Anda di halaman 1dari 11

7 Contoh Ancaman Politik dari Dalam dan Luar Negeri

Setiap warga negara tentu saja menginginkan yang namanya kedamaian dan kententraman.
Siapa yang tidak ingin memiliki negara yang aman-aman saja tanpa ancaman? Semua
warga tentu saja menginginkan hal yang seperti itu. Namun rupanya berbagai macam
faktor bisa mendalangi adanya berbagai macam ancaman. Berbagai macam faktor bisa
memicu terjadinya ancaman kepada beberapa aspek yang ada di sebuah negara. Bagi
sebuah negara, politik sendiri merupakan salah satu hal yang paling berharga. Tanpa
adanya politik mungkin negara akan sulit untuk bisa berdiri, oleh karena itu kali ini kami
akan membahas mengenai informasi penting terkait contoh ancaman politik yang bisa saja
menyerang Bangsa Indonesia dari luar maupun dalam negeri. Berikut ini adalah informasi
lengkapnya untuk Anda :

Ancaman politik dari dalam negeri


Yang pertama kita akan membahas mengenai ancaman politik yang bisa berasal dari dalam
negeri. Karena ancaman itu asalnya tidak hanya dari luar saja, namun ancaman politik juga
bisa datang dari dalam negeri sekalipun. Sebelumnya ketahuilah juga mengenai contoh
ancaman non militer.Berikut ini adalah beberapa contoh ancaman politik yang berasal dari
dalam negeri yang bisa Anda pahami :

1. Korupsi

Ancaman pertama yang berasal dari dalam negeri sendiri itu adalah korupsi, korupsi
merupakan salah satu ancaman yang berasal dari dalam negeri sendiri. Seperti yang kita
ketahui jika di Indonesia sendiri masih banyak apra pejabatnya yang memang
menyalahgunakan kekuasaan mereka hanya demi mencari keuntungan semata untuk
pribadi dengan cara korupsi. Korupsi yang mereka lakukan ini sangatlah merugikan
bangsa, yang pertama karena itu adalah uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk
membangun infrastruktur negara namun karena uang itu mereka ambil tentu saja
pembangunan yang ada di Indonesia menjadi sedikit terhambat bukan? Karena dana yang
seharusnya digunakan untuk membangun telah diambil oleh pejabat yang seharusnya
mengurus. Hal seperti korupsi ini bisa menghambat kemajuan bangsa dan juga bisa
merugikan negara dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu sampai sekarang masyarakat
berharap banyak supaya pejabat dan pemerintah lebih mementingkan bangsa daripada
kemauan mereka sehingga negara Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju dan bisa
bersaing dengan negara lainnya. contoh ancaman terhadap nkri ini juga ada berbagai
macam jenisnya.

2. Konflik SARA yang dikaitkan dengan politik

Seperti yang kita tahu jika di Indonesia sendiri memiliki berbagai macam suku, ras dan
juga agama. Indoenesia merupakan salah satu negara yang bhineka tunggal ika sehingga
banyak sekali budaya yang berbeda. Namun yang ironis di Indonesia sampai saat ini
banyak sekali konflik yang tercipta akibat adanya perbedaan agama dan suku yang
didalangi oleh bidang politik. Tidak usah kita sebutkan pasti Anda sudah tahu kasus yang
terjadi di tahun 2017 lalu, banyak sekali konflik seperti itu yang dilatari dengan bidang
politik. Yang sangat disayangkan adalah adanya beberapa pihak yang memanfaatkan
perbedaan SARA itu sebagai perang dalam dunia politik, menjatuhkan satu sama lain.
Tentu saja ancaman politik dari dalam negeri yang satu ini bisa menimbulkan beberapa
bahaya dan resiko yang sangat merugikan bagi Bangsa Indoensia. Selain politik di
Indonesia yang akan terguncang, persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia ini bisa
menjadi pecah akibat adanya konflik SARA. Ancaman dari dalam negeri seperti konflik
SARA yang dilatari dengan politik ini bisa mengakibatkan kondisi Indonesia menjadi
tidak kondusif dan bisa menjadikan Indonesia sebagai sorotan negara lainnya. Semoga saja
tidak ada lagi konflik seperti ini.

