Anda di halaman 1dari 15

I.

LAPORAN KEGIATAN PRABACA

Judul buku : Garis Waktu

Pengarang : Fiersa Besari

Penerbit : mediakita

Tahun terbit : Cetakan pertama, 2016


Cetakan keempatbelas, 2017

Tempat terbit : Jakarta

Jenis buku : Fiksi

Tebal buku : iv + 212 hlm

NO PertanyaanSebelumMembaca
1. Apakah yang dimaksud dengan Garis Waktu yang tertera pada judul?
2. Seperti apa garis waktu yang dimaksud?
3. Luka apa yang dimaksud dalam buku?
4. Bagaimana cara menghapuskan luka menurut buku tersebut?
5. Apakah buku tersebut bercerita tentang kisah masa lalu?
II. LAPORAN HARIAN KEGIATAN MEMBACA
Judul buku : Garis Waktu

Pengarang : Fiersa Besari

Penerbit : mediakita

Tahun terbit : Cetakan pertama, 2016


Cetakan keempatbelas, 2017

Tempat terbit : Jakarta

Jenis buku : Fiksi

Tebal buku : iv + 212 hlm

Halaman/
Pertanyaan/Tan
No Hari,Tanggal Bab yang InformasiPenting
ggapan
Dibaca
1. Kamis, 22 iv - 53 1.) Pada sebuah garis Siapakah seseorang
Maret 2018 waktu yang yang dimaksud
merangkak maju, akan tersebut?
ada saatnya bertemu
dengan satu orang
yang mengubah
hidupmu untuk
selamanya.

2.) Cinta selalu bersemi Bagaimana bisa


di tempat, waktu, dan cinta bisa bekerja
situasi yang tak seperti itu?
terduga. Ia laksana
mentari di tengah
temaram, hijau
diantara gersang.

3.) Hidup itu harus seperti Saya setuju dengan


membaca buku. Kita pernyataan tersebut.
takkan bisa lanjut ke Karena jika kita
bab berikutnya jika terus terpaku dalam
terus terpaku di bab bab sebelumnya /
sebelumnya. masa lalu maka
hidup kita tidak
akan maju.
4.) Banyak sekali orang Menurut saya,
yang merasa keren memang itulah yang
dengan mengikuti sedang terjadi
sekitarnya. Tapi , sekarang ini.
untuk menjadi jujur,
itulah yang sulit.

5.) Kalah sebelum Bagaimana caranya


berperang adalah kita menghilangkan
perasaan yang sangat sifat tersebut?
menyebalkan.

6.) Beberapa rasa Seperti apa contoh


memang harus dari rasa tersebut?
dibiarkan menjadi
rahasia. Bukan untuk
diutarakan, hanya
untuk disyukuri
keberadaannya.

7.) Sesekali tak apa Memang, hidup itu


menjadi manusia tidak hanya soal
biasa. Wajar untuk senang, tapi juga
terluka, untuk ada kalanya
membutuhkan tempat bersedih.
bersandar, untuk tidak
baik-baik saja. Bahkan
orang terkuat di muka
bumi pun pernah
berkabung.

2. Sabtu, 24 Maret 54 - 212 1) Karena sekuat apa pun Menurut saya hal
2018 kita menyangkal tersebut benar
sesuatu yang adanya.
dikatakan oleh hati,
sekuat itu pula hari
kita akan berusaha
mendesak.

2) Tak perlu berubah Setiap orang yang


untuk disenangi. ada di dunia ini
memiliki
kesenangan yg
berbeda-beda dan
tidak ungkin kita
memenuhinya.
3) Coba sesekali simpan Karena gengsi tadak
gengsimu itu. Akan akan memberikan
luar biasa hasil apapun.
menyenangkan untuk
bisamengucapkan apa
yang ingin kau
ungkapkan.

4) Orang tua adalah Pernyataan tersebut


pahlawan terhebat sangat benar. Orang
dalam hidup kita. tua adalah
Mereka tidak punya segalanya bagi kita.
baja, tetapi mereka
punya hati sekuat baja,
yang sanggup
menerima bertubi-tubi
demi kebahagiaan
anaknya.

5) Ibu merupakan tempat Pernyataan


cinta kasih bermuara. tersebuat sangat
benar. Karena Ibu
merupakan orang
yang tidak pernah
lelah menyanyangi
kita.

6) Tuhan tidak pernah Benar, karena


tidak bersama kita. Tuhan selalu
bersama kita.

7) “Akal” adalah apa Lantas, apakah kita


yang membuat kita, sudah
manusia, berbeda menggunakan
dengan kreasi-Nya dengan maksimal
yang lain. Dengan akal yang telah
akal, kita mampu diberikan Tuhan?
menganalogikan
banyak hal.

