Anda di halaman 1dari 46

RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN III ANGKATAN VI KABUPATEN BANYUASIN
PROVINSI SUMATERA SELATAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK


MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
PADA PELAJARAN IPA DI SMPN 2 MUARA SUGIHAN

Oleh:
Widia Ningsih, S.Pd
NIP. 19951022 201902 2 001
NDH : 14

Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III


Angkatan VI

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
GOLONGAN III ANGKATAN VI BANYUASIN
TAHUN 2019

1
LEMBAR PERSETUJUAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK


MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
PADA PELAJARAN IPA DI SMPN 2 MUARA SUGIHAN

Oleh:
Widia Ningsih, S.Pd
NDH: 14

Telah Diseminarkan dan disetujui pada:

Hari/Tanggal: Senin / 29 April 2019


Tempat : Asrama Haji palembang

COACH, MENTOR,

Hj. Suhaila, SE, M.Si Joko Yuliyanto, S.Pd


Widyaiswara Ahli Madya Pembina / IV.a
NIP. 196205091986092001 NIP. 197107131999031004

Disahkan Oleh :
Kepala Bidang
BKPSDM Kabupaten Banyuasin,

M. Faisal A, SE
Penata / III.c
NIP 19760123201001101

2
KATA PENGANTAR

Puji Syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa


atas berkat-Nya sehingga penyusun dapat mengikuti Pelatihan Dasar
CPNS Gelombang II Angkatan VI Tahun 2019 Banyuasin dan
Amenyelesaikan Rancangan Aktualisasi dengan judul “Penerapan Model
Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil
Belajar Peserta Didik pada Pelajaran IPA di SMPN 2 Muara Sugihan”.
Laporan rancangan aktualisasi ini menguraikan rencana kegiatan
habituasi yang akan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Muara Sugihan.
Laporan rancangan aktualisasi ini disusun sebagai sarana aktualisasi
(penerapan) nilai - nilai dasar PNS (akuntabilitas, nasionalisme, etika
publik, komitmen mutu dan anti korupsi) dan peran kedudukan ASN dalam
NKRI (Manajemen ASN, Pelayanan Publik, Whole of Government ).
Penyusunan rancangan aktualisasi ini tidak lepas dari bantuan
berbagai pihak, sehingga penyusun menyampaikan terimakasih kepada:
1. Bapak/Ibu Widyaiswara di lingkungan BPSDMD Provinsi Sumatera
Selatan yang telah banyak mengajarkan penyusun nilai – nilai
dasar PNS serta peran dan kedudukan ASN dalam NKRI
2. Ibu Hj. Suhaila, SE, M.Si selaku coach yang telah membimbing
penyusun dalam penyusunan laporan aktualisasi
3. Bapak Joko Yuliyanto, S.Pd selaku mentor yang telah membimbing
penyusun dalam penyusunan laporan aktualisasi
4. Bapak Sunaryo, H. Tanjung, Syaiful dan Yulianto selaku pelatih
kami selama mengikuti Diklatsar, yang telah mendidik kedisiplinan
dan memotivasi untuk menyelesaikan laporan ini
5. Keluarga yang telah memberikan dukungan moril dan materiil.
Palembang, April 2019

Penyusun

3
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................ i
LEMBAR PERSETUJUAN................................................................... ii
KATA PENGANTAR..............................................................................iii
DAFTAR ISI...........................................................................................iv
DAFTAR TABEL....................................................................................v
DAFTAR BAGAN..................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN........................................................................1
A. Latar Belakang........................................................................1
B. Tujuan dan Manfaat................................................................2
C. Ruang Lingkup.......................................................................3
BAB II RANCANGAN AKTUALISASI..................................................4
A. Deskripsi Organisasi...............................................................4
1. Profil Organisasi..................................................................4
2. Visi, Misi, Nilai-nilai Organisasi...........................................8
B. Deskripsi Isu/Situasi Problematik.........................................10
C. Analisis Isu............................................................................12
D. Argumentasi terhadap Core Issue........................................14
E. Nilai-nilai Dasar Profesi PNS................................................15
F. Peran dan Kedudukan ASN..................................................18
G. Matrik Rancangan................................................................20
H. Jadwal Kegiatan...................................................................38
I. Kendala dan Antisipasi...........................................................39
DAFTAR PUSTAKA............................................................................40
BIODATA PENULIS.............................................................................41

4
DAFTAR TABEL

TABEL 1. Daftar Nama Guru.................................................................5


TABEL 2. Penjabaran Isu.....................................................................10
TABEL 3. Bobot Penetapan Kriteria Kualitas Isu AKPK......................12
TABEL 4. Penetapan Kualitas Isu dengan Menggunakan Kriteria Kualitas
Isu AKPK.............................................................................12
TABEL 5. Penetapan Kualitas Isu dengan Menggunakan Kriteria
Kualitas Isu USG................................................................14
TABEL 6. Rancangan Aktualisasi........................................................20
TABEL 7. Matrik Rancangan Aktualisasi.............................................21
TABEL 8. Jadwal Kegiatan..................................................................39
TABEL 9. Kendala dan Antisipasi........................................................40

DAFTAR BAGAN

5
BAGAN 1. Struktur Organisasi SMPN 2 Muara Sugihan....................7

6
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peranan strategis dalam
kehidupan bernegara, yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan
publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Oleh karena itulah penting
bagi ASN untuk memahami dan menjalankan fungsi-fungsi ini dalam
melaksanakan tugas maupun dalam kehidupan kesehariannya. Hal ini
sejalan dengan UU No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),
dalam UU ini dijelaskan bahwa ASN memiliki tugas melaksanakan
kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; memberikan
pelayanan publik yang profesional dan berkualitas dan mempererat
persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sosok
Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mampu melaksanakan peran tersebut
adalah PNS yang memiliki kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan
perilakunya, penuh kesetiaan dan ketaatan pada negara, bermoral dan
bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai
pelayan publik serta mampu menjadi pemersatu bangsa.
Dewasa ini, ASN lebih ditekankan untuk dapat bersikap responsif,
dapat memberikan terobosan-terbosan baru (inovatif) dan mampu
memecahkan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat yang beragam
etnik dan budaya. Selain itu, ASN harus mampu menerapkan nilai-nilai
dasar PNS, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam pelaksanaan tugas dan fungsi
jabatannya.
Untuk membentuk sosok PNS yg profesional maka perlu
dilaksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan (Diklat),
Pada Peraturan LAN Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 dalam
pasal 7 ayat 1 dijelaskan bahwa proses pembelajaran secara klasikal