3. Penurunan paksa pemerintahan

Masalah atau ancaman politik yang berasal dari dalam negeri yang selanjutnya adalah
penurunan paksa pemerintahan. Di Indoensia sendiri pernah ada kasus besar-besaran di
mana warga berusaha menurunkan presiden Soeharto pada masa itu kondisi Indonesia
menjadi tidak kondusif dalam berbagai bidang misalnya saja yang terkena imbasnya
adalah ekonomi. Belajar dari pengalaman beberapa tahun silam, bisa dibilang kejadian
penurunan paksa suatu pemerintahan itu merupakan salah satu ancaman politik yang bisa
terjadi di dalam negeri. Mengapa itu menjadi sebuah ancaman politik? Karena jika suatu
pemerintahan itu diturunkan maka bisa saja banyak sekali dampak yang ditimbulkan bagi
warga masyarakat. Misalnya saja imbasnya dari penurunan itu adalah krisis ekonomi yang
melanda, sistem pemerintahan yang semrawut, bahkan mungkin akan banyak kerusuhan
terjadi dimana-mana. Salah satu ancaman politik ini memang bisa menjadi keresahan bagi
masyarakat.

4. Isu-isu politik

Ancaman politik yang keempat dan bisa berpotensi menggoyahkan masyarakat adalah isu-
isu politik. Isu-isu politik ini beragam sekali jenisnya, ada yang mencuat ketika pemilu
terjadi sehingga memecah beberapa kubu politik, isu-isu politik mengenai pejabat dan
pemerintahan tertentu, dan masih banyak lagi. Isu politik yang muncul itu biasanya akan
mencuat disertai dengan beberapa aksi seperti demo yang dilakukan oleh masyarakat. Hal-
hal seperti isu politik yang mungkin tidaklah jelas simpang siurnya ini mungkin akan
memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indoenesia. Sehingga bisa dianggap sebagai
salah satu ancaman politik yang akan membahayakan pemerintah dan juga masyarakatnya.
Jika mungkin ada isu politik lagi sebagai masyarakat yang bijak sebaiknya kita tidak
terlalu ikut campur dan tidak usah terlalu emosi. Selain itu jangan menjadi seorang
provokator karena itu bisa membuat keadaan menjadi semakin memanas dan juga
memperkeruh keadaan politik.

5. Pelanggaran HAM

Mungkin Anda belum tahu banyak mengenai infromasi yang satu ini, namun masyarakat
internasional atau masyarakat dunia itu melihat sebuah negara itu melalui politik sebuah
negara yang mencakup HAM, demokrasi, lingkungan hidup negara itu, dan juga
penyelanggaraan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan. Oleh karena itu HAM
juga menjadi salah satu instrumen yang penting di Indonesia karena HAM merupakan hak
yang melekat pada setiap warga negara dan sifatnya adalah mutlak. HAM merupakan salah
satu instrumen yang wajib dalam politik dan harus sangat dihargai dan dijunjung tinggi.
Sehingga jika terjadi pelanggaran HAM di sebuah negara maka itu juga bisa menjadi
ancaman karena HAM sendiri merupakan salah satu pandangan dari politik, jika dilanggar
maka tentu saja politik di negara itu bisa terganggu karena adanya pelanggaran HAM yang
tentu saja perlu diawasi dan diselesaikan. Ketahuilah juga mengenai jenis-jenis
pelanggaran HAM.

Ancaman politik dari luar negeri


Tadi diatas kita sudah membahas beberapa macam ancaman politik yang berasal dari
dalam negeri yang selanjutnya kita akan membahas berbagai macam ancaman yang
berasal dari luar negeri yang berada di bidang politik. Sehingga sebaga warga negara
Indonesia kita bisa tahu apa saja yang menjadi ancaman politik dan tidak. Berikut ini
adalah informasi mengenai ancaman politik dari luar negeri yang bisa kita pahami dan
kenali :

