Anda di halaman 1dari 4

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

MENIMBANG BERAT BADAN

Suatu tindakan pada pasien untuk mengukur berat badan


Pengertian
dengan menggunakan alat pengukur timbangan badan.
1. Untuk mengetahui Berat Badan sesuai dengan umur
Tujuan 2. Untuk mengetahui perkembangan berat badan pasien
3. Membantu menentukan program pengobatan, diet dll.
Indikasi Pasien dengan status kurang gizi
Kontraindikasi Tidak ada
1. Data biografi
Pengkajian
2. Status gizi
1. Timbangan dalam keadaan baik/tidak rusak, Scala
Persiapan Alat dicocokkan
2. Alat tulis/catatan
Persiapan 1. Ruangan terang dan aman, nyaman
lingkungan 2. Nyalakan lampu dan tutup pintu /jendela

1. Beritahu pasien/keluarga dilakuan tindakan: tujuan,


Persiapan Klien tempat, waktu, prosedur.
1. Mencuci tangan
2. Memastikan timbangan badan berfungsi dengan baik
dengan baik cara mengatur petujuk angka tepat diangka
Langkah-langkah “nol” dengan cara menggunakan tangan dominan
memutar atau menggeser pengatur timbangan.
3. Membaca berat badan
4. Mencatat hasilnya
1. Mencatat pada kartu status atau buku

RUMUS BROSCA
1. Rumus laki laki
Dokumentasi
BBI (kg) = {[TB (cm) -100}-{TB (cm)-100] × 10%}
2. Rumus perempuan
BBI (kg) = {TB(cm)- 100} – {[TB (cm) -100]× 15%}

1. Memberitahu pasien/keluarga tindakan sudah selesai


2. Merapikan pasien dan membuka pintu/jendela serta
mematikan lampu
Evaluasi 3. Mengembalikan alat-alat ketempat semula
4. Memasukkan dokumentasi kedalam lyst / catatan
perawat
5. Mencuci tangan
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DIRGAHAYU
SAMARINDA

Jenis Keterampilan : Menimbang BB


Nama Mahasiswa : ____________________________

N NILAI 60 – 100 Ket


KOMPONEN
O
60 70 80 90 100
1 Persiapan alat :
a. Timbangan dalam keadaan baik/tidak
rusak, skala dicocokkan
b. Alat tulis/catatan
2 Langkah-langkah :
a. Cuci tangan
b. Pastikan timbangan badan berfungsi
dengan baik dengan cara mengatur
petunjuk angka tepat diangka nol,
dengan cara mengunakan tangan
dominan memutar atau mengeser
pengatur timbangan.
c. Membaca berat badan
d. Mencatat hasilnya
3 Sikap :
a. Teliti
b. Melakukan tindakan dengan
sistematis
c. Komunikasi dengan pasien
TOTAL

Catatan :
__________________________________________________________________

Nilai rata-rata : Total nilai keseluruhan :


Total komponen yang dinilai
...........................................
Penguji

( _________________ )
Catatan : *) Titik kritis yang harus diperhatikan dan dikerjakan
nilainya tidak boleh kurang dari tujuh Puluh ( 70 )
KETERANGAN NILAI :
a. NILAI 60 = Tidak dapat melakukan
b. NILAI 70 = Dapat melakukan dengan bantuan
c. NILAI 80 = Dapat melakukan sendiri dengan benar tapi belum tepat
d. NILAI 90 = Dapat melakukan sendiri dengan benar dan tepat tapi alat belum lengkap
e. NILAI 100 = Dapat melakukan sendiri dengan benar dan lengkap
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MENGUKUR IMT

NAMA MAHASISWA :
NIM :

Indeks Masa Tubuh (IMT) adalah rasio standar berat badan terhadap
Pengertian tinggi badan, dan sering digunakan sebagai indicator kesehatan
umum.
1. Untuk mengetahui Berat Badan sesuai dengan umur
2. Untuk membantu menegakkan Diagnosa Medis
Tujuan
3. Untuk mendapatkan perbandingan sebelum dan sesudah
tindakan keperawatan.
Indikasi Pasien dengan status kurang gizi
Kontraindikasi
Pengkajian
1. Timbangan dalam keadaan baik/tidak rusak
Persiapan Alat 2. Scala dicocokkan, kalau perlu pakai alas dan bersih
3. Alat tulis/catatan
Persiapan 1. Ruangan terang dan aman, nyaman
lingkungan 2. Nyalakan lampu dan tutup pintu /jendela
1. Beritahu pasien/keluarga dilakuan tindakan: tujuan, tempat,
Persiapan Klien waktu, prosedur.
2. Pada bayi lepaskan pakaian
1. Memastikan timbangan badan berfungsi dengan baik dengan
baik cara mengatur petujuk angka tepat diangka “nol” dengan
cara menggunakan tangan dominan memutar atau menggeser
pengatur timbangan.
2. Meminta pasien melepas sepatu/sandal dan meletakan barang
bawaan yang berat/ perawat melepaskan pakaian bayi/anak.
3. “Permisi ibu, tolong sepatunya dilepas sebentar”.
4. Meminta ibu naik keatas timbangan dengan posisi berhadapan
dengan pemeriksaan/ dengan menggendong anak
5. “Bapak/ibu silakan naik keatas timbangan dan harap menghadap
saya:.
Langkah-langkah
6. Memperhatikan jarum petunjuk berhenti, dari arah depan tegak
lurus dengan angka
7. Meminta meletakkan anak lalu ibu/bapak naik kembali keatas
timbangan, petugas mengurangi berat badan ibu/bapak bersama
anak dan kurangi berat ibu/bapak saja
8. Menginformasikan hasil pengukuran pada pasien
“Bapak/ibu berdasarkan hasil pengukuran yang saya lakukan berat
badan bapak/ibu….kg”.
9. Menanyakan kepada ibu apakah ada yang ditanyakan tentang
hasil pengukuran berat badannya.
“Bapak/ibu apakah ada yang ingin ditanyakan?”.
1. Mencatat pada kartu status atau buku. Sesuai hasil
𝐮𝐬𝐢𝐚 (𝐛𝐮𝐥𝐚𝐧)+𝟗
 Untuk bayi 0-12 bulan,
𝟐
Dokumentasi  Untuk usia 1 th – 6 th, usia (tahun) X2 +8
𝐮𝐦𝐮𝐫 ( 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧 )𝐗𝟕−𝟓
 Untuk usia 6 th – 12 th, 𝟐

1. Memberitahu pasien/keluarga tindakan sudah selesai


2. Merapikan pasien dan membuka pintu/jendela serta mematikan
lampu
Evaluasi
3. Mengembalikan alat-alat ketempat semula
4. Memasukkan dokumentasi kedalam lyst / catatan perawat
5. Mencuci tangan