1
dilaksanakan selama 18 (delapan belas) hari pertama pelatihan dasar
CPNS dengan dilakukan proses pendampingan, 30 hari kerja di instansi
pemerintah asal peserta, dan 3 (tiga) hari di tempat penyelenggaraan
pelatihan dasar CPNS. Melalui mata pelatihan dasar CPNS peserta
pelatihan dasar diharapkan untuk merancang kegiatan aktualisasi yang
dilatarbelakangi dengan isu-isu mengenai manajemen ASN, pelayanan
publik, dan Whole of Government (WOG). Selanjutnya agar nilai-nilai
dasar tersebut dapat tertanam kuat dalam diri PNS maka dilakukan
internalisasi nilai-nilai dasar profesi PNS melalui aktualisasi (habituasi)
pada tempat tugas masing-masing dengan menerapkan inovasi dan
prinsip-prinsip lainnya sehingga kehadiran PNS dapat memberikan
kontribusi dalam penyelesaian masalah di instansi atau unit kerja.
Berdasarkan penjabaran di atas, penulis telah menemui berbagai
isu/permasalahan yang kini terjadi di SMPN 2 Muara Sugihan, salah satu
yang menjadi sorotan adalah kurangnya penerapan pembelajaran aktif
pada pelajaran IPA. Hal ini menyebabkan peserta didik menjadi tidak aktif
dalam proses pembelajarannya. Peserta didik yang tidak berpartisipasi
secara aktif dalam proses pembelajarannya menyebabkan hasil belajar
peserta didik rendah. Untuk itu, penulis menganggap bahwa perlunya
penerapan pembelajaran aktif melalui penerapan model pembelajaran
talking stick dan pemberian bahan ajar handout.

B. Tujuan dan Manfaat


1. Tujuan
Tujuan laporan ini adalah :
a. Mengidentifikasikan nilai-nilai dasar profesi PNS, peran dan
kedudukan PNS dalam NKRI serta mengaktualisasikannya
b. Menganalisis peningkatan keaktifan dan hasil belajar peserta didik
pada pelajaran IPA di SMPN 2 Muara Sugihan

2
2. Manfaat
Laporan ini diharapkan memiliki manfaat bagi :
a. Manfaat Bagi Peserta Pelatihan Dasar
Peserta Pelatihan Dasar agar dapat lebih memahami nilai-nilai
dasar profesi PNS, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi serta Peran dan Kedudukan PNS
dalam NKRI yakni manajemen ASN, Pelayanan Publik dan Whole
of Government, lalu mengaplikasikannya dalam menjalankan tugas
jabatan.
b. Manfaat Bagi Sekolah
Untuk menjadi bahan referensi para guru dalam menerapkan model
pembelajajan yang efektif guna meningkatkan keaktifan dan hasil
belajar peserta didik.
c. Manfaat Bagi Stakeholder
Untuk meningkatkan minat belajar, motivasi, keaktifan dan hasil
belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Muara Sugihan, khususnya
pada pelajaran IPA.

C. Ruang Lingkup
Pada sistem pelatihan dasar CPNS ini, calon Pegawai Negeri
Sipil diharapkan mampu menginternalisasi dan mengaktualisasikan
lima nilai-nilai dasar profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil yaitu
akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti
korupsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi nya di satuan kerja
masing-masing. Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi pegawai negeri sipil
dilaksanakan pada saat off campus 30 hari yaitu dari 02 Mei 2019 - 12
Juni 2019.
Aktualisasi dilakukan di SMP Negeri 2 Muara Sugihan. Ruang
Lingkup rancangan aktualisasi mencakup tugas dan kegiatan peserta
didik dalam peningkatan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.

3
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI (HABITUASI)

A. Deskripsi Organisasi
1. Profil Organisasi
 Profil Sekolah
Nama Sekolah : SMP Negeri 2 Muara Sugihan
Status : Negeri
NPSN : 10644944
Jenjang Akreditasi : B
Alamat Sekolah : Jl. Kihajar Dewantara Jalur 14
Desa : Cendana
Kabupaten/Kota : Banyuasin
Propinsi : Sumatera Selatan
 Pendirian Sekolah
Surat Keputusan : Bupati Banyuasin
Nomor SK : 0472/O/1983
Tanggal SK Pendirian : 1983-11-07
Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah
SK Izin Operasional : 0472/O/1983
Tgl SK Izin Operasional : 1983-11-07
 Keadaan Guru dan Pegawai
Tenaga pengajar mulai dari kepala sekolah, wakil kepala
sekolah dan guru direkrut di lingkungan Kabupaten Banyuasin dan
tenaga honorer, data lengkap tenaga eduktif SMP Negeri 2 Muara
Sugihan adalah sebagai berikut.

Tabel 1. Daftar Nama Guru


NO NAMA PANGKAT/GOL.RUANG TUGAS

4
NIP JABATAN GURU MENGAJAR

H Joko Yuliyanto, S.pd. Pembina, IV/a Pend.


