Anda di halaman 1dari 10

PENOLONG DAN TEMPAT PERSALINAN

Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 , anda dapat memahami tentang


birth plan

Setelah menyelesaikan kegiatan belajar 1 anda diharapkan akan dapat


menjelaskan dan mengetahui tentang birth plan khususnya untuk persiapan
penolong dan tempat persalinan

1. Penyusunan birth plan


2. Birth plan ; penolong dan tempat persalinan

YOU 1
PENYUSUNAN BIRTH PLAN

A. Pengertian Birth Plan.


Birth Plan (Rencana persalinan) adalah rencana tindakan yang dibuat ibu,anggota
keluarganya dan bidan. Dengan adanya rencana persalinan akan mengurangi kebingungan
dan kekacauan pada saat persalinan dan meningkatkan kemungkinan bahwa ibu akan
menerima asuhan yang sesuai serta tepat waktu.

Birth Plan atau perencanaan persalinan adalah salah satu bentuk konsep
atau program yang sesuai dengan filosofi kebidanan. Filosofi kebidanan : Normal
and Natural Child Birth, Women Center Care, Continuity Of Care.

Penyusunan Birth plan antara lain mencakup : penolong, tempat persalinan,


model dan cara bersalin, pendamping persalinan, antisipasi gawat darurat

Contoh birth plan :

Birth Plan A

Nama: Rizka Nurmala

Tanggal perkiraan lahir: 21-06-2020

Nama dan no telpon suami: Welly Wilardo Purba 08224560122

Pendamping persalinan: suami/ibu

Proses persalinan: normal spontan, alami, aktif

Tempat persalinan: Bidan Nurhayati

YOU 2
Penolong persalinan: bidan Nurhayati & asisten

BIRTH PLAN (PERENCANAAN PERSALINAN)


1. What
Birth Plan (Rencana persalinan) adalah rencana tindakan yang
dibuat ibu,anggota keluarganya dan bidan.
Dengan adanya rencana persalinan akan mengurangi kebingungan
dan kekacauan pada saat persalinan dan meningkatkan kemungkinan
bahwa ibu akan menerima asuhan yang sesuai serta tepat waktu.
Birth Plan adalah "rancangan" berupa catatan tentang pilihan
metode, tempat dan persiapan bersalin selama hamil. Menurut berbagai
penelitian, ibu dapat "menciptakan" pengalaman positif terhadap
persalinan dengan membuat birth plan (perencanaan kelahiran). Birth
vision adalah "gambaran" secara ide atau visi yang dituangkan di dalam
birth plan.

2. Where
Perencaan persalinan biasanya dilakukan ketika pemeriksaan
kehamilan di klinik maupun di rumah. Perencanaan persalinan biasanya
diputuskan bersama pasangan dan keluarga. Perencanaan ini biasanya
diputuskan ketika TM III karena sudah diketahui apakah kelahiran bisa
normal atau tidak, karena apabila ada penyulit maka biasanya proses
kelahiran akan dilakukan di rumah sakit ataupun rumah bersalinan dengan
fasilitas yang lengkap untuk menghindari terjadinya masalah.

3. When
Birth plan biasa dilakukan dari TM I kehamilan, tapi biasanya
keputusan akhir terjadi saat TM III.

4. Why

YOU 3
Birth plan dilakukan untuk memastikan bahwa ibu dan keluarga
mendapatkan pelayanan yang terbaik dan telah merencanakan semuanya
dari awal agar tidak terjadi masalah yang dapat membahayakan nyawa ibu
dan anak ketika proses persalinan.

5. How
5 komponen penting dalam rencana persalinan :
Langkah 1: Membuat rencana persalinan Idealnya setiap keluarga
seharusnya mempunyai kesempatan untuk membuat suatu rencana
persalinan.
Hal-hal dibawah ini harus digali dan diputuskan dalam membuat
rencana persalinan tersebut:
· Tempat persalinan
· Memilih tenaga kesehatan yang terlatih
· Bagaimana menghubungi tenaga kesehatan tersebut
· Bagaimana transpotasi ke tempat persalinan
· Siapa yang akan menemani pada saat persalinan
· Berapa banyak biaya yang dibutuhkan dan bagaimana cara
mengumpulkan biaya tersebut.
· Siapa yang akan menjaga keluarganya jika ibu tidak ada.

Langkah2: Membuat rencana untuk mengambil keputusan jika terjadi


kegawatdaruratan pada saat mengambil keputusan utama tidak ada.
Penting bagi bidan dan keluarga untuk mendiskusikan:
· Siapa pembuat keputusan utama dalam keluarga
· Siapa yang akan membuat keputusan jika pembuat keputusan utama
tidak ada saat terjadi kegawatdaruratan?

