Anda di halaman 1dari 76

SESUAI:

lka Setiyaningsih
Permendikbud RI Nomor 8 Tahun 2016
Meita Sandra tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan
dan
Santhi Permendikbud RI Nomor 24 Tahun 2016
tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran
pada Kurikulum 2013
pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

Kunci
JawPEaGbAaNnGdANanGPUReUmba
hasan

Bahasa Indonesia
Mata Pelajaran Wajib

SMA/MA/
SM KIMAK
Kelas
1 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia
Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia

Kelas XI Semester 2 1
XI
Semester 2

2 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia
Mempersiapkan Proposal
I

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:


1. menentukan informasi penting dalam proposal kegiatan atau penelitian yang dibaca;
2. melengkapi informasi dalam proposal secara lisan supaya lebih efektif;
3. menganalisis isi, sistematika, dan kebahasaan proposal; dan
4. merancang sebuah proposal karya ilmiah dengan memperhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang diperlukan.

Mempersiapkan Proposal

mempelajari

Informasi Penting dalam Penyajian Informasi dalam Analisis Isi, Sistematika, dan Penyusunan Proposal Karya
Proposal Kegiatan atau Proposal Kebahasaan Suatu Proposal Ilmiah
Penelitian

meliputi meliputi meliputi meliputi

• Pengertian proposal • Informasi dalam • Menganalisis isi pro- • Mengumpulka n data


• Struktur penulisan pro- proposal posal untuk proposal penelitian
posal • Menyajikan proposal • Menganalisis kaidah ilmiah
sesuai dengan kaidah k ebahasaan teks • Men yu sun k e r
kebahasaan proposal angka p e n u l i s a n
proposal penelitian
ilmiah

mampu

• Menentukan informasi penting dalam proposal kegiatan atau penelitian.


• Melengkapi informasi dalam proposal secara lisan.
• Menganalisis isi, sistematika, dan kebahasaan proposal.
• Merancang sebuah proposal karya ilmiah dengan memperhatikan informasi, tujuan, dan esensi karya
ilmiah.
1. –
2. Jawaban:
a. Dinas Pendidikan Kota Bima akan mengadakan kegiatan pelatihan kepemimpinan bagi anggota
OSIS SMA Sekota Bima.
b. Tujuan kegiatan tersebut sebagai
berikut.
1) Memberikan pembekalan kepada pengurus OSIS SMA Sekota Bima dalam rangka
meningkatkan kinerja pengurus OSIS SMA di sekolah masing-masing.
2) Menyamakan persepsi pengurus OSIS SMA Sekota Bima baik yang menyangkut program
maupun menghadapi degradasi moral peserta didik dewasa ini.
c. Kegiatan tersebut bertema ”Mencetak Jiwa Pemimpin Melalui OSIS”.
d. Kegiatan pelatihan kepemimpinan diikuti oleh anggota OSIS SMA baik negeri maupun swasta
Sekota
Bima.
e. Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 29 dan 30 Juli 2017 pukul
07.30
WIB–selesai di Balai Pelatihan Dinas Pendidikan Kota Bima.
3. Contoh jawaban:
Dinas Pendidikan Kota Bima akan mengadakan kegiatan pelatihan kepemimpinan bagi anggota OSIS
SMA Sekota Bima. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada pengurus OSIS
SMA Sekota Bima dan menyamakan persepsi pengurus OSIS SMA Sekota Bima. Kegiatan tersebut
bertema ”Mencetak Jiwa Pemimpin Melalui OSIS”. Kegiatan pelatihan kepemimpinan diikuti oleh
anggota OSIS SMA baik negeri maupun swasta Sekota Bima. Kegiatan pelatihan akan dilaksanakan
pada hari Sabtu dan Minggu, 29 dan 30 Juli 2017 pukul 07.30 WIB–selesai di Balai Pelatihan Dinas
Pendidikan Kota Bima.

1. Jawaban:
Bagian-bagian dalam proposal tersebut sebagai berikut.
a. Latar Belakang
b. Rumusan Masalah
c. Tujuan Penelitian
d. Manfaat Penelitian
e. Kajian Teori
2. Contoh jawaban:
Penelitian tersebut dilakukan oleh Laurenzicio Lie, peserta didik kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3
Bantul. Penelitian tersebut mencoba mencari tahu penyebab minat belajar peserta didik SMA Negeri 3
Bantul tahun pelajaran 2016–2017 rendah. Penelitian ini juga membahas dampak positif dan negatif
televisi terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 3 Bantul tahun pelajaran 2016–2017.
Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan orang tua peserta
didik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bermanfaat agar dapat mencetak generasi
muda yang pandai dan terampil. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode penelitian

3 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 3
tindakan. Waktu pelaksanaan penelitian yaitu Senin–Rabu, 2–5 Juli 2017, Kamis–Sabtu, 6–8 Juli,
Senin–Sabtu, 10–15
Juli 2017, dan Senin, 17 Juli 2017. Penelitian menggunakan anggaran dana sebesar Rp50.000,00.

4 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 4
A. –
B. 1. Jawaban:
Nama kegiatan tersebut adalah Wisata Budaya Kabupaten Tana Toraja Kelas XI SMA Putra Bangsa
Makassar.
2. Jawaban:
Tema proposal tersebut adalah ”Kembangkan wawasan budaya Indonesia”.
3. Jawaban:
Latar belakang kegiatan dalam proposal sebagai berikut.
Indonesia merupakan negara yang memiliki beraneka ragam kebudayaan. Kebudayaan
Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke. Budaya adalah salah satu kekayaan yang dimiliki
Indonesia, selain kekayaan alam.
Akan tetapi, tidak semua masyarakat Indonesia mengetahui kekayaan alam dan budaya semua
daerah di Indonesia. Alasan inilah yang mendorong peserta didik SMA Putra Bangsa mengadakan
studi budaya ke Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Studi ini diharapkan dapat membuat
generasi muda mengenal kebudayaan Indonesia, khususnya di Kabupaten Tana Toraja. Dengan
demikian, mereka dapat melestarikan dan mempertahankan kebudayaan yang ada.
4. Jawaban:
Tujuan proposal kegiatan tersebut sebagai berikut.
a. Mengenal lebih jauh unsur-unsur budaya di Indonesia.
b. Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang tidak diajarkan di sekolah.
c. Sebagai wahana pembelajaran di luar kelas.
5. Jawaban:
Peserta yang mengikuti kegiatan adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Putra Bangsa
Makassar serta wali murid tiap-tiap kelas XI.
6. Jawaban:
Pelaksana kegiatan tersebut sebagai berikut.
Penanggung Jawab Kegiatan : Dra. Siti Nuraini, M.M.
Ketua Panitia Kegiatan : M. Supriadi, S.Pt.
Pembina OSIS : Dra. Ike Nurlaila, S.Pd.
Seksi Humas dan Publikasi : 1. Hasan, S.Pd.
2. Widya Lestari, S.Pd.
Seksi P3K : 1. Bagas Kuncoro, S.Pd.
2. Ida Mayang Indahyani, S.Pd.
Seksi Konsumsi : 1. Drs. M. Sadili, S.Pd.
2. Siti Handayani, S.Pd.
Seksi Dokumentasi : 1. Ali Hasan, S.Pd.
2. Desnia Ayu, S.Pd.
Seksi Keamanan : 1. M. Salim, S.Pd.
2. Muh Mansyur, S.Pd.
Seksi Transportasi : 1. Samsul Hidayat, S.Pd.
2. Dermawan Setyawan, S.Pd.
7. Jawaban:
Kegiatan studi budaya akan dilaksanakan pada libur semester kedua pada bulan Juli tanggal
1 Juli 2017.
8. Jawaban:
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Guru meminta peserta didik untuk mencari contoh proposal di internet. Guru meminta peserta didik
mencetak contoh proposal. Kemudian, peserta didik diminta membaca dan memperhatikan kaidah
kebahasaan di dalam contoh proposal. Peserta didik diminta menyunting ejaan dan tanda baca di dalam
contoh proposal. Setelah menyunting, peserta didik diminta mendiskusikan hasil pekerjaannya dengan
teman sebangku.

1. –
2. –
3. Contoh jawaban:

PROPOSAL KEGIATAN CLASS MEETING


SMA NEGERI 8 PENAJAM
TAHUN 2017

A. Latar Belakang
Kegiatan class meeting merupakan kegiatan rutin dari OSIS SMA Negeri 8 Penajam setiap
akhir semester setelah peserta didik selesai melaksanakan ujian akhir. Kegiatan class meeting
tersebut bertujuan untuk mempererat persahabatan antar kelas dan sebagai ajang peserta didik
untuk menyalurkan bakatnya dibidang olah raga. Kegiatan class meeting tidak hanya
mempererat persahabatan antar para peserta didik-peserta didik, melainkan juga mempererat
tali silaturahmi antara peserta didik dan guru. Selain itu, peserta didik dilatih untuk berperilaku
jujur dan sportiv dalam kegiatan ini. Sikap itu perlu dimiliki peserta didik agar menjadi pribadi
berakhlak mulia. Kegiatan class meeting ini bertujuan agar peserta didik dapat termotivasi
selalu belajar dan meningkatkan prestasinya, salah satunya di bidang olahraga.
B. Tujuan
Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan ini bertujuan sebagai berikut:
1. Mempererat tali persahabatan antarpeserta didik.
2. Menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakatnya dibidang olahraga.
3. Membentuk pribadi yang jujur dan bertanggung jawab dalam diri peserta didik.
C. Tema Kegiatan
Kegiatan ini mengangkat tema ”Bermain dengan jujur dan sportif”.
D. Peserta
Peserta kegiatan class meeting tahun 2017 adalah peserta didik SMA Negeri 8 Penajam
kelas X dan kelas XI, berjumlah sekira 160 peserta didik.
E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan class meeting akan dilaksanakan pada:
hari : Selasa, Rabu, dan Kamis
tanggal : 6–8 Juni 2017
tempat : aula SMA Negeri 8 Penajam
F. Ketentuan Lomba
Lomba-lomba yang akan diadakan sebagai berikut.
1. Lomba futsal putra dan putri.
2. Lomba voli putra dan putri.
Ketentuan-ketentuan masing-masing lomba di atas sebagai berikut.
1. Lomba futsal putra dan putri
a. Setiap kelas diharuskan mengirimkan satu tim putra dan tim putri untuk mengikuti
kegiatan lomba futsal.
b. Satu tim terdiri atas lima orang pemain dan pemain cadangan.
c. Pemain diwajibkan mengenakan seragam olahraga.
d. Setiap pemain dilarang membawa barang-barang yang dilarang saat sedang bermain
futsal, seperti senjata tajam. Pada saat bermain diharuskan mengenakan sepatu
olahraga.
e. Ketentuan lain diatur dalam peraturan permainan futsal.
2. Lomba voli putra dan putri
a. Setiap kelas diwajibkan mengirimkan dua tim untuk mengikuti kegiatan lomba voli,
yang terdiri atas satu tim putra dan satu tim putri.
b. Satu tim terdiri atas enam orang.
c. Setiap pemain harus mematuhi peraturan permainan.
G. Jadwal Kegiatan Lomba
Jadwal kegiatan class meeting sebagai berikut.
Nomor Hari, Tanggal
1. Selasa, 6 Juni 2017
2. Rabu, 7 Juni 2017
3. Kamis, 8 Juni 2017

H. Susunan Panitia
Susunan panitia kegiatan class meeting sebagai berikut.
1. Penanggung jawab :
2. Pembina :
3. Ketua Pelaksana :
4. Wakil Ketua :
5. Koordinator acara :
6. Koordinator kegiatan :
7. Sie perlengkapan :
Apip Roimondo Soni Subrata Mujianto
Donny Aprianto
Ganjar Satrio
8. Sie komunikasi : Zulkarnain
Bagus Robi Akmi
Dewi Amelia
Pipin Melyani
9. Sie acara : Risma Anggraeni
Satria Pangestu
Wahyu Aji Pangestu
Andes Suhanda
I. Wasit Lomba
Lomba futsal : Sunardi, S.Pd., Mujianto, S.Pd., Bayu Saputra, dan Suhanda.
Lomba voli : Sunardi, S.Pd., Mujianto, S.Pd., Noven Elsandi, Bayu Saputra, Jhonatan, Satrio
Pangestu, dan Risma Meiani.
J. Rencana Anggaran Biaya
Berikut daftar rencana anggaran biaya yang diperlukan dalam kegiatan class meeting.
Nomor Jenis Pengeluaran
1. Bahan-bahan untuk kegia- tan lomba dan properti:
a. Karton b. Spidol
c. Lem kertas

2. Konsumsi
3. Hadiah pemenang lomba a. Lomba futsal
1) Regu putra a) Juara I b) Juara II
2) Regu putri a) Juara I b) Juara II
b. Lomba voli
1) Regu putra a) Juara I b) Juara II
2) Regu putri a) Juara I b) Juara II

Total biaya
K. Penutup
Demikian proposal ini kami buat. Besar harapan kami Kepala SMA Negeri 8 Penajam
menyetujui rencana kegiatan class meeting ini. Atas perhatian dan izin yang diberikan, kami
ucapkan beribu-ribu terimakasih.
Penajam, 2 Juni 2017
Pembina OSIS Ketua OSIS

Ali Imran, S.E. Aji Ridho Pangestu.


NIP 19751120 200604 1 005
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 8 Penajam

Pujihastuti, S.Pd.
NIP.
196812071992032002

4. a. Contoh jawaban:
Rencana kegiatan yang diuraikan dalam proposal tersebu
b. Contoh jawaban:
Tema proposal tersebut adalah ”Bermain dengan jujur dan
c. Contoh jawaban:
Kegiatan class meeting merupakan kegiatan rutin dari OSIS SMA Negeri 8 Penajam setiap
akhir semester setelah peserta didik selesai melaksanakan ujian akhir. Kegiatan class meeting
tersebut bertujuan untuk mempererat persahabatan antarkelas dan sebagai ajang peserta didik
untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga. Kegiatan class meeting tidak hanya
mempererat persahabatan antarpeserta didik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara
peserta didik dan guru. Selain itu, peserta didik dilatih untuk berperilaku jujur dan sportif
dalam kegiatan ini. Sikap itu perlu dimiliki peserta didik agar menjadi pribadi berakhlak mulia.
Kegiatan class meeting ini bertujuan agar peserta didik dapat termotivasi selalu belajar dan
meningkatkan prestasinya. Salah satunya di bidang olahraga.
d. Contoh jawaban:
Tujuan kegiatan dalam proposal tersebut sebagai berikut.
1) Mempererat tali persahabatan antarpeserta didik.
2) Menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakatnya di bidang olahraga.
3) Membentuk pribadi yang jujur dan bertanggung jawab dalam diri peserta didik.
e. Contoh jawaban:
Peserta kegiatan class meeting tahun 2017 adalah peserta didik SMA Negeri 8 Penajam kelas
X dan kelas XI, berjumlah sekira 160 peserta didik.
f. Contoh jawaban:
Bentuk kegiatan yang terdapat dalam proposal adalah lomba futsal dan voli untuk regu putra
dan
putri.
g. Contoh jawaban:
Penyelenggara kegiatan dalam proposal tersebut adalah OSIS SMA Negeri 8 Penajam.
h. Contoh jawaban:
Kegiatan class meeting akan dilaksanakan pada:
hari : Selasa, Rabu, dan Kamis
tanggal : 6–8 Juni 2017
tempat : aula SMA Negeri 8 Penajam
i. Contoh jawaban:
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di aula SMA Negeri 8 Penajam.
j. Contoh jawaban:
Anggaran dana yang dibutuhkan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana adalah Rp805.000,00.

Contoh jawaban:

PROPOSAL KEGIATAN CLASS MEETING


SMA NEGERI 8 PENAJAM
TAHUN 2017

A. Latar Belakang
Kegiatan class meeting merupakan kegiatan rutin OSIS SMA Negeri 8 Penajam setiap akhir
semester setelah peserta didik selesai melaksanakan ujian akhir semester. Kegiatan class
meeting tersebut bertujuan untuk mempererat persahabatan antarkelas dan sebagai ajang peserta
didik untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga. Kegiatan class meeting tidak hanya
mempererat persahabatan antarpeserta didik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara peserta
didik dan guru. Selain itu, peserta didik dilatih untuk berperilaku jujur dan sportif dalam kegiatan
ini. Sikap itu perlu dimiliki peserta didik agar menjadi pribadi berakhlak mulia. Kegiatan class
meeting ini bertujuan agar peserta didik dapat termotivasi selalu belajar dan meningkatkan
prestasinya. Salah satunya di bidang olahraga.
B. Tujuan
Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan ini bertujuan sebagai berikut.
1. Mempererat tali persahabatan antarpeserta didik.
2. Menjadi ajang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakatnya di bidang olahraga.
3. Membentuk pribadi yang jujur dan bertanggung jawab pada diri peserta didik.
C. Tema Kegiatan
Kegiatan ini mengangkat tema ”Bermain dengan jujur dan sportif.”
D. Peserta
Peserta kegiatan class meeting tahun 2017 adalah peserta didik SMA Negeri 8 Penajam kelas
X dan kelas XI, berjumlah sekira 160 peserta didik.
E. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Kegiatan class meeting akan dilaksanakan pada:
hari : Selasa–Kamis,
tanggal : 6–8 Juni 2017,
tempat : aula SMA Negeri 8 Penajam.
F. Ketentuan Lomba
Lomba-lomba yang akan diadakan sebagai berikut.
1. Lomba futsal putra dan putri.
2. Lomba voli putra dan putri.
Ketentuan-ketentuan setiap lomba di atas sebagai berikut.
1. Lomba futsal putra dan putri
a. Setiap kelas diharuskan mengirimkan satu tim putra dan tim putri untuk mengikuti kegiatan
lomba futsal.
b. Satu tim terdiri atas lima orang pemain dan pemain cadangan.
c. Pemain diwajibkan mengenakan seragam olahraga.
d. Setiap pemain dilarang membawa barang-barang yang dilarang saat sedang bermain
futsal, seperti senjata tajam. Pada saat bermain pemain diharuskan mengenakan sepatu
olahraga.
e. Ketentuan lain diatur dalam peraturan permainan futsal.
2. Lomba voli putra dan putri
a. Setiap kelas diwajibkan mengirimkan dua tim untuk mengikuti kegiatan lomba voli, yang
terdiri atas satu tim putra dan satu tim putri.
b. Satu tim terdiri atas enam orang.
c. Setiap pemain harus mematuhi peraturan permainan.
G. Jadwal Kegiatan Lomba
Jadwal kegiatan class meeting sebagai berikut.
Nomor Hari, Tanggal
1. Selasa, 6 Juni 2017
2. Rabu, 7 Juni 2017
3. Kamis, 8 Juni 2017

H. Susunan Panitia
Susunan panitia kegiatan class meeting sebagai berikut.
1. Penanggung jawab :
2. Pembina :
3. Ketua Pelaksana :
4. Wakil Ketua :
5. Koordinator acara :
6. Koordinator kegiatan :
7. Sie perlengkapan :

8. Sie komunikasi :

9. Sie acara :

I. Wasit Lomba
Lomba futsal : Sunardi, S.Pd., Mujianto, S.Pd., Bayu Saputra, dan Suhanda.
Lomba voli : Sunardi, S.Pd., Mujianto, S.Pd., Noven Elsandi, Bayu Saputra, Jhonatan, Satrio
Pangestu, dan Risma Meiani.
J. Rencana Anggaran Biaya
Berikut daftar rencana anggaran biaya yang diperlukan dalam kegiatan class meeting.
Nomor Jenis Pengeluaran
1. Bahan-bahan untuk kegiatan lomba dan properti:
a. Karton b. Spidol
c. Lem kertas

2. Konsumsi
3. Hadiah pemenang lomba a. Lomba futsal
1) Regu putra a) Juara I b) Juara II c)
2) Regu putri a) Juara I b) Juara II c)
b. Lomba voli
1) Regu putra a) Juara I b) Juara II c)
2) Regu putri a) Juara I b) Juara II c)

Total biaya

K. Penutup
Demikian proposal ini kami buat. Kami berharap Kepala SMA Negeri 8 Penajam menyetujui
rencana kegiatan class meeting ini. Atas perhatian dan izin yang diberikan, kami ucapkan terima
kasih.
Penajam, 1 Juni 2017
Pembina OSIS Ketua OSIS

Ali Imran, S.E.


NIP 19751120 200604 1 005 Aji Ridho Pangestu
Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 8 Penajam

Pujihastuti, S.Pd.
NIP. 196812071992032002
1. –
2. –
3. Contoh jawaban:
Berdasarkan paparan dalam latar belakang proposal, rumusan masalah proposal tersebut sebagai
berikut.
a. Apakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang hijau?
b. Apakah perbedaan antara biji kacang hijau yang hidup di tempat terang dan biji kacang hijau yang
tumbuh di tempat gelap?
4. Contoh jawaban:
Berdasarkan latar belakang tersebut, proposal penelitian bermanfaat sebagai berikut.
a. Bagi peneliti
Penelitian ini bermanfaat bagi penelliti untuk mengembangkan sifat alamiah peneliti.
b. Bagi pembaca
Penelitian ini bermanfaat bagi pembaca untuk menambah wawasan, khususnya tentang materi
pertumbuhan dan perkembangan.
c. Bagi sekolah atau lembaga penelitian
Penelitian ini bermanfaat untuk menambah kepustakaan dan dapat dijadikan kajian lebih lanjut.
5. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Petunjuk Guru:
Jawaban setiap peserta didik dapat berbeda. Peserta didik menyusun perencanaan berdasarkan
ide atau kreativitas yang dimiliki. Guru dapat memberikan penilaian berdasarkan keunikan ide tiap-tiap
peserta didik.

1. –
2. –
3. Contoh jawaban:
a. Latar Belakang
Lingkungan yang asri dan sehat merupakan dambaan setiap orang. Namun, keterbatasan
sarana dan prasarana pengelolaan persampahan menimbulkan permasalahan lingkungan. Selain
itu, minimnya kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah memperparah permasalahan
lingkungan di sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen. Akibatnya, lingkungan menjadi kotor dan tidak
nyaman. Pemerintah setempat sudah memfasilitasi pendirian bank sampah. Pemerintah setempat
telah memfasilitasi pendirian bank sampah. Atas dasar paparan tersebut, penulis akan melakukan
penelitian dengan judul ”Pengaruh Bank Sampah terhadap Kebersihan Lingkungan dan
Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen”.
b. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan yang akan diteliti sebagai berikut.
1) Bagaimana kondisi kebersihan lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen sebelum ada
bank sampah?
2) Bagaimana kondisi kebersihan lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen sesudah ada
bank sampah?
3) Apa sajakah manfaat bank sampah bagi masyarakat sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen?
c. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan sebagai berikut.
1) Mengetahui kondisi kebersihan lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen sebelum ada
bank sampah.
2) Mengetahui kondisi kebersihan lingkungan sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen sesudah ada
bank sampah.
3) Mengetahui manfaat bank sampah bagi masyarakat sekitar SMA Negeri 1 Kepanjen.
4. Catatan untuk Guru:
Setiap kelompok peserta didik memiliki jawaban berbeda. Guru dapat memberikan nilai
berdasarkan pemahaman terhadap ilustrasi dengan proposal yang disusun. Guru juga dapat
memberikan penilaian berdasarkan sistematika penulisan proposal, penggunaan ejaan, pemakaian
tanda baca, dan penomoran.