1
19710713 199903 1 004 Guru Madya Kewarganegaraan
Chairul
Penata, III/c Matematika
2 Saleh, S.Pd.
19790108 200604 1 009 Guru Muda Pertanian
Dra.
Penata Muda, III/a
3 Setiawati Bahasa Indonesia
19620513 201408 2 001 Guru Pertama
4 Suhermin, S.E. TPJP Pend.
Kewarganegaraan
5 Fatmawati, S.Pd. TPJP PAI
6 Maringan Pasaribu, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) TIK
Penjaskes
7 Nasrudin Amrullah, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT)
Seni Budaya
8 Margono Mardiono, S.Pd. TPJP Penjaskes
9 Ida Royani, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) Matematika
10 Nurmulyawati, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) IPS
Matematika
11 Kartika Wardani, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) IPA

Penjaskes
12 Jainudin Nur, S.Pd Guru Tidak Tetap (GTT)
Pertanian
13 Beni Wijanarko, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) IPS
14 Astuti, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) IPA
15 Bambang Sarjono SN, S.Pd. TPJP Bahasa Indonesia
16 Nida Khoiriyah, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) Bahasa Inggris
17 Prihatin, S.Sos.I Guru Tidak Tetap (GTT) PAI
Seni Budaya
18 Desi Lestari, S.Pd.i Guru Tidak Tetap (GTT) Pend.
Kewarganegaraan
19 Puji yasari, S.Pd. Guru Tidak Tetap (GTT) Pend.
Kewarganegaraan
20 Destriana Rafika, S.Pd Guru Tidak Tetap (GTT) Bahasa Inggris
21 Imam Satria Kurniawan, Guru Tidak Tetap (GTT) IPA
M.Pd
IPS
22 Ayu Srirejeki, S.Pd Guru Tidak Tetap (GTT)
Seni Budaya
23 Dian Ratnasari, S.Pd Guru Tidak Tetap (GTT) Bahasa Indonesia
24 Siti Marfuah, SE Guru Tidak Tetap (GTT) Bahasa Indonesia

5
Fitria Imanda, S.Pd
Penata Muda / III.a
25 Kesenian
19880702 201902 2 005
Widia Ningsih, S.Pd
26 IPA
Penata Muda / III.a
19951022 201902 2 001

6
Berikut susunan organisasi SMPN 2 Muara Sugihan :
Bagan 1. Struktur Organisasi SMPN 2 Muara Sugihan
KEPALA SEKOLAH
H.Joko
Yuliyanto,S.Pd.
Koordinator Tata
Usaha
Maringan
Pasaribu,Spd.

Wakasek Wakasek Wakasek Sarana Wakasek Humas


Kurikulum Kesiswaan Chairul Saleh,S.Pd. Dra.Setiawati
Chairul Dra.Setiawati

Pembina OSIS
Koord. Pembagian Koordinator
Tugas Fatmawati,S.Pd.
Perpustakaan
Program KBM Suhermin,S.E.

Ekstrakulikuler
Nasrudin
Amrullah,S.Pd.
Wali Kelas

Wali Kelas 7.A Wali Kelas Wali Kelas Wali Kelas Wali Kelas Wali Kelas Wali Kelas 8.C Wali Kelas 8.D Wali Kelas Wali Kelas Wali Kelas 9.C
Nida 7.B 7.C 7.D 8.A 8.B Destriana Desy 9.A 9.B Nasrudin
Khoiriyah,S.P Kartika Imam Satria Desi, S.Pd Fitria Ida S.Pd. Rafika,S.Pd. Nursanti,S.Pd. Suhermin, Fatmawati, Amrullah,S.Pd.
Imanda,S.Pd. S.E. S.Pd.
d. Wardani,S.Pd K. M.Pd.
.
Guru-guru Siswa Koordinator BK-
PK
Desy

7
2. Visi, Misi dan Nilai-nilai Organisasi
a. Visi
“Berkualitas, Cerdas, Terampil, Mandiri dan Berakhlak Mulia”
Indikator Pencapaian Visi :
1. Unggul dalam prestasi akademik maupun non akademik
2. Unggul dalam aktivitas keagamaan
3. Unggul dalam kepedulian social
4. Unggul dalam persaingan melanjutkan kenjenjang pendidikan
diatasnya
5. Unggul dalam pramuka
6. Unggul dalam budi pekerti luhur
7. Unggul dalam disiplin dan kepedulian sosial
8. Unggul dalam lomba olahraga
9. Unggul dalam kepedulian terhadap lingkungan

b. Misi
1. Mewujudkan sekolah yang inovatif dalam pembelajaran.
2. Menciptakan kondisi pembelajaran dan pembimbingan secara
efektif dan efisien.
3. Menyediakan wahana pembinaan dan pengembangan
dibidang olahraga kepramukaan dan kesenian serta budaya.
4. Mewujudkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan
keagamaan bagi peserta didik.
5. Menumbuhkan dan mengembangkan etika moral dan jiwa
sosial kebangsaan yang tinggi
6. Mewujudkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang bermanfaat
7. Menumbuhkan dan mengembangkan budaya gemar
melakukan upaya pelestarian lingkungan, mencegah
pencemaran, dan mencegah kerusakan lingkungan.
8. Meningkatkan kedisiplinan dan kepedulian sosial peserta
didik.
9. Membangun jejaring atau kerjasama antara sekolah,
orangtua, dan masyarakat.
10. Mewujudkan lulusan yang berkarakter, berilmu, dan
keterampilan untuk berkompetisi di kancah global
11. Mewujudkan tata kelola yang berkualitas