8) Selalu ada campur Saya setuju dengan


tangan Tuhan dalam pernyataan tersebut,
setiap gerak-gerikku; karena memang
dalam setiap gagal dan Tuhan Maha
berhasilku. Segalanya.
9) Pada sebuah garis Karena Tuhan tidak
waktu yang akan memberikan
meranggak maju, akan ujian melebihi batas
ada saatnya kau kemampuan kita
terluka dan kehilangan (makhluknya).
pegangan. Sadarkah
bahwa Tuhan
mengujimu karena Dia
percaya dirimu lebih
kuat dari yang kau
duga? Bangkit. Hidup
takan menunggu.

10) Mereka bilang Memang, ketika


kepercayaaan itu kepercayaan
bagaikan kertas, sekali tersebut telah
kusut takkan bisa hancur, maka akan
menjadi seperti sulit untuk
semula. Dan hanya membagunnya
butuh satu denotasi kembali.
kebohongan untuk
menghancurkan
bangunan kisah indah.

11) Yang terindah dari Apakah hal tersebut


sebuah komitmen yang disebut
adalah ketika kau tahu dengan ketulusan?
ada seseorang yang
tetap menyayangimu,
tanpa peduli bahwa
suatu saat nanti segala
kelebihanmu akan
hilang.

12) Emosi hanya akan Saya setuju dengan


membuat seseorang hal tersebut.
menjadi bodoh. Marah Karena, masa lalu
tidak marah, masa lalu tidak untuk
tidak bisa diubah. Dan diungkit. Masa lalu
angkara tidak bisa hanya perlu
memperbaiki apapun. dijadikan pelajaran
untuk hidup
kedepannya.
13) Marah, bukan berarti Maka dari itu
tak peduli. Diam, janganlah kita
bukan berarti tak menilai seseorang
memperhatikan. dari luarnya saja.
Hilang, bukan berarti
tak ingin dicari.

14) Entah dengan Karena setip orang


kejujuran atau yang kita temui
kebohongan, semua pasti memberikan
orang yang kita temui pengajaran kepada
akan mengajarkan kita.
tentang apa artinya
“kepercayaan”.

15) Bertambah tua Apakah kita bisa


dibarengi pemikiran melakukan hal
yang dewasa, jiwa tersebut?
yang muda, dan
imajinasi yang
kekanakan adalah hal
yang sangat
menyenangkan.

16) Kehidupan memberi Saya setuju dengan


pelajaran di setiap pernyataan tersebut.
langkah yang kita
ambil. Dan tidak
semua pelajarannya
menyenangkan. Meski
pelajarannya
menyakitkan, toh kita
belajar.

17) Bapak pernah bilang, Bagaimana yang


seseorang tidak pernah dimaksud dengan
benar-benar pergi menyimpan dalam
selama kita masih hati?
menyimpannya dalam
hati.

18) Persahabatan sejati Karena


tidak akan pernah persahabatan sejati
dikalahkan oleh selalu ada setiap
waktu. suka dan duka kita.
19) Berdoalah dengan Saya setuju dengan
segenap-genapnya pernyataan tersebut.
hati. Tuhan tidak Karena Tuhan
pernah terlalu sibuk Maha Mendengar
untuk mendengar do’a dan Maha
kita. Mengetahui apa
yang ada dalam hati
makhluknya.

20) Dibalik rencana yang Tuhan selalu


gagal, tersembunyi memiliki rencana
hikamh yang indah. yang indah untuk
kita.

 
Magetan, 24 Maret 2018

Mengetahui:

Orang Tua/Wali, Guru Bahasa Indonesia,

Sukartini Agus Sudarmanto,S.Pd


III. LAPORAN HARIAN KEGIATAN MEMBACA
Judul buku : Garis Waktu

Pengarang : Fiersa Besari

Penerbit : mediakita

Tahun terbit : Cetakan pertama, 2016


Cetakan keempatbelas, 2017

Tempat terbit : Jakarta

Jenis buku : Fiksi

Tebal buku : iv + 212 hlm

NO BAB INFORMASI PENTING


1. Dimensi Tentangmu Hidup adalah serangkaian kebetulan. ‘Kebetulan’
Pada sebuah garis waktu adalah takdir yang menyamar.

2. Perjumpaan yang Jika kita berjodoh dengan seseorang, walaupun hari


Sederhana ini dan di tempat ini tidak bertemu, kita pasti akan
April, tahun pertama tetap dipertemukan dengan cara yang lain.

