Anda di halaman 1dari 32

STRATEGI PELAKSANAAN DEFISIT PERAWATAN DIRI

KELUARGA

Tindakan keperawatan pada keluarga adalah :

a. Tujuan
Keluarga mampu merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kurang perawatan diri
b. Tindakan keperawatan
Untuk memantau kemampuan pasien dalam melakukan cara perawatan diri yang baik, maka perawat harus melakukan tindakan kepada
keluarga agar keluarga dapat melatih pasien dan mendukung agar kemampuan pasien dalam merawat dirinya meningkat.
Tindakan yanag perawat dapat lakukan adalah :
a) Diskusikan dengan keluarga tentang masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien.
b) Jelaskan pentingnya perawatan diri untuk mengurangi stigma
c) Diskusikan dengan keluarga tentang fasilitas kebersihan diri yang dibutuhkan pasien untuk menjaga kebersihan dirinya.
d) Anjurkan keluarga untuk terlibat dalam perawatan diri pasien dan membantu meningkatkan kemampuan pasien dalam merawat diri
(sesuai jadwal yang telah disepakati )
e) Anjurkan keluarga untuk memberikan pujian atas keberhasilan pasien dalam merawat diri
f) Latih keluarga cara merawat pasien dengan defisit perawatan diri
Nama mahasiswa : mahasiswa Profesi Ners, Kel 3
Nama pasien : Tn “O”
Hari/tanggal : Sabtu,11 mei 2019
Pertemuan : I ( Satu )
SP :I
Tujuan : Membina hubungan saling percaya, memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga tentang masalah
perawatan diri dan cara merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kurang perawatan diri

1. Fase orientasi
a. Salam terapeutik
“Perkenalkan nama saya Ani mairuhu, senang dipanggil ani. saya datang kesini bersama dengan teman-teman saya ada Zr Despi, Zr susi,
Zr magda Zr elis, Zr maria kairoa, Zr maria parera, Zr putri. Kami semua mahasiswa praktek Profesi Ners STIKES JAYAPURA
kelompok II (dua). Kami ditugaskan oleh rumah sakit jiwa daerah Abepura untuk melakukan kunjungan rumah, terhadap pasien Tn. O,
maksud dan tujuan kunjungan rumah ini adalah membantu proses keperawatan Tn O melalui pengumpulan data lengkap, selain itu untuk
melihat perkembangan pasien serta memberi informasi kepadasaudara/i mengenai kondisi perkembangan Tn. I selama perawatan di
ruang infeksius RSJD Abepura. Kalau boleh tau nama bapak siapa? Senang di panggi apa”?
b. Evaluasi/validasi
“Apa pendapat bapak tentang saudara bapak Tn. O?”
c. Kontrak
1. Topik
Hari ini kita akan berdiskusi tentang apa masalah yang dialami Tn. O dan bantuan apa yang dapat diberikan.
2. Tempat
Bapak nyaman kita ngobrol dimana? Bagaimana kalau disini saja?
3. Waktu
Mau berapa lama? Bagaimana kalau 30 menit saja?

2. Fase kerja
“Apa saja masalah yanga bapak/ibu rasakan dalam merawat Tn O?”
Perawatan diri yang utama adalah kebersihan diri, berdandan, makan dan BAB/BAK.
“Perilaku yang ditunjukan oleh Tn O itu di karenakan gangguan jiwanya yang membuat pasien tidak mempunyai minat untuk mengurus diri
sendiri. Baik....akan saya jelaskan ; untuk kebersihan diri, kami telah melatih Tn. O untuk mandi, keramas, gosok gigi, cukuran, ganti baju,
dan potong kuku. Kami harapkan bapak/ibu dapat meyediakan alat-alatnya Tn. O juga telah mempunyai jadwal pelaksanaanya untuk
berdandan, karena saudara bapak/ibu laki-laki, kami harapkan dimotivasi sehabis mandi untuk sisiran yang rapi. Untuk makan, sebaiknya
makan bersama keluarga di rumah, Tn. O telah mengetahui langkah-langkahnya : cuci tangan, ambil makan, berdoa, makan yang rapi, cuci
piring dan gelas, lalu cuci tangan sehabis makan. Sebaiknya makan pas jam minum obat, agar sehabis makan langsung minum obat. Dan
untuk BAB? BAK, di rumah ada Wc bapak/ibu? Kalau Tn. O kurang motivasi dalam merawat diri, apa yang bapak lakukan? Berikan
penjelasan ulang !
Bapak juga perlu mendampinginya pada saat merawat diri sehingga dapat diketahui apakah Tn O sudah bisa mandiri atau mengalami
hambatan dalam melakukanya “.
“Ada yang bapak/ibu mau tanyakan?”
3. Terminasi
a. Evaluasi subjektif
“Bagaimana perasaan bapak setelah berbincang bincang ?”
b. Evaluasi objektif
“coba bapak sebutkan lagi apa saja yang harus diperhatikan dalam membantu saudara bapak Tn. O dalam merawat diri.”
c. Rencana tindak lanjut
Bagaimana kalau kita masuk kedalam kegiatan Tn. O?