8
12. Meningkatkan pencapaian delapan standar nasional
pendidikan

c. Nilai – Nilai Organisasi


Adapun Nilai – Nilai Organisasi dari SMPN 2 Muara Sugihan yaitu
:
 Memiliki integritas
Keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan.
 Kreatif dan inovatif
Memiliki daya cipta memiliki kemampuan untuk menciptakan
hal baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah
dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat)
 Inisiatif
Kemampuan seseorang untuk bertindak melebihi yang
dibutuhkan atau yang dituntut dari pekerjaan
 Pembelajar
Selalu berusaha untuk mengembangkan kompetensi dan
profesionalisme
 Menjunjung Meritrokasi
Menjunjung tinggi keadilan dalam pemberian penghargaan bagi
pegawai yang kompeten
 Terlibat aktif
Senantiasa terlibat aktif dalam setiap kegiatan
 Tanpa Pamrih
Bekerja dengan tulus ikhlas dan penuh dedikasI
B. Deskripsi Isu
Isu dapat diartikan sebagai suatu fenomena atau kejadian yang
dianggap penting atau dapat menarik perhatian orang banyak,
sehingga menjadi bahan yang layak untuk didiskusikan. Berdasarkan
identifikasi masalah yang terjadi pada SMPN 2 Muara Sugihan, penulis

9
menetapkan beberapa isu atau masalah yang menjadi topik yang perlu
diambil tindakan nyata.
Fokus utama isu-isu yang diangkat di SMPN 2 Muara Sugihan
ialah hal – hal yang terkait dengan nilai ANEKA (Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) serta
nilai kedudukan dan peran ASN, dalam NKRI yaitu manajemen ASN,
pelayanan publik, dan Whole of Government. Tabel di bawah ini
menjabarkan beberapa isu yang muncul.
Tabel 2. Penjabaran Isu
No Sumber Isu Identifikasi Isu
(1) (2) (3)
1 Manajemen ASN Kurang optimalnya pembuatan perangkat
pembelajaran
Perangkat pembelajaran adalah salah satu alat
untuk memandu seorang guru dalam melaksanakan
pembelajaran. Maka apabila perangkat
pembelajaran tidak dibuat secara optimal maka
kegiatan pembelajaran pun juga ikut tidak optimal
2 Pelayanan Publik Kurang tersedianya alat peraga atau media
pembelajaran IPA
Alat peraga maupun model pembelajaran IPA
merupakan hal penting dalam proses pembelajaran
untuk membantu dan memfasilitasi peserta didik
dalam memahami materi pelajarannya. Namun,
apabila alat peraga kurang tersedia pemahaman
peserta didik akan materi pelajaran pun belum
optimal
3 Pelayanan Publik Kurangnya penerapan pembelajaran aktif pada
pelajaran IPA
Penerapan pembelajaran aktif ini merupakan hal
utama yang penting dalam suatu pembelajaran,
karena cara guru dalam mengajar atau
menyampaikan materi kepada peserta didik sangat
mempengaruhi peserta didik dalam partisipasinya

10
mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Apabila peserta didik aktif berpartisipasi dalam
pembelajaran, makan hasil belajrnya pun akan baik.
4 Pelayanan Publik Kurang optimalnya perhatian terhadap peserta
didik akan kedisiplinan, kerapian, dan ketertiban
Kurangnya perhatian guru terhadap kedisiplinan
membuat para peserta didik kurang disiplin, kurang
memperhatikan kerapiannya, dan kurang tertib
selama berada dalam lingkungan sekolah. Hal ini
menyebabkan kurangnya kenyamanan dan
kerapian.
5 Pelayanan Publik Kurang optimalnya kegiatan pembersihan ruang
kelas dan lingkungan sekolah
Sama halnya dengan kedisiplinan, kebersihan kelas
dan lingkungan sekolah juga mengganggu
kenyamanan. Maka dari itu untuk menindaklanjuti
hal tersebut perlu adanya peraturan yang jelas dan
sanksi yang tegas.
6 Whole of Kurang optimalnya kegiatan pengembangan
Government kurikulum
Kurangnya kegiatan pengembangan kurikulum
menyebabkan sekolah lamban menerapkan aturan-
aturan baru sesuai dengan tuntutan kurikulum.

C. Analisis Isu
Untuk membantu menentukan isu utama yang akan dibahas,
maka digunakan alat bantu penetapan kriteria kualitas isu melalui
pendekatan AKPK, yaitu :
1. Aktual : Benar-benar terjadi, sedang hangat dibicarakan di
masyarakat.
2. Kekhalayakan : Isu menyangkut hajat hidup orang banyak

11
3. Problematika : Isu memiliki dimensi masalah yang kompleks
sehingga perlu dicarikan solusinya sesegera
mungkin.
4. Kelayakan : masuk akal, realisitis, relevan untuk dimunculkan
inisiatif pemecahan masalahnya.

Tabel 3. Bobot Penetapan Kriteria Kualitas Isu AKPK

Bobot Keterangan
5 Sangat kuat pengaruhnya
4 Kuat pengaruhnya
3 Sedang pengaruhnya
2 Kurang pengaruhnya
1 Sangat kurang pengaruhnya

Tabel 4. Penetapan Kualitas Isu dengan menggunakan Kriteria Kualitas


Isu AKPK
A K P K
No Isu (1- (1- (1- (1- Skor Ranking
5) 5) 5) 5)
1 Kurang tersedianya alat
peraga atau media 4 4 3 4 15 3
pembelajaran IPA
2 Kurangnya penerapan
pembelajaran aktif pada 4 4 5 4 17 1
pelajaran IPA
3 Kurang optimalnya
kegiatan pembersihan
3 4 3 4 15 4
ruang kelas dan
lingkungan sekolah
4 Kurang optimalnya
perhatian terhadap peserta
4 4 4 4 16 2
didik akan kedisiplinan,
kerapian, dan ketertiban
5 Kurang optimalnya 3 3 4 3 13 5

12
A K P K
No Isu (1- (1- (1- (1- Skor Ranking
5) 5) 5) 5)
pembuatan perangkat
pembelajaran

Dari ketiga kriteria isu yang mendapatt ranking tiga besar tersebut
kemudian dilakukan analisis lanjutan yaitu analisis kualitas isu dengan
alat analisis USG yaitu :
1. Urgency : seberapa mendesak isu itu harus dibahas, dianalisis dan
ditindaklanjuti.
2. Seriousness : seberapa serius isu itu harus dibahas dikaitkan
dengan akibat yang ditimbulkan.
3. Growth : seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut
jika tidak ditangani sebagaiamana mestinya.

