT PENGADUAN PPDB
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT
TAHUN AJARAN 2019-2020

Format 13

1. Hari/Tanggal dan Jam laporan/pengaduan : …………………………………..


2. Nama pelapor :……………………………………….….…..……….…………………
3. Alamat : ……………………………………………………..……..……….…………….
4. No.Tlp/HP: ………………………………………………………………………………..
5. No. KTP : ……………………………………………………………..……..…………….
6. Instansi : ……………………………………………………………..……………………
7. Orang tua siswa/panitia PPDB dari*) :……………………………………………..
8. Masalah PPDB : ………………………………………………………..………………..
……………………………………………………………………………………………...
……………………………………………………………………………………………...
……………………………………………………………………………….……………..
…………………………………………………………………………………….………..
…………………………………………………………………………………….………..
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
9. Penerima Laporan Permasalahan : ………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
10. Tindak Lanjut Penyelesaian : ………………………………………………………
………………………………………………………………………………………...........
………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………..………..
……………………………………………………………………………………..………..
………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
……………………,……………2019

Pelapor, penerima laporan/pengaduan,

______________________ ____________________

69
PAKTA INTEGRITAS
PANITIA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
TKT. PROVINSI/ CABANG DINAS WILAYAH………/SMA/ SMK ………*)
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI JAWA BARAT
Format : 14

Yang bertanda tangan di bawah ini :

A. Nama Lengkap : ..........................................................................


B. Jabatan dalam kepanitiaan : ……………………………………………..
C. Unit Kerja : ……………………………………………………………………..
D. Alamat Unit Kerja : …………………………………………………………...
E. Alamat Rumah : ............................................................................
Kp/Jl.............................................................................................
RT.........RW........Kelurahan...........................................................
Kecamatan......................................................................................
Kabupaten/Kota............................................................................
F. Nomor Telephone/ Hand Phone : ..................................................

MENYATAKAN

1. Bahwa saya akan melaksanakan tugas kepanitiaan PPDB sesuai dengan


asas PPDB yaitu objektif, adil, tidak diskriminatif, transparan dan
akuntabel.
2. Tidak akan melakukan atau menerima pendaftaran selain waktu yang telah
ditetapkan dalam petunjuk teknis PPDB.
3. Tidak akan menginput data palsu calon peserta didik yang diperlukan
untuk pemenuhan dokumen yang dipersyaratkan.
4. Tidak akan mengubah pilihan satuan pendidikan yang menjadi pilihan
calon peserta didik setelah proses upload.
5. Tidak akan melakukan pungutan/menerima sejumlah uang/gratifikasi dari
orang tua calon peserta didik atau pihak lainnya, sebagai peruntukan
penerimaan calon peserta didik yang tidak memenuhi persyaratan/tidak
lolos seleksi.
6. Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan saya tersebut tidak ditepati,
maka saya bersedia dikenakan sanksi/ hukuman menurut ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan,
dan dibuat dengan sebenar-benarnya.
.........................., ....................2019

Yang membuat pernyataan,


Ttd
Bermaterai 6000

70
PAKTA INTEGRITAS TENTANG KETM

KEPALA SMP/MTS …………………………………………….

Format :15

Yang bertanda tangan di bawah ini :

1. Nama Lengkap : .......................................................................................


2. Jabatan: ………………………...………………………………………….……………..
3. Unit Kerja : ………………………..……………………………………………………..
4. Alamat Unit Kerja : …………..…………………………………………………………
5. Alamat Rumah : ........................................................................................
a. Kp/Jl.....................................................................................................
RT.........RW........Kelurahan...............................................................
b. Kecamatan...........................................................................................
c. Kabupaten/Kota..................................................................................
6. Nomor Telephone/ Hand Phone : ..............................................................

MENYATAKAN

4. Bahwa data yang saya berikan tentang calon peserta didik tidak mampu yang
akan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah adalah benar
berdasarkan data pada saat siswa menjadi siswa di sekolah kami dan dapat
dipertanggungjawabkan.
5. jika ditemukan ada manipulasi data, kami sebagai kepala sekolah siap
mendapat sanksi sesuai peraturan perundang-jundangan yang berlaku
Demikian surat pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan,
dan dibuat dengan sebenar-benarnya.

.........................., ....................2019

Yang membuat pernyataan,

Ttd

Bermaterai 6000

_____________________

71
LAMPIRAN III . PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU
PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS, SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN, SEKOLAH LUAR BIASA TAHUN PELAJARAN
2019-2020
NOMOR : 422.1/9121-Set.Disdik
TANGGAL : 29 April 2019

DAFTAR ZONA JAWA BARAT

1. KABUPATEN BOGOR

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA


CIBINONG SMAN 1 CIBINONG
CITEUREUP SMAN 2 CIBINONG
BABAKANMADANG SMAN 3 CIBINONG
A SUKARAJA SMAN 4 CIBINONG
BOGOR TIMUR SMAN 1 CITEUREUP
BOGOR UTARA SMAN 1 BABAKANMADANG
SMAN 1 SUKARAJA

GUNUNGSINDUR SMAN 1 GUNUNGSINDUR


RUMPIN SMAN 1 RUMPIN
PARUNG SMAN 1 PARUNG
CISEENG SMAN 1 CISEENG
B TAJURHALANG SMAN 1 TAJURHALANG
BOJONGGEDE SMAN 1 BOJONGGEDE
KEMANG
BOJONGSARI, DEPOK
SAWANGAN, DEPOK

JONGGOL SMAN 1 JONGGOL


SUKAMAKMUR SMAN 2 JONGGOL
C CARIU SMAN 1 SUKAMAKMUR
TANJUNGSARI SMAN 1 CARIU
SMAN 1 TANJUNGSARI

CILEUNGSI SMAN 1 CILEUNGSI


GUNUNGPUTRI SMAN 2 CILEUNGSI
D KLAPANUNGGAL SMAN 1 GUNUNGPUTRI
BANTARGEBANG, KAB. BEKASI SMAN 2 GUNUNGPUTRI
CIBUBUR, JAKARTA SMAN 1 KLAPANUNGGAL

JASINGA SMAN 1 JASINGA


E
72
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA
TENJO SMAN 1 TENJO
CIGUDEG SMAN 1 CIGUDEG
PARUNGPANJANG SMAN 1 PARUNGPANJANG
SUKAJAYA SMAN 1 SUKAJAYA
KAB. TANGGERANG, BANTEN