STRATEGI PELAKSANAAN DIFISIT PERAWATAN DIRI


KELUARGA
Nama mahasiswa : Mahasiswa Profesi Ners kel 3
Nama pasien : Tn. O
No RM :
Hari/tanggal : Sabtu, 11 mei 2019
Pertemuan : 1( Satu )
SP Ke : II (Dua)
Tujuan : Memberikan pendidikan kesehatan dengan cara melatih kelurga pasien dalam merawat pasien.

1. Fase orientasi
a. Salam terapeutik
“Selamat soreh ibu !
b. Evaluasi/validasi
“Bagaimana bapak/ibu, ada peetanyaan tentang cara merawat pasien yang tadi kira bicarakan?”
c. Kontrak
a) Topik
Sekarang kita akan latihan cara-cara merawat Tn.O ya pak?
b) Tempat
Bapak nyaman kita ngobrol dimana? Bagaimana kalau disini saja?
c) Waktu
Berapa lama bapak/ibu ada waktu.
2. Fase kerja
Sekarang anggap saya adalah Tn. O, coba bapak praktekan cara memotivasi Tn. O untuk mansi, berdandan, BAB/BAK dan makan”.
“bagus, betul begitu caranya”
“sekarang coba praktekan cara memberikan pujian kepada Tn.O”
“Bagus, lakukan kegiatan positifnya sesuai jadwal?”
“Bagus sekali, ternyat bapak dan ibu sudah mengerti cara merawat Tn.O”.

3. Terminasi
a. Evaluasi sujektif
Bagaimana perasaan bapak setelah kita berlatih cara merawat Tn.O?”
b. Evaluasi ojektif
“setelah ini coba bapak/ibu lakukan, apa yanag sudah dilatih tadi setipa kalibapak dan ibu membesuk Tn.O”
c. Rencana tindak lanjut
Bagaimana kalau kita masukan kedalam kegiatan Tn. O
d. Kontrak
a) Topik
Baiklah hari senin kita akan datang lagi, untuk jadwal aktivitas Tn O setelah pulang kerumah
b) Tempat
Dimana kita akaan berbincang? Bagaimana kalau disini lagi?
c) Waktu
Baiklah 2 hari lagi kami akan datang, berapa lama bapak/ibu punya waktu?
STRATEGI PELAKSANAAN DEFISIT PERAWATAN DIRI
KELUARGA

Nama Mahasiswa : Mahasiswa Profesi Ners kel 3


Nama pasien : Tn. O
No RM :
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2019
Pertemuan : II ( Dua)
SP Ke : III
Tujuan : Mengajarkan keluarga dalam perawatan pasien pada saat pulang dan pembuatan jadwal kegiatan harian pasien.

