Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PENGUATAN KOMPETENSI BIDANG TUGAS

PENYUSUNAN SASARAN KINERJA PEGAWAI


PRANATA LABORATORIUM KESEHATAN TERAMPIL

DISUSUN OLEH :
PASKALINA EWA NURAGA, A.Md.AK
NIP. 19930308 201903 2 003
Nomor Absen : 20

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN II ANGKATAN XVII
KABUPATEN LANDAK
TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
penyusunan Laporan Penguatan Kompetensi Bidang Tugas yang berjudul “Menyusun
Sasaran Kerja Pegawai Pranata Laboratorium Kesehatan”. Pada kesempatan ini
penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Anem,SE, MM selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak.
2. Ibu Sri Supartinah, S.Kep, Ners, selaku Kepala Puskesmas Mandor.
3. Pegawai di Puskesmas Mandor yang telah berkenan memberikan informasi.
4. Panitia Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XVII.
5. Seluruh rekan peserta Pelatihan Dasar Angkatan XVII beserta semua pihak yang
telah membantu kelancaran penyusunan laporan ini, yang tidak bisa disebutkan
satu-persatu.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dari penulisan Laporan Penguatan
Kompetensi Bidang Tugas ini, penulis berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi
berbagai pihak.

Anjungan, 16 Juli 2019

Paskalina Ewa Nuraga, A.Md.AK


NIP. 19930308 201903 2 003

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i

DAFTAR ISI ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .......................................................................................... 1
1.2. Tujuan ........................................................................................................ 2
1.3. Manfaat ...................................................................................................... 2
1.4. Ruang Lingkup Kegiatan .......................................................................... 2

BAB II PELAKSANAAN PENGUATAN KOMPETENSI TEKNIS BIDANG TUGAS


2.1. Tempat Pelaksanaan Kegiatan .................................................................. 3
2.2. Tujuan Diberikannya Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas ........ 3
2.3. Strategi/Metode Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas yang 3
Diberikan Sesuai Jenis Pelatihan yang Dipilih .........................................
2.4. Mata Pelatihan/Materi Pelatihan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang 3
Tugas yang Diberikan ...............................................................................
2.5. Jumlah Hari/JP Mata Pelatihan/Materi Pelatihan atau Hari Pelatihan 4
yang Diberikan Kepada Peserta ................................................................
2.6. Nama Tempat Diselenggarakannya Penguatan Kompetensi Teknis 4
Bidang Tugas .............................................................................................

BAB III PENUTUP 5


3.1 Kesimpulan ................................................................................................ 5
3.2 Saran .......................................................................................................... 5

LAMPIRAN

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sebagai perwujudan reformasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara yang berorientasi
pada pelayanan publik secara profesional dengan selalu mengedepankan kepentingan
Negara, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme
serta mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa
berdasarkan Pancasila dan UUD RI 1945, di bentuklah peraturan dalam UU No.5 Tahun
2014 sebagai landasan operasional tentang Aparatur Sipil Negara.
Pola baru yang sekarang ini sedang diterapkan oleh Lembaga Administrasi Negara
(LAN) adalah Diklat Pelatihan Dasar dengan pola ANEKA (Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika publik, Komitmen mutu, Anti korupsi) sebagai dasar atas tiap
tindakan yang akan dilakukan. Sehingga PNS dituntut untuk mampu bersikap dan
bertindak profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta
berdaya saing yang ditegaskan di dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 12
Tahun 2018 tentang pelatihan dasar calon PNS. Untuk memenuhi kebutuhan dan
persyaratan penilaian mengenai kompetensi bidang tugas sebesar 20 % (dua puluh
persen).
Salah satu pertimbangan pembentukan UU No 5 tahun 2014 tentang ASN adalah
untuk mewujudkan ASN yang professional, kompeten, dan kompetitif sebagai bagian
dari reformasi birokrasi. ASN sebagai profesi yang memiliki kewajiban mengelola dan
mengembangkan dirinya serta wajib mempertanggungjawabkan kinerjanya dan
menerapkan prinsip merit dalam pelaksanaan manajemen ASN.
Berdasarkan pemikiran tersebut, UU ASN mengatur mengenai penilaian kinerja
PNS harus dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan.
Dalam melaksanakan penilaian, dilakukan analisis terhadap hambatan pelaksanaan
pekerjaan untuk mendapatkan umpan balik serta menyusun rekomendasi perbaikan dan
menetapkan hasil penilaian.
Oleh karena itu, pentingnya penilaian kinerja bagi PNS dalam menjalankan tugas
dan fungsi menjadi PNS sehingga pentingnya Pelatihan tersebut.

ii
1.2 Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang
dilakukan berdasarkan sistem prestasi dan sistem karir.