LEUWILIANG SMAN 1 LEUWILIANG


NANGGUNG SMAN 1 NANGGUNG
F LEUWISADENG SMAN 1 LEUWISADENG
CIBUNGBULANG SMAN 1 CIBUNGBULANG
PAMIJAHAN SMAN 1 PAMIJAHAN

DRAMAGA SMAN 1 DRAMAGA


CIAMPEA SMAN 1 CIAMPEA
TENJOLAYA SMAN 1 TENJOLAYA
G RANCABUNGUR SMAN 1 RANCABUNGUR
CIOMAS SMAN 1 CIOMAS
TAMANSARI SMAN 1 TAMANSARI
BOGOR BARAT

CIAWI SMAN 1 CIAWI


CISARUA SMAN 1 CISARUA
MEGAMENDUNG SMAN 1 MEGAMENDUNG
H CIGOMBONG SMAN 1 CIGOMBONG
CARINGIN SMAN 1 CARINGIN
CIJERUK SMAN 1 CIJERUK
CICURUG, KAB. SUKABUMI

2. KOTA BOGOR

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BOGOR TENGAH SMA NEGERI 1 BOGOR


BOGOR BARAT SMA NEGERI 2 BOGOR
BOGOR UTARA SMA NEGERI 3 BOGOR
BOGOR SELATAN SMA NEGERI 4 BOGOR
A BOGOR TIMUR SMA NEGERI 5 BOGOR
TANAH SAREAL SMA NEGERI 6 BOGOR
SMA NEGERI 7 BOGOR
BOJONG GEDE, KAB. BOGOR SMA NEGERI 8 BOGOR

73
KEMANG, KAB. BOGOR SMA NEGERI 9 BOGOR
DRAMAGA, KAB. BOGOR SMA NEGERI 10 BOGOR
CIOMAS, KAB. BOGOR
TAMANSARI, KAB. BOGOR
CIJERUK, KAB. BOGOR
CARINGIN, KAB. BOGOR
CIAWI, KAB. BOGOR
SUKARAJA, KAB. BOGOR

3. KOTA DEPOK

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CINERE SMA NEGERI 1 DEPOK


LIMO SMA NEGERI 2 DEPOK
BOJONGSARI SMA NEGERI 3 DEPOK
SAWANGAN SMA NEGERI 4 DEPOK
BEJI SMA NEGERI 5 DEPOK
PANCORAN MAS SMA NEGERI 5 DEPOK
CIPAYUNG SMA NEGERI 6 DEPOK
CIMANGGIS SMA NEGERI 7 DEPOK
SUKMA JAYA SMA NEGERI 8 DEPOK
CILODONG SMA NEGERI 9 DEPOK
A TAPOS SMA NEGERI 10 DEPOK
SMA NEGERI 11 DEPOK
GUNUNG SINDUR, KAB. BOGOR SMA NEGERI 12 DEPOK
PARUNG, KAB. BOGOR SMA NEGERI 13 DEPOK
TAJUR HALANG, KAB. BOGOR
BOJONG GEDE, KAB. BOGOR
CIBINONG, KAB. BOGOR
GUNUNG PUTRI, KAB. BOGOR
JATISAMPURNA, KOTA BEKASI

4. KABUPATEN BEKASI

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

TAMBUN SELATAN SMAN 1 TAMBUN SELATAN


SETU SMAN 2 TAMBUN SELATAN
TARUMAJAYA SMAN 3 TAMBUN SELATAN
A CIBITUNG SMAN 4 TAMBUN SELATAN
CIKARANG BARAT SMAN 5 TAMBUN SELATAN
CIKARANG UTARA SMAN 6 TAMBUN SELATAN

74
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIKARANG TIMUR SMAN 7 TAMBUN SELATAN


KARANGBAHAGIA SMAN 8 TAMBUN SELATAN
KEDUNGWARINGIN SMAN 9 TAMBUN SELATAN
CIKARANG PUSAT SMAN 1 SETU
CIKARANG SELATAN SMAN 2 SETU
SERANG BARU SMAN 1 BABELAN
CIBARUSAH SMAN 2 BABELAN
BOJONGMANGU SMAN 3 BABELAN
TAMBELANG SMAN 4 BABELAN
SUKAWANGI SMAN 1 TARUMAJAYA
SUKATANI SMAN 1 CIBITUNG
CABANGBUNGIN SMAN 2 CIBITUNG
MUARAGEMBONG SMAN 1 CIKARANG BARAT
SUKAKARYA SMAN 2 CIKARANG BARAT
PEBAYURAN SMAN 1 CIKARANG UTARA
TAMBUN UTARA SMAN 2 CIKARANG UTARA
BABELAN SMAN 3 CIKARANG UTARA
SMAN 1 CIKARANG TIMUR
BATUJAYA, KAB. KARAWANG SMAN 1 KARANGBAHAGIA
PAKISJAYA, KAB. KARAWANG SMAN 1 KEDUNGWARINGIN
TANJUNGPURA, KAB. KARAWANG SMAN 1 CIKARANG PUSAT
KARANGSARI, KAB. KARAWANG SMAN 2 CIKARANG PUSAT
CIBUCIL, KAB. KARAWANG SMAN 1 CIKARANG SELATAN
PASIR RANDU, KAB. KARAWANG SMAN 2 CIKARANG SELATAN
TUNGGAK JATI, KAB. KARAWANG SMAN 1 SERANG BARU
SUKAMAHI, KAB. KARAWANG SMAN 1 CIBARUSAH
SUKAMAJU, KAB. KARAWANG SMAN 1 BOJONGMANGU
RENGASDENGKLOK, KAB.
SMAN 1 TAMBELANG
KARAWANG
KARAWANG BARAT, KAB.
SMAN 1 SUKAWANGI
KARAWANG
CIMUNING, KOTA BEKASI SMAN 1 SUKATANI
MUSTIKA JAYA, KOTA BEKASI SMAN 2 SUKATANI
MUSTIKASARI, KOTA BEKASI SMAN 1 CABANGBUNGIN
DURENJAYA, KOTA BEKASI SMAN 1 MUARAGEMBONG
RAWALUMBU, KOTA BEKASI SMAN 1 SUKAKARYA
UJUNG HARAPAN, KOTA BEKASI SMAN 1 PEBAYURAN
PONDOK UNGU, KOTA BEKASI
HARAPAN INDAH, KOTA BEKASI
MEDAN SATRIA, KOTA BEKASI
MARGAHAYU, KOTA BEKASI
BEKASI TIMUR, KOTA BEKASI
BEKASI UTARA, KOTA BEKASI
CILEUNGSI, KOTA BEKASI

