Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH KOTA LANGSA

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS LANGSA KOTA
Jln H. Agussalim No 10 Telp./Fax. : 0641-21912 Langsa
e-mail : pkmlangkot2004@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS LANGSA KOTA


NOMOR : 3344/SK-PO/V/2018

TENTANG

PELAYANAN OBAT

KEPALA PUSKESMAS LANGSA KOTA,

Menimbang : a. bahwa penyediaan obat merupakan langkah awal


pengelolaan di Puskesmas untuk melayani
keperluan pelanggan dalam penanganan
kesehatannya sehingga perlu diberikan kewenangan
kepada petugas yang berhak untuk menyediakan
obat dengan mengetahui persyaratan penyimpanan
obat sehingga tidak terjadi pemberian obat yang
kadaluarsa;
b. bahwa untuk meningkatkan mutu pelayanan
kefarmasian yang berorientasi kepada pasien maka
pelayanan selama hari kerja harus diatur tentang
peresepan, pemesanan dan pengelolaan obat yang
meliputi persyaratan petugas yang berhak memberi
resep dan meresepkan obat narkotik dan
psikotropik, Pelayanan obat 24 jam, Penyediaan
obat Emergenci diunit kerja, pencatatan dan
pelaporan ESO dan KTD, penanganan dan
pelaporan obat kadaluarsa serta ketentuan tentang
penggunaan obat yang dibawa sendiri oleh pasien;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan
b perlu menetapkan Keputusan Kepala Puskesmas
tentang Penyediaan Obat yang Menjamin
Ketersediaan Obat di UPTD Puskesmas Langsa
Kota.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009, tentang
Kesehatan;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009,
tentang Pekerjaan Kefarmasian;
3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor
889/Menkes/Per/V/2011 tahun 2011 tentang
Registrasi, Ijin Praktek dan Ijin Kerja Tenaga
Kefarmasian;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
nomor 30 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan
Kefarmasian di Puskesmas;
5. Peraturan Pemerintah nomor 72 Tahun 1998
tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1998 nomor 138, tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia nomor 3781);
6. Keputusan Menteri Kesehatan RI No.
128/Men.Kes/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar
Puskesmas;

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LANGSA KOTA


TENTANG PELAYANAN FARMASI;
Kesatu : Pelayanan Farmasi di Puskesmas Langsa Kota meliputi:
1. Penyediaan obat yang menjamin ketersediaan obat;
2. Pelayanan farmasi selama hari kerja;
3. Peresepan, pemesanan dan pengelolaan obat;
4. Persyaratan petugas yang berhak menyediakan
obat;
5. Ketentuan petugas yang diberi kewenangan dalam
penyediaan obat jika petugas yang memenuhi
syarat tidak ada;
6. Persyaratan petugas yang berhak memberi resep;
7. Ketentuan tentang petugas yang berhak
meresepkan obat – obat psikotropika dan narkotika;
8. Ketentuan tentang rekonsilasi obat;
9. Penggunaan obat yang dibawa sendiri oleh pasien;
10. Persyaratan penyimpanan obat;
11. Menjaga tidak terjadinya pemberian obat
kadaluarsa;
12. Penanganan dan pelaporan obat kadaluarsa;
13. Pencatatan dan pemantauan Efek Samping Obat
dan Kejadian Tidak Diinginkan;
14. Adapun penjelasan dari pelayanan farmasi diatas
sebagaimana terlampir dan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari keputusan ini;
15. Pelayanan Obat 24 Jam di UGD Puskesmas Langsa
Kota;

Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan


apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
penetapannya, akan diadakan pembetulan sebagaimana
mestinya.