A. Pilihlah Ganda 4. Jawaban: b


1. Jawaban: d Tinjauan pustaka berisi uraian teori yang
Tinjauan pustaka dalam proposal berisi uraian mendasari penelitian. Kutipan yang berisi uraian
teori yang mendasari penelitian.Selain itu, teori terdapat pada pilihan jawaban b. Dalam
tinjauan pustaka berisi sumber literatur yang kutipan pilihan jawaban b dijelaskan uraian teori
dipakai sebagai landasan teori dalam proposal. tentang ciri-ciri bahasa keilmuan. Kutipan
Literatur yang dipakai dalam proposal pilihan a berisi rumusan masalah. Kutipan pada
hendaknya yang mutakhir dan relevan dengan pilihan c dan d berisi tujuan penelitian. Kutipan
topik penelitian. pilihan jawaban e berisi metode penelitian.
2. Jawaban: a 5. Jawaban: b
Kutipan tersebut berisi pemaparan latar Pernyataan yang berisi judul proposal penelitian
belakang sebuah masalah. Masalah yang terdapat pada pilihan jawaban b. Judul tersebut
dipaparkan dalam kutipan tersebut adalah situs
menggambarkan sebuah penelitian tentang
jejaring sosial yang memengaruhi prestasi
pengaruh kegiatan ekstrakurikuler baris-ber-
belajar peserta didik. Permasalahan tersebut
baris terhadap kedisiplinan peserta didik. Judul
mendorong penulis untuk melakukan penelitian
proposal pada pilihan jawaban a, c, d, dan e
yang berjudul ”Pengaruh Jejaring Sosial
merupakan judul proposal kegiatan.
terhadap Sifat Individualisme Remaja”. Jadi,
kutipan tersebut merupakan bagian latar 6. Jawaban: a
belakang. Latar belakang proposal tersebut memaparkan
3. Jawaban: d masalah minat generasi muda terhadap
Kutipan latar belakang proposal tersebut kesenian tradisional yang menurun. Tujuan
menguraikan permasalahan yang terjadi pada proposal kegiatan tersebut terdapat pada
era globalisasi, khususnya kepada remaja. kalimat Pentas seni tradisional diselenggarakan
Permasalahan yang terdapat dalam kutipan untuk meningkatkan apresiasi siswa dalam
proposal tersebut terdapat pada kalimat dunia seni. Jadi, jawaban tepat terdapat pada
Permasalahan ini mungkin akan pilihan jawaban a.
menimbulkan permasalahan yaitu menurunnya
prestasi belajar peserta didik. Jadi,
permasalahan dalam kutipan proposal tersebut
terdapat pada pilihan jawaban d.
7. Jawaban: d acara pentas seni tradisional bagi siswa kelas
Sasaran atau peserta kegiatan yang dipaparkan X dan XI.
dalam latar belakang adalah siswa kelas
8. Jawaban: e
X dan XI SMA Permata Mulia. Pernyataan
Pernyataan yang sesuai dengan kutipan latar
tersebut terdapat pada kalimat Oleh karena itu,
belakang proposal tersebut adalah pilihan
OSIS SMA Permata Mulia akan mengadakan
jawaban e. Pernyataan pada pilihan jawaban e 13. Jawaban: c
sesuai dengan kalimat Perkembangan teknologi Kalimat latar belakang berisi alasan berkaitan
yang semakin pesat membuat generasi muda dengan topik yang dibahas dalam proposal.
tidak peduli dengan kelestarian kesenian Jadi, kalimat latar belakang yang sesuai dengan
tradisional Indonesia. topik tersebut terdapat pada pilihan jawaban c.
9. Jawaban: b 14. Jawaban: c
Maksud dan tujuan proposal berisi paparan Kutipan proposal tersebut memaparkan metode
penjelasan tujuan atau sesuatu yang ingin
penelitian yang digunakan dalam penelitian.
dicapai dalam penyelenggaraan sebuah
Jadi, kutipan tersebut merupakan bagian
kegiatan. Kalimat yang menyatakan maksud
metode penelitian.
dan tujuan dalam proposal kegiatan karya
wisata terdapat pada pilihan jawaban b. Kalimat 15. Jawaban: e
pada pilihan a merupakan tujuan pelatihan Pernyataan yang sesuai dengan kutipan
peserta didik. Kalimat pada pilihan jawaban c proposal terdapat pada pilihan jawaban e.
merupakan penjelasan manfaat pembelajaran Pernyataan tersebut sesuai dengan kalimat
ekstrakurikuler. Kalimat pada pilihan jawaban Data yang digunakan pada tahap uji coba
d merupakan tujuan program ”Satu Hari di merupakan data Provinsi DKI Jakarta yang
Desa”. Kalimat pada pilihan jawaban e berisi diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Pernyataan
pengumuman karya wisata. lain dalam pilihan a, b, c, dan d tidak sesuai
dengan kutipan proposal.
10. Jawaban: c
Kutipan proposal tersebut membahas gizi buruk 16. Jawaban: d
pada balita, khususnya di Desa Karangrejo Lor, Latar belakang proposal kegiatan memuat
Kecamatan Jakenan. Permasalahan dalam alasan-alasan diadakannya kegiatan. Kegiatan
kutipan proposal tersebut terdapat pada kalimat yang tercantum dalam proposal tersebut
ketiga paragraf kedua. Jadi, permasalahan yang adalah rehabilitasi lingkungan berupa kerja
dibahas dalam kutipan proposal terdapat pada bakti dan penanaman pohon. Kegiatan tersebut
pilihan jawaban c. dilaksanakan oleh warga RW 06 Kelurahan
Cibabat pada hari Minggu, tanggal 23 Juli
11. Jawaban: b
2017. Jadi, latar belakang yang sesuai untuk
Pernyataan yang sesuai dengan kutipan isi
proposal kegiatan tersebut terdapat pada
proposal terdapat pada pilihan jawaban b.
pilihan jawaban d. Latar belakang pada pilihan
Pernyataan pada pilihan jawaban b sesuai
jawaban d memuat alasan perlunya diadakan
dengan kalimat Gizi buruk juga dapat
kegiatan rehabilitasi lingkungan di wilayah RW
mengganggu pertumbuhan dan perkembangan
06 Kelurahan Cibabat.
mental serta penurunan IQ. Pernyataan dalam
pilihan a, c, d, dan e tidak sesuai dengan isi 17. Jawaban: e
proposal. Pernyataan-pernyataan yang disajikan merupa-
kan bagian metode penelitian. Metode penelitian
12. Jawaban: a
biasanya berisi jenis penelitian yang digunakan,
Proposal tersebut termasuk proposal penelitian.
kerangka penelitian, teknik pengumpulan data,
Kutipan isi proposal tersebut memaparkan latar
dan cara analisis data. Jadi, jawaban tepat
belakang masalah yang dialami oleh balita di
terdapat pada pilihan jawaban e.
Desa Karangrejo Lor, Kecamatan Jakenan,
yakni gizi buruk. Jadi, jawaban tepat terdapat 18. Jawaban: d
pilihan jawaban a. Pernyataan yang merupakan bagian penutup
proposal kegiatan terdapat pada pilihan
jawaban d. Pernyataan pada pilihan a tidak
sesuai untuk proposal kegiatan. Pernyataan
pada pilihan b berisi tujuan kegiatan.
Pernyataan pada pilihan c berisi paparan
peserta kegiatan. Pernyataan pada pilihan e
berisi paparan tempat pelaksanaan kegiatan.
19. Jawaban: c
Latar belakang masalah tersebut memapar-
kan alasan melaksanakan kegiatan studi wisa-
ta. Jadi, tema yang sesuai dengan paparan
latar belakang tersebut terdapat pada pilihan
jawaban c.
20. Jawaban: d 1. Contoh jawaban:
Kutipan proposal tersebut memaparkan literatur Seiring perkembangan teknologi dan informasi,
yang digunakan dalam proposal. Jadi, kutipan generasi muda mulai kehilangan minat terhadap
tersebut merupakan bagian tinjauan pustaka. budaya asli Indonesia. Budaya asli Indonesia
seolah-olah tenggelam di tengah derasnya
B. Uraian arus globalisasi. Apabila melihat kondisi dan
fakta tersebut, pantas kiranya kita memberikan
perhatian lebih terhadap permasalahan 3. Jawaban:
tersebut. Pemikiran inilah yang mendasari kami, Rumusan masalah proposal tersebut sebagai
OSIS SMA Semesta, akan mengadakan berikut.
Festival Pentas Seni dan Budaya tradisional a. Bagaimana kandungan gizi nugget ikan
antar-SMA Kabupaten Bone.
tongkol dengan penambahan daun kelor?
2. Rumuskan maksud dan tujuan proposal Festival b. Bagaimana kualitas nugget ikan tongkol
Pentas Seni dan Budaya Tradisional Antar-SMA dengan penambahan daun kelor?
Kabupaten Bone!
Contoh jawaban: 4. Berdasarkan latar belakang tersebut, tentukan
OSIS SMA Semesta mengadakan kegiatan tujuan penelitian tepat untuk melengkapi
Festival Pentas Seni dan Budaya Tradisional informasi dalam kutipan proposal tersebut!
Antar-SMA Kabupaten Bone dengan maksud Jawaban:
dan tujuan: Tujuan penelitian didapat dari rumusan
a. melestarikan dan menumbuhkan minat masalah. Jadi, tujuan penelitian tersebut
generasi muda terhadap seni dan budaya sebagai berikut. a. Untuk mengetahui
tradisional serta kandungan gizi nugget
b. membangun kebersamaan dan ikan tongkol dengan penambahan daun
menumbuh- kan kreativitas pada kelor.
pemuda.sih dan jauhkan dari bau-bauan. b. Untuk mengetahui kualitas nugget ikan
tongkol dengan penambahan daun kelor.
5. Sebutkan informasi penting yang terdapat dalam
proposal tersebut!
Contoh jawaban:
a. Kutipan proposal tersebut membahas
manfaat daun kelor yang dapat dijadikan
nugget.
b. Latar belakang proposal tersebut
membahas pentingnya daun kelor untuk
menambah asupan gizi.
c. Kandungan gizi dalam daun kelor sangat
tinggi.
d. Peneliti ingin mengetahui kandungan gizi
yang terdapat dalam nugget daun kelor dan
ikan tongkol.
e. Peneliti ingin mengetahui kualitas nugget
daun kelor dan ikan tongkol.
Lakukan kegiatan-kegiatan berikut!
1. Contoh jawaban:
Kegiatan bakti sosial di lingkungan sekitar sekolah.
2. Contoh jawaban:
Alasan:
a. Kondisi sosial ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah kurang sejahtera.
b. Masyarakat sekitar lingkungan sekolah membutuhkan bantuan berupa pakaian bekas dan
bazar sembako murah.
Tujuan:
a. Membantu masyarakat di lingkungan sekitar sekolah yang kurang sejahtera.
b. Memberi bantuan masyarakat sekitar lingkungan sekolah berupa pakaian bekas dan
mengadakan bazar sembako murah.
3. Contoh jawaban:
Kegiatan bakti sosial akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 16 Juni 2017, pukul 08.00–
12.00 di sekolah SMA Kasih Bangsa.
4. –
5. Catatan untuk Guru:
Jawaban setiap peserta didik dapat berbeda. Peserta didik menyusun perencanaan
berdasarkan ide atau kreativitas yang dimiliki. Guru dapat memberikan penilaian berdasarkan
keunikan ide tiap- tiap peserta didik.
Merancang Karya Ilmiah
II

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:


1. mengidentifikasi informasi, tujuan, dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca;
2. merancang informasi, tujuan, dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah;
3. menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah; serta
4. mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan.

Merancang Karya Ilmiah

mempelajari

Informasi, Tujuan, dan Esensi Perancangan Informasi, Analisis Sistematika dan Pengonstruksian Karya Ilmiah
Karya Ilmiah Tujuan, dan Esensi Karya Kebahasaan Karya Ilmiah dengan Memperhatikan Isi,
Ilmiah Sistematika, dan Kebahasaan

meliputi meliputi meliputi meliputi

• Struktur karya ilmiah • Informasi penting dalam • Sistematika karya ilmiah • Pengungkapan informasi
• Infor masi yang dapat karya ilmiah • K a i d a h k e b a h a sa a n berdasarkan isi kar ya
dikembangkan dalam • Penyajian hasil diskusi dalam karya ilmiah ilmiah
karya ilmiah • Penulisan karya ilmiah
dengan memperhatikan
sistematika dan kaidah
kebahasaan
• Perbaikan karya ilmiah
berdasarkan suntingan
orang lain

mampu

• Mengidentifikasi informasi, tujuan, dan esensi sebuah karya ilmiah yang dibaca.
• Merancang informasi, tujuan, dan esensi yang harus disajikan dalam karya ilmiah.
• Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah.
• Mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan.
Catatan untuk Guru:
Guru meminta peserta didik membentuk kelompok diskusi yang terdiri atas tiga atau empat peserta
didik. Setiap kelompok bertugas menemukan dan membaca satu karya ilmiah, artikel, atau jurnal. Guru
meminta setiap anggota kelompok bekerja sama untuk menentukan bagian-bagian dari karya ilmiah tersebut.
Selanjutnya, setiap kelompok diminta menyusun laporan dan menyajikannya dalam tabel seperti dalam buku
PR. Guru dapat memberikan penilaian terhadap hasil kerja kelompok yang dilakukan peserta didik.

Catatan untuk Guru:


Guru meminta kepada setiap peserta didik untuk mengamati lingkungan di sekitar sekolah atau
masyarakat. Peserta didik diminta menemukan informasi menarik yang pantas dikembangkan menjadi karya
ilmiah. Kemudian, peserta didik diminta mencari referensi berupa buku yang berkaitan dengan informasi
yang dianggap pantas dikembangkan menjadi karya ilmiah tersebut. Setiap peserta didik membuat catatan
kecil berkaitan dengan informasi yang akan disusun menjadi karya ilmiah dalam buku tulis.

Catatan untuk Guru:


Guru meminta peserta didik membentuk kelompok yang terdiri atas tiga sampai lima peserta didik.
Setiap peserta didik diminta menemukan sebuah karya ilmiah dari jurnal media cetak atau elektronik. Guru
meminta kepada setiap kelompok untuk menentukan masalah-masalah pokok dalam karya ilmiah yang
ditemukan. Selanjutnya, Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.
Kelompok yang belum mendapat giliran presentasi bertugas mencatat gagasan dan memberikan saran
perbaikan dari hasil kerja kelompok lain. Guru membimbing peserta didik dalam melakukan kegiatan ini.

Catatan untuk Guru:


Guru mengajak peserta didik melakukan diskusi kelas berdasarkan tiga karya ilmiah yang telah dipilih
Guru. Guru dan peserta didik memilih pelaku diskusi seperti moderator, sekretaris, dan tiga pemakalah. Guru
meminta ketiga pemakalah mempresentasikan isi karya ilmiah secara bergiliran. Kemudian, peserta diskusi
melakukan tanya jawab untuk menampung baik pertanyaan, dukungan, sanggahan, kritik, maupun saran
untuk setiap pemakalah. Guru meminta setiap peserta diskusi membuat catatan berupa ringkasan atas
paparan ketiga pemakalah beserta tanggapan-tanggapannya. Selanjutnya, setiap peserta didik menyajikan
laporan kegiatan diskusi.

Catatan untuk Guru:


Guru meminta peserta didik membentuk kelompok dengan teman sebangku. Setiap kelompok
diwajibkan menemukan dua buah jurnal, makalah, atau karya ilmiah lain dari media cetak atau elektronik.
Selanjutnya, setiap kelompok menganalisis bagian-bagian karya ilmiah yang ditemukan. Setiap kelompok
diminta membandingkan sistematika karya ilmiah yang digunakan dalam dua karya ilmiah tersebut.
Kemudian, setiap kelompok membuat laporan diskusi kelompok dengan format seperti dalam buku PR.

Catatan untuk Guru:


Guru meminta kepada peserta didik untuk bergabung kembali dengan teman sebangku. Kemudian,
setiap kelompok diminta mencermati karya ilmiah yang telah dianalisis pada Uji Kompetensi 4. Pada Uji
Kompetensi 5 ini setiap kelompok diminta mengidentifikasi aspek kebahasaan yang terdapat dalam karya
ilmiah tersebut. Peserta didik dapat menyajikan hasil kerja kelompok dalam format seperti dalam buku PR.
Guru dapat memberikan penilaian berdasarkan hasil kerja kelompok tersebut.

1. –
2. –
3. –
4. –
5. –
6. –
7. Contoh jawaban:

Nomor Topik

1. Manfaat tidur

2. Tempe makan- an bergizi

3. K e s e h a t a n lingkungan

Catatan untuk Guru:


Guru meminta setiap peserta didik menentukan topik yang terdapat pada kutipan makalah. Setelah
itu, Guru meminta peserta didik pergi ke perpustakaan sekolah. Peserta didik juga dapat mengunjungi
perpustakaan keliling atau perpustakaan daerah yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka. Dalam
melakukan kegiatan ini, setiap peserta didik bebas menentukan buku yang dapat digunakan sebagai
sumber acuan. Guru meminta kepada peserta didik untuk menemukan minimal satu sumber acuan
berupa buku yang berkaitan dengan topik makalah. Peserta didik juga dapat menemukan sumber lain
berupa artikel, makalah, atau karya ilmiah lain yang berkaitan dengan topik.

Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Dalam penyusunan karya ilmiah ini, hasil pekerjaan peserta didik dapat berbeda-beda. Guru membebaskan
peserta didik untuk menyusun karya ilmiah dengan topik atau masalah yang disukai. Peserta didik diminta
menyusun karya ilmiah dengan format yang telah dipelajari. Berikut contoh karya ilmiah yang dapat disusun
berdasarkan kerangka karangan yang telah disusun di depan.
Mewujudkan Transportasi Ramah Lingkungan (Transportasi Berkelanjutan)
dalam Mengurangi Dampak Lingkungan akibat Kendaraan Bermotor
Bab I
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Saat ini kendaraan telah menjadi sarana transportasi yang sangat erat bagi masyarakat Indonesia.
Kendaraan bermotor merupakan alat transportasi yang efisien, efektif, dan ekonomis, serta terjangkau
oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, perkembangan jumlah kendaraan bermotor yang
sangat
pesat mengakibatkan penurunan tingkat kesehatan masyarakat, buruknya kualitas udara, meningkatnya
korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya tekanan kejiwaan akibat kemacetan dan berkurangnya
aktivitas fisik seseorang karena lebih banyak di kendaraan. Selain itu, fosil yang digunakan sebagai
bahan bakar kendaraan tersebut menyebabkan rusaknya lingkungan dan penurunan kesehatan
masyarakat. Bahkan, yang saat ini muncul masalah lingkungan seperti global warming.
Menurut penelitian para ahli, global warming memiliki kaitan erat dengan penggunaan alat
transportasi yang menggunakan bahan bakar fosil. Padahal, alat transportasi merupakan sarana paling
banyak digunakan di Indonesia. Berbagai dampak lingkungan yang muncul akibat aktivitas transportasi
tersebut telah mendorong munculnya gerakan untuk mengembangkan suatu sistem transportasi yang
lebih ramah lingkungan yang dikenal sebagai transportasi berkelanjutan (sustainable transport).
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.
1. Bagaimana mewujudkan transportasi ramah lingkungan?
2. Apa saja jenis sarana transportasi ramah lingkungan?
C. Tujuan
Sesuai dengan permasalahan tersebut, tujuan yang dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut.
1. Mendeskripsikan cara mewujudkan transportasi ramah lingkungan.
2. Mendeskripsikan jenis sarana transportasi ramah lingkungan.
D. Manfaat Penelitian
Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut.
1. Bagi pemerintah, penelitian ini dapat dijadikan sebagai kajian untuk mewujudkan transportasi ramah
lingkungan.
2. Menjelaskan kendaraan yang ramah lingkungan sehingga masyarakat dapat mengetahui ciri-ciri
kendaraan yang ramah lingkungan.
3. Dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat kendaraan bermotor.
4. Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan kajian awal tentang lingkungan.

Bab II
Pembahasan
A. Pengertian Transportasi Ramah Lingkungan (Transportasi Berkelanjutan)
Transportasi berkelanjutan adalah sebuah konsep yang dikembangkan sebagai suatu
antitesis terhadap kegagalan kebijakan, praktik, dan kinerja sistem transportasi yang dikembangkan
selama kurang lebih 50 tahun terakhir. Istilah transportasi berkelanjutan sendiri berkembang sejalan
dengan munculnya terminologi pembangunan berkelanjutan pada tahun 1987 (World Commission on
Environment and Development, United Nation). Secara khusus transportasi berkelanjutan diartikan
sebagai ”upaya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas transportasi generasi saat ini tanpa mengurangi
kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhan mobilitasnya”.
Secara umum konsep transportasi berkelanjutan merupakan gerakan yang mendorong
penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam upaya memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.
Dalam konteks perencanaan kota, konsep ini diterjemahkan sebagai upaya peningkatan fasilitas bagi
komunitas bersepeda, pejalan kaki, fasilitas komunikasi, penyediaan transportasi umum massal yang
murah dan ramah lingkungan seperti kereta api listrik maupun angkutan umum.
Konsep transportasi berkelanjutan juga mendorong upaya pemanfaatan teknologi komunikasi dan
informasi. Transportasi berkelanjutan bertujuan mengurangi kebutuhan pergerakan orang dan barang
melalui penerapan konsep teleconference, teleworking, teleshopping, dan telecommuting. Selain itu,
pengembangan kawasan terpadu, seperti di perkotaan, dapat mengurangi kebutuhan mobilitas
penduduk antarkawasan.
B. Dampak yang Ditimbulkan Kendaraan Bermotor
Faktor-faktor lingkungan yang timbul akibat aktivitas transportasi umumnya terkait dengan aspek berikut.