75
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

JONGGOL, KAB. BOGOR

5. KOTA BEKASI

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

PONDOK GEDE SMAN 1 BEKASI


PONDOK MELATI SMAN 2 BEKASI
JATI ASIH SMAN 3 BEKASI
JATI SAMPURNA SMAN 4 BEKASI
RAWA LUMBU SMAN 5 BEKASI
MUSTIKA JAYA SMAN 6 BEKASI
BANTAR GEBANG SMAN 7 BEKASI
BEKASI TIMUR SMAN 8 BEKASI
BEKASI SELATAN SMAN 9 BEKASI
BEKASI BARAT SMAN 10 BEKASI
BEKASI UTARA SMAN 11 BEKASI
MEDAN SATRIA SMAN 12 BEKASI
A
SMAN 13 BEKASI
GUNUNG PUTRI, KAB. BOGOR SMAN 14 BEKASI
CILEUNGSI, KAB. BOGOR SMAN 15 BEKASI
LEUWINANGGUNG, KEC. TAPOS,
SMAN 16 BEKASI
KAB. DEPOK
NAGRAK, KEC. GUNUNG PUTRI,
SMAN 17 BEKASI
KAB. BOGOR
BABELAN, KAB. BEKASI SMAN 18 BEKASI
TAMBUN SELATAN, KAB. BEKASI SMAN 19 BEKASI
SETU, KAB. BEKASI SMAN 20 BEKASI
TARUMAJAYA, KAB. BEKASI SMAN 21 BEKASI
SMAN 22 BEKASI

6. KABUPATEN PURWAKARTA
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA
BABAKAN CIKAO SMAN 1 BABAKAN CIKAO
BUNGURSARI SMAN 1 BUNGURSARI
CAMPAKA SMAN 1 CAMPAKA
CIBATU SMAN 1 CIBATU
A DARANGDAN SMAN 1 CIPEUNDEUY
JATILUHUR SMAN 1 DARANGDAN
MANIIS SMAN 1 JATILUHUR
PASAWAHAN SMAN 1 MANIIS

76
PLERED SMAN 1 PASAWAHAN
PURWAKARTA SMAN 1 PLERED
SUKASARI SMAN 1 PURWAKARTA
SUKATANI SMAN 1 SUKASARI
TEGALWARU SMAN 1 SUKATANI
WANAYASA SMAN 1 TEGALWARU
BOJONG SMAN 1 WANAYASA
KIARAPEDES SMAN 2 PURWAKARTA
PONDOKSALAM SMAN 2 SUKATANI
SMAN 3 PURWAKARTA
CIPEUNDEUY, KAB. SUBANG
PATOKBEUSI, KAB. SUBANG
SERANG PANJANG, KAB.
SUBANG
DARANGDAN, KAB. SUBANG
CIKALONG WETAN, KAB.
BANDUNG BARAT
CIKAMPEK, KAB. KARAWANG
SUKASARI, KAB. KARAWANG
LOJI, KAB. KARAWANG
CIPEUNDEUY, KAB. BANDUNG
BARAT
CIKALONG KULON, KAB.
CIANJUR

7. KABUPATEN SUBANG

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BINONG SMAN 1 BLANAKAN


BLANAKAN SMAN 1 CIASEM
CIASEM SMAN 1 CIPEUNDEUY
CIATER SMAN 1 COMPRENG
CIBOGO SMAN 1 JALANCAGAK
CIJAMBE SMAN 1 KALIJATI
CIKAUM SMAN 1 PABUARAN
CIPEUNDEUY SMAN 1 PAGADEN
A CIPUNAGARA SMAN 1 PAMANUKAN
CISALAK SMAN 1 PATOK BEUSI
COMPRENG SMAN 1 PURWADADI
DAWUAN SMAN 1 PUSAKA NAGARA
JALAN CAGAK SMAN 1 SERANG PANJANG
KALIJATI SMAN 1 SUBANG
KASOMALANG SMAN 1 TANJUNG SIANG
LEGON KULON SMAN 2 SUBANG
PABUARAN SMAN 3 SUBANG

77
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

PAGADEN SMAN 4 SUBANG


PAGADEN BARAT
PAMANUKAN
PATOK BEUSI
PURWADADI
PUSAKA JAYA
PUSAKA NAGARA
SAGALA HERANG
SERANG PANJANG
SUBANG
SUKASARI
TAMBAK DAHAN
TANJUNGSIANG

BUNGURSARI, KAB.
PURWAKARTA
CIBATU, KAB. PURWAKARTA
SERANGPANJANG, KAB.
PURWAKARTA
PUSAKANAGARA, KAB.
INDRAMAYU
CILAMAYA, KAB. KARAWANG

8. KABUPATEN KARAWANG

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BANYUSARI KARAWANG SMA NEGERI 1 KARAWANG


BATUJAYA KARAWANG SMA NEGERI 3 KARAWANG
CIAMPEL KARAWANG SMA NEGERI 4 KARAWANG
CIBUAYA KARAWANG SMA NEGERI 5 KARAWANG
CIKAMPEK KARAWANG SMA NEGERI 6 KARAWANG
CILAMAYA KULON KARAWANG SMAN 1 BANYUSARI KARAWANG
CILAMAYA WETAN KARAWANG SMAN 1 BATUJAYA KARAWANG
A JATISARI KARAWANG SMAN 1 CIAMPEL KARAWANG
JAYAKERTA KARAWANG SMAN 1 CIBUAYA KARAWANG
KARAWANG BARAT SMAN 1 CIKAMPEK KARAWANG
KARAWANG TIMUR SMAN 1 CILAMAYA KARAWANG
KLARI KARAWANG SMAN 1 JATISARI KARAWANG
KUTAPOHACI KARAWANG SMAN 1 KLARI KARAWANG
LEMAHABANG KARAWANG SMAN 1 MAJALAYA KARAWANG
MAJALAYA KARAWANG SMAN 1 PEDES KARAWANG

