Anda di halaman 1dari 7

Nama : Hilfia Alifa Nurly

NIM : 101711123015
Mata Kuliah : Higiene Industri II
Dosen : Meirina Ernawata, drh., M.Kes.

HIRARC PADA PETERNAKAN AYAM

Konsekuensi Nilai Pengendalian


Proses Hazard
Akhir
Kegiatan
Hewan Pekerja Lingkungan Risiko Hewan Pekerja Lingkungan
Hewan Pekerja Lingkungan
Membersihkan Terkena Petugas terkena Bahan kimia Ayam sakit Gangguan kulit Pencemaran air, 2.94 1. Jangan 1. Cuci tangan Limbah dibuang
dan mengisi bahan iritasi bahan tumpah atau mati udara dan tanah (low) biarkan dengan melalui saluran
larutan bak kimiawi kimia ayam sabun dan ke tempat
celup kaki dan berkeli air pengilahan
celup tangan aran mengalir limbah seperti
diluar 2. Pakaian sumur serapan,
kandan kerja hanya septic tank atau
g digunakan parit serapan
2. Kandan di tempat yang tertutup
g ayam kerja
minima 3. Menggunak
l an alat
10mete perlindunga
r dari n diri
rumah 4. Sarapan
yang cukup

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 1


Konsekuensi Nilai Pengendalian
Proses Hazard
Akhir
Kegiatan
Hewan Pekerja Lingkungan Risiko Hewan Pekerja Lingkungan
Hewan Pekerja Lingkungan
Pemberian Ayam 1. Faktor fisik Debu pakan Ayam mati 1. Kelelahan Kadar debu 8.77 1. ayam 1. Sarapan 1. Kandang
pakan dan tergencit akibat udara mencemari 2. Gangguan kulit diudara (high) divaksi yang harus
minum untuk atau kandang yang udara 3. Gangguan meningkat nasi cukup memiliki air
ayam terinjak pengap saluran 2. Pemisa 2. Mengguna bersih,
2. Tehirup debu pernapasan han kan APD ventilasi,
dari bulu 4. Gangguan pada ayam 3. Pemeriksa pencahayaan
ungags mata sakit an cukup, lantai
3. Terhirup debu 5. Flu burung dengan kesehatan tidak licin dan
dari pakan 6. Diare yang secara tidak
ungags 7. Terpeleset sehat teratur tergenang air.
4. Terpapar virus 8. Gangguan 3. Pemeri 4. Vaksinasi 2. Rutin
H5N1 musculoskeletal ksaan pada membersihkan
5. Terkena kesehat pekerja kandang dan
kotoran an alat ternak
ungags ayam
6. Terkena secara
bakteri atau teratur
parasite dari (baik
kandang yang fisik
kotor maupu
7. Ergonomi n lab)
akibat
mengangkat
pakan
8. Lantai
kendang licin
Pemberian Keracuna 1. Terpapar Vakasin Ayam mati Terjangkit penyakit Pencemaran air, 8.51 1. pemis 1. Cuci 1. Pengolaan
vaksinasi, n vaksin mikrobiologi tumpah udara dan tanah (high) ahan tangan limbah secara
vitamin, dan dari vaksin ayam dengan tepat
pengobatan untuk 2. Terpapar sakit sabun dan 2. Kandang
ayam penyakit dan air harus

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 2


bawaan dari sehat mengalir memiliki air
ayam 2. pemeri
2. Pakaian bersih,
3. Tertusuk jarum ksaan kerja ventilasi,
keseha hanya pencahayaan
tan digunakan cukup, lantai
ayam di tempat tidak licin dan
secara kerja tidak
rutin3. Mengguna tergenang air
(baik kan alat 3. Rutin
fisik perlindung membersihkan
maupu an diri kandang dan
n lab)
4. Sarapan alat ternak
3. jangan yang
tempat cukup
kan 5. Jika tidak
ayam enak bada
melebi jangan
hi bekerja
kapasi
6. Jika tiba-
tas tiba panas
4. lapork atau sesak
an jika setelah
ada bersentuha
ayam n dengan
yang ayam
mati segera
menda hubungi
dak dokter
7. Vaksinasi
pada
pekerja
Memeriksa 1. Bising 1. Bising Ayam sakit 1. penurunan daya 1. Nilai 8.40 jangan 1. Cuci 1. Kandang
Tergencit
peralatan brooder peralatan 2. Debu atau mati dengar kebisingan di (high) tempatka tangan harus
atau terinjak
(chickguard, 2. Tersengat 2. Terbakar lingkungan n ayam dengan memiliki air
heater gasolec, listrik 3. Gangguan meningkat melebihi sabun dan bersih,