1. Kebisingan
2. Polusi udara
3. Tundaan pejalan kaki
Di antara faktor-faktor tersebut yang paling mengganggu adalah kebisingan dan polusi udara. Kebisingan
adalah suara yang tidak diinginkan karena memiliki intensitas atau volume yang melampaui level yang dapat
diterima telinga manusia. Suara yang sangat keras dapat merusak pendengaran.
Selain mengakibatkan polusi suara, kendaraan juga mengakibatkan polusi udara. Polusi udara
adalah berbagai jenis senyawa gas dan partikel yang keberadaannya dalam proporsi tertentu dapat
membahayakan manusia. Udara normal mengandung nitrogen (78%), oksigen (21%), argon (0,93%),
dan CO2 (0,032%). Selain itu, udara mengandung beberapa senyawa lain, seperti Neon, Helium,
Methane,
Krypton, Hydrogen, N2O, CO, O3, SO2, NO2 dalam jumlah terbatas. Gas buang sisa pembakaran
kendaraan bermotor umumnya menghasilkan beberapa senyawa gas yang dapat
membahayakan
kesehatan manusia. Senyawa gas akibat polusi dapat dikelompokkan ke dalam senyawa sulfur,
senyawa nitrogen, senyawa karbon, dan senyawa hidrogen. Senyawa berbentuk gas yang muncul dari
gas buang kendaraan bermotor dapat berupa karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NO2),
hidrokarbon (HC), dan timbal.
Dampak polusi udara terhadap manusia dapat berupa gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Polusi udara jangka panjang dapat mengakibatkan penurunan daya refleks dan kemampuan visual.
Polusi udara jangka pendek mengakibatkan gangguan pernapasan dan sakit kepala. Polusi udara
umumnya memberikan dampak terhadap sistem pernapasan manusia, seperti kesulitan bernapas,
batuk, asma, kerusakan fungsi paru-paru, penyakit pernapasan kronis, dan iritasi penglihatan. Tingkat
keseriusan gangguan tersebut tergantung dari tingkat pemaparan dan konsentrasi polutan yang
merupakan fungsi dari volume dan komposisi lalu lintas, kepadatan, serta kondisi cuaca.
C. Perwujudan Transportasi Ramah Lingkungan untuk Mengurangi Dampak Lingkungan akibat
Kendaraan Bermotor
Upaya mewujudkan transportasi yang ramah lingkungan pada dasarnya dapat dilakukan dengan
mencegah terjadinya perjalanan yang tidak perlu (unnecessary mobility). Salah satu caranya dengan
menggunakan angkutan umum. Penggunaan transportasi umum dapat mengurangi dampak lingkungan
akibat kendaraan bermotor.
Upaya untuk mengurangi perjalanan dengan kendaraan bermotor dapat dilakukan dengan
pengembangan kawasan terpadu. Sebagai contoh dengan membuat kawasan mix-used zone dan
revitalisasi kawasan lama. Selain itu, kita dapat menciptakan kawasan terpadu yang berlokasi pada
jalur-jalur transportasi utama atau Transit Oriented Develepment (TOD), serta melakukan manajemen
kebutuhan transportasi atau Transport Demand Management (TDM).
Konsep kawasan TOD yang dikembangkan pada umumnya menerapkan pengembangan kawasan
berfungsi campuran atau mixed-used zone. Konsep ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan
pergerakan transportasi antarkawasan dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi.
Kawasan TOD umumnya memiliki pusat kawasan berupa stasiun kereta, metro, trem, atau terminal bus
yang dikelilingi oleh blok-blok hunian, perkantoran, atau pusat perdagangan.
Sementara itu, di kawasan TDM terdapat fasilitas pejalan kaki yang sangat nyaman, tempat
penyeberangan, jalan yang tidak terlalu lebar, dan gradasi kepadatan bangunan ke arah luar.
Kawasan ini juga membatasi jumlah lahan parkir untuk kendaraan pribadi. Penerapan TDM diharapkan
dapat menghasilkan kondisi lingkungan yang lebih baik, meningkatkan kesehatan publik. Penciptaan
kawasan ini dapat mendorong kesejahteraan masyarakat, dan tingkat kelayakan hunian suatu kota.
Beberapa bentuk penerapan TDM yang mungkin dilakukan sebagai berikut.
1. Mendorong peningkatan okupansi kendaraan melalui kebijakan ride-sharing, three-in-one, dan car-
pooling.
2. Menyediakan sarana angkutan umum yang cepat, murah, dan nyaman yang dapat menjangkau
seluruh bagian kota.
3. Menyediakan fasilitas untuk mendorong penggunaan sarana angkutan tidak bermotor seperti jalur
sepeda, jalur pejalan kaki yang dapat mengurangi ketergantungan kepada kendaraan bermotor.
4. Menerapkan jam kerja yang lebih fleksibel atau penggeseran waktu kerja dan pemisahan waktu
kerja dan sekolah untuk mengurangi beban lalu lintas pada jam puncak.
5. Membatasi penggunaan kendaraan pribadi melalui penerapan pembatasan plat nomor kendaraan
yang dapat dioperasikan di kawasan atau waktu tertentu.
6. Menerapkan pengenaan tarif parkir yang tinggi di kawasan-kawasan CBD untuk memberikan
disinsentif bagi pengguna kendaraan pribadi.
D. Kendaraan yang Ramah Lingkungan
Sarana transportasi yang dikembangkan untuk mengurangi dampak lingkungan seperti kebisingan
dan polusi udara umumnya mengarah ke penggunaan kendaraan tidak bermotor. Sarana transportasi
tersebut dapat menggunakan bahan bakar terbarukan seperti sinar matahari dan listrik.
Bentuk-bentuk angkutan yang ramah lingkungan sebagai berikut.
1. Pedestrian
Penyediaan sarana dan jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman dapat mengurangi
ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan pribadi. Jarak yang dapat dijangkau
dengan berjalan kaki umumnya sekitar 400–500 meter.
2. Sepeda
Sekarang dikembangkan kelompok-kelompok masyarakat yang mengusung ide penggunaan
sepeda sebagai alternatif alat transportasi yang ramah lingkungan seperti gerakan Bike to Work
(B2W). Sepeda dapat digunakan dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam dan daya jelajah sekitar 1–
5 kilometer.
3. Sepeda listrik
Alternatif lain dari sepeda manual adalah sepeda yang digerakkan dengan tenaga listrik baterai
yang dapat diisi ulang. Di samping lebih hemat biaya, sepeda ini tidak menimbulkan kebisingan
dalam penggunaannya dibandingkan sepeda motor. Kecepatan berkendaraan maksimum jenis
sepeda ini adalah sekitar 40–60 km/jam dengan daya jelajah hingga 60 km.
4. Kendaraan hibrid
Kendaraan ini dikembangkan dari bahan yang ultraringan, tetapi sangat kuat seperti komposit.
Sumber tenaga kendaraan jenis ini umumnya merupakan campuran antara bahan bakar minyak dan
listrik yang dibangkitkan dari putaran mesin kendaraan melalui teknologi rechargeable energy
storage system (RESS). Kendaraan jenis ini diklaim memiliki tingkat polusi dan penggunaan bahan
bakar.
5. Kendaraan berbahan bakar alternatif
Beberapa teknologi bahan bakar alternatif seperti biodiesel, etanol, hidrogen atau kendaraan
dengan teknologi yang dapat menggunakan dua jenis bahan bakar secara bergantian (flexible fuel
vehicle).
6. Kendaraan hypercar
Kendaraan jenis ini memiliki fitur konstruksi yang sangat ringan, desain yang aerodinamis,
penggerak berbahan bakar hybrid, dan beban aksesoris yang minimal.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Dampak lingkungan akibat aktivitas transportasi yang dirasakan oleh masyarakat telah mencapai
tingkat mengkhawatirkan. Diperlukan upaya-upaya penanganan dari masalah tersebut. Transportasi
ramah lingkungan atau transportasi berkelanjutan merupakan suatu gerakan yang mendorong
pengurangan kebutuhan perjalanan dan ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan
pribadi.
Upaya pengurangan dampak lingkungan melalui pengembangan kawasan-kawasan terpadu yang
berlokasi di sekitar jalur angkutan umum massal. Tujuannya dapat mengurangi kebutuhan perjalanan
antarkawasan. Penerapan prinsip-prinsip TDM untuk meningkatkan efisiensi penggunaan prasarana
jalan. Selain itu, pengembangan teknologi-teknologi alternatif pengganti bahan bakar yang tidak
terbarukan terus diupayakan untuk mengurangi dampak polusi udara dan kebisingan yang ditimbulkan.
Diharapkan transportasi yang bertujuan untuk memindahkan orang dan barang dari satu tempat ke
tempat lain dengan cepat, aman, dan nyaman dapat terpenuhi tanpa memberikan dampak yang berarti
terhadap lingkungan.
B. Saran
1. Saran kepada pemerintah, pemerintah harus berusaha mewujudkan transportasi ramah lingkungan
(transportasi berkelanjutan) untuk mengurangi dampak penggunaan kendaraan bermotor.
2. Saran untuk masyarakat Indonesia, setelah dijelaskan tentang beberapa masalah mengenai
kendaraan ramah lingkungan semoga kita menyadari betapa pentingnya manfaat menjaga
lingkungan.
Daftar Pustaka
Firdaus, Sofyan. 2009. Transportasi Ramah Lingkungan. Jakarta: Ricardo.
Gryta. 2010. ”Green Transport sebagai Transposrtasi Berkelanjutan.
http://punyaesapa.blogspot.co.id/2010/11/
green-transport-sebagai-konsep.html, diakses 20 Juli 2017
Pramono, Agus. 2008. Pengelolaan Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Mataram. Program Magister
Ilmu
Lingkungan Program Pasca Sarjana Universitas Dipenegoro Semarang
Disadur dari: http://ww w. kompasiana.com/moh. m ut aw alli/m ewujudkan-transpor tasi-ramah-lingkungan_552fadc86ea834dd168b4582, diunduh
20 Juli 2017

Selanjutnya, Guru meminta setiap peserta didik untuk melakukan silang baca dengan salah satu teman.
Tujuan kegiatan ini untuk saling memberikan koreksi terhadap karya ilmiah teman. Peserta didik dapat
meng- gunakan format silang baca seperti dalam buku PR.

A. Pilihlah Ganda Rumusan masalah tepat terdapat pada pilihan


1. Jawaban: e jawaban c. Sementara itu, rumusan masalah
Kutipan bagian penelitian tersebut merupakan yang terdapat pada pilihan jawaban a, b, d, dan
bagian saran. Perhatikan kalimat Oleh karena e tidak sesuai dengan topik.
itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang
5. Jawaban: b
membangun dari semua pihak.
Informasi penting dalam paragraf dapat di-
2. Jawaban: b tentukan dengan memahami ide pokok dan
Kata pengantar adalah pendahuluan yang berisi kalimat utamanya. Informasi penting paragraf
bagian dari laporan karya tulis yang berisi kata- tersebut terdapat pada kalimat pertama.
kata atau kalimat harapan penulis, ucapan Jawaban yang tepat terdapat pada pilihan b.
terima kasih penulis. Pendahuluan berisi Sementara itu, pilihan jawaban a, c, d, dan e
tentang latar belakang masalah, identifikasi bukan informasi penting dalam kutipan karya
masalah, perumusan masalah, tujuan ilmiah tersebut.
penelitian, dan manfaat penelitian. Metode
6. Jawaban: b
penelitian diartikan sebagai prosedur atau
Kutipan karya ilmiah tersebut merupakan peng-
tahap-tahap penelitian, mulai dari persiapan,
galan bagian Pendahuluan yang berisi latar
penentuan sumber data, pengolahan, sampai
belakang penulisan karya tulis. Jawaban tepat
dengan pelaporannya. Pembahasan berisi
adalah pilihan jawaban b.
paparan tentang isi pokok karya ilmiah, terkait
dengan rumusan masalah yang dikemukakan 7. Jawaban: a
pada bagian pendahuluan. Sementara itu, Kutipan karya ilmiah membahas kekayaan seni
simpulan merupakan bagian dari inti sari dan budaya Indonesia. Pernyataan yang sesuai
pendahuluan, kerangka teoretis, metodologi dengan isi kutipan tersebut terdapat pada
penelitian, dan temuan penelitian. Jawaban pilihan jawaban a. Sementara itu, pernyataan
tepat terhadap pernyataan pada soal adalah yang terdapat pada pilihan jawaban b, c, d, dan
pilihan jawaban b. e tidak sesuai dengan isi kutipan karya ilmiah.
3. Jawaban: c 8. Jawaban: d
Kutipan karya ilmiah menginformasikan ke- Kalimat yang berisi permintaan saran yang tepat
beradaan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia terdapat dalam kalimat pilihan jawaban d.
harus dikenalkan dan diwariskan kepada Kalimat pilihan jawaban a merupakan kalimat
generasi muda. berita. Pilihan jawaban b dan e berisi
pembahasan masalah. Kalimat dalam pilihan
4. Jawaban: c
jawaban c berisi metode pengumpulan data.
Rumusan masalah berisi pertanyaan. Rumusan
Kalimat dalam pilihan jawaban d berisi ucapan
masalah cirinya singkat, jelas, dan sesuai topik
masalah penelitian. Rumusan masalah tidak terima kasih, permintaan saran, dan kritik.
boleh keluar dari topik yang diteliti atau dibahas.
9. Jawaban: c belakang tersebut. Topik yang sesuai dengan isi
Kutipan menginformasikan kegiatan reboisasi latar belakang tersebut adalah pilihan jawaban
sebagai upaya menanggulangi bencana alam. c. Topik yang terdapat pada pilihan jawaban a,
Kutipan tersebut merupakan bagian latar b, d, dan e tidak sesuai dengan isi latar
belakang. Topik karya ilmiah dapat ditentukan belakang.
berdasarkan informasi penting dari latar
10. Jawaban: c 16. Jawaban: e
Penggabungan kedua kalimat tersebut yang Kalimat saran memuat saran yang harus
tepat terdapat dalam pilihan jawaban c. Kata dilakukan pihak tertentu untuk melakukan
hubung akibatnya merupakan kata hubung kegiatan yang lebih bermanfaat berdasarkan
antarkalimat yang menyatakan hubungan rumusan masalah penelitian. Kalimat saran
kausatif (sebab- akibat). tepat terdapat pada pilihan jawaban e.
11. Jawaban: e 17. Jawaban: a
Kata penghubung yang tepat untuk Latar belakang masalah harus sesuai dengan
menggabung- kan kedua kalimat adalah oleh rumusan masalah yang disajikan. Latar
karena itu. Kedua kalimat tersebut jika belakang masalah harus memuat inti masalah
digabung menjadi Usaha pemerintah untuk
yang akan dibahas pada pembahasan.
mengurangi emisi gas demi terciptanya
Jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban a.
lingkungan yang bersih tidak dihiraukan
masyarakat. Dengan demikian, Pemerintah 18. Jawaban: b
perlu menyiapkan rencana baru untuk Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk
menyiasati pengurangan polusi udara. memecahkan masalah yang akan dibahas. Ber-
12. Jawaban: e dasarkan kerangka karya tulis, tujuan penulisan
Batasan masalah dalam penelitian memuat adalah memaparkan dampak dan upaya men-
batasan masalah yang sesuai dengan tujuan cegah dan menanggulangi kebakaran hutan.
penelitian. Kalimat pembatasan masalah yang 19. Jawaban: c
sesuai adalah pilihan jawaban e. Kalimat dalam Topik dalam karya ilmiah harus mewakili isi
pilihan jawaban e memuat masalah yang sesuai karya ilmiah. Topik dalam kutipan karya ilmiah
dengan tema penelitian. tersebut tersirat dalam setiap kalimatnya. Topik
13. Jawaban: b yang se- suai dengan kutipan karya ilmiah
Aturan penggunaan tanda titik terdapat pada tersebut terda- pat pada pilihan jawaban c.
Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Tanda titik Sementara itu, topik dalam pilihan jawaban a, b,
dipakai di belakang angka atau huruf dalam d, dan e tidak sesuai dengan isi kutipan karya
suatu bagan, ikhtisar, atau daftar. Tanda titik ilmiah.
tidak dipakai di belakang angka atau huruf 20. Jawaban: d
dalam suatu bagan atau ikhtisar jika angka atau Informasi penting dalam kutipan karya ilmiah
huruf itu merupakan yang terakhir dalam tersebut adalah pentingnya menerapkan pola
deretan angka atau huruf. hidup sehat dalam keseharian. Kalimat saran
14. Jawaban: c yang sesuai dengan isi kutipan karya ilmiah
Penulisan daftar pustaka yang tepat adalah tersebut adalah pilihan jawaban d. Kalimat
nama penulis dibalik, tahun terbit buku, judul saran pada pilihan jawaban a, b, c, dan e tidak
buku yang ditulis miring, kota terbit, dan nama sesuai dengan isi kutipan karya ilmiah.
penerbit tanpa diikuti PT atau CV. Berhubung B. Uraian
namanya terdiri atas lebih dari satu kata, urutan 1. Jawaban:
namanya dibalik. Jawaban tepat terdapat pada Ciri-ciri karya tulis ilmiah sebagai berikut.
pilihan jawaban c. a. Logis adalah segala keterangan yang disaji-
15. Jawaban: a kan dapat diterima akal.
Frasa anggaran berimbang merupakan istilah b. Sistematis adalah segala yang
dalam bidang ekonomi. Sementara itu, dikemukakan disusun dalam urutan yang
anggaran yang berimbang merupakan frasa menunjukkan kesinambungan.
yang sifatnya menegaskan atau c. Objektif adalah keterangan yang disajikan
mengkhususkan suatu unsur. menurut apa adanya.
d. Tuntas adalah masalah-masalah yang di-
munculkan dikupas secara terperinci dan
lengkap.
e. Kebenarannya dapat diuji.
f. Berlaku umum adalah kesimpulan berlaku
bagi semua populasi.
g. Memakai bahasa baku dan tata tulis yang
sesuai dengan kaidah bahasa.
2. Jawaban: 4. Contoh jawaban:
Bagian kutipan karya ilmiah tersebut termasuk ”Upaya Pemanfaatan dan Pengelolaan Hutan
bagian pendahuluan. Alasannya, bagian Indonesia”
tersebut berisi gambaran bahwa saat ini ”Pemanfaatan dan Pengelolaan Hutan Indonesia”
kebudayaan
menjadi sorotan masyarakat. Pernyataan
tersebut dilanjutkan oleh pernyataan-pernyataan lain yang menggambarkan latar belakang penulisan makalah. Bagian
3. Jawaban:
Informasi penting dalam karya ilmiah tersebut
adalah upaya yang akan dilakukan masyarakat
Indonesia untuk menyelamatkan budaya
Indonesia.