1. Terorisme

Salah satu ancaman yang sangat berbahaya dan bisa menganggu bangsa adalah terorisme,
sebenarnya terorisme ini juga banyak yang berasal dari dalam negeri sendiri. Namun baru-
baru ini yang menjadi populer dan mengkhawatirkan negara-negara di dunia adalah
kelompok terorsime dari luar negeri yaitu ISIS dan semacamnya. Terorisme seperti itu
banyak mengambil warga asli Indonesia dan menjadikannya sebagai anggota, tentu saja
terorisme ini sangatlah meresahkan negara sehingga sangat perlu segera diberantas.
Terorsime yang terjadi ini bisa menyebabkan ketidakstabilan sebuah negara, bisa
mengguncang ekonomi dan juga kondisi sosial budaya masyarakat secara langsung
maupun tidak langsung. Cara mencegah radikaslime dan terorisme juga harus kita ketahui
supaya Indonesia terhindar dari masalah terorisme
2. Negara lain yang ikut campur masalah internal Indonesia

Masalah atau ancaman pada bidang politik yang kedua ini asalnya dari luar negeri,
ancaman politik itu tak lain tak bukan adalah jika negara lain ikut campur dengan masalah
internal yang dialami Indonesia sendiri. Misalnya saja seperti urusan hak asasi manusia
yang ada di Indonesia, pemilihan umum, maupun masalah hukum yang seharusnya
menjadi permasalah Indonesia dan harusnya disselesaikan sendiri oleh pemerintah
Indonesia yang berwenang. Pendapat dari negara lain itu sedikit banyak mungkin bisa
mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam mengambil keputusan. Jika dampaknya baik
bagi Indonesia mugnkin tidaklah masalah, namun jika ternayta keputusan yang diambil itu
tidaklah sesuai dengan ideologi pancasila yang ada maka bisa saja membahayakan
Indonesia sendiri. Bahkan mungkin bisa menjerumuskan dan memecah belah Bangsa
Indonesia.

Menghindari ancaman politik


Sebagai warga Indonesia kita juga bisa mencegah atau meminimalisir ancaman politik itu
sehingga kestabilan Indonesia tercapai dan kondisi Indonesia akan tetap kondusif. Karena
itu kali ini kami akan membagikan beberapa cara untuk menghindari ancaman politik yang
ada di negara kita. Berikut ini adalah tipsnya untuk Anda!

1. Jangan sampai jadi provokator, jika ada masalah seperti misalnya isu politik atau konflik
yang berbau SARA maka sebagai warga yang baik kita berusaha untuk menjungjung
toleransi dan bisa menjadi masyarakat yang bijak. Jangan sampai menjadi salah satu
provokator yang membuat masyarakat atau kubu tertentu menjadi semakin panas dan
emosi. Jadilah bijak karena jika maish bersikap seperti provokator maka mungkin tak akan
ada kata stabil dan aman.
2. Cara kedua adalah selalu menjadi masyarakat yang taat akan hukum di Indonenesia.
Jangan sampai kita melanggar hukum-hukum dan terutama hukum HAM. Seperti yang
sudah dikatakan di atas jika salah satu ancaman politik dari dalam negeri adalah terjadinya
banyak pelanggaran HAM. Oleh karena itu sebagai warga Indonesia sebaiknya kita segera
memperhatikan hukum yang ada.

Itu dia beberapa informasi penting mengenai contoh ancaman politik baik dari dalam
maupun luar negeri. Untuk yang terakhir ketahuilah juga mengenai sikap dan perilaku
yang mencerminkan komitmen persatuan sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang
satu dan utuh.
10 Contoh Ancaman Non Militer di Bidang Ekonomi dan Ideologi di Indonesia

Sebagai WNI yang baik tentu kita semua memiliki kewajiban yang sama yaitu untuk
melindungi NKRI. Dalam melindungi NKRI banyak sekali cara yang kita lakukan supaya
bisa melindungi mulai dari hal terkecil sampai hal besar yang penting, berbagai cara bisa
kita lakukan untuk andil dalam melindungi Indonesia. Kita semua harus melindungi negara
NKRI karena berbagai ancaman datang dari luar negeri maupun dalam negeri. Berbagai
ancaman yang datang semakin komplek dan bisa memecah belah bangsa. contoh ancaman
terhadap NKRI ini banyak sekali. Oleh karena itu kali ini kami akan membahas mengenai
contoh ancaman non militer. Berikut ini adalah informasi lengkapnya untuk kalian!

