Anda di halaman 1dari 1

Rasulullah SAW bersabda : "Setiap hari, dua malaikat turun ke bumi.

salah seorang dari mereka


berkata, 'ya Allah SWT, gantilah harta orang yang bersedekah di jalan-Mu'. Sedangkan yang satunya
lagi berkata, 'ya Allah SWT, binasakanlah harta orang yang menahan hartanya untuk disedekahkan.'"
(HR. Bukhari)

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang
mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan
tetap memperoleh pahala."(HR. Al-Bukhari)

KISAH..Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh. Ibadahnya
baik. Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia
berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan,
belum terkabul juga. Dia melihat teman kantornya. Orangnya biasa saja. Tak istimewa. Sholat...masih
bolong - bolong. Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi
anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran. Akhirnya, dia pun
dateng ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang
dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel,
malah dapat apa yang dia inginkan. Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini.
Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya
gak bener, suaranya fals, bagaimana? Orang sholeh tadi menjawab, segera saya kasih pak ustadz,
gak nahan ngeliat dan ndengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula. Kalau pengamennya yang
dateng rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana? Wah,
kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau
perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih
500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz. Pak ustadz pun tersenyum. begitulah nak. Allah ketika
melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah ndengerin doamu. Melihat kamu.
Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. Buat Allah, ngasih apa yang kamu
mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. Coba
bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa
yang kamu dapatkan
kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta. Beda sama temenmu itu. Allah gak
mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar
bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang.
Gak nambah lagi. Dan yakinlah, kata pak ustadz, kalaupun apa yang kamu minta ternyata gak Allah
kasih sampai akhir hidupmu, masih ada akhirat, nak. Sebaik-baik pembalasan adalah jatah surga buat
kita. Nggak bakal ngerasa kurang kita di situ. Tersadarlah orang tadi. Ia pun beristighfar, sudah
berprasangka buruk kepada Allah. Padahal Allah betul-betul amat menyayanginya.