Anda di halaman 1dari 11

Chapter 2

Teori Biaya Bahan Baku

1. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat harga pokok produk jadi yang
ditransfer dari Bagian Produksi ke Bagian Gudang (debit), dan harga pokok produk
yang dijual (kredit) ?
a. Gaji dan upah
b. Biaya overhead pabrik
c. Persediaan bahan baku
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : D
2. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat biaya bahan baku, biaya tenaga
kerja langsung dan biaya overhead pabrik (debit), dan harga pokok produk jadi yang
ditransfer ke Bagian Gudang (kredit) ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik
c. Gaji dan upah
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : A
3. Rekening manakah yang digunakan untuk mencatat utang gaji dan upah (debit) dan
upah langsung yang digunakan untuk mengolah produk (kredit) ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik
c. Gaji dan upah
d. Persediaan produk jadi
Jawaban : C
4. Rekening kontrol dalam buku besar yang digunakan untuk menampung biaya produksi
adalah ?
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Gaji dan upah
c. Barang dalam proses
d. Persediaan bahan baku
Jawaban : C
5. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat biaya telex yang dikeluarkan oleh
Bagian Pemasaran adalah ?
a. Barang dalam proses
b. Biaya administrasi dan umum
c. Biaya telex
d. Biaya pemasaran
Jawaban : B
6. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat biaya depresiasi kendaraan yang
dikeluarkan oleh Bagian Personalia adalah :
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Biaya administrasi dan umum
c. Biaya depresiasi kendaraan
d. Biaya pemasaran
Jawaban : D
7. Jika perusahaan percetakan menggunakan bahan penolong untuk memproduksi
pesanan tertentu, rekening yang didebit untuk mencatat transaksi tersebut adalah :
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik yang dibebankan
c. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
d. Gaji dan upah
Jawaban : A
8. Gaji karyawan bagian akuntansi didistribusikan ke rekening ini :
a. Barang dalam proses
b. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
c. Biaya pemasaran
d. Biaya administrasi dan umum
Jawaban : B
9. Pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk berdasarkan tarif yang ditentukan
di muka dicatat dengan mengkredit rekening ?
a. Biaya administrasi dan umum
b. Biaya overhead yang dibebankan
c. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
d. Biaya pemasaran
Jawaban : B
10. Rekening kontrol yang didebit untuk mencatat harga pokok bahan baku X yang dibeli
adalah ?
a. Biaya overhead pabrik sesungguhnya
b. Gaji dan upah
c. Barang dalam proses
d. Persediaan bahan baku
Jawaban : D

11. Manakah di antara definisi bahan baku berikut ini yang benar?
A. Bahan baku adalah bahan yang digunakan untuk membuat produk.

B. Bahan baku adalah semua bahan yang dimasukkan dalam produksi.


C. Bahan baku adalah bahan yang menjadi bagian menyeluruh produk jadi.

D. Bahan baku adalah bahan yang nilainya relatif kecil bila dibandingkan dengan harga

pokok produk jadi.


Jawaban: C

12. Manakah di antara catatan persediaan bahan berikut ini yang diselenggarakan di
Bagian Akuntansi Persediaan?
A. Kartu Persediaan
B. Kartu Gudang

C. Kartu Barang
D. Kartu Harga Pokok

Jawaban: A
13. Produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, yang secara

ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik disebut:


A. Sisa bahan

B. Produk cacat

C. Produk rusak
D. Produk sampingan

Jawaban: C
14. Catatan yang digunakan oleh Bagian Gudang untuk mencatat mutasi persediaan

bahan baku yang disimpan di gudang adalah:

A. Kartu Persediaan dan faktur dari penjualan.


B. Kartu Gudang dan Kartu Barang.

C. Buku Jurnal Pembelian dan Kartu Persediaan.


D. Laporan Penerimaan Barang dan Surat Order Pembelian.

Jawaban: B
15. Produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan, yang secara

ekonomis dapat diperbaiki menjadi produk yang baik disebut:

A. Sisa bahan
B. Produk cacat

C. Produk rusak
D. Produk sampingan

Jawaban : B
16. Jika biaya-biaya unit organisasi yang terkait dalam pembelian bahan baku
diperhitungkan ke dalam harga pokok bahan baku berdasarkan tarif, jurnal untuk
mencatat pembebanan biaya pembelian ke harga pokok bahan baku yang dibeli

adalah:
A. Persediaan xx

Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan xx


B. Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan xx

Kas xx
C. Biaya Bagian Pembelian yang Dibebankan xx

Persediaan xx

D. Persediaan xx
Kas xx

Jawaban: A
17. Berikut ini aalah metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam

produksi, kecuali:

A. Metode identifikasi khusus


B. Metode masuk pertama, keluar pertama

C. Metode mutasi persediaan


D. Metode biaya standar

Jawaban : C

18. Jika biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli

berdasarkan tarif yang ditentukan di muka, jurnal untuk mencatat biaya angkutan yang
sesungguhnya dibayar oleh perusahaan adalah:

A. Biaya Angkutan xx
Kas xx
B. Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya xx
Kas xx

C. Persediaan Bahan Baku xx


Kas xx

D. Persediaan Bahan Baku xx


Biaya Overhead Pabrik yang Dibebankan xx

Jawaban: A
19. Bahan baku yang rusak dalam proses pengolahannya, sehingga tidak dapat menjadi

bagian produk jadi disebut:

A. Sisa bahan
B. Produk rusak

C. Produk cacat
D. Produk sampingan

Jawaban: A

20. Berikut ini adalah metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam
produksi, kecuali:

A. Metode Identifikasi Khusus


B. Metode masuk pertama, keluar pertama

C. Metode mutasi persediaan


D. Metode biaya standar

Jawaban: C

21. Sebutkan definisi bahan baku!


Jawab : Bahan baku merupakan bahan yang membentuk bagian menyeluruh produk
jadi
22. Yang membentuk harga pokok bahan baku yang dibeli tidak hanya terdiri dari harga

beli bahan baku yang tercantum dalam faktur pembelian saja.Sebutkan biaya-biaya
lain yang juga diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli !

Jawab : biaya-biaya lain yang dimaksud adalah biaya-biaya pesan (order cost), biaya
penerimaan, pembongkaran, pemeriksaan, asuransi, pergudangan dan biaya akuntansi

bahan baku

23. Ada dua perlakuan terhadap biaya angkut yang dikeluarkan dalam pembelian bahan

baku. Sebutkan dan jelaskan kedua perlakuan terhadap biaya angkut bahan baku
tersebut!

Jawab : a) Biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku
yang dibeli adalah apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga

pokok bahan baku yang dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing

jenis bahan baku yang dapat didasarkan pada perbandingan kuantitas tiap jenis bahan
baku yang dibeli, perbandingan harga faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli

b) Biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli
berdasarkan tarif yang ditentukan di muka , untuk menyederhanakn harga pokok

bahan baku, biaya angkutan dibebankan kepada bahan baku yang dibeli atas tarif yang
ditentukan dimuka

c) Biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku

yang dibeli, tetapi diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik , dengan cara ini
biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang

dibeli namun diperlakukan sebagai biaya overhead pabrik.

24. Sebutkan 6 metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam
produksi !
Jawab: a. Metode identifikasi khusus

b. metode masuk pertama keluar pertama


c. metode masuk terakhir keluar pertama

d. metode rata-rata bergerak


e. metode biaya standar

f. Metode rata-rata harga pokok bahan baku pada akhir bulan

25. Jelaskan sisa bahan baku dan perlakuan akuntansi terhadap hasil penjualan sisa

bahan baku!
Jawab :Sisa bahan baku adalah bahan baku yang rusak dalam proses produksi

sehingga tidak dapat menjadi bagian produk jadi. Hasil perlakuan penjualan sisa bahan
dapat diperlakukan sebagai pengurang biaya bahan baku pesanan yang menghasilkan

sisa bahan tersebut, sebagai pengurang biaya overhead pabrik yang sesungguhnya

terjadi , atau sebagai penghasilan di luar usaha.

26. Jelaskan produk rusak dan perlakuan akuntansi terhadap kerugian yang timbul dari

adanya produk rusak tersebut!


Jawab : Produk rusak adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah

ditetapkan , secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik.

Perlakuan yang timbul adalah kerugian adanya produk rusak dapat dibebankan kepada
pesanan yang menghasilkan atau diperhitungkan sebagai elemen biaya overhead

pabrik.

27. Jelaskan produk cacat dan perlakuan akuntansi terhadap biaya pengerjaan kembali
produk cacat tersebut !
Jawab : Produk cacatadalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah

ditentukan , namun dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk


memperbaikinya , produk tersebut secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi

produk jadi yang baik. Perlakuan yang timbul adalah biaya pengerjaan kembali produk
cacat dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkan produk cacat tersebut

atau diperlakukan sebagai elemen biaya overhead pabrik.