Pengertian ancaman non militer


Yang pertama kita akan membahas dulu mengenai pengertian dari ancaman non militer
sehingga kita bisa mengerti ulasan yang selanjutnya. Ancaman non militer adalah ancaman
yang bisa berasal dari dalam maupun luar negeri, ancaman ini tidak menggunakan militer
dan tidak berangkatan senjata namun bisa memecah belah bangsa, membahaykan
kedaulatan NKRI, dan juga bisa mengancam keselamatan warganya. Jika ancaman dari
militer maka yang menghadapi adalah lembaga pemerintahan pertahanan, namun jika
ancaman yang muncul ini adalah ancaman non militer maka yang harus menghadapinya
adalah lembaga pemerintahan bidang di luar pertahanan sesuai dengan bidang yang sedang
terancam. Karena jika tidak ditangani dengan tepat maka bisa saja mengancam kedaulatan
bangsa Indonesia.

Ancaman non militer bidang ekonomi


Ekonomi merupakan sebuah aspek atau bidang yang paling penting pada sebuah negara,
tanpa adanya ekonomi maka tidak akan disebut sebagai negara. Aspek ekonomi yang ada
disebuah negara itu menjadi pertahanan negara yang menjadi alat yang vital. Selain itu
ekonomi yang ada di sebuah negara juga tidak hanya dijadikan sebagai alat pertahanan dan
stabilitas sebuah negara saja, ekonomi juga dijadikan sebagai patokan posisi tawar
menawar dalam hubungan antar negara dan juga hubungan internasional. Untuk ancaman
non militer di bidang ekonomi ini dibagi menjadi dua jenis. Berikut ini adalah beberapa
jenis dari ancaman bidang ekonomi yang bisa kita ketahui :

Internal : Ancaman pertama adalah ancaman non militer bidang ekonomi yang sifatnya
internal. Ancaman intenal ini memiliki arti ancaman yang berasal dari dalam atau berasal
dari negeri sendiri. Tidak usah berlama-lama lagi mari kita lihat apa saja contoh dari
ancaman non militer di bidang ekonomi ini. Berikut ini adalah informasi lengkapnya :

1. Pengangguran

Seperti yang kita tahu pengangguran menjadi salah satu masalah yang ada di Indonesia
dan setiap tahun tingkat pengangguran di Indonesia ini semakin tinggi saja. Jika tingkat
pengagguran di Indonesia semakin tinggi maka itu sama saja seperti juga meningkatkan
tingkat kemisikanan. Pengangguran yang angkanya tidak besar ini menjadi salah satu
ancaman yang terjadi di dalam bidang ekonomi dari dalam negeri. Menjadi salah satu
ancaman ekonomi karena dampaknya bagi negara pun juga besar, karena tingkat
pengangguran yang tinggi bisa menghambat kemajuan bangsa dan negara.

Penyebab pengangguran :

 Kurangnya taraf pendidikan di Indonesi


 Kurangnya lapangan kerja di Indonesia
 Meningkatnya tekonologi sehingga pekerjaan manusia mulai tergantikan oleh mesin
sehingga menimbulkan banyaknya pengangguran
 Kompetensi pekerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan
 Ketimpangan pendapatan
 Urbanisasi
 Adanya pasar global
 Ekonomi yang tidak stabil

Cara mengatasi pengangguran :

 Mengembangkan dan mendukung usaha wiraswasta


 Mendorong pendidikan
 Meningkatkan pelathian kerja dan pelatihan keterampilan untuk industri modern
 Mendorong terbukanya usaha yang informal
 Menjalankan program KB
 Penciptaan lapangan kerja yang bersifat padat karya
 Membuka lebih luas lagi kesempatan untuk bekerja ke luar negeri
 Meningkatkan usaha transmigrasi