Jawaban:
Diserahkan kepada kelompok peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Teks drama yang disusun setiap kelompok dapat berbeda-beda. Teks drama yang disusun
setiap kelompok harus sesuai dengan isi cerpen atau novel yang telah dibaca. Dalam menyusun teks
drama, Guru meminta setiap kelompok menyepakati tema atau topik bersama anggota kelompok.
Guru meng- ingatkan bahwa teks drama yang disusun setiap kelompok harus didukung dengan unsur
pembangun drama. Guru dapat memberi penilaian berdasarkan kesesuaian jalan cerita dengan tema
atau topik yang ditentukan kelompok.
A. Pilihlah Ganda latar belakang diadakannya kegiatan bantuan
1. Jawaban: b bahan pangan dan layanan pengobatan gratis di
Latar belakang masalah tersebut membahas Desa Sringin.
berakhirnya kepengurusan OSIS SMA Cendikia 6. Jawaban: a
sehingga membutuhkan kepengurusan yang Kalimat untuk melengkapi proposal tersebut
baru. Sistem pemilihan pemimpin diharapkan berupa tujuan diadakan kegiatan. Tujuan
secara demokratis. Pemilihan tersebut kegiatan dapat diangkat dari rumusan masalah
bertujuan untuk memilih kader-kader pengurus yang disajikan. Rumusan tujuan menanyakan
OSIS yang berpotensi dan mampu membawa tujuan diadakan kegiatan pemilihan siswa-siswi
OSIS SMA Cendikia ke arah yang lebih baik. berprestasi. Jadi, jawaban yang tepat adalah
Judul proposal sesuai dengan latar belakang pilihan jawaban a.
masalah tersebut adalah ”Seleksi Pengurus
7. Jawaban: b
OSIS SMA Cendikia Tahun 2017”. Jadi,
Pernyataan yang merupakan bagian penutup
jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban b. proposal terdapat pada pilihan jawaban b.
2. Jawaban: e Demikian proposal kegiatan ini kami buat. Kami
Kutipan proposal penelitian tersebut merupakan meminta bantuan dan kerja sama Bapak/Ibu.
bagian metode penelitian. Metode penelitian Pernyataan pada pilihan jawaban a adalah
berisi tentang jenis penelitian yang digunakan, bagian tujuan kegiatan. Pernyataan pada pilihan
jawaban c merupakan bagian penutup yang
kerangka penelitian, variabel penelitian, populasi
kurang tepat. Pernyataan pada pilihan jawaban
dan sampel, teknik pengumpulan data, dan cara d adalah bagian peserta kegiatan. Pernyataan
analisis data. Pilihan jawaban a, b, c, dan d pada pilihan jawaban e adalah bagian tempat
tidak sesuai dengan kutipan proposal penelitian pelaksanaan kegiatan.
tersebut. Jadi, jawaban tepat terdapat pada
pilihan jawaban e. 8. Jawaban: c
Tema tepat sesuai latar belakang masalah
3. Jawaban: c tersebut adalah meningkatkan kreativitas siswa
Permasalahan yang dibahas dalam kutipan melalui studi wisata. Tema tersebut sesuai
proposal adalah gizi buruk berhubungan erat dengan isi latar belakang masalah yang disaji-
dengan kemiskinan keluarga. Jadi, jawaban kan. Cermati kalimat ketiga dan keempat pada
tepat terdapat pada pilihan jawaban c. paragraf tersebut. Jadi, jawaban tepat terdapat
Pernyataan pada pilihan jawaban a, b, d, dan e pada pilihan jawaban c.
bukan permasalahan utama yang dibahas 9. Jawaban: d
dalam kutipan proposal yang disajikan. Pernyataan tepat untuk melengkapi latar
4. Jawaban: a belakang masalah tersebut adalah
Pernyataan sesuai dengan kutipan proposal permasalahan tersebut mungkin akan
tersebut adalah anak-anak dari keluarga miskin menimbulkan permasalahan baru yang
sering mengalami kekurangan gizi. Pernyataan menyebabkan prestasi belajar siswa menurun.
tersebut terdapat pada pilihan jawaban a. Pernyataan tersebut sesuai dengan kalimat
Pernyataan tersebut dapat dicermati dalam sebelum dan sesudahnya. Pernyataan pada
kalimat ketiga kutipan proposal tersebut. pilihan jawaban a, b, c, dan e tidak sesuai
dengan paragraf tersebut. Jadi, jawaban tepat
5. Jawaban: a terdapat pada pilihan jawaban d.
Kutipan proposal tersebut merupakan bagian
latar belakang. Kutipan tersebut memaparkan
10. Jawaban: c Penulisan judul tepat untuk proposal adalah
Kalimat yang menyatakan maksud dan tujuan ”Kegiatan Pentas Seni dalam Rangka
dalam proposal adalah pilihan jawaban c. Meningkat- kan Kreativitas Siswa SMK Karya
Pilihan jawaban a dan d merupakan pernyataan Mandiri”. Penulisan judul pada pilihan jawaban a
tentang pelaksanaan kegiatan dalam proposal. dan e kurang tepat karena konjungsi ditulis
Pilihan jawaban b dan e merupakan alasan atau dengan huruf kapital. Penulisan judul pada
latar belakang dalam sebuah kegiatan pentas pilihan jawaban b kurang tepat karena huruf
seni. pertama pada kata belajar dan siswa tidak
11. Jawaban: d ditulis dengan huruf kapital. Penulisan judul
pada pilihan jawaban c kurang tepat karena 16. Jawaban: a
hanya kata pertama yang ditulis dengan huruf Pernyataan yang menyatakan bagian latar
kapital. Jadi, jawaban tepat terdapat pada belakang masalah dalam karya ilmiah tersebut
pilihan jawaban d. terdapat pada pilihan jawaban a. Pernyataan
tersebut berisi uraian alasan timbulnya masalah
12. Jawaban: b dan pentingnya untuk dibahas. Pilihan jawaban
Kutipan proposal tersebut membahas lomba b termasuk bagian manfaat. Pilihan jawaban c
kebersihan kelas. Tujuan lomba tersebut agar termasuk bagian kajian pustaka. Pilihan
para siswa menerapkan budaya hidup bersih jawaban d merupakan bagian simpulan. Pilihan
dan menciptakan suasana belajar yang jawaban
kondusif. Tanggapan positif sesuai dengan isi e merupakan bagian saran.
kutipan proposal tersebut adalah kebersihan 17. Jawaban: e
kelas dapat menciptakan suasana yang Dalam karya ilmiah, paragraf tersebut
kondusif untuk belajar sehingga lomba tersebut merupakan bagian simpulan dan saran.
baik untuk dilaksanakan. Jadi, jawaban tepat Paragraf tersebut menguraikan simpulan dari
terdapat pada pilihan jawaban b. hasil pengamatan dan penelitian yang telah
13. Jawaban: b dilakukan. Penelitian tersebut membahas
Kalimat yang mengandung kata bersifat simpulan dari proses per- tumbuhan dan
”keakanan” terdapat pada pilihan jawaban b. perkembangan kacang hijau ber- dasarkan jenis
Kata bersifat ”keakanan” ditandai dengan kata media yang digunakan. Jawaban tepat terdapat
akan, direncanakan, dan diharapkan. Jadi, pada pilihan jawaban e.
kalimat yang mengandung kata bersifat 18. Jawaban: c
”keakanan” yaitu acara ini diharapkan dapat Latar belakang masalah tersebut menguraikan
mengasah kemampuan siswa dalam bidang masalah lingkungan hidup, khususnya
kesenian. mengenai polusi udara. Polusi udara tersebut
dapat dinetralisasi dengan penanaman pohon
14. Jawaban: d
trembesi. Jadi, judul karya ilmiah yang sesuai
Kalimat yang mengandung kata kerja tindakan
berdasarkan latar belakang masalah tersebut
yang menyatakan langkah-langkah kegiatan
terdapat pada pilihan jawaban d. Kalimat pada adalah ”Peran Pohon Trembesi sebagai
pilihan jawaban a dan e mengandung kata Penyeimbang Komposisi Udara”.
pendefinisian. Kalimat pada pilihan jawaban b 19. Jawaban: d
dan c mengandung kata bersifat ”keakanan”. Berdasarkan tema tersebut, rumusan masalah
15. Jawaban: c yang sesuai terdapat pada pilihan jawaban
Paragraf tersebut mengandung kebahasaan d. Rumusan masalah tersebut sesuai untuk
berupa kata-kata yang bermakna perincian. menguraikan pencemaran limbah di
Paragraf tersebut memerinci jenis sampah permukiman masyarakat. Rumusan masalah
padat berdasarkan asalnya. Jadi, jawaban tepat pada pilihan jawaban a dan b membahas
terdapat pada pilihan jawaban c. tentang air bersih yang terkena limbah.
Rumusan masalah pada pilihan jawaban c
membahas limbah di sungai. Rumusan masalah
pada pilihan jawaban e membahas limbah yang
mencemari tanah.
20. Jawaban: d
Rumusan masalah tersebut berisi tentang
kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,
cara menjaga kebersihan lingkungan, dan
dampak kurang menjaga kebersihan lingkungan.
Tujuan karya ilmiah tepat berdasarkan rumusan
masalah tersebut adalah meningkatkan ke-
sadaran masyarakat terhadap kebersihan ling-
kungan hidup. Pilihan jawaban a, b, c, dan e
tidak seseuai dengan ketiga rumusan masalah
tersebut. Jadi, jawaban tepat terdapat pada
pilihan jawaban d.
21. Jawaban: c Pelajar menggunakan fasilitas tersebut sesuai
Kutipan karya ilmiah tersebut membahas dengan keinginannya sendiri. Salah satu faktor
perkembangan teknologi, khususnya kecanduan teknologi disebabkan oleh
handphone. Semua kegiatan manusia menjadi kurangnya pengawasan orang tua. Pernyataan
mudah dilakukan setelah adanya teknologi. yang tidak sesuai dengan kutipan karya ilmiah
Keberadaan handphone dan internet tersebut adalah pelajar menggunakan fasilitas
menumbuhkan ke- canduan bagi pelajar.
teknologi sesuai dengan kegunaan yang 3), dan 6) mengandung makna kias atau tidak
seharusnya.
sebenarnya.
22. Jawaban: b
26. Jawaban: b
Kutipan karya ilmiah tersebut membahas
permasalahan produktivitas sektor pertanian Kalimat yang menyatakan kata bermakna kias
khususnya tanaman padi yang semakin adalah Nania berat hati meninggalkan ibu dan
menurun. Peristiwa tersebut dipengaruhi oleh adiknya di rumah. Kalimat tersebut mengandung
kemajuan teknologi yang semakin berkembang frasa berat hati. Frasa tersebut memiliki makna
sehingga membuat masyarakat berpikir praktis. tidak tega. Kalimat pada pilihan jawaban a, c,
Kurangnya perhatian dari Pemerintah juga d, dan e menyatakan kata bermakna lugas.
mem- buat sektor pertanian kurang berkembang Frasa mata sapi memiliki makna mata yang
dan diminati masyarakat. Para pelajar dimiliki sapi, menggigit jari memiliki makna suka
diharapkan berpartisipasi dalam memasukkan jari ke mulut dan digigit, kambing
mempertahankan dan membudidayakan hitam memiliki makna kambing yang berwarna
tanaman padi. Informasi penting yang terdapat hitam, dan kursi goyang memiliki makna kursi
pada kutipan karya ilmiah tersebut adalah yang dapat digoyangkan. Jadi, jawaban tepat
kemajuan teknologi mendorong masyarakat terdapat pada pilihan jawaban b.
berpikir praktis sehingga keinginan untuk
menggeluti sektor pertanian semakin berkurang. 27. Jawaban: c
Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan Penulisan judul tepat sesuai dengan Ejaan
jawaban b. Bahasa Indonesia adalah ”Partisipasi
23. Jawaban: a Masyarakat dalam Kegiatan Operasi dan
Kutipan karya ilmiah tersebut merupakan Pemeliharaan Jaringan Irigasi”. Penulisan
bagian latar belakang masalah. Kutipan karya konjungsi tidak perlu menggunakan huruf
ilmiah tersebut berisi uraian alasan timbulnya kapital. Jadi, jawaban tepat terdapat pada
masalah dan pentingnya untuk dibahas. pilihan jawaban c.
Kutipan tersebut berisi permasalahan mengenai
28. Jawaban: d
kurangnya kesadaran masyarakat dalam Data yang tertulis dalam daftar pustaka adalah
mempertahankan tanaman padi. Jadi, jawaban nama pengarang, tahun terbit, judul buku, kota
tepat terdapat pada pilihan jawaban a. penerbit, dan nama penerbit. Urutan penulisan
24. Jawaban: c daftar pustaka sebagai berikut. Nama
Pernyataan yang sesuai dengan isi kutipan pengarang (dibalik). tahun terbit. judul buku.
karya ilmiah tersebut adalah kurangnya kota penerbit: nama penerbit. Penulisan daftar
pustaka tepat berdasarkan data tersebut
pemahaman masyarakat dalam
terdapat pada pilihan
mempertahankan tanaman padi. Pernyataan
jawaban d.
tersebut terdapat pada paragraf ketiga kalimat
ketiga. Pilihan jawaban a, b, d, dan e tidak 29. Jawaban: a
sesuai dengan isi kutipan karya ilmiah tersebut. Penulisan daftar pustaka tepat dengan urutan
Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan sebagai berikut. Nama pengarang (dibalik).
jawaban c. tahun terbit. judul buku. kota penerbit: nama
penerbit. Penulisan daftar pustaka tepat
25. Jawaban: c
berdasarkan ilustrasi tersebut adalah
Kalimat yang mengandung kata bermakna Sarwono, Jonathan.
denotasi terdapat pada pilihan jawaban c. 2010. Pintar Menulis Karangan Ilmiah–Kunci
Kalimat nomor 1), 4), dan 5) mengandung Sukses dalam Menulis Ilmiah. Yogyakarta:
makna yang sebenarnya. Kalimat nomor 2), Andi.
30. Jawaban: e
Penulisan daftar pustaka tersebut kurang tepat
karena setelah kota penerbit diberi tanda titik.
Setelah kota penerbit seharusnya diberi tanda
titik dua. Penulisan daftar pustaka tepat sebagai
berikut. Hidayat, Komaruddin. 2015. Psikologi
Kebahagiaan. Jakarta: Noura Books.
B. Uraian
1. Jawaban:
a. Kutipan proposal tersebut membahas
kandungan antioksidan pada daun sirsak
untuk mengobati penyakit kanker.
b. Kutipan proposal tersebut terdiri atas latar c. Tujuan penelitian tersebut untuk mendes-
belakang, tujuan penelitian, dan tinjauan kripsikan penyakit kanker, memaparkan
pustaka. kandungan antioksidan pada daun sirsak,
menjelaskan manfaat daun sirsak, ber-
dasarkan zat-zat yang terkandung di dalam kunjungan ke berbagai objek wisata
daun sirsak tersebut, dan untuk yang mengandung nilai edukasi bagi
memaparkan cara mengonsumsi daun peserta didik. Oleh sebab itu, OSIS
sirsak sebagai obat. SMA Kartika Surabaya bermaksud
2. Jawaban: mengadakan studi wisata ke berbagai
Rumusan masalah dalam proposal penelitian ini objek wisata di Malang.
dipaparkan sebagai berikut. B. Tujuan Kegiatan
a. Apa yang dimaksud dengan kanker? Kegiatan studi wisata memiliki
b. Apa saja kandungan antioksidan pada tujuan sebagai berikut.
daun sirsak? 1. Menciptakan suasana belajar
c. Apa saja manfaat daun sirsak? rileks dan tidak monoton sehingga
d. Mengapa daun sirsak dapat menjadi obat membangkitkan motivasi peserta
penyakit kanker? didik untuk belajar.
e. Bagaimana cara mengonsumsi daun sirsak 2. Peserta didik dapat memperoleh
sebagai obat? wawasan dan pengetahuan yang
3. Jawaban: baru dari kunjungan ke berbagai
Manfaat yang ingin diambil dari penulisan objek wisata di Malang.
proposal penelitian tersebut untuk memastikan 3. Mempererat rasa persaudaraan
benar atau tidaknya daun sirsak dapat dijadikan sesama guru dan peserta didik
sebagai obat kanker. Selain itu, daun sirsak untuk tujuan yang lebih besar yaitu
dapat digunakan untuk membantu dunia medis persatuan dan kemajuan bangsa
dan penderita kanker agar dapat mengetahui Indonesia.
bahwa daun sirsak bisa menjadi alternatif 4. Menjalankan program sekolah,
pengobatan kanker dan membantu yakni memberikan pendidikan
mengurangi penderita kreatif bagi siswa melalui
penyakit kanker di dunia. kunjungan.
4. Contoh jawaban: C. Nama dan Tema Kegiatan
Kegiatan studi wisata yang akan di-
Proposal Kegiatan selenggarakan dengan tema
Studi Wisata ke Malang ”Menambah Wawasan melalui Kegiatan
SMA Kartika Surabaya Wisata”.
Tahun 2017
A. Latar Belakang 5. Contoh jawaban:
Dalam rangka meningkatkan kemampuan
Beragam potensi wisata di
di bidang seni, hasil karya seni rupa peserta
Indonesia dapat menjadi jendela
didik kelas XI perlu untuk diapresiasi. Kreativitas
wawasan yang menyenangkan bagi dan kemampuan peserta didik di bidang seni
peserta didik. Secara tidak sadar, perlu untuk diasah, ditingkatkan, dan disalurkan
peserta didik tersebut akan memperoleh dalam bentuk pameran. Kegiatan ini diadakan
pengalaman dan pengetahuan baru agar peserta didik bangga terhadap hasil
di objek wisata tersebut. Apalagi kini karyanya sehingga dapat menghasilkan hasil
beberapa objek wisata di Indonesia yang lebih baik lagi. Melalui kegiatan pameran
tidak hanya menawarkan kesenangan ini, peserta didik dapat belajar menghargai
semata, tetapi juga menawarkan sejuta karya seni. Kegiatan ini bertujuan untuk
pengetahuan baru bagi pengunjung. menambah pengetahuan peserta didik
Melalui objek wisata inilah peserta didik mengenai karya seni rupa. Oleh karena itu,
OSIS SMA Mandiri Sejati akan mengadakan
akan mendapatkan situasi dan kondisi
kegiatan dengan judul
kegiatan belajar yang berbeda dari
”Pameran Seni Rupa Siswa SMA Mandiri Sejati”.
situasi yang dihadapi sehari-hari.
Kegiatan belajar tersebut dapat 6. Jawaban:
dilakukan melalui Tema : lingkungan hidup
Judul : ”Menanam Tanaman pada Lahan Sempit”
7. Buatlah rumusan masalah pada karya ilmiah
berdasarkan latar belakang masalah tersebut!
Jawaban:
Rumusan masalah karya ilmiah berdasarkan
latar belakang masalah tersebut sebagai
berikut.
a. Bagaimanakah metode yang digunakan c. Apa saja dampak yang terjadi jika
untuk menanam tanaman pada lahan yang metode menanam tanaman tanpa
sempit? media tanah pada lahan yang
b. Bagaimana cara menanam tanaman tanpa sempit itu digunakan?
media tanah pada lahan yang sempit?
8. Jawaban:
Tujuan karya ilmiah berdasarkan latar belakang 2. Bagaimana proses pembuatan
masalah tersebut sebagai berikut. kopi dari biji pepaya?
a. Mengetahui metode yang digunakan untuk 3. Apa sajakah zat-zat yang ter-
menanam tanaman pada lahan yang sempit. kandung pada kopi biji pepaya?
b. Mengetahui cara menanam tanaman tanpa C. Tujuan
media tanah pada lahan yang sempit. Berdasarkan latar belakang dan
c. Mengetahui dampak yang terjadi jika rumusan masalah tersebut, tujuan
metode menanam tanaman tanpa media karya ilmiah sebagai berikut.
tanah pada lahan yang sempit itu 1. Mengetahui bahan-bahan yang
digunakan. dipakai dalam pembuatan kopi dari
9. Contoh jawaban: biji pepaya.
2. Mengetahui proses pembuatan
kopi dari biji pepaya.
Pemanfaatan Biji Pepaya sebagai Kopi
3. Mengetahui kandungan gizi kopi
Bab I biji pepaya.
Pendahuluan D. Manfaat
A. Latar belakang masalah Manfaat penulisan karya ilmiah
Buah pepaya merupakan tanam- sebagai berikut.
an yang memiliki beragam manfaat 1. Sebagai bahan dalam memberikan
bagi manusia. Selain mengandung sumbangan pemikiran pada
banyak vitamin A, buah pepaya juga masya- rakat bahwa biji pepaya
dimanfaatkan sebagai obat untuk ber- dapat diolah menjadi minuman
bagai macam penyakit. Akan tetapi, kopi yang sangat baik bagi
pemanfaatan buah pepaya di Indonesia
kesehatan.
masih kurang maksimal. Para
2. Untuk mengetahui kandungan zat
konsumen tidak menyukai dan
menganggap remeh buah pepaya. yang ada dalam biji pepaya.
Konsumen lebih memilih buah impor Bab II Kajian
yang belum tentu memiliki kandungan Pustaka
vitamin dan mineral sebanyak buah
pepaya. A. Buah Pepaya dan Jenis-Jenisnya
Kurangnya kreativitas dalam meng- 1. Buah pepaya
olah buah ini juga menjadi salah satu Buah pepaya telah dikenal dan
alasan buah pepaya ini tidak digemari dibudidayakan secara luas. Buah-
oleh konsumen. Selama ini yang kita nya mempunyai variasi besar
tahu bahwa hanya daging pepaya saja dalam bentuk, ukuran, warna, dan
yang dapat dikonsumsi. Padahal jika rasa daging buah. Pepaya memiliki
pandai mengolahnya, biji pepaya ciri batangnya tegak, jarang
pun juga bisa diolah menjadi panganan bercabang, dan terdapat bekas
ataupun minuman yang baik untuk penempelan daun. Bagian
kesehatan kita dan tentunya bisa dalamnya mirip spons dan
menambah pundi- pundi rupiah. Oleh berongga. Daunnya besar juga
karena itu, penulis akan mencoba lebar, bertulang, dan berbagi
membuat kreasi baru dari biji pepaya
menjari. Tangkai daun berongga.
yang akan dibuat kopi.
Pohon pepaya berkelamin satu
B. Rumusan masalah dan berumah dua, kadang-kadang
Berdasarkan latar belakang masalah berkelamin dua. Buah pepaya juga
tersebut, rumusan masalah yang akan memiliki bunga yang umumnya
diuraikan sebagai berikut. menempel pada batang, berwarna
1. Apa saja bahan-bahan yang di putih atau kekuningan, dan sedikit
butuhkan dalam proses pembuatan
berbau harum. Bunga jantannya
kopi dari biji pepaya?
berupa malai, sedangkan bunga
betinanya kebanyakan berdiri
sendiri.
2. Jenis buah pepaya
a) Pepaya bangkok
Pepaya bangkok
diunggulkan karena
ukurannya sangat besar
dibanding jenis
kemerahan, terasa manis
pepaya yang lain. Beratnya bisa
dan segar. Teksturnya
mencapai 3,5 kg per buahnya.
yang kuat keras membuat
Keunggulan yang lain adalah
jenis pepaya ini tahan
rasa serta ketahanan buah.
dalam pengangkutan.
Daging buahnya berwarna jingga
b) Pepaya cibinong e) Pepaya gunung
Pepaya cibinong mem- Pepaya gunung dikenal
punyai ciri tersendiri. Buah yang dengan sebutan carica.Tanam-
masak dapat terlihat pada warna an pepaya gunung pohon-
kulitnya. Warna kulit buah bagian nya kecil dengan tinggi rata-
ujung umumnya kuning, tetapi rata 1–2 meter. Perbedaan
bagian yang lain terus hijau. mendasar dengan jenis lain-
Bentuk buahnya panjang dengan nya, pohon pepaya gunung
ukuran besar. Bobot tiap buah memiliki cabang bertingkat.
rata-rata 2,5 kg. Pangkal buah Buah pepaya gunung ber-
kecil lalu membesar di bagian bentuk bulat telur dengan
tengah, serta melancip di bagian ukuran panjang 6–10 cm serta
ujungnya. Permukaan kulit buah diameter 3–4 cm. Buah masak
agak halus namun tidak rata. berupa telur sungsang dengan
Daging buah berwarna merah ukuran 6–15 cm x 3–8 cm.
kekuningan, kelebihan yang lain Dagingnya keras, bewarna
adalah memiliki rasa manis dan jingga atau kuning, terasa agak
segar, teksturnya keras, serta asam, tetapi harum. Di sekitar
tahan sepanjang pengangkutan. rongganya ada banyak sekali
c) Pepaya hawai biji yang terbungkus oleh
Pepaya hawai ukurannya sarkotesta yang putih serta
kecil. Bobot buahnya lebih kurang berair. Buah yang belum
0,5 kg. Memiliki bentuk agak bulat masak mempunyai kulit yang
atau bulat panjang. Kulit buah bewarna hijau gelap serta
yang sudah masak berwarna dapat beralih menjadi kuning
kuning cerah. Daging buahnya sesudah masak. Penjualannya
agak tebal, berwarna kuning, dan biasanya sudah dikemas dalam
terasa manis. wadah dan buahnya sudah di-
d) Pepaya california buat manisan.
Pepaya california mempunyai B. Manfaat Buah Pepaya
wujud buah lebih kecil serta lebih Buah pepaya mengandung enzim,
lonjong. Pepaya jenis ini berasal vitamin, mineral, vitamin A, vitamin B
dari Amerika serta Karibia. kompleks, dan vitamin E. Buah pepaya
Pepaya jenis ini bisa tumbuh subur juga mengandung enzim papain
sepanjang tahun di Indonesia. yang berfungsi mempercepat proses
Pohon pepaya california lebih pencernaan protein. Daya cerna yang
pendek dibanding jenis pepaya diberikan enzim papain bisa mencerna
lain. Biasanya pohon pepaya 35 kali lipat sehingga membuat
california hanya tumbuh lebih makanan yang mengandung protein
kurang bisa diambil manfaatnya dengan baik.
Selain itu, buah pepaya berfungsi
2 meter. Daunnya berjari banyak
membantu mengeluarkan racun, mem-
serta mempunyai kuncung di
bantu mengatur pendapatan asam
permukaan pangkalnya. Buahnya amino dalam tubuh sehingga
berkulit tebal, permukaannya rata, menambah kekebalan tubuh. Selain
dagingnya kenyal, tebal, serta baik memecah asam amino, pepaya
manis. mampu mengurai karbohidrat dan
lemak. Itu sebabnya pepaya dipakai
dalam pemasakan daging karena
pepaya mampu mencerna serat-serat
daging. Dengan kandungan antiseptik
pada pepaya, mampu menjaga alat
pencernaan kita terutama usus dari
bakteri. Kadar pH mampu
diseimbangkan sehingga flora usus
normal. Seluruh bagian dari buah
pepaya benar-benar memiliki fungsi
baik. Biji yang sering dilupakan justru dalam per- lindungan ginjal. Penelitian telah
mampu membantu orang-orang yang menemukan bahwa ekstrak biji pepaya dapat
sedang terganggu pencernaannya. melindungi ginjal dari racun. Biji pepaya dapat
C. Manfaat Biji Pepaya membasmi parasit usus. Dalam pengobatan di
Biji pepaya berfungsi sebagai negeri Cina diyakini kalau sesendok teh biji
antibakteri. Penelitian telah dilakukan pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji
dan menemukan jika biji pepaya ter- nyata pepaya juga sering direkomendasikan oleh para
efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan dokter secara alami dalam pengobatan pada
infeksi Staph. Biji pepaya juga bermanfaat sirosis hati. Biji pepaya dapat mengatasi cacingan.
Penyakit memalukan ini juga sangat baik Pemrosesan kopi sebelum dapat
dibasmi dengan biji pepaya, bahkan diminum melalui proses panjang.
sangat ampuh. Awalnya dari pemanenan biji kopi yang
D. Kopi telah matang baik dengan cara mesin
Kopi adalah minuman hasil seduhan maupun dengan tangan. Kemudian
biji kopi yang telah disangrai dan dilakukan pemrosesan biji kopi dan
dihaluskan menjadi bubuk. Kopi pengeringan sebelum menjadi kopi
merupakan salah satu komoditas di dunia gelondong. Proses selanjutnya yaitu
yang dibudidayakan lebih dari penyangraian dengan tingkat derajat
50 negara. Dua varietas pohon kopi yang bervariasi. Setelah penyangraian,
yang dikenal secara umum yaitu Kopi biji kopi digiling atau dihaluskan
Robusta (Coffea canephora) dan Kopi menjadi bubuk kopi sebelum kopi dapat
Arabika (Coffea arabica). diminum. Di samping rasa dan aromanya
yang menarik, kopi dapat menurunkan
risiko terkena penyakit kanker, diabetes,
batu empedu, dan berbagai penyakit
jantung (kardiovaskuler).
Disadur dari: https://id.scribd.com/doc/82827929/Kti-Kopi-
Dari-Biji-Pepaya, diunduh 10 Juni 2017

10. Jawaban:
Julianto, Tatang S. 2016. Minyak Atsiri Bunga
Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.
Nisa, Khalimatu, dkk. 2016. Memproduksi Kompos
dan Mikro Organisme Lokal (MOL). Jakarta:
Bibit Publisher.
Siburian, Rober dan John Haba.2016.Konservasi
Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat.
Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Menilai Karya Melalui Resensi
III

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:


1. membandingkan isi berbagai resensi untuk menemukan sistematika sebuah resensi;.
2. menyusun resensi dengan memperhatikan hasil perbandingan beberapa teks resensi;
3. menganalisis kebahasaan resensi dalam dua karya yang berbeda; dan
4. mengonstruksi sebuah resensi dari buku kumpulan cerita pendek atau novel yang dibaca.