78
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

SMAN 1 RENGASDENGKLOK
PANGKALAN KARAWANG KARAWANG
PEDES KARAWANG SMAN 1 TEGALSARI KARAWANG
SMAN 1 TELUKJAMBE BARAT
PURWASARI KARAWANG KARAWANG
SMAN 1 TELUKJAMBE TIMUR
RAWAMERTA KARAWANG KARAWANG
RENGASDENGKLOK KARAWANG SMAN 2 CIKAMPEK KARAWANG
TANJUNG PURA SMAN 2 KARAWANG
TEGALSARI KARAWANG SMAN 2 KLARI KARAWANG
SMAN 2 TELUKJAMBE TIMUR
TEGALWARU KARAWANG KARAWANG
TELUKJAMBE BARAT KARAWANG SMAN 3 CIKAMPEK KARAWANG
SMAN ANWARUL HIDAYAH
TELUKJAMBE TIMUR KARAWANG KARAWANG
SMAN BELANAKAN
TIRTAJAYA KARAWANG RAWAMENENG SUBANG
SMAN LEMAHABANG
TIRTAMULYA KARAWANG KARAWANG
SMAN PANGKALAN KARAWANG
BATUJAYA, KAB. BEKASI SMAN RAWAMERTA KARAWANG
PAKISJAYA, KAB. BEKASI SMAN TEGALWARU KARAWANG
CIBARUSAH, KAB. BEKASI SMAN TEMPURAN KARAWANG
PEBAYURAN, KAB. BEKASI SMAN TIRTAJAYA KARAWANG
KEDUNGWARINGIN, KAB. BEKASI
CILAMAYA, KAB. SUBANG
CIASEM, KAB. SUBANG
BLANAKAN, KAB. SUBANG
JATISARI, KAB. SUBANG
PATOKBEUSI, KAB. SUBANG
CARIU, KAB. BOGOR

9. KABUPATEN SUKABUMI

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CISOLOK SMAN 1 CISOLOK


A
CIKAKAK SMAN 1 CIKAKAK
PELABUHAN RATU SMAN 1 PELABUHANRATU
SIMPENAN SMAN 1 SIMPENAN
BANTARGADUNG SMAN 1 WARUNGKIARA
WARUNGKIARA
CILOGRANG, KAB. LEBAK
BANTEN

79
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIBEBER, KAB. LEBAK BANTEN

KABANDUNGAN SMAN 1 KABANDUNGAN


KALAPANUNGGAL SMAN 1 PARAKANSALAK
PARAKANSALAK SMAN 1 CIDAHU
BOJONGGENTENG SMAN 1 PARUNGKUDA
B CIDAHU SMAN 1 CICURUG
PARUNGKUDA
CIAMBAR
CICURUG, KAB. BOGOR

CIKIDANG SMAN 1 CIKIDANG


CIBADAK SMAN 1 CIBADAK
CICANTAYAN SMAN 1 CIKEMBAR
C CIKEMBAR SMAN 1 NAGRAK
NAGRAK
CARINGIN, KAB. BOGOR

GUNUNG GURUH SMAN 1 CISAAT


CISAAT SMAN 1 SUKARAJA
KADUDAMPIT SMAN 1 CIREUNGHAS
SUKABUMI
SUKARAJA
D SUKALARANG
CIREUNGHAS
KEBONPEDES
GEGERBITUN
CIBEUREUM, KOTA SUKABUMI

NYALINDUNG SMAN 1 NYALINDUNG


PURABAYA SMAN 1 JAMPANGTENGAH
JAMPANG TENGAH SMAN 1 LENGKONG
LENGKONG SMAN 1 SAGARANTEN
E PABUARAN
SAGARANTEN
CURUGKEMBAR
CIDADAP
CIDOLOG

TEGALBULEUD SMAN 1 KALIBUNDER


F
80
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KALIBUNDER SMAN 1 SURADE


CIBITUNG SMAN 1 CIRACAP
SURADE SMAN 1 CIEMAS
CIRACAP SMAN 1 JAMPANGKULON
CIEMAS
WALURAN
CIMANGGU
JAMPANGKULON

10. KOTA SUKABUMI

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KOTA SUKABUMI SMA NEGERI 1 KOTA SUKABUMI


KEC. SUKABUMI, KAB.
SUKABUMI SMA NEGERI 2 KOTA SUKABUMI
KEC. CISAAT, KAB. SUKABUMI SMA NEGERI 3 KOTA SUKABUMI
KEC. SUKARAJA, KAB. SUKABUMI SMA NEGERI 4 KOTA SUKABUMI
KEC. KADUDAMPIT, KAB.
SUKABUMI SMA NEGERI 5 KOTA SUKABUMI
A KEC. KEBON PEDES, KAB.
SUKABUMI
KEC. GEGERBITUNG, KAB.
SUKABUMI
KEC. NYALINDUNG, KAB.
SUKABUMI
KEC. GUNUNG GURUH, KAB.
SUKABUMI

11. KABUPATEN CIANJUR

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

AGRABINTA SMAN 1 CIBINONG


A
CIBINONG SMAN 2 CIBINONG
CIDAUN SMAN 1 KADUPANDAK
CIJATI SMAN 1 PAGELARAN
CIKADU SMAN 1 PASIRKUDA
KADUPANDAK SMAN 1 SINDANGBARANG
NARINGGUL
PAGELARAN
PASIRKUDA
SINDANGBARANG
TAKOKAK

81
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

TANGGEUNG
LELES

CAMPAKA SMAN 1 CIANJUR


CAMPAKA MULYA SMAN 2 CIANJUR
CIANJUR SMAN 1 CIBEBER
CIBEBER SMAN 1 CILAKU
CILAKU SMAN 1 WARUNGKONDANG
CIPANAS SMAN 1 PACET
B CIRANJANG SMAN 1 SUKANAGARA
GEKBRONG SMAN 1 SUKARESMI
PACET
SUKANAGARA
SUKARESMI
WARUNGKONDANG
CUGENANG

BOJONGPICUNG SMAN 1 CIRANJANG


CIKALONG KULON SMKN 1 HAURWANGI
CIRANJANG SMAN 1 KARANGTENGAH
C HAURWANGI SMAN 1 MANDE
KARANGTENGAH
MANDE
SUKALUYU

12. KABUPATEN BANDUNG BARAT

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BATUJAJAR SMAN 1 LEMBANG


CIHAMPELAS SMAN 2 LEMBANG
CIKALONGWETAN SMAN 1 PARONGPONG
CILILIN SMAN 1 CISARUA
CIPATAT
CIPEUNDEUY
A CIPONGKOR
CISARUA
GUNUNGHALU
LEMBANG
NGAMPRAH
PADALARANG