Tabel 5. Penetapan Kualitas Isu dengan menggunakan Kriteria Kualitas


Isu USG

Kreteria
NO Penilaian
U S G JLH PERINGKAT
. Masalah
(1-5) (1-5) (1-5)
Kurangnya penerapan
1. pembelajaran aktif pada 5 4 4 13 1
pelajaran IPA
Kurang tersedianya alat peraga
2. 4 3 4 11 3
atau media pembejaran IPA
3 Kurang optimalnya perhatian 4 4 4 12 2
terhadap peserta didik akan

13
kedisiplinan, kerapian dan
ketertiban

Berdasarkan penentuan kualitas isu dengan alat analisis USG


maka tergambar ranking tertinggi yang merupakan isu final yang perlu
dicarikan pemecahan masalahnya yaitu “Kurangnya penerapan
pembelajaran aktif pada pelajaran IPA”.

D. Argumentasi Terhadap Core Issue


Dari analisis AKPK yang telah dilakukan, maka core issue yang
terpilih adalah “Kurangnya penerapan pembelajaran aktif pada
pelajaran IPA”. Setelah mendapatkan isu pokok, maka peserta akan
membuat suatu rangkaian kegiatan yang akan menyelesaikan isu
tersebut. Untuk lebih lengkapnya, peserta akan menguraikan kegiatan-
kegiatan yang telah dituangkan dalam bentuk matrik pada bagian G
dalam rancangan ini. Di dalam matrik tersebut dikaitkan dengan nilai-
nilai ANEKA yang telah dipelajari sebelumnya.
Peserta mengangkat isu ini karena keaktifan kegiatan belajar
peserta didik pada pelajaran IPA masih rendah. Hal ini menyebabkan
hasil belajar peserta didik pun ikut rendah. Maka dari itu, penulis
beranggapan bahwa penerapan model pembelajaran yang aktif adalah
salah satu solusinya. Apabila peserta didik aktif dalam proses
pembelajaran maka diyakini hasil belajarnya pun ikut naik. Adapun
model yang akan diterapkan adalah model pembelajaran talking stick.
Penulis berharap dan yakin ada perubahan yang positif setelah
dilakukannya kegiatan tersebut.

E. Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS


Dalam merancang kegiatan aktualisasi ini ada lima nilai dasar
atau indikator profesi ASN yakni: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi yang disingkat menjadi

14
ANEKA sebagai acuan. Sehingga setiap kegiatan memiliki nilai - nilai
dalam ANEKA. Berikut ini penjelasan umum dari setiap nilai dasar dan
indikator-indikator nilai yang terkandung pada nilai dasar tersebut.
Nilai – nilai dasar profesi PNS yaitu :
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu,
kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang
menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS adalah menjamin
terwujudnya nilai-nilai publik.
Nilai-nilai dasar akuntabilitas tersebut antara lain adalah:
a. Kepemimpinan
b. Transparansi
c. Integritas
d. Tanggung jawab (Responsibilitas)
e. Keadilan
f. Kepercayaan
g. Keseimbangan
h. Kejelasan
i. Konsistensi

2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pondasi bagi Aparatur Sipil
Negara untuk mengaktualisasikan dalam menjalankan fungsi
dan tugasnya dengan orientasi mementingkan kepentingan
publik, bangsa dan negara. Atau sering juga diartikan sebagai
paham kebangsaan.
Nilai – nilai dasar nasionalisme yaitu :
a. Ketuhanan : religius. toleran, etos kerja, transparan, amanah,
percaya diri, tangggungjawab, jujur
b. Kemanusiaan : humanis, tenggang rasa, persamaan derajat,
saling menghormati, tidak diskriminatif

15
c. Persatuan : cinta tanah air, rela berkorban, menjaga ketertiban,
mengutamakan kepentingan publik, gotong – royong
d. Kesatuan : musyawarah mufakat, kekeluargaan, menghargai
pendapat, bijaksana
e. Keadilan : bersikap adil, tidak serakah, tolong-menolong kerja
sama, sederhana

3. Etika Publik
Etika publik merupakan refleksi atas standar/norma yang
menentukan baik/buruk, benar/salah tindakan keputusan, perilaku
untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan
tanggung jawab pelayanan publik.
Nilai – nilai dasar etika publik yaitu :
a. Jujur
b. Bertanggungjawab
c. Integritas tinggi
d. Cermat
e. Disiplin
f. Hormat
g. Sopan
h. Taat pasa peraturan
i. Taat perintah
j. Menjaga rahasia

4. Komitmen Mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik
dengan berorientasi pada kualitas hasil. Adapun nilai-nilai komitmen
mutu antara lain: mengedepankan komitmen terhadap kepuasan
dan memberikan layanan yang menyentuh hati, untuk menjaga dan
memelihara.
Nilai – nilai dasar komitmen mutu yaitu :

16
a. Efektif
b. Efisien
c. Inovatif
d. Berorientasi mutu

5. Anti Korupsi
Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang
dilakukan untuk memberantas segala tingkah laku atau
tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan
memperoleh keuntungan pribadi, merugikan negara atau
masyarakat baik secara langsung maupun tidak.
Nilai – nilai dasar anti korupsi yaitu :
a. Jujur
b. Peduli
c. Mandiri
d. Disiplin
e. Tanggungjawab
f. Kerja keras
g. Sederhana
h. Berani
i. Adil

F. Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI


1. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk
menghasilkan Pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar,
etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,
kolusi dan nepotisme. Manajemen ASN lebih menekankan kepada
pengaturan profesi pegawai sehingga diharapkan agar selalu
tersedia sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul
selaras dengan perkembangan jaman.