Ditetapkan di Langsa
Pada Tanggal : 07 Mei 2018
KEPALA PUSKESMAS LANGSA KOTA

MUHAMMAD YUSUF AKBAR


LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA UPTD
PUSKESMAS LANGSA KOTA
NOMOR : 3344/SK-PK/V/2018
TENTANG : PELAYANAN OBAT

PELAYANAN OBAT

1. Penyediaan obat yang menjamin ketersediaan bagi keperluan Puskesmas


Langsa Kota harus mengikuti Standard Prosedur Operasional Penyediaan
Obat yang menjamin ketersediaan obat untuk Puskesmas Langsa Kota
2. Puskesmas Langsa Kota memberikan pelayanan obat selama jam kerja
kepada pasien yang datang di Puskesmas Langsa Kota.
3. Peresepan, pemesanan dan pengelolaan obat
TUJUAN :
a. Menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan Obat dan
Bahan Medis Habis Pakai yang efisien, efektif dan rasional
b. Meningkatkan kompetensi /kemampuan tenaga kefarmasian
c. Mewujudkan system informasi manajemen
d. Melaksanakan pengendalian mutu pelayanan
SASARAN :
a. Puskesmas
b. Pustu/Polindes/Poskesdes/Pustu
c. Posyandu
d. Pengobatan Lansia
e. Poswindu
f. Pusling/SAD
BENTUK KEGIATAN :
a. Peresepan Obat
1) Obat diresepkan sesuai terapi atas diagnosis pasien
2) Pemberian resep dilakukan oleh petugas farmasi atau petugas lain
yang diberi
kewenangan
b. Pemesanan Obat
1) Pemesanan obat untuk kebutuhan puskesmas dilakukan oleh
petugas Farmasi atau gudang obat puskesmas
2) Pemesanan obat untuk kebutuhan pelayanan dilakukan oleh
petugas unit
3) Pelayanan terkait kepada petugas farmasi gudang obat puskesmas
c. Pengelolaan Obat
Pengelolaan obat di gudang obat dilakukan oleh petugas farmasi
meliputi kegiatan perencanaan, permintaan, penerimaan,
penyimpanan, pendistribusian,pengendalian, pencatatan, pelaporan
dan pengarsipan, Pemantauan dan evaluasi.
4. Persyaratan patugas yang berhak menyediakan obat bagi pelanggan /
pasien di Puskesmas antara l Langsa Kota antara lain:
a) Tenaga tekhnis kefarmasian yang telah memiliki surat ijin kerja
Asisten Apoteker (SIKAA) di puskesmas langsa kota
b) Tenaga non tekhnis kefarmasian terlatih, dibawah pengawasan dan
tanggung jawab langsung asisten apoteker;
Ketentuan tentang petugas yang berhak menyediakan obat ini berlaku
untuk semua pelayanan obat kepada pelanggan di puskesmas langsa kota.
petugas yang diberi kewenangan menyediakan obat apabila tidak tersedia
tenaga yang berkopetensi dilakukan pelatihan secara external, Puskesmas
Langsa Kota yang dilakukan Oleh Dinas Kesehatan Kota Langsa.
5. Persyaratan petugas yang berhak memberi resep bagi pelanggan di langsa
kota.
antara lain :
a. Dokter umum yang telah memiliki izin praktek dokter di Puskesmas
Langsa Kota.
b. Dokter gigi yang telah memiliki izin praktek dokter gigi di Puskesmas
Langsa Kota
c. Perawat umum yang telah memiliki izin praktek keperawat di
Puskesmas Langsa Kota .
d. Perawat gigi yang telah memiliki izin praktek perawat gigi di Puskesmas
Langsa Kota.
e. Bidan yang telah memiliki izin praktek bidan di Puskesmas Langsa
Kota.
6. Peresepan Narkotika dan Psikotropika bagi pasien antara lain:
a. PERESEPAN NARKOTIKA :
1) Dokter penulis resep adalah dokter/ dokter gigi yang telah memiliki
izin praktek dokter di Puskesmas Langsa Kota.
2) Resep Narkotika ditulis dengan jelas dan dapat dibaca tanpa
menimbulkan kemungkinan salah tafsir
3) Setiap resep dilengkapi dengan; kekuatan takaran, jumlah yang
harus diberikan, dosis pemakaian, cara pemakaian, dan dibubuhi
tanda tangan penuh oleh dokter/ dokter gigi penulis resep
b. PERESEPAN PSIKOTROPIKA :
1) Dokter penulis resep adalah dokter / dokter gigi yang telah memiliki
izin praktek dokter di Puskesmas Langsa Kota Resep Psikotropika
ditulis dengan jelas dan dapat dibaca tanpa menimbulkan
kemungkinan salah tafsir.
2) Setiap Resep dilengkapi dengan; kekuatan takaran, jumlah yang
harus diberikan, dosis pemakaian, cara pemakaian, dan dibubuhi
tanda tangan penuh oleh dokter penulis resep
7. Tidak ada ketentuan yang mengikat mengenai rekonsiliasi obat.
8. Ketentuan tentang penggunaan obat yang dibawa sendiri oleh pasien/
keluarganya antara lain:
a. bahwa obat yang dibawa sendiri oleh pasien/keluarga harus diketahui
oleh dokter pemeriksa pasien
b. bahwa obat yang dibawa sendiri oleh pasien/keluarga tidak mempunyai
kontra indikasi dengan kondisi fisik pasien
c. bahwa obat yang dibawa sendiri oleh pasien tidak mempunyai efek
bertentangan dengan obat yang dipergunakan dalam proses pengobatan