28. Catatan yang digunakan oleh Bagian gudang untuk mencatat mutasi persediaan bahan

baku yang disimpan digudang adalah !


Jawab : Kartu gudang dan kartu barang

29. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk cacat !


Jawab : Bagaimana memperlakukan kerugian yang timbul akibat adanya produk cacat

tersebut

30. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya sisa bahan baku !
Jawab : Bagaimana memperlakukan hasil penjualan sisa bahan tersebut

31. Sebutkan definisi bahan baku!

Jawab : Bahan baku merupakan bahan yang membentuk bagian menyeluruh produk
jadi
32. Yang membentuk harga pokok bahan baku yang dibeli tidak hanya terdiri dari harga

beli bahan baku yang tercantum dalam faktur pembelian saja.Sebutkan biaya-biaya
lain yang juga diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli !

Jawab : biaya-biaya lain yang dimaksud adalah biaya-biaya pesan (order cost), biaya
penerimaan, pembongkaran, pemeriksaan, asuransi, pergudangan dan biaya akuntansi

bahan baku

33. Ada dua perlakuan terhadap biaya angkut yang dikeluarkan dalam pembelian bahan

baku. Sebutkan dan jelaskan kedua perlakuan terhadap biaya angkut bahan baku
tersebut!

Jawab : a) Biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku
yang dibeli adalah apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga

pokok bahan baku yang dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing

jenis bahan baku yang dapat didasarkan pada perbandingan kuantitas tiap jenis bahan
baku yang dibeli, perbandingan harga faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli

b) Biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli
berdasarkan tarif yang ditentukan di muka , untuk menyederhanakn harga pokok

bahan baku, biaya angkutan dibebankan kepada bahan baku yang dibeli atas tarif yang
ditentukan dimuka

c) Biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku

yang dibeli, tetapi diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik , dengan cara ini
biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang

dibeli namun diperlakukan sebagai biaya overhead pabrik.

34. Sebutkan 6 metode penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam
produksi !
Jawab: a. Metode identifikasi khusus

b. metode masuk pertama keluar pertama


c. metode masuk terakhir keluar pertama

d. metode rata-rata bergerak


e. metode biaya standar

f. Metode rata-rata harga pokok bahan baku pada akhir bulan

35. Jelaskan sisa bahan baku dan perlakuan akuntansi terhadap hasil penjualan sisa

bahan baku!
Jawab :Sisa bahan baku adalah bahan baku yang rusak dalam proses produksi

sehingga tidak dapat menjadi bagian produk jadi. Hasil perlakuan penjualan sisa bahan
dapat diperlakukan sebagai pengurang biaya bahan baku pesanan yang menghasilkan

sisa bahan tersebut, sebagai pengurang biaya overhead pabrik yang sesungguhnya

terjadi , atau sebagai penghasilan di luar usaha.

36. Jelaskan produk rusak dan perlakuan akuntansi terhadap kerugian yang timbul dari
adanya produk rusak tersebut!

Jawab : Produk rusak adalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah

ditetapkan , secara ekonomis tidak dapat diperbaiki menjadi produk yang baik.
Perlakuan yang timbul adalah kerugian adanya produk rusak dapat dibebankan kepada

pesanan yang menghasilkan atau diperhitungkan sebagai elemen biaya overhead


pabrik.

37. Jelaskan produk cacat dan perlakuan akuntansi terhadap biaya pengerjaan kembali
produk cacat tersebut !
Jawab : Produk cacatadalah produk yang tidak memenuhi standar mutu yang telah

ditentukan , namun dengan mengeluarkan biaya pengerjaan kembali untuk


memperbaikinya , produk tersebut secara ekonomis dapat disempurnakan lagi menjadi

produk jadi yang baik. Perlakuan yang timbul adalah biaya pengerjaan kembali produk
cacat dapat dibebankan kepada pesanan yang menghasilkan produk cacat tersebut

atau diperlakukan sebagai elemen biaya overhead pabrik.

38. Catatan yang digunakan oleh Bagian gudang untuk mencatat mutasi persediaan bahan

baku yang disimpan digudang adalah !


Jawab : Kartu gudang dan kartu barang

39. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya produk cacat !


Jawab : Bagaimana memperlakukan kerugian yang timbul akibat adanya produk cacat

tersebut

40. Masalah akuntansi yang timbul dari adanya sisa bahan baku !
Jawab : Bagaimana memperlakukan hasil penjualan sisa bahan tersebut