2. Infrastruktur yang tidak memadai


Ancaman dari dalam negeri yang kedua adalah infrastruktur di Indoensia yang tidak
memadai. Hal ini bisa mempengaruhi juga tingkat ekonomi Indonesia dan bahkan bisa
menjadi ancaman yang bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi. Hal ini disebabkan karena
berbagai macam faktor misalnya saja pembangunan yang tidak merata sehingga bisa
mempengaruhi aspek ekonomi dan juga bidang lainnya di sebuahd daerah. Oleh karena itu
kali ini kami akan memberikan beberapa cara untuk mengatasi infrastruktur yang tidak
memadai. i

Cara mengatasi infrastruktur yang tidak memadai :

 Pemerataan pembangunan infrastruktur


 Pendanaan infrastruktur
 Pemerintah lebih memperhatikan lagi
 Perncanaan infrastruktur yang sesuai dengan daerah tersebut

3. Sistem ekonomi yang kurang jelas


Ancaman pada dimensi ekonomi yang ketiga ini adalah ancaman yang berasal dari dalam
yaitu sistem ekonomi sebuah negara atau daerah yang tidak jelas bagaimana strukturnya.
Padahal seharusnya sistem ekonomi sebuah negara adalah sistem ekonomi yang digunakan
oleh sebuah negara untuk memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya untuk individu di
negara tersebut sehingga mencapai kesejahteraan. Supaya masalah ini segera teratasi maka
sebaiknya pemerintah melakukan beberapa cara ini untuk mengatasinya.

Cara mengatasi sistem ekonomi yang kurang jelas :

 Mengatur faktor produksi


 Terlebih dahulu membuat perencanaan pasar atau market economic
 Mengatur ekonomi yang terencana atau planned economic
 Mencipatakan situasi usaha yang kondusif
 Melihat kesempatan ekonomi di Indonesia

4. Inflasi
Yang keempat adalah ancaman di bidang ekonomi yaitu inflasi. Jika kalian tidak tahu
mengenai inflasi maka mari kita membahas sedikit mengenai inflasi. Berikut ini adalah
pengertian singkat dari inflasi, inflasi adalah kenaikan harga secara umum dan berlangsung
terus menerus sehingga mengakibatkan ada yang berubah pada mekanisme pasar. Inflasi
pada sebuah negara ini diberlakukan karena beberapa faktor misalnya saja berlebih
likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau spekulasi, konsumsi masyarakat
berlebihan, yang juga berakibat pada tidak lancarnya produksi dan juga distribusi barang.
Oleh karena itu inflasi ini bisa menjadi ancaman dari dalam karena bisa menyebabkan
terhambatnya ekonomi sebuah negara. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasinya
sehingga inflasi bisa mereda.

Cara mengatasi :

 Penurunan nilai mata uang


 Melakukan devaluasi
 Memperlakukan penekanan pada tingkat upah
 Melakukan beberapa kebijakan seperti misalnya kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan
kebijakan non moneter
 Pemerintah yang mencoba melakukan pengawas warga
 Melakukan distribusi langsung oleh pemerintah atau pihak yang berwenang
 Pengusaha meningkatkan tingkat produksinya.

Eksternal : Ancaman di dalam bidang ekonomi tidak hanya bisa berasal dari dalam negeri
yang sudah kita bahas secara lengkap di atas melainkan juga bisa berasal dari luar negeri.
Ancaman eksternal ini adalah ancaman yang asalnya dari luar negeri tersebut dan
dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dampaknya bisa mengguncang stabilitas ekonomi
negara. Supaya kita mengetahui secara jelas bagaiaman ancaman ekonomi yang berasal
dari luar atau eksternal maka kita semua juga harus memahami contohnya pula. Berikut
adalah informasinya:
1. Tingkat daya saing yang rendah

Salah satu ancaman ekonomi daru luar negeri yang membuat ekonomi di Indonesia sendiri
tidak bisa berkembang adalah adanya tingkat daya saing ekonomi yang rendah. Karena
tingkat daya saing yang rendah itu maka ekonomi akan stuck di suatu tempat dan mungkin
akan sulit untuk berkembang. Untuk menghadapi tantangan dari ancaman ekonomi yang
satu ini maka sangat diperlukan upaya dari pemerintah sendiri maupun masyarakat
Indonesia dalam akselerasi pembangunan ekonomi di Indonesia melalui daya saing tinggi
sehingga ekonomi negara Indonesia bisa bersaing di kancah internasional.

