Anda di halaman 1dari 6

BAHAN PERKULIAHAN ISBD

ILMU SOSIAL DASAR

Ilmu sosial dasar adalah ilmu-ilmu sosial yang digunakan sebagai pendekatan sekaligus
sebagai sarana jalan keluar untuk mencari pemecahan masalah-masalah sosial yang ada dan
berkembang dalam kehidupan masyaraakat.
Masyarakat adalah kelompok manusia.
Manusia adalah mahkluk yang memiliki masalah sosial dan memiliki budaya.
Menurut Glaser, seorang sosiolog, ada tiga hal yang perlu dipahami dan dimengerti pada diri
manusia, yaitu :
o Manusia dengan kebutuhannya.
o Manusia dengan lingkungannya.
o Manusia dengan keegoannya.
Ego sebagai penengah antara kebutuhan di satu sisi dan lingkungan di sisi lain.
Manusia Dengan Kebutuhannya
Manusia memiliki kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan yang :
o Menuntut untuk dipenuhi.
o Tidak membedakan jenis kelamin.
o Tidak membedakan tempat dan waktu.
o Nyaris tidak membedakan umur/usia.
Kebutuhan dibedakan menjadi dua, yaitu :
o Kebutuhan fisiologis, contoh ; makan, minum, bernapas, tidur, seks.
o Kebutuhan psikologis, contoh ; berhubungan dengan kejiwaan seperti rasa senang, suka,
nyaman, ingin dicintai dan dikasihi, begitu juga sebaliknya.
Masalah sosial berawal dari tidak terpenuhinya kebutuhan dasar dengan baik atau malah
kebutuhan dasar tidak terpenuhi sama sekali.
Menurut Philips, sumber dari masalah sosial adalah ;
o Berasal dari masalah ekonomi, contoh ; penganguran dan pengemis.
o Berasal dari masalah biologi, contoh ; cacat jasmani seperti buta, tuli, dll dan cacat saraf
seperti akibat dari penggunaan narkoba, termasuk juga status sosial.
o Berasal dari masalah faktor kejiwaan.
o Berasal dari masalah faktor budaya.
Manusia Dengan Lingkungannya
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kehidupan manusia bisa berwujud atau
tidak, bisa berfungsi sebagai tempat manusia mencari pemuasan kebutuhannya.
Lingkungan terbagi menjadi tiga, yaitu ;
o Golongan masyarakat manusia.
o Golongan hasil binaan (menitikberatkan pada fungsinya)/buatan manusia (menitikberatkan
pada benda) bisa berwujud/tidak berwujud.
o Golongan kekayaan alam.
Ciri kebudayaan manusia dewasa ini adalah ditandai dengan adanya kemajuan IPTEK yang
tentunya harus didukung dengan kemajuan ekonomi.

ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu budaya dasar awalnya disebut BH (Basic Humanitis).


BH berasal dari :
o Bahasa Inggris, “the humanitis”.
o Bahasa Latin, “humanus” yang berarti manusia yang manusiawi dan berbudaya yang halus.
Ilmu budaya dasar bisa dipelajari melalui pendekatan ;
o Filsafat
o Ilmu etiologi (ilmu keagamaan).
o Ilmu sejarah.
o Cerita-cerita rakyat/legenda.
o Karya-karya sastra dan seni.
Ilmu budaya dasar mempelajari nilai-nilai moral manusia yang manusiawi dan berbudaya
halus.
Ilmu budaya dasar berlandaskan agama yang dianut.
Budaya muncul karena adanya cara hidup yang dibina oleh manusia di dalam usaha untuk
memenuhi kebutuhan dasarnya.