1. Fase Orientasi
a. Salam Terapeutik
“Selamat soreh pak !
b. Evaluasi/validasi
Bagaimana bapak/ibu, ada pertanyaan tentang cara merawat Tn.O ?
c. Kontrak
a) Topik
Sekarang kita akan membicarakan tentang pembuatan jadwal Tn.O setelah pulang ya pak?
b) Tempat
Bagaimana kalau kita berbincang-bincang disini saja?
c) Waktu
Berapa lama bapak/ibu ada waktu untuk kita berbincang-bincang?
2. Fase kerja
“Bapak ibu, ini jadwal kegiatan di rumah sakit, coba perhatikan apakah dapat dillaksanakan di rumah?”
“Jadwal yang telah dibuat selama 1 minggu di rumah sakit tolong dilanjutkan di rumah, baik jadwal aktivitas maupun jadwal minum obatnya”
“Hal-hal yang perlu di perhatikan lebih lanjut adalah perilaku yang ditampilkan oleh saudara bapak dan ibu selama di rumah sakit. Kalau
misalnya Tn. O menolak terus menerus untuk makan, minum, dan mandi serta menolak minum obat atau memperlihatkan perilaku
membahayakan orang lain, segera bawa kembali ke rumah sakit”
3. Terminasi
“bagaimana bapak dan ibu....ada yang belum jelas? Ini jadwal harian Tn. O
Jangan lupa kontrol ke poliklinik !
CATATAN KEPERAWATAN