Menilai Karya Melalui Resensi

mempelajari

Perbandingan Isi Susunan Resensi Analisis Kebahasaan Konstruksi Teks Resensi


Berbagai Resensi Resensi Buku Kumpulan Cerita
Pendek atau Novel

meliputi meliputi meliputi meliputi

• Pengertian teks resensi


• Fungsi dan tujuan resensi
• Unsur-unsur teks re-
sensi
• Struktur teks resensi
• Perbandingan teks re-
sensi

mampu

• Membandingkan isi berbagai resensi.


• Menyusun resensi berdasarkan contoh.
• Menganalisis kebahasaan resensi.
• Menyusun resensi dari buku kumpulan cerita pendek atau novel.
A. –
B. Jawaban:
1. Jawaban:
Judul buku yang diresensi adalah Teknik Seni Bermain Gitar.
2. Jawaban:
Identitas buku sebagai berikut.
Judul Buku :
Penulis :
Penerbit :
Kota Penerbit :
Tahun Terbit :
Ketebalan :
3. Jawaban:
Gitar adalah alat musik yang menghasilkan melodi indah dengan cara memetik senarnya. Bentuk
gitar memengaruhi baik dan tidaknya suara gitar. Bermain gitar tidak hanya berpedoman teori nada
minor dan mayor, tetapi dengan ketajaman perasaan dan mengatur senar gitar.
4. Jawaban:
Teknik Seni Bermain Gitar ini merupakan buku yang menarik. Bab Body Gitar memberi sugesti
kepada pembaca. Pembaca tanpa melihat nada tertentu, mendengar suaranya saja akan mampu
membedakan jenis nada.
5. Jawaban:
Dalam resensi tersebut, penulis tidak mencantumkan adanya kekurangan buku yang telah dinilai-
nya.

A. –
B. Jawaban:
Nomor Isi Resensi Teks 1
1. Terdapat judul resensi.
2. Terdapat data buku.
3. Terdapat pendahuluan.
4. Mengandung unsur keunggul- an buku.

5. Tidak mengandung unsur kelemahan buku.

6. Tidak terdapat penutup.


A. –
B. Jawaban:
Unsur-unsur teks resensi Menikmati Hidup Seperti Makan Pizza sebagai berikut.
1. Judul Resensi : Menikmati Hidup Seperti Makan Pizza
2. Identitas buku :
Judul : Pizza dari Surga
Pengarang : Rini Handayani
Penerbit : Dioma
Cetakan : November 2016
Ketebalan : 254 halaman
3. Pendahuluan :
Pizza terasa nikmat karena terbuat dari campuran berbagai bahan. Jika tiap bahan dipisah
tersendiri, terasa hambar. Jagung, daging, dan kentang jika dimakan terasa biasa saja. Paprika
dan bawang bombai justru tidak enak. Namun, ketika semua bahan diracik menjadi pizza, rasanya
sangat spesial. Begitulah gambaran hidup yang hendak dituturkan buku ini.
C. –
D. –

Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.

A. –
B. Jawaban:
Buku Memo Antikekerasan terhadap Anak merupakan antologi puisi. Buku tersebut berisi informasi
tentang seruan menyelamatkan anak-anak dari kekerasan melalui karya puisi. Puisi berjudul ”Air Mata”,
misalnya, terlihat jelas menggambarkan seorang anak menjadi korban tindak kekerasan orang tuanya
sendiri. Kekerasan tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi bisa juga melalui kata-kata.

Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
A. –
B. Jawaban:

Jenis Konjungsi
Konjungsi Temporal

Konjungsi Penyebaban

Pernyataan Saran

Catatan untuk Guru:


1. Guru membagi beberapa kelompok peserta didik.
2. Guru membuat undian berupa buku kumpulan cerpen dan novel.
3. Setiap kelompok mengambil satu undian yang akan dibaca dan didiskusikan oleh kelompoknya.

A. –
B. Jawaban:
Resensi tersebut dapat dianalisis berdasarkan unsur-unsurnya sebagai berikut.
1. Judul resensi : Dunia Kehidupan Orang-Orang Kecil
2. Identitas buku :
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
3. Pendahuluan:
Karya Ahmad Tohari yang diterbitkan dalam buku berjudul Senyum Karyamin ini memuat
cerita-cerita yang sederhana dengan unsur-unsur perdesaan lengkap dengan kehidupan
penduduknya orang-orang kecil yang lugu dan sederhana. Cerita tersebut lalu disulap hingga
menjadi sebuah kisah yang menarik. Buku ini dikarang oleh Ahmad Tohari yang lahir
pada
13 Juni 1948 di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Buku yang memuat
13 cerpen ini juga melukiskan dunia dan kehidupan orang-orang kecil.
Dari tiga belas cerpen yang tersaji dalam buku ini, ada satu judul yang menarik perhatian kami,
yakni cerpen nomor dua belas, yang berjudul ”Wangon Jatilawang”. Cerpen ini kami anggap
menarik karena menceritakan kepedulian seseorang, berbuat baik dengan sesama meskipun
terhadap orang yang memiliki keterbelakangan mental. Cerpen ini mengandung amanat bahwa kita
harus saling berbagi dan tolong-menolong terhadap sesama.
4. Isi resensi
a. Sinopsis cerpen:
Kisah menarik cerpen ”Wangon Jatilawang” tersebut berawal dari peristiwa pertama
menggambarkan kedatangan Sulam ke rumah tokoh ”Aku”. Saat itu tokoh ”Aku” sedang
menerima tamu penting. Tokoh ”Aku” dan Sulam bersahabat. Setiap hari tokoh Sulam singgah
di rumah tokoh ”Aku” untuk makan dan minta uang. Konflik muncul ketika hari Lebaran sudah
dekat. Tokoh Sulam teringat ibunya yang sudah meninggal. Sepengetahuannya, ibunya pergi
ke kota untuk membelikan baju baru untuk tokoh ”Aku” berjanji akan membelikan baju baru
untuk tokoh Sulam. Akhir cerita, tokoh ”Aku” mau memberikan baju yang diminta tokoh Sulam
tepat pada hari Lebaran. Tokoh ”Aku” berpikir, jika baju itu diberikan pada saat itu juga, pasti
Sulam akan mengotorinya. Akhirnya, Sulam pergi dengan wajah murung. Tokoh Sulam
kecewa. Tokoh Sulam meninggal karena kecelakaan. Tokoh ”Aku” sangat menyesal tidak
mengabulkan permintaan tokoh Sulam yang terakhir kalinya.
b. Kelemahan :
Ahmad Tohari memang pandai membawa pembacanya ke alam imajinasi karangannya.
Kepandaiannya itu tidak terlepas dari pilihan kata yang digunakan. Kata-kata yang digunakan
tidak terlalu berat. Semua cerpennya pun menceritakan kehidupan orang-orang yang
sederhana. Tidak dapat dimungkiri hal tersebut membuat karyanya terkesan kurang
bervariasi. Selain itu, dalam cerpennya terdapat banyak bahasa Banyumas yang mungkin
kurang dipahami oleh sebagian pembaca dari daerah lain. Memang terdapat penjelasan
tentang kata-kata tersebut, tetapi itu akan mengurangi konsentrasi dan intensitas para
pembacanya.
c. Keunggulan buku:
Meskipun begitu, keindahan setiap kata yang digunakan tetap tersaji dengan baik. Secara
tersirat, cerpen-cerpennya memberikan banyak pelajaran.
5. Penutup:
Secara keseluruhan, novel ini sangat menarik dan pantas untuk dibaca. Novel ini mengajarkan
kita cara berpikir untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Seperti amanat dan pesan-
pesan moral yang terkandung dalam setiap cerpennya yang dapat kita ambil sebagai sebuah
pegangan hidup.

Jawaban:
Diserahkan kepada setiap kelompok peserta didik.
Catatan untuk Guru:
1. Guru menyuruh peserta didik membuat kelompok dengan teman sebangku.
2. Guru menentukan buku fiksi berupa kumpulan cerpen dan novel kepada setiap kelompok.
3. Guru menyuruh peserta didik mengunjungi perpustakaan sekolah untuk mencari buku fiksi.
4. Guru menyuruh peserta didik membaca buku fiksi yang telah ditentukan.
5. Guru menyuruh peserta didik menyusun resensi buku fiksi.
6. Guru menyuruh peserta didik melaporkan hasil pekerjaan peserta didik.
A. Pilihlah Ganda SMA karena ingin anaknya menjadi pemimpin
1. Jawaban: b agama. Alif kecewa atas keputusan ibunya.
Isi teks berisi garis besar teks. Teks tersebut Kemudian, ia berguru di Pondok Pesantren
membahas pengalaman penulis sebagai orang Madani, Jawa Timur. Pernyataan sesuai kutipan
Madura merantau ke berbagai daerah. Namun, teks resensi terdapat pada pilihan jawaban
ia merasakan bahwa kebahagiaannya tetap b. Pilihan jawaban a, c, d, dan e tidak sesuai
berada di kampung halaman, yakni Madura. Isi dengan isi teks resensi.
teks resensi terdapat pada pilihan jawaban b.
8. Jawaban: d
2. Jawaban: a Keunggulan novel Negeri 5 Menara dinyatakan
Penggalan teks resensi tersebut dalam kalimat terakhir paragraf kedua bahwa
mengemukakan deskripsi buku secara singkat. novel tersebut menggunakan alur campuran.
Oleh karena itu, penggalan teks tersebut Dengan alur campuran, pembaca tidak mudah
merupakan pendahulu- an. Jawaban tepat bosan membaca novel tersebut.
terdapat pada pilihan jawab- an a.
9. Jawaban: c
3. Jawaban: d Novel 5 cm. menceritakan persahabatan lima
Roman Isinga menceritakan beberapa isu, yaitu remaja, yaitu Arial, Zafran, Rani, Ian, dan
ketertindasan kaum perempuan di Papua. Genta. Mereka selalu kompak. Isi informasi
Kaum perempuan Papua tegar dalam dalam kutipan teks resensi tersebut terdapat
menghadapi perlakuan tidak adil dari kaum pada pilihan jawaban c.
lelaki. Isu lainnya yaitu soal kehidupan sosial,
10. Jawaban: a
budaya, dan ekonomi Papua yang terus
berubah. Kalimat teks resensi yang sesuai Kebahasaan yang digunakan dalam teks
terdapat pada pilihan jawaban e. resensi tersebut adalah konjungsi penerang dan
temporal. Konjungsi penerang ditunjukkan oleh
4. Jawaban: c penggunaan kata yaitu pada kalimat Kelima
Penggalan resensi tersebut membahas pulang remaja tersebut yaitu Arial, Zafran, Rani, Ian,
kembali kepada Sang Pencipta. Penulis resensi dan Genta. Konjungsi temporal ditunjukkan
sangat terkesan pada isi cerita karena Tere oleh penggunaan kata sejak, kemudian, dan
Liye bisa memadukan cerita aksi dengan cerita akhirnya. Konjungsi sejak ditunjukkan pada
religius yang mampu menggugah hati. Tere kalimat Sejak itulah, hati mereka menjadi lebih
Liye mampu menciptakan suasana yang begitu kaya daripada sebelumnya. Konjungsi
apik dalam cerita. Kalimat resensi tepat terdapat kemudian, ditunjukkan pada kalimat Kemudian,
pada pilihan jawaban c. pertemuan tersebut dirayakan dengan sebuah
petualangan. Konjungsi akhirnya ditunjukkan
5. Jawaban: d
pada kalimat Sampai pada akhirnya Genta
Keunggulan buku mengemukakan segi-segi
mengusulkan untuk tidak bertemu dan
menarik dari buku. Segi menarik dalam novel
berkomunikasi selama tiga bulan dan
Pulang adalah Tere Liye mampu memadukan
Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh
cerita aksi dengan cerita religius dan dapat
dengan rasa kerinduan akhirnya terjadi.
dibaca oleh semua kalangan. Jadi, keunggulan
novel Pulang terdapat pada pilihan jawaban d. 11. Jawaban: b
Penggalan resensi tersebut mengemukakan
6. Jawaban: a ringkasan novel Sang Pemimpi. Ringkasan fiksi
Kelemahan buku berisi kekurangan dari buku disebut sinopsis. Sinopsis buku berisi pokok-
tersebut.Penggalan resensi yang mengungkap- pokok isi buku. Dalam sinopsis, peresensi
kan kelemahan buku terdapat pada pilihan mengemukakan unsur-unsur yang berhubungan
jawaban a. Pilihan jawaban b dan d merupakan dengan masalah, watak, latar cerita, dan
sinopsis buku. Pilihan jawaban c dan e merupa- jalannya cerita.
kan simpulan isi buku.
12. Jawaban: a
7. Jawaban: b Konjungsi tepat untuk melengkapi penggalan
Novel Negeri 5 Menara menceritakan seorang resensi adalah yaitu, bahwa, karena. Kata yaitu
pemuda bernama Alif.Setelah lulus dari dan bahwa merupakan konjungsi penerang.
madrasah ia ingin melanjutkan ke SMA, lalu Kata karena merupakan konjungsi penyebaban.
kuliah di ITB. Namun, ibunya tidak mengizinkan
Alif masuk ke
13. Jawaban: e 14. Jawaban: d
Penggalan resensi tersebut mengungkapkan Paragraf tersebut dapat dilengkapi dengan
penutup. Unsur penutup resensi berisi buku itu konjungsi karena (konjungsi penyebaban).
penting untuk siapa dan mengapa. Selain itu, Konjungsi bahwa, harus, yakni, dan jika tidak
dikemukakan simpulan dalam bagian penutup. tepat digunakan untuk melengkapi paragraf
Jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban e. karena tidak sesuai konteks kalimatnya.
15. Jawaban: c sensasi internasional pada kalangan anak-anak
Penggalan resensi tersebut menceritakan tokoh dan orang dewasa. Jadi, isi penggalan resensi
Keke, seorang penderita kanker jaringan lunak, terdapat pada pilihan jawaban c.
yang telah diprediksi dokter bahwa hidupnya
tinggal lima hari. Namun, tokoh Keke berjuang 20. Jawaban: a
untuk bertahan hidup, yakni tetap bersekolah Kalimat tercetak miring tersebut dapat
seperti gadis normal lainnya. Tema sesuai dilengkapi konjungsi penyebaban. Konjungsi
penggalan resensi tersebut terdapat pada pilihan penyebaban terdapat pada pilihan jawaban a.
jawaban c.
B. Uraian
16. Jawaban: e
Ilustrasi tersebut membahas buku Sains dan 1. Jawaban:
Teknologi (Berbagai Ide untuk Menjawab Identitas buku dalam novel Sepatu Dahlan
sebagai berikut!
Tantangan dan Kebutuhan) yang tersusun
Judul Buku : Sepatu Dahlan
dalam
Penulis : Khrisna Pabichara
10 bab, terdiri atas enam bidang bahasan
Penerbit : Noura Books
utama yakni bidang pangan dan pertanian, Tahun Terbit : Mei 2012
energi, informatika dan komunikasi, kesehatan Ketebalan : 392 halaman
dan obat, teknologi dan manajemen
transportasi, serta pertahanan dan keamanan. 2. Jawaban:
Oleh karena itu, kalimat resensi yang sesuai a. Kelemahan buku : –
terdapat pada pilihan jawaban e. b. Keunggulan buku :
1) Novel Sepatu Dahlan berhasil melon-
17. Jawaban: d tarkan sesuatu yang patut direnungkan
Keunggulan buku tersebut dinyatakan dalam oleh pembaca.
kalimat terakhir dalam paragraf tersebut, yakni 2) Cerita novel Sepatu Dahlan enak untuk
memuat berbagai ide serta gagasan yang dibaca.
menanggapi serta memberi argumentasi terkait
3. Jawaban:
berbagai masalah yang berkaitan dengan pokok
Teks resensi tersebut memiliki kaidah-kaidah
permasalahan yang dibahas.
kebahasaan sebagai berikut.
18. Jawaban: e
Kutipan teks resensi tersebut membahas per-
mainan puzzle bernama rubik berbentuk kubus
yang memiliki enam warna. Rubik menciptakan Konjungsi
sensasi internasional yang melanda anak-anak Penyebaban
dan orang dewasa. Jadi, pernyataan yang
sesuai dengan isi kutipan teks resensi terdapat
pada pilihan jawaban e.
19. Jawaban: c
Isi teks resensi memuat garis besar resensi.
Garis besar penggalan teks resensi tersebut Konjungsi
adalah permainan puzzle rubik menciptakan Penerang

Konjungsi
Temporal
4. Jawaban:

Nomor
K onjungsi
1. Temporal Tidak ada ju- du

2. Terdapat da- ta

3. Terdapat pen- d

4. Mengandung un

Pernyataan
Saran
5. Tidak me- n g a

Per nyataan
Penyebaban

6. Terdapat pe- n

5. Jawaban: Teks II
Teks I

Konjungsi
Penerang
Jenis
Konjungsi
K onjungsi
Penerang
A. –
B. 1. Tentukan identitas buku dalam resensi tersebut!
Jawaban:
Identitas buku sebagai berikut.
Judul Buku : Revolusi Mental dalam Budaya Jawa
Penulis : Suwardi Endraswara
Penerbit : Narasi
Kota Terbit : Yogyakarta
Cetakan I : Januari 2015
Ketebalan : xiii + 258 halaman
2. Jawaban:
Kata revolusi mental identik dengan Presiden Jokowi karena kata tersebut dicetuskan,
dikampanyekan, dan dijadikan ikon Jokowi selama masa kampanye presiden tahun 2014
lalu. Dengan demikian, kata revolusi mental berkonotasi secara langsung tertuju kepada
Presiden Jokowi. Namun demikian, kata revolusi mental sesungguhnya masih menimbulkan
banyak pertanyaan seperti sesungguhnya apa yang dimaksud dengan revolusi mental, apa
substansinya, dan bagaimana menerjemahkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-
hari. Seiring perjalanan waktu, istilah tersebut semakin kehilangan konteks dan semakin
dilupakan. Jika dapat teraplikasi secara optimal, revolusi mental bisa mengubah bangsa ini
menjadi lebih baik.
3. Jawaban:
a. Buku tersebut diuraikan secara terperinci, luas, dan mendalam dengan berbagai tinjauan.
b. Buku diperluas bahasannya, tidak hanya pada budaya Jawa, tetapi juga pada
budaya-
budaya lainnya.
4. Jawaban:
Tidak ditemukan kekurangan buku dalam resensi tersebut.
5. Jawaban:
Setiap budaya memiliki dimensi positif dan negatif. Demikian juga dengan budaya Jawa.
Bab demi bab pada buku ini memberikan deskripsi secara objektif tentang mental Jawa.
Realitas mental yang telah menjadi bagian tidak terpisah dari kehidupan masyarakat Jawa
tidak harus diterima sepenuhnya. Perubahan di berbagai bidang kehidupan seyogianya
melahirkan sikap kritis untuk melakukan revolusi menuju kehidupan yang lebih baik. Jika
revolusi mental berhasil dilakukan, berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini sedikit demi
sedikit akan terurai. Jika tidak, kita akan tetap sibuk bertengkar tanpa ujung. Padahal, mental
semacam ini seharusnya direvolusi.
Bermain Drama
IV

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:


1. mengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton;
2. mempertunjukkan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan;
3. menganalisis isi dan kebahasaan dalam drama yang dibaca atau ditonton; dan
4. mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.