3. Sesuatu yang Jatuh cinta tidak mengenal ‘tipe’. Kau tak akan
Tumbuh Diam-diam peduli fisik dan isi kepalanya. Yang kau tahu
Mei, tahun pertama hanyalah: jantungmu berdebar kencang bila berada di
dekatnya.

4. Untukmu yang ‘Perasaan’ laksana hujan; tak pernah datang dengan


Berjubah Api maksud yang jahat. Keadaan dan waktulah yang
Mei, tahun pertama membuat kita membenci kedatangannya.

5. Dan Kemudian Menyangi seseorang itu sangatlah mudah, kita bisa


Juni, tahun pertama melakukannya berulang kali tanpa pernah merasa
bosan. Yang sulit itu cara menunjukkanya.

6. Tak Perlu Meminta Lebih baik dibenci karena lidah berkata jujur,
Mereka untuk daripada disukai karena lidah menjilat. Karena
Mengerti diterima apa adanya tanpa harus berpura-pura
Juni, tahun pertama menjadi orang lain, itu indah. Tidak perlu takut.
Tunjukkan saja warna-warnimu yang sesungguhnya.
Bahkan lukisan terbaik sedunia pun mempunyai
pembenci dan pengkritik.
7. Ketika Kukira Aku Sekuat-kuatnya orang memendam, akan kalah oleh
Istimewa yang menyatakan. Sehebat-hebatnya seseorang
Agustus, tahun pertama menunggu, akan kalah oleh yang menunjukkan.

8. Kalau Saja Aku Rasa yang tidak berbatas takkan mempermasalahkan


Mampu ketika tidak berbalas.
September, tahun
pertama

9. Penantian Beberapa rindu memang harus sembunyi-sembunyi.


Oktober, tahun pertama Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan
lewat doa. Beberapa rasa memang harus dibiarkan
menjadi rahasia. Bukan untuk diutarakan, hanya
untuk disyukuri keberadaannya.

10. Zona Pertemuan Ada ketulusan yang selalu menyapamu setiap hari.
November, tahun Kaunya saja yang menolak untuk melihat dan lebih
pertama memilih untuk menatap ke arah lain.

11 Dipukul Mundur Menaruh hati di atas ketidakpastian sikap sama saja


Desember, tahun dengan menaruh tangan di tangan seseorang yang
pertama sama sekali tidak ingin menggenggam.

12 Ketika Duniamu Seseorang yang tepat tak selalu datang tepat waktu.
Hancur Berkeping- Kadang dia datang setelah kau lelah disakiti oleh
keping seseorang yang tidak tahu cara menghargaimu.
Februari, tahun kedua

13 Pelarian Nyata yang menyakitkan lebih bak daripada fiksi


Maret, tahun kedua yang menyenangkan.

14. Makhluk Pecicilaan Jatuh hati tidak pernah bisa memilih. Tuhan yang
yang Bernama Hati memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah
Mei, tahun kedua konsekuensi, bahagia adalah bonus.

15 Menjadikanmu Poros Akan tiba saatnya kita temukan alasan paling tepat
Semestaku untuk berjuang. Jika telah tiba, genggam erat.
Mei, tahun kedua Sesuatu yang istimewa takkan datang dua kali.

16. Saat Hati Kita Jatuh cinta tak pernah direncanakan, tapi membina
Melebur sebuah komitmen, butuh perencanaan. Di
Juni, tahun kedua belakangmu ada rasa sakit dan di depanmu ada kisah
baru.
17. Dimensi Setelah Cinta membuatmu bertekuk lutut. Jika ia
Kedatanganmu merendahkanmu, tinggalkan. Jika ia rela bertekuk
Juli, tahun kedua lutut bersamamu, jangan lepaskan.

18. Perbedaan Usia, jarak, waktu, dan kelas sosial hanyalah angka
Agustus, tahun kedua bagi dua orang yang saling memperjuangkan satu
sama lain.

19. Serangkaian Kode Cobalah sesekali simpan gengsimu. Akan luar biasa
Agustus, tahun kedua menyenangkan untuk bisa mengucapkan apa yang
ingin kita ngkapkan.

20. Sesuatu yang Jatuh cinta adalah anugerah, walau perjalanannya


Tertinggal tidak selalu indah.
September, tahun kedua

21. Rencana Indah Sebuah rencana untuk bersamanya. Pertama, kenali


September, tahun kedua orangnya, lalu kenali sahabatnya, lalu kenali
keluarganya, lalu kau menjadi bagian hidupnya.
Indah.

