Anda di halaman 1dari 5

A.

Uraian Bahan
1. Asam asetat glasial (Dirjen POM. 1979 : 42)
Nama resmi : ACIDUM ACETICUM GLACIALE
Nama Lain : Asam asetat glasial
RM / BM : CH3COOH / 60,05
Pemerian : Cairan jernih, tidak berwarna, berbau khas, tajam, jika diencerkan
dengan air, rasa asam.
Kelarutan : Dapat bercampur dengan air, dengan etanol (95%) P dan dengan
gliserol P
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan : Sebagai pelarut

2. Asam perklorat (Dirjen POM. 1979 : 651)


Nama resmi : ACIDUM PERCLORAT
Nama lain : Asam perklorat
RM/BM : HClO4 / 100,5
Pemerian : Cairan jernih, tak berwarna
Kelarutan : Bercampur dengan air.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan : Sebagai larutan baku

3. Kristal violet (Dirjen POM. 1979 : 698)


Nama resmi : KRISTAL VIOLET
Nama Lain : Gertian violet
RM / BM : C25H30ClN3 / 408
Pemerian : Hablur berwarna hijau tua.
Kelarutan : Sukar larut dalam air, agak sukar larut dalam etanol (95%) P.
Larutannya berwarna lembayung tua.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan : Sebagai indikator
4. Raksa (II) Asetat (Dirjen POM. 1979 : 724)
Nama Resmi : RAKSA ASETAT
Nama Lain : Raksa (II) Asetat
Rumus molekul : (CH3CO2)3 Hg
Pemerian : Serbuk haablur putih
Kelarutan : Larut dalam air hangat, jika dididihkan akan terhidrolisa.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan : Sebagai Pereaksi

5. Papaverin HCl (Dirjen POM. 1979 : 472)


Nama Resmi : PAPAVERINI HYDROCHLORIDUM
Nama Lain : Papaverin HCl
RM / BM : C20H21NO4.HCl / 375,86
Rumus Bangun :

Pemerian : Hablur atau serbuk hablur, putih, tidak berbau, rasa pahit kemudian.
Kelarutan : Larut dalam lebih kurang 40 bagian air dan dalam lebih kurang 120
bagian etanol (95 %) P, larut dalam kloroform P, praktis tidak larut
dalam eter P
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan : Sebagai Sampel
B. Prosedur Kerja (Haeria.2011 : 13)

1. Pembuatan dan standarisasi larutan asam perklorat 0,1 N


a. Pembuatan Larutan baku HClO4 0,1
Campurkan 8,5 ml asam perklorat (70%) P dengan 500 ml asam asetat glasial P dan
21 ml anhidrida asetat P, dinginkan dan tambahkan asam asetat glasial P secukupnya
hingga 1000 ml.
b. Pembakuan larutan baku HClO4 0,1 N
Timbang seksama lebih kurang 700 mg kalium biftalat P yang sebelumnya telah
dihaluskan dengan hati-hati dan keringkan pada suhu 120oC selama 2 jam dan larutkan
dalam 50 ml asam asetat glasial P dalam labu 250 ml. Tambahkan 2 tetes kristal violet
LP dan lakukan penetapan blanko. Hitung normalitas larutan.
1 ml asam perklorat 0,1 N setara dengan 20,42 mg kalium biftalat
2. Penetapan Sampel
a. Penetapan kadar Efedrin HCl
Timbang seksama lebih kurang 500 mg sampel, larutkan dalam 25 ml asam asetat
glasial P. Tambahkan 10 ml Raksa (II) asetat LP dan 2 tetes kristal violet. Titrasi
dengan asam perklorat 0,1 N hingga warna hijau zamrud. Lakukan penetapan blanko.
Ulangi perlakuan 2 kali lagi, hitung kadar Efedrin HCl dalam sampel.
Tiap ml asam perklorat 0,1 N setara dengan 20,17 efedrin HCl
b. Penetapan kadar Kafeina
Timbang seksama 400 mg sampel kafeina, larutkan dalam 40 ml asam asetat
anhirad P. Panaskan dan dinginkan, tambahkan 20 ml benzen P. Titrasi dengan asam
perklorat 0,1 N menggunakan indikator kristal violet, titrasi dilakukan hingga terjadi
warna hijau zamrud. Ulangi perlakuan 2 kali lagi, hitung kadar kafeina dalam sampel.
Tiap ml asam perklorat 0,1 N setara dengan 19,42 mg kafeina
BAB III

METODE KERJA

A. Alat dan Bahan

1. Alat-alat yang Digunakan


Botol semprot, buret, beker gelas, bola hisap, erlemeyer 250 ml, gelas piala 250 ml,
gelas kimia, gelas ukur, labu tentukur 100 ml, timbangan analitik, pipet volum, pipet
tetes, sendok tanduk, statif dan klem.
2. Bahan-bahan yang digunakan
Aluminium foil, indikator kristal violet, kertas timbang, larutan baku asam
perklorat, larutan asam asetat glasial, papaverin HCl, raksa (II) asetat LP.

B. Cara Kerja

 Penetapan kadar Papaverin HCl


Pertama-tama, disiapkan alat dan bahan dan dibebaskan dari air alat yang akan
digunakan, ditimbang Papaverin HCl sebanyak 200 mg secara seksama lalu dimasukkan
kedalam erlenmeyer, ditambahkan 10 ml asam asetat glasial lalu ditambahkan 5 ml raksa
asetat LP dan beberapa tetes indikator kristal violet, dititrasi dengan HClO4 hingga ungu
menjadi hijau zamrud lalu dilakukan blanko.

Anda mungkin juga menyukai