2. Kinerja ekonomi yang buruk

Ancaman eksternal yang kedua adalah kinerja ekonomi yang buruk yang bisa mengambat
ekonomi Indonesia. Oleh karena itu seluruh pihak terutama pemerintah dan juga
masyarakat di sektor ekonomi harus menghadapi tantangan ini secara bersama-sama
sehingga tidak ada lagi pihak yang dirugikan dan juga kinerja ekonomi di Indonesia
menjadi lebih maju daripada sebelumnya.

3. Indonesia masih ketergantungan dengan negara

Seperti yang kita semua ketahui jika ekonomi Indonesia tidak bisa berdiri sendiri, karena
beberapa faktor negara Indonesia ekonominya masih bergantung dengan negara lain.
Indonesia masih memerlukan bantuan dari negara lain untuk meyokong sistem
perekonomiannya. Oleh karena itu Indonesia harus membangun hubungan baik dengan
warga negara lain. Indonesia harus membangun hubungan dengan negara lain agar tatanan
ekonomi Indonesia bisa terjaga dengan baik. Selain itu menjaga hubungan baik dengan
negara lain juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ekonomi Indonesia karena
Indonesia bisa belajar bagaimana cara mengatur sistem ekonomi dari negara yang sudah
berkembang dengan pesat.

4. Ketidaksiapan dan ketidakpastian menghadapi globalisasi

Jaman sekarang semuanya semakin maju dan berkembang, teknologi semakin


berkembang dengan cepat karen adanya globalisasi. Salah satu hambatan atau ancaman
dari globalisasi dimana Indonesia tidak siap dan tidak pasti dalam menghadapi globalisasi
yang kian hari kian berkembang. Untuk mengatasi ancaman ini maka diperlukan generasi
muda yang tahu dan bisa menghadapi dunia globalisasi yang internasional namun tetap
saja generasi muda itu juga harus dibekali dengan budaya Indonesia sehingga tidak
terjerumus dan bisa menyaring budaya luar yang mungkin mereka akan pelajari demi
globalisasi.

Ancaman non militer bidang ideologi


Hakikat Ideologi di Indoenesia memang sangat penting, kita semua sudah tahu jika
Indonesia menganut ideologi Pancasila yang terbuka. Pancasilla sebagai ideologi
terbuka ini menjadi ideologi bangsa Indonesia karena didasari oleh Pancasila, namun
sekarang ini banyak sekali gangguan yang muncul dan bahkan bisa menyebabkan berbagai
ancaman. Ancaman non militer untuk ideologi ini dikhawatirkan bisa menjadi momok dan
menghancurkan ideologi Pancasila. Jika tadi kami sudah memberikan infromasi kepada
kalian semua mengenai ancaman non militer yang ada di bidang ekonomi. Dengan contoh
dan juga cara mengatasinya maka kali ini kami juga akan memberikan infromasi kepada
kalian semua mengenai contoh dari ancaman non militer di bidang ideologi. Ideologi
sendiri diartikan sebagai keyakinan atau dasar-dasar yang sistematis untuk mencapai
sebuah tujuan dan setiap negara memiliki paham dan ideologi masing-masing. Ancaman
non militer di bidang ideologi ini bisa menjadi ancaman untuk sebuah negara. Jika ingin
mengetahui bagaimana contoh ancamannya maka kita bisa mengetahui contohnya di
bawah ini.