oleh dokter di Puskesmas Langsa Kota bahwa obat yang dibawa sendiri
oleh pasien/keluarga tidak menimbulkan efek ganda dengan obat yang
dipergunakan dalam pengobatan pelanggan.
d. bahwa obat yang dibawa sendiri oleh pasien/keluarga tidak
menimbulkan interaksi obat dan berdampak negatif terhadap
pengobatan pasien.
9. Persyaratan Penyimpanan Obat:
a. Petugas obat menerima obat dari Gufa dengan memeriksa keadaan obat
yang diterima antara lain : kesesuaian jenis, jumlah, tanggal kadaluarsa
serta kondisi fisik obat
b. Petugas obat menyusun obat kedalam rak obat secara alfabetis untuk
setiap bentuk sediaan
c. Petugas obat mengendalikan sirkulasi obat mengikuti sistem FIFO dan
FEFO
d. Petugas obat menyimpan obat Narkotika dan Psikotropika dalam lemari
khusus
e. Petugas obat menyimpan sediaan cair dipisahkan dari sedian padat
f. Petugas obat menyimpan vaksin, dan suppositoria dalam lemari
pendingin dan melakukan control suhu setiap hari
g. Petugas obat mencatat semua obat ke dalam Buku Penerimaan
Puskesmas dan Buku Pengeluaran obat
h. Petugas Obat mencatat semua obat yang diterima dan dikeluarkan
kedalam kartu stok obat sebagai kartu kendali persediaan
i. Petugas obat membuat laporan persediaan obat melalui LPLPO setiap
bulannya
j. Petugas obat melaporkan LPLPO kepada kepala puskesmas dan Gufa
Kota Langsa.
10. Menjaga tidak terjadinya pemberian obat yang kadaluarsa
a. Petugas obat memeriksa semua obat yang diterima termasuk tanggal
kadaluwarsa dan keadaan fisik barang.
b. Petugas obat memasukkan obat ke dalam gudang penyimpanan obat
UPTD Puskesmas Langsa Kota.
c. Petugas obat menyimpan obat dalam rak dan menyusun sesuai jenis
obat dengan mengikuti system FIFO dan FEFO.
d. Petugas obat melakukan pencatatan obat yang disimpan ke dalam
Kartu Stock Obat sebagai kartu kendali.
e. Petugas obat mendistribusikan obat dari dalam gudang mengikuti
system FIFO dan memperhatikan FEFO nya.
f. Petugas obat melakukan control rutin terhadap kualitas obat termasuk
tanggal kadaluwarsa.
g. Petugas obat memilah obat yang telah kadaluwarsa dan menyimpan di
tempat terpisah dari obat lain.
h. Petugas obat membuat daftar obat yang telah kadaluwarsa.
i. Petugas obat melaporkan obat kadaluwarsa kepada Kepala
Puskesmas.
j. Petugas obat mengambil obat kadaluwarsa dengan membuat Berita
Acara Searah Terima Obat Kadaluwarsa kepada GUFA
11. Pencatatan, Pemantauan dan Pelaporan Efek Samping Obat dan Kejadian
Tidak Diinginkan
a. Petugas obat menyampaikan formulir Monitoring efek samping obat
(MESO) kepada petugas kesehatan pemeriksa pasien.
b. Petugas kesehatan melakukan pemantauan terhadap kemungkinan
timbulnya efek samping obat yang dipergunakan dalam terapi
terhadap pelanggan.
c. Petugas kesehatan mencatat kejadian efek samping obat dalam
formulir MESO.
d. Petugas kesehatan menyerahkan laporan MESO kepada petugas
obat.
e. Petugas obat memberikan kompilasi data hasil monitoring efek
samping obat yang diterima dari petugas kesehatan.
f. Petugas obat membuat laporan monitoring efek samping obat
Puskesmas Langsa Kota
g. Kepala puskesmas memeriksa dan menandatangani laporan
Monitoring Efek Samping Obat.
h. Petugas tata usaha membubuhkan nomor surat keluar Laporan
Monitoring Efek Samping Obat.
i. Petugas obat mengirimkan Laporan Monitoring Efek Samping Obat ke
Dinas Kesehatan Kota Langsa.
j. Petugas obat mendokumentasikan arsip Laporan Monitoring Efek
Samping Obat.
12. Petugas Farmasi dan semua petugas pemberi layanan klinis untuk bisa
bekerja sama dalam hal identifikasi dan pelaporan adanya Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ) sehubungan dengan pelayanan kefarmasian di
Puskesmas agar dapat dilakukan tindak lanjut dan perbaikan pelayanan.
Pelaporan dilakukan oleh penanggung jawab farmasi Kepada Tim Mutu.
13. Obat – obat emergency harus tersedia di tempat pelayanan untuk
mengatasi jika terjadi kedaruratan dalam pelayanan kesehatan.
14. Obat emergency harus disegel, dimonitor penggunaannya, dan segera
diganti jika digunakan dan disegel kembali oleh petugas farmasi.
15. Pelayanan Obat 24 Jam di puskesmas langsa kota merupakan salah satu
sarana pelayanan kesehatan yang mengutamakan kepentingan
masyarakat terutama dalam pemenuhan kebutuhan obat sesuai dengan
jenis penyakit. Bahwa tingkat ketergantungan masyarakat sangat tinggi
terhadap pelayanan obat 24 jam yang ada di instalasi gawat darurat.