Bermain Drama

mempelajari

Identifikasi Alur Cerita,


Babak demi Babak, dan
Konflik dalam Drama

meliputi meliputi meliputi meliputi

• M e m a h a m i st r u k tu r • Menelaah bagian-bagian • Menganalisis isi drama • Memahami teknik


drama yang dibaca atau penting dalam naskah yang dibaca atau di- dan langkah-langkah
ditonton drama yang dibaca simak pementasan drama
• Mengidentifikasi unsur- atau ditonton • Menganalisis kebaha- • Mendemonstr asi kan
unsur drama • Menampilkan satu saan dalam drama naskah drama dengan
tokoh dalam drama yang dibaca atau memperhatikan isi dan
disimak kebahasaan

mampu

• Mengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton.
• Mempertunjukkan salah satu tokoh dalam drama yang dibaca atau yang ditonton secara lisan.
• Menganalisis isi dan kebahasaan dalam drama yang dibaca atau ditonton.
• Mendemonstrasikan sebuah naskah drama dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.
A. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
B. Jawaban:
Jawaban diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Jawaban yang dituliskan peserta didik pada poin A dapat berbeda-beda. Begitu pula dengan
jawaban yang ditulis peserta didik pada poin B. Guru dapat menilai hasil pekerjaan peserta didik dengan
ketepatan jawaban dan kesesuaian struktur teks drama pada jawaban pada poin A dan B.
C. –
D. Jawaban:
Struktur teks drama tersebut sebagai berikut.

– Prolog
Dialog:
(Dalam kabut, para pekerja datang sambil mengangkat harta pusaka
bongkah emas yang lebih besar dari sebelumnya. Tivri menariknya dengan
tali, sedangkan istrinya ikut mengangkat.)
Tivri : Akhirnya! Selamat atas kemenangan ini!
Pekerja : Kita berhasil membuat batu menjadi emas!
Tivri : Itu berkat perjuangan yang tidak kenal lelah.
Pemimpin Pekerja : Juga karena kejujuran ente, Tivri!
Tivri : Itu berarti kita harus tetap jujur, selalu jujur, dan mesti
jujur!
Pekerja : Tapi ada
perkecualiannya. Tivri :
Perkecualian apa?
Pekerja : Kalau menghadapi orang yang tidak jujur.
Tivri : Maksudnya? Orientasi
Pemimpin Pekerja : Dari dulu kita ditipu, katanya harta pusaka belum
ketemu padahal sudah dijual. Kalau sekarang kita jujur,
harta pusaka akan kembali diambil dan dijual.
Pekerja : Kalau juragan datang, jangan bilang kita sudah
menemukan harta pusaka?
Tivri : Itu namanya bohong, dong?
Pekerja : Memang. Tapi kan untuk
kebaikan. Tivri : Kebaikannya apa?
Pemimpin Pekerja : Harta pusaka akan jadi milik kita dan bisa kita bagi rata.
Kita semua akan naik mobil dan juragan tidak dapat
apa- apa.
Tivri : Wah, itu tidak adil.
Pekerja : Memang keadilan itu tidak merata, karena datangnya
bergantian. Jadi, nampak seperti tidak adil. Tapi inilah
keadilan yang sejati.

Tivri : Tapi bagaimana bisa bohong, emasnya besar begini. erja : Kalau juragan
Pemimpin Pekerja : Bohong itu paling gampang, tidak bisa habis. Siap datang, bilang
semua! saja kita hanya
Para Pekerja : Siap! dapat batu,
Pemimpin Pekerja : Bim Salabim, berubah! (emas langsung ditutupi dengan sebab
kain hitam) memang dari
Pemimpin Pekerja : Dalam sekejap emas menjadi batu. awal maunya
menggali batu.
Malah kita akan diberi upah sebab sudah bisa mengeluarkan
batu sebesar ini.
Pemimpin Pekerja : Oke? Tivri
: Tapi . . . . Istri Tivri :
Oke.
Pekerja : Bagus. Kaum istri memang lebih cepat mengerti. Demi
kebaikan, berbohong itu perlu.
Tivri : Tetapi aku masih punya tetapi yang lain. Aku sudah
bersumpah pada diriku, aku tidak mau lagi berkata bohong.
Kita harus jujur kepada rakyat, tapi kita harus jujur kepada
pimpinan. Kita . . . . (salah seorang pekerja menutup mulut
Tivri)
Pekerja : Sttttt!

(Terdengar bunyi klakson. Sebuah mobil mewah berhenti. Kemudian,


Juragan, Istri, dan Alung turun. Mereka memakai pakaian mewah.)
Juragan : Lo, belum pukul lima mengapa sudah berhenti kerja? Tivri
: Habis mereka . . . . (pekerja menutup mulut Tivri) Pekerja : Kami
hanya ketemu batu, Juragan. Orientasi
Juragan : Memang ini bukit batu, isinya tentu saja batu. Istri
: Bekerja itu jangan hanya ngitung hasilnya.
Juragan : Ini perjuangan menunjukkan kita manusia yang gigih. Itu
apa? (menunjuk harta pusaka)
Pekerja : Batu, Juragan.
Juragan : Buat apa membawa batu? Ayo kembali semua masuk ke
dalam tambang. Kerja! Alung, singkirkan batu itu!
Alung : Untuk apa batu itu, Juragan?
Juragan : Aku bilang singkirkan, bawa pulang ke rumahku!
Pekerja : Tapi, Juragan . . . .
Juragan : Batu kok dibawa keluar! Ayo Alung, tarik. Tarik, Bu, biar
mereka bisa bekerja lagi! Ayo! (Juragan mengambil tali dan
menarik batu itu)
Alung : Tapi Juragan.
Juragan : Tarik!
Istri : Tapi, Pak . . . . Juragan
: (membentak) Tarik!
Alung : Aduh sudah biasa naik mobil, narik batu aku jadi merasa Konflik/
hina. Komplikasi
Juragan : Jangan bicara, tarik!
(Juragan ikut menarik. Semua menarik. Para pekerja
berbisik-bisik.)
Pekerja : Juragan, biar kami saja yang menariknya, Juragan!
Juragan : Tidak usah. Kamu kerja saja terus!

Pekerja : Tapi itu hanya batu, Juragan! (Kedua


Juragan : Tidak apa. Pembeli yang suka batu juga ada. centeng
Pemimpin Pekerja : Tapi ini berat Juragan, nanti kami carikan batu yang lebih menubrukkan
baik. kepalanya.
Juragan : Tidak usah! Ini sudah ada yang mau beli. Itu dia orangnya. Para peke
Pembeli kaya dan kedua centengnya muncul. berlompatan
Pembeli Kaya : Mana batunya? Mana batunya? menyelamatk
Juragan : Selamat datang, Bos. Ini dia kebetulan batu yang Ente diri. Ked
pesan sudah ada. centeng
Pembeli Kaya : Bagus! Bagus! Coba tes! Tes! terpental d
Centeng : Siap! jatuh.)
(Para pekerja mencoba menghalangi. Mereka berjajar Centeng
di :
depan batu.) Wah
Pemimpin Pekerja : Tidak usah dites ini hanya batu. Sumpah ini hanya batu.
Juragan : Awas!
Pembeli Kaya : Tessssss!
operasi plastikku ambrol. Asli tuan. Lebih asli dari yang
dulu.
Pembeli Kaya : Bagus. Ini bayar kontan!
(Pembeli kaya memberi Juragan duit, lalu menyambar istri
Juragan.)
Pembeli Kaya : Kalau ada lagi batu yang lebih keras SMS ya. Daaaaag!
Tarikkkkkkkk!
(Semuanya menarik batu itu keluar. Alung langsung
menghampiri Juragan yang menghitung uang.)
Alung : Juragan, ini beneran dijual?
Juragan : Hus diem!
Alung : Ini jual batu atau jual istri?
Juragan : Apa?
Alung : Itu bukan hanya batu, istri Ente juga dibawa.
Juragan : (kaget) Ya Tuhan itu tidak dijual! Kejar!
Alung mau lari ke tempat lain tapi ditarik oleh Juragan.
Juragan : Itu tidak dijuallll!
(Alung diseret Juragan untuk mengejar istrinya. Tinggal
para pekerja bengong.)
Pekerja : Ya Tuhan harta pusaka kita dibawa. Dijual hanya harga
batu.
Pemimpin Pekerja : Bodo! Bodo! Kalian semua kerbau! Kenapa harta pusaka
dibiarkan dibawa pergi?
Tivri : Itu akibatnya kalau berbohong! Coba kalau dari tadi
bilang itu harta pusaka, masak Juragan tega menjual
kiloan seperti batu. Konflik/
Pekerja : Bener juga. Ayo jujur sekarang! Jujur! Komplikasi
Pemimpin pekerja : Cepat jujur!
Tivri : Bener? Aku boleh bicara jujur sekarang?
Tivri : Tidak akan menyesal?
Pekerja : Ngapain menyesal.
Tivri : Konsekuen? Pekerja
: Konsekuen.
Tivri : Transparan?

Pekerja : Banyak mulut kamu! Cepat bilangin itu emas! Supaya tidak Juragan
terlanjur dibawa keluar negeri. : Jadi,
Tivri : Tapi, beneran berani jujur kepada rakyat dan jujur kepada aku
pemimpin? sudah
Pekerja : Berani (mengambil corong) Ayo teriak sebelum keburu menjual
dinaikkan ke kapal! harta
Tivri : Tapi salaman dulu! karun
Pekerja : Sialan! Cepat! sebagai
Tivri : Kalau tidak jujur dalam berkata jujur tidak akan pernah mujur! batu?
Pekerja : Cepat! Tivri
Tivri : Tidak usah dikatakan, Juragan sudah tahu itu emas, : Lho,
makanya buru-buru dijual. aku kira
(Semua bengong.) Juragan
Pekerja : O nasib! tahu!
(Semua pekerja ambruk, Tivri bengong, Juragan danagan : Habis mereka
Alung muncul). bilang batu,
Juragan : Kenapa belum mulai bekerja? bagaimana
Tivri : Semuanya kena serangan jantung, Juragan, karena aku tahu! Aku
Juragan sudah menjual harta karun itu. pingsan.
Juragan : Harta karun apa? Alung
Tivri : Lho, Juragan tidak tahu? : Sebentar
Juragan : Tidak tahu apa? dibersihkan
Tivri : Yang Juragan jual itu bukan batu tapi harta karun. ada batunya.
Juragan : Harta karun? (membereskan
) Nah,
Istri : Ya Tuhan harta karun sebesar gajah? Diangkut ke luar
negeri sebagai batu? Aku juga jantungan! s
(Istri tumbang.) i
lakan Juragan. Juragan : Kau
saja duluan!
Alung : Apa kata Juragan! Si Alung Pingsan!
(Alung pingsan.)

Juragan : Gila kalau begini caranya, aku kapok, mulai sekarang aku
perintahkan jangan ada kata bohong lagi. Tidak boleh ada
dusta di antara kita! Semua harus jujur! Jujur kepada siapa
saja! Jujur kepada rakyat, jujur kepada pemimpin, jujur
kepada diri sendiri. Jujur kepada . . . .
(Tivri memukul bel dan mengambil corong, sementara
Juragan terus berbicara.)
Tivri : Para pemirsa di seluruh Tanah Air mulai saat ini kita
memasuki era baru satu kata dengan perbuatan. Kita
bersumpah dalam berkata selamanya jujur!
(Terdengar lagu kerja. Kabut mulai datang lagi dan di bukit
nampak silhuet orang-orang bekerja.)
Konflik/
Komplikasi

Resolusi

– Epilog
A. –
B. Jawaban:
Unsur-unsur teks drama tersebut sebagai berikut.
1. Tema dalam teks drama tersebut adalah kejujuran akan membawa kebaikan atau kemujuran.
Sebaliknya, kebohongan akan membawa kerugian dan penyesalan.
2. Tokoh dan penokohan dalam teks drama tersebut sebagai berikut.
a. Tivri memiliki watak jujur dan tidak mau berbohong.
b. Pekerja memiliki watak suka berbohong.
c. Pemimpin pekerja memiliki watak pembohong, pandai menghasut orang lain untuk berbohong,
dan bersikap tidak adil.
d. Istri Tivri memiliki watak penurut dan pengertian.
e. Juragan memiliki watak suka menipu, suka memerintah, dan keras kepala.
f. Istri Juragan memiliki watak bijaksana.
g. Alung memiliki watak suka mengeluh dan tidak segera melaksanakan perintah.
h. Pembeli Kaya memiliki watak licik.
i. Centeng memiliki watak penurut.
3. Latar yang terdapat dalam teks drama tersebut adalah latar waktu, tempat, dan suasana. Latar
waktu pada sore hari sebelum jam lima. Latar tempat di area pertambangan batu yang berada di
sebuah bukit. Latar suasana dalam drama tersebut marah, kecewa, dan menyesal.
4. Alur cerita
Tahap pengenalan terjadi ketika Tivri, Pekerja, Pemimpin Pekerja, dan Istri Tivri berhasil
menemukan harta pusaka emas berukuran besar. Tahap pertikaian awal atau komplikasi terjadi
ketika pendapat Pekerja dan Pemimpin Pekerja bertolak belakang dengan pendapat Tivri. Pekerja
dan Pemimpin Pekerja sepakat untuk berbohong, sedangkan Tivri tidak mau berbohong. Tahap
klimaks atau titik puncak cerita terjadi ketika Juragan datang dan menjual harta pusaka kepada
Pembeli Kaya seharga batu. Tahap peleraian terjadi ketika Juragan menghitung uang dan sadar
bahwa istrinya ikut dibawa pergi. Tahap penyelesaian konflik terjadi ketika semua tokoh menyesal
atas perbuatan mereka yang saling tidak jujur. Selain itu, para tokoh menjadikan peristiwa itu
sebagai pengalaman agar selalu berkata jujur.
5. Amanat dalam teks drama tersebut adalah pengarang mengajak pembaca untuk selalu bersikap dan
berkata jujur kepada siapa pun agar tidak ada penyesalan di kemudian.
C. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Jawaban kelompok peserta didik dapat berbeda-beda karena teks drama yang dibaca atau ditonton
peserta didik juga berbeda. Guru dapat menilai hasil pekerjaan peserta didik berdasarkan kelengkapan
dan kesesuaian unsur-unsur drama dengan teks drama yang dibaca peserta didik.

D. –
A. –
B. –
C. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Jawaban peserta didik dapat berbeda-beda karena naskah drama yang dibaca peserta didik
berbeda- beda. Guru dapat menilai jawaban peserta didik dari kesesuaian jawaban poin B dan C
dengan naskah drama yang dibaca peserta didik.

A. –
B. Jawaban:
Nama-nama tokoh dalam teks drama tersebut adalah Bapak, Sulung, dan Bungsu.
C. –
D. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Guru membimbing peserta didik dalam mendemonstrasikan tokoh drama yang dipilih. Selanjutnya,
Guru memberikan penilaian terhadap penampilan peserta didik. Guru dapat menilai penampilan peserta
didik dari aspek gerak, mimik, kejelasan, dan ketepatan peserta didik ketika mendemonstrasikan tokoh
yang dipilih.

A. –
B. Jawaban:
Tema drama pada teks I adalah perilaku rendah hati dan nasihat orang tua.
Tema drama pada teks II adalah sopan dan ramah dalam melayani pembeli.
C. Bagaimana inti cerita yang terdapat dalam teks I dan teks II?
Jawaban:
Inti cerita teks I adalah Yanti bertemu dengan orang tua saat ia sedang menunggu temannya.
Yanti sangat sopan dan rendah hati terhadap orang tua itu. Orang tua tersebut menilai Yanti anak
yang baik. Yanti menceritakan bahwa temannya tidak berani datang ke rumahnya seorang diri dan ingin
menemuinya di taman. Setelah mendengar cerita Yanti tentang temannya, orang tua itu menasihati
Yanti dan menilai temannya adalah laki-laki bertanggung jawab.
Inti cerita teks II adalah Ani melayani pembeli yang datang ke toko dengan ramah dan sopan. Ani
dan perempuan itu tampak akrab. Ketika melihat Ani, perempuan itu menyayangkan karena anak laki-
lakinya telah meninggal. Perempuan itu akan memungut Ani sebagai menantunya jika saja anak laki-
lakinya masih hidup.

A. –
B. –
C. Jawaban:
Nomor Kaidah Kebahasaan
1. Menggunakan kata ganti orang ketiga (ia, dia, beliau, -nya, dan

2. Menggunakan kata-kata sapaan dan kata ganti orang pertama


Nomor Kaidah Kebahasaan
3. Menggunakan kosakata sehari- hari dan kadang-kadang tidak b

4. Menggunakan kata seruan,


perintah, dan pertanyaan.

5. Menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu (sekarang,

6. Menggunakan kata kerja yang menggambarkan suatu peristiwa

7. Menggunakan kata kerja yang menyatakan sesuatu yang di- pik

53 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2


Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 51

54 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2


Nomor Kaidah Kebahasaan
8. Menggunakan kata-kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tem

D. –

A. –
B. –
C. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
D. Catatan untuk Guru:
Guru membimbing peserta didik dalam memberikan penilaian terhadap penampilan kelompok lain.

A. –
B. –
C. –
D. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Guru membimbing peserta didik dalam mementaskan naskah drama tersebut. Selain itu, Guru
membimbing peserta didik dalam memberikan penilaian kepada kelompok yang mementaskan drama.
Guru meminta peserta didik lainnya agar melakukan penilaian secara objektif.

A. –
B. –
C. –
D. Jawaban:
Diserahkan kepada peserta didik.
Catatan untuk Guru:
Ulasan yang dibuat peserta didik dapat berbeda-beda karena buku yang dibaca setiap peserta didik
juga berbeda-beda. Guru dapat menilai hasil pekerjaan peserta didik dengan kelengkapan bagian-
bagian penting buku yang diulas. Selain itu, Guru dapat menilai hasil pekerjaan peserta didik dari cara
peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.

A. Contoh jawaban:
1. Kuberikan dia nasihat supaya tidak membolos lagi.
2. Telah kukerjakan semua perintah atasanku.
3. Perbuatan yang kulakukan ini memang salah.
B. Contoh jawaban:
1. Tolong kauantarkan Desti ke rumah orang tuanya.
2. Mengapa kauacuhkan semua kata-kata ibumu?
3. Di mana kauletakkan surat-surat berharga itu?
Catatan untuk Guru:
Kalimat yang dibuat peserta didik berbeda-beda. Guru dapat menilai hasil pekerjaan peserta didik
dari kesesuaian penggunaan kata ku- dan kau- dalam kalimat yang dibuat peserta didik.