1. Masuknya paham komunisme

Yang pertama adalah masuknya paham komunisme. Paham komunis ini merupakan
sebuah ideologi yang dianut oleh beberapa negara yang ada di dunia salah satunya adalah
Korea Utara. Paham komunisme ini adalah sebuah paham atau ideologi yang dianut oleh
sebuah negara, semua kegiatan yang ada di negara tersebut dilakukan demi negara dan atas
nama negara, selain itu komunis biasanya memiliki tujuan untuk memukul rata semua
tingkat kehidupan masyarakatnya sehingga seluruh alat produksi dimiliki oleh negara.
Salah satu ancaman non militer di dalam bidang ideologi ini adalah masuknya paham
komunisme ke Indonesia. Paham komunisme ini bisa menjadi salah satu ancaman karena
memang tidak sesuai dengan ideologi dan prinsip pancasila sehingga tak akan cocok jika
dijadikan sebagai ideologi Indonesia. Oleh karena itu mengapa paham komunisme bisa
menjadi ancaman non militer yang serius bagi Indonesia.

Walau politik Internasional menjadi berubah setelah Uni Soviet runtuh dan juga paham
komunis tidak populer lagi pada sistem politik di dunia. Namun tetap saja masuknya
paham komunisme ini bisa menjadi salah satu ancaman penting karena bisa merusak sendi-
sendi dan nilai Bangsa Indonesia karena tidak sesuai. Ciri-ciri ideologi komunisme harus
kita pahami agar kita tahu apakah ciri-cirinya sedang dialami Indonesia atau tidak.

2. Masuknya ideologi liberalisme

Ancaman non militer dalam dimensi ideologi yang kedua adalah masuknya ideologi
liberalisme ke Indonesia. Bentuk-bentuk penetrasi nilai kebebasan yaitu ideologi
liberalisme ini dianggap sebagai salah satu ancaman karena sangat tidak sesuai dengan
kepribadian Indoenesia dan dikhawatirkan bisa merusak sendi-sendi kehidupan Bangsa
Indonesia dan juga bisa memicu terjadinya proses disintegrasi bangsa. Supaya lebih jelas
mengenai ancaman non militer di Indonesia dalam bidang ideologi maka kami akan
membahas mengenai apa itu liberalisme. Paham atau ideologi liberalisme adalah suatu
tradisi atau pandangan yang menekankan bahwa hak dan kebebasan persamaan umum
setiap individu di sebuah negara adalah hal yang mutlak di dalam politik. Liberalisme
adalah ideologi yang mencita-citakan suatu masyarakat yang memiliki kebebasan berpikir
bagi setiap individunya. Hal ini tentu saja sangat berbanding dengan ideologi pancasila
Indonesia. Jika misalnya saja Indoensia menganut sistem ideologi liberalisme maka
pemerintah tidak banyak ikut andil dalam kehidupan masyarakat dan tentu saja itu akan
menimbulkan berbagai masalah baru selain itu ideologi negara Indonesia yaitu pancasila
bisa saja mengalami pergeseran bahkan mengalami kerusakan akibat masuknya ideologi
liberalisme. Oleh karena itu hal-hal yang merupakan ancaman masuknya ideologi lain di
Indonesia harus segera diatasi sehingga Indonesia tetap menjadi negara Bhinneka Tunggal
Ika yang menganut Pancasila sebagai ideologi negaranya. Penyebab ternjadinya
disintegrasi nasional juga harus kita pahami dengan baik.

Cara mengatasi ancaman non militer


Seperti yang sudah kita bahas di atas tadi, ternyata ancaman yang datang ke Indonesia itu
tidak hanya bisa yang militer saja ya namun juga ada ancaman non militer. Dan acaman
non militer itu juga bisa datang kapan saja dan dampaknya bisa berbahaya karena bisa
merusak moral bangsa dan juga sendi-sendi kehidupan masyarakatnya. Oleh karena itu
kali ini kami akan memberikan informasi mengenai cara mengatasi ancaman non militer
yang bisa dilakukan oleh pemerintah dan masayarakat sendiri. Berikut adalah cara
mengatasinya:

1. Menjunjung sikap toleransi yang tinggi

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi ancaman non militer itu sebenarnya
bisa dilakukan dari diri kita sendiri. Seperti yang kita ketahui banyak sekali ancaman non
militer yang berasal dari dalam negeri misalnya saja seperti ancaman dari terorisme dan
juga kerusuhan akibat adanya ketidaksetujuan dalam perbedaan agama, suku, dan ras. Hal
itu yang bisa menjadi cikal bakal adanya ancaman dari dalam negeri, oleh karena itu
sebagai masyarakat Indonesia yang baik jika kita tidak ingin adanya ancaman dari dalam
negeri maka kita juga harus meningkatkan rasa toleransi yang tinggi terhadap sesama kita
sehingga semua lapisan masyarakat bisa hidup rukun sehingga bisa meminimalisir adanya
ancaman dari dalam negeri. Percayalah jika perbedaan yang ada di Indonesia itu ada untuk
memperindah Indonesia. Jadi mulai sekarang hargailah perbedaan yang ada dan jangan
sampai membenci orang lain hanya karena berbeda dengan kita. Itu bisa menjadi salah
satu sikap awal yang menimbulkan perpecahan Bangsa Indonesia.

2. Meningkatkan pembangunan

Cara yang kedua yang bisa dilakukan untuk mengatasi ancaman non militer adalah dengan
meningkatkan pembangunan di Indonesia. Pemerintah harus andil secara nyata dalam
mengembangkan pembangunan di Indonesia. Mulai dari meningkatkan pembangunan
infrasutruktur dan juga pembangunan lainnya, jika pembangunan itu ditingkatkan maka
Indonesia juga akan terhindar dari berbagai ancaman non militer. Jika pembangunan
infrastruktur dan pembangunan dalam segi apapun yang ada di Indonesia ditingkatkan dan
masyarakat juga memiliki peran aktif dalam menjaga dan meningkatkan pembangunan
yang sedang dilakukan oleh pemerintah maka Indonesia bisa terhindar dari berbagai
ancaman politik dan ekonomi. Selain itu jika pembangunan di Indonesia semakin
meningkat maka Indonesia bisa negara yang maju sehingga memiliki daya saing yang
tinggi dengan negara besar lainnya, selain itu taraf ekonomi menjadi meningkat sehingga
ancaman tidak akan terjadi. Oleh karena itu sangat diperlukan peran pemerintah dan
masyarakat Indonesia, sehingga keselarasan itu bisa meminimlkan adanya ancaman non
militer dari berbagai sudut.

3. Meningkatkan mutu SDM

Ancaman non militer memang bisa datang dari berbagai sudut, ancaman non militer walau
tidak merusak negara langsung dan mengakibatkan korban berjatuhan seperti misalnya
ancaman militer namun bisa perlahan-lahan merusak persendian bangsa Indonesia. Oleh
karena itu tentu saja warga Indoensia harus mencari cara bagaimana untuk mencegah
terjadinya ancaman non militer itu. Salah satu yang bisa dilakukan pemerintah untuk
mengatasinya adalah dengan meningkatkan mutu SDM Indoenesia. Meningkatkan mutu
SDM banyak sekali caranya, yang pertama adalah dengan meningkatkan pendidikan di
Indonesia. Selain itu juga bisa ditingkatkan melalui pembekalan atau pemberian kepada
masyarakat Indonesia dalam bidang keterampialn sehingga ketika bekerja mereka sudah
memiliki bekal sehingga industri modern Indonesia bisa bersaing secara Internasional.
Dengan meningkatkan mutu SDM maka ancaman non militer itu juga akan sulit
mneyerang Indonesia karena negaranya sendiri sudah siap dalam berbagai macam hal.
Oleh karena itu peningkatan SDM sangat wajib dilakukan jika tak ingin ancaman non
militer datang dan perlahan mengikis persatuan Indonesia. Cara mewujudkan bela
negara harus kita pahami agar bisa mencegah ancaman non militer dalam berbagai bidang.

Sebagai masyarakat Indoensia kita semua tentunya harus memperhatikan ancaman non
militer yang beresiko untuk mengikis sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia. Oleh
karena itu jangan sampai kita membiarkan saja, tidak hanya pemerintah saja yang harus
mengatasinya. Namun masyarakat juga harus andil peran dalam melindungi NKRI,
langkah itu tidak harus besar. Bisa dimulai dari langkah kecil misalnya saja saling
menghormati umat yang berbeda agama dan juga mengenyam pendidikan sehingga bangsa
Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju dan besar.