Ditetapkan di Langsa
Pada Tanggal : 07 Mei 2018
KEPALA PUSKESMAS LANGSA KOTA

MUHAMMAD YUSUF AKBAR


I. DAFTAR SINGKATAN PENULISAN OBAT DALAM RESEP

No Singkatan Kepanjangan
1 As.Folat Asam Folat
2 As.Mef Asam Mefenamat
3 B1 Vitamin B1
4 B12 Vitamin B12
5 B6 Vitamin B6
6 BC Vitamin B Komplek
7 CPZ Klorpromazine
8 CTM Klorpromazine
9 Dzp Diazepam
10 Amox Amoxisillina
11 Dexa Dexamethasone
12 ISDN Isosorbid Dinitrat
13 Kalk Kalsium Laktas
14 MP Methilprednisolone
15 Na.Dik Natrium Diklofenak
16 OMZ Omeprazole
17 PCT Paracetamol
18 Ranit Ranitidin
19 Salbu Salbutamol
20 GG Gliseril Guaiacolat
21 Vit.C Vitamin C

*Selain yang tersebut di atas nama obat tidak boleh disingkat

Ditetapkan di Langsa
Pada Tanggal : 07 Mei 2018
KEPALA PUSKESMAS LANGSA KOTA

MUHAMMAD YUSUF AKBAR