82
PARONGPONG
RONGGA
SAGULING
SINDANGKERTA
CIDADAP, KOTA BANDUNG
CIBEUNYING KALER, KOTA
BANDUNG
SUKASARI, KOTA BANDUNG
CIMAHI UTARA, KOTA CIMAHI
CIMAHI SELATAN, KOTA CIMAHI
JALAN CAGAK, KAB. SUBANG
CIATER, KAB. SUBANG
MARGAASIH, KAB. BANDUNG
KUTA WARINGIN, KAB. BANDUNG
HAUR WANGI, KAB. CIANJUR
CIKALONG KULON, KAB.
CIANJUR
CAMPAKA MULYA, KAB. CIANJUR
DARANGDAN, KAB. PURWAKARTA
MANIIS, KAB. PURWAKARTA

13. KOTA CIMAHI

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIMAHI TENGAH SMAN 1 CIMAHI


CIMAHI UTARA SMAN 2 CIMAHI
CIMAHI SELATAN SMAN 3 CIMAHI
A SMAN 4 CIMAHI
SMAN 5 CIMAHI
SMAN 6 CIMAHI

14. KOTA BANDUNG

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

SUKASARI SMAN 1 BANDUNG


SUKAJADI SMAN 2 BANDUNG
CICENDO SMAN 3 BANDUNG
ANDIR SMAN 4 BANDUNG
A CIDADAP
ASTANA ANYAR,
SMAN
SMAN
5
6
BANDUNG
BANDUNG
COBLONG, SMAN 7 BANDUNG
SUMUR BANDUNG SMAN 8 BANDUNG
CIBEUNYING KALER SMAN 9 BANDUNG

83
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIBEUNYING KIDUL SMAN 10 BANDUNG


BANDUNG WETAN SMAN 11 BANDUNG
KIARA CONDONG SMAN 12 BANDUNG
BATU NUNGGAL SMAN 13 BANDUNG
ARCAMANIK SMAN 14 BANDUNG
ANTAPANI SMAN 15 BANDUNG
CINAMBO SMAN 16 BANDUNG
MANDALAJATI SMAN 17 BANDUNG
UJUNG BERUNG SMAN 18 BANDUNG
CIBIRU SMAN 19 BANDUNG
PANYILEUKAN SMAN 20 BANDUNG
LENGKONG SMAN 21 BANDUNG
BUAH BATU SMAN 22 BANDUNG
RANCASARI SMAN 23 BANDUNG
BANDUNG KIDUL SMAN 24 BANDUNG
GEDE BAGE SMAN 25 BANDUNG
REGOL SMAN 26 BANDUNG
BOJONGLOA KIDUL SMAN 27 BANDUNG
BOJONGLOA KALER
BABAKAN CIPARAY
BANDUNG KULON

LEMBANG, KAB. BANDUNG


BARAT
CIMAHI UTARA, KAB. BANDUNG
BARAT
CIMAHI SELATAN, KOTA CIMAHI
PARONGPONG, KAB. BANDUNG
BARAT
CIMENYAN, KAB. BANDUNG
CILENGKRANG, KAB. BANDUNG
CILEUNYI, KAB. BANDUNG
BOJONG SOANG, KAB.
BANDUNG
BALEENDAH, KAB. BANDUNG
DAYEUHKOLOT, KAB. BANDUNG
MARGAHAYU, KAB. BANDUNG

15. KABUPATEN BANDUNG

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. CIWIDEY SMAN 1 CIWIDEY


A
84
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. KATAPANG SMAN 1 KATAPANG


KEC. SOREANG SMAN 1 SOREANG
KEC. RANCABALI
KEC. PASIRJAMBU
KEC. KUTAWARINGIN
KEC. CANGKUANG
KEC. PAMEUNGPEUK
KEC. BALEENDAH

KEC. MARGAASIH SMAN 1 MARGAASIH


KEC. MARGAHAYU SMAN 1 MARGAHAYU
KEC. KUTAWARINGIN
KEC. KATAPANG
DESA RANCAMANYAR, KEC.
B BALEENDAH
DESA CANGKUAN KULON, KEC.
DAYEUHKOLOT
BANDUNG KULON, KOTA
BANDUNG
BABAKAN CIPARAY, KOTA
BANDUNG

KEC. BALEENDAH SMAN 1 BALEENDAH


KEC. DAYEUHKOLOT SMAN 1 DAYEUHKOLOT
KEC. BOJONGSOANG SMAN 1 BOJONGSOANG
KEC. PAMEUNGPEUK
C KEC. CIPARAY
GEDEBAGE, KOTA BANDUNG
RANCASARI, KOTA BANDUNG
BANDUNG KIDUL, KOTA
BANDUNG

KEC. BANJARAN SMAN 1 BANJARAN


KEC. PANGALENGAN SMAN 1 PANGALENGAN
KEC. CIMAUNG
KEC. ARJASARI
D KEC. PAMEUNGPEUK
KEC. CANGKUANG
KEC. KERTASARI
TALEGONG, KAB. GARUT
CISEWU, KAB. GARUT

85
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. KERTASARI SMAN 1 KERTASARI


KEC. CIPARAY SMAN 1 CIPARAY
KEC. PACET
DESA JELEKONG, KEC.
E BALEENDAH
DESA BIRU, KEC. MAJALAYA
DESA PADAULUN, KEC.
MAJALAYA

KEC. SOLOKANJERUK SMAN 1 MAJALAYA


KEC. MAJALAYA SMAN 2 MAJALAYA
KEC. CIKANCUNG SMAN 1 CIKANCUNG
KEC. PASEH
F KEC. IBUN
KEC. PACET
DESA SUKAMANAH, KEC.
RANCAEKEK

KEC. RANCAEKEK SMAN 1 RANCAEKEK


KEC. CILEUNYI SMAN 1 CILEUNYI
KEC. CILENGKRANG
KEC. CIMENYAN
KEC. PANYILEUKAN, KOTA
BANDUNG
G KEC. CIBIRU, KOTA BANDUNG
DESA LANGENSARI, KEC.
SOLOKAN JERUK
KEC. JATINANGOR, KAB.
SUMEDANG
KEC. CIKERUH, KAB. SUMEDANG