22. Akar Tidak ada pahlawan yang lebih hebat dari orang tua.
Oktober, tahun kedua Mereka tidak punya tubuh baja, tapi mereka punya
hati sekuat baja, yang sanggup menerima pukulan
bertubi-tubi demi kebahagiaan anaknya.

23. Masa Depan Kelak, kita akan membangun impian, sederhana


Diciptakan Hari Ini tanpa ingar-bingar, kecil tanpa hiruk-pikuk. Ada
November, tahun kedua secercah harapan tertuang, serumpun rindu tertanam,
serintik cinta tersiram.

24. Apakah Hidupku Luangkan waktumu sejenak. Nikamati kaebahagian


Sudah Cukup Berarti kecil di dalam harimu. Tertawalah, bersyukurlah.
Desember, tahun kedua Entah jalur apapun yang kita ambil, ujung dari
sebuah kehidupan adalah kembali ke tanah. Jadi,
berhasil ataupun gagal, berbanggalah hidup di atas
keputusan yang kita buat sendiri.

25. Sejauh Apa Cita-cita Jika kau melakukan usaha mendekati cita-citamu, di
Membawaku Pergi? waktu yang bersamaan cita-citamu juga sedang
Januri, tahun ketiga mendekatimu. Alam semesta bekerja seperti itu.

26. Jarak Pun Mencoba Jarak hanyalah satu titik kecil tak berarti. Rindu
Peruntungannya adalah satu koma yang takkan menghentikan kalimat
Maret, tahun ketiga tentang kau dan aku.
27. Bersabarlah, Meski Jika satnya tiba, sedih akan menjadi tawa, perih akan
Tak Mudah menjadi cerita, kenangan akan menjadi guru, rindu
Mei, tahun ketiga akan menjadi temu, kau dan aku akan menjadi kita.

28. Kesuksesan Adalah Selalu ada campur tangan Tuhan dalam setiap gerak-
Ujian gerik kita; dalam setiap gagal dan berhasil kita.
Juli, tahun ketiga Kesuksesan adalah ujian. Dan kita tidak pernah
betul-betul menang sebelum mengerti bagaimana
caranya merendahkan hati. Kakimu bisa kau taruh di
tempat tertinggi, tapi apakah hatimu bisa kau taruh
do tempat terndah?

29. Pulang Setiap manusia mempunayi definisi “pulang”-nya


Agustus, tahun ketiga masing-masing. Begitu juga dengan aku. Perasaanku
untukmu tak sebesar bumi atau mentari. Dia hanya
sebesar telapak kakiku. Tapi, kaki ini rela pergi
kemanapun agar bisa bersamamu.

30. Genap yang Semakin Mencintai sesuatau bukan berarti tidak pernah jenuh.
Ganjil Mencintai sesuatu berarti bisa menerima
Agustus, tahun ketiga konsekuensi kejenuhan, kemudian lanjut membenahi.

31. Memandangmu Pelajari sebelum berasumsi. Degarkan sebelum


dengan Samar memaki. Mengerti sebelum menghakimi. Rasakan
September, tahun ketiga sebelum menyakiti. Perjuangkn sebelum pergi.

32. Tatkala Pedangmu Sebuah kepercayaan itu bagaikan kertas, sekali kusut
Menghunus tak sama bisa seperti semula. Dan hanya butuh satu
Jantungku denotasi kebohongan untuk menghancurkan
September, tahun ketiga bangunan kisah indah. Semoga kau belajar-meski
dengan cara terpahit-bahwa apa yang sudah
diperbuat, tidak bisa ditarik kembali. Dan kata maaf,
tak selalu menyenmbuhkan.

33. Angkara Emosi hanya akan membuat seseorang menjadi


September, tahun ketiga bodoh. Marah tidak marah, masa lalu tidak bisa
diubah. Dan angkara tidak bisa memperbaiki apapun.
Takkan mulia kau menungu permintaan maaf.
Takkan hina kau meminta maaf terlebih dahulu.

34. Nelangsa Ketika kesetiaan menjadi barang mahal, ketika kata


September, tahun ketiga “maaf” sulit untuk diucap, ego siapa yang sedang kita
beri makan?. Karena marh bukan berarti tak peduli,
diam bukan berarti tak memperhatikan, dan hilang
bukan berarti tak ingin dicari.
35. Dan Kau Pun Porak- Menagis tidak membuktikan kau lemah, itu
poranda mengindikasikankau hidup. Apa yang kau lakukan
Oktober, tahun ketiga setelah menagis-lah penentu lemah atau tidaknya
dirimu.

36. Bilur yang Membias Beberapa orang berhenti menyapa bukan berarti
Oktober, tahun ketiga karena perasaanya berhenti; melainkan telah
mencapai titik kesadaran untuk berhenti disakiti.