Langkah 3: Mempersiapkan system transportasi jika kegawatdaruratan


Rencana ini perlu dipersiapkan lebih dini dalam kehamilan dan harus

YOU 4
terdiri dari elemen-elemen dibawah ini:
· Dimana ibu akan bersalin (desa,fasilitas kesehatan,rumah sakit)
· Bagaimana cara menjangkau tingkat asuhan yang lebih lanjut jika
terjadi kegawat daruratan
· Ke fasilitas kesehatan yang mana ibu tersebut harus dirujuk
· Bagaimana cara mendapatkan dana jika terjadi kegawat daruratan
· Bagaimana cara mencari donor darah yang potensial

Langkah 4: Membuat rencana/pola menabung


Keluarga seharusnya dianjurkan untuk menabung sejumlah uang
sehingga dana akan tersedia untuk asuhan selama kehamilan dan jika
terjadi kegawat daruratan. Banyak sekali kasus ,dimana ibu tidak mencari
asuhan atau mendapatkan asuhan karena mereka tidak mempunyai dana
yang diperlukan.
Persalinan normal umumnya membutuhkan biaya yang relatif
ringan. Namun, bila persalinan diperkirakan harus dilakukan dengan
tindakan operatif, maka persiapan dana yang lumayan besar harus segera
dilakukan. Untuk mengetahui apakah nanti akan dilakukan sesar, pasangan
harus selalu berkonsultasi ke dokter. Lewat konsultasi ini diharapkan,
segala kemungkinan yang bakal terjadi bisa lebih dicermati.
Bila diperkirakan lahir dengan sesar, pasangan tentunya sudah bisa
berancang-ancang mempersiapkan dananya sejak jauh hari. Bila dana
sudah terkumpul, otomatis beban mental suami juga bisa lebih teratasi.

Langkah 5: Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk persalinan.


Seorang ibu dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk persalinan.
Setelah minggu-minggu terakhir kehamilan anda waktu persiapan akan
terasa begitu sedikit. Dan kapan waktu persalinan akan terjadi kadang tak
dapat dipastikan. Adalah lebih baik jika anda sudah mempersiapkan apa
saja yang harus dibawa ke rumah sakit pada saat hari yang ditunggu
tersebut tiba.

YOU 5
YOU 6
1. Birth Plan (Rencana persalinan) adalah rencana tindakan yang dibuat ibu,anggota
keluarganya dan bidan. Dengan adanya rencana persalinan akan mengurangi
kebingungan dan kekacauan pada saat persalinan dan meningkatkan
kemungkinan bahwa ibu akan menerima asuhan yang sesuai serta tepat waktu.
2. Penyusunan Birth plan antara lain mencakup : penolong, tempat persalinan,
model dan cara bersalin, pendamping persalinan, antisipasi gawat darurat.
3. Perencaan persalinan biasanya dilakukan ketika pemeriksaan kehamilan di
klinik maupun di rumah. Perencanaan persalinan biasanya diputuskan
bersama pasangan dan keluarga.
4. Birth plan biasa dilakukan dari TM I kehamilan, tapi biasanya keputusan
akhir terjadi saat TM III.
5. Birth plan dilakukan untuk memastikan bahwa ibu dan keluarga
mendapatkan pelayanan yang terbaik dan telah merencanakan semuanya
dari awal agar tidak terjadi masalah.
6. 5 komponen penting dalam rencana persalinan : Langkah 1: Membuat
rencana persalinan Idealnya setiap keluarga seharusnya mempunyai
kesempatan untuk membuat suatu rencana persalinan, Langkah 2 :
Membuat rencana untuk mengambil keputusan jika terjadi
kegawatdaruratan pada saat mengambil keputusan utama tidak ada,
Langkah 3 : Mempersiapkan system transportasi jika kegawatdaruratan
Rencana ini perlu dipersiapkan lebih dini dalam kehamilan, Langkah 4 :
Membuat rencana/pola menabung, Langkah 5 : Mempersiapkan peralatan
yang diperlukan untuk persalinan.

1. Rencana tindakan yang dibuat ibu,anggota keluarganya dan bidan disebut . . .


a. Rencana Asuhan

YOU 7
b. Plan of Action
c. Birth Plan
d. Planning manajemen
2. Penyusunan Birth plan antara lain mencakup, kecuali. . .
a. Penolong
b. tempat persalinan
c. model dan cara bersalin
d. Paritas Ibu.
3. Keluarga seharusnya dianjurkan untuk menabung sejumlah uang
sehingga dana akan tersedia untuk asuhan selama kehamilan dan jika
terjadi kegawat daruratan termasuk dalam komponen Langkah yang
ke. . .
a. Satu
b. Dua
c. Tiga
d. Empat
4. Tempat persalinan dan Memilih tenaga kesehatan yang terlatih
termasuk kedalam komponen langkah . . .
a. Membuat rencana persalinan
b. Membuat rencana untuk mengambil keputusan
c. Mempersiapkan system transportasi
d. Mempersiapkan peralatan

5. Memastikan bahwa ibu dan keluarga mendapatkan pelayanan yang


terbaik dan telah merencanakan semuanya dari awal agar tidak terjadi
masalah adalah . . .
a. Pengertian Birth Plan
b. Cara membuat birth plan
c. Tujuan Birth Plan
d. Komponen Birth Plan

YOU 8
Daftar Pustaka

Effendy, Ashtra. 2016. Contoh Birth Plan.


https://haloibu.id/2016/03/232/ (diakses tanggal 13 September 2019)

Masrurroh, Maya Latifah. 2015. Askeb Lanjut Parentcraft Education, Birth Plan,

YOU 9
Support System Dalam Kehamilan, Deteksi Komplikasi Kehamilan Tm 3
http://mayalatifatulmasrurroh.blogspot.com/2015/05/askeb-lanjut-
parentcraft-education.html (diakses tanggal 13 September 2019)

Mariesta, Dian. 2013. Apa itu Birth Plan.


https://diandandunia.net/apa-itu-birth-plan/ (diakses tanggal 13 September
2019).

YOU 10