KEC. CICALENGKA SMAN 1 CICALENGKA


KEC. NAGREG SMAN 1 NAGREG
KEC. CIKANCUNG
KEC. RANCAEKEK
H KEC. CIKERUH
KEC. CIMANGGUNG
KEC. LIMBANGAN
KEC. KADUNGORA

86
16. KABUPATEN SUMEDANG

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

SUMEDANG SELATAN SMAN 1 SUMEDANG


SUMEDANG UTARA SMAN 2 SUMEDANG
CIMALAKA SMAN 3 SUMEDANG
JATINANGOR SMAN 1 CIMALAKA
TANJUNGSARI SMAN 2 CIMALAKA
CIMANGGUNG SMAN JATINANGOR
CONGGEANG SMAN TANJUNGSARI
SITURAJA SMAN CIMANGGUNG
DARMARAJA SMAN CONGGEANG
JATINUNGGAL SMAN SITURAJA
TANJUNGKERTA SMAN DARMARAJA
RANCAKALONG SMAN JATINUNGGAL
TOMO SMAN TANJUNGKERTA
PAMULIHAN SMAN RANCAKALONG
GENEAS SMAN TOMO
CISARUA
PASEH
A CISITU
BUAHDUA
SUKASARI
JATIGEDE
CIBUGEL
WADO
SURIAN
TANJUNGMEDAR

CILEUNYI, KAB. BANDUNG


RANCAEKEK, KAB. BANDUNG
CICALENGKA, KAB. BANDUNG
KADIPATEN, KAB. MAJALENGKA
KERTAJATI, KAB. MAJALENGKA
CIKEDUNG, KAB. INDRAMAYU
TRISI, KAB. INDRAMAYU
TANJUNGSIANG, KAB. SUBANG

87
17. KABUPATEN INDRAMAYU

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

SUKRA SMAN 1 BONGAS


A
PATROL SMAN 1 KROYA
ANJATAN SMA NEGERI 1 SUKRA
BONGAS SMAN 1 ANJATAN
HAURGEULIS SMAN 1 GANTAR
GANTAR
KROYA
KEC. PUSAKANAGARA, KAB.
SUBANG
KEC. BUAHDUA, KAB.
SUMEDANG

TERISI SMAN 1 TERISI


CIKEDUNG SMAN 1 LELEA
LELEA
B LOSARANG
DESA JANGGA
DESA PEGAGAN

CANTIGI SMAN 1 CANTIGI


SINDANG SMAN 1 SINDANG
PASEKAN SMAN 2 INDRAMAYU
ARAHAN SMAN 1 LOHBENER
LOHBENER SMAN 1 INDRAMAYU
INDRAMAYU
BALONGAN
JATIBARANG
C DESA LOBENER
DESA KERASAK
DESA JATISAWIT
WIDASARI
DESA KASMARAN
DESA LEUWIGEDE
DESA UJUNGPONDOKJAYA

KANDANGHAUR SMAN 1 KANDANGHAUR


LOSARANG SMAN 1 LOSARANG
D GABUSWETAN SMAN1 GABUSWETAN
PATROL

88
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

DESA LEGOK, KEC. LOHBENER


DESA PATROL

WIDASARI SMAN 1 SUKAGUMIWANG


DESA BANGKALOA ILIR SMAN 1 TUKDANA
DESA BUNDER
DESA KALENSARI
E TUKDANA
BANGODUA
SUKAGUMIWANG
KERTASEMAYA

WIDASARI SMAN 1 SLIYEG


SLIYEG SMAN 1 JATIBARANG
JATIBARANG SMAN 1 KEDOKANBUNDER
F KEDOKANBUNDER
KERTASEMAYA
KELURAHAN/DESA KLIWED

JUNTINYUAT SMAN 1 JUNTINYUAT


KARANGAMPEL SMAN 1 KRANGKENG
KRANGKENG
G KEC. KAPETAKAN, KAB. CIREBON
KEC. SURANENGGALA KAB.
CIREBON

18. KABUPATEN MAJALENGKA

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

JATITUJUH SMAN 1 JATITUJUH


A
KERTAJATI SMAN 1 LIGUNG
LIGUNG SMAN 1 SUMBERJAYA
SUMBERJAYA

KADIPATEN SMAN 1 KADIPATEN


DAWUAN SMAN 1 JATIWANGI
B KASOKANDEL SMAN 1 KASOKANDEL
JATIWANGI

89
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KERTAJATI

LIGUNG
PALASAH

LEUWIMUNDING SMAN 1 LEUWIMUNDING


PALASAH SMAN 1 RAJAGALUH
RAJAGALUH SMAN 1 SINDANGWANGI
SINDANGWANGI SMAN 1 SUKAHAJI
SINDANG
SUKAHAJI
C SUMBERJAYA

JATIWANGI
CIGASONG
KEC. DUKUPUNTANG, KAB.
CIREBON
KEC. PALIMANAN, KAB. CIREBON
MAJALENGKA SMAN 1 MAJALENGKA
CIGASONG SMAN 2 MAJALENGKA
D PANYINGKIRAN
KASOKANDEL

MAJA SMAN 1 MAJA


ARGAPURA
E BANJARAN
SUKAHAJI

TALAGA SMAN 1 TALAGA


CIKIJING SMAN 1 CIKIJING
CINGAMBUL
BANJARAN
F BANTARUJEG

MALAUSMA

BANTARUJEG SMAN 1 BANTARUJEG


LEMAHSUGIH
MALAUSMA
G

90
19. KABUPATEN KUNINGAN

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

SUBANG SMA NEGERI 1 SUBANG


DARMA SMA NEGERI 1 DARMA
KADUGEDE SMA NEGERI 1 KADUGEDE
CILEBAK SMA NEGERI 1 KUNINGAN
NUSAHERANG SMA NEGERI 2 KUNINGAN
A SELAJAMBE SMA NEGERI 3 KUNINGAN
KUNINGAN SMA NEGERI 1 CIGUGUR
CIGUGUR
SINDAGAGUNG
KRAMATMULYA
MELEBER

CILIMUS SMA NEGERI 1 CILIMUS


JALAKSANA SMA NEGERI 1 JALAKSANA
CIGANDAMEKAR SMA NEGERI 1 PASAWAHAN
JAPARA SMA NEGERI 1 MANDIRANCAN
B PASAWAHAN
MANDIRANCAN
PANCALANG
PANGENAN