17
Peran ASN, untuk menjalankan kedudukan tersebut maka
pegawai ASN berfungsi sebagai berikut :
1. Pelaksana Kebijakan Publik
2. Pelayan Publik
3. Perekat dan Pemersatu Bangsa
2. WoG / Whole of Government
Whole of Government / WoG adalah pendekatan
penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan upaya-upaya
kolaboratif pemerintah dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup
koordinasi yang lebih luas (terintegrasi) guna mencapai tujuan
bersama.
Macam-macam pola Whole of Government :
1. Pola Pelayanan Teknis Fungsional
2. Pola Pelayanan Satu Atap
3. Pola Pelayanan Satu Pintu
4. Pola Pelayanan Terpusat
5. Pola Pelayanan Elektronik

3. Pelayanan Publik
Pelayanan Publik merupakan rangkaian kegiatan dalam
rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan
perundang-undangan yang berlaku bagi setiap warga negara &
penduduk atas barang dan atau jasa serta pelayanan administrasi
yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Pelayanan publik adalah “Sebagai segala bentuk kegiatan
pelayanan umum yang dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di
Pusat dan Daerah, dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk
barang dan atau jasa, baik dalam pemenuhan kebutuhan
masyarakat.” (Lembaga Administrasi Negara : 1998)

18
Prinsip Pelayanan Publik adalah partisipatif, transparan,
responsif, tidak diskriminatif, mudah dan murah, efektif dan
efisien, aksesibel, akuntabel dan berkeadilan.
Unsur penting Pelayanan Publik :
1. Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik
2. Penerima layanan
3. Kepuasan yang diberikan atau diterima oleh penerima layanan

19
G. Matrik Rancangan
Formulir 1. Rancangan Aktualisasi
Tabel 6. Rancangan Aktualisasi
Unit Kerja Identifikasi Isu Isu Yang Diangkat Gagasan Pemecahan Isu
SMPN 2 Muara 1. Kurang tersedianya alat peraga Kurangnya penerapan 1. Membuat Rencana
Sugihan atau media pembelajaran IPA pembelajaran aktif pada Pelaksanaan Pembelajaran
2. Kurangnya penerapan pelajaran IPA 2. Membuat bahan ajar
pembelajaran aktif pada pelajaran handout
IPA 3. Membuat soal tes hasil
3. Kurang optimalnya kegiatan belajar dan instrumen
pembersihan ruang kelas dan penilaian keaktifan peserta
lingkungan sekolah didik
4. Kurang optimalnya perhatian 4. Melaksanakan pretest (tes
terhadap peserta didik akan awal)
kedisiplinan, kerapian dan 5. Menerapkan model
ketertiban peserta didik pembelajaran aktif (model
5. Kurang optimalnya pembuatan talking stick)
perangkat pembelajaran 6. Melaksanakan posttest (test
akhir)
7. Melakukan evaluasi nilai
Tabel 7. Matrik Rancangan Aktualisasi

20
MATRIK RANCANGAN AKTUALISASI
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1 Membuat Rencana 1. Menentukan materi Rencana Nilai-nilai Dasar Profesi Visi yang bisa dikaitkan Inovatif, Pembelajar, dan
Pelaksanaan pelajaran yang akan Pelaksanaan 1. Akuntabilitas dalam kegiatan ini Tanpa Pamrih
Pembelajaran (RPP) diajarkan Pembelajaran Kepemimpinan, adalah unggul dalam
2. Menyusun (RPP) tanggungjawab, integritas, prestasi akademik
indikator pencapaian kepercayaan, kejelasan, maupun non akdemik
kompetensi konsistensi Misi yang bisa
3. Menyusun tujuan 2. Nasionalisme dikaitkan dalam
pembelajaran Etos kerja, amanah, kegiatan ini adalah
4. Menyusun tanggungjawab mewujudkan sekolah
langkah-langkah 3 Etika Publik yang inovatif dalam
pembelajaran yang Bertanggung jawab, pembelajaran
akan dilakukan disiplin
5. Menentukan 4 Komitmen Mutu
instrumen penilaian Efektif dan inovatif
5 Anti Korupsi
Disiplin dan tanggung

21
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
jawab

Tugas dan kedudukan


ASN
1. Manajemen ASN
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.

2. Pelayan Publik
Memfasilitasi peserta didik
dalam mengikuti proses
pembelajaran dengan
melakukan penyusunan
Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran yang
memuat langkah-langkah

22
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
model talking stick

3. Whole of Government
Konsultasi dengan kepala
sekolah/ wakil kepala
sekolah untuk
mendiskusikan jadwal
penerapan model
pembelajaran yang telah
direncanakan
2 Membuat bahan ajar 1. Mengaitkan materi Bahan ajar Nilai-nilai Dasar Profesi Visi yang bisa dikaitkan Kreatif dan inovatif,
handout dengan model handout 1. Akuntabilitas dalam kegiatan ini Pembelajar, serta Tanpa
pembelajaran yang Tanggungjawab adalah unggul dalam Pamrih
diterapkan 2. Nasionalisme prestasi akademik
2. Menyusun materi Etos kerja, amanah, dan maupun non akdemik
pembelajaran yang bertanggungjawab
singkat namun jelas 3. Etika Publik Misi yang bisa

23
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
dan dibuat semenarik Tanggungjawab dan dikaitkan dalam
mungkin disiplin kegiatan ini adalah
4. Komitmen Mutu mewujudkan sekolah
Efektif dan inovatif yang inovatif dalam
5. Anti Korupsi pembelajaran.
Disiplin,
tanggungjawab,
dan kerja keras

Peran dan
Kedudukan ASN
1. Manajemen ASN
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.
2. Pelayan Publik
Memfasilitasi peserta didik

