Anda di halaman 1dari 7

Home About Us Contact Us Disclaimer Privacy Policy Sitemap

ELEKTRONIKA Search ... Search

DASAR
Teori Dasar Elektronika, Karakteristik Komponen
Elektronika, Rangkaian Elektronika Dasar, Artikel Dan
Aplikasinya

Artikel Elektronika Audio Instrument Komponen Microcontroller Pengujian

Percobaan Rangkaian Teori Elektronika Tutorial

Home » Teori Elektronika » Transistor Sebagai Saklar

Transistor Sebagai Saklar


Share

Wednesday, May 23rd 2012. | Teori Elektronika

Salah satu fungsi transistor adalah sebagai saklar yaitu bila berada pada dua daerah
kerjanya yaitu daerah jenuh (saturasi) dan daerah mati (cut-off). Transistor akan
mengalami perubahan kondisi dari menyumbat ke jenuh dan sebaliknya. Transistor
dalam keadaan menyumbat dapat dianalogikan sebagai saklar dalam keadaan terbuka,
sedangkan dalam keadaan jenuh seperti saklar yang menutup.

Titik Kerja Transistor

Daerah Jenuh Transistor


Daerah kerja transistor saat jenuh adalah keadaan dimana transistor mengalirkan arus
secara maksimum dari kolektor ke emitor sehingga transistor tersebut seolah-olah
short pada hubungan kolektor – emitor. Pada daerah ini transistor dikatakan
menghantar maksimum (sambungan CE terhubung maksimum)

Daerah Aktif Transistor


Pada daerah kerja ini transistor biasanya digunakan sebagai penguat sinyal. Transistor
dikatakan bekerja pada daerah aktif karena transistor selelu mengalirkan arus dari
kolektor ke emitor walaupun tidak dalam proses penguatan sinyal, hal ini ditujukan
untuk menghasilkan sinyal keluaran yang tidak cacat.
Daerah aktif terletak antara daerah jenuh (saturasi) dan
daerah mati (Cut off).

Daerah Mati Transistor


Daerah cut off merupakan daerah kerja transistor dimana
keadaan transistor menyumbat pada hubungan kolektor –
emitor. Daerah cut off sering dinamakan sebagai daerah
mati karena pada daerah kerja ini transistor tidak dapat
mengalirkan arus dari kolektor ke emitor. Pada daerah cut
off transistor dapat di analogikan sebagai saklar terbuka

Share pada hubungan kolektor – emitor.

Grafik Kurva Karakteristik Transistor

Untuk membuat transistor menghantar, pada masukan


basis perlu diberi tegangan. Besarnya tegangan harus
lebih besar dari Vbe (0,3 untuk germanium dan 0,7 untuk
silicon).

Dengan mengatur Ib>Ic/β kondisi transistor akan menjadi jenuh seakan kolektor dan
emitor short circuit. Arus mengalir dari kolektor ke emitor tanpa hambatan dan Vce≈0.
Besar arus yang mengalir dari kolektor ke emitor sama dengan Vcc/Rc. Keadaan
seperti ini menyerupai saklar dalam kondisi tertutup (ON).

Transistor Kondisi Jenuh (Saklar Posisi ON)

Besarnya tegangan kolektor emitor Vce suatu transistor pada konfigurasi diatas dapat
diketahui sebagai berikut.
Karena kondisi jenuh Vce = 0V (transistor ideal) maka besarnya arus kolektor (Ic)
adalah :

Besarnya arus yang mengalir agar transistor menjadi jenuh (saturasi) adalah:

Sehingga besar arus basis Ib jenuh adalah :

Share

Transistor Kondisi Mati (Saklar Posisi OFF)

Dengan mengatur Ib = 0 atau tidak memberi tegangan pada bias basis atau basis diberi
tegangan mundur terhadap emitor maka transistor akan dalam kondisi mati (cut off),
sehingga tak ada arus mengalir dari kolektor ke emitor (Ic≈0) dan Vce ≈ Vcc. Keadaan
ini menyerupai saklar pada kondisi terbuka seperti ditunjukan pada gambar  diatas.

Besarnya tegangan antara kolektor dan emitor transistor pada kondisi mati atau cut off
 adalah :

Karena kondisi mati Ic = 0 (transistor ideal) maka:

Besar arus basis Ib adalah


Berbagi Artikel "Transistor

Suamiku Ngaceng Sebagai Saklar":

Selama 4 Jam 83 Like 2


15
Aku Jadi Basah Melihatnya 2025

Meski usia suamiku 65, dia


menggauli aku selama 4 jam. Iklan oleh Google

Baca sebelum dihapus! 1.Switch transistor

2.Transistor npn

Share
blantplan.ru

Artikel Terkait "Transistor Sebagai Saklar"

Titik Cut-Off Titik Kerja Meningkatkan Oscilator Garis Beban DC


Transistor Transistor Performansi… Armstrong Dan AC
Transistor

Histori Konfigurasi
Transistor Transistor
Bipolar Bipolar

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap


kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan
tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi
apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Transistor Sebagai
Saklar" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Elektronika Dasar
4,419 likes

Like Page Share

Be the first of your friends to like this


Buat Pesan Untuk Artikel "Transistor Sebagai Saklar"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.


Nama (required)
Email (will not be published) (required)

Submit 3+3= (Plus)

Artikel Terbaru
Teori Tristimulus Persepsi Warna Ci
Share Aplikasi RFID Pada Sistem Keamanan
Mengukur Level Zat Cair Dengan Cara
Oscilator Pierce
Pola Sistem Telekomunikasi

Komentar Terbaru
Kamelia Pada :
MOSFET Sebagai Saklar

Priyadi Pada :
Jaringan SDH (Synchronous Digital Hierarchy)

Andy Pada :
Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555

Very Pada :
Pelipat Tegangan (Voltage Multiplier) Setengah Gelombang

Zamri Pada :
Konsep Dasar Penyearah Gelombang (Rectifier)
Share

Topik Terbaru
Positif Negatif Pada Transistor 2n3904
Penjelasan Reverse Bias
Fungsi Jfet
Cara Membagi Arus - Menjadi - G
Materi D Flip Flop
Frekuensi A
Lihat Gambar Regulator Sistem Simetris Dengan Menggunakan Transistor Dgn
Tegangangan 15volt
Karakteristik Jfet Dan Mosfet
Materi Tentang Amplifier Kelas B
Menghitung Nilai Tahanan Seri Dari Instrument Koil
Cara Membuat Sensor Dinamo
Perbedaan Motor Dc Motor Steper Motor Servo

About Us Contact Us Disclaimer Privacy Policy Sitemap


Copyright © 2013 Elektronika Dasar
Share