Anda di halaman 1dari 1

LAMPIRAN

JURNAL
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) PARU DI
PUSKESMAS PUNGGING MOJOKERTO
JAWA TIMUR TAHUN 2019
Oleh :

I Gusti Ngurah Ary Putra, 1Yafi Aldiansyah Ibrahim, 2Sinta Angraini, 3I Made Bayu Pramana A
Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosa dan ditularkan lewat droplet. Indonesia merupakan negara dengan
kasus TB paru terbanyak ke-4 di dunia setelah India, Cina dan Afrika Selatan. Di wilayah Pulau
Jawa, Jawa Timur merupakan provinsi dengan kasus TB terbanyak kedua setelah Jawa Barat
dengan kasus TB cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis hubungan antara PMO dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB di
Puskesmas Pungging Mojokerto Jawa Timur. Penelitian ini bersifat analitik observational
dengan desain Retrospective Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas
Pungging Mojokerto Jawa Timur pada bulan Agustus hingga September 2019. Populasi dalam
penelitian ini adalah semua penderita TB Paru di Puskesmas Pungging yang menjalani fase
intensif pada tahun 2019 sebanyak 34 orang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden.
Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan (p value: 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara PMO dengan kepatuhan minum obat
pada penderita TB Paru di Puskesmas Pungging Mojokerto Jawa Timur tahun 2019 dengan nilai
sig = 0,017.

Kata kunci : pengawas minum obat (PMO), kepatuhan minum obat, tuberkulosis
paru