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 3


drinker, feeder 3. Tertimpa alat musculoskeletal 2. Kadar debu kapasitas air ventilasi,
tray, 4. ergonomi 4. Tersengat listrik diudara 2. Menguasai pencahayaan
thermometer, dll) meningkat dan cukup, lantai
mempelaja tidak licin dan
ri alat tidak
yang tergenang air
digunakan 2. Rutin
membersihkan
kandang dan
alat ternak
mengeluarkan Ayam mati Terkena flu burung Pencemaran air, 6.39 1. Pisahka 1. Cuci 1. Ayam yang
Terpapar Terpapar 1. Terce
anak ayam udara dan tanah (medi n ayam tangan mati
mikrobiologi mikrobiolog cer
yang mati dan um) yang dengan dibakar/dikub
ayam yang i bangk
yang afkir sakit sabun dan ur
sakit atau ai
dan air 2. Keloka
mati ayam
sehat mengalir sampah
2. Proses 2. Tempat 2. Pakaian dengan benar
pemb kan kerja 3. Rutin
uanga ayam hanya membersihkan
n/pem yang digunakan kandang dan
bakara mati di tempat alat ternak
n pada kerja
wadah 3. Mengguna
tertutup kan alat
perlindung
an diri
4. Sarapan
yang
cukup
5. Jika tidak
enak bada
jangan
bekerja
6. Jika tiba-
tiba panas

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 4


atau sesak
setelah
bersentuha
n dengan
ayam
segera
hubungi
dokter
7. Vaksinasi
pada
pekerja
Membersihkan 1. Kotoran ayam 1. Kotoran Ayam mati 1. Gangguan Pencemaran air, 8.20 jangan 1. Cuci 1. Kandang
Tergencit
kandang, kipas, 2. Ergonomi ayam musculoskel udara dan tanah (high) tempatka tangan harus
atau terinjak
lampu, feeder 3. Lanta ilicin berserakan etal n ayam dengan memiliki air
dan drinker 4. Terhirup debu 2. Debu 2. Tergelincir melebihi sabun dan bersih,
dan bulu ayam 3. Diare kapasitas air ventilasi,
4. Penyakit mengalir pencahayaan
kulit 2. Pakaian cukup, lantai
5. Gangguan kerja tidak licin dan
pernapasan hanya tidak
digunakan tergenang air
di tempat 2. Rutin
kerja membersihkan
3. Mengguna kandang dan
kan alat alat ternak
perlindung 3. Kelola limbah
an diri dengan benar
4. Sarapan
yang
cukup
5. Jika tidak
enak bada
jangan
bekerja
6. Jika tiba-

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 5


tiba panas
atau sesak
setelah
bersentuha
n dengan
ayam
segera
hubungi
dokter
7. Vaksinasi
pada
pekerja

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 6


Pada lingkungan peternakan, komponen yang berada didalamnya adalah hewan dan manusia. Sehingga
HIRARC dikelompokan berdasarkan subjeknya yaitu hewan, pekerja, dan lingkungan. Langkah awal
adalah menjabarkan alur proses kerja pada peternakan khususnya berfokus pada proses pemberian pakan
dan vaksin pada ayam, kemudian identifikasi masalah pada setiap kegiatan yang dilakukan dan analisis
risiko. Dari hasil analisis risiko diperoleh nilai risiko total yang cukup tinggi pada proses kerja di peternakan
ayam, yaitu:
1. Pemberian pakan dan minum untuk ayam (nilai total risiko = 8,77/high)
2. Pemberian vaksinasi, vitamin, dan pengobatan untuk ayam (nilai total risiko = 8,51/high)
3. Memeriksa peralatan brooder (chickguard, heater gasolec, drinker, feeder tray, thermometer, dll)
(nilai total risiko = 8,40/high)
4. Membersihkan kandang, kipas, lampu, feeder dan drinker (nilai total risiko = 8,20/high)
Nilai total risiko didapatkan dari hasil kali probabilitas, consequency, dan exposure. Klasifikasi nilai total
risiko dibagi menjadi 3, yaitu (La Trobe University Occupational Health and Safety Manual, 2005):
1. Rendah = <5
2. Sedang = 5-8
3. Tinggi = >8
Pengendalian dapat dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya bahaya di peternakan ayam. Pada
pengendalian dibedakan perlakuan berdasarkan pengelompokan subjeknya yaitu hewan, pekerja, dan
lingkungan. Ketiga komponen tersebut memiliki peran yang sama pentingnya sehingga perlu diperhatikan
karena kesehatan pekerja akan optimal jika hewan serta lingkungan juga sehat.

Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) | 7