Anda di halaman 1dari 6

Profil POOL KRAMATJATI

Jumlah Armada : 609 Unit, Pengemudi Aktif : 717 Orang,


CM : 101 (14.00-11.00) CS : 508 (03.00-23.00)
STIKER 90 (Mobilio 49 Limo 41)
CNG 126 (Limo Matic 25 Manual 101)
REGULER 393

TARGET POOL
PROFIT & LOSS
Revenue (Departemen Operasi) and Cost Efficiency (PU, AK, BENGKEL)
Mobil Jual (Target dari Pusat)

DEPARTEMEN OPERASI TAXI METER

STRUKTUR POOL
KAPOOL : Bu Asri,
Kabag Ops : Bpk Andri Ahmad
SPV Shift 1 (Novian), SPV Shift 2 (Wahyu), SPV Shift 3 (Yogi)
Staff Kasir 12 jam (Femmi, Eko, Dika)
Staff 8 Jam (Adit Wawan Arif)
KPI
Revenue
a. Mobil Operasi (Peran mengelola armada operasi)
- HK Perplanning (2 1, 3 1, 4 1, 6 1)
- HK Per Fasilitas (Stiker : 19/20 HK, Reg/CNG : 21, 22/23, 24/25)
b. Hasilan (450k 525k 750k) (Peran mengelola pengemudi)
- Jam berangkat (<06.00) pulang (>21.00),
- Ritase (jumlah order)
- Pengambilan Order (Pusat (Fleety), Go Blue, Lambaian, Langganan)
- KM Tempuh (min 200km)
- KM Isi (min 60%)
Komplain (Peran mengelola order dan pelayanan/komunikasi pelanggan)
a. Barket (Harus diselesaikan 1x24 jam)
b. Pelayanan
- Layan (tidak sesuai rute/arah, putar putar, tidak ramah/sopan, ngebut)
- Order (tidak sesuai pesanan, tidak terjemput, terlambat jemput)
- Pembayaran (minta lebih, kelebihan, tidak kembalian)
- Tolak (cancel, tidak mau ambil order, biarkan tamu menunggu)
- Lain-lain (masalah teknis, bukan pemakai jasa BB)
Pengacakan Mobil (Peran mengelola armada)
- MDB
- Pengemudi Nembak
- Pengemudi masuk tidak sesuai planning
- Pengemudi berangkat siang sehingga di lelang ke pengemudi lain

JOBDESC DEPARTEMEN
1. Planning bulanan baik
2. Planning harian berjalan dengan baik
3. Mengatur disiplin pengemudi
4. Meminimalisir, menangani dengan cepat dan baik komplain dari pengemudi & tamu
5. Mempertahankan Pengemudi
6. Pelayanan Pengemudi (SIO, Gojek yang blm masuk blanko setoran, verifikasi Voc, dll)
7. LHO (Laporan Hasil Operasi)

PERMASALAHAN & SOLUSI


DATA
Mobil Operasi 74% (453)
Hari Kerja Rata-rata 18
Rata2 hasilan total Rp. 517.707
Reguler Rp. 481.665 ; Rp. CNG 517.850
Stiker Rp. 640.786
Pengacakan Mobil 38-40% (Maks 20% dari mobil operasi)
Masuk TOP 5 Rasio Komplain terhadap Mobil Operasi Tertinggi (rank 3)
KESIMPULAN
1. Pengacakan Mobil tinggi
2. Hasilan pengemudi rendah
3. Sabtu Minggu rata-rata operasi rendah dibandingkan hari biasa
4. Hari Kerja dibawah rata rata normal
5. Komplain lumayan tinggi (pembayaran lebih)
SOLUSI
- MK < 3 bulan dilakukan block nembak tujuannya adalah supaya pengemudi dibiasakan untuk
datang sesuai dengan jadwal atau planning
- Monitoring pengajakan harian untuk memastikan 1 kelilingan hanya boleh mengoperasikan 3
armada dan 1 batangan hanya 1 mobil dan 1 cadangan ketika mobil masih berada di bengkel
- Mengubah bonus masa kerja dengan syarat P bisa menerima bonus apabila terhitung sesuai
dengan masuk sesuai dengan HK per planning
- 2 kali libur Sabtu Minggu akan di block nembak
- Lakukan Revisi Planning dan perfasilitas (Promosi/Demosi)
- Briefing Pengemudi terkait pelayanan, motivasi dan arahan orientasi
- Teguran personal terkait analisis data yang tersedia dan diberikan kesempatan memperbaiki
SWOT WIESDA INDRA

STRENGHT
- Analisis data
- Mengumpulkan data
- Mengelola data
WEAKNESS
- Kaku dalam berkomunikasi
- Menganalisa masalah
- Pengambilan keputusan
OPPORTUNITY
- Jenjang karir yang cepat dan bagus
- Banyak kesempatan pengembangan yang bisa dilakukan
- Kebutuhan banyak akan SDM
THREAT
- Permasalahan eksternal
SO
- Bekerja sesuai dengan SOP dan Jobdesc
- Mau belajar dan membantu terkait hal pekerjaan
- Mau terlibat dalam setiap kegiatan maupun rapat
WO
- Sering bersosialisasi
- Perbanyak referensi
- Berdiskusi baik dengan siapapun
ST
- Melakukan pengembangan terkait pelayanan
- Membuat tata cara dalam menghadapi masalah
- Mempersiapkan data valid dan sudah dikonfirmasi
WT
- Belajar dan memperhatikan bagaimana cara menghadapi masalah
- Buat catatan khusus dan lakukan pendekatan terkait permasalahan