NO Hari/ tgl, DIAGNOSA IMPLEMENTASI EVALUASI PARAF


Jam KEPERAWATAN
1. Rabu, 15 Defisit perawatan diri Membina hubungan saling percaya, Tanggal 14 Mei 2019
Mei 2019 memberikan pendidikan kesehatan pada S : Keluarga mengatakan :
Jam keluarga tentang masalah perawatan diri  “Siang suster, nama saya EP
15.00 Wit dan cara merawat anggota keluarga yang  Suster, O itu biasanya di rumah
mengalami masalah kurang perawatan bisa mandi sendiri dan malah
diri. bisa sampe 5 X sehari dan
1. Fase Orientasi menghabiskan sabun yang
a. Salam terapeutik banyak. Awalnya O itu baik-
“Perkenalkan nama saya Ani baik saja, pekerjaanya sehari-
mairuhu sengan dipanggi ani. hari adalah buruh cetak batu
Saya datang kesini bersama tela, tetapi karena pergaulan di
dengan teman-teman saya ada Zr lingkungan yang kurang baik
despi, Zr susi, Zr magda, Zr elis, sehingga O sering
Zr maria kairoa,Zr maria parera, mengkonsumsi ganja. Dari situ
Zr putri. Kami semua mahasiswa sudah dia mulai berperilaku
praktek Profesi Ners STIKES aneh, bicara sendiri, bahkan
JAYAPURA kelompok 2 ( dua ). mencoba melakukan tindakan
Kami di tugaskan oleh rumah kekerasan terhadap istri
sakit jiwa daerah Abepura tetangga dengan cara mau
untukmelakukan kunjungan menusuk istri orang.
rumah terhadap pasien Tn.O,  Di sini saja suster
maksud dan tujuan kunjunga  Terserah suster saja mau
rumah ini adalah membantu berapa lama kita ok saja ya..
proses keperawatan Tn.O melaui  .kesulitanya itu karena O tidak
pengumpulan data lengkap, selain tinggal serumah dengan kita,
itu untuk melihat perkembangan dia pu rumah ada di gunung.
pasien serta memberi informasi Sehingga kita tidak bisa
kepada saudara/i mengenai mengawasi aktivitasnya sehari-
kondisi perkembangan Tn.O hari. O juga suka jalan-jalan
selama perawatan di ruang sendiri dan setelah pulang tidak
infeksius RSJD Abepura. kalau mau mandi.
boleh tau nama bapak/ibu siapa? O : Keluarga pasien tampak :
Senang dipanggil apa? Apa  Kooperatif
pendapat bapak/ibu tentang  Menerima perawat dengan
saudara bapak Tn.O. terbuka
“Hari ini kita akan berdiskusi  Paham apa yang disampikan
tentang apa masalah yang oleh perawat
dialami Tn.O dan bantuan apa  Tersenyum
yang dapat diberikan. “bapak  Tertawa
nyaman kita ngobrol di mana?  Keluarga mendengarkan apa
Bagaimana kalau disini saja? yang disampaikan oleh perawat
Mau berapa lama? Bagaimana  Keluarga mampu menjawab
kalau 30 menit saja? pertanyaan yang diberikan
2. Fase kerja perawat
“Apa saja masalah yang  Keluarga mampu mejelaskan
bapak/ibu rasakan dalam merawat kembali apa yang telah
Tn.O ? perawatan diri yang utama dijelaskan perawat
adalah kebersihan diri,  Keluarga mampu mendampingi,
berdandan, makan dan BAB/BAK. memotivasi, dan memberi pujian
“Perilaku yanng ditunjukan oleh pada pasien
Tn.O itu dikeranakan gangguan  Kebersihan rumah kurang baik
jiwanya yang mebuat pasien tidak karena berada di lingkungan
mempunyai keinginan untuk padat penduduk dan berada di
mengurus diri sendiri. pinggir kali
Baik....akan saya jelaskan ; untuk  Keluarga yang lain menerima
kebersihan diri kami telah melatih kedatangan perawat dengan
Tn.O untuk mandi, keramas, gosok baik
gigi, cukuran, ganti baju dan A : Masalah Sp1K berhasil
potong kuku. Kami harapkan P : Lanjutkan Sp 2K
bapak/ibu dapat menyediakan
alat-alatnya. Tn.O juga telah
mempunyai jadwal pelaksanaanya
untuk berdandan, kerena saudara
bapak/ibu laki-laki kami harapkan
dimotivasi sehabis mandi untuk
sisiran yang rapi.
Untuk makan, sebaiknya makan
bersama keluarga di rumah. Kita
telah mengajarkan bagaimana
cara makan yang benar : cuci
tangan, ambil makanan, berdoa,
makan yangaa rapi, cuci piring
dan gelas, lalu cuci tangan.
Namun, Tn.O dapat melakukan
tapi belum optimal seperti tidak
mencuci tangan, tidak mencuci
tangan dan berdoa.
Sebaiknya makan pas jam makan
obat, agar sehabis makan
langsung minum obat. Dan untuk
BAB/BAK, di rumah bapak/ibu
ada Wc ka? Kalau Tn. O kurang
motivasi dalam merawat diri apa
yang bapak lakaukan? Berikan
penjelasan ulang! Bapak juga
perlu mendampinginya pada saat
merawat diri sehingga dapat
diketahui apakah Tn.O bisa
mandiri atau mengalami
hambatan dalam
melakukannya”.apakah ada yang
bapak/ibu mau tanyakan?
Sekarang anggap saya adalah
Tn.O, coba bapak praktekan cara
memotivasi Tn.O untuk mandi,
berdandan, buang air, dan
makan”.
“bagus....betul begitu caranya”.
“sekarang coba bapak praktekan
cara memberikan pujian kepada
Tn.O”
“Bagus...., lakukan kegiatan
positifnya sesuai jadwal”
“Bagus sekali, ternyata bapak dan
ibu sudah mengerti cara merawat
Tn.O”.
3. Terminasi
“Bagaimana perasaan bapak
setelah kita berbincang-bincang?”
coba bapak sebutkan lagi apa saja
yang harus diperhatikan dalam
membantu saudara bapak dalam
merawat diri.”
Bapak/ibu kita cerita-cerita
sampai disini dulu ya, nanti hari
sabtu tanggal 18 mei kita datang
lagi untuk mengajarkan cara
merawat Tn. O saat pulang
kerumah. Baik Sampai ketemu
lagi, selamat sore.

