Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul : Imunisasi
Sasaran : Ibu yang mempunyai bayi
Tempat : Jorong Surau Lauik, Nagari Panampuan kecamatan Ampek
Angkek Kabupaten Agam

I. Tujuan Intruksional Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan, diharapkan ibu dapat memahami

dan mengerti akan pentingnya imunisasi pada bayi

II. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah mendapatkan penyuluhan, ibu diharapkan dapat :

1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan imunisasi.

2. Mengetahui tujuan dari imunisasi.

3. Mengetahui macam-macam imunisasi.

4. Fatwa MUI (terlampir)

III. Pokok Bahasan

Imunisasi Bayi 0-12 Bulan.

IV. Sub Pokok Bahasan

1. Pengertian imunisasi.

2. Tujuan imunisasi.

3. Macam-macam imunisasi

V. Materi

Terlampir

VI. Metode
1. Ceramah

2. Tanya jawab

VII. Media

Ceramah

VIII. Kegiatan

No. Tahap Waktu Kegiatan Alat


Kegiatan (menit) Bantu
Penyuluh Sasaran

1. Pembukaan 2 a. Mengucapkan salam a. Menjawab salam


b. Menjelaskan tujuan b. Mendengarkan

2. Pembahasan 10 a. Menggali pengetahuan a. Mengeluarkan


ibu tentang imunisasi pendapat
bayi 0-12 bulan
b. Memberikan b. Mendengarkan
reinforcement leaflet
c. Menjelaskan pengertian c. Mendengarkan
imunisasi
d. Menjelaskan tujuan d. Mendengarkan
imunisasi
e. Menjelaskan macam- e. Mendengarkan
macam imunisasi
f. Menjelaskan fatwa MUI f. Bertanya
g. Memberikan kesempatan
bertanya g. Mendengarkan
h. Menjawab pertanyaan

3. Penutup 3 a. Menyimpulkan materi a. Ikut


menyimpulkan
b. Melakukan evaluasi b. Menjawab
pertanyaan
c. Mengucapkan salam c. Menjawab salam
IX. Evaluasi

Bentuk Soal : Essay

Jumlah : 3 buah

Teknik : Lisan

(Soal dan Jawaban Terlampir)

X. Referensi

Pusdiknakes. 1992. Asuhan Kesehatan Anak dalam Konteks Keluarga.

Jakarta.

Bukittinggi, September2016

Penulis
Lampiran Materi
Imunisasi Bayi 0-12 Bulan
1. Pengertian Imunisasi

Adalah suatu usaha member kekebalan pada bayidan anak terhadap

penyakit tertentu.

2. Tujuan Imunisasi

a. Mencegah terjadinya penyakit infeksi tertentu.

b. Apabila terjadi penyakit, tidak akan terlalu parah dan dapat mencegah

gejala-gejala yang dapat menimbulkan kecacatan atau kematian.

3. Macam-macam Imunisasi

a. BCG

Diberikan untuk membuat kekebalan aktif terhadap penyakit TBC.

Imunisasi ini diberikan pada umur 0-2 bulan. Efek samping pada dasarnya

tidak ada, tapi setelah 2 minggu penyuntikan, di tempat penyuntikan akan

terbentu bisul kecil yang sembuh sendiri dan meninggalkan bekas.

b. DPT

Diberikan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri,

pertusis dan tetanus. Diberikan pada bayi umur 2-11 bulan sebanyak 3 kali

suntikan dengan jarak penyuntikan 4 minggu.

c. Polio

Diberikan untuk membuat kekebalan aktif terhadap penyakit polio.

Imunisasi ini diberikan sebanyak 4 kali dengan interval 4 minggu. Efek

samping yang mungkin timbul adalah pusing, nyeri otot dan diare ringan.

.
d. Hepatitis B

Diberikan untuk mendapat kekebalan aktif terhadap penyakit hepatitis B.

Diberikan 3 kali dengan jarak I dan II 1 bulan, II dan III 5 bulan. Efek

samping seperti demam, memerah pada daerah suntikan.

e. Campak

Diberikan untuk mendapat kekebalan aktif terhadap penyakit campak.

Jadwal pemberian yaitu pada umur 9-11 bulan, pemberian imunisasi ini

hanya 1 kali. Efek samping seperti demam, kejang ringan.


Lampiran Soal
Soal :
1. Jelaskan pengertian imunisasi !

2. Sebutkan tujuan imunisasi !

3. Jelaskan macam-macam imunisasi !

Jawab :

1. Imunisasi adalah suatu usaha member kekebalan pada bayidan anak

terhadap penyakit tertentu.

2. Tujuan imunisasi :

a. Mencegah terjadinya penyakit infeksi tertentu.

b. Apabila terjadi penyakit, tidak akan terlalu parah dan dapat

mencegah gejala-gejala yang dapat menimbulkan kecacatan atau

kematian.

3. Macam-macam imunisasi

a. BCG

Diberikan untuk membuat kekebalan aktif terhadap penyakit

TBC. Imunisasi ini diberikan pada umur 0-2 bulan. Efek samping

pada dasarnya tidak ada, tapi setelah 2 minggu penyuntikan, di

tempat penyuntikan akan terbentu bisul kecil yang sembuh

sendiri dan meninggalkan bekas.

b. DPT

Diberikan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit

difteri, pertusis dan tetanus. Diberikan pada bayi umur 2-11


bulan sebanyak 3 kali suntikan dengan jarak penyuntikan 4

minggu.

c. Polio

Diberikan untuk membuat kekebalan aktif terhadap penyakit

polio. Imunisasi ini diberikan sebanyak 4 kali dengan interval 4

minggu. Efek samping yang mungkin timbul adalah pusing, nyeri

otot dan diare ringan.

d. Hepatitis B

Diberikan untuk mendapat kekebalan aktif terhadap penyakit

hepatitis B. Diberikan 3 kali dengan jarak I dan II 1 bulan, II dan

III 5 bulan. Efek samping seperti demam, memerah pada daerah

suntikan.

e. Campak

Diberikan untuk mendapat kekebalan aktif terhadap penyakit

campak. Jadwal pemberian yaitu pada umur 9-11 bulan,

pemberian imunisasi ini hanya 1 kali. Efek samping seperti

demam, kejang ringan.