GARAWANGI SMA NEGERI 1 GARAWANGI


CINIRU SMA NEGERI 1 CINIRU
HANTARA SMA NEGERI 1 CIAWIGEBANG
C CIAWIGEBANG SMA NEGERI 1 LEBAKWANGI
CIPICUNG
LEBAKWANGI
KALIMANGGIS

LURAGUNG SMA NEGERI 1 LURAGUNG


CIWARU SMA NEGERI 1 CIWARU
KARANGKANCANA SMA NEGERI 1 CIDAHU
CIMAHI SMA NEGERI 1 CIBINGBIN
CIDAHU
D CIBINGBIN
CIBEUREUM
BANJARHARJO, KAB. BREBES,
JAWA TENGAH

91
20. KABUPATEN CIREBON

ZONASI KECAMATAN DAFTAR SMA

LOSARI SMAN 1 LOSARI


CILEDUG SMAN 1 CILEDUG
WALED SMAN 1 WALED
BABAKAN SMAN 1 BABAKAN
PABEDILAN SMAN 1 PABEDILAN
A PANGENAN
PASALEMAN
PABUARAN
GEBANG
KAB. BREBES, PROVINSI JAWA
TENGAH

LEMAHABANG SMAN 1 LEMAHABANG


SEDONG SMAN 1 KARANGWARENG
SUSUKAN LEBAK SMAN 1 ASTANAJAPURA
B KARANGWARENG
ASTANAJAPURA
MUNDU
KARANGSEMBUNG

SUMBER SMAN 1 SUMBER


TALUN SMAN 1 DUKUPUNTANG
DUKUPUNTANG SMAN 1 BEBER
DEPOK
BEBER
C GREGED
KECAMATAN SINDANGWANGI,
KAB.
MAJALENGKA

KAPETAKAN SMAN 1 KAPETAKAN


SUSUKAN SMAN 1 SUSUKAN
GEGESIK SMAN 1 GEGESIK
ARJAWINANGUN SMAN 1 ARJAWINANGUN
D KALIWEDI SMAN 1 KALIWEDI
PANGURANGAN
KECAMATAN KRANGKENG, KAB.
INDRAMAYU

PALIMANAN SMAN 1 PALIMANAN


E
92
ZONASI KECAMATAN DAFTAR SMA

GEMPOL SMAN 1 CIWARINGIN


CIWARINGIN
KECAMATAN JATIWANGI, KAB.
MAJALENGKA

JAMBLANG SMAN 1 JAMBLANG


PLUMBON SMAN 1 PLUMBON
PLERED SMAN 1 SURANENGGALA
KLANGENAN
SURANENGGALA
F WERU
GUNUNG JATI
TENGAHTANI
KEDAWUNG

21. KOTA CIREBON

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

A KEJAKSAAN SMAN 1 CIREBON


PEKALIPAN SMAN 2 CIREBON
KESAMBI SMAN 6 CIREBON
KEDAWUNG
TENGAH TANI
PLERED
WERU
GUNUNG JATI
SURANEGGALA

KESAMBI SMAN 4 CIREBON


HARJAMUKTI SMAN 5 CIREBON
TALUN SMAN 7 CIREBON
SUMBER
B KEDAWUNG
PLERED
TENGAH TANI
WERU
HARJAMUKTI SMAN 3 CIREBON
C LEMAHWUNGKUK SMAN 8 CIREBON

93
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KESAMBI SMAN 9 CIREBON


MUNDU
ASTANAJAPURA
LEMAHABANG

22. KABUPATEN GARUT

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

TARAGONG KALER SMAN 1


BANYURESMI SMAN 6
KARANGPAWITAN SMAN 8
GARUT KOTA SMAN 11
A CILAWU SMAN 15
SAMARANG SMAN 17
TAROGONG KIDUL SMAN 18
SALAWU, KAB TASIKMALAYA SMAN 25

KADUNGORA SMAN 2 GARUT


LEUWIGOONG SMAN 10 GARUT
B LELES
CIBIUK

SALAAWI SMAN 9 GARUT


KERSAMANAH SMAN 13 GARUT
CIBUGEL KAB. SUMEDANG
C CIAWI KAB. TASIKMALAYA
LIMBANGAN
MALANGBONG

SUKAWENING SMAN 3 GARUT


KARANGTENGAH SMAN 14 GARUT
CIBATU SMAN 26 GARUT
D PANGATIKAN
WANARAJA
SUCINARAJA

CISURUPAN SMAN 4 GARUT


E CIGEDUG SMAN 16 GARUT

94
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIKAJANG SMAN 24 GARUT


BAYONGBONG SMAN 19 GARUT

SINGAJAYA SMAN 32 GARUT


F BANJARWANGI SMAN 20 GARUT
PEUNDEUY

CIKELET SMAN 5 GARUT


CISOMPET SMAN 22 GARUT
G PAMEUNGPEUK SMAN 27 GARUT
CIBALONG SMAN 31 GARUT
CIHURIP SMAN 30 GARUT

PAKENJENG SMAN 7 GARUT


H PAMULIHAN SMAN 23 GARUT
BUNGBULANG

MEKARMUTI SMAN 28 GARUT


CARINGIN SMAN 29 GARUT
I SINARJAYA, BUNGBULANG
TEGALLEGA, BUNGBULANG

CISEWU SMAN 12 GARUT


J TALEGONG SMAN 21 GARUT

23. KOTA TASIKMALAYA

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BUNGURSARI SMA NEGERI 1 TASIKMALAYA


CIBEUREUM SMA NEGERI 2 TASIKMALAYA
CIHAURBEUTI, KAB. CIAMIS SMA NEGERI 3 TASIKMALAYA
CIHIDEUNG SMA NEGERI 4 TASIKMALAYA
CIPEDES SMA NEGERI 5 TASIKMALAYA
A INDIHIANG SMA NEGERI 6 TASIKMALAYA
JATIWARAS, KAB. TASIKMALAYA SMA NEGERI 7 TASIKMALAYA
KAWALU SMA NEGERI 8 TASIKMALAYA
MANGKUBUMI SMA NEGERI 9 TASIKMALAYA
MANONJAYA, KAB. TASIKMALAYA SMA NEGERI 10 TASIKMALAYA

