Anda di halaman 1dari 4

JAWABAN SOAL LATIHAN BAB 6

1. JAWABANNYA : SALAH
Karena sebagian besar pekerjaan auditor independen dalam rangka
memberikan pendapat atas laporan keuangan terdiri atas usaha untuk
mendapatkan dan mengevaluasi bukti audit. Ukuran keabsahan (validity) bukti
tersebut untuk tujuan audit tergantung pada pertimbangan auditor independen.
Dalam hal ini bukti audit (audit evidence) berbeda dengan bukti hukum (legal
evidence) yang diatur secara tegas oleh peraturan yang ketat.
(Halaman 179)

2. JAWABANNYA : SALAH
Karena Standar pekerjaan lapangan hanya memiliki 3 bunyi saja. Dan dari soal
diatas yang benar adalah standar pekerjaan lapangan ketiga yang berbunyi:
“Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi,
pengamatan, pengajuan pertanyaan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai
untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diaudit”.
(Halaman 179)

3. JAWABANNYA : SALAH
Karena untuk membuktikan efektif tidaknya pengendalian intern di suatu
perusahaan, akuntan publik harus melakukan compliance test atau test of
recorded transaction.
(Halaman 179)

4. JAWABANNYA : SALAH
Karena untuk membuktikan kewajaran saldo-saldo perkiraan laporan posisi
keuangan (neraca) dan laba rugi, akuntan publik harus melakukan substantive
test dan analytical review.(Halaman 179)

5. JAWABANNYA : BENAR
Karena bukti audit yang mendukung laporan keuangan terdiri atas data
akuntansi dan semua informasi penguat yang tersedia bagi auditor.
(Halaman 179)
6. JAWABANNYA : SALAH
Karena bukti audit penguat meliputi baik informasi tertulis maupun elektronik,
seperti cek; catatan electronic fund system; faktur; surat kontrak; notulen rapat;
konfirmasi dan representasi tertulis dari pihak yang mengetahui; informasi
yang diperoleh auditor melalui permintaan keterangan, pengamatan, inspeksi
dan pemeriksaan fisik; serta infomasi lain yang dikembangkan oleh atau
tersedia bagi auditor yang memungkinkannya menarik kesimpulan
berdasarkan alasan yang kuat.
(Halaman 179)

7. JAWABANNYA : SALAH
Karena untuk dapat dikatakan kompeten, bukti audit harus sah dan relevan.
(Halaman 179)

8. JAWABANNYA : SALAH
Karena bukti ekstern yang diperoleh dari pihak independen di luar perusahaan
dianggap lebih kuat, dalam arti dapat lebih diandalkan/dipercaya
keabsahannya daripada bukti yang diperoleh dari dalam perusahaan itu sendiri
(bukti intern).
(Halaman 179)

9. JAWABANNYA : SALAH
Karena jika terjadi penyimpangan dalam pemrosesan dan pencatatan transaksi,
walaupun jumlah (rupiah)-nya tidak material, auditor harus memperhitungkan
pengaruh dari penyimpangan tersebut terhadap efektivitas pengendalian intern.
(Halaman 181)

10. JAWABANNYA : BENAR


Karena compliance test bisa dilakukan pada waktu interim audit dan
dilanjutkan setelah perusahaan melakukan penutupan buku pada akhir tahun.
(Halaman 182)
11. JAWABANNYA : BENAR
Karena inventarisasi aset tetap, kas opname, dan pemeriksaan rekonsiliasi
bank termasuk dalam beberapa prosedur pemeriksaan yang biasa dilakukan
dalam substantive test. Tapi yang lebih lengkapnya untuk prosedur
pemeriksaan yang biasa dilakukan dalam substantive test, yaitu:
• inventarisasi aset tetap
• observasi atas stock opname
• konfirmasi piutang, utang dan bank
• subsequent collection dan subsequent payment
• kas opname
• pemeriksaan rekonsiliasi bank dan lain-lain
(Halaman 182)

12. JAWABANNYA : SALAH


Karena jika pada waktu melakukan substantive test, auditor menemukan
kesalahan-kesalahan, harus dipertimbangkan apakah kesalahan tersebut
jumlahnya material atau tidak. Jika kesalahannya material, auditor harus
mengusulkan audit adjustment secara tertulis (dalam bentuk daftar audit
adjustment). Jika usulan adjustment tidak disetujui klien, dan auditor yakin
usulan adjustment tersebut benar, maka auditor tidak boleh memberikan
unqualified opinion.
(Halaman 182)

13. JAWABANNYA : SALAH


Karena dalam melakukan pemeriksaannya, akuntan publik biasanya tidak
memeriksa keseluruhan transaksi dan bukti-bukti yang terdapat dalam
perusahaan.
(Halaman 182)

14. JAWABANNYA : SALAH


Karena sampling auditadalah penerapan prosedur audit terhadap kurang 100%
unsur dalam suatu populasi audit yang relevan sedemikian rupa sehingga
semua unit sampling memiliki peluang yang sama untuk dipilih untuk
memberikan basis memadai bagi auditor untuk menarik kesimpulan tentang
populasi secara keseluruhan.
(Halaman 183)
15. JAWABANNYA : SALAH
Karena beberapa cara pemilihan sampling yang sering digunakan adalah:
• Random/Judgement Sampling
• Block Sampling
• Statistical Sampling
(Halaman 184)

Anda mungkin juga menyukai