24
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
agar tidak jenuh dan
termotivasi dalam belajar
3. Whole of Government
Konsultasi dengan
kepala sekolah dan
guru-guru IPA
dalam proses
pembuatan bahan
ajar handout
3 Membuat soal tes hasil 1. Menyusun butir 1. Soal penilaian Nilai-nilai Dasar Profesi Visi yang bisa dikaitkan Pembelajar, serta Tanpa
belajar dan instrumen soal penilaian hasil hasil belajar 1. Akuntabilitas dalam kegiatan ini Pamrih
penilaian keaktifan belajar peserta didik 2. Kunci Tanggungjawab adalah unggul dalam
peserta didik sesuai dengan jawaban 2. Nasionalisme prestasi akademik
indikator pencapaian penilaian hasil Amanah dan maupun non akdemik
kompetensi pada belajar tanggungjawab
RPP 3. Lembar 3. Etika Publik Misi yang bisa
2. Membuat kunci observasi Bertanggungjawab dan dikaitkan dalam

25
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
jawaban dari soal keaktifan disiplin kegiatan ini adalah
penilaian hasil belajar peserta didik 4. Komitmen Mutu mewujudkan sekolah
peserta didik Efektif dan inovatif yang inovatif dalam
3. Menetapkan 5. Anti Korupsi pembelajaran
indikator keaktifan Disiplin,
peserta didik tanggungjawab,
4. Membuat lembar dan kerja keras
observasi penilaian
keaktifan peserta
didik dalam belajar
Peran dan
Kedudukan ASN
1. Manajemen ASN
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.

26
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
2. Pelayan Publik
Memfasilitasi peserta didik
dalam melakukan evaluasi
hasil belajar secara efektif
3. Whole of Government
Kerjasama dengan
guru-guru IPA untuk
mendiskusikan
pembuatan soal
dan instrumen
keaktifan peserta
didik
4 Melaksanakan pretest 1. Membagikan soal Lembar jawaban Peran dan Kedudukan Visi yang bisa dikaitkan Pembelajar dan Tanpa
(tes awal) prestest kepada hasil pretest ASN dalam kegiatan ini Pamrih
peserta didik seluruh peserta 1. Akuntabilitas adalah unggul dalam
2. Peserta didik didik Kepemimpinan, prestasi akademik
diarahkan menjawab tanggungjawab, integritas, maupun non akdemik

27
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
soal-soal tersebut kejelasan, konsistensi Misi yang bisa
secara mandiri 2. Nasionalisme dikaitkan dalam
Amanah dan menjaga kegiatan ini adalah
ketertiban mewujudkan sekolah
3. Etika Publik yang inovatif dalam
Bertanggungjawab dan pembelajaran
disiplin

4 Komitmen Mutu
Efektif
5. Anti Korupsi
Disiplin, tanggungjawab,
dan kerja keras

Peran dan Kedudukan


ASN
1. Manajemen ASN

28
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.
2. Pelayan Publik
Merespon / menjawab
pertanyaan peserta didik
apabila ada yang bertanya
terkait soal tes yang
diberikan
3. Whole of Government
Kerjasama dengan peserta
didik untuk selalu tertib
ketika menjawab soal dan
mengikuti proses
pembelajaran
5 Menerapkan model 1. Menjelaskan 1. Foto Nilai-nilai Dasar Visi yang bisa dikaitkan Kreatif dan Inovatif,

29
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
pembelajaran talking kepada peserta didik 2. Video 1. Akuntabilitas dalam kegiatan ini Pembelajar, dan Tanpa
stick mengenai 3. Lembar Tanggungjawab adalah unggul dalam Pamrih
mekanisme atau observasi hasil 2. Nasionalisme prestasi akademik
langkah-langkah penilaian Amanah, tidak maupun non akdemik
kegiatan pelajaran keaktifan diskriminatif, menjaga
yang akan dilakukan peserta didik ketertiban, menghargai Misi yang bisa
2. Melaksanakan pendapat dan bersikap adil dikaitkan dalam
penerapan model 3. Etika Publik kegiatan ini adalah
talking stick sesuai Bertanggungjawab dan mewujudkan sekolah
dengan langkah- displin yang inovatif dalam
langkah yang ada di 4. Komitmen Mutu pembelajaran dan
RPP Efektif dan inovatif menciptakan kondisi
3. Melakukan 5. Anti Korupsi pembelajaran dan
observasi dan menilai Disiplin, pembimbingan secara
keaktifan peserta tanggungjawab dan efektif dan efisien
didik selama proses kerja keras
pembelajaran Peran dan Kedudukan

30
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
PNS
1. Manajemen ASN
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.
2. Pelayan Publik
Memfasilitasi peserta didik
dalam mengikuti proses
pembelajaran
3. Whole of Government
Kerjasama dengan
peserta didik untuk
selalu aktif dan
menjaga ketertiban
dalam belajar agar
memperoleh hasil

31
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
belajar yang
maksimal
6 Melaksanakan posttest 1. Membagikan soal Lembar jawaban Peran dan Kedudukan Visi yang bisa dikaitkan Pembelajar dan Tanpa
(tes akhir) posttest kepada hasil posttest ASN dalam kegiatan ini Pamrih
peserta didik peserta didik 1. Akuntabilitas adalah unggul dalam
2. Mengarahkan Tanggungjawab prestasi akademik
peserta didik untuk 2. Nasionalisme maupun non akdemik
menjawab soal Amanah Misi yang bisa
secara mandiri 3. Etika Publik dikaitkan dalam
Bertanggungjawab dan kegiatan ini adalah
disiplin mewujudkan sekolah
4 Komitmen Mutu yang inovatif dalam
Efektif pembelajaran
5. Anti Korupsi
Disiplin, tanggungjawab,
dan kerja keras

32
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

Peran dan Kedudukan


ASN
1. Manajemen ASN
Melaksanakan tugas dan
fungsi secara profesional,
bertanggung jawab,
integritas.
2. Pelayan Publik
Merespon / menjawab
pertanyaan peserta didik
apabila ada yang bertanya
terkait soal tes yang
diberikan
3. Whole of Government