37. Perpisahan Tidak ada yang abadi, baik bahagia maupun luka.
Oktober, tahun ketiga Suatu saat kita akan tiba di titik menertawakan rasa
yang dulu sakit atau menangisi rasa yang dulu indah.

38. Merajut Kenangan Membenci atau mencemburui Kenagan adalah hal


Desember, tahun ketiga yang melelahkan dan tidak berguna. Sebab,
tempatnya selalu di belakang, sebagai kawan dan
juga guru. Kita takkan pernah bisa mengubah
kenagan, kita hanya bisa belajar darinya.

39. Dimensi Setelah Yang pernah membahagiakan atau menyakiti kita


Kepergianmu berperan penting dalam membentuk karakter kita hari
Januari, tahun keempat ini. Dan entah dengan kejujuran atau kebohongan,
semua orang yang kita temui akan mengajarkan
tenatang apa artinya “kepercayaan”.

40. Kmebali Menjadi Nyatakan persaan, hentikan penyesalan, maafkan


Anak Kecil kesalahan, tertawakan kenangan, kejar impian. Hidup
Januari, tahun keempat terlalu singkat dipakai untuk meratap.

41. Serangkaian Repetisi Tuhan hayna memasukkan seseorang ke dalam hidup


Maret, tahun keempat kita agar kita belajar, bukan agar kita mengutuk.
Ketika kehidupan memberi kita episode terburuknya,
tangan menyerah. Tak selamanya kita terluka, tak
selamanya kita berduka.

42. Balada Rasa Dirimu lebih besar dari rasa kehilangan, hidupmu
Juli, tahun keempat lebih agung dari rasa sakit hati. Jika tidak bisa
menghapus seseorang dari ingatanmu, mungkin ia
digariskan untuk ada di sana. Sudahlah, manusia
akan melupa pada waktunya.

43. Firasat Fisasat akan kepergian Bapak. Kalau saja aku tahu
Oktober, tahun keempat waktu itu adalah kali terkhir aku melihatmu, aku
akan mengucapkan hal yang lebih baik.
44. Bolehkah Sehari Tuhan selalu menguju umatnya agar kita naik kelas,
Saja Aku Menangis? bukan sebaliknya. Semua akan berujung pada:
Oktober, tahun keempat meninggalkan atau ditinggalkan, menangisi atau
ditangisi. Semoga kita bisa lebih menghargai waktu.

45. Hey, Sahabat Sahabat mencarimu ketika yang lain mencacimu.


Desember, tahun Mereka merangkulmu ketika yang lain memukulmu.
keempat

46. Ada Wajahmu Di Jika tidak banyak lagi yang bisa kita lakukan,
Kaki Langit berdoalah. Berdoalah dengan segenap-genapnya hati.
Desember, tahun Tuhan tidak pernah terlalu sibuk untuk
keempat mendengarkan do’a kita.

47. Sepucuk Surat Pada akhirnya, jemari akan menemukan


Undagan genggamannya yang tepat, kepala akan menemuan
Maret, tahun kelima bahu yang tepat, dan hati akan menemukan rumah
yang tepat.

48. Bahagiamu juga Di balik rencana yang gagal, tersembunyi hikmah


Bahagiaku yang indah. Beberapa orang yang tinggal di hidupmu
Maret, tahun kelima agar kau menghargai kenangan. Beberapa orang
tinggal adalam kenagan agar kau menghargai
hidupmu.

49. Dimendi Setelah Cinta buak melepas, tapi merelakan. Bukan


Mengikhlaskanmu memaksa, tapi memperjuangkan. Bukan menyerah,
Pada sebuah garis waktu tapi mengikhlas. Bukan merantai, tapi memberi
sayap.

Komentar terhadap isi buku Setelah membaca buku ini, menurut saya buku ini
sangat bagus. Serangkaian cerita yang dikemas
dengan bahasa yang indah, namun tetap mudah
dipahami. Cerita perjalanan penulis yang disajikan
memberikan motivasi dan mengispirasi pembacanya.

Magetan, 24 Maret 2018


Mengetahui:

Orang Tua/Wali, Guru Bahasa Indonesia,

Sukartini Agus Sudarmanto,S.Pd


TUGAS BAHASA INDONESIA
PROGRAM LITERASI Ke-4

Disusun Oleh :
Nama : Nur Hayma Eka Sari

No. : 25

Kelas : XI MIA 5

SMA Negeri 2 Magetan


Jl. Tripandita 02 Magetan.Telp. (0351) 895317
TahunPelajaran 2017/2018
 

Anda mungkin juga menyukai