53 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 53
A. Pilihlah Ganda pilihan jawaban a, c, d, dan e tidak sesuai
1. Jawaban: a dengan dialog sebelumnya.
Suasana kesal tergambar jelas dalam teks
drama tersebut. Suasana kesal tampak ketika
tokoh Perempuan mengeluh kepada tokoh
Penyair mengenai dirinya yang menjadi tukang
masak dan pelayan tamu-tamu losmen miliknya.
Sementara itu, suasana bahagia, haru, sedih,
dan tenang tidak sesuai dengan suasana dalam
teks drama tersebut. Jadi, jawaban tepat a.
2. Jawaban: c
Tokoh Tuan Pedagang ketika sedang makan
selalu meminta tambah nasi, jatah untuk tiga
orang dihabiskannya begitu saja. Jadi, tokoh
Tuan Pedagang memiliki watak rakus, tamak,
atau serakah. Jadi, jawaban tepat c.
3. Jawaban: c
Teks drama tersebut menceritakan pengunjung
losmen yang tidak berterima kasih kepada
pemilik losmen. Pemilik losmen telah baik
dengan bersikap mau memasakkan makanan
kepada Tuan Pedagang dan Tuan Pemimpin.
Mereka berdua justru menggerutu dengan
bantuan yang diberikan pemilik losmen. Amanat
dalam teks drama adalah kita harus berterima
kasih kepada orang yang telah menolong kita.
Dalam drama tersebut pertolongan yang
diberikan adalah me- masakkan makanan untuk
pengunjung losmen. Selain itu, amanat lainnya
adalah kita harus ikhlas menolong orang lain.
Jadi, jawaban tepat c.
4. Jawaban: e
Konflik dalam teks drama tersebut adalah tokoh
Perempuan sedang kesal ketika menceritakan
Tuan Pemimpin dan Tuan Pedagang kepada
tokoh Penyair. Tokoh Perempuan kesal karena
Tuan Pemimpin dan Tuan Pedagang tidak
pernah berterima kasih kepadanya. Mereka
berdua lebih suka menggerutu ketika tokoh
Perempuan memasakkan makanan untuknya.
Konflik pada pilihan jawaban a, b, c, dan d tidak
sesuai dengan teks drama. Jadi, jawaban tepat
e.
5. Jawaban: b
Dialog rumpang dalam teks drama tersebut
dapat dilengkapi dengan kalimat pilihan
jawaban b. Kalimat tersebut sesuai
dengan dialog drama sebelumnya. Dialog
drama sebelumnya menanyakan tentang waktu
Kopral menjadi ajudan seseorang. Kalimat pada
6. Jawaban: d 9. Jawaban: b
Latar waktu pada kutipan tersebut terjadi pada Struktur teks drama tersebut adalah bagian
pagi hari yang cerah. Sementara itu, latar orientasi. Orientasi merupakan tahap
tempat terjadi di ruang pertemuan yang perkenalan atau pelukisan awal cerita. Teks
didirikan secara darurat. Latar tempat pada tersebut melukiskan awal cerita, yakni
pilihan jawaban a, b, c, dan e tidak sesuai memperkenalkan Tuan X, Pelayan, dan
dengan kutipan drama. Jadi, jawaban tepat d. Nyonya. Dalam bagian orientasi tersebut
7. Jawaban: d dijelaskan cerita bahwa Tuan X menerima
Kutipan tersebut merupakan struktur teks bungkusan yang dititipkan kepada Pelayan.
drama bagian komplikasi. Bungkusan tersebut diterima oleh Nyonya dari
Konflik/komplikasi/bagian tengah cerita berisi seseorang yang belum dikenalnya. Bagian
tahap para pemain drama sudah terlibat dalam prolog, komplikasi, resolusi, dan epilog tidak
persoalan pokok. Dalam tahap ini sudah ada sesuai dengan isi teks drama yang disajikan.
insiden atau kejadian. Insiden ini menjadi konflik Jadi, jawaban tepat b.
dasar sebuah drama. Insiden tersebut 10. Jawaban: c
kemudian berkembang dan menimbulkan Kutipan tersebut bercerita tentang seorang
konflik-konflik semakin banyak dan rumit. pelayan sedang memberikan bungkusan
Insiden dalam kutipan tersebut adalah Mayor kepada tuannya. Pelayan itu segera
tidak sabar menunggu. Jadi, jawaban tepat d. memberikan bingkisan tersebut karena
8. Jawaban: a nyonyanya telah berpesan agar segera
Konflik dalam teks drama tersebut adalah memberikannya jika tuan pulang lebih dahulu.
Mayor tidak memiliki kesabaran untuk Jadi, amanat tepat terdapat pada pilihan
menunggu. Mayor menegaskan kepada Kopral jawaban c. Amanat pada pilihan jawaban
bahwa sabar adalah prinsip yang tidak bisa lainnya tidak sesuai dengan teks drama yang
ditawar-tawar lagi. Konflik pada pilihan jawaban disajikan.
b, c, d, dan e tidak sesuai dengan teks drama.
Jadi, jawaban tepat a.
11. Jawaban: d 14. Jawaban: e
Tokoh Pelayan memiliki watak jujur, amanah, Konflik dalam teks drama tersebut adalah Anak
dan sopan. Watak jujur tampak ketika ia bersikap kasar kepada ibunya. Tokoh Anak
menjawab pertanyaan-pertanyaan Tuan X. kesal karena ibunya yang tidak henti-hentinya
Watak amanah tampak ketika Pelayan meminta untuk mencari kakaknya. Tokoh Anak
menyampaikan pesan dari Nyonya kepada kesal karena ia sudah terlambat latihan dan
Tuan X. Sementara itu, watak sopan tampak ibunya masih mendesaknya untuk mencari
dalam dialog-dialognya kepada Tuan X. Watak kakak. Jadi, jawaban tepat e.
peduli, angkuh, kasar, dan pelupa bukan watak
tokoh Pelayan. Jadi, jawaban tepat d. 15. Jawaban: e
Latar suasana cemas dalam naskah drama
12. Jawaban: b
tersebut ditunjukkan oleh dialog yang diucapkan
Dialog dalam teks drama sering menggunakan
tokoh Ibu. Dialog yang menunjukkan suasana
kosakata percakapan sehari-hari. Kosakata ter-
cemas terdapat pada dialog angka 1), 7), dan
sebut sering tidak baku. Kebahasaan dalam
9). Jadi, jawaban tepat e.
dialog drama yang menggunakan percakapan
tidak baku terdapat pada dialog angka 2). 16. Jawaban: d
Dialog angka 2) mengandung kosakata tidak Kaidah kebahasaan dalam teks drama salah
baku Oo, ya dalam kalimat Oo ya, aku lupa- satunya adalah menggunakan kata sifat dalam
lupa saja kalau dia lagi asyik dengan kursus dialognya. Kalimat dialog yang mengandung
kecantikannya. Naik skuter apa sedan biru? kata sifat terdapat pada kalimat pilihan jawaban
Jadi, jawaban tepat b. d. Kata sifat dalam kalimat tersebut adalah
13. Jawaban: a mendung dan gelap. Kalimat pada pilihan
Tokoh Ibu dalam teks drama tersebut memiliki jawaban a, b, c, dan e tidak mengandung kata
watak peduli dan penyayang kepada anak- sifat. Jadi, jawaban tepat d.
anaknya. Tokoh tersebut sangat jelas dalam
setiap dialog yang diucapkan tokoh Ibu.
Pemarah, penyabar, penurut, dan
pembangkang bukan watak yang dimiliki
tokoh Ibu. Jadi, jawaban tepat a.
17. Jawaban: c 19. Jawaban: c
Paragraf pertama teks tersebut Paragraf tersebut mengungkapkan bagian
mengungkapkan kelebihan buku. Kelebihan sinopsis buku. Penggalan tersebut memaparkan
buku tersebut antara lain kronologi cerita isi yang diceritakan dalam buku. Bagian pada
lengkap, bahasa mudah dipahami, dan pilihan jawaban a, b, d, dan e tidak sesuai
dilengkapi foto-foto penulis. Perhatikan kembali dengan penggalan yang disajikan. Jadi,
paragraf pertama. Sementara itu, paragraf jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban c.
kedua teks tersebut mengungkapkan
20. Jawaban: d
kelemahan buku. Jadi, jawaban tepat terdapat
Penggunaan kata ganti orang pertama ku-
pada pilihan jawaban c.
merupakan variasi bentuk dari kata ganti orang
18. Jawaban: b pertama tunggal aku. Penggunaan kata ganti
Pernyataan pada pilihan jawaban a seharusnya ku- sering melekat pada kata kerja. Kalimat
Tulisan dalam buku ini dikemas sangat baik dan tepat terdapat pada pilihan jawaban d.
bahasanya mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan kata ganti ku- pada kalimat pilihan
Pernyataan pada pilihan jawaban b terdapat jawaban a, b, c, dan e tidak tepat.
dalam paragraf kedua kalimat ketiga.
Pernyataan pada pilihan jawaban c seharusnya B. Uraian
Banyak pembaca yang berkomentar dan 1. Jawaban:
mengeluhkan tentang kesalahan penulis dalam Teks drama tersebut menceritakan Herman
buku ini. Pernyataan pada pilihan jawaban d menggoda Yanti ketika mereka bertemu di
seharusnya Di dalam buku ini terdapat jalan. Niat Herman untuk menggoda Yanti
beberapa lembar foto-foto penulis sehingga ternyata mendapat respon dari Yanti. Yanti
membuat pembaca tidak bosan dalam merasa bersalah karena telah menyakiti dan
membaca autobiografi ini. Pernyataan pada menyinggung perasaan Herman. Herman yang
pilihan jawaban e tidak terdapat dalam paragraf tidak tega akhirnya berkata jujur bahwa dia
yang disajikan. Jadi, jawaban tepat b. hanya bercanda.
2. Jawaban: Herman : (masih pura-pura)
– Prolog Tidak, aku tidak
marah. Hanya . . . .
Dialog Yanti : (ingin tahu) Apa
Her? Katakan. Apa-
(Panggung menggambarkan Yanti : Ah, ang- barang man
tempat di pinggir jalan pada ad bekas. Kalau a?
siang hari yang lengang. Di a- begitu, tolong Herman : Lho,
latar belakang tampak ad Her, kok,
pepohonan yang cukup a ambilkan ditan
rimbun.) saj keranjang ya,
Yanti : (muncul dengan a untuk ambi
membawa buku, ka l
ber- jalan akan mu rongsokan. kera
pulang, tetapi . (ketawa njan
bertemu Ma riang) Hihi g,
Herman dan kedua- sak . kan?
nya saling menyapa) iya Yanti : Her,
Herman : (menegur lebih jala . jang
dulu) Heh, cari nk an
barang rongsokan, u . begit
ya? se u,
Yanti : (terkejut) Ah, kamu per . aku
Herman, jadi terkejut ti main
aku. ora Herman : (berlagak -
Herman : Jalan kok ng akan main
menunduk saja, me mengambil) saja,
sedang men- cari nc Baik, Nona. kok.
barang-barang ari Yanti : Her, Her, Herman :
bekas? bar mau ke (dia
m, pura-pura ter- kah aku bicara tidak
singgung) sopan tadi?
Yanti : (mendekat pelan) Herman : Tidak. Hanya saja
Herman, aku main- kamu . . . .
main saja, lo. Kau Yanti : (semakin ingin tahu)
Herman, katakan
saja apa yang kamu
maksud. Biar aku
dapat memperbaiki
kekuranganku. Atau
aku harus meminta
maaf kepadamu, Konflik/
Her? Komplikasi
Herman : Tidak. Kamu tidak
Orientasi usah minta maaf ke-
padaku. Kamu tidak
bersalah. Hanya . . .
.
Yanti : (kesal dan takut)
Aku semakin tidak
me- ngerti dan
bingung.
Herman :
(semakinmenggoda)
Kamu tidak
mengerti, Yanti?
Yanti : (seolah akan me-
nangis) Herman,
kalau kamu masih
menggodaku dan
aku tak bersalah . . .
baiklah, aku pulang
saja. Aku malu, Her.

Herman: (maksud menggoda


jadi pudar) Yanti . . .
, aku . . ., hahaaa . .
.. Resolusi
Yanti : (melihat keanehan)
Konflik/ Herman : (mendekat,
Komplikasi sayang)
Yanti, aku sebenar-
nya mencoba keta-
bahanmu.
Yanti : (sadar kalau digoda)
Aku kira . . . kamu
marah kepadaku.
Herman : Buat apa marah
tanpa sebab, Yanti?
Aku bukan pemuda
yang mudah naik
darah . . . hahaha . .
..
marah? – Epilog

3. Jawaban: Unsur-unsur teks drama tersebut


sebagai berikut.
a. Watak dan penokohan 7) Herman : Tidak. Hanya saja kamu . . . .
1) Yanti memiliki watak suka bercanda, 8) Yanti : (semakin ingin tahu)
mau mengakui kesalahan, dan berani Herman, katakan saja apa
meminta maaf. yang kamu maksud. Biar
2) Herman memiliki watak suka bercanda, aku dapat memperbaiki
tidak pemarah, dan suka menggoda kekuranganku. Atau aku
Yanti. harus meminta maaf
b. Alur cerita kepadamu, Her?
Tahap pelukisan awal terjadi ketika Herman 9) Herman : Tidak. Kamu tidak usah
menggoda Yanti saat Yanti berjalan sambil minta maaf kepadaku.
menunduk. Tahap komplikasi atau Kamu tidak bersalah. Hanya
pertikaian awal muncul ketika Yanti merasa ....
bersalah karena membuat Herman 10) Yanti : (kesal dan takut) Aku sema-
tersinggung dan diam karena marah kin tidak mengerti dan
kepadanya. Titik puncak masalah terjadi bingung.
ketika Yanti penasaran dengan jawaban- 11) Herman : (semakin menggoda) Kamu
jawaban Herman. Ketika Herman hanya tidak mengerti, Yanti?
diam dan tidak menyelesaikan kalimatnya, 12) Yanti : (seolah akan menangis)
Yanti semakin merasa bersalah kepada Herman, kalau kamu masih
Herman dan meminta maaf. Masalah mulai menggodaku dan aku tak
mereda ketika Herman akhirnya jujur bersalah . . . baiklah, aku
bahwa dirinya hanya menggoda dan pulang saja. Aku malu, Her.
menguji ketabahan Yanti. Herman bukanlah 13) Herman : (maksud menggoda jadi
orang yang mudah marah. pudar) Yanti . . . , aku . . . ,
c. Latar cerita hahaaa . . . .
Latar yang terdapat dalam kutipan naskah 14) Herman : (mendekat, sayang) Yanti,
drama tersebut adalah latar tempat, waktu, aku sebenarnya mencoba
dan suasana. Latar tempat di pinggir jalan. ketabahanmu.
Latar waktu pada siang hari. Latar suasana 15) Yanti : (sadar kalau digoda) Aku kira
lengang, terkejut, senang, dan sedih. . . . kamu marah kepadaku.
d. Amanat dalam cerita tersebut adalah kita 16) Herman : Buat apa marah tanpa
boleh bercanda asal ada batasnya. Jangan sebab, Yanti? Aku bukan
sampai candaan kita melukai perasaan pemuda yang mudah naik
orang lain atau membuat orang lain merasa darah . . . hahaha . . . .
bersalah. b. Menggunakan kata kerja yang
4. Jawaban: menggambar- kan suatu peristiwa yang
a. Menggunakan kata ganti orang pertama terjadi.
dan kedua pada dialog. 1) Yanti : (muncul dengan membawa
1) Yanti : (terkejut) Ah, kamu Herman, buku, berjalan akan pulang,
jadi terkejut aku. tetapi bertemu Herman dan
2) Yanti : Ah, ada-ada saja kamu. keduanya saling menyapa)
3) Herman : (berlagak akan mengambil) 2) Herman : (menegur lebih dulu) Heh,
Baik, Nona. cari barang rongsokan, ya?
4) Yanti : (mendekat pelan) Herman, 3) Herman : (diam, pura-pura tersing-
aku main-main saja, lo. Kau gung)
marah? 4) Yanti : (terkejut) Ah, kamu
5) Herman : (masih pura-pura) Tidak, aku Herman, jadi terkejut aku.
tidak marah. Hanya . . . . 5) Herman : Jalan kok menunduk saja,
6) Yanti : (ingin tahu) Apa Her? Kata- sedang mencari barang-
kan. Apakah aku bicara tidak barang bekas?
sopan tadi? 6) Herman : (berlagak akan mengambil)
Baik, Nona.
7) Yanti : (mendekat pelan) Herman,
aku main-main saja, lo. Kau
marah?
8) Yanti : (seolah akan menangis) menggodaku dan aku tak
Herman, kalau kamu masih
bersalah . . . baiklah, aku 7) Yanti : (mendekat pelan) Herman,
pulang saja. Aku malu, Her. aku main-main saja, lo. Kau
c. Menggunakan kata-kata sifat untuk meng- marah?
gambarkan tokoh, tempat, dan suasana. e. Menggunakan kata seruan, perintah, dan
1) Yanti : Ah, ada-ada saja kamu. pertanyaan.
Masak iya jalanku seperti 1) Herman : (menegur lebih dulu) Heh,
orang mencari barang- cari barang rongsokan, ya?
barang bekas. Kalau begitu, 2) Herman : Jalan kok menunduk saja,
tolong Her, ambilkan sedang mencari barang-
keranjang untuk rongsokan. barang bekas?
(ketawa riang) Hihi . . . . 3) Yanti : Ah, ada-ada saja kamu.
2) Yanti : (mendekat pelan) Herman, Masak iya jalanku seperti
aku main-main saja, lo. Kau orang mencari barang-
marah? barang bekas. Kalau begitu,
3) Yanti : (kesal dan takut) Aku tolong Her, ambilkan
semakin tidak mengerti dan keranjang untuk rongsokan.
bingung. (ketawa riang) Hihi . . . .
4) Yanti : (seolah akan menangis) 4) Yanti : Her, Her, mau ke mana?
Herman, kalau kamu masih 5) Herman : Lho, kok, ditanya, ambil
menggodaku dan aku tak keranjang, kan?
bersalah . . . baiklah, aku 6) Yanti : (mendekat pelan) Herman,
pulang saja. Aku malu, Her. aku main-main saja, lo. Kau
5) Herman : (mendekat, sayang) Yanti, marah?
aku sebenarnya mencoba 7) Yanti : (ingin tahu) Apa Her?
ketabahanmu. Katakan. Apakah aku bicara
6) Yanti : (sadar kalau digoda) Aku tidak sopan tadi?
kira 8) Yanti : (semakin ingin tahu)
. . . kamu marah Herman, katakan saja apa
kepadaku. yang kamu maksud. Biar aku
7) Herman : Buat apa marah tanpa dapat memperbaiki
sebab, Yanti? Aku bukan kekuranganku. Atau aku
pemuda yang mudah naik harus meminta maaf
darah . . . hahaha . . . . kepadamu, Her?
d. Menggunakan kosakata sehari-hari dan 9) Herman: (semakin menggoda) Kamu
kadang-kadang tidak baku. tidak mengerti, Yanti?
1) Herman : (menegur lebih dulu) Heh, 10) Herman : Buat apa marah tanpa
cari barang rongsokan, ya? sebab, Yanti? Aku bukan
2) Yanti : (terkejut) Ah, kamu Herman, pemuda yang mudah naik
jadi terkejut aku. darah . . . hahaha . . . .
3) Herman : Jalan kok menunduk saja,
sedang mencari barang- 5. Jawaban:
barang bekas? a. Mereka telah kuperingatkan agar tidak
4) Yanti : Ah, ada-ada saja kamu. mengadu.
5) Herman : Lho, kok, ditanya, ambil b. Kaukira aku akan mau mengerjakan semua
keranjang, kan? tugasmu?
6) Yanti : Her, jangan begitu, aku c. Mereka berdua telah kuanggap seperti
main- main saja, kok. keluargaku sendiri.
Aktivitas Peserta Didik

A. –
B. Jawaban:
Unsur-unsur teks drama tersebut sebagai berikut.
1. Tokoh dalam teks drama tersebut adalah tokoh Kakek dan Pincang. Tokoh Kakek
mempunyai watak selalu ingin tahu dan suka menasihati. Sementara itu, tokoh Pincang
memiliki watak semangat dalam mencari pekerjaan dan rendah diri.
2. Alur cerita diawali ketika tokoh Kakek menceritakan masa kecilnya. Kemudian, alur
berlanjut ketika tokoh Kakek bertanya kepada tokoh Pincang tentang pekerjaan. Tokoh
Pincang selalu ditolak ketika melamar pekerjaan. Penolakan itu berdasarkan penilaian bahwa
orang-orang seperti mereka tidak pernah diberi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.
Orang-orang hanya menilai mereka dari penampilannya saja. Kemudian, tokoh Kakek
menasihati tokoh Pincang agar tampil baik ketika melamar pekerjaan.
3. Latar dalam kutipan teks drama tersebut adalah latar tempat dan suasana. Latar tempat terjadi
di kolong jembatan. Latar suasana dalam teks drama tersebut adalah suasana kesal, haru,
dan penasaran.
4. Tema dalam teks drama tersebut adalah diskriminasi yang terjadi dalam masyarakat ketika
mencari pekerjaan.
5. Amanat dalam teks drama tersebut adalah kita harus memberikan kesempatan kepada orang
lain untuk mendapatkan pekerjaan. Kita tidak boleh menilai orang hanya dari penampilannya
saja.
C. Jawaban:
Kebahasaan dalam teks drama tersebut sebagai berikut.

Nomor Kaidah Kebahasaan

1. Menggunakan kata ganti orang ketiga (mereka, dia

2. Menggunakan kata-kata sapa- an dan kata ganti ora


-ku, kita, kami) dan kata ganti orang kedua (engkau

Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 59


Nomor Kaidah Kebahasaan

3. Menggunakan kosakata se- hari-hari dan kadang-k

4. Menggunakan kata seruan, perintah, dan pertany


60 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2
Nomor Kaidah Kebahasaan

5. Menggunakan kata yang me- nyatakan urutan wakt

6. Menggunakan kata kerja yang menggambarka

7. Menggunakan kata kerja yang menyatakan sesuatu

8. Menggunakan kata-kata sifat untuk menggambarka

63 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2


Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 61

64 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2


A. Pilihlah Ganda 5. Jawaban: d
1. Jawaban: c Kutipan proposal tersebut merupakan bagian
Kutipan proposal tersebut membahas kegiatan peserta kegiatan. Kutipan tersebut memaparkan
class meeting yang rutin diadakan oleh OSIS bahwa kegiatan pameran seni rupa tersebut
SMA Bina Mandiri setiap akhir semester. Dalam diikuti oleh warga SMK Karya Mandiri. Jadi,
kegiatan tersebut diadakan berbagai jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban d.
perlombaan dalam bidang olahraga. Kegiatan
tersebut dapat mempererat persahabatan 6. Jawaban: d
antarsiswa serta mempererat tali silaturahmi Berdasarkan tema tersebut, rumusan masalah
antara siswa dan guru. Informasi penting yang sesuai terdapat pada pilihan jawaban
berdasarkan kutipan proposal tersebut terdapat d. Rumusan masalah tersebut sesuai untuk
pada pilihan jawaban c. Pilihan jawaban a, b, menguraikan dampak globalisasi terhadap
d, dan e tidak sesuai pendidikan. Rumusan masalah pada pilihan
dengan isi kutipan proposal tersebut. jawaban a dan b membahas sistem kegiatan
belajar mengajar. Rumusan masalah pada
2. Jawaban: d pilihan jawaban c membahas kedisiplinan.
Latar belakang memuat alasan-alasan seperti Rumusan masalah pada pilihan jawaban e
yang tercantum dalam tema proposal. Latar membahas pendidikan di daerah tertinggal.
belakang masalah harus sesuai dengan tema Jadi, pilihan jawaban a, b, c, dan e kurang
proposal. Tema proposal membahas peringatan sesuai dengan tema.
hari Pendidikan Nasional. Latar belakang sesuai
dengan tema proposal terdapat dalam pilihan 7. Jawaban: c
jawaban d karena latar belakang dalam pilihan Kutipan karya ilmiah tersebut merupakan
jawaban mendukung tema proposal. bagian kajian pustaka. Kajian pustaka mengkaji
berbagai teori yang relevan. Kutipan karya
3. Jawaban: c ilmiah tersebut berisi uraian tentang sampah
Kalimat latar belakang berisi alasan berkaitan kertas. Jadi, jawaban tepat terdapat pada
dengan topik yang dibahas dalam proposal.
pilihan jawaban c.
Kalimat latar belakang sesuai dengan topik
tersebut adalah dewasa ini semakin banyak 8. Jawaban: d
remaja yang kurang memiliki rasa percaya diri Rumusan masalah tersebut berisi tentang per-
dalam berbagai hal. Jadi, kalimat tepat sesuai gaulan remaja, dampak yang ditimbulkan,
topik tersebut terdapat dalam pilihan jawaban c. dan solusi menghindari dampak negatif dari
pergaulan remaja masa kini. Tujuan karya
4. Jawaban: c
ilmiah tepat berdasarkan rumusan masalah
Bagian maksud dan tujuan berisi pernyataan
tersebut adalah mengarahkan pergaulan remaja
yang menjelaskan tujuan atau sesuatu yang
saat ini untuk melakukan kegiatan positif yang
ingin dicapai dalam penyelenggaraan sebuah
berguna bagi diri sendiri dan masyarakat.
kegiatan. Kalimat yang menyatakan maksud
Pilihan jawaban a, b, c, dan e tidak sesuai
dan tujuan dalam proposal adalah pilihan
dengan ketiga rumusan masalah tersebut. Jadi,
jawaban c. Pilihan jawaban a dan d merupakan
jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban d.
pernyataan tentang pelaksanaan kegiatan
dalam proposal. Pilihan jawaban b dan e 9. Jawaban: b
merupakan alasan atau latar belakang dalam Kutipan karya ilmiah tersebut membahas per-
sebuah pelaksanaan kegiatan karya wisata. masalahan penggunaan kertas dalam
kehidupan sehari-hari yang sudah menjadi
kebutuhan penting bagi manusia. Kebutuhan
kertas ter- sebut mendorong produsen
kertas semakin
memperbanyak produksi kertas. Kegiatan ter- penting untuk kehidupan manusia. Jadi,
sebut dapat menimbulkan masalah lingkungan jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban a.
karena bahan baku pembuatan kertas berasal
dari serat kayu. Informasi penting yang terdapat
pada kutipan karya ilmiah tersebut adalah
kertas sudah menjadi kebutuhan penting bagi
manusia dalam kehidupan sehari-hari. Jadi,
jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban b.
10. Jawaban: d
Data yang tertulis dalam daftar pustaka adalah
nama pengarang, tahun terbit, judul buku, kota
penerbit, dan nama penerbit. Urutan penulisan
daftar pustaka sebagai berikut. Nama
pengarang (dibalik). tahun terbit. judul buku.
kota penerbit: nama penerbit. Penulisan daftar
pustaka tepat berdasarkan data tersebut adalah
Uno, Mien R.
2010. Etiket untuk Remaja. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.
11. Jawaban: a
Kutipan resensi tersebut termasuk unsur
identitas buku. Kutipan resensi tersebut
membahas judul buku, penulis, penerbit, tahun
terbit, jumlah halaman, dan penyunting. Jadi,
jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban a.
12. Jawaban: b
Kutipan resensi tersebut termasuk unsur
ringkasan isi buku. Kutipan resensi tersebut
membahas dan mengulas isi pada awal bagian
buku tersebut. Jadi, jawaban tepat terdapat
pada
pilihan jawaban b.
13. Jawaban: e
Pernyataan yang merupakan keunggulan buku
terdapat pada pilihan jawaban e. Pernyataan
tersebut berisi ulasan positif mengenai isi buku.
Pilihan jawaban a dan d mengulas ringkasan isi
buku. Pilihan jawaban b berisi kekurangan
buku. Pilihan jawaban c berisi identitas buku.
14. Jawaban: b
Kalimat resensi tepat untuk menyatakan
kekurangan isi kutipan resensi tersebut terdapat
pada pilihan jawaban b. Pernyataan pada
pilihan jawaban b berisi kekurangan buku yang
sesuai dengan kalimat sesudahnya.
15. Jawaban: a
Penggalan resensi tersebut berisi bahwa waktu
begitu penting untuk kehidupan manusia.
Manusia harus menghargai waktu. Menyia-
nyiakan waktu sama saja dengan membunuh
diri sendiri karena waktu adalah nyawa. Pesan
yang ingin disampaikan kepada pembaca
melalui penggalan resensi tersebut adalah
pembaca diharapkan memanfaatkan waktu
dengan sebaik-baiknya karena waktu begitu

