Anda di halaman 1dari 20

DASAR-DASAR PERHITUNGAN

NERACA MASSA DAN ENERGI


(2)
Basis Perhitungan
• Basis : sebuah referensi yang dipilih untuk melakukan perhitungan yang
direncanakan untuk menyelesaikan suatu masalah
• Pilihan basis yang tepat, dapat menyelesaikan masalah lebih mudah.
• Basis dapat berupa waktu, massa, dan kuantitas lainnya.
• Pemilihan basis: agar lebih mudah digunakan angka 1 atau 100 (kilogram, jam, mol,
dll).
• Cara memilih basis:
• Mulai dari mana?
• Apa jawaban yang diinginkan?
• Apakah basis yang paling tepat untuk dipilih?
• Contoh:
Proses produksi gas dari batubara melalui jalur gasifikasi untuk membuat hidrogen atau gas
sintesis. Gasifikasi disukai karena menghasilkan metana yang lebih baik dengan laju tinggi.
Diketahui gas rata-rata mengandung 10% H2, 40% CH4, 30% CO, dan 20% CO2. Berapakah
berat molekul rata-rata gas?
Jawab:
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎
𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑙𝑒𝑘𝑢𝑙 𝐵𝑀 = 𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑙𝑒𝑘𝑢𝑙 𝐵𝑀 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 = 𝐵𝑀 =
𝑚𝑜𝑙 𝑚𝑜𝑙
Pilih: basis = 100 gram mol gas
Komponen Persentase Mol Berat molekul (g mol) Massa (gram)
CO2 20% 20%*100=20 12+2*16=44 20*44=880
CO 30% 30%*100=30 12+16=28 30*28=840
CH4 40% 40%*100=40 12+4*1=16 40*16=640
H2 10% 10%*100=10 2*1=2 10*2=20
2380
Total 100 2380 𝐵𝑀 = = 23,8 𝑔/𝑔𝑚𝑜𝑙
100
Sifat-sifat Fisik dan Kimia
(Gas, Uap dan Cair)
Gas Ideal
𝑃. 𝑉 R = Konstanta gas
Tekanan PV = nRT 𝑅=
𝑛. 𝑇
Untuk n mol gas, pada dua kondisi
P1.V1 = n.R.T1
P2.V2 = n.R.T2

Gas 𝑃1 𝑉1 𝑃2 𝑉2
=
𝑇1 𝑇2

Volume Temperatur

Source: Wikipedia, 2017


• Contoh:
Hitung volume yang ditempati 88 gram CO2 pada 15 oC dan tekanan 1,5 atm!

Kondisi 1: Kondisi 2:
Jawab: Volume pada P=1atm
88 gram
kondisi T=15 oC
standar V=???

Volume awal pada kondisi standar (S.C.) harus diketahui


Selanjutnya dapat dihitung volume pada kondisi yang diinginkan

𝑉2 𝑝1 𝑇2 𝑝1 𝑇2
= =⇒ 𝑉2 = 𝑉1
Asumsikan tekanan adalah pada tekanan absolut. 𝑉1 𝑝2 𝑇1 𝑝2 𝑇1

Kondisi 1 (kondisi standar): P = 1 atm; T = 273 K


Kondisi 2: P = 1,5 atm; T = 15 oC+273 = 288 K
Kondisi operasi berubah:
dari T1 = 0 oC (kondisi standar) ke T2 = 15 oC.  perubahan volume akibat T
dari P1 = 1 atm (kondisi standar) ke P2 = 1,5 atm  perubahan volume akibat P

Volume:
𝑝1 𝑇2
𝑉2 = 𝑉1
𝑝2 𝑇1
88 𝑔𝑟𝑎𝑚 1 288
𝑉2 = 𝑔 (22,4 𝐿/𝑔𝑚𝑜𝑙)
44 1,5 273
𝑔𝑚𝑜𝑙
𝑉2 = 31,51 L
Campuran Gas
• Tekanan Parsial  Hukum Dalton
• Volume Komponen Murni  Hukum Amagat
Hukum Dalton
Menyatakan bahwa tekanan total dari campuran gas adalah sama dengan penjumlahan
tekanan parsial komponen-komponennya.
Secara matematis dinyatakan:

P = pA + pB + pC + …………dst

dimana
P = tekanan total
pA = tekanan parsial komponen A
pB = tekanan parsial komponen B
pC = tekanan parsial komponen C
Hukum Amagat
Menyatakan bahwa volume total yang ditempati campuran gas adalah sama dengan penjumlahan
volumen komponen-komponen murninya.
Secara matematis dinyatakan:
V = VA + VB + VC + …………dst
dimana
V = volume total
VA = volume komponen murni A
VB = volume komponen murni B
VC = volume komponen murni C
Hubungan antara Tekanan Parsial, Fraksi
Mol komponen Gas terhadap Tekanan Total
Anggap campuran gas terdiri atas komponen
a, b, c.
V = volume total campuran gas
P = tekanan total campuran gas
Va, Vb and Vc = volume komponen murni a,
b, c
pa, pb and pc = tekanan parsial komponen
a, b, c
Dari hukum gas ideal:

Maka, % tekanan = % mol


Fraksi mol

Menurut hukum gas ideal, untuk komponen a,b,c,:

Penjumlahan ketiga gas:

Maka, % volume = % mol


Contoh:
Dalam sebuah proses analisa off-gas* diperoleh komposisi 14% CO2, 6% O2, dan 80% N2.
Kondisi operasi pada 300°F dan 765 mm Hg.
Hitung tekanan parsial masing-masing komponen gas!
Jawab:
𝒑𝒊 = 𝒑𝒕𝒐𝒕𝒂𝒍 . 𝒚𝒊
Gunakan basis 1 kg mol off-gas

*off-gas: A gas which is given off, especially one emitted as the byproduct of a chemical process.
Latihan Soal
1. Example 2.14. Choosing Basis
Dehidrasi alkane dapat dilakukan dengan katalis Ceric oksida (CeO).
Tentukan fraksi massa dan fraksi mol Ce dan O dalam katalis!!! (Ar Ce: 140,12 g/gmol)
Answer:
• CeO  1 mol CeO merupakan gabungan 1 mol Ce dan 1 mol O  Basis: 1 kgmol / gmol / lb mol CeO
𝑚𝑜𝑙 𝑘𝑜𝑚𝑝𝑜𝑛𝑒𝑛 Fraksi Massa Fraksi
Fraksi mol = Komponen Kg mol Mr
𝑚𝑜𝑙 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 mol (kg) massa
Massa = mol x Mr Ce 1 1/2 140,12 140,12 0,8975

𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑘𝑜𝑚𝑝𝑜𝑛𝑒𝑛 O 1 1/2 16 16 0,1025


Fraksi massa = 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 Total 2 1 156,12 156,12 1
Latihan Soal
2. Example 2.31
Tentukan volume CO2 pada 25°C and 750 mmHg jika volume CO2 adalah 15 m3 pada
760 mmHg dan 20 °C.
Answer:

Hint: Gas Ideal!


Latihan Soal
2. Answer 2.31
P1 = 760 mmHg P2 = 750 mmHg
T1 = 20 oC T2 = 25 oC
V1 = 15 m3 V2 = …. m3
Latihan Soal
3. Example 2.32
Hitung volume yang ditempati 20 kg gas Cl2 pada tekanan 100 kPa dan 25 °C!
Selanjutnya, gas tersebut dikompresi hingga mencapai tekanan 2,75 atm . Berapakah
volume gas keluaran proses kompresi!!! (Isotermal)
Hint: Gas Ideal
R = 0,082 m3.atm/(kgmol/K)
Latihan Soal
3. Answer 2.32
Hitung volume yang ditempati 20 kg gas Cl2 pada tekanan 100 kPa dan 25 °C!
𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐶𝑙2 20 𝑘𝑔
• mol Cl2 = = = 0,2816 𝑘𝑔𝑚𝑜𝑙
𝑀𝑟 𝐶𝑙2 71 𝑘𝑔/𝑘𝑔𝑚𝑜𝑙
Gunakan persamaan gas ideal: PV = nRT
V = nRT/P 1 𝑎𝑡𝑚
P = 100 kPa x =0,9869 atm
101,326 𝑘𝑃𝑎
R = 0,082 m3.atm/(kgmol/K) 0,2816 𝑥 0,082 𝑥 298
V= = 6,972 m3
T = 25+273 = 298 K 0,9869

Selanjutnya, gas tersebut dikompresi hingga mencapai tekanan 2,75 atm . Berapakah volume gas keluaran proses kompresi!!!
Latihan Soal
4. Example 2.37
Campuran gas mengandung 0.28 kgmol HCl, 0.34 kgmol N2 dan 0.09 kgmol of O2.
Hitung:
(i) Berat molekul rata-rata gas
(ii) Volume yang ditempati campuran gas ini pada 4 atm dan 303 K.
Komponen Kgmol Fraksi mol Mr Massa (kg)
(mi) (Xi) (Mi)
HCl 0,28 0,394 36,5 14,381
N2 0,34 0,478 28 13,384
O2 0,09 0,126 32 4,032
Total 0,71 1 96,5 31,797

(i) Berat molekul rata-rata = ? (ii) Volume campuran gas = ?

𝑚𝑜𝑙 𝑘𝑜𝑚𝑝𝑜𝑛𝑒𝑛 Gunakan persamaan gas ideal: PV = nRT


• Fraksi mol = 𝑚𝑜𝑙 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 V = nRT/P
• Massa = fraksi mol x Mr R = 0,082 m3.atm/(kgmol/K)
• Berat molekul rata-rata = 𝑛 𝑀𝑖 𝑥𝑖 T = 303 K
𝑖=1 𝑚
𝑖 P = 4 atm
0,71 𝑥 0,082 𝑥 303
V= = 4,41 m 3
4
TERIMA KASIH