SINERGI
ANALOGI
OPERASI : Koki, yang memasak
AK : ngga bisa masak kalo ngga ada kompor AK yg nyediain
BENGKEL : fungsi kompor agar selalu baik dimaintenance oleh bengkel
HRGA : operasi tdk bs masak kalo tdk ada bahan baku, yg nyediain adalah HR GA
Target Revenue
Pembagiannya berdasarkan pick season (jika musim lebaran dinaikan, puasa diturunkan) Target Mobil
Operasi: 492 unit dan target Penghasilan Pengemudi rata2 600rb, maka bisa dikatakan 1 Tahun POOL KJ
memiliki target sebesar 106 M (berdasarkan history tahun sebelumnya bisa naik sekian % atau tidak
tergantung kesepakatan).
Strategi Untuk Mencapai Target :
Kuantitas :
1. Mobil operasi harus tinggi
2. Jumlah pengemudi harus cukup
3. Kedisiplinan pengemudi (min 23 HK dgn skema 3:1 kecuali stiker 2:1)
Kualitas :
1. Minimalisir laka (sampai pengemudi keluar)
2. Meminimalisir Komplain (sampai pengemudi keluar)
Cara mengatasinya dengan cara breafing pengemudi, pembinaan, dan dimonitoring
Banyak kasus P banyak yang masuk tp maintance nya kurang (keluar). Salah satu solusinya adalah :
- Planning P baru harus tepat. Diberikan mobil menengah (tahun 2016)
- Pastikan P punya HP atau tidak. Jika punya di downloadkan dan diajari cara pemakaiannya BB
Access atau aplikasi order lainnya.
- Setelah itu dipastikan ketika operasi/orientasi, P pakai aplikasi atau tidak, P ambil order atau
tidak
- Gunakan penanganannya yang tepat sesuaikan analisis dan history pengemudi
Kewenangan Kabag Operasi
1. Komplain
Menentukan sangsi kepada P tergantung dari tingkat komplain sampai ke level Stop Operasi
2. Laka
Kategori ringan, sedang, berat yang menentukan kbag operasi
P bisa jalan tpi kena point
3. Kondite Pengemudi
Pengarahan, surat pernyataan, stop operasi
Dalam beberapa case stop ketika P keberatan makan P bisa banding melalui Serikat Pekerja
(SPPBG) yang diajukan ke Kapool
Banding yang tidak langsung ke kapool adalah ketidaksesuaian planning (P diturunkan dari
CNG/GAS, atas dasar tertentu SPPBG mengajukan minta kebijakan ke kabag operasi).
Laka Pada Tamu
Laka  T Luka  kapool turun, min kabag ops, bukti empati dari perusahaan, buat surat pernyataan.
Follow up : control, berobat dsb min kbag ops tp keputusan tetap di Kapool
Armada di Pool
Kapasitas / jumlah unit : Luas pool, penambahan bisa pengajuan selama masih muat.
Peremajaan : tergantung perijinan habis. Pemprov DKI melaui Dishub memiliki aturan setelah 5 tahun
mobil harus menjadi mobil pribadi.
Pengacakan adalah ketika 1 mobil dibawah > 3 P
Ketika 1 mobil dipakai orang banyak maka akan cepat rusak  masuk bengkel  keluar cost, mobil TDO,
P gonta ganti mobil (tidak maksimal P bs keluar krn tdk nyaman), makan pengacakan harus diminimalisir
Planning harian dibikin oleh staff shift 2, dimatengin oleh staff shift 3 dan dieksekusi oleh staff shift 1.
Harus dikontrol oleh level SPV, Kbag, Kpool
Pengelolaan Barket, complain, report uang, Hari kerja, penghasilan (PR Hirarki, fungsi msg2 psisi)
Rapat pleno  rapat bulanan (spv ke atas)
Planning Bulanan
Bahan planning (usulan bulan berikutnya dalam rapat batangan diikuti oleh kabag, spv, pengurus SPPBG,
Pembina, ketua group) : Kondite 2 bulan per 2 periode ( 2bulan kebelakang dan 2 bulan berjalan) ;
frekuensi poin laka ; frekuensi complain layan.
Pengemudi Batangan
Min 22 Hari Kerja Tahun Mobil
Contoh:
Pengemudi memiliki penghasilan 450rb dgn 22 HK
Bisa punya mobil batangan tetapi dapatnya mobil tahun tua
P memiliki penghasilan 750rb tp cuman 17 HK
Tidak bs batangan, tapi bisa kelilingan dengan mobil bagus (tahun muda)
Penentuan mobil acak
Fungsi mobil acak adalah menggantikan mobil batangan ketika TDO (bengkel) Berapa jumlah mobil acak
dalam setiap pool? Menggunakan rata2 jumlah mobil di bengkel per hari. Maksimal adalah 20% dari
jumlah mobil operasi.
Complain
Layan dan barket
Target dari pusat penyelesaian 2x24 jam -> klarifikasi ke pengemudi
Pengemudi mendapatkan point2 komplain jika terbukti (maks 20 point) lebih dari itu stop operasi.
Tamu complain ke CRC (customer care) kemudian mereka kirim pemberithauan email ke pool (menu
CRC)
Yang jadi pertimbangan adalah Rasio mobil operasi vs komplain
- Mobil operasi tinggi complain tinggi tidak masalah
- Mobil operasi rendah complain tinggi jadi masalah