1.3 Manfaat
Manfaat dari melakukan kegiatan ini diantaranya, sebagai berikut :
a. Meningkatkan produktifitas dan tanggung jawab pegawai
b. Meningkatkan motivasi pegawai
c. Untuk menetapkan pengembangan karier atau promosi
d. Mengukur keberhasilan seseorang.

1.4 Ruang Lingkup Kegiatan


Tugas pokok Pranata Laboratorium Kesehatan adalah Mempersiapkan pasien secara
sederhana, Mempersiapkan peralatan dan bahan penunjang untuk pengambilan spesimen di
laboratorium, Mengambil spesimen / sampel dengan tindakan sederhana, Mempersiapkan
peralatan untuk pemeriksaan spesimen / sampel secara sederhana, Mempersiapkan bahan
penunjang untuk pemeriksaan spesimen / sampel secara sederhana, Membuat sediaan, Mewarnai
sediaan, Melakukan penanganan dan pengolahan spesimen / sampel secara khusus dan
Melakukan pemeriksaan spesimen / sampel secara mikroskopik.

ii
BAB II
PELAKSANAAN PENGUATAN KOMPETENSI
TEKNIS BIDANG TUGAS

2.1 Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Pelaksanaan kegiatan penguatan kompetensi bidang tugas dilaksanakan pada
Puskesmas Mandor dengan waktu penilaian selama 2 (dua) hari kerja dengan Kepala Sub
Umum dan Kepegawaian.

2.2 Tujuan Diberikannya Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas


Adapun tujuan diberikan penguatan kompetensi bidang teknis yakni penyusunan
SKP sebagai penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil agar menciptakan pegawai yang
profesional dan transparan dalam melayani mesyarakat.

2.3 Strategi/Metode Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas Yang Diberikan


Sesuai Jenis Pelatihan Yang Dipilih
Strategi / metode penguatan kompetensi yaitu dengan melalui pembimbingan yang
dilakukan oleh atasan langsung agar sesuai dengan kegiatan dan program yang
dilaksanakan di Puskesmas mandor.

2.4 Mata Pelatihan/Materi Pelatihan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas


Yang Diberikan
Mata pelatihan yang dilakukan yakni menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)
yang bertujuan selain untuk menilai Kinerja Pegawai Negeri Sipil juga sebagai
persyaratan kenaikan pangkat sehingga sangat penting bagi Calon Pegawai Negeri Sipil
di Puskesmas Mandor untuk mengetahui dan memahami hal tersebut.

2.5 Jumlah Hari/JP Mata Pelatihan/Materi Pelatihan atau Hari Pelatihan yang
Diberikan Kepada Peserta
Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dilakukan selama 2 (dua) hari yang
terdiri dari : hari pertama disampaikan melalui penyampaian secara teoritis, dan pada
hari kedua dilakukan praktek penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

ii
2.6 Nama Tempat Diselenggarakannya Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas
Tempat penyelenggaraan penguatan kompetensi bidang teknis pada Puskesmas
Mandor
.

ii
BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Penulis menyimpulkan bahwa penyusunan Sasaran Kerja Pegawai sangat
penting bagi pegawai, terutama pegawai baru, yaitu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
agar dapat mengetahui dan memahami bagaimana menyusun Sasaran Kerja Pegawai
yang sesuai dengan kegiatan dan program di setiap bidang tugasnya.
Dalam pelatihan penyusunan SKP, penulis dituntut untuk dapat menghitung
penilaian kinerja sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan setiap tahunnnya
3.2 SARAN
Penulis menyarankan agar penyusunan SKP ini perlu dilakukan setiap tahun,
terutama bagi pegawai baru, baik yang dimutasi, hasil seleksi, maupun promosi agar
pegawai tersebut memahami proses penyusunan SKP.

ii
LAMPIRAN

ii
ii
ii
ii
ii
ii
ii
ii
ii
PENYUSUNAN SASARAN KINERJA PEGAWAI

Menyusun Sasaran Kinerja Pegawai

Meminta Tanda Tangan Pimpinan

ii

Anda mungkin juga menyukai