66 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 66
16. Jawaban: a 19. Jawaban: c
Berdasarkan data buku tersebut, paragraf Kutipan resensi tersebut merupakan unsur
resensi yang tepat terdapat pada pilihan ringkasan isi atau sinopsis. Kutipan resensi
jawaban a. Paragraf tersebut sesuai dengan tersebut menceritakan kenakalan Sandra dalam
data buku yang disajikan, terdiri atas identitas buku 3600 Detik karya Charon. Kalimat yang
buku, keunggulan, tidak sesuai dengan isi kutipan resensi tersebut
dan kekurangan buku yang disajikan. terdapat pada angka 3). Kalimat tersebut
17. Jawaban: c menyatakan keunggulan buku. Jadi, jawaban
Kalimat yang menggunakan konjungsi penerang tepat terdapat pada pilihan jawaban c.
adalah Beni berkata kepada Jihan bahwa 20. Jawaban: c
Ayu kecelakaan di depan swalayan samping Kutipan resensi novel tersebut berisi tentang
rumahnya. Kalimat tersebut menggunakan kisah tokoh Lana. Kutipan resensi tersebut
konjungsi penerang ”bahwa”.Kalimat pada berisi identitas buku, keunggulan, dan
pilihan jawaban a menggunakan konjungsi
kelemahan buku. Kalimat tepat untuk
penyebaban. Kalimat pada pilihan jawaban b
melengkapi kutipan resensi tersebut adalah
menggunakan konjungsi syarat. Kalimat pada
pilihan jawaban d dan e menggunakan novel ini merupakan bacaan menarik yang
konjungsi temporal. Jadi, jawaban tepat sangat inspiratif. Kalimat tersebut mengandung
terdapat pada pilihan jawaban c. unsur kelebihan buku. Kalimat tersebut sesuai
dengan kalimat sebelum dan sesudahnya. Jadi,
18. Jawaban: c jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban c.
Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal
terdapat pada angka 2), 3), dan 5). Kalimat 21. Jawaban: b
angka Kutipan drama tersebut menceritakan
1) menggunakan konjungsi akibat. Kalimat penolakan seorang suami mati bersama dengan
angka istrinya karena masalah kemiskinan. Sang
4) menggunakan konjungsi cara. Kalimat angka suami tidak mau menyerah dengan kemiskinan
6) menggunakan konjungsi final. Jadi, jawaban yang dialaminya. Jadi, jawaban tepat terdapat
tepat terdapat pada pilihan jawaban c. pada pilihan jawaban b.
22. Jawaban: a 25. Jawaban: c
Penggalan drama tersebut memiliki konflik Amanat merupakan pesan yang ingin disampai-
sosial. Kutipan drama tersebut membahas kan pengarang kepada pembaca. Amanat
masalah kemiskinan sehingga berhubungan kutipan drama tersebut adalah janganlah suka
dengan konflik sosial. Jadi, jawaban tepat mencampuri urusan orang lain. Perilaku suka
terdapat pada pilihan jawaban a. mencampuri urusan orang lain ditunjukkan oleh
tokoh Slentem yang suka mencampuri urusan
23. Jawaban: c
Sumirah.
Kutipan drama tersebut menceritakan seorang
tokoh anak yang marah dan ingin pergi dari 26. Jawaban: e
rumah karena menunggu ayahnya yang tak Watak semaunya tokoh Handoyo pada kutipan
kunjung datang. Kemarahan anak itu drama tersebut ditunjukkan oleh dialog angka
membuatnya tidak mau mengakui ayahnya. 6). Ia tidak memikirkan dengan pendapat tokoh
Sang ibu marah dengan sikap sang anak. lain. Pernyataan tersebut dapat diamati pada
Permasalahan yang dibahas dalam kutipan dialog terakhir kutipan drama tersebut.
drama tersebut adalah seorang anak yang
Handoyo : Peduli amat. Kalau mau jawaban
marah karena menunggu ayahnya yang tidak
yang akurat riset itu penting.
kunjung datang. Jadi, jawaban tepat terdapat
pada pilihan jawaban c. Jawaban tepat terdapat pada pilihan jawaban e.

24. Jawaban: a 27. Jawaban: a


Kutipan drama tersebut termasuk dalam Salah satu latar dalam drama adalah suasana.
struktur prolog. Kutipan tersebut termasuk Suasana yang terdapat dalam drama tersebut
dalam kata- kata pembuka, pengantar, ataupun adalah menegangkan. Ketegangan ini terjadi
latar belakang cerita, yang biasanya karena pertengkaran antara Bintang dan
disampaikan oleh dalang atau tokoh tertentu. Budiman (ayah Bintang). Suasana tegang ter-
Kutipan tersebut merupakan pembukaan atau sebut terjadi karena Budiman marah kepada
pengantar sebelum masuk ke dalam dialog. Bintang yang kalah dari penari junior.
Jadi, jawaban tepat terdapat pada pilihan
jawaban a.

67 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 67
28. Jawaban: e keduanya. Konflik yang tergambar dalam
Kutipan drama tersebut menceritakan anak kutipan drama tersebut adalah dugaan tokoh
yang mencari ayahnya, tetapi tidak ditemukan. Kakek dan Nenek bahwa ajal keduanya akan
Tokoh Maimun hanya melihat kopiah dan baju datang pada malam itu. Jadi, jawaban tepat
ayahnya saja. Tokoh Gunarto menduga sang terdapat pada pilihan jawaban c.
ayah meloncat ke dalam sungai. Tokoh
B. Uraian
Gunarto menyesal karena telah menghina
ayahnya. Dia menuduh dirinya telah membunuh 1. Jawaban:
sang ayah. Kutipan drama menggambarkan a. Rumusan Masalah
tahap alur penyelesaian. Jadi, jawaban tepat Berdasarkan latar belakang tersebut, per-
terdapat pada pilihan jawaban e. masalahan yang akan diteliti sebagai
berikut.
29. Jawaban: b 1) Bagaimana kepedulian peserta didik
Kutipan drama tersebut menceritakan tiga orang terhadap kebersihan lingkungan?
saudara yaitu Ed, Yo, dan Re. Yo dan Re 2) Bagaimana pengaruh kebersihan ling-
sedang mengalami masalah sehingga Ed kungan terhadap kegiatan
menolongnya. Ketiganya tampak rukun. Ketiga
pembelajaran peserta didik di sekolah?
saudara itu saling membantu satu sama lain.
3) Berapa besar dampak kebersihan ling-
Pesan yang tersirat dalam kutipan drama
kungan terhadap kegiatan
tersebut adalah hidup rukun dan tolong-
pembelajaran peserta didik di sekolah?
menolong dengan saudara. Jadi, jawaban tepat
terdapat pada pilihan jawaban b. b. Tujuan
Penelitian
30. Jawaban: c Penelitian ini bertujuan sebagai berikut.
Kutipan drama tersebut menceritakan tokoh 1) Mengetahui kepedulian peserta didik
Kakek yang merasa penyakitnya kambuh. terhadap kebersihan lingkungan.
Tokoh Kakek dan Nenek selalu berharap mati 2) Mengetahui pengaruh kebersihan ling-
karena terlalu lama memeras tenaga untuk kungan terhadap kegiatan
mengisi umur yang panjang. Akan tetapi, pembelajaran peserta didik di sekolah.
dugaan mereka selalu salah terhadap kematian
3) Mengukur dampak kebersihan ling- juga menuntut penyediaan bahan pangan yang
kungan terhadap kegiatan cukup. Untuk mengatasi berkurangnya lahan
pembelajaran peserta didik di sekolah. pertanian dan kebutuhan pangan rumah
tangga, salah satu upaya yang dapat dilakukan
2. Contoh jawaban:
adalah dengan memanfaatkan pekarangan
a. Perencanaan kegiatan yaitu bakti sosial di
rumah.
panti asuhan Kasih Bunda.
Pekarangan adalah taman rumah
b. Alasan kegiatan sebagai berikut.
tradisional yang bersifat pribadi. Pekarangan
1) Kondisi lingkungan panti asuhan Kasih
merupakan gambaran sebuah hubungan
Bunda yang kurang terawat.
yang erat antara manusia, tanaman, dan
2) Panti asuhan Kasih Bunda kekurangan
hewan. Lahan pekarangan memiliki fungsi
biaya untuk membeli bahan makanan,
multiguna karena dari lahan yang relatif sempit
pakaian, dan buku bacaan.
ini bisa menghasilkan bahan pangan, seperti
3) Kehidupan anak-anak panti asuhan
umbi-umbian, sayuran, buah-buahan, bahan
Kasih Bunda yang tidak pernah
tanaman rempah dan obat, bahan kerajinan
mendapat hiburan.
tangan, serta bahan pangan hewani yang
c. Tujuan kegiatan sebagai berikut.
berasal dari unggas, ternak kecil, maupun
1) Membantu membersihkan lingkungan
ikan. Kegiatan pengelolaan pekarangan dapat
panti asuhan Kasih Bunda.
memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi
2) Memberikan bantuan berupa buku
keluarga, menghemat pengeluaran, dan juga
bacaan, bahan makanan, dan pakaian
dapat memberikan tambahan pendapatan bagi
layak pakai kepada anak-anak yatim
keluarga.
piatu di panti asuhan Kasih Bunda.
Disadur dari: http://da r m aw anpe r
3) Memberikan hiburan kepada penghuni tanian10101994. blogspot.c o. id/2014/04/ver
panti asuhan Kasih Bunda. tikultur-sistem-tanam-lahan-sempit. html, diunduh
20 Juli 2017
3. Contoh jawaban:
Kemajuan teknologi dan industri serta
pertambahan penduduk telah mengubah fungsi
Iahan pertanian. Peningkatan jumlah penduduk

68 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 68
4. Contoh jawaban: musim panen relatif lebih singkat yakni
a. Singkong dan Jenisnya berumur antara 5–8 bulan.
Di Indonesia tanaman ini memiliki 2) Singkong berumur panjang
nama lain, kaspe, ketela. Dalam bahasa Singkong yang berumur panjang
Inggris singkong disebut cassava. Singkong antara 9–10 bulan.Bila dipanen
termasuk tanaman perdu berbatang lunak sebelum usia tersebut, hasilnya
atau getas (mudah patah). Singkong mengecewakan. Umbinya kecil-kecil
berbatang bulat dan bergerigi yang dan kandungan patinya sedikit. Jadi,
terbentuk dari bekas pangkal tangkai daun. paling tepat kalau dipanen setelah
Bagian tengahnya bergabus. Tanaman berumur 12–18 bulan.
singkong memiliki tinggi batang 1–4 meter. b. Kandungan Nutrisi Singkong
Daunnya memiliki tangkai panjang dan Dari segi gizi, singkong kaya
helaian daunnya menyerupai telapak karbohidrat sebagai sumber kalori. Selain
tangan. Tiap tangkai mempunyai daun itu, singkong juga mengandung sedikit
sekira 3–8 lembar. Tangkai daun tersebut lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat
berwarna kuning, hijau, atau merah. besi, serta vitamin B dan vitamin C.
Umbi singkong atau akar pohonnya c. Kulit Singkong
panjang, dengan rata-rata diameter 2–3 cm Kulit singkong dapat menjadi produk
dan panjang 50–80 cm, tergantung varietas yang bernilai ekonomis tinggi, antara lain
singkong yang ditanam. Umbi singkong diolah menjadi tepung pengganti terigu.
tidak dapat bertahan lama walaupun Persentase kulit singkong kurang lebih 20%
disimpan di dalam lemari pendingin. Gejala dari umbinya sehingga per kilogram umbi,
kerusakan ditandai dengan keluarnya warna singkong menghasilkan 0,2 kg kulit
biru gelap akibat terbentuknya asam sianida singkong. Kulit singkong lebih banyak
(HCN) yang bersifat racun bagi manusia. mengandung racun asam biru dibanding
Berdasarkan umurnya, singkong dapat daging umbi, yakni 3–5 kali lebih besar,
dibedakan menjadi dua jenis sebagai berikut. tergantung rasanya yang manis atau pahit.
1) Singkong berumur pendek Jika rasanya
Singkong yang berumur pendek
berarti usia sejak mulai tanam sampai

69 Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia


Kunci Jawaban
Kelas XI
dan
Semester
Pembahasan
2 Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 2 69
manis, kandungan asam birunya rendah. Beliau dengan setia mengasuh anak-anakn ya denga
Jika rasanya pahit, kandungan asam
birunya lebih banyak.
d. Tepung Terigu dan Jenisnya
Tepung terigu merupakan salah satu
bahan dasar kebutuhan rumah tangga
dan industri makanan. Tepung terigu dapat
menjadi berbagai macam produk olahan,
seperti mi, roti, kue, dan berbagai aneka
makanan kecil. Tepung terigu menjadi
produk penting bagi masyarakat Indonesia
karena telah menjadi bahan baku yang
K i s a h d a l a m b u k u i n i sangat membangu
telah banyak digunakan untuk
ini menceritakan kasih sayang seorang ibu kepada
menghasilkan berbagai macam produk.
Tepung terigu juga mengandung banyak
zat pati, yaitu karbohidrat kompleks yang
tidak larut dalam air.
Berdasarkan kadar proteinnya, terigu
diklasifikasikan sebagai berikut.
1) Tepung berprotein tinggi (bread flour),
memiliki kadar protein tinggi 11–13%,
sangat baik sebagai bahan pembuat
roti, mi, pasta, donat, dan roti yang
membutuhkan kekenyalan tinggi.
2) Tepung berprotein sedang/serbaguna
(all purpose flour), memiliki kadar
protein sedang, 8–10%, cocok sebagai Sayangnya, jalan cerita buku ini terlalu rumit dan tidak be
bahan pembuat kue (cake).
3) Tepung berprotein rendah (pastry
flour), memiliki kadar protein sekitar
6–8%, sesuai untuk membuat kue
renyah, seperti biskuit, kulit gorengan,
atau keripik.
Disadur dari: http://eprints.ums.ac.id/28510/3/BAB_11.pdf, diunduh
20 Juli 2017
6. Jawaban:
5. Jawaban: a. sentral f. fase
Judul : P erempuan
Berhati Ikhlas
” S e k e l u m i t Kisah Sudji- atmi
Penulis : Hamdani M. W Penerbit :
Jumlah halaman : 168 halaman

B u k u i n i m e n c e r i t a k a n Sudjiatmi, Ibunda Jo
tetapi cerdas. Ibu yang sangat memperhatikan dan me
b.
c.
d.
e.
7. Contoh jawaban:
Judul : Happy Little Soul
Penulis : Retno Hening
Penerbit : Gagas Media
Tahun terbit : 2017
Jumlah halaman : 226 halaman
Buku karya Retno Hening ini menceritakan
kegiatan yang dilakukan tokoh Kirana dan Retno
Hening (Ibuk), cara tokoh Ibuk dan Kirana
bekerja sama untuk menjadikan setiap hari
adalah hari- hari yang berharga untuk mereka.
Buku ini bisa dijadikan buku panduan untuk
menjadikan anak- anak lebih bahagia, lebih
menyenangkan, bisa
Bukti:
saling memahami apa yang sedang dilakukan
ibunya dan memahami apa yang diinginkan Gunarto : (Bergerak ke meja makan)
anaknya. Banyak sekali ilmu yang diberikan Mintarsih kemana, Bu?
oleh Retno Hening kepada pembaca tentang Ibu : Mintarsih keluar tadi mengantar-
cara mendidik anak, menjadi orang tua yang kan jahitan, Narto.
menyenangkan bagi anak, dan masih banyak Latar waktu pada malam hari
lagi. Bukti:
Dalam buku ini digambarkan bahwa tokoh Ibu : (Bicara tanpa melihat Gunarto)
Kirana adalah anak yang ceria dan lincah. Malam hari raya, Narto. Dengar-
Komunikasi yang terjalin antara orang tua dan lah suara bedug itu bersahut-
anak yang sangat bagus. Tokoh Kirana tidak sahutan. Pada malam hari raya
malu-malu untuk bercerita, bernyanyi, dan
melakukan banyak kegiatan lain. Segala
kegiatan yang dilakukan tokoh Kirana sangat
diperhatikan oleh tokoh Ibuk. Kebiasaan-
kebiasaan baik juga diajarkan tokoh Ibuk
kepada tokoh Kirana.
Dari segi bahasa, isi buku ini mudah
dipahami. Pemilihan kata dan kalimatnya
mudah dimengerti sehingga tips yang dibagikan
oleh Retno Hening dapat dipraktikkan dengan
mudah oleh pembaca. Selain itu, buku ini
dicetak berwarna lengkap dengan ilustrasi-
ilustrasi yang lucu. Pembaca tidak akan mudah
bosan membaca buku ini. Sampul luarnya pun
menarik, apalagi pembatas buku bergambar
kartun Kirana yang sedang mengintip.
Sayangnya, dibalik keunggulan sebuah
buku pasti terdapat kekurangan. Jenis font
yang digunakan dalam penulisan buku ini terlalu
tipis sehingga kurang begitu terlihat jelas.
Ukuran font juga terlalu kecil sehingga kurang
nyaman dilihat oleh mata. Akan tetapi, secara
keseluruhan buku ini layak dibaca oleh khalayak
ramai, terutama ibu-ibu muda dan calon ibu.
8. Contoh jawaban:
Tema, latar, dan amanat pada kutipan drama
tersebut sebagai berikut.
a. Tema: kekeluargaan
Bukti:
Tokoh Ibu dan Gunarto berdialog mem-
bicarakan Mintarsih, adik Gunarto, dan
kepergian ayahnya.
b. Latar tempat di rumah
seperti inilah ayahmu pergi 4) Jika mau berusaha dan bekerja keras,
dengan tidak meninggalkan tentu akan menjadi orang yang
sepatah kata pun. berharga di masyarakat.
Latar suasana mengharukan 9. Jawaban:
Bukti:
Kutipan drama tersebut menceritakan kisah
Ibu : Aku sudah merasa bahagia
tokoh Afif, Ibu, dan Bapak. Ketiganya terlibat
kalau kau bahagia, Narto.
dalam percakapan yang memuat konflik. Konflik
Karena nasibku bersuami tidak
dalam kutipan drama tersebut yaitu keinginan
baik benar. (Kembali pikirannya
menerawang) Dan kata orang tokoh Afif untuk belajar kelompok demi
bahagia itu akan turun kepada meneruskan cita-citanya agar bisa kuliah tidak
anaknya. Malam hari raya disetujui oleh Bapak. Penyebab konflik
sewaktu ia pergi itu, tak tahu aku tersebut yaitu tokoh Afif ijin pulang terlambat
apa yang mesti aku kerjakan? karena ingin belajar kelompok dan tidak masuk
Tetapi . . . (Kembali sedih dan kerja. Akibat konflik tersebut tokoh Bapak marah
haru) terhadap tokoh Afif dan tokoh tokoh Ibu
c. Amanat memberi pengertian kepada tokoh Afif.
1) Kita harus dapat memaafkan orang 10. Contoh jawaban:
lain yang telah melakukan kesalahan Pada suatu hari Henze jalan-jalan sendiri
sekecil apa pun. meninggalkan kawan-kawannya di klinik.
2) Kejadian menyakitkan yang telah
Kemudian, ia sampai di depan sebuah rumah.
terjadi tidak perlu diungkit kembali agar
Henze kebingungan.
tidak membuat sakit hati.
Mossel : Kau orang baru?
3) Jangan melakukan kesalahan yang
Henze : (Celingukan dan tidak segera
sama agar tidak mengulang kejadian
yang sama. menjawab. Ia melihat ada orang di
balik pagar). Aku? (Sambil menunjuk
dadanya)
Mossel : Iya. Betul, kau. Kau orang baru? Mossel : Jadi, apa pendapatmu tentang kota
Kulihat kau seperti kebingungan. ini? Tak terlampau buruk, bukan?
Henze : Betul, Tuan. Baru seminggu aku Henze : Entahlah . . . Sudah dua minggu kapal
tinggal ke Sumatra belum datang. Belum
di kota ini. Aku sedang mencari jalan ada kabar kapan kami berangkat.
pulang. (Mendekat ke arah Mossel) (Kemudian, menundukkan wajah dan
Mossel : Ah, kau bukan orang Belanda. Logat diam sesaat) Beberapa kawanku
Belandamu buruk sekali. meringkuk di klinik. Mereka telah sakit
Henze : Aku orang Sachsen. Baru sebentar sejak di kapal. Di sini, cuaca tropis
belajar bahasa Belanda. malah memperburuk sakit mereka.
Mossel : Sachsen? Mossel : (Menyela pembicaraan Henze) Hanya
Kemudian keduanya mengenalkan diri. yang kuat yang bertahan.
Lelaki di balik pagar itu bernama Pieter Mossel.
Ia pedagang budak yang cukup makmur di
Batavia. Ia mengajak Henze mampir ke
rumahnya. Henze bercerita kepada Mossel
tentang Eropa.