CATATAN KEPERAWATAN

NO HARI/TGL DIAGNOSA IMPLEMENTASI EVALUASI PARAF


JAM KEPERAWATAN
2. Sabtu, 18 Defisit perawatan diri Melatih keluarga Sabtu, 18 Mei 2019
Mei 2019 mempraktekan cara merawat Jam 16.00 WIT
Jam 15.00 pasien pada saat pasien S : Keluarga pasien mengatakan :
WIT pulang ke rumah  Selamat soreh suster..
1. Fase orientasi  Baik sus.....
“selamat soreh ibu  Tidak suster, sudah jelas !
bagaimana kabarnya  Baik suster
hari ini? Seperti  Dari suster saja, kita siap
janjinya kita di awal dengar
pertemuan, hari ini kita  Senang sekali suster karena
bertemu lagi. Apakah saya menjadi lebih pintar
ada yang kurang jelas dalam merawat O
dari penjelasan kami  Tidak suster, sudah jelas sekali
tentang cara merawat  Tadi suster jelaskan mandi
pasien? Sekarang kita harus pake sabun, sampho,
akan membicarakan sikat gigi sama odol, harus
tentang mempraktekan pake baju bersih dan sisir
cara merawat Tn.O rambut supaya rapi. kalau
pada saat pulang ke sebelum makan harus cuci
rumah. Bagaimana tangan, berdoa, makan dengan
kalau kita berbincang- rapi dan cuci tangan lagi
bincang disini saja? selesai makan.
Berapa lama ibu ada  Baik suster, terima kasih.
waktu?
2. Fase kerja O : keluarga tampak :
“jadi sekarang kita akan  Keluarga pasien kooperatif
mempraktekan cara  Menerima perawat dengan
merawat diri ( mandi, terbuka
makan, berhias ) pasien.  Paham apa yang disampaikan
Yang perlu diajarkan ke oleh perawat
pasien yaitu alat-alat  Tersenyum
untuk mandi seperti  Tertawa
sabun, sampho, sikat  Keluarga mendengarkan apa
gigi dan odol gigi, yang disampaikan perawat
handuk serta pakean  Keluarga mampu menjawab
bersih. Caranya yaitu pertanyaan yang diberikan
pasien menyiram badan perawat
dengan air  Keluarga mampu menjelaskan
bersih,setelah itu pakai kembali apa yang telah
sampho di kepala, dan dijelaskan oleh perawat
menggosok sabun di A : Sp2K berhasil
seluruh badan mulai P : Lanjutkan Sp 3 K
dari kepala sampai
kaki.setelah itu bilas
seluruh badan dengan
air bersih. Jika badan
sudah bersih dari sabun,
pasien harus menggosok
gigi dengan sikat gigi
dan odol.
Setelah itu berikan
handuk untuk
mengeringkan badan
pasien dan memakai
pakaian bersih.anjurkan
pasien menyisir rambut
agar terlihat rapi.
Untuk makan sebaiknya
pasien makan bersama
keluarga untuk
mengetahui langkahnya
:
Cuci tangan, ambil
makanan, berdoa,
makan yang rapih, cuci
piring dan gelas, lalu
cuci tangan.
3. Fase terminasi
“bagaimana perasaan
ibu setelah kita
menjelaskan tentang
cara merawat diri
pasien? Apakah ada
yang kurang jelas?
Coba ibu jelaskan
kembali apa yang telah
suster jelaskan !
Bagus sekali
ibu....berarti ibu sudah
paham tentang cara
perawatan diri.
Sampai disini dulu ibu
perbincangan kita.
Kita akan bertemu lagi
hari senin, tanggal 20
Mei 2019 jam 15.00 Wit
di rumah sini ya bu...?
“Selamat sore”.
CATATAN KEPERAWATAN

