Anda di halaman 1dari 3

ORIENTASI PROSEDUR DAN PRAKTIK

KESELAMATA /KEAMANAN KERJA


No. Dokumen 440/ /430.9.3.2019
No. Revisi 02
SOP
Tanggal Terbit 10 Juli 2019
Halaman 03

Kepala Puskesmas Ijen


PUSKESMAS IJEN drg RUDY ISWOYO, MM
NIP. 19700823 200501 1 006
Kecelakaan kerja sering terjadi di laboratorium untuk mencegah timbulnya bahaya
1. Pengertian yang lebih luas maka dibutuhkan orientasi dan praktik keamanan kerja.

Untuk penanganan timbulnya kecelakaan di laboratorium, menjamin keselamatan dan


2. Tujuan
kesehatan kerja di laboratorium..

3. Kebijakan

Pedoman Praktik Laboratorium Kesehatan yang benar (Good Laboratory Practice),


4. Referensi
Depkes RI 2008
1. Alat dan Bahan
a. APD
2. Petugas yang bersangkutan
Petugas laboratorium
3. Langkah-langkah
a. Kepala puskesmas membentuk Tim pelaksana K3 di laboratorium.
b. Tim K3 laboratorium membuat rencana orientasi prosedur/praktek
keslamatan kerja.
c. Tim K3 melaporkan kepada kepala puskesmas pelaksanaan pelatihan K3
laboratorium.
5. rosedur / langkah d. Tim K3 laboratorim memberikan orientasi prosedur keslamatan kepada
– langkah petugas laboratorium.
e. Tim K3 laboratorim memberikan orientasi praktek keslamatan kerja kepada
petugas laboratorium.
f. Tim K3 laborat membuat laporan bukti pelaksanaan orientasi.
g. Tim K3 laborat melaporkan kepada kepala puskesmas hasil pelaksanaan
orientasi pelatihan prosedur dan praktek keslamatan kerja.
h. Tim K3 laborat memantau pelaksanaan kaslamatan dan kesehatan kerja di
laboratorium
i. Tim K3 melakukan evaluasi secara berkala pelaksanaan keslamatan dan
kesehatan kerja di laborat secara berkala melalui daftar tilik.
j. Tim K3 menyusun jadwal kegiatan orientasi secara berkala.
Kepala puskesmas membentuk Tim
pelaksana K3 di laboratorium

Tim K3 laboratorium membuat rencana orientasi


prosedur/praktek keslamatan kerja

Tim K3 melaporkan kepada kepala puskesmas


pelaksanaan pelatihan K3 laboratorium

Tim K3 laboratorim memberikan orientasi


prosedur keslamatan kepada petugas laboratorium

Tim K3 laboratorim memberikan orientasi praktek


keslamatan kerja kepada petugas laboratorium.
6. Bagan Alir

Tim K3 laborat membuat laporan bukti


pelaksanaan orientasi

Tim K3 laborat melaporkan kepada kepala


puskesmas hasil pelaksanaan orientasi pelatihan
prosedur dan praktek keslamatan kerja.

Tim K3 laborat memantau pelaksanaan kaslamatan


dan kesehatan kerja di laboratorium

Tim K3 menyusun jadwal kegiatan


orientasi secara berkala.

7. Hal – hal yang perlu Jika tidak dilakukan orientasi prosedur dan praktik keselamatan/keamanan kerja sesuai
diperhatikan dengan standart yang ada maka akan berakibat fatal
1. Unit Laboratorium
8. Unit Terkait
2. Karyawan puskesmas
9. Dokumen Terkait Pedoman keselamatan kerja laboratorium

Tanggal mulai
No. Yang diubah Isi Perubahan
diberlakukan
10. Rekaman Historis
Nama Puskesmas
Perubahan 1 Menjadi Puskesmas Ijen 10 Juli 2019
Sempol