95
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

PURBARATU
SINGAPARNA, KAB. TASIKMALAYA
SUKARAJA, KAB. TASIKMALAYA
TAMANSARI
TAWANG
SUKARAJA, KAB. CIAMIS
SUKAMULYA, KAB. CIAMIS

24. KABUPATEN TASIKMALAYA

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

CIAWI SMAN 1 CIAWI


KADIPATEN SMAN 1 JAMANIS
PAGERAGEUNG SMAN 1 CISAYONG
SUKARESIK
A JAMANIS
SUKAHENING
RAJAPOLAH
CISAYONG

CIGALONTANG SMAN 1CIGALONTANG


B SARIWANGI SMAN 1 SARIWANGI
LEUWISARI

SINGAPARNA SMAN 1 SINGAPARNA


PADAKEMBANG SMAN 2 SINGAPARNA
SUKARATU
C SALAWU
MANGUNREJA
SUKARAME
TANJUNG JAYA

MANONJAYA SMAN 1MANONJAYA


GUNUNGTANJUNG SMAN 1 CINEAM
D CINEAM
KARANGJAYA

TARAJU SMAN 1 TARAJU


E PUSPAHIANG SMAN 1 SODONGHILIR

96
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

BOJONGGAMBIR
SODONGHILIR
PARUNGPONTENG

JATIWARAS SMAN 1 JATIWARAS


SUKARAJA SMAN 1 SALOPA
SALOPA SMAN 1 CIKATOMAS
F CIKATOMAS SMAN 1 CIKALONG
CIKALONG
PANCATENGAH

BANTARKALONG SMAN 1 BANTARKALONG


BOJONG ASIH SMAN 1 KARANGNUNGGAL
CULAMEGA SMAN 1 CIPATUJAH
G CIBALONG
KARANGNUNGGAL
CIPATUJAH

25. KABUPATEN CIAMIS

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. RAJADESA SMAN 1 CIHAURBEUTI


KEC. CIHAURBEUTI SMAN 1 KAWALI
KEC. KAWALI SMAN 1 LUMBUNG
KEC. LUMBUNG SMAN 1 PANAWANGAN
KEC. PANAWANGAN SMAN 1 SUKADANA
KEC. SUKADANA SMAN 1 RANCAH
KEC. RANCAH
KEC. CIPAKU
KEC. PANAWANGAN
A KEC. RAJADESA
KEC. PANAWANGAN, DESA
GARDUJAYA
KEC. TAMBAKSARI
KEC. PANUMBANGAN
KEC. PANJALU
KEC. JATINAGARA
KEC. SUKAMANTRI
KEC. BAREGBEG

97
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. CIAMIS
KEC. CIKONENG
KEC. SINDANGKASIH
KEC. CIKIJING, KAB.
MAJALENGKA
KEC. CINGAMBUL, KAB.
MAJALENGKA

KEC. SINDANGKASIH SMAN 1 SINDANGKASIH


KEC. BAREGBEG SMAN 1 BAREGBEG
KEC. CIAMIS SMAN 1 CIAMIS
KEC. CIAMIS SMAN 2 CIAMIS
KEC. CIAMIS SMAN 3 CIAMIS
KEC. CIAMIS
KEC. CIKONENG
KEC. CIJEUNGJING
B KEC. CIJEUNGJING
KEC. SADANANYA
KEC. CIJEUNGJING
KEC. KAWALI
KEC. CIPAKU
KEC. SUKADANA
KEC. CISAGA
KEC. CIPEDES, KOTA
TASIKMALAYA

KEC. BANJARSARI SMAN 1 BANJARSARI


KEC. CIMARAGAS SMAN 1 CIMARAGAS
KEC. CISAGA SMAN 1 CISAGA
KEC. LAKBOK SMAN 1 LAKBOK
KEC. PAMARICAN SMAN 1 PAMARICAN
KEC. BANJARSARI SMAN 2 BANJARSARI
KEC. BANJARSARI
C KEC. BANJARSARI
KEC. BANJARANYAR
KEC. PURWADADI
KEC. CIDOLOG
KEC. BANJAR, KOTA BANJAR
KEC. PATARUMAN, KOTA
BANJAR
KEC. PURWAHARJA, KOTA
BANJAR

98
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. LANGENSARI, KOTA


BANJAR
KEC. LANGKAPLANCAR, KAB.
PANGANDARAN
KEC. MANGUNJAYA, KAB.
PANGANDARAN
KEC. PADAHERANG, KAB.
PANGANDARAN
KEC. KALIPUCANG, KAB.
PANGANDARAN

26. KOTA BANJAR

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. BANJAR SMAN 1 BANJAR


KEC. LANGENSARI SMAN 2 BANJAR
KEC. PATARUMAN SMAN 3 BANJAR
KEC. PURWAHARJA
KEC. LAKBOK, KAB. CIAMIS
KEC. PURWADADI, KAB. CIAMIS
A KEC. BANJARSARI, KAB. CIAMIS
KEC. PAMARICAN, KAB. CIAMIS
KEC. CIMARAGAS, KAB. CIAMIS
KEC. CISAGA, KAB. CIAMIS
KAB. CILACAP, JAWA TENGAH

27. KABUPATEN PANGANDARAN

ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA

KEC. MANGUNJAYA SMAN 1 MANGUNJAYA


KEC. PADAHERANG
KEC. KALIPUCANG, KAB.
A PANGANDARAN
KEC. BANJARSARI, KAB. CIAMIS
KEC. PURWADADI, KAB. CIAMIS
KAB. CILACAP, JAWA TENGAH

KEC. PANGANDARAN SMAN 1 PANGANDARAN


B KEC. PANGANDARAN

99
ZONA KECAMATAN DAFTAR SMA
KEC. SIDAMULIH
KEC. KALIPUCANG
KEC. PARIGI
KAB. CILACAP, JAWA TENGAH

KEC. PARIGI SMAN 1 PARIGI


KEC. CIJULANG
KEC. CIMERAK
KEC. CIGUGUR
C KEC. SIDAMULIH
KEC. PANGANDARAN
KEC. LANGKAPLANCAR
KEC. CIKALONG, KAB.
TASIKMALAYA

KEC. LANGKAPLANCAR SMAN 1 LANGKAPLANCAR


DESA. CITALAHAB, KAB.
TASIKMALAYA
D KEC. CIGUGUR
DESA. BANJARANYAR, KAB.
CIAMIS

100