NO HARI/TG DIAGNOSA KEPERAWATAN IMPLEMENTASI EVALUASI PARAF


JAM
3. Senin, 20 Mei Defisit Perawatan Diri Mengajarkan Senin, 20 Mei 2019
2019 keluarga cara Jam 16.00 WIT
eliminasi (BAB & S : Pasien mengatakan :
BAK) yang baik,  Selamat soreh
menjelaskan aturan suster...
minum obat bagi  Puji Tuhan, baik-
keluarga. baik sus..
1. Fase orientasi  Terserah suster
“Selamat saja, kami tidak
soreh ibu dan kemana-mana
juga keluarga, hanya di rumah
bagiamana saja
kabarnya hari  Baik suster
ini? Senang  Jelas suster.
sekali kita  Jelas sekali suster
dapat bertemu  Tidak ada suster
untuk  Tadi suster
melanjutkan jelaskan kalau O
perbincangan mau buang air
kita beberapa besar/kecil harus
hari yang lalu. di Wc, terus siram
sesuai dengan sampai bersih dan
janji kita cuci tangan
bahwa hari ini dengan sabun.
kita akan Minum obat juga
malenjutkan harus sesuai turan
perbincangan misalnya pagi saja
tentang ka, siang atau
bagaimana malam. Terus
cara BAB/BAK sebelum makan
yang baik atau sesudah
pada saat makan.
Tn.O pulang O : Pasien tampak :
nanti.  Menerima
“kira-kira perawat
berapa lama  Kooperatif
ibu ada waktu  Mendengarkan
bersama kita? setiap penjelasan
Ok baiklah perawat
kalau begitu,  Memahami
kita penjelasan
berbincang 30 perawat
menit ya?  Tersenyum
2. Fase kerja  Kelurga mampu
“Jadi ibu, menjelaskan
selain kita kembali apa yang
mengajarkan dijelaskan perawat
pasien agar A : Sp 3 K berhasil
tetap menjaga P : Edukasi keluarga,
kebersihanya, untuk membawa Tn. O
dengan cara kontrol ke polik jika obat
mandi, habis dan bila Tn. O
berdandan, masih belum menunjukan
dan juga perubahan.
makan yang
baik, kita juga
perlu
mengajarkan
tentang cara
buang air
besar/kecil
pada
tempatnya.
Gunanya agar
pasien tau
dimana tempat
untuk
BAB/BAK juga
menjaga agar
lingkungan
kita tetap
bersih dan
tidak
tercemar.
Caranya yaitu
jika Tn O
ingin
BAB/BAK
anjurkan ke
kamar mandi
dan BAB/BAK
pada Wc atau
kloset. Setelah
itu Tn. O
harus
mencebok atau
membersihkan
degan air.
Jangan lupa
menyiram Wc
hingga bersih
dan cuci
tangan dengan
sabun dan air
bersih.
Bagaimana
ibu, ada yang
belum jelas
atau ada yang
mau di
tanyakan?
Ok kita lanjut
kepembahasan
berikutnya.
Setelah
keluarga
berhasil
mengajarkan
cara menjaga
kebersihan diri
yaitu mandi
menggunakan
sabun,
sampho,
menyikat gigi,
mengganti
pakean yang
bersih, sisir
rambut yang
rapi, makan
dengan
dengan baik
selanjutnya
ajarkan pasien
untuk minum
obat sesuai
aturan minum
yang
diberikan. Jadi
kalau aturan
obat misalnya
3 X 1 maka ibu
harus
memberikan
pada pagi,
siang dan
malam hari,
jika aturan 2 X
1 maka
berikan pada
pagi hari dan
malam hari
saja.
Perhatikan
juga apakah
obat yang
diminum
sebelum atau
sesudah
makan?
Baimana ibu
ada yang
belum jelas?
Jika semua
yang kami
jelaskan dapat
keluarga
terapkan untuk
Tn.O, kami
yakin ada
banyak
perubahan
bagi
kesehatannya.
Yang paling
terpenting
bagi keluarga
adalah
kesabaran dan
perhatian yang
lebih, agar Tn
O tidak
merasa
sendiri.”
“Jadwal yang
sudah kami
berikan agar
di perhatikan
dan di lakukan
dengan baik
untuk
perubahan
kesehatan Tn
O. Karena
selama di
rumah sakit Tn
O telah
mengikuti
aturan dengan
baik sehingga
kami harapkan
di rumah
kelurga juga
dapat
menerapkan
aturan
tersebut bagi
Tn O”.
3. Terminasi
“Sebelum
mengakhiri
perbincangan
kita, mungkin
ada yang mau
ditanyakan?
Baiklah, jika
ibu sudah
mengerti coba
ibu jelaskan
kembali cara
untuk
BAB/BAK
serta aturan
minum obat
yang tadi
suster
jelaskan!
Bagus...ibu
sudah
memahaminya,
dan harapan
kami keluarga
dapat
menerapkan
bagi Tn O
pada saat
pulang nanti.
Sampai disini
dulu,
perbincangan
kita, semoga
bermanfaat.
Selamat sore...