TUMBUH KEMBANG MANUSIA

Makhluk individu adalah makhluk yang tidak bisa dipisahkan antara jiwa dan raganya,
sehingga antara makhluk yang satu dengan yang lainnya tidak akan sama walaupun terlahir
dalam keadaan kembar.
Yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang manusia adalah lingkungan yang terdekat di
mana dia diasuh, contoh ; keluarga dan teman sepermainan (mengalami proses sosialisasi).
Proses sosialisasi adalah proses di mana seorang individu berfungsi menjadi anggota
masyarakat dimana dia dilahirkan yakni bersikap dan berbuat sesuai dengan kebiasaan dan
norma-norma masyarakat.
Manusia-manusia biologis seperti manusia serigala, manusia monyet, dan tarzan adalah
contoh manusia yang tidak tumbuh dan berkembang pada lingkungan yang tepat yaitu tidak pada
lingkungan masyarakat manusia, sehingga perkembangan fisik dan mental tidak berkembang.
Percobaan keluarga Kellog yaitu mengasuh hewan (bayi simpanse) menjadi manusia.
Perbedaan manusia dengan hewan, yaitu :
o Manusia menggunakan akal.
o Hewan menggunakan naluri/insting.
Sekelompok ahli psikolog dengan jelas menunjukkan bahwa apa yang dilihat seorang anak,
apa yang didengar, apa yang dipelajari sebelum dia berusia 4 tahun, sebagian besar menentukan
dasar intelegensia pada usia dewasa.
Pada usia 4 tahun seorang anak telah membentuk ½ intelengensianya yang akan dimilikinya
kelak pada usia dewasa.
Pada seorang anak yang berusia 6 tahun, dia telah mencapai 2/3 dari intelengensia pada usia
17 tahun.
Pertumbuhan antara usia 4 s/d 17 tahun sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan sebelum usia 4
tahun.
Kemungkinan untuk meningkatkan intelegensia di atas usia 4 atau 6 tahun sangat sukar.
Menurut WHO, empat hal yang harus diperhatikan untuk tumbuh kembang anak yaitu ;
o Melihat/mengikuti tumbuh kembang anak.
o Pemberian ASI >> mengandung colostrums berfungsi sebagai zat imun.
o Imunisasi >> membawa KMS (Kartu Menuju Sehat) ke pos yandu.
o Pengobatan dengan cara ORT (Oral Redehidration Theraphy).
Manusia hidup dalam lingkungan masyarakat sehingga dikatakan sebagai makhluk sosial
karena ada beberapa alasan ;
o Manusia selalu tunduk pada aturan/norma-norma sosial.
o Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
o Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.
o Potensi manusia akan berkembang bila dia hidup di tengah-tengah peradaban manusia.

PERTUMBUHAN PENDUDUK DUNIA

Penduduk dunia meningkat pada era/zaman modern (tahun 1650) yaitu mencapai 500 juta
jiwa karena angka kematian bisa ditekan.
Pada tahun 1 Masehi penduduk dunia mencapai 250 juta jiwa.
Pada tahun 1800 mencapai 900 juta jiwa karena adanya kemajuan IPTEK terutama dibidang
ilmu kedokteran.
Sebelum tahun 1650, banyak ibu dan anak meninggal karena kurangnya pengetahuan
bagaimana menjaga kehamilan dengan baik.
Menurut Prof. Zae Forester, metodelogi sistem dinamika yang akan
mengutarakan/mengatakan bahwa di dunia ini ada 5 unsur yang dominan, yaitu ;
o Penduduk yang makin bertambah.
Pertumbuhan penduduk harus seimbang dan jangan terjadi secara eksponen yaitu angka dasar
setiap tingkat urutan menjadi dua kali lipat. Solusinya adalah KB (Keluarga Berencana)
dengan sasaran pasangan usia subur. KB memiliki sembongan NKKBS (Norma Keluarga
Kecil Bahagia Sejahtera). Alat-alat KB antara lain ; pil KB, suntikan, spiral, dan kondom.
o Makin pesat industrialisasi. Hal ini dikarenakan bertambahnya kebutuhan.
o Produk pertanian. Bulog dan Badan Ketahanan Pangan Nasional.
o Makin habis sumber-sumber alam yang tak tergantikan. Hal ini dikarenakan banyaknya alat-
alat transportasi.
o Makin rusak alam lingkungan.
Usaha-usaha untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan agar ekosistem pendidikan dunia
stabil, yaitu :
Pendidikan distabilisir/diseimbangkan.
Konsumsi sumber alam dan pembangkitan polusi harus dikurangi sampai ¼ dari tingakat
konsumsi tahun 70-an. Caranya ;
o Menciptakan kendaraan hemat energi.
o Dibuat peraturan penghematan bahan bakar (dengan adanya hari kendaraan bermotor/ car
free day).
o Penyelanggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas-fasilitas kesehatan lebih diutamakan.
o Penekanan diberikan lebih besar kepada produksi bahan pangan sehingga akan cukup
tersedia untuk memenuhi kebutuhan setiap orang.
o Prioritas besar diberikan kepada usaha-usaha penyebaran dan perlindungan tanah untuk
mencegah erosi.
Ada 4 macam teknik pelayanan kesehatan untuk membentuk manusia yang sehat dan cerdas,
yaitu :
o Melihat/mengikuti tumbuh kembang anak.
o Pemberian ASI.
o Imunisasi.
o Pengobatan dengan cara ORT (Oral Redehidration Theraphy).