33
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Kerjasama dengan peserta
didik untuk selalu tertib
ketika menjawab soal dan
mengikuti proses
pembelajaran
7 Melakukan evaluasi/ 1. Mengoreksi hasil Daftar penilaian Nilai-nilai Dasar Profesi Visi yang bisa dikaitkan Pembelajar dan Tanpa
penilaian hasil belajar pretest peserta didik hasil belajar dan 1. Akuntabilitas dalam kegiatan ini Pamrih
peserta didik 2. Mengoreksi hasil keaktifan Tanggungjawab adalah unggul dalam
posttest peserta didik peserta didik 2. Nasionalisme prestasi akademik
3. Menghitung Amanah dan jujur maupun non akdemik
peningkatan nilai 3. Etika Publik
hasil belajar peserta Jujur, cermat, disiplin, dan Misi yang bisa
didik (selisih nilai menjaga rahasia dikaitkan dalam
posttest dan pretest) 4. Komitmen Mutu kegiatan ini adalah
3. Memasukkan hasil Efektif mewujudkan sekolah
nilai keaktifan peserta 5. Anti Korupsi yang inovatif dalam
didik ke dalam format Jujur, disiplin, pembelajaran

34
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
daftar nilai yang telah tanggungjawab,
disediakan kerja keras, dan
adil

Peran dan Kedudukan


ASN
1. Manajemen ASN
Membuat keputusan
mengenai tercapai atau
tidaknya peserta didik
dalam pembelajaran
2. Pelayan Publik
Memfasilitasi peserta didik
dalam mengikuti evaluasi
untuk mengetahui
peningkatan hasil belajar

35
Kontribusi Kegiatan Kontribusi Pencapaian
Keterkaitan Substansi
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Pencapaian Visi dan Penguatan Nilai-Nilai
Mata Pelatihan
Misi Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
3. Whole of Government
Melakukan komunikasi
dengan guru-guru
mengenai tingkat
ketercapaian hasil
belajar peserta didik

36
H. Jadwal Kegiatan
Jadwal aktualisasi yang akan dilaksanakan saat habituasi di SMPN 2
Muara Sugihan. Jadwal kegiatan bisa mengambil dari kolom matrik
rancangan aktualisasi :

Tabel 8. Jadwal Kegiatan


Bulan/Minggu
No Kegiatan Mei Juni
1 2 3 4 5 1 2 3
1 Membuat (RPP) 2–4
Rencana Mei
Pelaksanaan 2019
Pembelajaran
2 Membuat bahan ajar 5–7
handout Mei
2019
3 Membuat soal tes 8–9
hasil belajar dan Mei
instrumen penilaian 2019
keaktifan peserta
didik
4 Melaksanakan 10
pretest (tes awal) Mei
2019
5 Menerapkan model 10 17
pembelajaran talking Mei Mei
stick 2019 2019
6 Melaksanakan 17
posttest (tes akhir) Mei
2019
7 Melakukan evaluasi/ 20 – 27 – 9–
penilaian hasil belajar 25 31 11
Mei Mei Mei

37
Bulan/Minggu
No Kegiatan Mei Juni
1 2 3 4 5 1 2 3
201 201 201
9 9 9

I. Kendala dan Antisipasi


Pada setiap pelaksanaan perencanaan aktualisasi kemungkinan
terjadinya hal yang tak terduga akan selalu ada, kendala yang mungkin
terjadi dan antisipasi yang dapat dilakukan sebagai berikut :

Tabel 9. Kendala dan Antisipasi


No Kendala yang Mungkin Terjadi Antisipasi yang Dapat Dilakukan
1 Peserta didik merasa jenuh dengan Melakukan games/ice breaking di
proses atau kegiatan pembelajaran sela-sela proses pembelajaran
2 Terbatasnya waktu untuk Memanfaatkan waktu dengan
menerapkan model pembelajaran optimal
talking stick dalam satu kali
pertemuan

38
DAFTAR PUSTAKA

Fatimah E dam Irawati E. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan
III “Manajemen Aparatur Sipil Negara”. Jakarta : LAN.

Komisi Pemberantasan Korupsi. 2015. Mosul Pelatihan Dasar Calon PNS


Golongan III “Anti Korupsi”. Jakarta : LAN.

Kumorotomo W, Wirapraja NRD dan Imbaruddin A. 2015. Modul Pelatihan


Dasar Calon PNS Golongan III “Etika Publik”. Jakarta : LAN.

Kusumasari B, Dwiputrianti S dan Allo AL. 2015. Modul Pelatihan Dasar


Calon PNS Golongan III “Akuntabilitas”. Jakarta : LAN.

Latief Y, Suryanto A dan Muslim AA. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS
Golongan III “Nasionalisme”. Jakarta : LAN.

Utomo TWW, Basseng dan Purwana BH. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS Golongan III “Aktualisasi”. Jakarta : LAN.

Yuniarsih T dan Taufiq M. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan
III “ Komitmen Mutu”. Jakarta : LAN.

39
BIODATA PENULIS

Nama : Widia Ningsih

NIP : 19951022 201902 2 001

Golongan : III.a

Jabatan : Guru IPA Ahli Pertama

Tempat, Tanggal Lahir : Palembang, 22 Oktober 1995

Alamat Rumah : Jl. Gaya Baru No. 656 RT 14 RW 04 Kelurahan


Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang

Kode Pos : 30265

Nomor Handphone : 085788366008 / 082287496686

Email : widianingsih2210@gmail.com

Unit Kerja : SMPN 2 Muara Sugihan

Alamat Unit Kerja : Desa Cendana Jalur 14 Kecamatan Muara


Sugihan Kabupaten Banyuasin

40

Anda mungkin juga menyukai