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan muncul dalam kehidupan manusia karena adanya cara hidup yang dibina oleh
manusia di dalam suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.
Budaya adalah bentuk jamak dari budi daya yang berarti cipta, rasa, dan karsa.
Budaya berasal dari ;
o Kata Sansekerta “Budhaya” (jamak) dari “Budhi” (tunggal) yang berarti akal.
o Bahasa Inggris “culture”.
o Bahasa Latin “colera” yang berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, mengembangkan
tanah.
Pengertian culture berkembang menjadi sebagai segala daya katifitas manusia mengolah dan
mengubah alam.
Menurut E.B.Taylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan,
kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adai istiadat, dan kemampuan yang lain serta
kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat.
Menurut R. Linton, kebudayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi (hasil daripada
perpaduan) tingkah laku yang dipelajari di mana unsure pembentuknya didukung dan diteruskan
oleh anggota masyarakat lainnya.
Menurut Kuncara Ningrat, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan milik diri manusia
dengan belajar.
Menurut Selo Sumarjan dan Sulaiman Sumardi, kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa,
dan cipta masyarakat.
Menurut Herkovit, kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh
manusia.
Karya adalah keterampilan/kemampuan dari kaki, tangan, bahkan seluruh tubuh manusia.
Rasa adalah kemampuan untk mempergunakan panca indera (mata, hidung, telinga, lidah,
dan kulit pada pucuk-pucuk jari) dan hati.
Cipta adalah proses yang menggunakan daya berpikir dan bernalar.
Kebudayaan selalu berubah dan mengalami perkembangan karena bersifat dinamis seiring
dengan perkembangan manusia itu sendiri, tidak ada kebudayaan yang bersifat statis walaupun
sebenarnya ada pola-pola kebudayaan yang tetap harus dipertahankan.
Ada 5 faktor yang menjadi penyebab perubahan kebudayaan, yaitu ;
o Perubahan lingkungan alam.
o Perubahan yang disebabkan adanya kontak dengan suatu kelompok lain.
o Karena adanya penemuan-penemuan baru/discovery
o Perubahan terjadi karena suatu masyarakat/bangsa mengadopsi beberapa elemen kebudayaan
material yang telah dikembangkan oleh bangsa lain.
o Karena suatu bangsa memodifikasi cara hidupnya dengan mengdopsi suatu
pengetahuan/kepercayaan baru.
Perubahan diharapkan memberi nilai manfaat bagi manusia dan kemanusiaan.
Suatu perkembangan besar terjadi di dalam teknologi kimia yaitu munculnya bahan sintetik
baru yaitu plastik.
Dalam dunia kedokteran, plastik menjelma menjadi gigi plastik tiruan, mata plastik, telinga
plastik.

KELUARGA

Fungsi keluarga ;
o Fungsi pengaturan kebutuhan biologis.
o Fungsi reproduksi (dengan berkeluarga diharapkan menghasilkan keturunan sebagai generasi
penerus).
o Fungsi ekonomi (untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup, dengan keluarga sebagai
satuan ekonomi).
o Fungsi edukatif (berkaitan dengan norma-norma sosial).
o Fungsi sosialisasi.
o Fungsi religius.
o Fungsi emosional/perasaan (keluarga sebagai tempat curhat).
Macam-macam bentuk perkawinan ;
o Monogami adalah bentuk perkawinan yang umum terjadi antara seorang laki-laki dan
seorang perempuan.
o Poli gami adalah bentuk perkawinan yang dilakukan seseorang dengan lebih dari satu laki-
laki/lebih dari satu perempuan.
o Poli gini adalah perkawinan dari satu orang laki-laki dengan banyak perempuan.
o Poli indri adalah perkawinan dari satu perempuan dengan banyak laki-laki.
o Hekso gami adalah perkawinan yang terjadi di luar lingkungan keluarga sendiri/terdapat
larangan hubungan perkawinan di antara keluarga yang masih dekat pertalian darahnya.
o Inses adalah perkawinan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang sangat
dekat pertalian darahnya.
o Odipus kompleks adalah hubungan suka antara ibu dengan anaknya/anak dengan ayahnya.